Articles
355 Documents
PENGARUH TERAPI RENDAM KAKI AIR HANGAT DITAMBAH GARAM TERHADAP TINGKAT STRES PEKERJA DI PT X
Carsita, Wenny Nugrahati;
Herlangga, Ade Riski;
Puspitasari, Neneng Ratnanengsih
The Indonesian Journal of Health Science Vol 10, No 2 (2018): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (272.39 KB)
|
DOI: 10.32528/ijhs.v10i2.1853
Kerja yang terlalu berat dapat mengakibatkan timbulnya stres. Stres kerja dapat berdampak negatif sehingga dapat mempengaruhi kinerja dan menurunnya prestasi. Stres kerja apabila tidak segera ditangani dapat juga berdampak pada penyakit fisik dan tekanan psikologis. Upaya untuk mengatasi stres salah satunya adalah dengan cara merendam kaki pada air hangat ditambah garam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi rendam kaki air hangat di tambah garam terhadap tingkat stres pekerja di PT. X. Jenis penelitian ini adalah quasy experiment dengan metode pre test dan post test group design without control. Sampel penelitian berjumlah 30 orang dengan teknik pengambilan simple random sampling. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian sebelum diberikan intervensi yaitu sebanyak 12 responden (40.0%) mengalami stres berat dan sesudah diberikan intervensi 11 respoden (36.7%) tidak mengalami stres (normal). Hasil analisis didapatkan nilai p value 0,000 (? < 0,05) yang berarti terdapat pengaruh terapi rendam kaki ditambah garam terhadap tingkat stres pekerja. Diharapkan bagi perawat untuk mengedukasi kepada masyarakat tentang terapi rendam kaki air hangat sebagai salah satu alternatif untuk mengatasi stres dan dijadikan sebagai salah satu intervensi dalam menangani stres.Kata kunci: Air Hangat Ditambah Garam, Pekerja, Terapi Rendam Kaki, Tingkat Stres
PENGARUH KOMPRES AIR HANGAT TERHADAP NYERI PADA PENDERITA FLEBITIS DI RS DKT JEMBER
Setiyowati, Dwi Rahayu;
Handayani, Luh Titi;
Putri, Fitriana
The Indonesian Journal of Health Science Vol 8, No 2 (2017): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (239.678 KB)
|
DOI: 10.32528/the.v8i2.866
Pain is a complex sensation that can only be felt by those affected, a person's response to pain is different from one person to another. Phlebitis is an inflammation that occurs in veins that can cause redness, swelling and pain. One way to reduce pain is by applying warm compresses. The type of warm water compress that give the warm water compress it dry. In a dry warm water compresses can withstand temperatures longer than warm water compress wet, but it has little risk of making sunburn. The purpose of this study is to determine the effect of warm water compresses to pain in patients with phlebitis in RS DKT Jember. This study is a pre-experimental design, the design of one group pre-test post-test design. Samples in this study were 30 respondents using sampling techniques qouta. Collecting data using a scale VAS (Visual Analog Scale) and the questionnaire ID Pain. The results obtained showed that the measurement of pain in patients with phlebitis before being given a warm water compress Pain ID values obtained with the average value of 1.0333 and VAS pain scale (Visual Analog Scale) after being given a warm water compress on RS DKT Jember obtained average value 0.590 average. Statistical test results obtained by using the Wilcoxon test results obtained p value=0, 000, p<0.05, meaning there is an influence does warm water compresses to pain in patients with phlebitis in RS DKT Jember. This study was recommended to nursing personnel to use warm compresses as an alternative for reducing pain than using pharmacological therapy.Keywords: Dry Warm Water Compresses, Pain, Phlebitis.
HUBUNGAN PERAN SUAMI DAN PETUGAS KESEHATAN DENGAN KETERATURAN ANTENATAL CARE (ANC) PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS ARJASA JEMBER
Widya, Sri;
Utami, Sri;
Putri, Fitriana
The Indonesian Journal of Health Science Vol 10, No 2 (2018): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (294.126 KB)
|
DOI: 10.32528/ijhs.v10i2.1858
Peran suami adalah seorang pemimpin dan pelindung bagi istrinya denga mendidik, mengarahkan istri pada kebenaran. Petugas kesehatan, seseorang yang bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada individu, keluarga dan masyarakat. Antenatal Care (ANC) pemeriksaan kehamilan untuk mengetahui keadaan ibu dan janin secara berkala terhadap penyimpangan yang ditemukan pada ibu hamil. Metode yang digunakan adalah pendekatan Cross Sectional bertujuan untuk mengetahui hubungan peran suami dan petugas kesehatan pada keteraturan Antenatal Care (ANC) ibu hamil trimester III di Puskesmas Arjasa Jember. Populasi pada penelitian ini sebanyak 55 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan Cluster Random Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner dan dokumentasi buku KIA. Hasil analisa data peran suami didapatkan nilai P Value: 0,003 artinya H1 diterima, dan peran petugas kesehatan didapatkan nilai P Value Fisher?s Exact Test: 0,002 artinya H1 diterima, ada hubungan peran petugas kesehatan pada keteraturan Antenatal Care (ANC) ibu hamil trimester III di Puskesmas Arjasa Jember. Ada hubungan peran suami dan peran petugas kesehatan pada keteraturan Antenatal Care (ANC) ibu hamil trimester III di Puskesmas Arjasa Jember. Dengan demikian optimalisasi peran suami dan petugas kesehatan sangat diperlukan untuk keteraturan ANC.Kata kunci : Peran Suami; Peran Petugas Kesehatan; Antenatal Care (ANC)
FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP HEALTH SEEKING BEHAVIOR KELUARGA DI DESA TUTUL KECAMATAN BALUNG KABUPATEN JEMBER
Fauziyah, fauziyah;
Santoso, Teguh Hari;
Dewi, Sofia Rhosma
The Indonesian Journal of Health Science Vol 8, No 2 (2017): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (217.499 KB)
|
DOI: 10.32528/the.v8i2.871
Health is a basic need for everyone. Health Seeking Behavior is the behavior of people or communities who are experiencing illness or other health problems, to get treatment so healed or overcome health. This research use correlation design with cross sectional approach. The goal is to know the factors that influence the health seeking behavior of the family. Population in this research all family in Tutul Village of Balung Jember District. The sampling technique used cluster sampling and data collection techniques using questionnaires. Data analysis in this study used univariate and multivariate with multiple linear test. The result of this research is culture factor (p value = 0.021), education factor (p value = 0.004), disease seriousness factor (p value = 0.024) and insurance coverage factor (p value = 0.000). From the data, it is found that all factors influence the health seeking behavior, but the insurance coverage factor becomes the most dominant factor influencing the health seeking behavior of the family. Therefore, there is a need for attention for government agencies responsible for the equitable distribution of insurance holdings managed by the government.Keyword : The Family, Culture Factor, Education Factor, Disease Seriousness Factor, Insurance Coverage Factor, Health Seeking Behavior.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KELULUSAN UJI KOMPETENSI NERS INDONESIA (UKNI)
Krisdianto, Muhammad Agung;
Kusumawati, Wiwik
The Indonesian Journal of Health Science Vol 11, No 1 (2019): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (342.44 KB)
|
DOI: 10.32528/ijhs.v11i1.2232
Uji Kompetensi Ners Indonesia (UKNI) merupakan capaian akhir mahasiswa keperawatan untuk dinyatakan status mereka sebagai perawat yang kompeten atau tidak. Isu UKNI sebagai exit exam semakin gencar disosialisasikan oleh Kemenristekdikti, akan tetapi saat ini angka kelulusan UKNI masih kecil. Kecilnya angka kelulusan UKNI menjadi ancaman yang besar seperti peningkatan pengangguran, keterlambatan kelulusan, hingga kalahnya persaingan perawat Indonesia terhadap perawat luar negeri. Saat ini belum ada ringkasan khusus mengenai faktor apa saja yang mempengaruhi kelulusan UKNI. Literature Review ini betujuan mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi kelulusan UKNI. Literature Review dilakukan dengan mesin pencari Google Schoolar. Terdapat 6 artikel jurnal yang dianalisis setelah melewati proses inklusi. Hasil analisis menyatakan bahwa persiapan dan pelaksanaan UKNI memiliki faktor-faktor dalam menentukan kelulusan UKNI.
Hubungan Beban Kerja Perawat Dengan Timbang Terima (Overan) Pasien Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Islam Ibnu Sina
Morika, Honesty Diana
The Indonesian Journal of Health Science Vol 9, No 1 (2017): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (252.7 KB)
|
DOI: 10.32528/the.v9i1.1257
Beban kerja yang tinggi dapat berpengaruh terhadap terlaksananya proses timbang terima. Sehingga dapat mengakibatkan kesalahan dalam pelaksanaan tindakan keperawatan di rumah sakit semakin tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Beban Kerja Perawat dengan Timbang Terima (Overan) Pasien di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang. Penelitian ini bersifat survey analitik dengan desain cross sectional study yang telah dilakukan di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang pada 07 April sampai 10 April 2017. Populasi dalam penelitian perawat yang bekerja di ruang rawat inap Multazam, Zam-zam, AsSyafa dan AlMarwah, sebanyak 32 orang dengan teknik sampel adalah total sampling. Hasil penelitian didapatkan 14 (82.4%) timbang terima pasien terlihat kurang baik dikarenakan beban kerja perawat yang tinggi dibandingkan dengan 7 (46.7%) timbang terima pasien kurang baik namun memiliki beban kerja perawat yang rendah dan ada hubungan antara beban kerja perawat dengan timbang terima pasien (overan) di ruang rawat inap Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang tahun 2017 (pvalue = 0.040). Disimpulkan bahwa ada hubungan beban kerja perawat dengan pelaksanaan timbang terima. Diharapkan kepada pihak rumah sakit dapat mengevaluasi pelaksanaan timbang terima pasien dan beban kerja masing-masing staf sehingga dalam penyampaian kondisi dan kebutuhan pasien dapat terlaksana dengan baik.Kata Kunci : Beban Kerja Perawat, Timbang Terima Pasien
STUDI PENDAHULUAN: RIWAYAT VAKSINASI BCG PADA PASIEN ANAK DENGAN TUBERKULOSIS PARU
Kurniawan, Hendra
The Indonesian Journal of Health Science Vol 11, No 1 (2019): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (333.851 KB)
|
DOI: 10.32528/ijhs.v11i1.2237
Infeksi tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan global, termasuk di Indonesia. Peningkatan munculnya strain Mycobacterium tuberculosis yang luas, ekstrim, dan resisten terhadap obat telah menghambat upaya pemberantasan patogen ini sehingga menyebabkan morbiditas dan mortalitas yang signifikan. WHO telah memprioritaskan strategi baru untuk meningkatkan program vaksinasi yang lebih baik, namun kurangnya pemahaman tentang imunitas mikobakterial membuat sulit untuk mengembangkan vaksinasi baru. Saat ini, Mycobacterium bovis bacillus Calmette-Guerin (BCG) adalah satu-satunya vaksin yang diterima untuk digunakan dalam pencegahan infeksi TB. BCG sangat berpengaruh dalam mencegah TB meningeal dan milier, namun hanya efektif 60% terhadap perkembangan TB pada orang dewasa, dan berkurang/menurun seiring bertambahnya usia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain deskriptif eksploratif yang bertujuan mengidentifikasi riwayat vaksinasi BCG pada anak usia 0-14 tahun dengan infeksi TB di Wilayah Kerja Puskesmas Sukowono Jember. Hasil yang didapat pada penelitian ini adalah seluruh responden sebanyak 4 orang anak usia 0-14 tahun yang menderita infeksi TB dan memiliki riwayat vaksinasi BCG sebelumnya. Berdasarkan hasil studi pendahuluan ini, penelitian selanjutnya memerlukan area cakupan yang lebih luas sehingga dapat mengetahui lebih jelas efek atau hubungan vaksinasi BCG dengan kejadian infeksi TB pada anak dan/atau hubungannya dengan faktor pendukung lainnya seperti kondisi tempat tinggal atau infeksi penyerta, misal infeksi parasit khususnya cacing
Pengaruh Token Ekonomi Terhadap Peningkatan Perilaku Makan Pada Anak Dengan Attention Defisit Hyperactivity Disorder (ADHD)
Suryaningsih, Yeni;
Adriani, Sri Wahyuni
The Indonesian Journal of Health Science Vol 9, No 1 (2017): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (285.447 KB)
|
DOI: 10.32528/the.v9i1.1262
Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) adalah gangguan neurobehavioral yang paling umum pada anak-anak berusia 3 - 5 tahun. Anak-anak dengan ADHD perlu mendapatkan asupan makanan yang tepat untuk mengendalikan kondisi ini. Token ekonomis adalah program yang menggunakan potongan atau tanda tertentu sesegera mungkin jika perilaku target muncul, maka potongan atau tanda yang telah dikumpulkan dapat ditukarkan dengan imbalan subjek. Penelitian ini merupakan quasi experimental non randomized one group pretest-post test design. Penelitian ini dilakukan di TK Dahlia II Kabupaten Jember. Jumlah sampel 6 anak dengan teknik purposive sampling. Hasil perbedaan analisis peningkatan tertinggi adalah 26 dan selisih terendah memiliki nilai 20. Analisis Wilcoxon (? <0,05) p value = 0,016. Kesimpulan token ekonomi dapat diterapkan untuk anak-anak dengan ADHD sehingga perilaku makan anak akan terkontrol dengan baik. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan aplikasinya, khususnya di bidang keperawatan jiwa, dalam penggunaan token ekonomi untuk meningkatkan perilaku makan anak.Kata Kunci: Token Ekonomi, Perilaku Makan Anak, Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD)
STUDI FENOMENOLOGI : PENGALAMAN KESEPIAN PADA LANSIA YANG TINGGAL DIRUMAH SEORANG DIRI DI DESA TUNGGUL WULUNG – PANDAAN
Fransiska Imavike***, Evy Aristawati* Retty Ratnawati**
The Indonesian Journal of Health Science Vol 5, No 2 (2015): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (319.181 KB)
|
DOI: 10.32528/the.v5i2.5
Loneliness experienced on the elderly bring meaning and different expectations. Elderly sometimes not able to actively interact with their environment and adapt more slowly because of the conditions they experience so that researchers interested in using a qualitative approach to the design of phenomenology. According Streubert & Carpenter (1999) The study design used is qualitative interpretative phenomenological approach .indepth interviews using semistructured questions involving four elderly people who experience loneliness and in daily living at home alone. Data were collected and analyzed using thematic analysis approach based Braun & Clark. This study resulted in five themes namely the feeling of loneliness, self-assessment, emotional, situational, quality of life, the pattern of life and views on illness and death from the seventh Where the theme converging on the main themes, namely the meaning of life alive. The results of the overall interview participants showed one of things that support the achievement of the meaning of life in the elderly living at home alone is a change in the spiritual aspect, in this aspect there was an increase in integrated religion and belief in life where the elderly increasingly mature in their religious life. Spiritual terms generally expect condition, elderly healthy physical, longevity, zest for life, remain authoritative and face death in tranquility with spiritual provisions that they have.
PENGARUH PEMBEKALAN KESEJAHTERAAN SPIRITUAL TERHADAP TINGKAT KECEMASAN KELUARGA PASIEN DI RUANG INTENSIVE CARE UNIT (ICU) RSD DR. SOEBANDI JEMBER
Gufron, Muhammad;
Widada, Wahyudi;
Putri, Fitriana
The Indonesian Journal of Health Science Vol 11, No 1 (2019): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (449.758 KB)
|
DOI: 10.32528/ijhs.v11i1.2242
Intensive Care Unit (ICU) merupakan ruangan khusus dengan peralatan penunjang dan tenaga kesehatan terlatih untuk merawat pasien kritis yang mengancam jiwa sehingga sering menimbulkan kecemasan bagi keluarga pasien. Pembekalan kesejahteraan spiritual merupakan salah satu upaya menurunkan tingkat kecemasan pada keluarga pasien. Metode yang digunakan adalah pra eksperimen dengan pendekatan one grup pretest posttest design. Populasi dalam penelitian ini merupakan keluarga pasien yang dirawat di ruang ICU RSD dr. Soebandi Jember dengan jumlah sampel 30 keluarga pasien dengan tehnik purposive sampling. Pengumpulan data tingkat kecemasan menggunakan kuesioner HRS-A (Hamilon Rating Scale for Anxiety). Analisis data dengan uji Wilcoxon dan Shapiro Wilk Test. Tingkat kecemasan keluarga pasien yang dirawat di ruang ICU sebelum pembekalan kesejahteraan spiritual tingkat berat sekali 11 (36.7%), berat 10 (33.3%), sedang 4 (13.3%), ringan 7 (23.3%) dan normal 4 (13.3%). Sesudah pembekalan kesejahteraan spiritual tingkat kecemasan keluarga pasien yang dirawat di ruang ICU berat sekali 2 (6.7%), berat 9 (30%), sedang 8 (26.7%), ringan 7 (23.3%), normal 4 (13.3%). Pengukuran dengan tehnik uji wilcoxon menunjukkan nilai signifikan 0.000 (P<0,05), yang berarti ada perbedaan tingkat kecemasan keluarga pasien antara sebelum dilakukan intervensi dan sesudah dilakukan intervensi pembekalan kesejahteraan spiritual terhadap tingkat kecemasan keluarga pasien. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan acuhan untuk melengkapi pelayanan Islami pada keluarga pasien dengan referensi kasus-kasus kecemasan di ruang ICU RSD dr Soebandi Jember