cover
Contact Name
Hilda Prajayanti
Contact Email
hilda.ragaiza@gmail.com
Phone
+6285102998866
Journal Mail Official
lppm.akbidhip@gmail.com
Editorial Address
Jl. Manunggal Gang 2 Padukuhan Kraton Pekalongan
Location
Kota pekalongan,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
ISSN : 25492772     EISSN : 25795481     DOI : 10.37402
Core Subject : Health, Education,
Jurnal ini berisi sekumpulan Jurnal Kesehatan yang merupakan hasil penelitian, kajian teoritis dan konsep dasar di bidang kesehatan
Articles 185 Documents
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penggunaan Jamu Tradisional pada Ibu Hamil untuk Kesehatan Ibu dan Anak di Wilayah Puskesmas Kembaran II Banyumas Wilis Dwi Pangesti
Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Vol 3 (2018): Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Publisher : LPPM Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.845 KB) | DOI: 10.37402/jurbidhip.vol3.iss1.35

Abstract

Praktek penggunaan jamu tradisional dalam pemeliharaan kesehatan termasuk dalam masa kehamilan dan nifas di masyarakat merupakan budaya yang diwariskan secara turun menurun dari orang tua. Bidan sebagai tenaga kesehatan di masyarakat mempunyai tugas untuk melakukan promosi terkait penggunaan jamu tradisional yang bermafaat dan aman bagi kesehatan, serta mengedukasi untuk menghindari penggunaan jamu yang merugikan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan jamu tradisional untuk kesehatan ibu dan anak. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Partisipan diambil secara purposive, pada 6 orang partisipan primer dan 4 orang partisipan sekunder sebagai triangulasi. Analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Berdasarkan penelitian didapatkan dua tema, yaitu terdapat faktor sosial dan faktor psikologis yang mempengaruhi penggunaan jamu tradisional untuk kesehatan ibu dan anak. Tema pertama tentang faktor sosial yang mempengaruhi penggunaan jamu tradisional terdiri dari: 1) Informasi penggunaan jamu tradisional merupakan informasi dan pengalaman turun menurun dari orang tua, 2) Dukungan dari suami dan keluarga, 3) Tersedianya penjual jamu gendong dan dukun bayi yang menyediakan jamu untuk masa nifas dan menyusui, dan 4) Informasi dari bidan tentang obat tradisional. Tema kedua tentang faktor psikologis yaitu adanya keyakinan dan kepercayaan pengggunaan jamu tradisional.
Berat Badan Lahir Rendah Berpengaruh terhadap Kejadian Anemia Defisiensi Besi di Wilayah Puskesmas Jatilawang Kabupaten Banyumas Sawitri Dewi
Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Vol 3 (2018): Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Publisher : LPPM Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.831 KB) | DOI: 10.37402/jurbidhip.vol3.iss1.36

Abstract

Anemia defisiensi besi (ADB) merupakan penyakit nutrisi yang banyak terjadi di seluruh dunia, hal ini berpengaruh kepada perempuan pada masa reproduksi dan anak- anak usia kurang dari 5 tahun dan menyebabkan masalah kesehatan yang serius seperti penurunan kecerdasan dan perkembangan motorik serta perilaku. Beberapa hasil penelitian menyatakan bahwa ADB berkaitan dengan prematur atau bayi berat badan lahir rendah (BBLR), jenis kelamin, dan durasi menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang berkaitan dengan kejadian anemia defisiensi besi berdasarkan jenis kelamin, riwayat kelahiran prematur atau BBLR , riwayat pemberian ASI Eksklusif dan status gizi pada anak usia 12- 36 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Jatilawang Kabupaten Banyumas. Penelitian crosssectional, dengan jumlah sampel sebanyak 153 balita. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan pengukuran berat badan untuk menilai status gizi balita serta pemeriksaan sampel darah untuk mengetahui kadar Hb dan feritin serum. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi kejadian ADB di wilayah Puskesmas Jatilawang sebesar 18,4%. Balita dengan jenis kelamin laki- laki memiliki hubungan yang signifikan terhadap kejadian ADB (OR: 230,53) dan dengan riwayat kelahiran premature/ BBLR memiliki hubungan yang signifikan besar kedua (OR : 141,32). Sedangkan riwayat pemberian ASI Eksklusif dan balita dengan status gizi kurang memiliki risiko sebesar 61 kali dan 10,4 kali mengalami ADB. Program skrinning anemia defisiensi besi pada anak balita perlu dilakukan oleh pemerintah sebagai salah satu upaya penanggulangan dini kejadian anemia.
Perbedaan Efektivitas Murottal Al-Quran dan Terapi Akupresur terhadap Nyeri Haid pada Remaja Putri Kelas X di SMAN 2 Ungaran Kabupaten Semarang Masruroh Vina; Heni Setyowati
Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Vol 5 (2019): Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Publisher : LPPM Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.22 KB) | DOI: 10.37402/jurbidhip.vol5.iss1.38

Abstract

Nyeri haid adalah aliran menstruasi yang sulit atau menstruasi yang mengalami nyeri diperut bagian bawah dan biasanya disertai mual, pusing, bahkan pingsan yang dapat menggangu aktivitas belajar siswi.Metode untuk mengurangi nyeri haid dengan terapi non farmakologi yaitu dengan Murottal Al –Quran dan terapi Akupresur .Tujuan penelitian untuk mengetahui efektifitas dan perbedaan nyeri haid sebelum dan sesudah diberikan Murottal Al -Quran dan terapi Akupresur Metode penelitian yang digunakan adalah pre eksperimental dengan pendekatan studi true experimental rancangan pre-post test. Metode pengumpulan data dengan kuesioner, analisis bivariat dengan uji wilcoxcon math paired dan man withney u test. Populasi penelitian ini adalah seluruh semua siswi kelas x di SMAN 2 Ungaran sebanyak 243 siswi .Teknik pengambilan sampel dengan Purposive sampling sebanyak 40 siswi Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah dilakukan terapi Murottal Al-Quran p value 0,0001< a (0,05) dan terapi Akupressur p value 0,000 < a (0,05). Terapi Murottal Al -Quran dan terapi Akupressur ada perbedaan yang signifikan dalam pengurangan nyeri haid pada siswi kelas X di SMAN 2 Ungaran . Ada perbedaan yang signifikan antara Murottal Al-Quran dan Akupresur terhadap nyeri haid yang dirasakan oleh siswi kelas X di SMA 2 Ungaran. Metode murottal al quran lebih efektif dalam mengurangi nyeri haid pada siswi kelas X di SMAN 2 Ungaran. Diharapkan siswi yang mengalami nyeri haid dapat diatasi dengan metode Murottal Al Quran . Kata Kunci : , , ,
Hubungan Umur dan Gravida dengan Kelengkapan Imunisasi (Tetanus Toxoid) TT Ibu Hamil di BPM Dyah Widya Susilowati Ngemplak Boyolali Anita Dewi Lieskusumastuti; Catur Setyorini
Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Vol 5 (2019): Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Publisher : LPPM Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.097 KB) | DOI: 10.37402/jurbidhip.vol5.iss1.39

Abstract

Tetanus pada ibu dan bayi merupakan penyebab kematian paling sering terjadi akibat persalinan dan penanganan tali pusat tidak bersih. Tetanus neonatorum dapat dicegah dengan imunisasi dan atau pelayanan persalinan dan pasca persalinan yang bersih. Cakupan imunisasi TT2+ ibu hamil secara nasional dari tahun 2002 – 2011 berfluktuasi. Faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan imunisasi Tetanus pada ibu hamil berdasarkan hasil penelitian meliputi usia, pendidikan, pengetahuan, dukungan suami, sikap petugas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan umur, gravida dan pendidikan dengan kelengkapan imunisasi TT pada ibu hamil. Desain penelitian ini survey analitik dengan pendekatan potong lintang. Alat ukur kuesioner. Teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling. Uji statistik analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi, analisis bivariat menggunakan uji Chi Square dan analisis multivariat menggunakan Regresi Logistik Binary. Hasil distribusi frekuensi responden diketahui sebagian besar berumur 20-35 tahun sebanyak 36 responden (72%), Primigravida sebanyak 25 responden (50%), Pendidikan Menengah sebanyak 30 responden (60%) dan kelengkapan imunisasi TT sebagian besar tidak lengkap sebanyak 27 responden (54%). Hasil uji chi square yang menunjukkan ada hubungan dengan kelengkapan imunisasi TT adalah variabel umur (p=0,004), dan gravida (p=0,000), sedangkan yang tidak ada hubungan adalah variabel pendidikan (p=0,192). Hasil uji regresi logistik menunjukkan ada hubungan signifikan secara simultan umur, gravida dan pendidikan terhadap Kelengkapan imunisasi TT dengan nilai Sig 0,000 < alpha 0,05. Nilai Nagelkerke R Square sebesar 0,773 yang menunjukkan bahwa kemampuan variabel umur, gravida dan pendidikan dalam menjelaskan Kelengkapan imunisasi TT adalah sebesar 77,8%, sedangkan sisanya sebesar 22% dijelaskan oleh variabel lain di luar model yang menjelaskan variabel dependen. Kesimpulan ada ada hubungan signifikan secara simultan umur, gravida dan pendidikan terhadap Kelengkapan imunisasi TT.
Hubungan Riwayat Keluarga dengan Preeklampsia dan Paritas terhadap Kejadian Preeklampsia di Rumah Sakit Umum Daerah Sleman Yogyakarta Budi Rahayu
Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Vol 5 (2019): Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Publisher : LPPM Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.582 KB) | DOI: 10.37402/jurbidhip.vol5.iss1.40

Abstract

Preeklampsia (PE) merupakan salah satu komplikasi kehamilan 20 minggu, yang ditandai dengan timbulnya hipertensi disertai dengan proteinuria. Apabila disertai dengan kejang maka disebut dengan eklampsia. Tingginya insidensi dan masih banyaknya faktor risiko, serta masih belum sempurnanya pengelolaan menyebabkan prognosis yang buruk bahkan menyebabkan kondisi kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat keluarga dengan preeklampsia dan paritas terhadap kejadian preeklampsia di Rumah Sakit Umum Daerah Sleman . Penelitian retrospektif dengan pendekatan case control. Data diambil dari rekam medis pasien. Populasi dan sampel menggunakan ibu hamil dengan dan tanpa preeklampsia dengan umur kehamilan diatas 20 minggu, dengan tehnik random sampling untuk kelompok kontrol dan total sampling untuk kelompok kasus. Olah data menggunakan chisquare dan odds ratio. Terdapat hubungan yang signifikan dari riwayat keluarga dengan preeklampsia dengan kehamilan preeklampsia, dimana nila p value 0.016 < 0.05, dengan nilai OR sebesar 2.59. Tidak terdapat hubungan yang signifikan dari paritas dengan kejadian preeklampsia, dimana nila p value 0.747 < 0.05, dengan nilai OR sebesar 1.119
Faktor yang Berhubungan dengan Cakupan K4 di Puskesmas Sedayu II Kabupaten Bantul Tahun 2017 Eniyati Eniyati; Lily Yulaikhah; Dian Puspitasari
Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Vol 5 (2019): Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Publisher : LPPM Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.223 KB) | DOI: 10.37402/jurbidhip.vol5.iss1.41

Abstract

Kematian maternal dalam suatu negara merupakan ukuran yang dipergunakan untuk menilai baik buruknya pelayanan kebidanan. Indikator yang digunakan dalam kematian ibu adalah Angka Kematian Ibu (AKI). Pelayanan antenatal merupakan pelayanan kesehatan ibu selama masa kehamilannya, Pelayanan antenatal lengkap jika frekuensi pelayanan minimal 4 kali. Data Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Bantu, cakupan K1 sudah 100 %, sedangkan cakupan K4 masih di bawah target. Cakupan K 4 terendah di Puskesmas Sedayu II sebesar 72 %. Jika DO K1-K4 lebih dari 10 % maka perlu penelusuran dan intervensi lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor yang berhubungan dengan cakupan K4 di Puskesmas Sedayu II Bantul. Penelitian dilakukan di Puskesmas Sedayu II Kabupaten Bantul dengan rancangan deskriptif korelasi pendekatan cross sectional bersifat retrospektif menggunakan studi dokumen. Populasi seluruh ibu hamil yang melahirkan pada tahun 2017 di wilayah Puskesmas Sedayu II Kabupaten Bantul. Hasil Penelitian ini yaitu Tidak ada hubungan antara umur dengan K4, nilai ρ value 0.476. Ada hubungan paritas dengan K4, nilai ρ value 0.001. Tidak ada hubungan antara K1 dengan K4, nilai ρ value 0.628. Tidak ada hubungan antara kasus abortus dengan K4, nilai ρ value 0.496. Tidak ada hubungan antara umur, K1, dan kasus abortus dengan K4. Ada hubungan antara Paritas dengan K4.
Konsumsi Obat Herbal pada Pasien Kanker Payudara di Rumah Sakit Umum Daerah Margono Soekarjo Khamidah Achyar
Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Vol 5 (2019): Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Publisher : LPPM Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.236 KB) | DOI: 10.37402/jurbidhip.vol5.iss1.42

Abstract

Berdasarkan Riskesdas tahun 2010 masyarakat Indonesia mengkonsumsi jamu gendong sebesar 55,3%. Jenis jamu gendong yang biasa dikonsumsi yaitu kunyit asem (65%) dan 63% konsumen mengkonsumsi jamu gendong untuk memelihara kesehatan. Kurkumin berguna untuk terapi sinergis kanker payudara dalam mengurangi toksisitas terkait dengan penggunaan obat-obatan. Berdasarkan Riskesdas tahun 2013 jumlah penderita kanker 347.792 orang. Jumlah penderita kanker di Provinsi Jawa Tengah tahun 2013 sekitar 68.638 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan obat herbal pada pasien kanker payudara di Rumah Sakit Margono Soekarjo Purwokerto. Desain penelitian ini menggunakan cross sectional dengan jumlah responden sebanyak 30 orang. Hasil penelitian ini yaitu umur responden diatas 40 tahun sebanyak 90%. Pendidikan terakhir paling rendah tidak sekolah yaitu 23,3%, paling banyak Sekolah Dasar 56,7%. Responden yang menggunakan obat herbal sebanyak 80% dan jenis obat herbal yang dikonsumsi yaitu obat tradisional, jamu rebusan daun-daunan dan rimpang-rimpangan sebanyak 90%. Sumber informasi penggunaan obat tradisional berasal dari adat kebiasaan turun temurun nenek moyang sebanyak 90%. Simpulan: konsumsi obat herbal pada penderita kanker payudara berdasarkan adat kebiasaan masyarakat.
Pengaruh Karakteristik Ibu terhadap Lama Persalinan Kala I dengan Metode Gentle Birth Sab’ngatun Sab’ngatun; Triastuti Wuryandari
Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Vol 5 (2019): Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Publisher : LPPM Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.64 KB) | DOI: 10.37402/jurbidhip.vol5.iss1.43

Abstract

Nyeri persalinan dapat mempengaruhi sikap psikologis ibu selama proses persalinan sehingga dapat mempengaruhi memanjangnya persalinan kala I. Salah satu faktor yang mempengaruhi persalinan ada power. Kekuatan ini dipengaruhi oleh usia, paritas dan kecemasan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh karakteristik ibu terhadap lama persalinan kala I dengan metode gentle birth. Desain penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan retrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu bersalin dengan metode gentle birth di klinik bidan kita Klaten pada tahun 2016, sampel diambil dengan cara quota sampling sebanyak 40 responden. Analisis menggunakan regresi ordinal. Hasil penelitian ini mayoritas ibu bersalin dengan usia reproduksi sehat 38 responden (95%). Paritas primipara 20 respoden (50%). Lama persalinan kala I tergolong cepat 52,5%. Pengaruh usia terhadap lama persalinan kala I sebesar 0,097 > 0,05 sehingga hasilnya tidak ada pengaruh antara usia ibu dengan lama persalinan kala I dengan metode gentle birth, sedangkan pengaruh paritas terhadap lama persalinan kala I sebesar 0,00 < 0,00 yang berarti ada pengaruh antara paritas terhadap lama persalinan kala I dengan metode gentle birth. Hasil Negelkerke adalah 0,51 yang berarti bahwa secara bersama-sama 51% lama persalinan kala I dengan metode gentle birth dipengauhi oleh paritas, sedangkan 49% dipengaruhi oleh faktor lain.
Faktor–faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan Tempat Persalinan di Desa Siaga Wilayah Puskesmas Kaliangkrik Kabupaten Magelang Dian Puspitasari
Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Vol 5 (2019): Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Publisher : LPPM Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.337 KB) | DOI: 10.37402/jurbidhip.vol5.iss1.44

Abstract

Program Desa Siaga adalah bentuk pendekatan pelayanan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat agar dapat hidup mandiri di bidang kesehatan, melalui Desa Siaga diharapkan dapat meningkatkan cakupan persalinan oleh tenaga kesehatan (nakes) di fasilitas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor predisposisi, pendukung dan kebutuhan terhadap pemilihan tempat persalinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan potong lintang dengan 130 responden. Data yang terkumpul dianalisis secara bivariabel dan multivariabel menggunakan uji chi-Square dan regresi logistik ganda. Hasil penelitian menunjukkan dari 130 ibu yang bersalin dengan bidan desa, 70 ibu memilih tempat persalinan di rumah. Variabel yang memiliki hubungan dengan pemilihan tempat persalinan adalah karakteristik predisposisi usia (p=0,036), pendidikan (p=0,001), paritas (p=0,001), budaya (p<0,001), sedangkan tingkat pengetahuan tidak berhubungan (p=0,796). Karakteristik pendukung penghasilan keluarga (p<0,001) memiliki hubungan, sedangkan jarak (p=0,329), manfaat askes (p=0,288) dan persepsi tentang Desa Siaga (p=0,234) tidak ada hubungan. Karakteristik kebutuhan pengambil keputusan (p<0,001) dan kunjungan ANC (p<0,001) terdapat hubungan, sedangkan riwayat komplikasi hamil tidak ada hubungan (p=0,972). Hasil analisis multivariabel menunjukkan karakteristik predisposisi (pendidikan, paritas, dan budaya), pendukung (penghasilan keluarga) serta kebutuhan (pengambil keputusan dan jumlah kunjungan ANC) berhubungan secara simultan terhadap pemilihan tempat persalinan di Desa Siaga. Jumlah kunjungan ANC merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan pemilihan tempat persalinan. Simpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara karakteristik predisposisi, pendukung dan kebutuhan terhadap pemilihan tempat persalinan dan ketiga faktor tersebut secara simultan berhubungan terhadap pemilihan tempat persalinan di Desa Siaga Wilayah Puskesmas Kaliangkrik Kabupaten Magelang. Puskesmas diharapkan memperhatikan hal tersebut sehingga dapat meningkatkan pemanfaatan PKD.
Pengaruh KIE terhadap Tingkat Pengetahuan Guru PAUD tentang Stimulasi Kecerdasan Otak Anak Usia Dini Wiwit Desi Intarti
Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Vol 6 (2019): Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Publisher : LPPM Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.723 KB) | DOI: 10.37402/jurbidhip.vol6.iss2.56

Abstract

Salah satu kewajiban Guru PAUD adalah memberikan stimulasi terbaik dalam proses tumbuh kembang anak usia dini (AUD), selaku pengganti orang tua harus memenuhi kebutuhan dasar anak, yaitu mengasuh (asuh), memberi kasih sayang (asih) dan selalu menstimulasi (asah) karena AUD memiliki pertumbuhan dan perkembangan yang lebih pesat dan fundamental pada awal-awal tahun kehidupannya, untuk itu dibutuhkan kompetensi Guru PAUD. KIE stimulasi kecerdasan otak terhadap guru PAUD, dirasa penting untuk mengembangkan kemampuan dasar AUD. Maka peneliti bertujuan ingin mengetahui pengaruh KIE terhadap tingkat pengetahuan guru PAUD tentang stimulasi kecerdasan otak AUD. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan pre and post test design without control group. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampel berjumlah 25. Hasil penelitian sebagian besar pengetahuan guru PAUD sebelum diberi KIE adalah cukup sebanyak 22 responden (88%) dan baik sebanyak 3 responden (12%). Sebagian besar pengetahuan guru PAUD setelah diberi KIE adalah cukup sebanyak 2 responden (8%) dan baik sebanyak 23 responden (92%). Hasil uji dengan one sampel t-test menunjukan setelah dilakukan KIE kepada guru PAUD terdapat peningkatan pengetahuan dapat dilihat dari nilai rata-rata 17,12 menjadi 24,60 dengan rata rata mean 7,480 nilai p=0,000. Kesimpulan. Terdapat pengaruh KIE terhadap tingkat pengetahuan guru PAUD tentang stimulasi perkembangan kecerdasan otak anak usia dini.

Page 4 of 19 | Total Record : 185