Articles
185 Documents
Hubungan antara Motivasi Belajar dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Maslikhah Maslikhah;
Sri Rahadjeng;
Putri Andanawarih
Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Vol 1 (2017): Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Publisher : LPPM Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (54.992 KB)
|
DOI: 10.37402/jurbidhip.vol1.iss1.13
Penguasaan mahasiswa terhadap bahan perkuliahan yang disampaikan oleh dosen merupakan salah satu indikator keberhasilan pengajaran di kampus. Tingkat keberhasilan mahasiswa dalam menguasai materi perkuliahannya dinyatakan dengan prestasi belajar. Prestasi yang dicapai mahasiswa memberikan gambaran tentang tingkat keberhasilannya dibandingkan dengan mahasiswa lain. Disamping itu motivasi belajar mahasiswa juga akan menentukan prestasi belajarnya. Tujuan Penelitian untuk mengetahui bagimana hubungan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar mahasiswa Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif deskriptif yang bersifat korelasional. Jumlah sampel sejumlah 99 mahasiswa diambil dengan cara proporsional random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji statistik menggunakan product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar mahasiswa tergolong sedang sebesar 69,7%, prestasi belajar mahasiswa tergolong sedang sebesar 69,7%, tidak ada hubungan antara motivasi belajat dengan prestasi belajar mahasiswa (r product moment=0,323). Disarankan agar institusi lebih meningkatkan kinerjanya guna meminimalkan bahkan menghindari adanya kesulitan belajar pada mahasiswa.
Hubungan antara Faktor-faktor Internal dan Eksternal dengan Kepatuhan Ibu dalam Program Imunisasi Dasar pada Bayi di Desa Bandengan Wilayah Kerja Puskesmas Dukuh Kota Pekalongan
Hilda Prajayanti;
Ana Setyowati
Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Vol 1 (2017): Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Publisher : LPPM Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (66.242 KB)
|
DOI: 10.37402/jurbidhip.vol1.iss1.14
Imunisasi merupakan cara untuk meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu antigen. Upaya yang dilakukan untuk menurunkan angka kesakitan, kematian, kecacatan dari penyakit menular dan penyakit tidak menular termasuk penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi adalah dengan meningkatkan kesadaran bahwa kesehatan itu penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara faktor-faktor internal dan eksternal dengan kepatuhan ibu dalam program imunisasi dasar pada bayi di Desa Bandengan Wilayah Kerja Puskesmas Dukuh Kota Pekalongan. Desain Penelitian menggunakan korelasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 35 responden dengan tehnik total sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Uji statistik menggunakan uji Kendall Tau. Hasil penelitian terhadap 35 responden menunjukkan bahwa sebagian besar ibu yaitu sebanyak 18 responden ( 51.4% ) patuh dan sebanyak 15 responden ( 42.9% ) tidak patuh dan sebanyak 2 responden (5,7 %) kurang patuh dalam pemberian imunisasi dasar pada bayi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pendidikan ibu berpengaruh terhadap kepatuhan ibu dalam program imunisasi yang ditunjukkan dengan nilai Kendall-Tau 0,025< 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi pendidikan ibu maka semakin patuh dalam program imunisasi. Disarankan meningkatkan peran langsung dalam masyarakat melalui penelitian-penelitian yang lebih actual dan dibutuhkan berbagai pihak..
Hubungan Dukungan Orang Tua dengan Sikap Remaja Pre Menarche di SMPN 1 Brati
Yuli Irnawati;
Yulia Diana;
Anik Siti Juariyah
Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Vol 1 (2017): Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Publisher : LPPM Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (53.839 KB)
|
DOI: 10.37402/jurbidhip.vol1.iss1.15
Pada masa remaja seseorang akan mengalami perubahan fisik yang cepat. Masa pubertas juga ikut menandai akhir masa kanak-kanak dan merupakan suatu awal dari masa remaja, suatu periode perubahan yang cepat dan kadang membingungkan. Hasil wawancara yang dilakukan kepada 20 orang siswi pre menarch di SMPN 1 Brati, 12 orang mendapatkan dukungan dari orang tua terutama dari ibu serta kakak perempuannya, menyatakan orang tua memberikan dukungan informasi dan penjelasan untuk tidak perlu takut dalam menghadapi menarche. 8 orang belum mendapatkan informasi dari orang tua nya tentang menarche dan hanya mengetahui menarche dari pengalaman teman-teman, Mereka mengatakan malu serta takut untuk bertanya kepada orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Dukungan Orang Tua Dengan Sikap Remaja Pre Menarche di SMPN Brati.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik korelatif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei. Pendekatan waktu yang digunakan adalah cross sectional . Penentuan sample menggunakan stratified random sampling. Untuk menguji hubungan antara dua variabel dalam penelitian ini maka analisa statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Chi Square. Populasi dalam penelitian ini adalah siswi SMPN 1 Brati kelas VII dan VIII sebanyak 35 orang. Hasil penelitian sebagian besar responden tidak mendapatkan dukungan orang tua yaitu sebanyak 19 orang (54,3%) sedangkan yang mendapatkan dukungan dari orang tua sebanyak 16 responden (45,7%). Sebagian besar responden dengan sikap cukup yaitu sebanyak 17 orang (48,6%), responden dengan sikap kurang sebanyak 12 orang (34,3%) sedangkan responden dengan sikap baik sebanyak 6 orang (17,1%). Ada hubungan antara dukungan orang tua dengan sikap remaja pre menarche di SMPN 1 Brati. (p value = 0,042<0,05).
Pengaruh Perawatan Payudara (Breast Care) terhadap Volume ASI pada Ibu Post Partum (Nifas) di RSUD Deli Serdang Sumut Tahun 2012
Sri Wulan;
Rahmad Gurusinga
Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Vol 1 (2017): Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Publisher : LPPM Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (35.228 KB)
|
DOI: 10.37402/jurbidhip.vol1.iss1.16
Masa nifas merupakan masa pulih kembali mulai dari persalinan selesai sampai alat-alat kandungan kembali seperti pra-hamil. Diperkirakan 60% kematian ibu akibat kehamilan terjadi sertelah persalinan dan 50% kematian masa nifas terjadi dalam 24 jam pertama. Dari antara 60% tersebut disebabkan oleh kurangnya pearawatan masa nifas, termasuk perawatan payudara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perawatan payudara (breast care) terhadap peningkatan volume ASI pada ibu post partum (Nifas) di Ruangan Melati RSUD Deli Serdang, sumut. Jenis penelitian ini adalah pre eksperimental (pra experiment) dengan model rancangan one group pretest posttest. Data diambil dengan menggunakan lembar observasi yang selanjutnya dianalisa. Populasi dalam penelitan ini adalah seluruh ibu post partum yang ada di ruangan melati RSUD Deli Serdang sebanyak 18 orang. Berdasarkan hasil uji paired t test menunjukan bahwa rerata sebelum breast care = 4,50, Rerata sesudah breast care = 6,44 dengan nilai P value 0,021 yang berarti ≤ dari 0,05. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif antara sebelum dan sesudah breast care. Kesimpulanya ada pengaruh yang signifikan terhadap volume ASI pada ibu post partum sebelum dan sesudah diberikan perawatan payuda (breast care). Disarankan kepada para tenaga kesehatan agar dapat melakukan perawatan payudara untuk meningkatkan produksi ASI .
Hubungan antara Anemia pada Ibu Bersalin dengan Inpartu Kala I Lama di RSUD Dr. M. Ashari Kota Pemalang
Ulfatul Latifah;
Sulastri Sulastri;
Tri Ayu Agustina
Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Vol 1 (2017): Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Publisher : LPPM Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (58.803 KB)
|
DOI: 10.37402/jurbidhip.vol1.iss1.17
Ibu hamil dengan anemia jika tidak tertangani hingga akhir kehamilan maka berpengaruh saat persalinan, karena anemia dalam kehamilan dapat mengakibatkan persalinan berlangsung lama.Persalinan adalah suatu proses yang normal jika tidak di kelola dengan tepat dapat menjadi abnormal. Salah satu komplikasi tersebut yaitu partus lama yang dapat menimbulkan efek berbahaya baik ibu maupun janinnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara anemia ibu bersalin dengan inpartu kala 1 lama di RSUD Dr. M. Ashari Pemalang. Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional dimana populasinya adalah seluruh ibu bersalin dengan anemia di RSUD Dr. M. Ashari Pemalang di ruang IKR. Pengambilan sampel dilakukan dengan accidental sampling yaitu 43 responden. Pengelolahan dan analisa data dilakukan dengan menggunakan komputer SPSS 17.0 di uji dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian bahwa dari 43 orang ibu bersalin yang mengalami anemia sebanyak 19 responden (44,2%) dan yang mengalami kala 1 lama sebanyak 17 responden (39,5%) dan yang mengalami anemia dengan kejadian kala 1 lama sebanyak 13 responden ( 68,4%). Hasil analisis didapatkan nilai probalitas sebesar 0,001 < 0,05 maka Ho di tolak dan Ha diterima, artinya terdapat hubungan antara anemia ibu bersalin dengan kejadian inpartu kala 1 lama. Disarankan kepada ibu hamil agar melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin dan pemeriksaan Hb, agar dapat mendeteksi dini terjadinya anemia pada ibu hamil, bagi tenaga kesehatan khususnya bidan diharapkan melakukan pemantauan pada ibu hamil dengan anemia agar tidak terjadi komplikasi pada persalinan.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Nifas tentang Efektifitas Teknik Marmet dan Pijat Oksitosin dengan Kelancaran Pengeluaran ASI di BPM Erwatun Desa Jambean Kidul Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati
Ulin Nafiah;
Eny Rofiqoh
Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Vol 1 (2017): Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Publisher : LPPM Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (68.909 KB)
|
DOI: 10.37402/jurbidhip.vol1.iss1.18
Penurunan produksi dan pengeluaran ASI pada hari–hari pertama setelah melahirkan dapat disebabkan oleh kurangnya rangsangan hormon prolaktin dan oksitosin sangat berperan dalam kelancaran produksi dan pengeluaran ASI. Usaha untuk melakukan rangsangan hormon tersebut, dapat dilakukan dengan cara mengkombinasikan teknik marmet dan pijat oksitosin. Tujuan penelitian untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Efektifitas Teknik Marmet dan Pijat Oksitosin dengan Kelancaran Pengeluaran ASI di BPM Erwatun Desa Jambean Kidul Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati. Jenis penelitian korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Jumlah sampel 30 orang ibu nifas, dengan teknik total sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner yang digunakan sebagai alat ukur. Analisis data dengan uji chi square menggunakan metode yate’s correction. Hasil Penelitian diperolehpengetahuan ibu nifas tentang efektifitas kombinasi teknik marmet dan pijat oksitosin berpengetahuan kurang 7 responden (23,3%) berpengetahuan cukup 12 (40,0%) dan sisanya 11 responden (36,7%) berpengetahuan baik. Kelancaran pengeluaran ASI, tidak lancar 14 responden (46,7%), lancar 16 responden (43,3%). Hasil uji statistik menggunakan chi square test diperoleh hasilp value (0, 046) < α (0,05) atau X2 hitung (3,999) > X2 tabel (3, 84146), Ha diterima, ada Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Efektifitas Teknik Marmet dan Pijat Oksitosin dengan Kelancaran Pengeluaran ASI di BPM Erwatun Desa Jambean Kidul Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati.
Pengaruh Penyuluhan melalui Buklet terhadap Pengetahuan tentang Tanda Bahaya Kehamilan di Puskesmas Kota Pekalongan
Millatin Puspaningtyas;
Ummi Sa’adah;
Miftachul Jannah
Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Vol 2 (2017): Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Publisher : LPPM Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (113.115 KB)
|
DOI: 10.37402/jurbidhip.vol2.iss2.19
Faktor penentu tingginya angka kematian ibu secara tidak langsung adalah terlambat mengenali tanda bahaya yang diidukung dengan kurangnya penyuluhan-penyuluhan tentang kesehatan ibu (kurangnya pemberian materi Komunikasi, Informasi dan Edukasi/KIE) sehingga ibu tidak mengetahui kehamilannya dalam risiko yang cukup tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan melalui buklet terhadap pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan di Puskesmas Kota Pekalongan. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode kuasi eksperimental. Sampel penelitian adalah 36 ibu hamil pada kelompok perlakuan dan 36 pada kelompok kontrol. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji stastistik menggunakan paired t-test dan wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan pengetahuan sebelum diberikan penyuluhan antara kedua kelompok (p = 0,424). Ada perbedaan pengetahuan sesudah diberikan penyuluhan antara kedua kelompok (p = 0,001), dan ada pengaruh penyuluhan melalui buklet terhadap pengetahuan kedua kelompok (p = 0,000). Selain itu ibu hamil juga mampu mengenali tanda bahaya kehamilan diantaranya 2 orang anemia dan 1 orang riwayat tekanan darah tinggi. Disarankan kepada Puskesmas untuk dapat memanfaatkan buklet dalam membantu tugas bidan memberikan penyuluhan mengenai tanda bahaya kehamilan kepada ibu hamil.
Implementasi Pemberian Makanan Pendamping ASI pada Bayi Usia 6-11 bulan di Kelurahan Jenggot Kota Pekalongan
Swasti Artanti;
Hilda Prajayanti;
Dian Kusumawardani
Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Vol 2 (2017): Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Publisher : LPPM Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (49.885 KB)
|
DOI: 10.37402/jurbidhip.vol2.iss2.20
ASI merupakan sumber nutrisi bagi bayi yang diberikan sejak awal kelahirannya hingga berusia 6 bulan. Selain mendapatkan ASI , bayi yang berusia lebih dari 6 bulan akan diperkenalkan dengan makanan keluarga yang sudah dimodifikasi. Makanan pendamping ASI (MP-ASI) inilah bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi untuk pertumbuhan. Namun pemberian MP-ASI di masyarakat tradisional mulai diperkenalkan kepada bayi yang berusia kurang dari 6 bulan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk 1) 2) mengetahui pengetahuan, 3) kebiasaan ibu di Kelurahan Jenggot dalam memberikan MP-ASI kepada bayi, 4) mengetahui jenis MP-ASI yang diperkenalkan pertama kali kepada bayi, 5) jenis MP-ASI yang dikonsumsi bayi saat ini. Penelitian ini merupakan rancangan penelitian kualitatif yang dilakukan secara deskriptif. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara mendalam kepada 2 ibu di Kelurahan Jenggot yang memiliki bayi berusia 6-11 bulan dan sudah memberikan MP-ASI kepada bayinya. Informan triangulasi penelitian ini adalah bidan, kader kesehatan, dan dukun bayi setempat. ibu dengan bayi usia 6-11 bulan ada yang memberikan ASI eksklusif kepada bayinya dan mulai mengenalkan makanan pendamping ASI setelah bayi berusia lebih dari 6 bulan. Namun, ada juga ibu yang memberikan MP ASI dini kepada bayi karena mengikuti budaya yang masih berkembang di masyarakat, yaitu sudah mulai memberikan pisang kerok kepada bayi yang berusa lebih dari 40 hari. Masyarakat di Kelurahan Jenggot masih berpegang erat pada budaya sehingga susah untuk merubah kebiasaan walaupun sudah diberikan pendidikan kesehatan oleh tenaga kesehatan, kader, maupun dukun bayi. Pendidikan kesehatan mengenai MP ASI sudah diberikan sejak masa kehamilan ibu sampai masa nifas masih belum efektif untuk meningkatkan pengetahuan ibu dan merubah budaya di masyarakat yang memberikan MP ASI dini kepada bayi yang berusia kurang dari 6 bulan, sehingga disarankan adanya pendidikan kesehatan mengenai MP-ASI kepada keluarga untuk ikut serta memberikan dukungan.
Hubungan Pengetahuan dengan Kesiapan dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 pada Mahasiswa DIII Kesehatan Semester IV di Wilayah Kota Pekalongan
Intan Muthia Yuliandhiny;
Moh Projo Angkasa;
Ni’matul Ulya
Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Vol 2 (2017): Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Publisher : LPPM Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (76.664 KB)
|
DOI: 10.37402/jurbidhip.vol2.iss2.21
Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) merupakan sebuah kerjasama antar negara yang tergabung dalam organisasi Association of Southeast Asian Nations(ASEAN) yang bertujuan agar terciptanya aliran bebas barang, jasa, tenaga kerja terlatih dan investasi. Adanya MEA bagi mahasiswa dapat menjadi peluang sekaligus tantangan setelah mahasiswa tersebut lulus dan terjun di dunia pekerjaan, oleh karena itu mahasiswa perlu mempersiapkan diri dalam menghadapi MEA sehingga mampu bersaing dengan tenaga kesehatan asing. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan dengan kesiapan dalam menghadapi MEA pada mahasiswa D III kesehatan semester IV di wilayah Kota Pekalongan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik, dengan sampel mahasiswa DIII kesehatan semester IV di wilayah Kota Pekalongan sejumlah 151 reponden dengan menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan Spearman Rank. Hasil menunjukkan bahwa kategori pengetahuan mahasiswa sebagian besar Cukup (47,7%), dengan kategori kesiapan mahasiswa yaitu Siap (90,7%). Berdasarkan uji analisa data didapatkan p value 0,003 (α ≤ 0,05) dengan keeratan hubungan 0,239 yang termasuk kategori rendah. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan dengan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi MEA meskipun tidak terlalu erat dikarenakan kurangnya informasi yang didapat. Disarankan untuk mahasiswa lebih mempersiapkan diri dalam menghadapi MEA.
Studi Fenomenologi: Peran Dukun dalam Kesehatan Ibu dan Bayi di Kabupaten Brebes
Ratih Sakti Prastiwi;
Uki Retno Budihastuti;
Mahendra Wijaya
Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Vol 2 (2017): Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Publisher : LPPM Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (50.162 KB)
|
DOI: 10.37402/jurbidhip.vol2.iss2.22
Dukun bayi merupakan bagian integral kesehatan ibu dan anak dalam masyarakat. Praktek dukun bayi umumnya jauh dari prinsip keamanan dan kebersihan, sehingga dapat berisiko terjadinya kematian. Adanya pembinaan dukun bayi dilakukan dengan harapan dapat meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan ibu dan bayinya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mendapatkan informaansi mengenai praktek dukun bayi dan bagaimana perannya dalam kesehatan ibu dan bayi. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dengan informan utama adalah wanita yang menggunakan jasa dukun bayi selama masa kehamilan hingga nifas. Informan diambil secara purposive sampling dan snowballing sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, focus group discussion (FGD) dan analisis dokumen. Analisis data dilakukan dengan tiga tahapan yaitu reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dukun bayi memiliki kemampuan khusus dalam hal supranatural. Oleh karena itu dukun bayi masih dipercaya untuk melakukan ritual dan upacara adat yang berkaitan dengan kehamilan dan nifas. Selain itu, dukun bayi dipercaya masyarakat untuk mendampingi ibu selama bersalin. Masyarakat telah tinggal lama dengan dukun bayi sehingga masyarakat lebih nyaman dan tenang apabila dukun bayi mendampingi dan memantau kemajuan persalinan. Dalam pembinaan dukun diajarkan untuk memastikan kebersihan selama proses persalinan. Dukun bayi telah mempraktekkan prinsip bersih sehingga dapat membantu menurunkan risiko terjadinya infeksi. Tradisi di masyarakat Kemurang salah satunya adalah pijat perut. Pijat perut sangat bertentangan dengan ilmu medis karena dapat menyebabkan rupture uteri maupun lilitan tali pusat pada janin. Hal tersebut dapat menyebabkan kematian pada ibu dan bayinya.