Articles
14 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 4 No. 2 (2020)"
:
14 Documents
clear
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN SUSU FORMULA PADA BAYI USIA 0 – 6 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMPAR TAHUN 2020
Rina Septiani Sari;
Ridha Hidayat
Jurnal Doppler Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRAK Tingginya pemberian susu formula pada bayi usia 0-6 bulan disebabkan oleh gencarnya promosi susu formula yang melibatkan tenaga persalinan baik bidan maupun dokter sebagai promotor susu formula.Bayi yang diberikan susu formula memiliki kemungkinan untuk meninggal dunia pada bulan pertama kelahirannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa faktor – faktor yang berhubungan dengan pemberin susu formula pada bayi usia 0 – 6 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Kampar Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki bayi usia 0 – 6 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Kampar sebanyak 60 orang. Sampel dalam penelitian ini ibu yang memiliki bayi usia 0 – 6 bulan berjumlah 60 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner. Pengolahan data menggunakan analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berpengetahuan kurang sebanyak 37 orang (61,7%), sebagian besar responden memiliki sikap sebanyak 39 orang (65%), sebagain besar responden terbatas ASI sebanyak 35 orang (58,3%),dan sebagian besar responden memberikan susu formula sebanyak 40 orang (66,7%). Hasil uji Chi-square didapatkan ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan, sikap dan keterbatasan ASI dengan pemberian susu formula. Diharapkan agar Puskesmas melakukan penyuluhan - penyuluhan tentang susu dampak susu formulaapabila diberikan pada bayi usia 0 – 6 bulan agar menghindari terjadinya komplikasi yang bisa ditimbulkan susu formula.
HUBUNGAN KEJADIAN ANEMIA DAN KEBIASAAN MINUM SUSU DENGAN KEJADIAN DISMENOREA DI SMA NEGERI 2 BANGKINANG KOTA
Milda Hastuty
Jurnal Doppler Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Masalah menstruasi yang sering dialami oleh remaja adalah dismenorea. Prevalensi dismenorea di Indonesia sebesar sebesar 64,2%, yang terdiri dari 54,9% mengalami dismenorea primer dan 9,4% mengalami dismenorea sekunder. Faktor risiko yang berkaitan dengan dismenorea adalah menarce usia dini, riwayat keluarga dengan keluhan dismenorea, indeks masa tubuh yang tidak normal, kebiasaan memakan makanan cepat saji, durasi perdarahan saat haid, terpapar asap rokok, konsumsi kopi dan alexythimia, kebiasaan minum susu dan anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan kejadian Anemia dan kebiasaan minum susu dengan kejadian dismenorea di SMA Negeri 2 Bangkinang Kota. Penelitian ini bersifat analitik dengan menggunakan pendekatan penelitian Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini siswi kelas II di SMA Negeri 2 Bangkinang Kot a yang berjumlah 134 orang dengan teknik pengambilan sampel stratified random sampling. Pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner dan easy touch GCHb . Pengolahan data menggunakan analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan lebih dari separuh responden mengalami anemia 69 orang (51,5%), kebiasaan minum susu 62 orang (46,3%) dan lebih dari separuh mengalami dismenorea sebanyak 73 orang (54,5%). Hasil uji Chi-square didapatkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara anemia dan kebiasaan minum susu dengan kejadian dismenorea di SMA Negeri 2 Bangkinang Kota. Untuk itu bagi pihak sekolah untuk dapat melakukan penyuluhan-penyuluhan tentang dismenorea agar dapat mencegah terjadinya dismenorea.
PERCEPATAN PENYEMBUHAN LUKA POST OPERASI SECTIO CAESAREA DENGAN KONSUMSI IKAN GABUS (CHANNA STRIATA) DI RUMAH SAKIT GRANDMED LUBUK PAKAM DELI SERDANG
Tetty Junita Purba;
Andayani Boang Manalu
Jurnal Doppler Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Ikan gabus berkhasiat mempercepat proses penyembuhan luka, termasuk didalamnya luka post operasi sectio caesarea. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh pemberian ikan gabus terhadap proses penyembuhan luka sectio caesarea di RS Grandmed Lubuk Pakam. Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode Quasi experiment dengan proses perawatan dan observasi yang dibagi dalam dua kelompok yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Populasinya seluruh ibu post operasi sectio caesarea dengan teknik purposive sampling didapatkan sampel sebanyak 34 ibu post operasi sectio caesarea. Variabel bebas konsumsi ikan gabus dan variabel terikat kesembuhan luka post operasi sectio caesarea. Setelah data terkumpul lalu dianalisis menggunakan uji Fisher's Exact Test dengan uji korelasi Spearman's. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar kelompok intervensi mengalami kesembuhan luka cepat sebanyak 14 orang (82,4%) serta kelompok kontrol mengalami kesembuhan luka lambat sebanyak 13 orang (76,5%). Hasil uji statistik menunjukkan p value=0,002
PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP KUALITAS TIDUR BAYI USIA 6-12 BULAN DI ROEMAH MINI BABY KIDS & MOM CARE SIAK
Yuni Citra Dewi;
Muhammad Nurman;
Dhini Anggraini Dhilon
Jurnal Doppler Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pijat bayi merupakan terapi berupa sentuhan dengan tekanan di bagian tubuh tertentu. Kualitas tidur adalah suatu keadaan tidur yang dijalani serta menghasilkan kesegaran dan kebugaran saat terbangun. Sebagian besar masalah kualitas tidur pada bayi disebabkan kurangnya durasi tidur sesuai usia (kurang secara kuantitas) atau gangguan dan fragmentasi dari tidur (kualitas tidur yang buruk). Salah satu terapi untuk menyelesaikan masalah tidur bayi adalah pijat bayi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi usia 6- 12 bulan di Roemah Mini Baby Kids & Mom Care Siak. Jenis penelitian kuantitatif dengan Quasi Exsperimen jenis pre test dan post test design. Populasi penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai bayi berusia 6-12 bulan yang melakukan pijat bayi di Roemah Mini Baby Kids & Mom Care Siak. Sampel kasus diambil menggunakan teknik purposive sampling yaitu 30 orang. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan bahwa pada pengukuran kualitas tidur bayi pretest, 15 responden (50%) memiliki kualitas tidur yang kurang, 12 responden (40%) dengan kualitas tidur cukup dan sisanya 3 responden (10%) dengan kualitas tidur yang baik. Pada pengukuran kualitas tidur bayi posttest, 30 responden (100%) memiliki kualitas tidur yang baik. Berdasarkan hasil penelitian bahwa p value sebesar 0,000 sehingga ada pengaruh pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi. Disarankan bagi Roemah Mini Baby Kids & Mom Care Siak agar lebih menjelaskan dan mempromosikan mengenai efek pijat bayi agar ibu yang mempunyai bayi mau memijat bayinya sehingga kualitas tidur bayi meningkat.
HUBUNGAN POSISI IBU BERSALIN DENGAN LAMA PERSALINAN KALA I FASE AKTIF DI RSUD BANGKINANG KABUPATEN KAMPAR
Siti Fatimah;
Fitri Apriyanti;
Syafriani Syafriani
Jurnal Doppler Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Angka Kematian Ibu di Indonesia tahun 2018 yaitu 305 per 100.000 kelahiran hidup, di Provinsi Riau pada tahun 2018 AKI sebanyak 109 per 100.000 kelahiran hidup sedangkan di Kabupaten Kampar tahun 2018 sebanyak 64 AKI per 100.000 kelahiran hidup.Jika persalinan kala I fase aktif terlalu lama akan berdampak negatif pada ibu maupun janin. Pada ibu persalinan lama bisa menimbulkan kelelahan dan syok.Syok yang tidak tertanggulangi dengan baik dapat menyebabkan kematian ibu.Sedangkan pada janin bisa menyebabkan aspexia.Aspexia yang tidak tertanggulangi dapat menyebabkan kematian janin. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan posisi ibu bersalin dengan lama persalinan kala I fase aktif di RSUD Bangkinang Kabupaten Kampar.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian Analitik observasional menggunakan rancangan penelitian Cross Sectional.Peneliti menggunakan dua kelompok yaitu rancangan yang digunakan untuk mengukur hubungan posisi ibu bersalin fase aktif dengan posisi berdiri dan posisi ibu bersalin berbaring miring.Penelitian dilaksanakan di RSUD Bangkinang pada tanggal 1 juni sampai 15 juli 2020. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu bersalin pada bulan Juni sampai juli 2020 di RSUD Bangkinang dengan jumlah sampel sebanyak 32 responden (15 responden posisi berdiri dan 17 responden dengan posisi berbaring miring). Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan purposive sampling. Analisa data dilakukan dengan komputerisasi, dengan analisa data univariat dan bivariat dengan uji Fisher's Exact Test, Hasil penelitian diperoleh responden yang mengalami fase aktif normal sebanyak (78,1) serta ada hubungan antara posisi ibu dengan lama kala I fase aktif di RSUD Bangkinang kabupaten Kampar (P=0,03). Saran agar semua pihak dapat menjadikan posisi bersalin berdiri dan posisi berbaring miring sebagai altrernatif pilihan untuk mempercepat kala I fase aktif.
HUBUNGAN USIA DAN PARITAS DENGAN KEJADIAN ABORTUS INKOMPLIT DI RSUD TENGKU RAFI’AN SIAK
Marisa Hartika Sari;
Fitri Apriyanti;
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Jurnal Doppler Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abortus inkomplit adalah terjadinya perdarahan pervaginam yang diikuti keluarnya janin tanpa plasenta jika tidak tertangani dengan baik dapat menyebabkan perdarahan hebat hingga mengakibatkan kematian pada ibu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan usia dan paritas ibu hamil dengan kejadian abortus Inkomplit di RSUD Tengku Rafi’an Siak Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain analitik, menggunakan pendekatan case control yang dikenal dengan penelitian retrospektif. Penelitian dilakukan pada tanggal 07 – 11 Juli 2020 dengan jumlah sampel kelompok kasus 70 data rekam medis ibu hamil dengan abortus inkomplit dan sampel kelompok kontrol 70 data rekam medis ibu hamil normal usia kehamilan ≤ 20 minggu diperoleh menggunakan teknik total sampling dan systematic random sampling.Teknik pengumpulan data menggunakan lembar checklist. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan analisa bivariat dengan uji Chi Square. Hasil penelitian didapatkan data rekam medis usia berisiko ibu hamil ≤ 20 minggu adalah 38 orang, data rekam medis usia tidak berisiko 102 orang, data rekam medis paritas berisiko ibu hamil ≤ 20 minggu adalah 60 orang, data rekam medis usia tidak berisiko 80 orang, data rekam medis ibu hamil dengan abortus inkomplit adalah 70 orang dan data rekam medis hamil normal 70 orang. didapatkan ada hubungan usia dengan kejadian abortus inkomplit dengan nilai p=0,037 dan didapatkan tidak ada hubungan paritas dengan kejadian abortus inkomplit dengan nilai p=0,124. Disarankan kepada petugas medis untuk dapat meningkatkan pelayanan yang berkualitas dan melakukan supervisi dalam mendeteksi abortus inkomplit.
HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI, KETERSEDIAAN PANGAN DAN ASUPAN MAKAN DENGAN KEJADIAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS PADA IBU HAMIL
Ibti Aulia;
Besti Verawati;
Dhini Anggraini Dhilon;
Nopri Yanto
Jurnal Doppler Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar belakang: KEK pada ibu hamil adalah kondisi dimana ibu menderita kekurangan asupan energi ditandai dengan ukuran LiLA < 23.5cm. KEK pada ibu hamil merupakan salah satu masalah gizi yang dapat disebabkan oleh pengetahuan gizi ibu, ketersediaan pangan dan asupan makan ibu. Tujuan: penelitian untuk menganalisis hubungan pengetahuan gizi, ketersediaan pangan dan asupan makan dengan kejadian KEK pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Tapung II. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Populasi yaitu 208 responden. Penelitian dilakukan tanggal 11-23 Juli 2019, jumlah sampel 44 responden menggunakan teknik Purposive Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, Food Recall 2x24 jam, pengukuran LiLA. Hasil: analisa uji Chi Square yaitu menunjukkan terdapat hubungan signifikan (p=0.000) pengetahuan gizi dengan kejadian KEK, terdapat hubungan signifikan (p=0.002) antara ketersediaan pangan dengan kejadian KEK, terdapat hubungan signifikan (p=0.000) antara asupan energi dengan kejadian KEK, tidak terdapat hubungan signifikan (p=0.542) antara asupan protein dengan kejadian KEK, terdapat hubungan signifikan (p=0.000) antara asupan lemak dengan kejadian KEK, terdapat hubungan signifikan (p=0.027) antara asupan karbohidrat dengan kejadian KEK. Kesimpulan: Ada hubungan pengetahuan gizi, ketersediaan pangan, asupan energi, asupan lemak, asupan KH dengan kejadian KEK pada ibu hamil, dan tidak ada hubungan asupan protein dengan kejadian KEK pada ibu hamil.
PENGARUH PEMBERIAN JUS BAYAM HIJAU TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN IBU HAMIL DI PMB ROSMIDAH WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUOK
Dhini Anggraini Dhilon;
Duma Sari Lubis;
Ella Arsita
Jurnal Doppler Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Anemia adalah suatu keadaan kekurangan jumlah sel darah merah atau hemoglobin kurang dari 11 gr/dl. Menurut data Riskesdas diperkirakan 48,9% ibu hamil di Indonesia mengalami anemia. Dampak anemia pada ibu hamil sangat besar terhadap kesehatan kesejahteraan ibu maupun janin. Tujuan penelitian ini adalah untk mengetahui pengaruh pemberian jus bayam hijau terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil di PMB Rosmidah Wilayah Kerja Puskesmas Kuok. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan desain one group pretest and posttest. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang menderita anemia ringan dan sedang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental. Data dianalisis menggunakan uji wilcoxon test . Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil yang mengonsumsi jus bayam hijau. Selisih mean sebelum dan setelah diberi jus bayam hijau adalah 3,24. Berdasarkan uji Wilcoxon test didapatkan bahwa ada pengaruh signifikan antara pemberian jus bayam hijau terhadap kadar hemoglobin ibu hamil. Hal ini dibuktikan dengan p = 0,000 < 0,05. Disarankan ibu hamil agar dapat mengkonsumsi jus bayam hijau secara teratur maupun makanan tinggi Fe lainnya, kepada tenaga kesehatan diharapkan lebih meningkatkan kegiatan konseling pada ibu hamil saat pemeriksaan kehamilan ataupun pada kegiatan kelas antenatal
ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PELAKSANAAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT TEST UNTUK DETEKSI DINI KANKER SERVIKS
Septa Dwi Insani;
Siti Marlina
Jurnal Doppler Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
IVA Test adalah pemeriksaan skrining kanker serviks dengan cara inspeksi visual pada serviks dengan aplikasi asam asetat. Dengan metode inspeksi visual yang lebih mudah, lebih sederhana, lebih mampu dilaksanakan, maka skrining dapat dilakukan dengan cakupan lebih luas, diharapkan temuan kanker serviks dini akan bisa lebih banyak. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Implementasi Kebijakan Pelaksanaan IVA Test untuk Deteksi Dini Kanker Serviks. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Batu Anam Kabupaten Simalungun pada bulan Februari-April 2018. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif ekploratif dengan pendekatan studi kasus. Informan untuk metode kualitatif berjumlah 10 informan. Hasil penelitian ini diketahui bahwa Komunikasi tentang pelaksanaan program IVA test di Puskesmas Batu Anam Kabupaten Simalungun berjalan dengan baik dimana pelaksanaan sosialisasi yang berkelanjutan masih diterapkan di setiap kegiatan-kegiatan atau pertemuan-pertemuan formal maupun nonformal. Sumber daya tenaga pelaksana kegiatan program IVA test sudah cukup baik, keseluruhan tenaga medis yang terlibat dalam pelaksanaan IVA test dinilai baik dan sepakat berkomitmen untuk melaksanakan program IVA test dengan baik-baiknya. Struktur organisasi dan birokrasi intern puskesmas sudah baik, tetapi birokrasi ke Dinas Kesehatan perlu dibina untuk kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan program IVA test. Diharapkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun agar mendukung dan mengalokasikan anggaran dana untuk program IVA test.
HUBUNGAN ANEMIA IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI UPTD PUSKESMAS KAMPAR TAHUN 2018
Milda Hastuty
Jurnal Doppler Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Secara global, sekitar 1 (satu) dari 4 (empat) atau sekitar 26% anak di bawah 5 tahun mengalami stunting. Di provinsi Riau angka kejadian stunting juga mengalami penurunan menjadi 27%. Pada wilayah kerja Puskesmas Kampar terdapat 2 lokus stunting yaitu desa Ranah Singkuang dan Pulau Jambu. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan anemia ibu hamil dengan kejadian stunting pada balita di UPTD Puskesmas Kampar tahun 2018. Jenis penelitian yang digunakan yaitu analitik kuantitatif dengan pendekatan case control menggunak data sekunder. Populasinya seluruh balita yang mengalami stunting. Sampel kasus diambil menggunakan teknik total sampling dan sampel kontrol menggunakan teknik systematic random sampling dengan jumlah 53 responden kasus dan 53 responden kontrol. Analisa data penelitian ini adalah univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini yaitu variabel anemia dengan nilai P-value = 0,017. Berdasarkan hasil penelitian bahwa anemia ibu hamil memiliki hubungan dengan kejadian stunting pada balita. Diharapkan kepada petugas kesehatan Puskesmas Kampar lebih mengoptimalkan sosialisasi terhadap ibu hamil dan balita agar bisa mencegah anemia dan stunting serta bekerjasama dengan keluarga, Katoma dan Katoga yang ada di Desa tersebut.