cover
Contact Name
Dhini Anggraini Dhilon
Contact Email
jurnaldoppler@gmail.com
Phone
+6281365593206
Journal Mail Official
jurnaldoppler@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang - Kampar
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Doppler
ISSN : -     EISSN : 25803123     DOI : -
Core Subject : Health,
urnal Doppler is a journal on midwifery. This journal is managed by midwifery program and supervised by Lembaga Penelitian Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Jurnal Doppler (JD) is registered with eISSN : 2580-3123. JD is published twice a year. The journal publishes articles about midwifery care, evidence based in midwifery and all about issue that related to midwifery. JD follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription. Manuscript should be prepared according to the following author guidelines template.
Articles 148 Documents
GAMBARAN KUNJUNGAN ANTENANATAL CARE (ANC) PADA MASA COVID-19 DI WILAYAH KERJA UPT BLUD PUSKESMAS RUMBIO Syukrianti Syahda; Nislawaty Nislawaty
Jurnal Doppler Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cakupan pelayanan kesehatan ibu hamil K4 di Indonesia dari tahun 2006 sampai tahun 2019 mengalami peningkatan yaitu 80% menjadi 88,54, sementara itu di Kabupaten Kampar pencapaian K1 dan K4 pada tahun 2020 masih dibawah target Standar Pelayanan Minimal (SPM). Dari 31 Puskesmas yang ada di Kabupaten Kampar tercatat Puskesmas Rumbio merupakan wilayah kerja dengan pencapaian K4 dibawah target SPM yaitu 73,1%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kunjungan Antenatal Care (ANC) pada masa Covid-19 di Wilayah Kerja UPT BLUD Puskesmas Rumbio. Penelitian ini bersifat kuantitatif deskriptif dengan jenis desain studi penampang deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang ada pada bulan Januari s/d Juni tahun 2021 sebanyak 201 orang dengan jumlah sampel 134 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Hasil penelitian yang didapatkan adalah sebagian besar kunjungan ANC responden tidak teratur yaitu 78 orang (58,2 %). Dari karakteristik responden sebagian besar responden yang teratur melakukan kunjungan ANC berada pada kategori umur tidak berisiko (20-35 tahun) yaitu 51 orang (46,4%), kategori primipara 36 orang (65,5%), kategori pendidikan tinggi 48 orang (42,1%) dan kategori tidak bekerja 54 orang (41,9%). sebagian besar responden yang teratur melakukan kunjungan ANC berada pada kategori pengetahuan tinggi yaitu 35 orang (57,4 %) dan sebagian besar responden yang teratur melakukan kunjungan ANC berada pada kategori suami mendukung yaitu 32 orang (60,4 %). Diharapkan responden perlu lebih aktif dalam mencari informasi dengan cara mengikuti penyuluhan yang di lakukan puskesmas mengenai manfaat dan pentingnya melakukan kunjungan antenatal care.  
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERAWATAN PAYUDARA PADA IBU NIFAS DI DESA LUBUK BATANG BARU WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS LUBUK BATANG KABUPATEN OGAN KOMERING ULU TAHUN 2021 Titik Sugiarti; Satra Yunola; Syarifah Ismed
Jurnal Doppler Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawatan payudara pada masa nifas merupakan perawatan yang dilakukan untuk mempersiapkan payudara agar dalam kondisi baik saat menyusui bayinya, meliputi perawatan kebersihan payudara baik sebelum maupun sesudah menyusui. Tujuannya yaitu diketahuinya hubungan pengetahuan, pendidikan dan paritas secara simultan dengan Perawatan Payudara Pada Ibu Nifas di Desa Lubuk Batang Baru Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Lubuk Batang Kabupaten Ogan Komering Ulu Tahun 2021. Desain penelitian ini menggunakan metode Survey Analitik dengan desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh sasaran ibu nifas di Desa Lubuk Batang Baru Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Lubuk Batang Kabupaten Ogan Komering Ulu periode januari – juli 2021 berjumlah 53 orang. Sampel penelitian ini berjumlah 48 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan cheklist pada bulan Juli sampai dengan Agustus 2021, dengan teknik accidental Sampling menggunakan menggunakan uji chi square. Dari hasil analisis diketahui ada hubungan pengetahuan secara parsial dengan perawatan payudara pada ibu nifas dengan p value = 0,016, ada hubungan Ada hubungan pendidikan secara parsial dengan perawatan payudara pada ibu nifas dengan p value = 0,032, ada hubungan paritas secara parsial dengan perawatan payudara pada ibu nifas dengan p value = 0,027. Disarankan agar Puskesmas Lubuk Batang dapat meningkatkan pelayanan kebidanan yang diberikan kepada ibu hamil, nifas, menyusui serta pendidikan kesehatan ibu nifas harus ditingkatkan lagi khususnya mengenai perawatan payudara.
HUBUNGAN LINGKUNGAN RUMAH DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA Syafriani Syafriani; Afiah Afiah; Nia Aprilla
Jurnal Doppler Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diarrhea is one of the main public health problems in Indonesia which is one of the second largest causes of death in infants and children. In Indonesia, around 162 thousand toddlers and children die every year or about 460 toddlers and children per day. Outbreaks of diarrhea often hit the people of Indonesia, because Indonesia is an endemic area of diarrhea caused by climate change and poor environmental health. The purpose of this study was to determine the relationship between the home environment and the incidence of diarrhea in children under five. The research design used a cross-sectional research design with a sample of 60 houses whose mothers could be used as respondents. The results of the study on 60 mothers concluded that there were 32 houses in an unhealthy environment (53.3%), a healthy environment in 28 houses (46.7%). For the incidence of diarrhea as many as 20 people (33.3%) and who did not experience diarrhea as many as 40 people (66.7%). Chi Square statistical test to see the relationship between the environment and the incidence of diarrhea proved statistically significant with p value = 0.001. Families are expected to actively seek information from the nearest health service and various media as well as the need for high awareness in preventing diarrheal disease.
HUBUNGAN SIKAP IBU HAMIL DAN PERAN PETUGAS KESEHATAN DENGAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (ANC) PADA MASA COVID-19 DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS RUMBIO TAHUN 2021 Nislawaty nislawaty; Syukrianti Syahda
Jurnal Doppler Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemenkes RI tahun 2019 mencatat Provinsi Riau memiliki angka cakupan Antenatal Care (ANC) sebesar 87,2%, dimana menduduki urutan ke 14 terendah angka cakupan ANC. Menurut data Dinas Kabupaten Kampar pencapaian K1 dan K4 pada tahun 2020 masih dibawah target Standar Pelayanan Minimal (SPM) dengan angka cakupan 100%. 31 Puskesmas di Kabupaten Kampar tercatat Puskesmas Rumbio Jaya merupakan wilayah kerja dengan pencapaian K4 dibawah target SPM yaitu 73,1%. Rendahnya cakupan K4 di wilayah kerja Puskesmas Rumbio Jaya ini terkait dengan terjadinya virus Covid 19 yang terjadi saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk melihat Hubungan Sikap Ibu Hamil dan Peran Petugas Kesehatan Dengan Kunjungan ANC Pada Masa Covid-19 di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Rumbio Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Rumbio Jaya yang pada bulan Juni berjumlah 201 orang dengan sampel  134 orang yang diambil secara simple random sampling. Analisis data menggunakan chi Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan sikap ibu hamil dengan pelaksanaan kunjungan ANC di wilayah kerja Puskesmas Rumbio Jaya dengan p value 0,002 (α < 0,05) dan adanya hubungan peran petugas kesehatan dengan pelaksanaan kunjungan ANC di wilayah kerja Puskesmas Rumbio Jaya p value 0,001 (α < 0,05). Diharapkan responden senantiasa melaksanakan kunjungan kehamilan, agar kehamilan dapat berlangsung sehat dan aman. Karena deteksi dini komplikasi harus dilakukan secara dini dengan melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin.
PENGARUH PERAWATAN TALIPUSAT METODE TOPIKAL KUNYIT TERHADAP WAKTU PELEPASAN TALI PUSAT BBL Elvi Era Liesmayani; Nadiah Husnul Khotimah; Novy Ramini Harahap
Jurnal Doppler Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeski tali pusat merupakan salah satu penyebab mortalitas dan morbiditas pada bayi di Indonesia. Perawatan tali pusat dilakukan untuk mencegah infeksi tali pusat dan mempercepat pelepasan tali pusat. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perawatan tali pusat menggunakan metode topikal kunyit terhadap waktu pelepasan tali pusat. Design penelitian yang digunakan adalah True Experiment dengan pendekatan Posttest Only With Control Group Design. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 14 responden yang dibagi dalam 2 kelompok yaitu kelompok perawatan tali pusat menggunakan topikal kunyit dan kassa steril. Data penelitian dianalisis menggunakan Uji Mann-Whitney. Hasil Analisa bivariat didapatkan ada pengaruh perawatan tali pusat menggunakan metode topikal kunyit terhadap waktu pelepasan tali pusat, dengan hasil uji Mann-Whitney yang menunjuukan nilai Exact Sig. 0.001. Nilai ini lebih kecil dibandingkan dengan nilai α = 0.05, sehingga dapat disimpulkan bahwa 0.001 < 0.05 maka Ho ditolak. Kesimpulan : ada pengaruh yang signifikan antara perawatan tali pusat menggunakan metode topikal kunyit terhadap waktu pelepasan tali pusat.
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN USIA MENARCHE PADA REMAJA PUTRI DI KECAMATAN TIGO NAGARI KABUPATEN PASAMAN Lita Angelina Saputri; Lisa Rahmawati; Yulfa Henim Rumita
Jurnal Doppler Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

On the last decades, age at menarche has significantly decreased with average 8-9 days each year. This condition may effect on health status such as breast cancer, ovarium cancer, cardiovaskuler disease and tipe 2 diabetes mellitus. The objective of this study was to determine the relationship between BMI with age at menarche. This was an observational analitycal study with  cross sectional design. The study was conducted on August 2019 – April 2020 in elementry and junior high school in Tigo Nagari, Pasaman West Sumatera. The population was all girls aged 9-15 years with maximum first menstrual period less than four month ago. The sample of this study was chosen with quota sampling about 96 respondents. Data were analyzed by unvariate and bivariate using chi square test with computerization. The result showed about 29,9% respondents with abnormal BMI and 45,8%. respondents with abnormal age at menarche. There was a relationship between BMI with age at menarche with p value = 0,035 (p<0,05). It is expected to the health workers and the school can provide counseling and education about the importance of BMI monitoring in adolescence.
HUBUNGAN KONDISI PUTING, POSISI MENYUSUI DAN PERAWATAN PAYUDARA DENGAN KEJADIAN BENDUNGAN ASI PADA IBU POST PARTUM PRIMIPARA DI PMB WILAYAH KERJA PUSKESMAS PUNTI KAYU TAHUN 2021 Hadawiyah Hadawiyah; Satra Yunola; Helni Anggraini
Jurnal Doppler Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan : Bendungan ASI adalah keadaan di mana payudara terasan lebih penuh (tegang) dari nyeri sekitar hari ke 3 atau 4 sesudah melahirkan. Biasanya disebabkan oleh statis di vena dan pembuluh limfe, tanda bahwa ASI mulai banyak disekresi. Tujuan: Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara Kondisi Puting, Posisi Menyusui dan Perawatan Payudara dengan kejadian bendungan ASI di PMB wilayah kerja Puskesmas Punti Kayu Palembang Tahun 2021. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian desain crossectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 30 responden. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi-Square.
HUBUNGAN PENDIDIKAN, PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN STATUS GIZI BALITA DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS TANJUNG BARU BATURAJA TAHUN 2021 Nurjani Rasjid; Satra Yunola; Chairunna Chairunna
Jurnal Doppler Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara global terjadi peningkatan kejadian diare dan kematian akibat diare pada balita dari tahun 2015-2017. Pada tahun 2015, diare menyebabkan sekitar 688 juta orang sakit dan 499.000 kematian di seluruh dunia terjadi pada anak-anak dibawah 5 tahun. Tujuan penlitian ini adalah untuk diketahuinya hubungan pendidikan, pemberian ASI eksklusif dan status gizi balita dengan kejadian diare pada balita di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tanjung Baru Baturaja tahun 2021. Desain penelitian menggunakan metode Survey Analitik dengan desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki Balita januari - juli 2021 di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tanjung Baru Baturaja yang berjumlah 814 orang. Sampel penelitin ini berjumlah 89 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan cheklist dengan teknik sistem acak (Random Sampling) dengan cara Sistematic Random Sampling menggunakan uji chi square. Dari hasil analisis diketahui ada hubungan pendidikan dengan kejadian diare pada balita di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tanjung Baru Baturaja tahun 2021 dengan p value = 0,015. Ada hubungan pemberian asi eksklusif dengan kejadian diare pada balita di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tanjung Baru Baturaja tahun 2021 p value = 0,019. Ada hubungan status gizi balita secara parsial dengan kejadian diare pada balita di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tanjung Baru Baturaja tahun 2021 p value = 0,000. Disarankan bagi pihak UPTD Puskesmas Tanjung Baru dapat memberikan penyuluhan kepada masyarakat khususnya mengenai diare.
PENGARUH JUS PEPAYA (CARICA PAPAYA L.) TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANGKINANG Sukma Julita; Amir Luthfi; Erlinawati Erlinawati
Jurnal Doppler Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan : ASI dalam jumlah yang cukup merupakan makanan terbaik bagi bayi dan dapat memenuhi kebutuhan gizi bayi selama 6 bulan pertama. Salah satu faktor penyebab rendahnya angka pemberian ASI eksklusif dikarenakan ASI yang sulit keluar di minggu pertama setelah melahirkan. Buah pepaya merupakan jenis tanaman yang mengandung laktagogum memiliki potensi dalam menstimulasi hormon oksitoksin dan prolaktin dalam meningkatkan dan memperlancar produksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus pepaya terhadap produksi ASI pada ibu nifas di Wilayah Kerja UPT BLUD Puskesmas Bangkinang. Metode : Jenis penelitian ini adalah eksperimen, design penelitian ini menggunakan quasi experimen dengan rancangan one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas hari ke 2-7 di Wilayah Kerja UPT BLUD Puskesmas Bangkinang tahun 2021 dengan jumlah sampel adalah 21 orang, adapun teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil : Rerata produksi ASI sebelum diberikan jus pepaya 75,57 ml/hari, sedangkan rerata produksi ASI setelah diberikan jus pepaya 110,71 ml/hari. Simpulan : Setelah dilakukan uji t dependen didapatkan nilai p value 0,000 (< 0,05) artinya ada pengaruh pemberian jus pepaya terhadap produksi ASI pada ibu nifas di Wilayah Kerja UPT BLUD Puskesmas Bangkinang. Diharapkan pada responden untuk dapat meningkatkan produksi ASI ibu nifas dengan melakukan pijatan payudara dan mengkonsumsi tanaman herbal seperti buah pepaya untuk meningkatkan produksi ASI.
GAMBARAN KECEMASAN DALAM MENGHADAPI PERSALINAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH KERJA UPT BLUD PUSKESMAS TAMBANG TAHUN 2021 Endang Mayasari Mayasari
Jurnal Doppler Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia terdapat 373.000 orang ibu hamil, dan yang mengalami kecemasan dalam menghadapi persalinan sebanyak 107.000 (28,7%) orang ibu hamil. Survey pendahuluan yang dilakukan penulis pada 5 orang ibu hamil trimester III di Desa Kualu pada tanggal 10 juni 2021. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester III di Desa Kualu dan Desa Tarai Bangun wilayah kerja UPT BLUD Puskesmas Tambang yang berjumlah 70 orang. Adapun jumlah sampel pada penelitian ini adalah 70  ibu hamil trimester III di Desa Kualu dan Desa Tarai Bangun Wilayah Kerja UPT BLUD Puskesmas Tambang. Dari hasil penelitian yang dilakukan terhadap 70 responden, diperoleh data tentang karakteristik responden. bahwa dari 70 responden sebanyak 25 orang    ( 33%) memiliki paritas Primipara, 36 orang ( 54%) adalah Multigravida dan 9 orang  ( 13%) adalah grandemultigravida. Pada karekteristik Usia, sebanyak 8 orang  ( 11%) yang berusia < 20 Tahun, 48 orang ( 67%) yang berusia 20-35 tahun, 14 orang ( 22 %)  yang berusia > 35 tahun. Responden yang bekerja sebanyak 38 orang ( 54%) dan tidak bekerja sebanyak 32 orang ( 46 % ). Responden pendidikan tinggi sebanyak 47 orang ( 67% ) dan sebanyak 23 orang ( 33%) berpendidikan rendah. Pada tabel kecemasan sebanyak 43 orang ibu hamil         ( 61%) mengalami cemas menghadapi persalinan dan 27 orang ( 27%) tidak mengalami cemas.

Page 11 of 15 | Total Record : 148