cover
Contact Name
Dhini Anggraini Dhilon
Contact Email
jurnaldoppler@gmail.com
Phone
+6281365593206
Journal Mail Official
jurnaldoppler@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang - Kampar
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Doppler
ISSN : -     EISSN : 25803123     DOI : -
Core Subject : Health,
urnal Doppler is a journal on midwifery. This journal is managed by midwifery program and supervised by Lembaga Penelitian Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Jurnal Doppler (JD) is registered with eISSN : 2580-3123. JD is published twice a year. The journal publishes articles about midwifery care, evidence based in midwifery and all about issue that related to midwifery. JD follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription. Manuscript should be prepared according to the following author guidelines template.
Articles 148 Documents
PENGARUH PENDIDIKAN GIZI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN GIZI IBU HAMIL ANEMIA DI PUSKESMAS SIDOMULYO RAWAT INAP KOTA PEKANBARU besti verawati; Nopri Yanto; Annisa Wulandarri
Jurnal Doppler Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Knowledge of nutrition and iron deficiency are factors that cause anemia in pregnant women. The prevalence of anemia in pregnant women is always increasing every year. Some efforts that can be made to increase hemoglobin levels are providing nutrition education. The aim of the study was to analyze the effect of nutrition education n the increase in hemoglobin levels of anemic pregnant women at Sidomulyo Public Health Center. This type of research is quantitative with a quasi-experimental method with a pretest-posttest design with a control group. The study was conducted June 2020 with a total sample of 30 anemia pregnant women. The data collection techniques used to measure the knowledge of pregnant women were questionnaires, hemoglobin levels using the easytouch. The analysis used was univariate and bivariate with paired sample T-Test and Independent T-Test. The results showed that the average hemoglobin level in the control group before the intervention was 10.2 gr / dl, after the intervention was 10.6 g / dl and the treatment group before the intervention was 10.5 gr / dl and 11.4 gr / dl after the intervention. The results of the paired sample T-test in the control group and the treatment group (0.000), means that there is a significant difference in hemoglobin levels before and after the intervention. The results of the independent sample T-test between groups (0.000), means that there is a significant difference in hemoglobin levels between the control and treatment groups. The conclusion is that there is an effect of nutrition education on hemoglobin levels of anemic pregnant women.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN TINGKAT KEPATUHAN BIDAN DALAM PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUOK DAN KAMPAR TAHUN 2020 Dhini Anggraini Dhilon; Duma Sari Lubis
Jurnal Doppler Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Coronavirus (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV2). Penyakit ini ditularkan melalui manusia ke manusia dimana sebagian besar orang yang terinfeksi COVID 19 akan mengalami penyakit pernapasan, ringan hingga sedang dan sembuh tanpa memerlukan perawatan khusus. Bagi penderita gangguan pernafasan berat memerlukan penanganan intensif di rumah sakit rujukan Covid-19. Individu yang paling beresiko terinfeksi adalah mereka yang mengalami kontak erat dengan pasien COVID 19, seperti bidan yang menjalankan Praktik Mandiri. Bidan waib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai dengan rekomendasi Kemenkes. Jenis penelitian ini adalah Analitik dengan rancangan Cross Sectional.Sampel penelitian ini adalah bidan yang ada di wilayah kerja Puskesmas Kuok dan Kampar yang memenuhi kritei inklusi dan eksklusi. Alat pengumpul data berupa kuesioner dan lembar observasi. Uji statistic yang digunakan adalah Chi square. Hasil penelitian ini terdapat hubungan pengetahuan dengan tingkat kepatuhan bidan dalam penggunaan APD dengan nilai P Value 0.015. Diharapkan kepada tenaga kesehatan untuk selalu mengupgrade pengetahuan khususnya terkait penggunan APD sehingga semakin tinggi pengetahuan maka akan diikuti oleh meningkatnya kepatuhan.
HUBUNGAN POSISI IBU BERSALIN DENGAN LAMA PERSALINAN KALA I FASE AKTIF DI RSUD BANGKINANG KABUPATEN KAMPAR Siti Fatimah; Fitri Apriyanti; Syafriani Syafriani
Jurnal Doppler Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka Kematian Ibu di Indonesia tahun 2018 yaitu 305 per 100.000 kelahiran hidup, di Provinsi Riau pada tahun 2018 AKI sebanyak 109 per 100.000 kelahiran hidup sedangkan di Kabupaten Kampar tahun 2018 sebanyak 64 AKI per 100.000 kelahiran hidup.Jika persalinan kala I fase aktif terlalu lama akan berdampak negatif pada ibu maupun janin. Pada ibu persalinan lama bisa menimbulkan kelelahan dan syok.Syok yang tidak tertanggulangi dengan baik dapat menyebabkan kematian ibu.Sedangkan pada janin bisa menyebabkan aspexia.Aspexia yang tidak tertanggulangi dapat menyebabkan kematian janin. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan posisi ibu bersalin dengan lama persalinan kala I fase aktif di RSUD Bangkinang Kabupaten Kampar.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian Analitik observasional menggunakan rancangan penelitian Cross Sectional.Peneliti menggunakan dua kelompok yaitu rancangan yang digunakan untuk mengukur hubungan posisi ibu bersalin fase aktif dengan posisi berdiri dan posisi ibu bersalin berbaring miring.Penelitian dilaksanakan di RSUD Bangkinang pada tanggal 1 juni sampai 15 juli 2020. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu bersalin pada bulan Juni sampai juli 2020 di RSUD Bangkinang dengan jumlah sampel sebanyak 32 responden (15 responden posisi berdiri dan 17 responden dengan posisi berbaring miring). Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan purposive sampling. Analisa data dilakukan dengan komputerisasi, dengan analisa data univariat dan bivariat dengan uji Fisher's Exact Test, Hasil penelitian diperoleh responden yang mengalami fase aktif normal sebanyak (78,1) serta ada hubungan antara posisi ibu dengan lama kala I fase aktif di RSUD Bangkinang kabupaten Kampar (P=0,03). Saran agar semua pihak dapat menjadikan posisi bersalin berdiri dan posisi berbaring miring sebagai altrernatif pilihan untuk mempercepat kala I fase aktif.
HUBUNGAN USIA DAN PARITAS DENGAN KEJADIAN ABORTUS INKOMPLIT DI RSUD TENGKU RAFI’AN SIAK Marisa Hartika Sari; Fitri Apriyanti; Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Jurnal Doppler Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abortus inkomplit adalah terjadinya perdarahan pervaginam yang diikuti keluarnya janin tanpa plasenta jika tidak tertangani dengan baik dapat menyebabkan perdarahan hebat hingga mengakibatkan kematian pada ibu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan usia dan paritas ibu hamil dengan kejadian abortus Inkomplit di RSUD Tengku Rafi’an Siak Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain analitik, menggunakan pendekatan case control yang dikenal dengan penelitian retrospektif. Penelitian dilakukan pada tanggal 07 – 11 Juli 2020 dengan jumlah sampel kelompok kasus 70 data rekam medis ibu hamil dengan abortus inkomplit dan sampel kelompok kontrol 70 data rekam medis ibu hamil normal usia kehamilan ≤ 20 minggu diperoleh menggunakan teknik total sampling dan systematic random sampling.Teknik pengumpulan data menggunakan lembar checklist. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan analisa bivariat dengan uji Chi Square. Hasil penelitian didapatkan data rekam medis usia berisiko ibu hamil ≤ 20 minggu adalah 38 orang, data rekam medis usia tidak berisiko 102 orang, data rekam medis paritas berisiko ibu hamil ≤ 20 minggu adalah 60 orang, data rekam medis usia tidak berisiko 80 orang, data rekam medis ibu hamil dengan abortus inkomplit adalah 70 orang dan data rekam medis hamil normal 70 orang. didapatkan ada hubungan usia dengan kejadian abortus inkomplit dengan nilai p=0,037 dan didapatkan tidak ada hubungan paritas dengan kejadian abortus inkomplit dengan nilai p=0,124. Disarankan kepada petugas medis untuk dapat meningkatkan pelayanan yang berkualitas dan melakukan supervisi dalam mendeteksi abortus inkomplit.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG MAKANAN PENDAMPING AIR SUSU IBU (MP-ASI) DENGAN MOTIVASI MEMBERIKAN MP-ASI TEPAT WAKTU Liza Wati; Nur Afrinis Afrinis; Erlinawati Erlinawati
Jurnal Doppler Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Complementary feeding of breastmilk to infants less than 6 months of age has an impact on digestive disorders, allergies, and growth disorders. Mother's knowledge about complementary foods affects the timing of complementary feeding. This study aims to determine the relationship between maternal knowledge and motivation to provide MP-ASI on time in Rimba Melintang Village, Rokan Hilir Regency in 2020. This type of research is quantitative with a cross sectional approach. The population of this research were 95 mothers who have infants 0-6 months in Rimba Melintang Village with total sampling technique. The study was conducted in October - November 2020. The data collection technique used a questionnaire. The data analysis used was univariate and bivariate analysis with the chi-square test. The results showed that respondents' insufficient knowledge of complementary foods (62.1%) and respondents were not motivated to provide complementary breastfeeding on time (60%). There was a relationship between maternal knowledge and motivation to provide complementary breastfeeding on time with a value of p = 0.028. The conclusion was the lack of motivation of mothers in providing complementary breastfeeding on time because of low parental knowledge. It was recommended that health workers be more active in providing education about complementary foods and the importance of exclusive breastfeeding for infants.
PERBEDAAN EFEKTIVITAS PEMBERIAN TABLET FE DAN VITAMIN C DENGAN TABLET FE DAN JUS BUAH JAMBU BIJI TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL TRIMESTER II Mutiara Dwi Yanti; Dewi Tiansa Barus; Nurul Aini Siagian; Andayani Boang Manalu; G.F Gustina Siregar; Siti Nurul Faddilah
Jurnal Doppler Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Iron deficiency anemia is anemia caused by lack of iron in the food, impaired absorption, loss of iron that comes out of the body causing bleeding. The need for iron increases in pregnancy, especially in the last trimester. If the entry of iron does not increase, it is easy to develop iron deficiency anemia, especially in amused pregnancy. This study was to determine the differences in the effectiveness of Giving Fe Tablets and Vitamin C with Fe Tablets and Guava Fruit Juice on Increasing Hemoglobin Levels in Second Trimester Pregnant Women at Elpida Clinic District. Tanjung Tiram Regency. Coal in 2020. This type of research is a Quasy Experiment with a Two Group Pretest-Posttest research design, using the Purposive Sampling technique with the Federer formula with a sample size of 16 pregnant women. In this study, there was an increase in hemoglobin levels that were different in the two groups that were given different treatments. Fe tablets and guava fruit juice can increase hemoglobin levels higher and faster (0.82%) sig = 0.003
HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI, KETERSEDIAAN PANGAN DAN ASUPAN MAKAN DENGAN KEJADIAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS PADA IBU HAMIL Ibti Aulia; Besti Verawati; Dhini Anggraini Dhilon; Nopri Yanto
Jurnal Doppler Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: KEK pada ibu hamil adalah kondisi dimana ibu menderita kekurangan asupan energi ditandai dengan ukuran LiLA < 23.5cm. KEK pada ibu hamil merupakan salah satu masalah gizi yang dapat disebabkan oleh pengetahuan gizi ibu, ketersediaan pangan dan asupan makan ibu. Tujuan: penelitian untuk menganalisis hubungan pengetahuan gizi, ketersediaan pangan dan asupan makan dengan kejadian KEK pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Tapung II. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Populasi yaitu 208 responden. Penelitian dilakukan tanggal 11-23 Juli 2019, jumlah sampel 44 responden menggunakan teknik Purposive Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, Food Recall 2x24 jam, pengukuran LiLA. Hasil: analisa uji Chi Square yaitu menunjukkan terdapat hubungan signifikan (p=0.000) pengetahuan gizi dengan kejadian KEK, terdapat hubungan signifikan (p=0.002) antara ketersediaan pangan dengan kejadian KEK, terdapat hubungan signifikan (p=0.000) antara asupan energi dengan kejadian KEK, tidak terdapat hubungan signifikan (p=0.542) antara asupan protein dengan kejadian KEK, terdapat hubungan signifikan (p=0.000) antara asupan lemak dengan kejadian KEK, terdapat hubungan signifikan (p=0.027) antara asupan karbohidrat dengan kejadian KEK. Kesimpulan: Ada hubungan pengetahuan gizi, ketersediaan pangan, asupan energi, asupan lemak, asupan KH dengan kejadian KEK pada ibu hamil, dan tidak ada hubungan asupan protein dengan kejadian KEK pada ibu hamil.
PENYEBAB RENDAHNYA CAKUPAN ASI EKSKLUSIF DI KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU: PENELITIAN KUALITATIF Nila Kusumawati Elison; Dhini Anggraini Dhilon; Milda Hastuty; Winda Sari Wahyuni
Jurnal Doppler Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Riau masih berada pada posisi dua terbawah dalam hal cakupan pemberian ASI eksklusif pada bayi berusia nol sampai dengan enam bulan, yaitu hanya 35,01%. Dari 12 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Riau, Kabupaten Kampar termasuk salah satu yang terendah, yaitu 28,18%. Dari 21 Kecamatan di Kabupaten Kampar, Puskesmas Kuok menempati posisi kelima terendah dengan cakupan ASI eksklusif sebesar 16,8%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab ibu tidak memberikan ASI eksklusif. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan rancangan deskriptif eksploratif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh stakeholders yang terlibat pada ibu yang tidak memberikan ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Kuok. Sampel dalam penelitian ini adalah 10 orang ibu, 2 orang suami responden, 5 orang ibu responden dan2 orang kakak responden. Hasil dari penelitian ini adalah ASI yang tidak keluar dan kondisi bayi. Diharapkan agar ibu dapat menjaga kesehatan, dan mengikuti penyuluhan pada saat hamil tentang ASI eksklusif agar lebih tahu lagi cara mengatasi kenapa ASI tidak keluar.
Hubungan Promosi Susu Formula dengan Pemberian ASI Eksklusif Di Kabupaten Kampar Elvira Harmia
Jurnal Doppler Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pemberian Air Susu Ibu (ASI) sampai bayi berumur enam bulan merupakan salah satu upaya untuk mencegah kematian bayi. Pemberian ASI eksklusif tahun 2019 di Provinsi Riau sebesar 37,2% sedangkan di Kabupaten Kampar pemberian ASI eksklusif sebesar 36,3%. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pemberian susu formula dengan pemberian ASI eksklusif di Kabupaten Kampar tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain penelitian cross sectional. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Kampar pada tanggal 18 Agustus sampai 11 November 2020. Sampel penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki bayi berusia 6 sampai 11 bulan sebanyak 139 orang yang dipilih secara multistange random sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara promosi susu formula dengan pemberian ASI eksklusif dengan nilai p value =0,007. Diharapkan kepada penolong persalinan, baik bidan maupun dokter pemberian agar melakukan promosi ASI eksklusif dan tidak melakukan promosi susu formula dengan merk tertentu kepada Ibu yang mempunyai bayi usia 0-6 bulan. Kata kunci : Promosi susu formula, ASI eksklusif
PENGARUH PEMBERIAN JUS BAYAM HIJAU TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN IBU HAMIL DI PMB ROSMIDAH WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUOK Dhini Anggraini Dhilon; Duma Sari Lubis; Ella Arsita
Jurnal Doppler Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia adalah suatu keadaan kekurangan jumlah sel darah merah atau hemoglobin kurang dari 11 gr/dl. Menurut data Riskesdas diperkirakan 48,9% ibu hamil di Indonesia mengalami anemia. Dampak anemia pada ibu hamil sangat besar terhadap kesehatan kesejahteraan ibu maupun janin. Tujuan penelitian ini adalah untk mengetahui pengaruh pemberian jus bayam hijau terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil di PMB Rosmidah Wilayah Kerja Puskesmas Kuok. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan desain one group pretest and posttest. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang menderita anemia ringan dan sedang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental. Data dianalisis menggunakan uji wilcoxon test . Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil yang mengonsumsi jus bayam hijau. Selisih mean sebelum dan setelah diberi jus bayam hijau adalah 3,24. Berdasarkan uji Wilcoxon test didapatkan bahwa ada pengaruh signifikan antara pemberian jus bayam hijau terhadap kadar hemoglobin ibu hamil. Hal ini dibuktikan dengan p = 0,000 < 0,05. Disarankan ibu hamil agar dapat mengkonsumsi jus bayam hijau secara teratur maupun makanan tinggi Fe lainnya, kepada tenaga kesehatan diharapkan lebih meningkatkan kegiatan konseling pada ibu hamil saat pemeriksaan kehamilan ataupun pada kegiatan kelas antenatal

Page 7 of 15 | Total Record : 148