cover
Contact Name
Dewi Agustin
Contact Email
dewi.agusthine@gmail.com
Phone
+6281281338876
Journal Mail Official
dewi.agusthine@gmail.com
Editorial Address
AKBID Bhakti Husada Jl. Ki Hajar Dewantara No.14 Pilar Cikarang Bekasi 17530
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
ISSN : 2503264X     EISSN : 26570149     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Merupakan jurnal yang dibuat sebagai media publikasi ilmiah hasil penelitian yang telah dilakukan. penelitian yang dimaksud adalah penelitian dalam bidang kesehatan baik kebidanan, keperawatan, kesehatan masyarakat, pendidikan kesehatan dan profesi kesehatan.
Articles 106 Documents
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Partus Lama Pada Ibu Bersalin di RS Bhakti HUsada Cikarang Tahun 2020 Ikha Prastiwi; Marini Iskandar; Dewi Agustin; Bella Mustika Anggraini
JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA Vol 7 No 02 (2021): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : UP3M AKPER-AKBID BHAKTI HUSADA CIKARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37848/jurnal.v7i02.114

Abstract

Pendahuluan: Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat tahun 2015 tercatat bahwa partus lama sebesar (1,3%) merupakan penyebab kematian ibu, dan lainnya yaitu perdarahan (27,1%), hipertensi (26,3%), infeksi (4,8%), dan penyebab lainnya (40,4%). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian partus lama pada ibu bersalin di RS Bhakti Husada Cikarang tahun 2020. Metode: Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional, dengan populasi yang di teliti adalah seluruh ibu bersalin di RS Bhakti Husada Cikarang tahun 2020, berjumlah 865 ibu bersalin. sampel dalam penelitan ini adalah ibu bersalin yang mengalami partus lama maupun tidak berjumlah 273 orang, untuk menentukan sampel pada penelitian ini menggunakan rumus Slovin. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling yaitu cara pengambilan sampel yang berdasarkan tujuan penelitian. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian bahwa terdapat hubungan ketuban pecah dini dengan kejadian partus lama (p value = 0,001), terdapat hubungan umur dengan kejadian partus lama (p value = 0,024), dan terdapat hubungan paritas dengan kejadian partus lama (p value = 0,016).
Peran Perawat Dalam Pencegahan Risiko Jatuh Pasien Di Ruang Rawat Inap Rs Medistra Jakarta Tahun 2019 Chusnul Chotimah
JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA Vol 7 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : UP3M AKPER-AKBID BHAKTI HUSADA CIKARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37848/jurnal.v7i1.91

Abstract

Mutu pelayanan keperawatan sebagai indikator kualitas pelayanan kesehatan yang menjadi salah satu faktor penentu citra institusi pelayanan kesehatan di masyarakat. Hasil studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti di RS Medistra Jakarta terhadap 10 perawat dalam menerima pasien baru 15 orang yang dirawat di ruang rawat inap pada bulan Januari 2019, menunjukkan dari 15 pasien ada 3 pasien yang tempat tidurnya tidak di rendahkan, 5 pasien tidak diberi label segitiga, 2 pasien tidak dilakukan penilaian MFS, 2 pasien tidak diberi gelang resiko jatuh, 3 pasien pagar tempat tidur tidak terpasang, dan belum adanya peristiwa pasien jatuh namun demikian kalau kondisi tersebut terus dibiarkan suatu saat terjadi resiko pasien jatuh.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peran perawat dalam pencegahan risiko jatuh pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Medistra Jakarta Tahun 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat ruang rawat inap RS Medistra Jakarta pada tahun 2019 sebanyak 30 orang. Dari analisis univariat didapatkan terbanyak pada responden yang patuh dalam pencegahan risiko jatuh pasien 60%, umur ≥ 30 tahun (60%), pendidikan DIII Keperawatan (80,0%) dan lama kerja ≥ 2 tahun (80,0%). Dari hasil penelitian didapatkan terbanyak pada responden yang patuh dalam pencegahan risiko jatuh pasien, umur ≥ 30 tahun, pendidikan DIII Keperawatan dan lama kerja ≥ 2 tahun
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Ibu dengan Pelaksanaan Imunisasi Measles Rubella (MR) di Wilayah Kerja Puskesmas Aur Duri Kota Jambi Tahun 2020 Septiwiyarsi .; Kadek Indah Rahayu
JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA Vol 7 No 02 (2021): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : UP3M AKPER-AKBID BHAKTI HUSADA CIKARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37848/jurnal.v7i02.120

Abstract

Imunisasi measles rubella merupakan kombinasi vaksin campak/ Measles (M) dan Rubella (R) untuk perlindungan terhadap penyakit campak dan rubella. Data Pusdatin tahun 2017 menyebutkan bahwa pelaksanaan Imunisasi measles rubella (MR) pada tahap pertama (1 Agustus-30 September) di Pulau Jawa adalah 95%. Dalam pelaksanaan imunisasi MR dipengaruhi oleh perilaku kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis faktor yang mempengaruhi perilaku ibu dengan pelaksanaan imunisasi Measles Rubella (MR) di Wilayah Kerja Puskesmas Aur Duri Kota Jambi Tahun 2020.Penelitian ini merupakan penelitian analitik menggunakan pendekatancross sectional. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Aur Duri Kota Jambi yang dilakukan pada 04-24 Maret 2020. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki balita usia 18-36 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Aur Duri tahun 2019 yang berjumlah 341 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 75 orang yang diambil dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisa data secara univariat, bivariat dan multivariat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 75 responden, sebagian besar memiliki persepsi positif sebanyak 43 responden (57,3%), sebagian besar tidak mendapat dukungan suami sebanyak 49 responden (65,3%), sebagian besar menyatakan peran petugas kesehatan baik sebanyak 49 responden (65,3%) dan sebagian besar pelaksanaan imunisasi MR tidak dilakukan sebanyak 39 responden (52%).Ada hubungan persepsi (nilai p=0,000) dan dukungan suami (nilai p=0,000) dengan pelaksanaan imunisasi MR karena nilai p< 0,05. Faktor dominan mempengaruhi pelaksanaan imunisasi MR adalah persepsi dengan nilai p = 0,000.Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan informasi dan rekomendasi untuk melakukan serangkaian kegiatan penyuluhan dan konseling kepada ibu dan juga suami untuk memperbaiki persepsi negatif menjadi positif serta peran petugas kesehatan yang lebih intensif dalam pelaksanaan imunisasi MR.
Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny.S Dipuskesmas Kecamatan Tanjung Priok Jakarta Utara Tahun 2019 Gaidha .
JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA Vol 6 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : UP3M AKPER-AKBID BHAKTI HUSADA CIKARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37848/jurnal.v6i2.82

Abstract

Puskesmas Kecamatan Tanjung Priok berada di wilayah utara di Provinsi DKI Jakarta, dengan jumlah penduduk sebanyak 435.857 jiwa dengan jumlah sasaran ibu hamil sebanyak 8.776. mempunyai misi dengan Pelayanan Prima mewujudkan Masyarakat Sehat dan Mandiri tahun 2022. Memiliki fasilitas pelayanan seperti pelayanan rawat jalan (pelayanan kesehatan dasar, pelayanan kesehatan khusus, pelayanan penunjang kesehatan), pelayanan rawat inap, pelayanan UKM esensial dan pengembangan. Profil Puskesmas kec. Tg Priok (2018) Penulis melakukan asuhan kebidanan secara komprehensif Ny.S usia 42 tahun G3P2A0, dengan masa kehamilan 33 minggu sampai bersalin dan nifas sampai dengan 14 hari postpartum, dan bayi baru lahir sampai usia 14 hari. Pelaksanaan asuhan kebidanan yang diberikan mulai dari tanggal 8 Mei 2019 29 Juni 2019. Pada bab ini penulis akan mencoba membandingkan antara asuhan yang telah diberikan dengan teori-teori yang ada.
Peran Vdac (Voltage Dependent Anion Channel) Terhadap Fungsi Spermatozoa Amalia Shari
JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA Vol 7 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : UP3M AKPER-AKBID BHAKTI HUSADA CIKARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37848/jurnal.v7i1.92

Abstract

Sperma berkualitas baik dibutuhkan untuk keberhasilan proses fertilisasi. Untuk dapat membuahi sel telur, sperma mengalami perubahan-perubahan yang bersifat biokimia maupun biofisik, yaitu proses kapasitasi dan reaksi akrosom. Selain itu sperma harus mempunyai kemampuan gerak yang progresif untuk dapat mencapai sel telur. Salah satu perubahan penting yang terjadi pada sperma dalam proses-proses tersebut adalah adanya perubahan konsentrasi ion-ion. Molekul energi ATP juga merupakan komponen penting untuk motilitas sperma yang cepat dan progresif. Aliran keluar masuk ion-ion dan keluarnya ATP dari mitokondria karena adanya kanal-kanal ion pada membran plasma sperma. Adanya perubahan konsentrasi ion-ion, disertai tersedianya molekul ATP yang siap digunakan oleh komponen aksonem akhirnya memicu proses-proses fisiologi sperma menjadi berkualitas baik. VDAC (Voltage Dependent Anion Channel) merupakan protein yang sering dikenal sebagai protein membran luar mitokondria yang berfungsi sebagai kanal untuk tranportasi ATP dan ADP, transport anion, kation dan berbagai macam metabolit termasuk substrat dan nukleotida.
Pengaruh Pemberdayaan Keluarga Terhadap Pengetahuan Sikap Keluarga dalam Mencegah dan Mengatasi Halusinasi Zaenal Muttaqin; Muryati .; Yati Tursini; Dadang Purnama
JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA Vol 7 No 02 (2021): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : UP3M AKPER-AKBID BHAKTI HUSADA CIKARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37848/jurnal.v7i02.116

Abstract

Pemberdayaan keluarga dengan anggota keluarga yang mengalami masalah kesehatan diberikan dengan memberikan informasi yang akurat dan lengkap tentang kondisi masalah kesehatan yang dihadapi anggota keluarga dengan cara meningkatkan kemampuan manajemen perawatan keluarga, mengedepankan empati dan menunjukkan perhatian yang tulus, mengakui dan meningkatkan kompetensi keluarga dalam merawat anggota keluarga serta membangun hubungan langsung dengan anggota keluarga yang sakit. Penelitian dengan judul pengaruh pemberdayaan keluarga terhadap pengetahuan dan sikap keluarga dalam mencegah dan mengatasi halusinasi di Puskesmas Sukajadi Bandung bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh pemberdayaan keluarga terhadap pengetahuan dan sikap keluarga dalam mencegah dan mengatasi halusinasi. Metode penelitian yang digunakan yaituquasi experimentpre dan post test design. Populasi penelitian ini adalah keluarga yang mempunyai anggota keluarga dengan gangguan jiwa halusinasi dengan jumlah sampel 30 orang yang diambil dengan cara total sampling. Uji statistik yang digunakan adalah ujiWilcoxon Signed Ranks Test untuk pengetahuan dan uji pairs sample t testuntuk sikap. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan dan sikap anggota keluarga mengalami peningkatan rerata secara signifikan setelah diberikan pelatihan dengan metode diskusi kelompok kecil dan menggunakan modul tentang pencegahandan penanganan halusinasi,dan mempunyai pengaruh secara bermakna dimana P-value = 0,000<0,05).Dari hasil penelitian disarankanperlu adanya pendampingan khusus kepada kader kesehatan dalam pelaksanaan kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan dan penanganan pasien halusinasisupaya didapatkan hasil yang maksimal.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Sikap Guru Terhadap Siswa Mengenai Kesehatan Reproduksi Remaja Di Sman 1 Kedungwaringin Kab Bekasi Tahun 2019 Dewi Agustin; Rifka Alindawati
JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA Vol 6 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : UP3M AKPER-AKBID BHAKTI HUSADA CIKARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37848/jurnal.v6i2.83

Abstract

Latar Belakang Jumlah remaja di Jawa Barat adalah 11.358.704 jiwa atau 26,60% dari seluruh penduduk di Jawa Barat (Jawa Barat dalam angka, 2014). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuai faktor-faktor yang berhubungan dengan sikap guru terhadap siswa mengenai kesehatan reproduksi. Kesehatan reproduksi adalah kesejahteraan fisik mental dan social secara utuh (tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan) tetapi dalam semua hal yang berkaitan dengan system reproduksi, serta fungsi dan prosesnya usia remaja berada pada rentang 10-21 tahun (Kumalasari, 2012) Meteodologi cross sectional, variabel indevenden umur, pendidikan, jenis kelamin, pengetahuan, variabel dependen sikap. Sampel yang digunakan adalah seluruh populasi yaitu seluruh guru yang berjumlah 36 responden. Data dalam penelitian ini data primer dengan menyebar kuesioner. Accidental sampling. Hasil analisis chi-square didapatkan 1 variabel yang ada hubungan yaitu, pengetahuan dengan sikap (P Value = 0,004 dan OR = 0,086) dan 3 variabel yang tidak ada hubungan yaitu, umur dengan sikap guru (P Value = 0,095 dan OR = 4,741), pendidikan dengan sikap (P Value = 1,000 dan OR = 1,478), jenis kelamin dengan sikap (P Value = 0,067 dan OR = 5,727). Kesimpulan SMAN I Kedungwaringin masih memerlukan pendampingan guna peningkatan pengetahuan dan memperluas wawasan baik guru maupun siswa mengenai kesehatan reproduksi maupun sikap terhadap remaja dalam menghadapi pertumbuhan dan perkembangannya serta bekerja sama dengan institusi dan atau sarana kesehatan lain untuk konseling memberdayakan tenaga dari dosen maupun mahasiswa mengadakan pusat informasi dan konseling.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang ISPA Pada Anak Di Puskesmas Malaka Jaya Tahun 2019 Isnaeni .
JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA Vol 7 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : UP3M AKPER-AKBID BHAKTI HUSADA CIKARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : ISPA adalah penyebab utama angka kesakitan (morbiditas) dan angka kematian (mortalitas) pada anak di dunia. Propotional Mortality Rate (PMR) akibat ISPA pada anak di dunia adalah (26,7%) (WHO, 2014). Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di Puskesmas Malaka Jaya pada tahun 2016 diketahui ISPA sebanyak 3.360 pasien tercatat 415 (12,3%), tahun 2017 jumlah pengunjung sebanyak 4.650 pasien tercatat 650 (13,8%) dan pada tahun 2018 sebanyak 5.560 pasien tercata 825 (14,7%) yang terjadi ISPA pada anak. Hasil Penelitian : Hasil dari cross tabulasi terdapat hubungan antara pendidikan dengan pengetahuan ibu terhadap ISPA pada anak dengan hasil uji statistik Chi-square diperoleh nilai P.Value 0.000 ( P.value > 0.05, Terdapat hubungan antara sosial ekonomi dengan pengetahuan ibu terhadap ISPA pada anak dengan hasil uji statistik Chi-square diperoleh nilai P.Value 0.005 ( P.value > 0.05). Terdapat hubungan antara sumber informasi dengan pengetahuan ibu terhadap ISPA pada anak dengan hasil uji statistik Chi-square diperoleh nilai P.Value 0.005 ( P.value > 0.05), terdapat hubungan antara pengalaman dengan pengetahuan ibu terhadap ISPA pada anak dengan hasil uji statistik Chi-square diperoleh nilai P.Value 0.001 ( P.value > 0.05) Kesimpulan dan Saran : Hubungan pendidikan, sosial ekonomi, sumber informasi dan pengalaman dengan pengetahuan ibu tentang ISPA pada anak di Puskesmas Kelurahan Malaka Jaya Jakarta Timur pada bulan juni 2019 dan Setelah dilakukan penelitian ini diharapkan bisa menjadi masukan bagi Puskesmas Malaka Jaya dan tambahan ilmu penelitian untuk meningkatkan derajat mutu pendidikan dan praktek tenaga kesehatan di lapangan
Hubungan Status Gizi dengan Kejadian Dismenorea pada Remaja Putri Di SMA Negeri 1 Tambun Utara Kabupaten Bekasi Tahun 2018 Ade Krisna Ginting; Rifka Alindawati; Gita Amelia
JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA Vol 7 No 02 (2021): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : UP3M AKPER-AKBID BHAKTI HUSADA CIKARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37848/jurnal.v7i02.113

Abstract

Latar Belakang: Angka kejadian dismenorea di Indonesia sebesar 107.673 jiwa (64,25%), yang terdiri dari 59.671 jiwa (54,89%) mengalami dismenorea primer dan 9.496 jiwa (9,36%) mengalami dismenorea sekunder. (Herawati, 2017). Dilaporkan 30% - 60% remaja wanita yang mengalami dismenorea, didapatkan 7 % - 15% tidak pergi ke sekolah (Larasati, 2016). Salah satu permasalahan yang dapat menimbulkan dismenoreaprimer adalah status gizi. Overweight dan underweight merupakan salah satu faktor resiko dari dismenore primer. (Beddu et al, 2015). Metode: Penelitian ini merupakan jenis analitik, menggunakan desain cross sectional, teknik pengambilan non probabilitas sampling yaitu pendekatan accidental sampling Pengambilan data dilakukan dengan pengukuran TB dan BB dan pengisian kuisioner. Sampel pada penelitian ini sebanyak 96 responden di SMA Negeri 1 Tambun Utara.Hasil: Penelitian menunjukkan ada hubungan antara status gizi dengan kejadian dismenorea pada remaja putri dapat diperoleh nilai P value = 0,023 < α (0,05) dengan OR = 2,870. Disarankan kepada sekolah untuk. melakukan optimalisasi program PKPR serta pemberdayaan tenaga Puskesmas agar dapat memberikan penyuluhan kepada remaja tentang gizi seimbang selain itu remaja disarankanmemiliki berat badan ideal atau IMT normal untuk mengurangi kejadian dismenorea.
Determinan Kejadian Overload pada Klien Gagal Ginjal Kronik dengan Hemodialisa RS Universitas Kristen Indonesia Achmad Fauzi; Rini Nurdini; Chusnul Chotimal; Abdul Khamid
JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA Vol 6 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : UP3M AKPER-AKBID BHAKTI HUSADA CIKARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Pasien gagal ginjal yang berada pada stadium akhir memerlukan terapi penggantian fungsi ginjal untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya seperti transplantasi ginjal, hemodialisis dan terapi Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD). Kegagalan fungsi ginjal dapat menyebabkan komplikasi overload. Untuk menghindari komplikasi dari kelebihan beban, tindakan pencegahan yang baik harus dilakukan, yaitu kepatuhan untuk membatasi cairan. Kepatuhan harus didasarkan pada tingkat pengetahuan individu itu sendiri. Semakin tinggi tingkat pengetahuan semakin terbuka dengan melakukan kepatuhan pembatasan cairan pada gagal ginjal kronik dengan hemodialisa. Tujuan Utama : Mengetahui Determinan Kejadian Overload Pada Gagal Ginjal Kronik dengan Hemodialisa di RS Universitas Kristen Indonesia Tahun 2019. Metode Penelitian : Metode Analisis, sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pasien gagal ginjal kronik yang melakukan hemodialisa rutin di RS Hemodialisa UKI pada bulan Februari 2019 dan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kuesioner sebanyak 56 responden. Jadi metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah incidental sampling. Hasil : Dari hasil uji Chi Squere peneliti memperoleh p-value < 0,05 artinya ada hubungan antara umur, jenis kelamin, jenis kelamin, pendidikan, lama hemodialisa, pengetahuan dan kepatuhan terhadap overload. Saran : Diharapkan petugas kesehatan di ruang HD RS Universitas Kristen memberikan pengetahuan kepada klien dan keluarga melalui penyuluhan dan edukasi rutin tentang gagal ginjal overload dan resiko jika tidak mematuhi pembatasan cairan. Jika klien memiliki pengetahuan tentang kelebihan beban, kepatuhan cairan akan lebih besar.

Page 6 of 11 | Total Record : 106