cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 2,415 Documents
Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Kualitas Tidur Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa di RSUD Raden Mattaher Kota Jambi Vinola Adiesty Pratami; Yuliana Yuliana; Yosi Oktarina
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.16985

Abstract

Sebagian besar pasien yang menjalani hemodialisa mengalami kecemasan. Kecemasan akan berpengaruh pada baik atau buruknya kualitas tidur seseorang. Adrenalin, perasaan jantung berdebar kencang, aliran darah meningkat imbas dari perasaan cemas, hal tersebut menyebabkan seseorang menjadi terus terjaga. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kualitar tidur pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RSUD Raden Mattaher Kota Jambi. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien gagal ginjal kronik yang mejalani hemodialisa di RSUD Raden Mattaher Kota Jambi. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 86 responden dengan menggunakan teknik Total Sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) & Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Data dianalisa uji Kendall’s tau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setengah dari responden mengalami kecemasan ringan (50,0%), dan hampir seluruh dari responden mengalami kualitas tidur yang buruk (87,2%). Hasil analisis dengan uji Kendall’s tau di dapatkan hasil ? = 0,006 dengan tingkat signifikansi 0,05 (?-value = 0,006 ? 0,05), yang berarti ada hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RSUD Raden Mattaher Kota Jambi
Penurunan Glukosa Darah Diabetisi Dengan Intervensi Bubur Instan Fungsional Untuk Diabetes (Bifud) Sepni Asmira; Fauzan Azima; Kesuma Sayuti; Armenia Armenia
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.17004

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik yang jumlah penderitanya terus meningkat setiap tahunnya. Pemberian pangan fungsional pada penderita diabetes diharapkan mampu mengontrol kadar glukosa darah penderita diabetes. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian pangan fungsional bubur instan fungsional untuk diabetes dengan bahan baku labu kuning, kedelai, ekstrak kayu manis dan ekstrak ciplukan pada penuruna kadar glukosa darah diabetesi. Penelitian quasi experiment dengan desain pretest posttest with control group design, 10 orang responden kelompok kontrol dan 10 orang responden kelompok intervensi yang diambil secara purposive sampling. Responden diberi produk pangan berupa bubur instan fungsional sejumlah 100 gram selama 30 hari. Data dianalisis dengan uji paired sample t test. Rata-rata perubahan kadar glukosa darah responden sebesar 32,64%. Berdasarkan uji statistik, terdapat perbedaan yang bermakna kadar glukosa darah awal dan akhir (p<0,05). Pemberian produk bubur instan fungsional untuk diabetes dapat direkomendasikan dan dipertimbangkan sebagai pangan alternatif untuk membantu manajemen penanganan DM tipe 2.
KEJADIAN STUNTING DAN FAKTOR RISIKO (Studi Kasus Kontrol pada Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Simarmata Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir Tahun 2022) Harry M Damanik; Myrnawati Crie Handini; Otniel Ketaren; Janno Sinaga; Masdalina Pane
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.17006

Abstract

Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 melaporkan, Provinsi Sumatera Utara merupakan urutan 17 tertinggi prevalensi balita stunted dengan angka 25,8%. Prevalensi balita stunted di Kabupaten Samosir yaitu sebesar 28,4%. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain studi kasus-kontrol (case-control study). Adapun responden dalam penelitian ini adalah balita usia 0-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Simarmata dengan jumlah kelompok kasus sebanyak 40 responden dan kelompok kontrol sebanyak 80 responden. Uji Chi-Square menunjukkan ASI Ekslusif berpengaruh signifikan terhadap ¬stunting (p=0.02) OR=2.414 95%CI=1.091-5.341, tinggi badan ibu tidak berpengaruh signifikan terhadap stunting (p=0.76) OR=0.231 95%CI=0.040-1.318, BBLR berpengaruh signifikan terhadap stunting (p=0.002) OR=0.072 95%CI=0.008-0.619, jarak kelahiran tidak berpengaruh signifikan terhadap stunting (p=1.0) OR=1.0 95%CI=0.317-3.151. ASI Ekslusif dan BBLR berpengaruh secara signifikan terhadap kejadian stunting. Hasil uji regresi logistik ganda menunjukkan faktor risiko paling dominan terjadinya stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Simarmata adalah BBLR, dimana anak dengan riwayat berat badan rendah mempunyai risiko terkena stunting 43 kali dibanding anak yang tidak riwayat berat badan lahir rendah. (p=0.003) OR=43.00 95%CI=3.563-519.05. Puskesmas Simarmata telah membuat program pencegahan dan penurunan angka kejadian Stunting berupa deteksi dini ibu hamil dengan Kurang Energi Kronik (KEK), Pengawaasan pemberian makan tambahan (PMT) pada ibu hamil yang mengalami KEK, melakukan edukasi kepada ibu hamil dan ibu menyusui tentang cara mengolahan makanan protein tinggi.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Dengan Personal Hygiene Pada Penjamah Makanan Kantin Sekolah Dasar di Kecamatan Banjarsari Wahyu Candra Fitrianto; Windi Wulandari
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.17036

Abstract

Pangan merupakan kebutuhan yang dibutuhkan oleh manusia. Pangan termasuk kedalam kebutuhan manusia yang terpenting dan pemenuhannya harus terjamin oleh negara dengan berlandaskan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia Tahun 1945 sebagai komponen kunci bagi terciptanya sumber daya yang berkompeten dan berkualitas. Untuk memenuhi kebutuhan pangan maka produksi pangan melewati proses yang panjang sebelum sampai di tangan konsumen, sehingga berpotensi untuk tercemar oleh virus, parasite bakteri, cemaran kimia ataupun isik. Salah satu faktor kunci peningkatan keamanan pangan adalah kompetensi sumber daya manusia yang disebut personal hygiene. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan personal hygiene penjamah makanan Sekolah Dasar di Kecamatan Banjarsari Metode yang digunakan dalam bentuk survey yang bersifat observasional dengan metode pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini yaitu seluruh Sekolah Dasar di Kecamatan Banjarsari dan enggunakan teknik Purposive Sampling dengan kriteria inklusi yaitu penjamah makanan yang mengolah mulai awal sampai akhir di kantin Sekolah Dasar sebanyak 88 Responden. Hasil uji Fisher Exact diketahui bahwa pengetahuan (p = 0,452) dan sikap (p = 0,452) tidak berhubungan dengan personal hygiene. Pada penelitian ini tidak ditemukan hubungan pengetahuan dan sikap dengan personal hygiene pada penjamah makanan kantin Sekolah Dasar di Kecamatan Banjarsari.
Wanita 74 Tahun Dengan Metastasis Pada Lobus Parieto-Oksipital Pada Melanoma Maligna Pussof Yayazucah Titanic; Timotius Timotius; Johansen Johansen; Given Kentanto; Teguh Priyanto
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.17044

Abstract

Melanoma is a tumor that is produced by the malignant transformation of melanocyte cells. Melanoma is the leading cause of premature death from cancer. Known risk factors include personal or family history of melanoma, large numbers of naevi and/or dysplastic naevi, congenital melanocytic naevi, sun-damaged skin, history of non-melanoma skin cancer, and immunodeficiency. Based on the Basic Health Research Results (Riskesdas) report, skin cancer as a whole ranks 3rd in Indonesia. Epidemiological studies of skin cancer have reported in Jakarta in 2014–2017, where out of 263 cases of skin cancer, malignant melanoma ranks third with the highest incidence of skin cancer (5.7%). Diagnosis of melanoma can be made by assessing the skin lesions with the naked eye and also by the patient's clinical symptoms. A person's risk of metastases is directly related to the depth of invasion and ulceration of their primary lesion. Among solid tumors, melanoma has one of the highest propensities to cause brain metastases with a proportion of more than 25% of patients. Although the current cancer treatment paradigm may reflect a combination of surgery, chemotherapy, radiotherapy, and immunotherapy with medical management, options for the treatment of metastatic brain cancer remain limited.
Determinan Kepatuhan Menjalankan Diet Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Laut Tador Kabupaten Batubara Tahun 2022 Fauziah Septian Utami Nasution; Lukman Hakim; Christina Roos Etty
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.17045

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia. Penatalaksanaan DM perlu dilakukan untuk mengurangi komplikasi. Penatalaksanaan DM meliputi pengaturan makan, latihan jasmani, edukasi, dan konsumsi obat antidiabetik. Pola makan merupakan kunci keberhasilan penatalaksanaan DM. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui determinan kepatuhan menjalankan diet pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Laut Tador Kabupaten Batubara tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini berlokasi di Puskesmas Laut Tador Kabupaten Batubara dengan jumlah sample 139 responden. Analisis data yang digunakan yaitu uji chi-square dan uji regresi logistik berganda pada analisis multivariat. Hasil penelitian menunjukkan ada pengetahuan (p=0.003), dukungan keluarga (p=0.014), lama menderita DM tipe 2 (p=0,028) dengan kepatuhan menjalankan diet pada penderita diabetes melitus tipe 2. Dukungan keluarga merupakan faktor paling dominan yang berhubungan dengan kepatuhan diet penderita diabetes melitus tipe 2 sebesar 5 kali (4,872). Meningkatkan upaya pengelolaan penyakit diabetes mellitus dengan cara mengoptimalkan kegiatan penyuluhan menggenai pengelolaan diabetes mellitus, pentingnya kepatuhan diet DM terhadap kadar gulukosa darah dan pemberian konseling gizi kepada penderita DM tipe 2 ketika melakukan pengobatan. Memberikan sosialisasi kepada keluarga penderita DM tipe 2 mengenai diet untuk penderita agar dapat memberi perhatian dan dukungan positif kepada penderita DM tipe 2.
Hubungan Self Care dengan Quality of Life Pasien Diabetes Melitus Tipe II di Ruang Bedah dan Interna Rsud Undata Palu Provinsi Sulawesi Tengah Ilham Y Butudoka; Sisilia Rammang; Yulta Kadang
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.17049

Abstract

Diabetes Melitus adalah salah satu penyakit mematikan di dunia yang mana menyebabkan penurunan Quality of Life sehingga memerlukan perawatan yang tepat disebut Self Care. Self Care merupakan aktivitas dari individu dalam melakukan perawatan diri sendiri. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan Self Care dengan Quality of Life pasien Dabetes melitus tipe II. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan porpusive sampiling dengan jumlah sampel sebanyak 55 pasien. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Summary of Diabetes Self Care (SDSCA) dan Diabetes Quality of Life (DQOL). Hasil penelitian ini menggunakan uji Chi-Square, diperoleh nilai p = 0,000 (p =<0,005). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan Self Care dengan Quality of Life pasien Diabetes Melitus tipe II yang diharapkan dapat meningkatkan status kesehatan dan mencegah terjadinya komplikasi lebih lanjut. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai informasi dan pengetahuan tentang Self Care dengan meningkatkan Quality of Life penderita Diabeted Melitus dengan cara menjaga pola makan, olahraga dan melakukan aktivitas fisik yang teratur sehingga dapat menjalankan kehidupan secara normal.
Formulasi dan Uji Aktivitas Antijamur Sediaan Gel Ekstrak Etanol Kopi Robusta (Coffea canephora) pada Jamur Candida albicans Amalia Wardatul Firdaus; Lindawati Setyaningrum; Nur Azizah Perdani Puteri Syahuri
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.17062

Abstract

Ketombe adalah penyakit yang disebabkan oleh jamur Candida albicans dan dapat menyebabkan gatal pada kulit kepala. Candida albicans merupakan flora normal yang ditemukan di kulit kepala dan bersifat oportunis pada keadaan kulit kepala lembab dan berkeringat. Kopi robusta (Coffea canephora) merupakan salah satu tumbuhan yang banyak tumbuh di Indonesia. Ekstrak etanol kopi robusta memiliki kandungan  flavonoid, alkaloid, saponin, tannin, dan terpenoid yang memiliki aktivitas anti jamur terhadap Candida albicans. Ekstrak etanol kopi robusta diformulasi dalam sediaan gel untuk meningkatkan kenyamanan saat diaplikasikan pada kulit. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formula serta uji aktivitas antijamur dari sediaan gel ekstrak etanol kopi robusta 10% (F1), 15% (F2), 20% (F3) dan 25% (F4). Semua formula sediaan gel memberikan hasil uji mutu fisik yang sesuai dengan persyaratan.  Pada uji aktivitas anti jamur, digunakan ketokonazol sebagai kontrol positif dan DMSO sebagai kontrol negatif. F1 memberikan zona hambat 8,0767±0,1 mm, F2 memberikan zona hambat 8,3067±0,07 mm, F3 memberikan zona hambat 8,0067±0,16 mm, F4 memberikan zona hambat 8,8500±0,28 mm. Sedangkan kontrol positif memberikan zona hambat 9,6900±0,00 mm dan kontrol negatif 0,000 mm. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa semua formula memberikan hasil uji mutu fisik yang sesuai dengan persyaratan dan memberikan  aktivitas antijamur kategori sedang.
The Correlation between Leprosy Types and Reactions with Disability of Leprosy Patients in Universitas Mataram Hospital Wayan Julita Krisnanti Putri; Yunita Hapsari; Dinie Ramdhani Kusuma
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.17115

Abstract

The purpose of this study is to analyze the correlation between leprosy types and reactions with the disability occurrence of leprosy patients in the outpatient clinic of Universitas Mataram (UNRAM) Hospital.  This study was an analytical observational study with a retrospective approach and cross-sectional design. Medical records of leprosy patients were utilized to gather the information from January 2021-April 2023. The Fisher-exact test was used to analyze the data.  There were 25 patients included in the study. There were 15 male patients (60%) while women were 10 patients (40%). In the majority, there were 12 patients (48%) around 25-45 years old. Based on occupation, fourteen patients (56%) were unemployed followed by 9 employed patients (36%). Furthermore, there were 24 patients (96%) who suffered from multibacillary leprosy. Twenty patients (80%) had type 1 reactions while the other 5 patients (20%) had type 2 reactions. Among leprosy patients, there were 17 disabled patients due to leprosy in this study. There was no association between leprosy types and disability occurrence (p-value 1.0). The correlation between leprosy reactions and disability was not significant either in UNRAM Hospital (p-value 0.28). There was no association between leprosy types and reactions to disability of leprosy patients in UNRAM Hospital.
Ekstrak Bunga Gladiolus X Hybridus C.Morren : Analisis Sidik Jari, Kapasitas Total Antioksidan, Uji Toksisitas dan Kadar Metabolit Sekunder Syalomita Putri Thamsil; Frans Ferdinal2
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.17148

Abstract

Radikal bebas akan berbahaya jika jumlahnya berlebihan, yang dapat menyebabkan ketidakseimbangan antara molekul radikal bebas dengan antioksidan endogen dan menyebabkan stres oksidatif. Stres oksidatif dapat memicu munculnya penyakit degeneratif. Salah satu alternatif yang diduga sebagai antioksidan adalah bunga gladiun (Gladiolus hybridus). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih lanjut kemampuan antioksidan dan toksisitas ekstrak bunga gladiol di Indonesia. Simplisia gladiol yang sudah kering dimaserasi menggunakan metanol dan diuapkan menggunakan rotatory evaporator hingga mengental. Beberapa metode pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini antara lain uji fitokimia, uji kapasitas antioksidan menggunakan DPPH (1,1-diphenyl-2-picryhydrazyl), kadar fenol total, alkaloid total, dan uji toksisitas menggunakan metode BSLT (Brine Shrimp). lethality test), uji sidik jari menggunakan HPTLC. Hasil uji fitokimia positif pada ekstrak bunga gladiol adalah alkaloid, betasianin, antosianin, kardioglikosida, glikosida, kumarin, flavonoid, fenolat, kuinon, saponin, steroid, terpenoid dan tanin. Kapasitas antioksidan yang diperoleh pada IC50 sebesar 1318,16 g/mL termasuk dalam kategori antioksidan rendah. Total kandungan fenolik adalah 883 g/mL. Total kandungan alkaloid adalah 6,65 g/mL. Hasil uji toksisitas BSLT pada LC50 adalah 273,83 g/mL yang termasuk dalam kategori sedang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa bunga gladiol memiliki potensi aktivitas antioksidan dan antimitosis yang rendah.

Page 39 of 242 | Total Record : 2415