cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 2,415 Documents
Media Promosi Kesehatan Berbasis Web Tanaman Tradisional (Toga) Dalam Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Desa Dusun 1 Bongkal Malang Provinsi Riau Dwi Sapta Aryantiningsih; Winda Parlin; Aie Desthia Viola
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.41625

Abstract

Latar Belakang: Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan tanaman yang dimiliki oleh keluarga dan berfungsi sebagai obat-obatan tradisional. Penggunaan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sangat dipengaruhi oleh pengetahuan masyarakat dan cara penggunaan setiap tanaman obat untuk berbagai penyakit yang berbeda. Hasil survei pendahuluan pada 220 orang diperoleh, 83% masih menggunakan TOGA untuk pengobatan dan 95% diantaranya menggunakan TOGA secara sembarangan atau tidak berdasarkan dosis penggunaan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana praktikalitas media promosi kesehatan berbasis Web tanaman tradisional (TOGA) dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat. Metode: Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif, dengan mengunakan desain penelitian Quasi Eksperiment. Populasi yaitu masyarakat Dusun 1 Desa Bongkal Malang. jumlah sampel sebanyak 69 responden yang diperoleh menggunakan teknik random sampling. Variabel yang diteliti yaitu sistem informasi Toga berbasis Web dan pengetahuan. Analisis yang digunakan univariat dan bivariat (uji T). Hasil: penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh pemberian edukasi dengan media Website tanaman obat yang signitifikan terhadap tingkat pengetahuan masyarakat mengenai tanaman obat keluarga (TOGA), nilai signitifikansi pada uji Wilcoxon yaitu 0,001 <0,005 dan hasil uji praktikalitas media Website dengan menggunakan rumus Aiken V diperoleh dengan katagori sangat baik, Kesimpulan: media Website tanaman obat keluarga yang dikembangkan praktis dan layak digunakan. Saran, diharapkan penelitian ini bisa menjadi bahan acuan untuk kedepannya dan media Website tersebut bisa digunakan untuk mencari informasi mengenai tanaman obat keluarga (TOGA).
Terapi Massage sebagai Manajemen dalam Mengurangi Nyeri Post-Partum : Literatur Review Aura Rahmatika Galuh Putrianti; Faizah Betty Rahayuningsih
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.41679

Abstract

Pendahuluan : Nyeri pasca persalinan menjadi perhatian umum bagi ibu baru, yang dipengaruhi oleh persalinan vagina dan caesar. Manajemen nyeri yang tidak memadai dapat mengganggu ikatan ibu-bayi baru lahir, meningkatkan risiko komplikasi pasca persalinan, dan berpotensi menyebabkan nyeri kronis. Strategi manajemen nyeri farmakologis dan non-farmakologis tersedia untuk manajemen nyeri pasca persalinan yang efektif. Terapi pijat khususnya telah menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam mengurangi nyeri pasca persalinan dan meningkatkan kualitas hidup ibu. Tujuan : untuk mengetahui dan menganalisis metode terapi pijat dalam mengurangi nyeri pada pasien pasca Persalinan. Metode : Studi Literature menggunakan database search engine yaitu Sciencedirect, Pubmed, dan Scopus, dengan publikasi artikel berkisar tahun 2019-2024. Strategi pencarian literatur melibatkan kata kunci yang berhubungan dengan topik dan judul penelitian menggunakan Operator Boolean standar “AND” dan “OR”. kata kunci termasuk: “Massage” OR “foot Massage” OR “reflexiology” AND “Pain” AND “Post Partum” AND “Randomised Control” OR “Clinical Trial””. Hasil : didapatkan 7 Artikel yang menunjukan terdapat pengaruh terapi pijat dalam menurunkan nyeri pada pasien pasca persalinan. Kesimpulan : Terapi Pijat yang dilakukan dalam rentang waktu tertentu dapat dengan efektif menurunkan tingkat nyeri pada pasien pasca persalinan
Keuntungan Ekonomi, Munculnya Problem Lingkungan, dan Kesehatan Pada Kawasan Pesisir Penghasil Rumput Laut di Pulau Tarakan : Studi Kasus Tri Astuti Sugiyatmi; Sulidah Sulidah; Minarni Wartiningsih
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.41694

Abstract

Pendahuluan: Rumput laut adalah komoditas  khas yang bernilai ekonomi tinggi  di wilayah pesisir dan  memberikan berbagai dampak  terhadap kesejahteraan dan kesehatan untuk  para pekerjanya.  Botol plastik, sebagai bahan produksi rumput laut menghiasi  lingkungan pemukiman petani rumput laut baik yang masih dipakai maupun yang sudah menjadi sampah. Berbagai problem kesehatan  akan muncul mengiringi  menumpuknya  sampah,  buruknya sanitasi  serta adanya berbagai vektor penyakit menular. Penelitian ini bertujuan untuk  mengeksplorasi tentang kasus budidaya rumput laut beserta dampak positif dari sisi ekonomi serta potensi  munculnya permasalahan lingkungan dan kesehatan.  Metode: Jenis penelitian ini adalah studi kasus eksploratif dengan rancangan desain kasus tunggal. Unit analisis adalah kawasan pemukiman penghasil rumput laut. Subyek penelitian adalah  data-data kesehatan puskesmas yang membawahi kawasan pemukiman tempat budidaya rumput laut.  Data kualitatif diperoleh dari wawancara. Informan terbagi menjadi para petani rumput laut beserta pemangku kebijakan terkait yaitu dari pihak kelurahan dan puskesmas. Hasil Penelitian: Banyak temuan penyakit menular di wilayah pemukiman pesisir. Ada kecenderungan petani rumput laut terserang beberapa  jenis penyakit seperti dermatitis, diare, dan demam berdarah. Kualitas kesehatan  lingkungan pemukiman petani rumput laut cukup memprihatinkan, kotor dan cenderung kumuh.  Kualitas kehidupan petani rumput laut membutuhkan perhatian yang lebih baik. Kesimpulan: Budidaya rumput laut menimbulkan dampak positif yang perlu dikelola  dan dampak negatif yang perlu dimitigasi dengan baik. Saran, disarankan agar dilakukan kajian yang lebih luas dengan memperhatikan faktor-faktor lain, seperti dukungan stakeholder khususnya terkait regulasi guna memperoleh gambaran yang lebih komprehensif terhadap pembudidaya rumput laut.
Hubungan Aktifitas Fisik Terhadap Kualitas Hidup Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Simpang Tiga Pekanbaru Donny Hendra; Gusbakti Gusbakti; Tiarnida Nababan; Dinda Valentika Yandri
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.41698

Abstract

Aktivitas fisik dapat mempengaruhi peningkatan kualitas hidup pasien diabetes melitus pada kesehatan jantung, meningkatkan sirkulasi darah, dan mengurangi risiko komplikasi jangka panjang, dimana saat melakukan latihan fisik terjadi peningkatan pemakaian glukosa oleh otot yang aktif sehingga secara langsung dapat menyebabkan penurunan glukosa darah. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan aktifitas fisik terhadap kualitas hidup pada pasien diabetes melitus tipe II di Puskemas Simpang Tiga Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Sampel yang digunakan pada penelitian ini 86 orang terdiri dari penderita diabetes melitus tipe 2 dan berusia >35 tahun, dengan menggunakan uji statistic chi square. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner aktifitas fisik yaitu kuesioner Global Physical Activity Quality (GPAQ) dan kuesioner kualitas hidup yaitu kuesioner Diabetes Quality Of Life (DQOL). Berdasarkan hasil penelitian di dapatkan aktivitas fisik yang ringan sebanyak 49 orang (57%) dan kualitas hidup yang kurang sebanyak 34 orang (39.5%). Hasil penelitian didapatkan p value 0,001 (<0,05) yang artinya Ho ditolak, sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara aktifitas fisik dengan kualitas hidup pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas Simpang Tiga Pekanbaru. Rekomendasi penelitian ini diharapkan kepada pasien diabetes melitus untuk meningkatkan aktivitas fisik dan kualitas hidup supaya mempercepat penyembuhannya.
Aktivitas Antioksidan Brokoli (Brassica oleracea) pada beberapa durasi perebusan dengan Metode DPPH (1,1-diphenil-2-picrylhydrazil) Henny Erina Saurmauli Ompusunggu; Helena Patresia Siahaan
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.41715

Abstract

Radikal bebas yang berlebih dapat menyebabkan stres oksidatif yang memicu berbagai penyakit seperti kanker, diabetes, dan penuaan dini. Antioksidan berperan penting untuk menetralkan radikal bebas, salah satunya terdapat pada brokoli (Brassica oleracea). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium murni dengan melakukan pengamatan aktivitas antioksidan dari ekstrak sari murni brokoli pada beberapa durasi penyajjian perebusan dengan konsentrasi 100 ppm, 200 ppm, 300 ppm, 400 ppm, 500 ppm. Uji kualitatif dilakukan dengan pemeriksaan flavonoid dan uji kuantitatif dengan metode DPPH menggunakan spektrofotometer UV-Vis dengan dilakukan 3 kali pengulangan. Sayur brokoli terbukti mengandung senyawa antioksidan dengan uji flavonoid positif dengan ditandai perubahan warna dari merah bata menjadi orange. Nilai IC50 sayur brokoli dengan penyajian perebusan dengan durasi 2 menit (363 ppm), durasi 4 menit (337 ppm), dan durasi 6 menit (304 ppm). Aktivitas antioksidan sayur brokoli pada penyajian perebusan dengan durasi 2 menit dikategorikan lemah, durasi 4 menit dikategorikan lemah, dan durasi 6 menit dikategorikan lemah.
Pentingnya Protein Hewani Dalam Mencegah Stunting Pada Balita: Systematic Review Retni Retni; Mariza Arfianti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.41761

Abstract

Stunting menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang serius dengan prevalensi yang tetap tinggi di negara berkembang. Stunting disebabkan kekurangan asupan gizi dalam waktu lama pada masa 1000 hari pertama kehidupan (HPK). Stunting dapat meningkatan risiko obesitas, penyakit degeneratif ,menurunnya kesehatan reproduksi, tidak optimalnya kapasitas belajar dan performa saat masa sekolah. Tujuan penelitian untuk mengetahui Pentingnya Protein Hewani Dalam Mencegah Stunting Pada Balita dengan melakukan review terhadap beberapa artikel terkait. Metode yang digunakan adalah literatur review. Sumber Pencarian literatur menggunakan empat data base yaitu : Google Scholar, Portal Garuda, Indonesia One Search, PubMed dengan tahun terbit 2020-2024. Seleksi studi sesuai kriteria inkulsi dengan prisma checklist dari judul, abstrak, full text dan dinilai kelayakan studi selanjutnya ditabulasi dan analisis dari temuan studi. Hasil pencarian terdapat 20 jurnal yang memenuhi kriteria inkulsi. Setelah ditabulasi dan dianalisis 20 studi dan secara keseluruhan menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara asupan protein dengan stunting, secara keseluruhan studi menunjukan bahwa Balita yang konsumsi protein hewani kurang berisko mengalami stunting. Kesimpulan konsumsi protein hewani yang cukup dapat mencegah terjadinya stunting pada balita.Saran bagi tenaga kesehatan agar dapat memberikan pengetahuan tentang pencegahan stunting dengan pemberian protein hewani yang cukup.
Pengaruh Aromaterapi Lavender Untuk Mengurangi Mual dan Muntah Pada Ibu Hamil di Trimester Pertama Umi Habibah; Herlina Herlina; Firda Fibrila; M. Ridwan
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.41791

Abstract

Selama kehamilan, 70-85% wanita mengalami mual dan muntah. Jika mual dan muntah tidak ditangani, maka akan menyebabkan penurunan berat badan, gangguan nutrisi, ketidakseimbangan elektrolit, dehidrasi dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini akan menyebabkan gangguan pertumbuhan janin, BBLR hingga cacat bawaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh aromaterapi lavender terhadap penurunan mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama. Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimental dengan menerapkan model one group pretest-posttest. Sebanyak 23 ibu hamil trimester pertama yang mengalami mual muntah berpartisipasi yang dipilih secara accidental. Hasil penelitian didapatkan rata-rata skor mual muntah pada ibu hamil trimester pertama sebelum intervensi aromaterapi lavender adalah 2,78 dan setelah intervensi aromaterapi lavender adalah 1,22 dengan selisih skor 1,56. Kesimpulan: aromaterapi lavender mampu menurunkan mual muntah pada ibu hamil trimester pertama.
Efektifitas Efektivitas Mobilisasi Dini Terhadap Proses Penyembuhan Luka Pasien Post SC di Ruang Cempaka RSUD Dr. Soehadi Prijonegoro Sragen Muhammad Riyal Nugraha Pratama; Sulastri Sulastri
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.41861

Abstract

Persalinan dengan operasi caesar dapat menjadi sulit karena berbagai faktor, termasuk penyembuhan luka operasi. Penelitian ini mengeksplorasi dampak mobilisasi dini terhadap penyembuhan luka pasca-operasi caesar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mobilisasi dini dapat mempercepat penyembuhan luka. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan ukuran sampel 8 pasien pasca-operasi caesar. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan prosedur mobilisasi dini setelah operasi caesar sangat penting untuk hasil pascaoperasi yang optimal.
Terapi Foot Massage Untuk Mengurangi Skala Nyeri Pada Pasien Post Sectio Caesarea : Studi Kasus Febri Raharja; Sulastri Sulastri
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.41862

Abstract

Latar Belakang: Masalah Nyeri akut post sectio caesarea pada ibu, dapat mengganggu aktivitas ibu dan juga proses pemberian asi pada bayi. Keluhan yang dirasakan ibu yaitu nyeri yang berasal dari insisi abdomen, ada berbagai macam penatalaksanaan nyeri yaitu dengan farmakologi dan nonfarmakologi. Tujuan: penelitian ini untuk menggambarkan penerapan foot massage terhadap penurunan skala nyeri pada pasien post sectio caesarea (SC). Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif studi kasus dengan menggunakan pendekatan asuhan keperawatan terhadap 5 partisipan. Foot massage diberikan selama 15 menit setelah 1 jam pemberian analgetik selama 3 hari berturut turut. Hasil: setelah dilakukan intervensi pemberian foot massage nyeri menurun dari 5 menjadi 3. Kesimpulan: penerapan foot massage membantu menurunkan nyeri post SC.
Analisis Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Seksual Berisiko Pada Lelaki Seks Lelaki (LSL) Dalam Pencegahan Penyakit HIV/AIDS Eki Pratidina; Irisanna Tambunan2
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.41872

Abstract

Lelaki seks dengan lelaki (LSL) merupakan populasi kunci dalam epidemi HIV/AIDS yang memiliki risiko tinggi terhadap perilaku seksual berisiko. Berbagai faktor sosial, perilaku, dan kesehatan berkontribusi terhadap perilaku seksual berisiko pada LSL, termasuk penggunaan kondom, riwayat skrining infeksi menular seksual (IMS), peran keluarga, pengaruh teman sebaya, paparan media pornografi, dan kontrol diri. Studi mengenai faktor spesifik yang berhubungan dengan perilaku seksual berisiko dalam konteks pencegahan HIV/AIDS pada LSL di Indonesia masih terbatas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seksual berisiko pada LSL melalui skrining IMS sebagai langkah awal dalam memahami pola risiko infeksi HIV/AIDS. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 46 responden dipilih menggunakan purposive sampling di salah satu Puskesmas di Bandung. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan saat kegiatan skrining IMS. Analisis data menggunakan uji Chi-square untuk menguji hubungan antara variabel independen dan dependen. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kondom saat berhubungan seksual (p = 0,000) dan hasil skrining IMS (p = 0,000) memiliki hubungan signifikan dengan perilaku seksual berisiko pada LSL. Sebagian besar responden (71,7%) melaporkan menggunakan kondom saat berhubungan seksual, sementara 23,9% dinyatakan positif IMS. Faktor lain, seperti peran keluarga, pengaruh teman sebaya, paparan media pornografi, dan kontrol diri, tidak menunjukkan hubungan signifikan secara statistik, meskipun berperan dalam membentuk pola perilaku seksual individu. Kesimpulan: Penggunaan kondom dan skrining IMS merupakan faktor utama yang berhubungan dengan perilaku seksual berisiko pada LSL dalam konteks pencegahan HIV/AIDS. Oleh karena itu, strategi intervensi yang lebih efektif diperlukan untuk meningkatkan kesadaran dan akses layanan kesehatan seksual bagi populasi ini.

Page 95 of 242 | Total Record : 2415