cover
Contact Name
Program Studi PIPS UNJ
Contact Email
pipsfis@unj.ac.id
Phone
+6285266569092
Journal Mail Official
pipsfis@unj.ac.id
Editorial Address
Building K. 3nd Floor Campus A Jakarta State University, Jl. Rawamangun Muka Jakarta Timur, Postal Code 13220.
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Edukasi IPS
ISSN : -     EISSN : 26208768     DOI : 10.21009
Core Subject : Education, Social,
The Scientific Journal of Edukasi IPS is an Online Journal of social science education and social studies which has E-ISSN: 2620-8768 published by the Faculty of Social Science, State University of Jakarta (UNJ). Edukasi IPS published twice a year (March and August), containing 6 articles and received articles in areas: social science education, social studies, education and teaching studies, with research methodologies that meet the standards set for publication. The manuscript of the article may come from researchers, academics, practitioners, and other.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2017): EDUKASI IPS" : 6 Documents clear
PENINGKATAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU IPS : Studi Kasus Di MGMP IPS Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat Siswono, Eko; Djulaiqha, Nur
Edukasi IPS Vol. 1 No. 1 (2017): EDUKASI IPS
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.099 KB) | DOI: 10.21009/EIPS.01101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui kompetensi profesional guru IPS setelah mengikuti MGMP IPS Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat dan (2) mengetahui peranan MGMP IPS dalam meningkatkan kompetensi profesional guru IPS di Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengambilan sampel berupa purpose sampling. Sumber data berasal dari data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Metode yang digunakan dalam analisis data adalah reduksi data, penyajian data, hingga penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan (1) MGMP IPS Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat adalah wadah guru mata pelajaran IPS Terpadu dalam meningkatkan kompetensi profesional guru IPS, (2) dalam melaksanakan kegiatan MGMP IPS Kecamatan  Cengkareng  Jakarta  Barat  mempunyai  peran  sebagai  reformator dengan mengembangkan materi ajar melalui sumber-sumber lain dan media pembelajaran berbasis IT, mediator dengan mensosialisasikan kurikulum dan perangkat pembelajaran yaitu kurikulum 2013, supporting agency dengan mengembangkan   metode   pembelajaran,   dan   kolaborator   mengundang   nara sumber dan membuat kegiatan berbagi pengamalan antar teman sejawat.
PENANAMAN NILAI-NILAI DALAM PENDEKATAN SAINTIFIK PADA PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL: Studi Kasus Pembelajaran IPS di SMP 73 Jakarta Selatan Sujarwo, Sujarwo
Edukasi IPS Vol. 1 No. 1 (2017): EDUKASI IPS
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.933 KB) | DOI: 10.21009/EIPS.01102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengetahuan dan pemahaman tentang nilai-nilai yang terkandung dalam pendekatan saintifik pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi atau pengamatan, dokumentasi, kajian pustaka, catatan lapangan. Teknik Analisis Data dalam penelitian ini menggunakan cara pengumpulan data, reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai-nilai yang terdapat dalam pembelajaran IPS dengan pendekatan saintifik antara lain yaitu nilai religius, nilai filsafat, nilai edukatif, nilai teoritis dan juga nilai sosial, nilai-nilai tersebut terdapat dalam pembelajaran dengan pendekatan saintifik dengan langkah-langkah mengamati, menanya, mengumpulkan data, mengasosiasi, menalar, dan mengkomunikasikan. Adapun model pembelajaran yang digunakan yaitu discovery-inquiry based learning, problem based learning, dan project based learning.
HUBUNGAN ANTARA KOMUNIKASI INTERPERSONAL GURU DAN MINAT BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR IPS SISWA DI SMP NEGERI 74 JAKARTA Purwandari, Dian Alifia; Riani, Hanifah
Edukasi IPS Vol. 1 No. 1 (2017): EDUKASI IPS
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.935 KB) | DOI: 10.21009/EIPS.01103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pengetahuan berdasarkan bukti data empiris  atau  fakta  yang  sesungguhnya  (valid),  benar  dan  dapat  dipercaya  (reliabel) tentang adanya hubungan komunikasi interpersonal guru dengan prestasi belajar IPS, hubungan minat belajar dengan prestasi belajar IPS, hubungan komunikasi interpersonal guru dan minat belajar secara bersama-sama terhadap prestasi belajar IPS.  Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain analisis korelasional. Teknik pengambilan sampel yang dilakukan adalah secara acak sederhana dengan adanya proporsional tingkatan.Berdasarkan   analisis   data   dapat   disimpulkan   bahwa:   1)   Hasil   pengujian Signifikan antara Komunikasi Interpersonal Guru dengan Prestasi Belajar IPS ditunjukan pada koefisien korelasi Pearson product moment sebesar 0,754 sedangkan thitung sebesar 5,74> t tabel (1,67).   Adapun regresi   bersifat   linier   dengan   model   persamaan   Y= 0,569+0,206X1. 2)  Hasil pengujian hipotesis  kedua diperoleh  kesimpulan bahwa ada hubungan yang signifikan antara minat belajar dengan prestasi belajar IPS ditunjukan pada koefisien korelasi sebesar 0,668 sedangkan thitung sebesar 3,23 > t tabel (1,67). Adapun regresi bersifat linier dengan model persamaan Y =0,654+0,120X2. 3)secara bersama- sama ada hubungan yang signifikan antara variabel komunikasi interpersonal guru (X1) dan minat belajar (X2) dengan prestasi belajar IPS (Y) dengan koefisien korelasi sebesar 0,791. Hasil pengujian hipotesis ketiga diperoleh kesimpulan bahwa 0,362. Hubungan regresi ganda bersifat linier dengan model persamaan Y =0,654+0,151X1  + 0,056 X2. Kontribusi determinasi dari masing-masing bvariabel bebas terhadap variabel terikat adalah: Variabel komunikasi interpersonal guru sebesar 56,7%. Variabel minat belajar sebesar  44,6%.  Kontribusi  determinasi  kedua  variabel  bebas  secara  bersama-sama terhadap variabel terikat adalah 62,5 %. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa prestasi belajar IPS disebabkan oleh dua faktor secara bersamaan yaitu komunikasi interpersonal guru  dan  minat belajar sebesar  62,5%  dan sisanya  37,5%  faktor-faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
IMPLEMENTASI PENILAIAN AUTENTIK KURIKULUM 2013: Studi Kasus Guru IPS di SMP Labschool Jakarta Safitri, Desy; Oktaviana, Maria
Edukasi IPS Vol. 1 No. 1 (2017): EDUKASI IPS
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.918 KB) | DOI: 10.21009/EIPS.01104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang menyeluruh mengenai implementasi penilaian autentik Kurikulum 2013. Penelitian ini dilakukan di SMP Labschool Jakarta di Jl. Pemuda Komplek UNJ, Rawamangun, Jakarta. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, pengamatan, dan analisis dokumen. Sumber data  yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara, pengamatan, dan analisis dokumen yang berasal dari informan kunci dan informan inti. Informan kunci yaitu Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah bidang kurikulum, sedangkan informan inti yaitu guru-guru IPS kelas tujuh dan delapan yang menerapkan kurikulum 2013. Hasil penelitian ini adalah bahwa guru-guru IPS di SMP Labschool Jakarta dalam mengimplementasikan penilaian autentik kurikulum 2013 menghadapi permasalahan. Permasalahan yang dihadapi tersebut dari proses penilaian yang berdasarkan tiga ranah yaitu sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Selain itu juga dari jumlah siswa yang banyak, form penilaian, waktu pengambilan nilai, serta penilaian yang detail dan banyak diamati. Untuk mengimplementasikan penilaian autentik  kurikulum  2013  yang  perlu  diperbaiki  bukan  dari  sistem  penilaian autentik kurikulum 2013 seperti yang diharapkan oleh guru-guru, melainkan perbaikan dari pemerintah dalam sosialisasi implementasi kurikulum 2013, serta meluruskan pola pikir dan paradigma guru dalam implementasi kurikulum 2013.
PENDIDIKAN KARAKTER ANAK: Studi Kasus di Rumah Singgah Sanggar Anak Akar, Jakarta Timur Martini, Martini; Haniah, Nisrina
Edukasi IPS Vol. 1 No. 1 (2017): EDUKASI IPS
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.771 KB) | DOI: 10.21009/EIPS.01105

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk:  (1)  Mengkaji  pelaksanaan  pendidikan karakter di Sanggar Anak Akar, (2) Mengkaji upaya yang dilakukan pengurus untuk menanamkan nilai-nilai karakter di Sanggar Anak Akar, (3) Mendeskripsikan faktor penghambat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian ini dibagi menjadi dua, yaitu (1) Pelaksanaan pendidikan karakter anak jalanan, meliputi rancangan dan metode kegiatan, (2) Upaya pengurus dalam menanamkan nilai-nilai karakter, meliputi jujur, disiplin, mandiri, kerja keras, dan tanggung jawab. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Subjek penelitian ini, yaitu empat orang pengurus Sanggar Anak Akar dan tiga Anak Akar. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode yang digunakan dalam analisis data adalah reduksi data, penyajian   data,   dan   penarikan   kesimpulan.   Pengujian   data   menggunakan ketekunan pengamatan, triangulasi, dan kecukupan referensial. Hasil penelitian ini menunjukan: (1) Pelaksanaan pendidikan karakter anak jalanan di Sanggar Anak Akar bersifat long live education. Pendidikan karakter dilakukan melalui serangkaian proses pembinaan dan bimbingan dalam menanamkan  nilai  karakter  di  Sanggar  Anak  Akar  melalui  perencanaan  dan metode berbasis kegiatan. (2) Upaya penanaman nilai karakter di Sanggar Anak Akar melalui sikap dan keseharian. (3) Faktor penghambat dalam pelaksanaan pendidikan karakter di Sanggar Anak Akar dibagi menjadi dua, yaitu: hambatan dari  rumah  singgah,  seperti  sistem  yang  belum  mendukung  dan  terbatasnya sumber daya manusia (SDM), sedangkan hambatan dari Anak Akar, seperti Anak Akar sedang masa puberitas, sifat dan latar belakang yang berbeda satu sama lain, terdapat Anak Akar yang tidak mengikuti serangkaian kegiatan, dan kurangnya kesadaran anak.
POLA PENDIDIKAN ANAK KURANG MAMPU: Studi Kasus Pendidikan Nonformal di Yayasan Cahaya Anak Negeri Bekasi Utara Muchtar, Muhammad; Aprilian, Dimas
Edukasi IPS Vol. 1 No. 1 (2017): EDUKASI IPS
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.686 KB) | DOI: 10.21009/EIPS.01106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola pendidikan anak yang digunakan di Yayasan Anak Negeri untuk mendidik anak-anak yang memiliki latar belakang ekonomi menengah kebawah dan bagaimana hasil dari pola pendidikan di Yayasan Cahaya Anak Negeri. Penulis menggunakan metode kualitatif agar mendapatkan sebuah data yang lebih mendalam dengan menggali kepada informan penelitian. Sumber data yang diperoleh  adalah dengan menggunakan hasil wawancara, observasi, dan studi pustaka.  Sumber data yang dalam penelitian ini berasal dari informan kunci ialah ketua yayasan dan guru, sedangkan informan inti ialah anak binaan, orangtua anak binaan, dan ketua RT 02. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pola pendidikan yang digunakan oleh Yayasan Cahaya Anak Negeri adalah pola pendidikan demokratis dimana semua kegiatan disana disesuaikan dengan minat anak-anak seperti peraturan, kegiatan belajar, dan kegiatan tambahan diluar kegiatan belajar.  Tetapi tetap dengan kontrol dan pengawasan dari yayasan apabila itu baik untuk anak-anak binaan, Yayasan Cahaya Anak Negeri selalu mendukung. Hasil dari pendidikan di Yayasan Cahaya Anak Negeri selain membuat anak-anak binaan menjadi lebih pintar, anak-anak binaan memiliki sikap dan perilaku yang baik. Hal ini karena anak-anak binaan diberikan penanaman nilai sosial dan nilai agama disetiap pelajaran membuat sikap dan perilaku anak-anak berubah menjadi lebih baik. Karena mereka selalu diberikan contoh sikap dan perilaku yang baik menurut nilai sosial dimasyarakat dan menurut nilai agama. Sehingga anak-anak binaan Yayasan Cahaya Anak Negeri dapat bersikap dan berperilaku baik didalam yayasan, dimasyarakat, dan juga didalam keluarga.

Page 1 of 1 | Total Record : 6