cover
Contact Name
Herfia Rhomadhona
Contact Email
herfia.rhomadhona@politala.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
herfia.rhomadhona@politala.ac.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
Articles 190 Documents
PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI PENERIMAAN KAS DARI PENJUALAN TUNAI (STUDI KASUS PADA CV RESTU IBU BANJARMASIN) Fitriyani, Yuli
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 2 No. 1 (2016)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jht.v2i1.6

Abstract

Kas memiliki peranan yang sangat penting dalam kegiatan operasional disegala bidang usaha baik itu usaha kecil, menengah maupun besar. Hampirsetiap hari kas selalu digunakan dalam berbagai transaksi penjualan maupunpengeluaran biaya. Oleh karena itu, didalam transaksi penjualan perlu adanyaprosedur dan pencatatan yang baik guna mengetahui berapa besarpenerimaan kas yang diperoleh dari hasil penjualan barang tersebut.Kerangka pemikiran penelitian ini meliputi: sistem akuntansi, sistempengendalian intern terhadap sistem penerimaan kas. Sistem pengendalianintern mempunyai tujuan menjaga kekayaan organisasi, untuk itu harus adapemisahan fungsi-fungsi agar tidak terjadi penyelewengan terhadap kasperusahaan.Harus ada sistem otorisasi dan prosedur pencatatan agarpemakaiannya dapat dipertanggungjawabkan oleh pihak yang berwenang.Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa di dalam penanganan transaksisistem akuntansi penerimaan kas dari penjualan tunai sebaiknya dilakukanpemisahan fungsi antara fungsi penjualan, fungsi kasir dengan fungsiakuntansi dengan menambah karyawan agar perusahaan tersebut dapatbejalan dengan baik begitu juga dalam rangka melindungi atau menjaga uangkas yang dimiliki CV Restu Ibu Banjarmasin, maka sebaiknya uang kas yangditerima segera disetorkan ke bank secara periodik.Kata kunci: kas, sistem akuntansi, sistem penerimaan kas, sistem pengendalian intern
PENGARUH PROMOSI POLITEKNIK NEGERI TANAH LAUT BERBASIS SEMINAR MOTIVASI TERHADAP JUMLAH MAHASISWA BARU TAHUN 2016 Zein, Mufrida; Kuswoyo, Anton
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 2 No. 1 (2016)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jht.v2i1.7

Abstract

Jumlah lulusan SMA/Sederajat di Kabupaten Tanah Laut mencapai lebih dari2.500 setiap tahunnya. Namun dari jumlah tersebut hanya sebagian kecil sajayang mau melanjutkan pendidikan tinggi. Faktornya bermacam-macam yaitukarena finansial, kurangnya pengetahuan tentang perguruan tinggi, danrendahnya motivasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Sejalan dengan haltersebut, di Kabupaten Tanah Laut telah didirikan Politeknik Negeri TanahLaut (Politala). Kampus ini didirikan dengan tujuan agar lulusan SekolahMenengah Atas (SMA) dan sederajat bisa melanjutkan pendidikan tinggidengan biaya yang terjangkau dan dengan jarak yang tidak jauh dari tempattinggal. Guna meningkatkan jumlah mahasiswa baru, maka dilakukanPromosi Politeknik Negeri Tanah Laut Berbasis Seminar Motivasi bagi siswaSMA/Sederajat kelas 3. Kegiatan Promosi Politala berisi informasi kampusPolitala, jurusan, alur pendaftaran, biaya kuliah, suasan perkuliahan, danmotivasi mengenai pentingnya melanjutkan pendidikan tinggi. Hasilnya,pada tahun 2016 jumlah mahasiswa baru meningkat dibandingkan dua tahunsebelumnya. Jumlah mahasiswa baru selama tiga tahun terakhir, tahun 2014,2015, dan 2016 secara berturut-turut adalah 139 orang, 211 orang, dan 281orang. Hal ini menunjukkan bahwa dengan adanya Promosi BerbasisSeminar Motivasi, meningkatkan jumlah mahasiswa baru di Politala.Kata kunci: Lulusan SMA/Sederajat, promosi, motivasi, Tanah Laut.
PERLAKUAN AKUNTANSI TRANSAKSI DANA PESERTA PRODUK TAKAFUL PENDIDIKAN PADA PT ASURANSI TAKAFUL KELUARGA CABANG BANJARMASIN Machfiroh, Ines Saraswati
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 2 No. 1 (2016)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jht.v2i1.8

Abstract

Asuransi pendidikan merupakan salah satu produk dari asuransi Keluarga(jiwa) yang mengandung unsur saving. Selain itu unsur preminya terdiridari rekening tabungan peserta dan rekening dana tabarru’, bagi hasilnyadilakukan sesuai dengan skim bagi hasil, dan sumber pembayaran klaimmeninggal dunia diperoleh dari akumulasi rekening dana tabarru’parapeserta. Klaim yang dapat diajukan peserta pada asuransi pendidikanterdiri dari klaim nilai tunai, klaim meninggal dunia, klaim habis kontrak,dan klaim tahapan manfaat.Produk Takaful Pendidikan merupakan produk yang menawarkan tahapanmanfaat pendidikan bagi penerima hibah (anak) mulai masuk TK, masukSD, masuk SMP, masuk SMU sampai dengan Perguruan Tinggi. Perlakuanakuntansi pada produk Takaful Pendidikan untuk premi tahun pertamadialokasikan pada rekening kewajiban manfaat polis masa depan (danatabarru’) dan rekening dana pemegang polis unit link (tabungan peserta),untuk bagi hasil dibagikan sesuai dengan skim bagi hasil dan dicatat dalamrekening dana pemegang polis unit link (bagi hasil), dan untuk klaim tahunpertama hanya terdiri dari klaim nilai tunai dan klaim meninggal dunia.Dimana masing-masing jenis klaim tersebut akan mempengaruhi tahapanmanfaat yang akan diterima peserta.Kata Kunci: premi, klaim, tabarru’
TEKNIK KONVENSIONAL PENGGUNAAN TUMBUHAN OBAT DI KAWASAN ESTUARIA TAKISUNG Lestari, Ema
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 2 No. 1 (2016)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jht.v2i1.9

Abstract

Tumbuhan obat adalah tumbuhan yang memiliki khasiat obat dan digunakansebagai obat dalam penyembuhan maupun pencegahan penyakit. Di daerahTakisung terdapat kawasan estuaria.Dikawasan tersebut ditumbuhi pepohonan,tumbuhan herba dan semak yang berpotensi sebagai tanaman obat.Masyarakatdaerah setempat menggunakan tumbuhan obat sebagai alternatif dalampengobatan, karena banyak ditemukan tumbuhan obat di sekitarmereka.Penelitian ini bertujuan untukmendapatkan informasi tentangbagaimana teknik penggunaan tumbuhan obat dikawasan estuaria Takisungoleh masyarakat di daerah tersebut.Metode yang digunakan dalam penelitianini adalah metode diskriptif, dengan terjun secara langsung ke lapangan padakawasan kiri dan kanan bantaran estuaria Pantai Takisung KecamatanTakisung Kabupaten Tanah Laut. Hasil penelitian menunjukkan bahwatumbuhan berkhasiat obat yang ditemukan di kawasan estuaria Takisung yangdiketahui dan digunakan oleh masyarakat setempat terdapat 15 jenistumbuhan.Teknik konvensional penggunaan tumbuhan obat masyarakat dikawasan estuaria meliputi:1bahan di cuci bersih kemudian di rebus bersamaan,setelah dingin air rebusan tersebut disaring kemudian diminum,2bahan dicucibersih terlebih dahulu kemudian ditumbuk, setelah itu dioleskan, 3bahandipanggang diatas api kemudian diusapkan, 4bahan diparut kemudian diperas,air yang dihasilkan diminum, 5bahan direbus kemudian dicucikan, 6bahandirendam dalam air terus dan diminum, 7bahan direbus dan dimakan, 8bahancairan yang pada bagian tumbuhan kemudian diteteskan, 9bahandirebus danair rebusan diminum, 10bahan dilumatkan hingga halus dan di oleskan, 11bahandibersihkan lalu ditumbuk sampai halus, lalu dicampurkan dengan bahan lainlalu dioleskan, 12bahan dikeringkan kemudian direbus, lalu air rebusannyadiminum, 13bahan ditumbuk kemudian dicampurkan dengan bahan lainkemudian diusapkan, 14bahan diremas-remas dan di usapkan.Kata Kunci: Tumbuhan Obat, Kawasan Estuaria, Teknik Konvensional
ANALISIS MINAT ANAK USIA DINI DALAM BELAJAR VOCABULARY DENGAN MEMANFAATKAN GOOGLE TRANSLATE(NATIVE SOUNDS) (STUDI KASUS PADA PAUD) Yuliyanti, Wan
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jht.v1i1.10

Abstract

Tulisan ini merupakan kelanjutan dari Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang penulis laksanakan di Kecamatan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan berjudul: “PELATIHAN PEMANFAATAN INTERNET GOOGLE TRANSLATE DALAM MENCARI NATIVE SOUNDS SEBAGAI MEDIA PENGAJARAN AUDIO-VISUAL VOCABULARY UNTUK GURU PAUD”.Penulis meyakini bahwa media ini dapat meningkatkan minat anak usia dini dalam belajar Bahasa Inggris dimulai dari mengenal vocabulary, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah terpencil di salah satu kabupaten di Kalimantan Selatan.Selain mudah dibuat, media ini sangat membantu para guru yang tidak memiliki latar belakang pendidikan Bahasa Inggris, sehingga lebih percaya diri dalam mengajarkan vocabulary kepada anak usia dini. Media ini tidak hanya mengandung unsur visual berupa gambar-gambar dengan bentuk dan warna yang indah, namun juga mengandung unsur audio (native sounds) sehingga sangat menarik bagi anak usia dini yang belum diajarkan baca-tulis dan berhitung.Tinggi rendahnya minat anak dapat melalui penilaian yang memiliki indikator penilaian melalui tahapan: (1)pre-test, (2)pengajaran dan (3)post-test, dengan category hasil belajar: Fair, Good, Very Good atau Excellent dengan scoring persentase (%).Materi yang diberikan dan diukur adalah berdasarkan scope, antara lain: color, shape, fruit, vegetable, animal, transportation, dan numbers up to twenty yang diberikan secara berulang melalui slideshow.
PENGENDALIAN INTERN DALAM BERWIRAUSAHA PADA TOKO NABIL Nurmalina, Radna
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jht.v1i1.11

Abstract

Pengendalian merupakan proses untuk memeriksa kembali, menilai dan selalu memonitor laporan-laporan apakah pelaksanaanya tidak menyimpang dari tujuan yang telah ditetapkan, oleh karena itu adanya suatu langkah perbandingan antara hasil yang ditetapkan dalam perencanaan untuk mengetahui dan menilai prestasi masa lalu serta meletakan tanggung jawab jika ada penyimpangan yang terjadi, denagan demikian pelaksanaan akan lebih efektif dan efisien.Pengendalian adalah wewenang untuk mengatur dan menentukan kebijakan keuangan dan operasi dari suatu kegiatan usaha dengan tujuan untuk mendapat manfaat dari kegiatan tersebut.Pengendalian intern sangat diperlukan dalam berwirausaha sehingga pemilik usaha bisa mengendalikan biaya operasional untuk meningkatkan laba usahanya. Wirausahawan yang mengelola unit usaha perlu membuat anggaran yang realistis, khususnya yang berkaitan dengan pengendalian intern dan memperhatikan otorisasi pengeluaran biaya yang konsisten atau pengeluaran biaya yang sesuai dengan perencanaan.
PENGEMBANGAN WILAYAH DALAM PERSFEKTIF POTENSI SUMBER DAYA Kiptiah, Mariatul
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jht.v1i1.12

Abstract

Indonesia dengan segala potensi yang dimiliki sebagai modal pembangunan, semestinya mampu menjadi negara maju dan sejajar dengan negara-negara lainnya.Namun pada kenyataannya potensi alam yang meliputi kekayaan alam di darat dan di laut belum mampu menciptakan kesejahteraan bagi masyarakatnya.Upaya pemerintah dalam memerangi kemiskinan dari tahun ke tahun terus meningkat, hal ini terlihat dari dana yang di kucurkan untuk program pengentasan kemiskinan. Kebijakan yang “ pro-kaum miskin” sangat di perlukan agar pertumbuhan ekonomi mempunyai dampak positif yang berarti bagi pengurangan kemiskinan, terutama kebijakan yang produktif seperti perluasan akses bagi semua orang pada bidang pendidikan, pelayanan kesehatan, peningkatan kesempatan kerja serta pembangunan sektor pertanian dan ekonomi pedesaan.Penelitian ini lebih difokuskan pada eksperimental sehingga mampu menciptakan fenomena pada kondisi tertentu yang mengakibatkan adanya hubungan sebab akibat dari kondisi yang diteliti dengan menggunakan model penelitian kuantitatif.Adanya pembangunan dan pengembangan wilayah yang seimbang di seluruh wilayah Indonesia tampaknya masih menjadi wacana, Kawasan Indonesia Timur (KTI) sampai sekarang masih jauh ketinggalan di bandingkan dengan pembangunan yang terjadi di Kawasan Barat Indonesia (KBI). Kesenjangan antar wilayah ini dapat dilihat dari beberapa dimensi, yaitu sosial ekonomi dan layanan publik yang berimplikasi pada kesejahteraan masyarakatnya, angka kemiskinan, akses layanan kesehatan dan pendidikan, kemudian dimensi wilayah yang tumbuh.Pembangunan atau pengembangan wilayah yang dilaksanakan tentunya ingin mencapai keterpaduan dalam penggunaan berbagai sumberdaya, merekatkan dan menyeimbangkan pembangunan nasional/wilayah/regional dalam satu kesatuan wilayah nasional, meningkatkan keserasian antar kawasan, dan keterpaduan antar sektor pembangunan dengan prinsip pembangunan yang berkelanjutan. Untuk itu diperlukan keseimbangan regional dalam melaksanakan pembangunan atau pengembangan wilayah sehingga hasil pembangunan dapat dinikmati merata di seluruh wilayah Indonesia dan kesenjangan antar daerah dapat dikurangi.
THE STUDENTS’ ATTITUDE TOWARDS ENGLISH CLASSROOM ENVIRONMENT AT SMP KARTIKA BANJARMASIN SCHOOL YEAR 2014/2015 Maulida, Hidya
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jht.v1i1.13

Abstract

This research aims to find out the students’ attitude toward English classroom environment especially English teacher, English material and English classroom management. This research used descriptive method to find out the students attitude toward English teacher, English material and English classroom management.The population of this research was the ninth year students of SMP Kartika Banjarmasin which consists of two classes so the totalis 67 students. The instrument of the research was questionnaire by using mean score to find out the mean score of them.The result of the data analysis of the questionnaire indicated that the students have positive attitude toward English teacher (59.80), the students have positive attitude toward English material (59) and the students have positive attitude toward English classroom management (55.92).Based on the result, some suggestions are proposed: (1)Generally, the student's attitude toward English classroom environment is positive but there are still some students have neutral attitude so that its suggested to English teacher at the SMP Kartika Banjarmasin in order to learn more skills and pay attention to the classroom environment’s factor and he should be creative in teaching English so that the students can be motivated in learning English (2) To the students, they should make English as interesting subject so that it can give benefit to the future. 
AN ANALYSIS OF STUDENTS’ ABILITY IN CONSTRUCTING SIMPLE PRESENT TENSE SENTENCES (A CASE STUDY AT THE STATE JUNIOR HIGH SCHOOL (SMP NEGERI 2) HAMPARAN PERAK) Ningsih, Yuliana
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jht.v1i1.14

Abstract

The research deals with students’ ability in constructing Simple Present Tense and it is objected to see whether the students are able to use Simple Present Tense.This research was conducted at the third grade of State Junior High School (SMPN 2) Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang. From 60 students of the total sample were selected randomly. The data was obtained by administering a test related to Simple Present Tense. This study was conducted in quantitative approach with the standard ability for an individual mastery of learning is minimum 70% of the test given and that is suggested by Tinambunan (1980) which is divided in to five levels of ability namely: out standing ability (A), above ability (B), average ability (C), below average ability (D), and insufficient ability (E) with each level represents different percentage.The population of this research was the third year students of SMPN 2 Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang. The total number of the population was 119 students. There are three classes; III.1, III.2, and III.3. The researcher used simple random sampling to select the sample.The result shows that the students’ ability in constructing Simple Present Tense is very low as there was no student in the levels out standing ability, above average ability, and average ability. There were 6 students in the level of below average ability (10%) and 54 students in the level of insufficient ability (90%).
ANALISIS KEBIJAKAN PENDIDIKAN DI KABUPATEN TANAH LAUT (DALAM RANGKA PENUNTASAN WAJIB BELAJAR 12 TAHUN) Chalid, Sihabuddin
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jht.v1i1.15

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang kebijakan pendidikan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, dalam rangka penuntasan wajib belajar 12 sesuai dengan Undang Undang No 20 Tahun 2013, tentang Wajib Belajar 12 Tahun. Pendekatan penelitian ini pada analisis deskripsi kualitatif, melalui identifikasi masalah, penyusunan agenda setting, perumusan kebijakan, pengesahan kebijakan, implementasi kebijakan dan evaluasi kebijakan. Setelah melalui ramalan kebijakan dari alternatif kebijakan maka ditentukan hasil dengan pemilihan kebijakan, setelah itu dilakukan rencana implementasi dan penjadwalan pelaksanaannya.

Page 9 of 19 | Total Record : 190