cover
Contact Name
Edy Suryawardana, SE., MM.
Contact Email
solusi@usm.ac.id
Phone
+6285101187614
Journal Mail Official
solusi@usm.ac.id
Editorial Address
Soekarno Hatta street Tlogosari Semarang Central Java
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
SOLUSI
Published by Universitas Semarang
ISSN : 27162532     EISSN : 14125331     DOI : 10.26623
SOLUSI scientific magazine is a collection of quality scientific journals from various social science disciplines including economics, accounting, management and business. Topics raised in journals are adapted to current themes that can help practitioners and academics develop their knowledge and experience. The published journals are the results of studies and deep thoughts from competent and talented writers in their fields. The peer reviews as the directors are partners who always provide instructions and direction so that the scientific magazine SOLUSI is getting better and developing.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "vol. 24 no. 1 (2026): january" : 10 Documents clear
Peran Kepuasan Pelanggan Sebagai Variabel Mediasi Pada Repurchase Intention Aginsara Ayuning Agung; Edy Suryawardana; Teguh Ariefiantoro; Albertus Trilaksono Riyadi
Solusi Vol. 24 No. 1 (2026): January
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v24i1.13101

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh peningkatan potensi industri jasa perawatan kesehatan dan kecantikan di Indonesia khususnya Provinsi Jawa Tengah yang mayoritas berpenduduk muslim. Namun peningkatan tersebut belum diimbangi oleh pengusaha dalam optimalisasi tatakelola jasa kesehatan dan kecantikan berbasis syariah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis peran peran kepuasan pelanggan sebagai variabel mediasi terhadap repurchase intention pada usaha klinik kesehatan dan kecantikan syariah. Variabel dalam penelitian ini meliputi brand image, word of mouth, kualitas pelayanan sebagai variabel bebas, kepuasan pelanggan sebagai variabel mediasi, dan minat beli ulang sebagai variabel terikat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 120 responden. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan program SmartPLS versi 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand image tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Sebaliknya, word of mouth dan kualitas pelayanan berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Kepuasan pelanggan, brand image dan kualitas pelayanan juga berpengaruh signifikan terhadap minat beli ulang. Selain itu, kepuasan pelanggan terbukti memediasi pengaruh kualitas pelayanan terhadap minat beli ulang, namun tidak memediasi pengaruh brand image. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dan komunikasi positif dari pelanggan lain memegang peran penting dalam membentuk kepuasan dan loyalitas konsumen untuk melakukan pembelian ulang. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menambahkan variabel eksternal lain guna memperkuat hubungan antar variabel. Implementasi teori dan implikasi manajerial diulas dalam penelitian ini yang diselaraskan dengan temuan penelitian yang telah dilakukan sehingga memberikan alternatif peningkatan kinerja perusahaan ataupun kinerja bisnis.  
Peran Experiential Marketing Terhadap Kepuasan Konsumen Pada Usaha Sultan Turkish Ice Cream Masela Fadjar Pratiwi; Masine Slahanti
Solusi Vol. 24 No. 1 (2026): January
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v24i1.13168

Abstract

Studi ini dimaksudkan untuk mengkaji variabel experiental marketing yang memengaruhi tingkat kepuasan konsumen pada usaha Sultan Turkish Ice Cream Cabang Saloka Theme Park. Experiential marketing melibatkan lima dimensi utama: sense (pengalaman sensorik), feel (pengalaman emosional), think (pengalaman kognitif), act (pengalaman perilaku), dan relate (pengalaman sosial). Dalam konteks bisnis kuliner, khususnya es krim Turki yang unik, penelitian ini penting untuk memahami bagaimana pengalaman konsumen dapat meningkatkan kepuasan konsumen. Studi ini mempergunakan pendekatan kuantitatif yang didukung oleh teknik nonprobability sampling (Purposive Sampling) dengan kriteria penelitian yaitu responden yang berusia minimum 17 tahun, agar mampu memahami dan mengisi kuesioner dengan baik, berpendidikan setingkat SMA/SLTA/SMK, pernah melakukan pembelian produk Sultan Turkish Ice Cream Cabang Saloka Theme Park minimal satu kali, dan konsumen yang bersedia menjadi responden dan memberikan jawaban dengan jujur sesuai pengalaman pribadi. Jumlah responden sebanyak 96. Analisis data mempergunakan teknik analisis regresi linear berganda, didukung oleh SPSS 26, sementara alat untuk menguji hipotesis ialah uji-F dan uji T. Temuan dari studi ini memperlihatkan bila sense, feel, think, dan act secara positif substansial memengaruhi kepuasan konsumen. Sedangkan relate tidak memengaruhi kepuasan konsumen. Koefisien determinasi berjumlah 0,619 menandakan bila 62% dari kepuasan konsumen terpengaruh oleh experiental marketing (sense, feel, act, think, relate) dan tersisa sejumlah 38% terpengaruh oleh variabel lainnya di luar penelitian ini.
Kompensasi Pay For Performance Dan Kinerja: Systematic Literature Review Rahayu Lestari; Mei Restiana; Dania Amani Manopo; Irma Mega Putri
Solusi Vol. 24 No. 1 (2026): January
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v24i1.13177

Abstract

Penelitian ini melakukan systematic literature review mengenai pay-for-performance dengan tujuan memberikan pemahaman yang komprehensif terhadap penelitian-penelitian terdahulu terkait sistem kompensasi insentif moneter berbasis kinerja serta mengidentifikasi peluang penelitian di masa mendatang. Secara khusus, studi ini menelaah perkembangan penelitian yang telah ada serta mengidentifikasi peluang penelitian di masa mendatang dalam bidang tersebut. Prosedur SLR dengan NVIVO dilakukan mengikuti kerangka analisis Shields (1997) sebagaimana diterapkan oleh Hoque (2014) dan  Anggraini & Sholihin (2023). Kerangka analisis dalam tinjauan pustaka ini merujuk pada Shields (1997) sebagaimana diterapkan oleh Hoque (2014) dan  Anggraini & Sholihin (2023). Penelitian ini mengumpulkan artikel dari database Scopus menggunakan kata kunci terkait kompensi atau insentif keuangan berbasis kinerja. Kriteria inkulsi mencakup bidang Business, Management, and Accounting, jurnal terindeks Scimago (Q1–Q4), berbahasa Inggris; tanpa batasan tahun publikasi—serta dinilai kembali berdasarkan relevansi dan keteraksesan. Sebanyak 35 artikel terindeks Scopus dianalisis berdasarkan beberapa dimensi. Hasil kajian disajikan dalam bentuk: (1) gambaran umum tren penelitian berdasarkan tahun publikasi dan kualitas jurnal, (2) tema-tema penelitian, (3) teori yang digunakan, (4) konteks penelitian lintas negara dan industri, (5) pendekatan metodologis dan teknik analisis yang diterapkan, serta (6) perkembangan terbaru dalam literatur pay-for-performance. Temuan penelitian menunjukkan bahwa minat akademik terhadap topik ini meningkat secara signifikan dalam beberapa dekade terakhir, dengan kajian yang semakin beragam dari sisi konteks maupun perspektif teoretis. Studi ini berkontribusi dengan memetakan kondisi terkini literatur serta memberikan arah penelitian masa depan terkait sistem kompensasi pay-for-performance.
Membentuk Kepuasan Pelanggan: Peran Reliabilitas Dan Interaksi Personal Melalui Citra Toko Jayanti Jiwa Prasetyaningtyas; Sujito
Solusi Vol. 24 No. 1 (2026): January
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v24i1.13376

Abstract

Penelitian ini melihat bagaimana pengaruh dua dimensi kualitas layanan—reliabilitas dan interaksi personal—terhadap kepuasan pelanggan, dengan melihat peran citra toko sebagai variabel pemoderasi. Studi dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 100 pelanggan Alfamart di Kota Semarang yang dipilih secara purposif. Data kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa reliabilitas tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kepuasan pelanggan. Di sisi lain, interaksi personal terbukti memiliki dampak positif dan signifikan dalam meningkatkan kepuasan. Analisis lebih lanjut mengungkap peran kompleks citra toko sebagai moderator. Pada hubungan antara reliabilitas dan kepuasan, citra toko berfungsi sebagai homologiser moderator, yang mengindikasikan bahwa citra toko tidak berinteraksi dengan reliabilitas dan juga tidak memiliki hubungan langsung dengan kepuasan pelanggan. Sementara itu, dalam konteks hubungan interaksi personal dan kepuasan, citra toko bertindak sebagai pure moderator dengan koefisien negatif. Artinya, citra toko justru melemahkan pengaruh positif yang dimiliki interaksi personal terhadap kepuasan pelanggan. Implikasi dari penelitian ini menyoroti pentingnya bagi manajemen ritel untuk lebih memprioritaskan peningkatan kualitas interaksi personal, seperti melalui pelatihan staf yang berkelanjutan. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi mendalam terhadap strategi pembentukan citra toko, memastikan bahwa citra yang dibangun tidak hanya kuat, tetapi juga sinergis dan mendukung pengalaman layanan langsung, bukan malah mengurangi efektivitasnya.
Program Makan Bergizi Gratis dan Pembangunan Ekonomi Lokal Inklusif di Provinsi Bengkulu Imam Abdurrahman Mursalin; Hafida Fifi Anggrayni; Yusuf Agung Viranda; Puji Sigit Rakhmanto; Nafira Dara Ardhanie; Martini
Solusi Vol. 24 No. 1 (2026): January
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v24i1.13399

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dirancang tidak hanya sebagai intervensi gizi, tetapi juga sebagai instrumen untuk memperkuat perekonomian lokal melalui penerapan prinsip home-grown school feeding yang melibatkan petani, nelayan, dan pelaku usaha kecil di daerah. Penelitian ini bertujuan menganalisis keterkaitan antara pelaksanaan MBG dan indikator perekonomian lokal di Provinsi Bengkulu, khususnya Nilai Tukar Petani (NTP), Nilai Tukar Nelayan (NTN), serta posisi relatif belanja MBG terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Data yang digunakan mencakup data bulanan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), nilai kontrak dan belanja MBG, NTP, dan NTN untuk periode Mei–September 2025, serta data PDRB atas dasar harga berlaku (ADHB) Provinsi Bengkulu untuk Triwulan II dan III tahun 2025. Metode analisis yang digunakan meliputi analisis deskriptif, regresi linier sederhana menggunakan metode Ordinary Least Squares (OLS), serta perbandingan data bulanan dan antartriwulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa peningkatan nilai kontrak MBG berkorelasi positif dengan NTP dan NTN, dengan besaran koefisien yang masuk akal secara ekonomi meskipun secara statistik masih bersifat eksploratif karena jumlah observasi yang terbatas. Selain itu, pangsa kontrak MBG terhadap PDRB meningkat tajam antara Triwulan II dan III tahun 2025, searah dengan kenaikan rata-rata NTP. Temuan ini memberikan indikasi awal bahwa penguatan belanja MBG di Provinsi Bengkulu berpotensi selaras dengan perbaikan daya beli petani, stabilitas kondisi nelayan, serta penguatan peran program dalam perekonomian daerah, sekaligus membuka ruang bagi penelitian lanjutan dengan cakupan waktu dan wilayah yang lebih luas.  
Determinan Penerimaan Pajak Di Negara-Negara Berpenghasilan Menengah Anita Damajanti
Solusi Vol. 24 No. 1 (2026): January
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v24i1.13519

Abstract

Pajak merupakan sumber utama pendapatan negara, khususnya di negara berpenghasilan menegah. Peningkatan penerimaan pajak dapat mendorong kemandirian keuangan di negara berpenghasilan menegah. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor yang mempengaruhi penerimaan pajak di negara-negara yang dikategorikan berpenghasilan menengah berdasarkan kriteria Bank Dunia tahun 2024. Penelitian ini menganalisis pertumbuhan ekonomi, keterbukaan perdagangan, foreign direct investment, industri manufaktur dan inflasi yang diprediksi sebagai determian penerimaan pajak. Populasi penelitian ini yaitu negara berpenghasilan menengah sebanyak 108 negara. Sampel yang memenuhi kriteria sebanyak 41 negara selama periode 2015-2024, Jumlah observasi dengan balanced data panel yaitu 410 observasi. Tahap pengolahan data meliputi analisis deskriptif statistik, pemilihan spesifikasi model regresi data panel, dan pengujian hipotesis. Berdasarkan hasil uji chow, uji Hausman, dan uji Lagrange Multiplier disimpulkan bahawa model regresi yang sesuai digunakan pada persamaan model ini yaitu model Random Effect. Pengolahan data dilakukan dengan bantuan aplikasi Eviews. Hasil uji hipotesis secara parsial dan secara simultan yaitu pertumbuhan ekonomi, keterbukaan perdagangan, foreign direct investment, industri manufaktur dan inflasi secara signifikan mempengaruhi penerimaan pajak. Hasil ini konsisten dengan penelitian terdahulu. Implikasi penelitian ini yaitu negara-negara berpenghasilan menengah sebaiknya fokus untuk meningkatkan akses investasi modal asing, meningkatkan transaksi perdagangan luar negeri, mendorong peningkatan industri manufaktur, serta mengedalikan inflasi agar dapat mendorong peningkatan penerimaan pajak. Kemandirian keuangan negara yang berasal dari pajak diharapkan dapat mendorong negara-negara berpenghasilan menengah untuk meningkat menjadi kelompok negara berpenghasilan tinggi.
Agilitas Perbankan dalam Analisis TCCM: Sebuah Tinjauan Literatur Sistematis Inta Hartaningtyas Rani; Lestari Adhi Widyowati; Jara Hardiyanti Jalih
Solusi Vol. 24 No. 1 (2026): January
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v24i1.13533

Abstract

Institusi perbankan dikenal memiliki regulasi yang ketat dan memprioritaskan keamanan tercermin pada sifat birokratis serta reputasi yang kurang memiliki agilitas. Meskipun demikian, industri keuangan berada pada posisi kedua dalam industri yang berhasil melaksanakan transformasi agilitas. Hal ini menuntut sintesis komprehensif mengenai konteks penelitian spesifik dan pemetaan literatur saat ini. Studi ini menggunakan SPAR-4-SLR (Scientific Procedures and Rationales for Systematic Literature Review) untuk meninjau dan menyintesis secara sistematis 35 studi pada basis data Web of Science dan Scopus. Sintesis ini berfokus pada agilitas pada sektor dengan regulasi ketat, seperti per-bankan dan institusi pemerintah, mengacu pada kerangka kerja TCCM (Theory, Context, Characteristics, Methodology). Hasil penelitian ini merangkum dan mensintesa penelitian terdahulu di bidang ini serta memberikan landasan yang kokoh bagi studi selanjutnya. Secara keseluruhan, dengan masih terbatasnya studi agilitas dari perspektif perbankan, hasil penelitian ini diharapkan dapat menawarkan alur baru bagi pengem-bangan literatur dan praktik perbankan  
Determinasi Loyalitas Digital ShopeeFood: Mediasi Kepuasan, Peran E-WOM dan Kepercayaan Puan Inanda Rosmelia Amarili; Kesi Widjajanti
Solusi Vol. 24 No. 1 (2026): January
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v24i1.13660

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan pembentukan loyalitas digital pengguna ShopeeFood dengan menempatkan Electronic word of mouth (E-WOM) dan Electronic trust (E-Trust) sebagai determinan utama, serta Electronic customer satisfaction (E-Customer Satisfaction) sebagai mekanisme mediasi. Fokus kajian berada pada layanan pesan-antar makanan berbasis aplikasi yang kompetitif sehingga retensi pengguna sangat ditentukan oleh pengalaman end-to-end dan persepsi risiko. Data dikumpulkan melalui survei kuantitatif kepada mahasiswa Universitas Semarang yang pernah menggunakan ShopeeFood. Analisis dilakukan menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung antarkonstruk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas E-WOM melalui ulasan, rating, dan rekomendasi, serta tingkat E-Trust melalui persepsi keamanan, reliabilitas, dan transparansi, mendorong meningkatnya kepuasan pengguna. Kepuasan tersebut memperkuat loyalitas digital yang tercermin pada niat menggunakan kembali, preferensi bertahan, dan kesediaan merekomendasikan layanan. E-WOM dan E-Trust juga berpengaruh terhadap loyalitas secara langsung, sehingga kepuasan berperan sebagai mediator parsial. Temuan ini menegaskan pentingnya persepsi sosial dan kepercayaan dalam mempertahankan pengguna pada layanan yang berulang dan berbasis pengalaman. Secara praktis, pengelolaan ekosistem ulasan perlu dilakukan secara proaktif melalui respons terhadap keluhan dan penataan informasi yang jelas. Penguatan kepercayaan dapat ditempuh dengan memperjelas struktur biaya dan promo, meningkatkan keamanan transaksi, serta menyediakan mekanisme penyelesaian masalah yang cepat dan adil. ShopeeFood juga disarankan menjaga konsistensi layanan, termasuk keandalan pengantaran, akurasi informasi pesanan, dan kualitas layanan pelanggan, agar loyalitas jangka panjang terbentuk meski hambatan berpindah platform relatif rendah.
Analisis Tiktok Shop, Live Streaming, dan Harga Terhadap Gaya Hidup Konsumtif Generasi-Z Ade Astian Cahyani; Widyatmoko
Solusi Vol. 24 No. 1 (2026): January
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v24i1.13717

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi determinan perilaku belanja pada era digital dengan menganalisis pengaruh penggunaan TikTok Shop, efektivitas promosi melalui fitur live streaming, dan variabel harga terhadap eskalasi gaya hidup konsumtif Generasi Z. Fenomena ini menjadi krusial untuk dibedah mengingat integrasi antara fitur perdagangan (e-commerce) dengan konten visual kreatif dan interaksi sosial secara real-time telah menciptakan standar baru dalam perilaku konsumsi impulsif. Fokus utama kajian ini adalah memahami bagaimana generasi yang tumbuh di tengah kemajuan teknologi merespons stimulasi pemasaran digital yang bersifat persuasif dan masif. Penelitian ini berlokasi di wilayah Kediri dengan menyasar Generasi Z pada rentang usia 15 hingga 28 tahun yang merupakan pengguna aktif platform TikTok. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari 150 responden melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan perangkat lunak SmartPLS untuk menguji validitas, reliabilitas, serta signifikansi hubungan antarvariabel dalam model struktural. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemanfaatan TikTok Shop, intensitas promosi siaran langsung, dan persepsi harga memiliki kontribusi positif dan signifikan dalam membentuk gaya hidup konsumtif. Secara statistik, model penelitian ini mampu menjelaskan 52,8% variasi perilaku konsumtif, yang mengonfirmasi kuatnya pengaruh teknologi dan strategi promosi digital terhadap pola belanja pemuda. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa kemudahan akses transaksi yang berpadu dengan hiburan visual efektif memicu perilaku belanja yang tidak terencana. Temuan ini memberikan kontribusi empiris pada literatur perilaku konsumen di wilayah non-metropolitan, serta memberikan rekomendasi strategis bagi pelaku usaha dalam merancang pemasaran digital yang lebih efektif dan bertanggung jawab di tengah dinamika pasar masa depan.
Length of Working Experience sebagai Variabel Moderasi: Studi pada Industri Asuransi Jiwa Maria Augustine Graciafernandy; Amandio de Araújo Sarmento; Mira Maulani Utami; Tri Djoko Sulistiyo
Solusi Vol. 24 No. 1 (2026): January
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v24i1.13939

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh inkonsistensi temuan empiris mengenai pengaruh orientasi pelanggan dan keinovatifan tenaga penjualan terhadap kinerja tenaga penjualan. Untuk menjawab kesenjangan tersebut, penelitian ini menguji peran moderasi length of working experience dalam memperkuat hubungan kedua variabel tersebut terhadap kinerja tenaga penjual asuransi. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 150 tenaga penjualan asuransi jiwa di Kota Semarang yang dipilih secara menggunakan teknik purposive sampling dengan masa kerja minimal dua tahun dan masih aktif menjual. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan SEM- AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keinnovatifan tenaga penjualan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja tenaga penjualan, sedangkan orientasi pelanggan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Selain itu, length of working experience terbukti memoderasi hubungan antara keinnovatifan dan kinerja tenaga penjualan, di mana tenaga penjualan dengan pengalaman kerja yang lebih tinggi mampu mengimplementasikan inovasi secara lebih efektif dalam aktivitas penjualan. Namun, length of working experience   tidak memoderasi hubungan antara orientasi pelanggan dan kinerja tenaga penjualan. Temuan ini mengindikasikan bahwa inovasi merupakan faktor kunci dalam peningkatan kinerja tenaga penjualan, khususnya ketika didukung oleh pengalaman kerja yang memadai, sementara orientasi pelanggan lebih berperan sebagai kompetensi dasar yang relatif seragam di seluruh tenaga penjualan. Temuan ini memberikan implikasi manajerial bagi perusahaan asuransi dalam meningkatkan kinerja penjualan melalui pengembangan keinnovatifan tenaga penjualan dan retensi strategis tenaga penjualan yang berpengalaman

Page 1 of 1 | Total Record : 10