Jurnal Komunikasi dan Organisasi (J-KO)
Komunikasi organisasi, studi media, teknologi komunikasi, komunikasi interpersonal, iklan, komunikasi antarbudaya, strategi komunikasi, public relations, kajian organisasi publik dan bisnis.
Articles
116 Documents
Efektivitas Komunikasi Interpersonal: Studi Kasus SMAN 3 Luwu Timur
Elva Janna;
Arni Arni
Jurnal Komunikasi dan Organisasi (J-KO) Vol 3, No 2 (2021): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi, FISIP Unismuh Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26644/jko.v3i2.12022
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas komunikasi interpersonal di SMAN 3 Luwu Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal guru-siswa cukup efektif. Hal tersebut dibuktikan dengan (1) Keterbukaan pada guru dan murid telah terjalin yang ditunjukkan oleh ketersediaan siswa untuk meminta mengulangi materi/pelajaran apabila belum dimengerti dan kesediaan guru untuk melakukannya (2) Kesetaraan/kesamaan juga telah diterapkan dimana guru mematuhi peraturan guru serta memberikan kesempatan yang sama pada siswa untuk bertanya tanpa membeda-bedakannya (3) Kehati-hatian guru dalam menanggapi permasalahan siswa sebelum memberikan solusi karena tidak memandang dari satu sudut pandang dan berusaha memahami akar permasalahan. Lebih lanjut, guru menyampaikan materi dengan sabar telah menunjukkan bentuk empati. (4) Dukungan telah dijalin di sekolah dengan menunjukkan sikap suportif seperti memberikan perhatian, menanyakan kabar dan semangat paginya untuk belajar. Namun demikian, sikap positif masih kurang, karena masih ada guru yang menyampaikan pesan melalui cara yang kurang lembut. Sehingga tidak mendukung komunikasi yang kondusif sehingga tidak menggambarkan sikap positif yang merupakan salah satu indikator keberhasilan efektivitas komunikasi interpersonal. Pemikiran positif dalam berperilaku dan saling percaya antara siswa dan guru tanpa kecemasan dan ketakutan saat berinteraksi tidak terpenuhi karena penyampaian pesan tidak di lakukan dengan cara yang lembut hingga dapat mengakibatkan kecemasan dan pengaruh buruk bagi psikologi karena terkesan memberikan tekanan batin.
Strategi Komunikasi Humas Pengadilan Negeri Takalar Dalam Meningkatkan Citra
Fitrah Rahmadi
Jurnal Komunikasi dan Organisasi (J-KO) Vol 3, No 2 (2021): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi, FISIP Unismuh Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26644/jko.v3i2.12030
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi Komunikasi Humas pengadilan negeri takalar dalam meningkatkan citra dan untuk mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat humas pengadilan negeri takalar dalam meningkatkan citra. Metodologi penelitian ini menggunakan Jenis penelitian kualitatif dan tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriftif. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa dalam strategi komunikasi humas Pengadilan Negeri Takalar dalam meningkatkan citra dengan beberapa langkah 1) memanfaatkan channel media yang ada seperti media sosial instagram, website, facebook, youtube. 2) serta media visual yang ada dipengadilan seprti media cetak dan pelayanan secara langsung. Adapun faktor pendukung pelaksanaan strategi komunikasi humas pengadilan negeri takalar yaitu perkembangan Teknologi dan Informasi yang baik dan cepat sehingga mempermudah dalam menyebarkan informasi. Sedangkan faktor penghambat yang dihadapi oleh Humas Pengadilan Negeri Takalar diantaranya Humas belum dapat berfungsi maksimal karena pengurus Humas masih berfungsi ganda merangkap sebagai staf umum, SDM yang masih terbatas, serta terbatasnya waktu yang dimiliki pengurus Humas sehingga tidak dapat melayani publik eksternal secara maksimal.
Analisis Semiotika dan Representasi Rasisme Dalam Serial Anime One Piece
Ahmad Rifqi
Jurnal Komunikasi dan Organisasi (J-KO) Vol 3, No 2 (2021): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi, FISIP Unismuh Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26644/jko.v3i2.12032
Tulisan ini menganalisis representasi rasisme dalam film anime One Piece dengan menggunakan pendekatan semiotika. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana rasisme direpresentasikan melalui narasi dan visual dalam anime tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis semiotika dengan fokus pada karakterisasi, dialog, dan simbol-simbol visual yang digunakan dalam One Piece. Data penelitian diperoleh melalui pengamatan terhadap episode-episode terpilih dari anime tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa rasisme dalam One Piece direpresentasikan melalui karakterisasi stereotipikal, dialog yang memuat prasangka dan diskriminasi, serta simbol-simbol visual seperti warna kulit, pakaian, dan atribut fisik. Representasi ini dapat mempengaruhi persepsi penonton terhadap rasisme dan memberikan kontribusi pada pemertahanan stereotip dan prasangka dalam masyarakat. Penelitian ini memiliki implikasi penting dalam memahami dampak representasi rasisme dalam media populer seperti anime. Kesadaran akan representasi rasisme dalam One Piece dapat meningkatkan pemahaman kita tentang isu rasisme dan mempromosikan penghapusan prasangka dan diskriminasi dalam masyarakat.
Persepsi Mahasiswa Terhadap Aktivitas Catcalling di Lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Makassar
Syukri Syukri;
Wardah Wardah;
Roni Ismi Nur
Jurnal Komunikasi dan Organisasi (J-KO) Vol 3, No 2 (2021): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi, FISIP Unismuh Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26644/jko.v3i2.12037
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap aktivitas catcalling di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unismuh Makassar, serta untuk mengetahui faktor yang melatarbelakangi terjadinya aktivitas catcalling yang terjadi di lingkungan fakultas. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Karena penelitian ini membutuhkan observasi di lapangan, dan juga peneliti melakukan wawancara kepada para narasumber yang berkaitan dengan peneltian ini. Adapun metode yang digunakan adalah metode deskriptif, karena peneliti ingin menjabarkan atau menggambarkan bagaimana persepsi mahasiswa terhadap aktivitas catcalling yang terjadi di lingkungan fakultas serta faktor yang melatarbelakangi terjadinya catcalling di lingkungan fakultas. Adapun hasil penelitian ini adalah persepsi mahasiswa terhadap aktivitas catcalling di lingkungan fakultas, dampak yang dialami oleh korban catcalling dimana korban merasa tidak nyaman dan korban merasa trauma, faktor yang melatarbelakangi terjadinya catcalling; faktor lingkungan (lingkungan keluarga, lingkungan pertemanan, dan lingkungan sosial), faktor pengetahuan, dan faktor penampilan.
Pesan Moral Dalam Film Denias Senandung di Atas Awan: Analisis Semiotik Ferdinand De Saussure
Sri Nur Hardiyanti N
Jurnal Komunikasi dan Organisasi (J-KO) Vol 3, No 2 (2021): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi, FISIP Unismuh Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26644/jko.v3i2.12033
Penelitian ini mengkaji tentang Pesan Moral yang terdapat dalam Film Denias Senandung di Atas Awan, dimana pesan moral hal yang penting dalam setiap narasi cerita termasuk dalam film-film yang ditampilkan dalam layar lebar. Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan dan menentukan pesan moral dalam film Denias Senandung Di Atas Awan dan mengetahui apa penanda dan petanda pesan moral dalam film Denias Senandung Di atas Awan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data melalui dokumentasi memasukkan data berupa potongan-potongan gambar yang menunjukkan adanya upaya pembongkaran terhadap nilai pesan moral serta mengidentifikasi bagian-bagian cerita dalam film. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan tinjauan teori Ferdind De Saussure tentang penanda dan petanda, ditemukan beberapa pesan moral dalam film “Denias Senandung Diatas Awan†diantaranya: scene budaya merupakan adat istiadat yang berkembang dimasyarakat yang susah dapat diubah. Scene religi tentang agama kepercayaan, keyakinan yang dianut setiap orang kepada tuhan, scene etika mengenai tentang perilaku, tingkah laku, sikap baik buruk dalam keseharian. Scene hubungan antar sesama manusia dalam lingkungan sosial, selain makhluk individu manusia juga makhluk sosial yang pada dasarnya saling membutuhkan didalam kehidupan bermasyarakat.
Komunikasi Antar Budaya Etnis Bugis Makassar dengan Etnis Tionghoa di Pasar Bacan Makassar
Dayyana, Syahniar;
Syarif, Ahmad
Jurnal Komunikasi dan Organisasi (J-KO) Vol 4, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi, FISIP Unismuh Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26644/jko.v4i1.15832
Petunjuk Komunikasi antar budaya merupakan komunikasi yang di lakukan oleh orang-orang yang memiliki kebudayaan berbeda. Hal ini yang terjadi di Pasar Bacan Makassar.Komunikasi antar budaya etnis bugis Makassar dengan Etnis Tionghoa di Pasar Bacan Makassar begitu lancar dan interaksi dapat berjalan dengan baik keduanya mampu untuk saling menerima. Tujuan Penelitian untuk mengetahui komunikasi antar budaya yang diterapkan oleh etnis Bugis Makassar dengan etnis Tionghoa dan untuk mengetahui faktor yang menjadi pendukung dan penghambat etnis Tionghoa dengan etnis Bugis Makassar dalam berkomunikasi di Pasar Bacan. Jenis metode penelitian yang digunakan yaitu jenis Kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil pada penelitian ini menunjukan bahwa perbedaan terhadap budaya dan komunikasi antara etnis Bugis Makassar dengan etnis Tionghoa dari segi bahasa yaitu kedua etnis memiliki logat berbicara tersendiri. Kepercayaan pada etnis Tionghoa menganut kristen dan konghucu etnis Bugis Makassar mayoritas islam, Nilai kebudayaan etnis Tionghoa yaitu carilah dan engkau akan mendapatkan, dan carilah itu dari dalam diri yang berarti tidak mudah putus asa, nilai kebudayaan etnis Bugis Makassar yaitu abbulo sibatang dan sipakatu yang berarti bekerja bersama dan bahu membahu untuk saling membantu. persepsi yang muncul di Pasar Bacan bahwa etnis Bugis Makassar di kenal dengan sikap gotong royong dan rasa empati yang tinggi sedangkan etnis Tionghoa di kenal dengan pekerja keras dan ulet. Faktor pendukung antara lain lingkungan yang baik, sikap saling menerima perbedaan, kemampuan beradaptasi. Sedangkan faktor penghambat antara lain stereotipe, etnosentrisme, homofili dan heterofili yang muncul akibat perbedaan interpretasi dalam komunikasi antar budaya serta persamaan derajat, status dan pendidikan harus dipertimbangkan.
Strategi Kesuksesan Tribun Timur Raih Youtube Awards 2022 Kategori Most Viewed News Channel
Juliady, Rayfadil Dwi;
Syarif, Ahmad
Jurnal Komunikasi dan Organisasi (J-KO) Vol 5, No 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi, FISIP Unismuh Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26644/jko.v5i2.15884
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui srategi kesuksesan Tribun Timur raih Youtube Awards 2022 kategori Most Viewed News Channel. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan tipe deskriptif Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini mengacu pada strategi manejemen media baru dari George R. Terry yaitu, (Planning), (Organizing), (Acting), dan (Controlling) POAC. Hasil penelitian menunjukkan strategi dalam mengelola media baru salah satunya platform Youtube dalam hal ini Tribun Timur sukses merai penghargaan Youtube Awards. Terdapat tahapan diantaranya: (1) Perencanaan, dalam merspon perkembangan teknologi pada arus informasi Tribun Timur melakukan terobosan dan berinofasi dalam produksi dan distribusi informasi yaitu dengan cara mengkonvergensi medianya dari media konvensional ke media baru dengan memanfaatkan media sosial salah satunya platform youtube. (2) Perorganisasian, mengubah dan menerapkan struktur organisasi new media dengan membentuk komponen baru sesuai kebutuhan dalam mekanisme produksi dan distibusi pada media baru khususnya pada penelolaan platform youtube. (3) Pelaksanaan, menjalankan strategi pelaksanaan dalam mengelola dan mengemas informasi menjadi konten youtube dengan berbagai tahapan-tahapan dan secara kosnsiten mengupload puluhan video perharinya. (4) Pengendalian ini berupa pengotimalisasi data dan statistik yang menggunakan youtube analytics sebagai acuan dalam mengoreksi, evaluasi dan laporan setiap konten yang telah terupload. kemudian dalam membangun pasar dan target yaitu dengan menjalin kolaborasi eksternal membuka ruang dan komunikasi dari pihak pemerintah, swasta, komunitas dan lapisan masyarakat lainnya.
Preferensi Kaum Milenial Terhadap Aplikasi Digital Streaming (Studi Pada Followers Media Sosial Twitter @Drakorfess_)
Maghfirah, Aisyah Milsya;
Syukri, Syukri
Jurnal Komunikasi dan Organisasi (J-KO) Vol 6, No 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi, FISIP Unismuh Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26644/jko.v6i1.15875
Subscription video-on-demand (SVOD) adalah layanan streaming video yang menawarkan cara menonton yang interaktif dan menggunakan algoritma untuk menyajikan katalog konten seperti film, serial dan dokumenter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana preferensi followers media sosial twitter @drakorfess_ sebagai kaum milenial selama menggunakan aplikasi digital streaming yang mendorong mereka untuk terus. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi dengan jumlah informan 5 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Preferensi kaum milenial terhadap aplikasi digital streaming terbentuk karena adanya beberapa faktor yaitu kesadaran menonton secara legal, fleksibilitas dalam mengakses dan menggunakan aplikasi digital streaming, variasi tayangan dalam aplikasi digital streaming lebih beragam dibandingkan televisi. Penelitian ini juga menemukan keterikatan kaum milenial terhadap aplikasi digital streaming karena adanya nilai harapan terhadap aplikasi digital streaming dan gratifikasi atau tujuan yang mampu terpenuhi dengan menggunakan aplikasi tersebut.
Kampanye Anti Narkoba (Studi Kasus pada POLSEK Kec. Baebunta Kab. Luwu Utara)
Sugiarto, Tri Muh.;
Arni, Arni
Jurnal Komunikasi dan Organisasi (J-KO) Vol 4, No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi, FISIP Unismuh Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26644/jko.v4i2.15837
Program Kampanye Anti Narkoba merupakan salah satu program yang menentukan pencapaian tujuan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektifitas kampanye Anti Narkoba yang dilakukan oleh Polsek Kec. Baebunta Kab. Luwu Utara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tipe deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti wawancara dan dokumentasi. Data tersebut dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Adapun Teknik pengabsahan data pada penelitian ini melalui Teknik validasi triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kampanye anti narkoba yang dilakukan oleh polsek kecamatan Baebunta secara keseluruhan belum bisa dikatakan berhasil, karena dari data yang ada menunjukkan adanya peningkatan pengguna narkoba setiap tahunnya. Selain itu, program kampanye belum berjalan secara maksimal disebabkan masih banyak masyarakat yang belum memahami kegiatan kampanye anti narkoba yang dilaksanakan.
Peran Dinas Sosial dalam Pendekatan Komunikasi Persuasif pada Anak Korban Eksploitasi di Kota Makassar
Aulia, Ziti Faradiba;
Syarif, Ahmad
Jurnal Komunikasi dan Organisasi (J-KO) Vol 6, No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi, FISIP Unismuh Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26644/jko.v6i2.15880
Dinas Sosial memiliki peran penting dalam menyusun kebijakan kesejahteraan sosial dan merespons berbagai perubahan sosial, ekonomi, atau lingkungan yang dapat mempengaruhi kondisi masyarakat. Team Reaksi Cepat Saribattang atau yang disingkat (TRC) Saribattang, adalah tim yang digagas oleh pemerintah dan dibentuk oleh Dinas Sosial Kota Makassar untuk memaksimalkan kinerja terkait penanganan anak jalanan, gepeng dan pengemis di Kota Makassar. Eksploitasi merupakan hal yang menjadi salah satu tantangan anak di bawah umur yang berada di taraf kehidupan sosial menengah ke bawah dimana penurunan tingkat ekonomi yang berkepanjangan merupakan salah satu faktor yang menyebabkan para orang tua atau kerabatnya menjadikan anak sebagai media untuk dipekerjakan secara paksa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dinas sosial dalam pendekatan komunikasi persuasif pada anak korban eksploitasi di Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Dinas sosial kota Makassar pada anak korban eksploitasi tergantung komunikator dan komunikan. Menyimpulkan dengan tiga Langkah menurut indikator teori, yakni Merangsang, Meyakinkan, Dan Ajakan bertindak. Dinas Sosial membantu mereka pulih dari pengalaman traumatis. Dinas sosial menyediakan psikolog untuk anak korban eksploitasi. Dinas sosial melakukan pendekatan untuk meyakinkan anak korban keluar dari situasi tersebut, seperti memberitahu hak haknya. Dan Dinas sosial juga bekerja sama dengan Dinas pendidikan kota Makassar untuk mengajak anak korban untuk bersekolah dan memberika fasilitasi yang dibutuhkan.