cover
Contact Name
Rose Fitria Lutfiana
Contact Email
rose@umm.ac.id
Phone
+6285646622646
Journal Mail Official
rose@umm.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, East Java, Indonesia, Postal Code: 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Articles 244 Documents
ANALISIS KONSEP PEMIKIRAN KI HAJAR DEWANTARA DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN KARAKTER Sukri, Sukri; Handayani, Trisakti; Tinus, Agus
Jurnal Civic Hukum Vol 1, No 1 (2016): Mei 2016
Publisher : Civic Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, University of Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v1i1.10460

Abstract

Education is a tool to educated nation children who can bring them to enlightenment in totally, education has a purpose to put a nation buildings up that adhere with values of intelligence, sensitivity, and care to nation and country. This research expected can reconstruct national education on crisis set off the problem morality Indonesian nation, rebuild education thought. Ki Hajar Dewantara has purpose of giving answer on morality crisis, that cannot beable to stem the problem of the morality series contemporary Indonesian nation, so education comes back to the prominent in human building that has good individuality (character humans), like the education that has been aspiration by national education sire (Ki Hajar Dewantara). This research has the purpose of knowing some problems in the research focus of research object such as: (1) analyze or inspect the concept thought of education by Ki HajarDewantara. (2) Relevance the idea thought of education by Ki Hajar Dewantara with education character and this research using qualitative research method, whereas the method used in this research is Library Research. The aggregation of data did with investigation way to Ki Hajar Dewantara opuses, especially education and the concept of education idea. Whereas data analysis that used in this research is discourse analysis will reveal various literature from research object. The results of this research show that 1). The concept of education thought by Ki Hajar Dewantara is about humanist education based on independence, external and internal freedom that if you take the red yarn is education that human being or education that can form good students characters. First characteristic is a brilliant mind. Second, intelligent and skill. Third, health of body and spirit. Fourth, pious to the god. 2) The relevance of education concept thought by Ki Hajar Dewantara with education character that both want the same education able to make a form of the whole human, it is freedom human and goodpersonality. This output research expected can give solution or contribution of thought in reconstruct national education for education purpose in building Indonesian character people like education that has been a concept by Ki Hajar Dewantara.
URGENSI LITERASI MEDIA SOSIAL DALAM MENANGKAL ANCAMAN BERITA HOAX DI KALANGAN REMAJA KELURAHAN BALEARJOSARI KECAMATAN BLIMBING KOTA MALANG Asokti Priambodo, Galih
Jurnal Civic Hukum Vol 4, No 2 (2019): November 2019
Publisher : Civic Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, University of Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v4i2.9165

Abstract

Media sosial saat ini sudah semakin berkembang dan memiliki berbagai jenisnya masing-masing. Namun semakin majunya teknologi, banyak orang yang menyalahgunakan media sosial untuk menyebarkan berita hoax. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui pemahaman literasi media sosial dikalangan remaja Kelurahan Balearjosari Kecamatan Blimbing Kota Malang, (2) Mengetahui pemahaman Remaja Kelurahan Balearjosari Kecamatan Blimbing Kota Malang mengenai berita hoax, (3) Untuk mengetahui kepercayaan remaja Kelurahan Balearjosari Kecamatan Blimbing Kota Malang pada berita hoax.                Penelitian ini menggunakan teknik penelitian deskriftif kualitatif. Pengumpulan data diperoleh melalui observasi secara langsung dan mendokumentasi hal-hal yang berkaitan dengan penelitian serta wawancara mendalam kepada enam informan.                Berdasarkan penelitian diperoleh hasil sebagai berikut: (1) Kemampuan literasi media remaja Kelurahan Balearjosari berada pada tahapan awal, (2) Kemampuan remaja Kelurahan Balearjosari menelaah berita hoax termasuk dalam kategori awal, (3) Penyebaran berita hoax mempengaruhi kepercayaan informan terhadap berita yang ada di media sosial sehingga informan memiliki pandangan sendiri mengenai berita yang ada di media sosial.
MODEL PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PPKN BERBASIS ANDROID DI SMPN 25 MALANG Kautsar, Naufal Muhammad; Zuriah, Nurul; Widodo, Rohmad
Jurnal Civic Hukum Vol 3, No 2 (2018): November 2018
Publisher : Civic Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, University of Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v3i2.8662

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui kondisi kegiatan belajar dan mengajar PPKn sebelum adanya penerapan pengembangan media pembelajaran berbasis android. (2).Mengetahui pengembangan media pembelajaran berbasis IT yang ada di SMPN 25 Malang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian research and development. Sumber data dipilih kepala sekolah, guru kelas VIII, serta peserta didik kelas 8 di SMP Negeri 25 Malang. Penelitian ini dilaksanakan kurang lebih memerlukan waktu 6 bulan. Penelitian pengembangan ini menghasilkan produk akhir media pembelajaran berbasis aplikasi android yang disebut dengan media BENEKO Educapp. Pengembangan media dikembangkan melalui lima tahapan (analisis, design, development, implementation and evaluation). Berdasarkan hasil uji coba lapangan yang dilakukan pada kelas kecil dan besar. Uji coba kelas kecil dilakukan pada kelas VIII B dengan sampel random sebanyak 5 peserta didik, memperoleh hasil 82.6% , disimpulan produk ini layak digunakan.Hasil uji coba luas dilakukan kepada kelas A, B, D. Hasil yang diperoleh 29 peserta didik kelas VIII A SMPN 25 Malang memperoleh respon dengan presentase 78,2%, disimpulkan produk ini layak untuk digunakan. Uji coba luas dilakukan kepada 28 peserta didik kelas VIII C SMPN 25 Malang memperoleh respon dengan presentase 74.7 %, disimpulkan produk ini cukup layak untuk digunakan. Uji coba luas dilakukan kepada 29 peserta didik kelas VIII D SMPN 25 Malang memperoleh respon dengan presentase 87, 6%, disimpulkan produk ini sangat layak untuk digunakan.Terakhir uji coba lapangan dilakukan kepada guru PPKn kelas VIII SMPN 25 Malang memperoleh respon dengan skor 92, 7 %, disimpulkan produk ini sangat layak untuk digunakan.Kata Kunci: Android, BENEKO Educapp, Media, PPKn.ABSTRACTThis study aims to: (1) Know the condition of teaching and learning activities of PPKn before the implementation of the development of android-based learning media. (2). Knowing the development of IT-based learning media in SMPN 25 Malang. The type of research used in this study is the type of research and development research. As a data source selected principals, teachers class VIII, and 8th graders in SMP Negeri 25 Malang. This study was conducted approximately 1-6 months.This development research produces the end product of instructional media based on android application called BENEKO Educapp media. Media development is developed through five stages (analysis, design, development, implementation and evaluation).Based on field trials conducted on small and large classes. For small classes done in class VIII B with random samples of 5 students, obtained 82.6% results, this product concluded feasible to use. For extensive testing conducted to class A, B, D. The results obtained by 29 students of grade VIII A SMPN 25 Malang get response with percentage of 78.2%, it is concluded that this product is suitable for use. Extensive trials conducted to 28 students of grade VIII C SMPN 25 Malang get response with a percentage of 74.7%, concluded this product is quite feasible to use. Extensive trials were conducted to 29 students of grade VIII D SMPN 25 Malang obtained response with 87% percentage, 6%, concluded this product is very feasible to use. The last field trial was done to the teacher of Vocational School VIII SMPN 25 Malang get response with score 92,7%, concluded this product very feasible to be used.Keywords: Android, BENEKO Educapp, Media, PPKn
BACK METTER Matter, Back
Jurnal Civic Hukum Vol 1, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Civic Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, University of Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v1i2.10638

Abstract

IMPLEMENTASI TATA TERTIB SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KARAKTER KEDISIPLINAN SISWA Fawaid, Moh Mansyur
Jurnal Civic Hukum Vol 2, No 1 (2017): Mei 2017
Publisher : Civic Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, University of Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v2i1.9899

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui strategi tata tertib sekolah dalammeningkatkan pendidikan karakter kedisiplinan siswa di SMA Islam Al-Maarif Singosari; (2) Untuk mengetauhi implementasi tata tertib sekolah dalam menunjang pendidikan karakter kedisiplinan siswa di SMA Islam Al-Maarif Singosari; dan (3) Mengidentifkasi kendala yang di hadapi SMA Islam Al-Maarif Singosari dalam mengimplementasikan tata tertib sekolah dalam menunjang pendidikan karakter kedisiplinan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian Kualitatif Deskriptif. Sebagai sumber data dipilih kepala sekolah, tatib kesiswaan, serta peserta di SMAIslam Al-Maarif Singosari Malang. Waktu untuk penelitian ini dilakukan selama bulan maret sampai april 2017. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan didapatkan hasil bahwa: (1) starategi yang dilakukan sekolah untuk meningkatkan pembentukan karakter disiplin adalah Pembiasaan kegiatan yang membentuk karakter disiplin adapun pembiasannya meliputi disiplin waktu dan modelpotongan rambut, cara berpakaian; (2) Implementasi tata tertib sekolah dalam meningkatkan pendidikan karakter kedisiplinan siswa di SMA Islam Al-Maarif Singosari SMA Islam AlMaarif Singosari telah menamkan pendidikan karakter disiplin melalui kegiatan keagamaan dan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan karakter kedisplinan seperti semacam peraturan model potongan rambut, displin waktu, sholat dhuha, dan sholat dhuhur berjamaah.
PERANAN GURU PKN DALAM MENINGKATKAN WAWASAN KEBANGSAAN DAN CINTA TANAH AIR (WANGSA CITA) DI ERA GLOBALISASI PADA SISWA SMA MUHAMMADIYAH 1 MALANG Cahyaning Asih, Eka Nur; Zuriah, Nurul; Budiono, Budiono
Jurnal Civic Hukum Vol 3, No 1 (2018): Mei 2018
Publisher : Civic Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, University of Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v3i1.7725

Abstract

ABSTRAKWawasan kebangsaan dan cinta tanah air melahirkan sebuah pemahaman, kesadaran, dan sikap dari elemen anak bangsa terhadap pilar kehidupan berbangsa dan bernegara dan menjadikan sebagai orientasi, perwujudan nilai dan tingkah sehari-hari. Melalui peranan guru PKn , pendidikan wangsa cita dapat tumbuh dan meningkat pada anak bangsa, karena guru PKn merupakan seseorang yang harus memiliki kemampuan mengelola pembelajaran peserta didik sesuai dengan karakteristik pembelajaran PKn. Selain menjadi tenaga pengajar, guru PKn juga diharapkan dapat menjadi tauladan yang baik bagi peserta didiknya, dapat memperbaiki moral siswa dan mampu mengurangi dampak globalisasi pada siswa. Hal ini dikarenakan PKn merupakan pendidikan yang mengajarkan tentang bagaimana rakyat Indonesia harus memiliki wawasan kebangsaan dan cinta tanah air terhadap Negara Indonesia. Penelitian ini menggunakan teknik penelitian kualitatif. Pengumpulan data diperoleh dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian data tersebut  dianalisis secara deskriptif analisis. Teknik keabsahan data dengan kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Guru PKn sudah mampu untuk meningkatkan wangsa cita siswa di SMA Muhammadiyah 1 Malang. Hal ini terbukti dari sikap siswa yang disiplin, patuh pada guru dan aturan sekolah, serta jujur meskipun belum seluruh siswa yang memiliki wangsa cita tersebut. Namun demikian meningkatkan wangsa cita siswa tidak terlepas dari hambatan yang ada seperti, tidak semua siswa yang mematuh peraturan sekolah dengan baik, dan tidak semua siswa memiliki wangsa cita yang baik pula, khususnya terkait pada era globalisasi yang ada saat ini. Solusi dalam menyikapi hambatantersebut adalah mengajak ikut serta semua guru di SMA Muhammadiyah 1 Malang untuk dapat meningkatkan wangsa cita pada siswa, memanggil siswa yang bermasalah kekantor untuk dibina agar dapat dinasehati dan diberi pengarahan tentang wangsa cita pada dirinya. Selain solusi tersebut guru PKn beserta guru-guru yang lain harus lebih sabar dalam menghadapi siswa.Kata Kunci : Wangsa Cita, Wawasan Kebangsaan, Cinta Tanah Air, Peranan Guru PKn.ABSTRACTThe concept of Nasionalism and patriotism give mean to an understanding, a ware nessand attitude as thechildren?selement thenation against thepillars of national life and make the orientation, value of realization and everyday behavior. As the role of civics teacher, educational of patriotism can grow and increase in children , because the Civics teacher is someone who should have the ability to manage the learning of students with the characteristics of civics lesson. In addition to being a teacher, civics teachers are also expected to be the good models for their students, they can improve students? morale andwere able to reduce the impact of globalization on the students. Civics is a subject that teaches about how the people of Indonesia should have the nationalism and patriotism toward Indonesia. This study is a qualitative research. The data obtained by observation, interview and documentation. Then the data were analyzed descriptively.The validity of  The data were using the state of credibility, transferability, dependability, and conformability. The civics teachers have been able to increase the wangsacita of students in SMAMuhammadiyah 1 Malang. This was seen as the attitude of the students were disciplined, obedient to the teachers and school rules and being honest even though some of them haven?t got the wangsa citayet. Nevertheless, in improving students? wangsacita cannot be separated from the existing obstacles such as not all of the students obey the school rules, and not all of the students have the good manner of wangsacita, especiallyin the era of globalization today. The solution in facing these obstacles all the teachers in SMA Muhammadiyah 1 Malang are invited to participate in improving the wangsacita towards the students, calling the troubled students to the office in order to be advised and briefed on the wangsacitaon them. In addition, the Civics teachers along with other teachers should be more patient in dealing with the students.Keywords: Wangsa Cita, Nasionalism, Patriotism, The Role of Civics Teachers.
PELESTARIAN NILAI GOTONG-ROYONG MELALUI KELOMPOK SENI KUDA LUMPING DI DESA HARJOKUNCARAN KECAMATAN SUMBERMANJING WETAN KABUPATEN MALANG Kurniawan, Vivit; Tinus, Agus
Jurnal Civic Hukum Vol 4, No 2 (2019): November 2019
Publisher : Civic Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, University of Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v4i2.9488

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) peran kelompok seni kuda lumping dalam menanamkan nilai gotong-royong di Desa Harjokuncaran Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang; (2) faktor penghambat kelompok seni kuda lumping dalam menanamkan nilai gotong-royong; dan (3) solusi untuk mengatasi hambatan yang dialami. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dan pendekatan deskriptif yang bertempat di Desa Harjokuncaran. Pengumpulan data dilakukan secara langsung melalui observasi, dokumentasi dan wawancara yang mendalam pada informan. Penganalisisan data dilakukan secara kualitatif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Hasil penelitian (1) peran kelompok seni kuda lumping dalam menanamkan nilai gotong-royong melalui dua cara yaitu pengarahan  dan keterlibatan langsung yakni memberikan pengumuman atau himbauan untuk kerja bakti atau gotong-royong saat pementasan serta mengajak untuk kerja bakti pada saat mendekati hari kemerdekaan. (2) faktor penghambat yaitu penghambat dari dalam berupa dana dan peralatan, penghambat dari luar berupa kelompok yang menganggap memuja setan. (3) Solusi yang dilakukan untuk mengatasi hambatan yang dialami dengan tetap fokus untuk menanamkan nilai gotong-royong khususnya pada generasi muda.
RELEVANSI PENDIDKAN PANCASILA DAN POTRET MAHASISWA DI PERGURUAN TINGGI Eleanora, Fransiska Novita; Sari, Andang
Jurnal Civic Hukum Vol 4, No 2 (2019): November 2019
Publisher : Civic Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, University of Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v4i2.9950

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa wujud nyata dari implementasi pendidikan pancasila dan nila-nilai dari setiap sila-sila didalamnya dapat disosialisasikan dengan mengikutsertakan dan melibatkan mahasiswa dalam keikutsertaan tri dharma perguruan tinggi dalam mengembangkan wawasan, pengetahuan bahkan juga keahlian yang sudah didapatkan atau diperoleh selama berada di bangku perkuliahan serta mempraktekkan keahliannya dalam kehidupan ataupun juga terjuan dan ikut serta dala masyarakat, yang sesuai dengan nila-nilai kehidupan dan juga kemanusiaan juga moral dan norma dalam pancasila. Relevansinya dalam mengimplemantasikan  khususnya dalam bidan pennelitian dan juga pengabdian masyarakat, Dengan mendapatkan dan juga memperoleh  ilmu di universitas maka mahasiswa tersebut dapat juga mengamalkan dan mengabdikan dalam di lingkungan tempat tinggalnya, sesuai dengan bidang keahliannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pustaka dengan mengkaji buku-buku dan literatur-literatur. Hasilnya adalah Pengamalan Pancasila yang didapatkan atau diterima mahasiswa di perguruan tinggi dapat diterapkan bukan hanya sebatas dilingkungan tempat, tinggalnya saja tetapi juga kepada implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi itu sendiri, dan hal ini akan berdampak luas kepada mahasiswa itu sendiri dalam lingkungan kerjanya nanti yang akan terlihat jika mahasiswa tersebut sudah lulus dan mendapatkan pekerjaannya, sesuai dengan bidang skili dan pengalamannya selama terjun dan mengabdikan dirinya dalam rangka mengimplementasikan Tri Dharma dari Perguruan Tinggi tersebut.
IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2014 TERHADAP PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN DESA Rizal, Samsu; Zuriah, Nurul; Tinus, Agus
Jurnal Civic Hukum Vol 4, No 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Civic Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, University of Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v4i1.9887

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa di Desa Naru Kec. Sape Kab. Bima NTB, (2) Partisipasi masyarakat desa dalam pembangunan desa di Desa Naru Kec. Sape Kab. Bima NTB, (3) Efektitas peran masyarakat dan pemerintahan desa dalam pembangunan desa di Desa Naru Kec. Sape Kab. Bima NTB. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan di Desa Naru Kec. Sape Kab. Bima NTB. Sumber data yang digunakan adalah Kepala Desa Naru dan Tokoh Masyarakat DesaNaru dan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, dokumentasi, observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Penelitian ini dilakukan di Desa Naru selama dua bulan pada tanggal 10 Juli s/d 17 September 2018. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 dinilai kurang maksimal dikarenakan pemahaman masyarakat desa mengenai pelaksanaan Undang-Undang Desa ini terbatas; (2) keterlibatan masyarakatdesa dalam melakukan pembangunan desa sangat tinggi dengan semangat gotong royong baik partisipasi dalam bentuk tenaga, ide, gagasan maupun materi namun masyarakat desa tidak dapat berpartisipasi secara penuh terkendala kesibukannya mencari nafkah; (3) Pemerintahan desa membuka ruang kepada masyarakat desa agar dapat berperan aktif dalam melakukan pembangunan. Masyarakat dan pemerintahan desa memahami peran,hak, serta kewajibannya dalam melaksanakan pembangunan desa dan adanya transparansi kegiatan antara pemeritahan desa dengan masyarakat desa namun pemerintah desa masih mendominasi dalam melaksanakan pembangunan desa sehingga pelaksanaan pembangunan ada yang tidak sesuai dengan keinginan masyarakat desa karena dinilai tidak sesuai dengan skala prioritas desa.
BACK METTER Metter, Back
Jurnal Civic Hukum Vol 2, No 2 (2017): November 2017
Publisher : Civic Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, University of Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v2i2.10194

Abstract

Page 4 of 25 | Total Record : 244