cover
Contact Name
eko budiyanto
Contact Email
jggp@unesa.ac.id
Phone
+628156896667
Journal Mail Official
jggp@unesa.ac.id
Editorial Address
jl. ketintang, kampus ketintang surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
ISSN : -     EISSN : 24433977     DOI : -
JGGP tersedia gratis (open source) untuk seluruh pembaca dan mencakup perkembangan dan penelitian dalam bidang Pendidikan Geografi, Geografi Fisik, Geografi Tehnik, Geografi manusia, baik kajian secara teoritik, eksperimen, maupun aplikasinya,
Articles 128 Documents
EVALUASI METODE VERIFIKASI LOKASI DAN PEMUTAKHIRAN PROFIL PERMUKIMAN KUMUH DALAM PENYUSUNAN RENCANA PENCEGAHAN DAN PENINGKATAN KUALITAS PERMUKIMAN KUMUH PERKOTAAN (RP2KPKP) Ayuningtyas, Istiqomah; -, Artiningsih
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya Vol 17, No 2 (2019): JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
Publisher : GEOGRAPHY EDUCATION DEPARTMENT Social Science and Law Faculty, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jggp.v17n2.p79-92

Abstract

Rencana Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Perkotaan (RP2KPKP) merupakan dokumen rencana penyelenggaraan pembangunan kawasan permukiman perkotaan untuk mewujudkan kota bebas kumuh (100-0-100) tahun 2019. Setiap kabupaten/kota dengan potensi terbentuk kawasan kumuh perkotaan wajib menyusun RP2KPKP. Akurasi penyusunan RP2KPKP menjadi penting terutama dalam penentuan lokasi kumuh. Ketidakakuratan lokasi kumuh berpengaruh pada upaya penanganan dan angka capaian bebas kumuh. Artikel ini fokus pada evaluasi metode verifikasi lokasi dan pemutakhiran profil permukiman kumuh. Evaluasi dilakukan berdasarkan panduan penyusunan RP2KPKP oleh Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR yang dibandingkan dengan metode alternatif guna mempermudah penentuan lokasi kumuh dan meningkatkan akurasi analisis. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa banyaknya desa/kelurahan yang diobservasi menjadi celah terjadinya kesalahan pengambilan sampel. Beberapa konsekuensi yang timbul adalah: 1) terkendalanya profil permukiman, sehingga tidak semua desa/kelurahan memiliki baseline 100-0-100, 2) tumpang tindihnya metode verifikasi lokasi dan pemutakhiran profil permukiman kumuh dengan metode pada tahap lain, 3) ketidaklengkapan output verifikasi lokasi dan pemutakhiran profil permukiman kumuh akibat keterbatasan biaya dan tantangan jangkauan dari banyaknya desa/kelurahan yang perlu disurvei. Observasi 7 aspek kumuh melalui penginderaan jauh dengan metode Object-Oriented Image Analysis (OOA) dapat menekan jumlah kebutuhan waktu, tenaga, dan biaya.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KUIS INTERAKTIF WHO WANTS TO BE A MILLIONAIRE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Alfatikh, Ebid Rocky
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya Vol 19, No 1 (2021): JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
Publisher : GEOGRAPHY EDUCATION DEPARTMENT Social Science and Law Faculty, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jggp.v19n1.p12-24

Abstract

Abstrak : Pandemi covid-19 di Indonesia sejak 2020 membuat pemerintah menutup sekolah sampai saat ini. Tercatat fenomena ini terjadi tidak hanya di Indonesia melainkan di dunia juga, menurut data UNESCO 1,37 siswa  terpaksa dirumahkan karena pandemic ini. Saat ini sebagian sekolah sudah melaksanakan tatap muka 25% dan 50%. Setelah sekian lama tidak pembelajaran tatap muka siswa tentu harus dirangsang untuk semangat dalam belajar. Salah satu caranya adalah dengan model pembelajaran kuis interaktif. Hal ini bertujuan agar siswa aktif berpartisipasi saat pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experimental research). Eksperimen ini bukan merupakan eksperimen murni tetapi seperti murni atau seolah-olah murni karena berbagai hal terutama berkenaan dengan pengontrolan variabel kemungkinan sukar sekali dapat digunakan eksperimen murni. Penelitian ini menggunakan desain pretest dan posttest control group design untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kuis interaktif who wants to be a millionaire tehadap hasil belajar siswa. hasil dari penelitian bahwa kelas yang melakukan model pembelajaran kuis interaktif who wants to be a millionaire lebih meningkat hasil belajarnya dari yang awalnya rata rata 82,25 dari sebelumnya saat pretest sebesar 70,25. Kenaikan cukup signifikan sebesar 12 angka. Dilihat dari siswa yang tuntas juga meningkat drastis dari yang awalnya hanya 6 siswa saat pretest menjadi 12 siswa saat posttest.Kata kunci : model pembelajaran kuis interaktif, hasil belajar, penelitian eksperimen Abstract: The Covid-19 pandemic in Indonesia since 2020 has forced the government to close schools until now. It was noted that this phenomenon occurred not only in Indonesia but in the world as well, according to UNESCO data, 1.37 students had to be sent home because of this pandemic. Currently, some schools have implemented face-to-face learning of 25% and 50%. After a long time, face-to-face learning, students certainly have to be stimulated for enthusiasm in learning. One way is with an interactive quiz learning model. This aims to make students actively participate in learning. This type of research used in this research is quasi experimental research (quasi experimental research). This experiment is not a pure experiment but seems pure or as if it were pure because various things, especially with regard to controlling variables, are probably very difficult to use a pure experiment. This study uses a pretest and posttest control group design to determine the effect of the interactive quiz learning model who wants to be a millionaire on student learning outcomes. The result of the research shows that the class that does the interactive quiz learning model who wants to be a millionaire has more increased learning outcomes from the initial average of 82.25 from the previous time of 70.25 pretest. The increase is quite significant by 12 points. Judging from the students who completed it also increased dramatically from only 6 students at the pretest to 12 students at the posttest.Keywords: interactive quiz learning model, learning outcomes, experimental research
AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA PRAKTIKUM PENGINDERAAN JAUH DI SMA Murjainah, Murjainah -; Okta, Okta; Harapan, Edi
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya Vol 17, No 2 (2019): JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
Publisher : GEOGRAPHY EDUCATION DEPARTMENT Social Science and Law Faculty, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jggp.v17n2.p15-24

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh dari wawancara peneliti dengan guru mata pelajaran Geografi kelas X SMA Negeri 3 Tebing Tinggi diketahui bahwa aktivitas belajar siswa pada materi praktikum penginderaan jauh siswa cukup aktif. Hal ini dikarenakan dalam pembelajaran pada proses tersebut, guru menggunakan metode konvensional atau pembelajaran yang masih sebatas memperkenalkan citra penginderaan jauh tanpa adanya praktikum. Aktivitas siswa dalam belajar akan menjadi fokus untuk mengetahui aktivitas dalam praktikum penginderaan jauh. Rumusan masalah penelitian ini bagaimanakah aktivitas belajar siswa pada praktikum penginderaan jauh di SMA Negeri 3 Tebing Tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui dan menganalisis aktivitas belajar siswa pada praktikum penginderaan jauh di SMA Negeri 3 Tebing Tinggi. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Data penelitian diperoleh dari data primer yaitu hasil penilaian aktivitas belajar siswa Pengumpulan data menggunakan lembar observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan persentase yang selanjutnya dideskripsikan berdasarkan hasil yang diperoleh. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa rata-rata persentase indikator 1 yaitu aktivitas visual sebesar 67,19%, rata-rata persentase indikator 2 yaitu aktivitas lisan sebesar 61,46%, rata-rata persentase indikator 3 yaitu aktivitas menulis sebesar 65,37%, dan rata-rata persentase indikator 4 yaitu aktivitas berpikir sebesar 63,54%. Secara keseluruhuan dapat diketahui bahwa rata-rata aktivitas siswa pada pertemuan I sebesar 46% (kategori kurang aktif), pertemuan II sebesar 56% (kategori aktif), dan pertemuan III sebesar 92% (kategori sangat aktif).
PERSEBARAN ASAL SEKOLAH SISWA SMP NEGERI 1 PADANGAN KABUPATEN BOJONEGORO PRA DAN PASCA ZONASI Udin, Muhammad Zain
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya Vol 18, No 2 (2020): JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
Publisher : GEOGRAPHY EDUCATION DEPARTMENT Social Science and Law Faculty, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jggp.v18n2.p119-128

Abstract

Sekolah dasar dan sekolah menengah pertama sebagai bagian pendidikan dasar memiliki makna penting dalam perjalanan menggapai ilmu bagi seseorang. Dambaan setiap siswa dan orang tua yang ingin bersekolah di SMP favorit sangat kuat, sehingga SMP dengan kualitas yang telah teruji menjadi tujuan utama baik sebelum pelaksanaan dan setelah pelaksanaan zonasi. SMP Negeri 1 Padangan sebagai bagian dari pendidikan dasar menjadi daya tarik yang cukup tinggi bagi siswa SD di kecamatan Padangan dan sekitarnya. Karena itu keinginan siswa Sekolah Dasar dan orang tuanya untuk bisa menjadi siswa SMP Negeri 1 Padangan cukup tinggi. Penelitian dengan judul “Persebaran Asal Siswa SMP Negeri 1 Padangan kabupaten Bojonegoro sebelum dan sesudah zonasi”, memiliki rumusan masalah berasal dari mana saja asal siswa di SMP Negeri 1 Padangan sebelum dan setelah zonasi dan bagaimana persebaran asal siswa SMP Negeri 1 Padangan Kabupaten Bojonegoro. Tujuan penelitian ini yaitu: (1) Mengetahui daerah asal siswa SMP Negeri 1 Padangan sebelum pelaksanaan zonasi, (2) Mengetahui daerah asal siswa SMP Negeri 1 Padangan setelah pelaksanaan zonasi(3) Menganalisis persebaran asal siswa SMP Negeri 1 Padangan Kabupaten Bojonegoro. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik analisis data sekunder. Analisis data menggunakan teknik analisis data sekunder dan teknik analisis peta. Dengan mentabulasi kedalam bentuk table maupun peta. Hasil penelitian yaitu: (1) Sebelum pelaksanaan zonasi, SMP Negeri 1 Padangan memiliki daerah asal siswa 16 desa dari kecamatan Padangan. Asal desa yang terbanyak adalah dari desa Padangan 14,7 %, desa Kuncen 7,8 % dan desa Dengok 6,3 %. Sedangkan asal siswa dari kecamatan lain, yaitu 4 kecamatan dan didominasi dari kecamatan Kasiman yaitu 9,4 %, (2) Setelah pelaksanaan zonasi, SMP Negeri 1 Padangan memiliki daerah asal siswa 16 desa dari kecamatan Padangan untuk tahun 2018 dan 11 desa dari kecamatan Padangan untuk tahun 2019. Desa Padangan adalah asal desa terbanyak yaitu 10,6 % untuk tahun 2018 dan 19,6 % untuk tahun 2019. Sedangkan dari kecamatan lain tetap didominasi dari kecamatan Kasiman. Tahun 2018 sebesar 12,8 % dan tahun 2019 sebesar 9,4 % yang berasal dari 2 kecamatan, (3) Pola persebaran yang dimiliki SMP Negeri Padangan Kabupaten Bojonegoro yakni berpola mengelompok baik sebelum maupun setelah pelaksanaan zonasi.
PENDEKATAN PEMBELAJARAN RISET PENDIDIKAN LINGKUNGAN Ikhsan, Fahrudi Ahwan
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya Vol 17, No 1 (2019): JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
Publisher : GEOGRAPHY EDUCATION DEPARTMENT Social Science and Law Faculty, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jggp.v17n1.p37-54

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh pembelajaran riset terhadap sikap peduli lingkungan mahasiswa. Penelitian dilakukan terhadap mahasiswa yang mengikuti program pendidikan lingkungan, perubahan sikap lingkungan dilakukan dengan mengembangkan pembelajaran riset. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mixed methods kuantitatif dan kualitatif. Mahasiswa diberikan informasi konsep dan degradasi lingkungan serta pembelajaran riset, mahasiswa membuat kelompok dan menyusun proposal sesuai tema kajian. Mahasiswa melakukan penelitian untuk pengumpulan data serta informasi yang kemudian disajikan dalam bentuk infomasi baik laporan dan artikel ilmiah. Pembelajaran riset disajikan dengan tujuan mengembangkan berpikir ilmiah mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan gender terhadap sikap peduli lingkungan karena pembelajaran riset memiliki dampak yang positif. Mahasiswa memberikan peningkatan kreativitas, pengetahuan. manfaat, dan berpikir kritis mahasiswa melalui kegiatan penelitian, diskusi, dan brainstorming. Praktik pembelajaran riset lebih membantu dalam mendeskripsikan permasalahan lingkungan dan pengambilan solusi terbaik bagi mahasiswa.
PENERAPAN ETIKA LINGKUNGAN DALAM PENGELOLAAN WILAYAH KEPESISIRAN TUBAN Atikawati, Dini -; Gunawan, Totok; Sunarto, Sunarto
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya Vol 17 No 1 (2019): JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jggp.v17n1.p1-10

Abstract

Wilayah kepesisiran Tuban memiliki sumberdaya pesisir yang melimpah. Masyarakat pesisir Tuban memanfaatkannya untuk perikanan, wisata, dan permukiman. Berbagai macam pemanfaatan tersebut menimbulkan terjadinya kerusakan lingkungan, sehingga dipandang perlu untuk menerapkan etika lingkungan dalam pengelolaan wilayah kepesisiran Tuban. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi profil wilayah kepesisiran Tuban, mengkaji dinamika pantai di Tuban, mengkaji perilaku masyarakat terhadap wilayah kepesisiran Tuban, dan merumuskan penerapan etika lingkungan dalam pengelolaan wilayah kepesisiran Tuban. Data diperoleh melalui observasi, pengukuran, wawancara, dan potret lapangan. Analisis data yang digunakan yaitu deskriptif dan skoring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah kepesisiran Tuban di daerah penelitian memiliki dua jenis pantai, yaitu pantai berbatu dan berpasir. Keempat daerah penelitian memiliki hidrologi yang tawar. Keanekaragaman flora dan fauna pesisir paling tinggi di Desa Panyuran, sedangkan paling rendah di Desa Karangagung. Dinamika pantai di daerah penelitian yaitu erosi, akresi, dan keadaan seimbang. Erosi pantai terjadi di Desa Karangagung dan Kelurahan Kutorejo. Akresi terjadi di Desa Panyuran. Keadaan seimbang terjadi di Kelurahan Sukolilo. Nilai perilaku masyarakat terhadap wilayah kepesisiran masih tergolong rendah. Etika lingkungan dalam pengelolaan wilayah kepesisiran Tuban dilakukan dengan penerapan paradigma biosentrisme dan ekosentrisme.
PENGEMBANGAN SENSOR KECEPATAN ANGIN UNTUK EARLY WARNING SYSTEM BAHAYA ANGIN KENCANG DI JEMBATAN SURAMADU Alfatikh, Ebid Rocky
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya Vol 17 No 1 (2019): JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jggp.v17n1.p11-18

Abstract

Jembatan Suramadu memiliki peran penting untuk mempercepat pembangunan di Pulau Madura. Meningkatnya ketergantungan masyarakat terhadap Jembatan Suramadu maka keamanan jembatan harus ditinjau agar pengguna jembatan dapat terlindung dari bahaya. Salah satu aspek dalam keamanan dan keselamatan jembatan adalah aliran udara di jembatan terutama angin samping (crosswind). Pada bulan Januari 2012 Jembatan Suramadu sudah ditutup sebanyak 11 kali akibat angin kencang. Oleh sebab itu diperlukan suatu sistem peringatan dinisebelum kejadian angin kencang tersebut terjadi agar pihak pengelola dan masyarakat dapat mempersiapkan diri menghadapi kejadian tersebut.serta mendapat informasi yang faktual dan cepat untuk menghindari korban jiwa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimental. Hasil penelitian menunjukkan alat anemometer yang terintegrasi dengan arduino efektif untuk mendapatkan informasi factual, akurat dan bersifat kontinyu untuk early warning systemterjadinya angin kencang di jembatan suramadu harus cepat di teruskan kepada pengguna yang hendak masuk suramadu karena untuk menghindari terjadinya hantaman angin kencang ketika berada di dalam jembatan suramadu.
PENGARUH LOKASI EXIT TOLL JALAN TOL LINGKAR LUAR BOGOR TERHADAP PERUBAHAN GUNA LAHAN DI AREA SEKITARNYA Susanto, Andi; Marsoyo, Agam
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya Vol 17 No 2 (2019): JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jggp.v17n2.p1-14

Abstract

Pembangunan infrastruktur jalan tol Lingkar Luar Bogor merupakan bagian dari pengembangan kota Bogor dengan tujuan meningkatkan akses transportasi dari dan menuju Kota Bogor. Pengoperasian jalan tol ini sendiri berdampak pada perubahan penggunaan lahan di daerah yang dilintasi oleh jalan tol ini dan terutama pada daerah di sekitar lokasi Exit Toll. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur jumlah perubahan penggunaan lahan di area sekitar lokasi tol BORR.Penelitian ini menggunakan data penggunaan lahan untuk tahun 2006, dan 2017 yang diekstraksi dari interpretasi citra satelit. Penelitian ini menggunakan teknik analisis GIS untuk menganalisis perubahan penggunaan lahan. Penggunaan analisis SIG dimaksudkan untuk melihat bagaimana perubahan dalam penggunaan lahan terjadi, dan seberapa luas perubahan dalam penggunaan lahan, dan di mana lokasi perubahan penggunaan lahan terjadi. Dengan demikian, pengaruh lokasi jalan tol di daerah penelitian dapat dijelaskan secara rasional.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh lokasi tol keluar pada perubahan penggunaan lahan di Kedung Halang dan Kedung Badak tidak signifikan terutama jika kita melihat pola perubahan penggunaan lahan di lokasi tol keluar Kedung Badak. Hal ini dapat dilihat dengan melihat pola perubahan penggunaan lahan yang menunjukkan bahwa 56 persen perubahan penggunaan lahan terjadi pada jarak yang lebih jauh dari lokasi Exit toll. Namun  demikian, di wilayah studi, sekitar 22 persen penggunaan lahan pada tahun 2006 terkonversi ke berbagai kelas penggunaan lahan pada tahun 2017. Dengan kata lain, ada faktor lain yang memengaruhi perubahan penggunaan lahan di wilayah studi selain faktor lokasi exit toll.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR GEOGRAFI SMA BERBASIS THE TOTAL LEARNING EXPERIENCE MODEL Utami, Wiwik Sri
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya Vol 17 No 1 (2019): JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jggp.v17n1.p19-36

Abstract

Abstrak: Perubahan kurikulum dari Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) menjadi kurikulum 2013 membawa perubahan pada perubahan standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses dan standar  penilaian. Perubahan menuntut pencapaian kompetensi belajar peserta didik tidak hanya pada aspek pengetahuan tetapi juga menekankan pada pencapaian keterampilan dan sikap peserta didik. Konsekuensi lain dengan  perubahan kurikulum adalah pada penggunaan bahan ajar yang dapat membantu peserta didik untuk mencapai kompetensi belajar. Buku siswa yang dikembangkan dengan menekankan pada pencapaian pengalaman belajar secara total mampu membantu peserta didik untuk belajar mandiri, belajar aktif dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna yang bermuara pada pencapaian kompetensi belajar peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) model Dick and Carey. Pada tahun pertama, bahan ajar diuji kelayakan isi, penyajian, kebahasaan, dan kegrafikan. Uji kelayakan dilakukan oleh 3 orang tenaga ahli dan 3 orang guru pengajar mata pelajaran Geografi, uji keterbacaan oleh peseta didik di 3 SMA. Hasil penelaahan ahli materi pembelajaran Geografi, desain pembelajaran dan ahli bahasa menyatakan bahwa bahan ajar dengan model total learning experience sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran geografi. Selain itu  bahan ajar juga memiliki efektivitas dalam pembelajaran. Hal ini dilihat dari tingkat keterbacaan yang tinggi sebagai bahan ajar dan respon yang baik dari peserta didik dalam belajar dengan bahan ajar dengan model total learning experience.
PENDEKATAN PEMBELAJARAN RISET PENDIDIKAN LINGKUNGAN Ikhsan, Fahrudi Ahwan
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya Vol 17 No 1 (2019): JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jggp.v17n1.p37-54

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh pembelajaran riset terhadap sikap peduli lingkungan mahasiswa. Penelitian dilakukan terhadap mahasiswa yang mengikuti program pendidikan lingkungan, perubahan sikap lingkungan dilakukan dengan mengembangkan pembelajaran riset. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mixed methods kuantitatif dan kualitatif. Mahasiswa diberikan informasi konsep dan degradasi lingkungan serta pembelajaran riset, mahasiswa membuat kelompok dan menyusun proposal sesuai tema kajian. Mahasiswa melakukan penelitian untuk pengumpulan data serta informasi yang kemudian disajikan dalam bentuk infomasi baik laporan dan artikel ilmiah. Pembelajaran riset disajikan dengan tujuan mengembangkan berpikir ilmiah mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan gender terhadap sikap peduli lingkungan karena pembelajaran riset memiliki dampak yang positif. Mahasiswa memberikan peningkatan kreativitas, pengetahuan. manfaat, dan berpikir kritis mahasiswa melalui kegiatan penelitian, diskusi, dan brainstorming. Praktik pembelajaran riset lebih membantu dalam mendeskripsikan permasalahan lingkungan dan pengambilan solusi terbaik bagi mahasiswa.

Page 4 of 13 | Total Record : 128