cover
Contact Name
eko budiyanto
Contact Email
jggp@unesa.ac.id
Phone
+628156896667
Journal Mail Official
jggp@unesa.ac.id
Editorial Address
jl. ketintang, kampus ketintang surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
ISSN : -     EISSN : 24433977     DOI : -
JGGP tersedia gratis (open source) untuk seluruh pembaca dan mencakup perkembangan dan penelitian dalam bidang Pendidikan Geografi, Geografi Fisik, Geografi Tehnik, Geografi manusia, baik kajian secara teoritik, eksperimen, maupun aplikasinya,
Articles 121 Documents
DAMPAK PEMBANGUNAN JEMBATAN SURAMADU TERHADAP PENGEMBANGAN WILAYAH KABUPATEN BANGKALAN DITINJAU DARI TEORI HARROD-DOMAR DENGAN TEORI LOKASI WEBER Habiby, Fahmi Imamul
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya Vol 18, No 1 (2020): JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
Publisher : GEOGRAPHY EDUCATION DEPARTMENT Social Science and Law Faculty, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jggp.v18n1.p77-90

Abstract

Pulau Madura memiliki kondisi masyarakat khususnya di Kabupaten Bangkalan kaitannya dengan masih tingginya tingkat kemiskinan dan ketertinggalan. Usaha yang dilakukan sehingga menggerakkan pertumbuhan dan pengembangan ekonomi dan meningkatkan lebih besar pendapatan yang diperoleh masyarakat di Kabupaten Bangkalan sehingga pengembangan wilayah yang ada di Kabupaten Bangkalan semakin berkembang dengan pesat. Pembangunan infrastuktur Jembatan Suramadu dilakukan oleh pemerintah pusat yang menghubungkan Kota Surabaya dengan Madura terutama di Bangkalan. Jembatan Suramadu diharapkan meningkatkan peran yang strategis untuk peningkatan potensi untuk peningkatan pertumbuhan dan pengembangan ekonomi seiring dengan meningkatnya pendapatan yang diterima masyarakat Bangkalan. Infrastruktur yang dibangun di Pulau Madura terutama di Bangkalan agar semakin berkembang dengan pesat. Dari segi perekonomian, sosial, dan lingkungan di Kabupaten Bangkalan memiliki dampak pembangunan Jembatan Suramadu terhadap pengembagan wilayah yang ada di Kabupaten Bangkalan dari segi perekonomian pendapatan dari masyarakat yang ada di Kabupaten Bangkalan meningkat, dari segi Sosial juga sekarang lapangan pekerjaan semakin bervariatif dan semakin banyak lapangan pekerjaan baru, dari segi lingkungan masih belum terlihat signifikan terjadi perubahan yang dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat sekitar dengan ditinjau dari teori lokasi menunjukkan pengembangan wilayah di Kabupaten Bangkalan mengalami peningkatan yang signifikan setiap tahunnya, dapat dilihat dari beberapa aspek wisata bukit Jaddih yang semakin ramai pengunjung, wisata religi seperti makam Syaichona Cholil semakin ramai pengunjung, dan banyaknya sentra Batik tulis sebagai oleh-oleh khas Bangkalan dan juga wisata kuliner seperti bebek Sinjay dan bebek Songkem yang semakin banyak peminatnya.
MANFAAT PADANG LAMUN SEBAGAI PENYEIMBANG EKOSISTEM LAUT DI PULAU PRAMUKA, KEPULAUAN SERIBU Jayanti, Atika Ria
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya Vol 18, No 1 (2020): JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
Publisher : GEOGRAPHY EDUCATION DEPARTMENT Social Science and Law Faculty, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jggp.v18n1.p1-14

Abstract

Keberadaan Padang Lamun di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Manfaat Padang Lamun diantaranya adalah sebagai media untuk filtrasi atau menjernihkan perairan laut dangkal, dimana lamun berperan dalam menyaring debu-debu yang terdapat di permukaan air laut. Padang lamun berfungsi sebagai tempat tinggal berbagai biota laut, termasuk biota laut yang bernilai ekonomis, seperti ikan baronang/lingkis, ikan cendro, rajungan atau kepiting, teripang dan lain-lain. Keberadaan biota tersebut bermanfaat bagi manusia sebagai sumber bahan makanan. Manfaat lainnya yaitu sebagai tempat mencari makanan bagi berbagai macam biota laut, terutama ikan cendro dan penyu yang hampir punah, mengurangi besarnya energi gelombang di pantai dan berperan sebagai penstabil sedimen sehingga mampu mencegah erosi di pesisir pantai dan berperan dalam Berperan dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Ekosistem lamun juga mempunyai peranan penting dalam menunjang kehidupan dan perkembangan jasad hidup di laut dangkal, Tetapi keberadaan padang  juga dapat rusak. Kerusakan padang lamun dapat disebabkan oleh faktor alam dan manusia. Sayangnya, keberadaan ekosistem padang lamun masih belum banyak dikenal oleh masyarakat umum maupun akademisi, jika dibandingkan dengan ekosistem lain seperti terumbu karang dan mangrove. Padang Lamun seringkali dianggap sebagai tanaman pengganggu, sehingga akhirnya diabaikan atau dimusnahkan. Namun dengan adanya Taman Nasional Kepulauan Seribu di Pulau Pramuka sebagai salah satu tempat konservasi padang lamun dapat mengedukasi masyarakat setempat dan masyarakat umum yang dating ke Pulau Pramuka sehingga pengetahuan masyarakat dapat bertambah dan keberadaan ekosistem Padang Lamun pun terjaga kelestariannya.
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PEDAGANG KELILING DI KELURAHAN KEDURUS KOTA SURABAYA. Sutedjo, Agus
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya Vol 19, No 1 (2021): JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
Publisher : GEOGRAPHY EDUCATION DEPARTMENT Social Science and Law Faculty, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jggp.v19n1.p25-34

Abstract

Pedagang keliling merupakan pekerjaan di sektor informal, menjajakan dagangannya kepada rumah tangga di perumahan. Pada saat pandemi Covid-19,  aktivitas mereka tidak sesuai dengan aturan selama PSBB. Akan tetapi apabila tidak berjualan mereka tidak mendapat penghasilan sehingga bisa mengganggu kehidupannya, dan dimungknkan tidak dapat bertahan dengan kondisi saat pandemi. Untuk itu ingin diketahui : modal dan pendapatan yang diperoleh,  interaksi dengan pembeli, waktu berjualan, lokasi dan jaluri perjalanan keliling,Sebanyak 30 pedagang keliling di Kelurahan Kedurus  digunakan sebagai sampel penelitian. Data yang diperlukan meliputi umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, modal, pemasukan, jalur keliling, cara berinteraksi dengan pembeli yang dilakukan sebelum dan saat terjadi pandemi, yang diperoleh dengan cara wawancara terstruktur dan observasi. Selanjutnya data  dianalisis dengan cara deskriptif kuantitatif.Modal dan pendapatan pedagang keliling di Kelurahan Kedurus pada saat pandemi mengalami penurunan dibanding sebelum pandemi, karena tidak termotivasi untuk meningkatkan produktivitasnya. Interaksi pedagang keliling dengan pembeli tidak berubah dan mereka tidak melakukan antisipasi untuk mengatasi perubahan situasi yang terjadi. Jam kerja, lama kerja dan lokasi dan jalur keliling tidak mengalami perubahan sehingga tidak dapat mempertahankan jumlah pembeli.
IMPLEMENTASI TPACK FRAMEWORK DALAM WORKSHOP SSP PROGRAM PPG UNTUK GURU GEOGRAFI PROFESIONAL Ningsih, Mega Prani
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya Vol 17, No 2 (2019): JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
Publisher : GEOGRAPHY EDUCATION DEPARTMENT Social Science and Law Faculty, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jggp.v17n2.p25-38

Abstract

Program PPG merupakan pendidikan untuk mencetak guru yang kompeten dan professional. Program PPG SM 3T pertama kali dilaksanakan oleh Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Workshop SSP sebagai bagian Program PPG dalam model kolaboratif di UM dan Unesa belum secara menyeluruh menerapkan kerangka TPACK. Hal ini berdampak pada lulusan yang belum terlatih membuat media pembelajaran berbasis teknologi digital.  Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif melalui pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di UM dan Unesa pada Prodi Pendidikan Geografi. Data penelitian terdiri dari data primer berupa informan kunci dan data sekunder berupa dokumen Program PPG. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaksi Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran melalui blended learning menjadi salah satu alternatif yang dapat diterapkan untuk mengolaborasikan pembelajaran konvensional dan modern berbasis teknologi digital. Proses belajar dapat dilakukan secara offline dan online. Oleh karena itu, calon guru perlu mempelajari, menciptakan, dan menggunakan berbagai teknologi digital yang ada dalam pembelajaran blended learning.
DEFENSE GEOGRAPHY AND THE CHARACTER OF THE INDONESIAN TOTAL DEFENSE SYSTEM (SISHANTA) Susdarwono, Endro Tri
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya Vol 18, No 2 (2020): JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
Publisher : GEOGRAPHY EDUCATION DEPARTMENT Social Science and Law Faculty, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jggp.v18n2.p129-138

Abstract

Defense geography is a scientific study which is a branch of human geography. Starting from the implementation of military tactics, when reading topographic maps up to the implementation of military campaigns on a certain surface of the earth, so that how to determine and decide on defense policies and strategies always requires consideration of defense geography. In accordance with the defense system adopted by the Indonesian nation total defense system (Sishanta), namely a defense system mobilizes all national resources, both artificial resources and natural resources. That natural resources and space are geography or terrain to be used as much as possible to carry out total defense system (sishanta), in order to face threats, both of within and abroad. Introduction to defense geography, preferably in line with the preparation of the Defense Area Spatial Plan. Linkages between total defense system (sishanta) and Indonesia's geographic environment into consideration the urgency of the inclusion of defense geography in geography education in Indonesia.
PEMANFAATAN SENSOR ULTRASONIK BERBASIS ARDUINO UNO SEBAGAI PERINGATAN DINI BANJIR BENGAWAN SOLO DI KABUPATEN TUBAN, JAWA TIMUR Lestari, Alief Putra
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya Vol 17, No 1 (2019): JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
Publisher : GEOGRAPHY EDUCATION DEPARTMENT Social Science and Law Faculty, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jggp.v17n1.p55-62

Abstract

Abstrak : Bengawan Solo merupakan salah satu sungai besar yang membentang dari Jawa Tengah hingga Jawa Timur. Pada Desember 2007 luapan Bengawan Solo menyebabkan banjir besar. Sementara selama ini tidak ada penanda atau peringatan dini ketika Bengawan Solo meluap. Peneliti mengajukan pemanfaatan sensor ultrasonik berbasis arduino uno sebagai peringatan dini banjir Bengawan Solo di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimental. Sensor akan dipasang di bibir sungai di atas tiang mengahadap ke bawah, dengan indikator lampu LED dan buzzer dan akan memberikan informasi level 1, level 2, dan waspada. Penarapan sensor ultrasonik berbasis arduino uno sebagai peringatan dini banjir ini bisa menjadi alternatif dalam mitigasi bencana. Salah  satu  alat  pendeteksi  jarak  ketinggian  air  menggunakan  sensor  ultrasonik  dan  dengan  penggabungan mikrokontroler  arduino  uno  r3  yang  digunakan  untuk  memantau  perubahan  ketinggian  air  serta  menampilkan informasi  secara  berkala (Komaludin dan Garliaji, 2014). Penerapan sensor ultrasonik berbasis arduino uno sebagai peringatan dini banjir Beangawan Solo perlu untuk dilaksanakan, tepatnya di Kabupaten Tuban sebagai daerah langganan banjir Bengawan Solo ketika musim penghujan tiba.
ANALISA FAKTOR PENENTU LOKASI PASAR SIDOTOPO WETAN Magita, Nastiti Sigra Dewi
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya Vol 18, No 1 (2020): JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
Publisher : GEOGRAPHY EDUCATION DEPARTMENT Social Science and Law Faculty, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jggp.v18n1.p63-68

Abstract

Pasar dengan lokasi yang strategis akan mempengaruhi minat masyarakat untuk mengunjungi lokasi tersebut dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Adanya penentuan lokasi pasar bukan hanya menjadi keputusan dari pemerintah, akan tetapi juga keinginan dan pemangku kepentingan dari para pengelola dan pengguna pasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui lokasi Pasar Sidotopo Wetan berdasarkan hasil kajian faktor lokasi penentu pasar. Pendekatan dalam penelitian ini adalah metodetheoritical analytic dan empirical analytic. Metode theoritical analytic menggunakankonstruksi teori untuk melandasi perumusan faktor-faktor pertimbangan dalam menentukanlokasi pasar berdasarkan teori-teori yang ada.Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan Metode Analytical HeirarchyProcess dengan nilai Inconsistency 0.02, kriteria yang paling berpengaruh dalampenetuan lokasi Pasar Sidotopo Wetan adalah faktor sosial ekonomi. Kemudian yangmenjadi prioritas ke dua dalam penentuan lokasi pasar tersebut adalah sarana danprasarana yang tersedia, prioritas ketiga adalah kebijakan dan pemerintahan, sertaterakhir kondisi fisik wilayah
Strategi Adaptasi Siswa dalam Menghadapi Bencana Banjir Sebagai Upaya Mitigasi Bencana Banjir di SD dan MI Muhammadiyah Kecamatan Bayat Rachma, Asna Nur
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya Vol 18, No 1 (2020): JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
Publisher : GEOGRAPHY EDUCATION DEPARTMENT Social Science and Law Faculty, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jggp.v18n1.p15-26

Abstract

Jurnal Penelitian Geografi
POTENSI AIR SUNGAI DI SEBAGIAN BENTUKLAHAN KAKI VULKAN MERAPI PADA MANGSA KARO TAHUN 2020 Ashari, Arif; Wardoyo, Muhammad Asrori Indra; Jamaludin, Syarif; Kharisma, Kharisma; Rosa, Amalia Fadila
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya Vol 19, No 1 (2021): JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
Publisher : GEOGRAPHY EDUCATION DEPARTMENT Social Science and Law Faculty, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jggp.v19n1.p35-48

Abstract

Pada bentuklahan kaki Vulkan Merapi terdapat sungai-sungai yang bersifat perennial sehingga masih memiliki aliran pada mangsa karo. Dalam sistem pranata mangsa, ini merupakan musim dengan keterbatasan sumberdaya air. Agar potensi yang terbatas ini dapat dimanfaatkan secara optimal, diperlukan studi kuantitas dan kualitas air sungai. Dalam paper ini, kami melakukan analisis debit aliran dan kualitas air pada sebagian wilayah kaki Vulkan Merapi. Data dikumpulkan melalui observasi, studi pustaka, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif didukung dengan analisis statistik menggunakan independent sample t-test dan regresi linear sederhana. Hasil studi menunjukkan bahwa potensi sumberdaya air masih dijumpai pada berbagai sungai yang ada di wilayah ini. Investigasi pada delapan sungai menunjukkan bahwa debit aliran tidak selalu dijumpai di sepanjang lembah sungai tetapi tergantung kedudukan mataair. Debit dan kualitas air secara umum bervariasi dan tidak menunjukkan perbedaan antara bagian atas dan bawah kaki gunungapi. Secara ringkas, temuan studi ini memberikan alternatif informasi sebagai bahan pertimbangan untuk berbagai pemanfaatan selama mangsa dengan keterbatasan sumberdaya air ini.
PEMANFAATAN LIMBAH INDUSTRI RUMAH TANGGA TEPUNG TAPIOKA UNTUK MENGURANGI DAMPAK LINGKUNGAN Indrianeu, Tineu; Singkawijaya, Elgar Balasa
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya Vol 17, No 2 (2019): JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
Publisher : GEOGRAPHY EDUCATION DEPARTMENT Social Science and Law Faculty, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jggp.v17n2.p39-50

Abstract

AbstrakKota dan Kabupaten Tasikmalaya memiliki ragam industri, diantaranya industri rumah tangga pengolahan singkong untuk dijadikan sebagai tepung tapioka yang terdapat di 4 wilayah di diantaranya, yaitu di Pasirpanjang, Urug, Cineam dan Jatiwaras. Industri ini  menghasilkan limbah yang banyak, baik itu limbah cair maupun limbah padat. Untuk menanggulangi limbah tersebut, industri ini biasanya mengolah limbah menjadi bahan yang memiliki nilai ekonomis. Adapun tujuan penelitian ini adalah potensi apa saja yang dihasilkan dari industri limbah tepung tapioka serta bentuk pemanfaatannya untuk mengurangi dampak lingkungan. bMetode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data berupa survey lapangan, studi dokumentasi dan studi literatur. Hasil yang dicapai diantaranya dalam proses pengolahan tepung tapioka yaitu limbah padat berupa kulit singkong dan onggok, dan limbah cair berupa air tajin dan elod. Pemanfaatan limbah industri tepung tapioka yang dimanfaatkan untuk pakan ternak, campuran makanan, pupuk organik, pengelolaan limbah yang dilakukan di pabrik industri ini yaitu dengan cara melakukan pengelolaan limbah onggok menjadi tepung asia, manfaat yang dihasilkan dari pengelolaan limbah ini yaitu dapat mengurangi pencemaran dan membuka lapangan pekerjaan. Produk hasil olahan pemanfaatan limbah indutri yang dihasilkan dari industri tepung tapioka ini adalah tepung asia, saus, pupuk organik, makanan ringan seperti kripik atau kerupuk. Kata Kunci: Pemanfaatan, Limbah, Industri rumah tangga, Singkong, Lingkungan, Tasikmalaya

Page 2 of 13 | Total Record : 121