cover
Contact Name
Oka Agus Kurniawan Shavab
Contact Email
bihari@unsil.ac.id
Phone
+6281809075795
Journal Mail Official
bihari@unsil.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jl. Siliwangi, Kahuripan, Tawang, Tasikmalaya, Jawa Barat 46115
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
BIHARI: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH DAN ILMU SEJARAH
Published by Universitas Siliwangi
ISSN : 26553600     EISSN : 27147908     DOI : -
Jurnal ini fokus pada hasil penelitian dan non penelitian berupa gagasan konseptual di bidang pendidikan sejarah dan ilmu sejarah
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2020)" : 6 Documents clear
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN NILAI DAN KONSEP MASYARAKAT MADANI DALAM PEMBELAJARAN IPS Itama Citra Dewi Kurnia Wahyu
BIHARI: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH DAN ILMU SEJARAH Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Implementasi Pendidikan Nilai dan Konsep Masyarakat Madani dalam Pembelajaran IPS. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana implementasi pendidikan nilai dan konsep masyarakat madani dalam pembelajaran IPS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Globalisasi yang identik dengan modernitas membawa dampak negatif berupa degradasi moral generasi muda. Indikasi dari degradasi moral generasi muda seperti penyalahgunaan narkoba, seks bebas, tidak kekerasan, pencurian dan lainnya membuat perlu adanya suatu perubahan.  IPS sebagai salah satu mata pelajaran pada jenjang sekolah dasar dan sekolah menengah pertama menjadi salah satu mata pelajaran yang dapat digunakan untuk mendidik moral generasi muda. Implementasi pendidikan nilai dan konsep masyarakat madani yang   mengedepankan sikap egaliterianisme, pemberian penghargaan kepada seseorang berdasarkan prestasi bukan berdasar rasa atau kesukuan, keterbukaan partisipasi seluruh anggota masyarakat, penegakan hukum dan keadilan, toleransi dan pluralisme, serta prinsip musyawarah dapat dijadikan sebagai acuan dalam pembelajaran IPS.
PERANAN PRAJURIT PEREMPUAN (KORPS PRAJURIT ESTRI) TERHADAP PERKEMBANGAN EKONOMI DAN MILITER DI YOGYAKARTA 1750-1810 Yuliarni Yuliarni; Apriana Apriana; Heryati Heryati; Suwonti Atun Badriah
BIHARI: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH DAN ILMU SEJARAH Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) bagaimana latar belakang terbentuknya prajurit perempuan (Korps Prajurit Estri) terhadap perkembangan ekonomi dan militer di Yogyakarta tahun 1750-1810 dan (2) bagaimana peranan prajurit perempuan (Korps Prajurit Estri) terhadap perkembangan ekonomi dan militer di Yogyakarta tahun 1750-1810. Metode penelitian yang digunakan adalah historis dan jenis penelitian kajian pustaka. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan sehingga teknik analisis data terdiri dari kritik sumber dan interpretasi atau penafsiran dengan analisis kritis.  Kesimpulan yang didapatkan yaitu: Terbentuknya Korps Prajurit Estri tahun 1750-1810 selain sebagai prajurit militer juga bertujuan untuk menjaga keamanan keraton dan menjadi pengawal pribadi Sultan Hamengkubuwana II. Peran prajurit perempuan terhadap perkembangan ekonomi yaitu ikut dalam kegiatan masyarakat seperti memberikan bantuan berupa bibit tanaman, dan pupuk. Hal ini berdampak semakin meningkatnya ekonomi rakyat. Sementara peran prajurit perempuan di bidang militer ialah mereka mempunyai kemampuan dalam menyusun strategi perang. Dengan adanya peran prajurit perempuan di bidang militer, Keraton Yogyakarta lebih terjaga keamanannya. Keraton Yogyakarta juga merasa lebih nyaman dengan adanya prajurit perempuan, timbul rasa kepercayaan Sultan terhadap prajurit perempuan, sehingga kaum perempuan menjadi sosok yang lebih tinggi dan tangguh di lingkungan keraton Yogyakarta.
PEMBELAJARAN SEJARAH YANG AKTIF, KREATIF DAN INOVATIF MELALUI PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI Muhtarom, Herdin; Kurniasih, Dora; Andi, Andi
BIHARI: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH DAN ILMU SEJARAH Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pembelajaran Sejarah yang Aktif, Kreatif, dan Inovatif Melalui Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Mixed Methods. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menyebarkan kuesioner/angket terhadap mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Learning merupakan model Pembelajaran Sejarah Yang Aktif, Kreatif, dan Inovatif Dalam Memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Hal ini dapat dilihat dari responden yang memilih model E-Learning sebagai media Pembelajaran Sejarah Yang Aktif, Kreatif, dan Inovatif Melalui Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dengan jumlah 33 responden (68,8%) menyatakan bahwa mereka setuju penerapan E-Learning sudah efektif dalam pembelajaran sejarah. E-Learning sangat efektif dalam Pembelajaran Sejarah yang Aktif, Kreatif, dan Inovatif Melalui Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi
PERANAN DEKLARASI LANDAS KONTINEN SEBAGAI KETENTUAN HUKUM LAUT NEGARA INDONESIA 17 FEBRUARI 1969 Miftahudin, Zulpi
BIHARI: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH DAN ILMU SEJARAH Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/bjpsis.v3i1.1821

Abstract

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah “Metode Historis’, yaitu metode yang berusaha mengkaji permasalahan yang terjadi pada masa lampau secara sistematis dan objektif. Adapun tahapan-tahapan dalam metode historis tersebut adalah Heuristik, Kritik, Interpretasi dan Historiografi. Berdasarkan sejarah Indonesia nama Nusantara sudah dikenal sejak jaman Kerajaan Singasari, yang sekarang lebih dikenal dengan Wawasan  Nusantara. Wawasan ini merupakan kekuatan pertahanan dan keamanan untuk menggantikan kekuatan yang bersifat sektoral sebagai konsep pengembangan yang sasarannya berpusat pada pembangunan angkatan perang. Tetapi konsep tersebut tidak bertahan lama karena memiliki keterbatasan dan tidak mampu menjangkau seluruh Indonesia. Hal ini sesuai dengan pemerintah Indonesia sebagai negara yang baru merdeka. Perjuangan bangsa Indonesia dalam gagasan tentang Wawasan Nusantara dan di forum internasional, terdapat dua bagian dalam sejarah perkembangannya yaitu tentang proses gagasan Nusantara dan hukum laut sebagai aspek Wawasan Nusantara. Gagasan Wawasan Nusantara bertolak dari pengertian Archipelago, dimana menurut hukum internasional berarti wilayah laut dengan sekumpulan pulau-pulau di dalamnya, dan dikaitkan dengan cita-cita proklamasi, falsafah negara, serta kepentingan-kepentingan nasionalnya. Prinsip Wawasan Nusantara adalah Deklarasi Landas Kontinen menyangkut masalah mengenai wilayah perairan Negara Republik Indonesia, untuk melindungi pertahanan maritim wilayah Indonesia. Berdasarkan Deklarasi Djuanda tersebut, wilayah Indonesia dapat terjaga kedaulatan serta keutuhan wilayah Indonesia.
PERKEMBANGAN SEKTOR PARIWISATA KEPULAUAN SERIBU DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEREKONOMIAN MASYARAKAT Debi Robi Yanti; Agus Subagio; Atief Arezal Fatah
BIHARI: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH DAN ILMU SEJARAH Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memproklamasikan dirinya menjadi suatu negara yang merdeka, berdaulat dan mandiri dengan memiliki konsep diri yang jelas, yaitu Nusantara. Jika dilihat dari konsep dirinya, Indonesia secara defacto maupun dejure telah memerdekakan dirinya sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. Indonesia merupakan sebuah negara kepulauan terbesar di dunia dengan luas sekitar 5.219.270 km2. Diantara banyaknya pulau di Indonesia terdapat sebuah kepulauan kecil yang menarik untuk dijelajahi, yaitu Kepulauan Seribu. Kepulauan Seribu merupakan kawasan yang berada di pinggiran kota Jakarta, populasinya kurang lebih terdiri dari 1.000 kepala keluarga yang mendiami beberapa pulau. Meskipun lokasinya terpencil, sudah banyak pemberdayaan yang dilakukan oleh pemerintah untuk membantu menyejahterakan ekonominya. Pemanfaatan pulau seribu sebagai destinasi flora dan fauna laut Indonesia yang alami memiliki dampak yang begitu besar terhadap kehidupan masyarakat kepulauan seribu. Efek domino selalu terjadi didalam sebuah perubahan besar, terlebih dalam perubahan taraf kehidupan yang didasari motif ekonomi, sosial serta lingkungan. Model pemanfaatan pariwisata berkelanjutan yang coba di adaptasi memberikan efek signifikan baik secara positif maupun negatif. Peralihan profesi menjadi salah satu indikator dari pengembangan sektor ekonomi, sehingga dari pariwisata tersebut memberikan dampak peningkatan kesejahteraan hidup. Seperti transportasi laut antar pulau, merupakan salah satu profesi yang di jalankan masyarakat pulau seribu.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COMPLEX INSTRUCTION TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH INDONESIA Eka Nursafitri; Alex Anis Ahmad; Oka Agus Kurniawan Shavab
BIHARI: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH DAN ILMU SEJARAH Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe complex instruction pada mata pelajaran sejarah Indonesia pokok bahasan respons bangsa Indonesia terhadap pendudukan Jepang terhadap hasil belajar siswa kelas XI MIPA 4 di SMA Negeri 5 Tasikmalaya tahun ajaran 2019/ 2020. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan bentuk desain yang digunakan yaitu Nonequivalent Experimental Group Design. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh kelas XI MIPA SMA Negeri 5 Tasikmalaya yang terbagi menjadi 7 kelas. Sampel pada penelitian ini yaitu XI MIPA 4 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 36 siswa dan  XI MIPA 2 sebagai kelas kontrol dengan jumlah 35 siswa, sampel diambil dengan teknik sampling purposif. Instrumen penelitian berupa soal pilihan ganda sebanyak 19 butir dengan 5 pilihan jawaban. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes dan observasi. Teknik analisis data menggunakan SPSS 25.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe complex instruction berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Hal tersebut dibuktikan dengan rata-rata hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe complex instruction sebesar 84,4 sedangkan kelas yang tidak menggunakan model tersebut sebesar 79,8. Hasil pengolahan data menggunakan Mann Whitney pada hasil posttest kelas eksperimen dan kontrol menunjukkan bahwa Asymp. Sig. (2-tailed) yaitu 0,001 0,05, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe complex instruction pada mata pelajaran sejarah Indonesia pokok bahasan respons bangsa Indonesia terhadap pendudukan Jepang terhadap hasil belajar siswa kelas XI MIPA 4 SMA Negeri 5 Tasikmalaya tahun ajaran 2019/ 2020.

Page 1 of 1 | Total Record : 6