cover
Contact Name
Deden Yusman Maulid, S.Pi., M.Si.
Contact Email
jurnal.marlin@gmail.com
Phone
+6281298658873
Journal Mail Official
jurnal.marlin@gmail.com
Editorial Address
Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran Jalan Babakan KM 02, Kec. Pangandaran, Pangandaran, Jawa Barat 46396
Location
Kab. pangandaran,
Jawa barat
INDONESIA
MARLIN : Marine and Fisheries Science Technology Journal
MARLIN merupakan sebuah media publikasi hasil penelitian di bidang kelautan dan perikanan yang diterbitkan secara berkala yakni bulan Februari dan Agustus. MARLIN memuat hasil penelitian di bidang budidaya perikanan, pengolahan hasil perikanan, bioteknologi perikanan, konservasi, sosial ekonomi kelautan dan perikanan, perikanan tangkap, manajemen sumber daya perairan, teknik bangunan pantai, teknologi kelautan, teknologi ekstraksi sumber daya pesisir dan laut, wahana kelautan, dan kebijakan kelautan perikanan.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2021): (Agustus, 2021)" : 6 Documents clear
ANALISIS DAYA DUKUNG KAWASAN DAN POTENSI EKOWISATA BAHARI DI PROVINSI BANTEN Rahman, Abdul; Suhernalis, Suhernalis; Aditia, Nadia Hema; Rachmad, Basuki; Syamsuddin, Awaludin
MARLIN Vol 2, No 2 (2021): (Agustus, 2021)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/marlin.V2.I2.2021.121-127

Abstract

Potensi wisata di Provinsi Banten yang menarik minat wisatawan diantaranya adalah pada wisata bahari (Pantai Anyer, Tanjung Lesung, Pantai Sawarna, Pulau Peucang, dan Pulau Burung). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Daya Dukung Kawasan (DDK), Indeks Kesesuaian Wisata (IKW) ekowisata bahari dan untuk menganalisis potensinya di Provinsi Banten. Penelitian ini dilakukan di 4 Kabupaten dan 1 kota, dengan 11 lokasi objek wisata yang dijadikan sampel. DDK di 11 lokasi pantai tertinggi yaitu 180 orang/50 m2 panjang pantai yaitu di Pantai Sawarna (Lebak), di Pantai Pulau dua (Serang) dengan DDK 20 orang/50 m2 per hari. DDK wisata mangrove didapat dari dua lokasi yaitu PRPM Kronjo (Tangerang) dengan 72 orang/50 m2 dan Cagar Alam Pulau Dua (Serang) dengan 32 orang/50 m2  per hari. Sedangkan untuk DDK wisata snorkeling yang tertinggi yaitu; Spot Ciapus 8 orang/50 m2, dan terendah di Pulau Badul 3 orang/50 m2 per hari. Pantai Pulau Peucang (Uj. Kulon) memiliki nilai IKW tertinggi yaitu 96.67% dan yang terendah di Pantai Pulau Cangkir (Tangerang) yaitu 55.6%, Kategori rekreasi mangrove terdapat di dua lokasi yaitu; ekowisata mangrove PRPM Kronjo dengan nilai IKW 55.55% dan ekowisata mangrove Cagar Alam Pulau Dua dengan nilai IKW tertinggi 81.25%. Kategori rekreasi snorkeling tertinggi yaitu; Spot Legon Sumino dengan Nilai IKW 91.23% dan terendah di Pulau Badul dengan Nilai IKW 80.7%.
ANALISIS TEKNIS DAN FINANSIAL USAHA PERIKANAN TANGKAP PAYANG DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN PASIR BARU KABUPATEN PADANG PARIAMAN Yernawilis, Yernawilis; Harisjon, Harisjon; Rahmani, Ratih Martia; Sarianto, Deni
MARLIN Vol 2, No 2 (2021): (Agustus, 2021)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/marlin.V2.I2.2021.79-88

Abstract

Kabupaten Padang Pariaman merupakan salah satu kabupaten yang berada di pesisir Barat Pulau Sumatera. Kabupaten Padang Pariaman memiliki 3 unit Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) salah satunya berada di kecamatan Sungai Limau yaitu PPI Pasir Baru. Keberadaan PPI merupakan salah satu fasilitas pendukung disektor perikanan tangkap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek teknis alat tangkap payang, serta aspek ekonomis yang meliputi modal dan biaya usaha, serta menganalisis tingkat kelayakan usaha dari segi finansial dengan menghitung nilai PP, NPV,IRR dan BC. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif studi kasus dan deskriptif survey. Metode pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan quota sampling. Jumlah sampel yang diambil yaitu 9 usaha payang. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis teknis dan finansial. Hasil penelitian beradasarkan analisis finansial menyimpulkan bahwa usaha penangkapan payang di PPI Pasir Baru layak untuk dikembangkan dengan nilai NPV sebesar Rp Rp 238,176,861,-. (NPV = positif); IRR sebesar 54 % (IRR> i); PP yaitu selama 4 tahun 22 hari: dan B/C Ratio payang sebesar 1,176 (> 1).
DOSIS DAN LAMA PERENDAMAN MINYAK CENGKEH (Eugenia aromatica) TERHADAP DURASI INDUKSI DAN SEDATASI PADA ANESTESI IKAN CEMPEDIK (Osteochilus spilurus) Kurniawan, Ardiansyah; Arezki, Tio; Sari, Suci Puspita
MARLIN Vol 2, No 2 (2021): (Agustus, 2021)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/marlin.V2.I2.2021.89-97

Abstract

Percepatan Pulau Belitung sebagai tujuan wisata geologi menempatkan produk berbasis ikan Cempedik (Osteochilus spilurus) sebagai salah satu geo-produknya. Hal ini berpotensi memicu adanya distribusi ikan dari pulau lain ke Belitung Timur. Salah satu kelemahan ikan Cempedik adalah lebih cepat mengalami pembusukan pada bagian perut. Transportasi dalam kondisi hidup menjadi salah satu pilihan mendistribusikan ikan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui durasi hingga pingsan (induksi) dan pulih sadar (sedatasi) Ikan Cempedik dengan memanfaatkan minyak Cengkeh sebagai anestesi dalam transportasi hidup. Minyak Cengkeh murni digunakan sebagai anestesi ikan pada perlakuan dosis dan lama perendaman berbeda dengan tiga kali ulangan. Dosis yang digunakan adalah 0.1, 0.2, 0.3, 0.4, dan 0.5 ml/10L, sementara lama perendaman pada 2.5, 4, 6.5, dan 8 jam. Data dianalisis dengan sidik ragam dan uji Tukey. Perlakuan dosis memberikan dampak berbeda nyata (P>0,05) pada durasi induksi, namun tidak pada durasi sedatasi. Durasi induksi tercepat yaitu 2.32±0.75 menit dihasilkan pelakuan dosis 0,4 ml/10L yang menghasilkan durasi sedatasi selama 4.17±1.20 menit. Tidak terdapat perbedaan nyata durasi sedatasi ikan pada perlakuan lama perendaman yang berbeda.
PENGARUH PEMBERIAN PROBIOTIK PELEPAH PISANG (Musa paradisiaca) PADA PAKAN KOMERSIAL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN NILA (Oreochromis niloticus) Akbarurrasyid, Muhammad; Kristiana, Indra; Astiyani, Wahyu Puji; Efendi, Doni
MARLIN Vol 2, No 2 (2021): (Agustus, 2021)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/marlin.V2.I2.2021.99-106

Abstract

Pakan merupakan salah satu faktor terpenting yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan yang dibudidayakan. Penggunaan pakan dalam budidaya perlu diefesiensikan untuk dapat mengoptimalkan hasil produksi. Mutu pakan dapat ditingkatkan dengan penambahan probiotik pelepah pisang. Pelepah pisang mengandung sejumlah metabolit sekunder khas yang berguna untuk aktivitas mikrobiologis. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila. Penelitian dilakukan secara kuantitatif dengan menggunakan 4 perlakuan, yakni: K (tanpa perlakuan), A (10 ml/kg), B (20 ml/kg) dan C (30 ml/kg). Hasil penelitian diperoleh bahwa penggunaan probiotik pelepah pisang berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan ikan nila (Fhit > Ftabel). Rata-rata pertumbuhan tertinggi diperoleh pada perlakuan C (30 ml/kg) sebesar 6,26 gram untuk laju pertumbuhan bobot mutlak, 4,91% untuk laju pertumbuhan spesifik dan 3,44 cm untuk pertumbuhan panjang mutlak. Tingkat kelangsungan hidup tertinggi diperoleh pada perlakuan B (20 ml/kg) sebesar 76,6%.
KELIMPAHAN DAN KEANEKARAGAMAN MAKROBENTHOS SEBAGAI BIOINDIKATOR PENCEMARAN LINGKUNGAN LAUT DANGKAL PERAIRAN TABLOLONG KUPANG BARAT Dilak, Hory Iramaya; Missa, Regina; Eryah, Henry P.
MARLIN Vol 2, No 2 (2021): (Agustus, 2021)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/marlin.V2.I2.2021.107-119

Abstract

Makrobenthos merupakan organisme yang hidup menetap didasar perairan dan memiliki pergerakan yang terbatas sehingga makrobenthos digunakan untuk indikator kualitas perairan. Perairan Tablolong merupakan daerah yang dekat dengan pemukiman sehingga menjadi resiko pencemaran khususnya sampah rumah tangga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keanekaragaman dan kelimpahan makrobentos sebagai bioindikator pencemaran lingkungan di Laut dangkal Perairan Tablolong. Sampel yang ditemukan diidentifikasi, dikelompokan sesuai kelas masing-masing dan ditentukan kelimpahan dan keanekaragaman. Keadaan lingkungan fisika dan lingkungan kimia dilakukan uji laboratorium dan dianalisis untuk melihat pengaruh lingkungan terhadap keanekaragaman dan kelimpahan makrobenthos. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah besarnya kelimpahan makrobenthos pada perairan laut dangkal terdapat 14 jenis makrobenthos, besarnya indeks keanekaragaman Shannon Winner (H’) sebesar (3,58), kelimpahan relative (0,08), hal ini menunjukan tingkat keanekaragaman makrobenthos laut dangkal perairan Tablolong tergolong tinggi sedangkan pengukuran parameter lingkungan berupa indikator fisika dan indikator kimia menunjukan bahwa keadaan lingkungan tergolong tidak tercemar.
DEMONSTRASI CARA DIVERSIFIKASI OLAHAN IKAN TUNA (Thunnini) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PENGOLAH DI KECAMATAN MOROTAI SELATAN KABUPATEN PULAU MOROTAI PROVINSI MALUKU UTARA Malagapi, Sarni; Yuniarti, Tatty; Wiryati, Ganjar
MARLIN Vol 2, No 2 (2021): (Agustus, 2021)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/marlin.V2.I2.2021.63-78

Abstract

Kabupaten Pulau Morotai memiliki potensi perikanan yang mumpuni dalam bidang penangkapan dan pengolahan. Potensi perikanan dapat dikembangkan dengan cara meningkatkan peranan sumber daya manusia yang menjadi motor penggerak bagi aspek perikanan. Tujuan praktik akhir adalah untuk meningkatkan pengetahuan kelompok dan meningkatkan keterampilan mengenai variasi produk olahan perikanan. Hasil dari kegiatan praktik akhir diharapkan dapat bermanfaat dan dapat dijadikan sebagai acuan dalam membantu kegiatan penyuluhan melalui aksi penyuluhan yang tepat. Praktik akhir dilaksanakan pada tanggal 02 Maret sampai dengan 15 Mei 2020. Program kegiatan yang dilakukan berupa : penetuan lokasi dan dan sasaran penyuluhan, sosialisasi kegiatan penyuluhan, inovasi, difusi, dan adopsi, serta evaluasi penyuluhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik sasaran yang termasuk dalam kategori rendah berjumlah 6 orang dan kategori sedang berjumlah 4 orang. Pre Test maupun Post Test yang dilakukan pada penilaian fungsi kelompok (aspek pengetahuan Pre Test 65% dan Post Test sebesar 89%, aspek sikap Pre Test 59,2% dan Post Test 89,8%), demonstrasi cara pembuatan crispy (aspek pengetahuan Pre Test 56% dan Post Test 93%, aspek sikap Pre Test 66,4% dan Post Test 80,4%), dan demonstrasi cara pembuatan nugget (aspek pengetahuan Pre Test 59,3% dan Post Test 85,71%, aspek sikap Pre Test 74,8% dan Post Test 88,4%).

Page 1 of 1 | Total Record : 6