Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan
JIPP (Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan) (ISSN Print 2502-7069 and ISSN Online 2620-8326) is a peer-reviewed journal published biannually by Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) University of Mataram, Mataram, Lombok, Indonesia. The journal publishes research and conceptual articles in the field of teaching and learning theories and activities focusing on science education, social science education, linguistics and literature education, language teaching and the like. This journal is published in both printed and online versions. JIPP is in the processes of being accredited and then become a member of cross-reference so that all the articles being published by JIPP will automatically have unique DOI number.
Articles
80 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 7 No. 3b (2022): September"
:
80 Documents
clear
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Siswa Kelas VIII SMP Negeri 8 Mataram Tahun Pelajaran 2021/2022
Fitriani Fitriani;
Nani Kurniati;
Ratna Yulis Tyaningsih;
Baidowi Baidowi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.817
Komunikasi matematis dapat diartikan sebagai kemampuan mengekspresikan ide dan proses matematika dengan jelas, baik secara lisan maupun tertulis, Kemampuan komunikasi matematis dapat berperan penting pada hard skill peserta didik, karena sifatnya yang universal sehingga dapat dipahami dan dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan komunikasi matematis dalam menyelesaikan masalah matematika siswa kelas VIII SMPN 8 Mataram 2021/2022, Jenis penelitian ini merupakan Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 8 Mataram, dalam menentukan sampel teknik yang digunakan adalah purposive sampling. Subjek dari penelitian ini yaitu 6 siswa kelas VIII (A). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data (Data Reduction), penyajian data (Data Display), triangulasi data. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan nilai tingkat kemampuan komunikasi matematis pada kategori baik (17,64%), kategori cukup (47,05%), dan kategori kurang (35,30%). Sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VIII SMPN 8 Mataram tahun ajaran 2021/202 berada pada kategori cukup.
Analisis Psikologis Tokoh Utama dalam Novel “Tuhan, Izinkan Aku Menjadi Pelacur” Karya Muhidin M. Dahlan Tinjauan Psikologi Humanistik Abraham Maslow
Jumiati Jumiati;
H. Sapiin;
M. Syahrul Qodri
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.819
Novel Tuhan, Izinkan Aku Menjadi Pelacur salah satu novel yang mengangkat tentang konflik batin dan persoalan psikologis tokoh utama. Untuk mengetahui psikologi dalam diri tokoh utama dibutuhkan sebuah teori dan pendekatan yang tepat salah satunya menggunakan pendekatan psikologi humanistik Abraham Maslow. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan aspek psikologis tokoh utama dalam novel Tuhan, Izinkan Aku Menjadi Pelacur Karya Muhidin M. Dahlan berdasarkan tinjauan psikologi humanistik Abraham Maslow. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif data dalam penelitian ini berupa kutipan, dialog, setting dalam novel Tuhan, Izinkan Aku Menjadi Pelacur Karya Muhidin M. Dahlan. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Tuhan, Izinkan Aku Menjadi Pelacur Karya Muhidin M. Dahlan yang diterbitkan tahun 2003. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka. Sementara, pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan psikologi humanistik Abraham Maslow. Hasil analisis berdasarkan teori psikologi humanistik Abraham Maslow, ditemukan 25 data yang menunjukkan psikologis tokoh utama mencakup lima kebutuhan bertingkat terpenuhi dengan baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan tokoh Nidah merupakan seorang yang pintar, sederhana, ramah dan mampu menghargai orang lain.
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau dari Disposisi Matematis Siswa Kelas VIII SMPN 24 Mataram Pada Materi Persamaan Garis Lurus Tahun Ajaran 2021/2022
Aprilianti Aprilianti;
Sripatmi Sripatmi;
Nilza Humaira Salsabila;
Nani Kurniati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.820
Kesulitan siswa dalam belajar matematika bukan merupakan masalah yang baru, salah satunya ditunjukkan dengan kurang kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika. Untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika, siswa harus memiliki sikap afektif seperti disposisi matematis untuk membantu siswa agar lebih percaya diri, berpikir terbuka, bertekad kuat serta minat dan keingintahuan siswa terhadap pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VIII SMPN 24 Mataram tahun ajaran 2021/2022 dalam menyelesaikan soal persamaan garis lurus berdasarkan disposisi matematis. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik cluster sampling dan subjek penelitian yang terpilih pada penelitian ini adalah 6 siswa kelas VIIIA SMPN 24 Mataram. Adapun teknik pengumpulan data dengan menggunakan angket, tes dan wawancara. Teknik analisi data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif yaitu dengan angket disposisi matematis dan tes kemampuan pemecahan masalah ditinjau dari disposisi matematis. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini yaitu 2 siswa dengan disposisi matematis kategori tinggi memiliki tingkat kemampuan pemecahan masalah dengan kategori baik sekali. Kemudian 2 siswa dengan disposisi matematis kategori sedang memiliki tingkat kemampuan pemecahan masalah dengan kategori cukup. Selanjutnya 2 siswa dengan disposisi matematis kategori rendah memiliki tingkat kemampuan pemecahan yang berbeda yaitu kurang dan kurang sekali. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa siswa yang memiliki disposisi matematis dengan kategori tinggi memiliki tingkat kemampuan pemecahan masalah dengan kategori sangat baik. Selanjutnya siswa yang memiliki disposisi matematis dengan kategori sedang memiliki tingkat kemampuan pemecahan masaalah dengan kategori cukup. Kemudian siswa yang memiliki disposisi matematis dengan kategori rendah memiliki tingkat kemampuan pemecahan yang kurang dan kurang sekali.
Peran Orang Tua dalam Mendorong Motivasi Belajar Anak Selama Pembelajaran Daring Pada Mata Pelajaran PPKn (Studi di Lingkungan Tolotongga)
Muliati Muliati;
Muh. Zubair;
Basariah Basariah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.821
Pandemi COVID -19 menyebabkan segala aktivitas harus dilakukan dari rumah termasuk pada bidang pendidikan. Penelitian ini bertujuan mengetahui peran orang tua dalam mendorong motivasi belajar anak selama pembelajaran daring pada mata pelajaran ppkn. Jenis penelitian menggunakan penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Lingkungan Tolotongga Kelurahan Ule Kecamatan Asakota Kota Bima, dengan subjek 9 anak dan 9 orang tua siswa. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran orang tua dalam mendorong motivasi belajar anak selama pembelajaran daring yaitu subjek pertama orang tua memiliki peran yang tinggi di dalam mendorong motivasi belajar anak. Subjek kedua, orang tua memiliki peran motivasi belajar anak sedang. Subjek ketiga, peran orang tua dalam mendorong motivasi belajar anak rendah. Anak memiliki motivasi belajar terbilang rendah.. Hasil tersebut membuktikan bahwa orang tua mempunyai peran yang sangat penting dalam mengasah dan mengembangkan kemampuan sang anak. Orang tua merupakan orang pertama dan pendidik utama di keluarga. Oleh karena itu, dibutuhkan upaya secara maksimal supaya anak terdidik di semua aspek dan mengembangkan peran orang tua sebagai pendidik dikeluarga. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan dampak baik bagi orang tua dalam mendorong motivasi belajar anak-anak.
Kemampuan Kinerja Guru dalam Menciptakan Iklim Kelas yang Kondusif di SDN 34 Mataram
Abdul Kadir Jaelani;
Darmiany Darmiany;
Baiq Indah Mayasari
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.826
Maju atau tidaknya dunia pendidikan tentu tidak bisa dilepaskan dari seorang guru, dan keberhasdilan seorang siswa dalam menangkap dan memahami mata pelajaran yang mereka pelajari sungguh sangat ditentukan oleh suasana kelas yang kondsuif, dimaan hal ini membutuhkan kecakapan para guru dalam mengelola dan menatanya. Maka kinerja guru perlu terus ditingkatkan. tujuan penelitian disini untuk “ mengetahui bagaiaman cara kinerja guru untuk menciptakan iklim kelas yang kondusif di SDN 34 Mataram. penelitian ini, menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode kualitatif sering disebut metode penelitian naturalistic karena penelitiannya dilakukan pada kondisi yang alamiah. Dalam peneltian ini yang dijadikan populasi adalah seluruh guru SDN 34 mataram. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi.. Teknik analisis data pada peneltian ini menggunakan model miles dan huberman yaitu data reduction (reduksi data), Data display (penyajian data), Coclusion/ verification (Verifikasi data). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja guru dalam menciptakan iklim kelas yang kondusif pada SDN 34 Mataram sudah dikatakan baik. Hal ini terlihat dari guru dapat mengembangkan diri menjadi lebih professional dan dapat meningkatkan kualitas belajar peserta didik, serta prilaku dan kesediaan guru untuk merefleksi diri secara berkelanjutan. Sehingga ditarik kesimpulan bahwa guru SDN 34 Mataram memiliki kinerja yang baik dalam menciptakan iklim kelas yang kondusif.
Penerapan Kegiatan Finger Painting dalam Mengembangkan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun
Dita Faradillah;
Nurhasanah Nurhasanah;
Muhammad Tahir
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.828
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuam motorik halus anak kelompok B di TK Islam Nurul Iman Sekarbela belum berkembang secara optimal. Hal ini dapat dinilai berdasarkan indikator-indikator umum seperti kemampuan anak untuk menggenggam benda dan menggerakkan jari tangan untuk menulis, menggambar, dll masih memerlukan banyak bimbingan dari guru. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan kegiatan finger Painting dalam mengembangkan motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK Islam Nurul Iman Sekarbela. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan dua siklus yang dilakukan secara kolaboratif. Subjek dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun (kelompok B4) di TK Islam Nurul Iman yang berjumlah 17 orang anak. Metode pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Penelitian tindakan kelas ini mengandung campuran data kualitatif dan data kuantitatif. Analisis kualitatif dilakukan berupa hasil observasi lapangan sedangkan analisis kuantitatif menggunakan rumus formula persentase. Adapun langkah-langkah kegiatan finger painting yang dilakukan yaitu: 1). Guru memerintahkan anak untuk duduk rapi dengan formasi melingkar. 2). Guru menjelaskan kegiatan finger painting yang akan dilakukan. 3). Guru memperkenalkan alat dan bahan yang digunakan dalam kegiatan finger painting. 4). Guru menjelaskan langkah-langkah pengerjaan finger painting. 5). Guru mengelompokkan anak dalam beberapa kelompok. 6). Guru membagikan alat dan bahan. 7). Anak mencelupkan jari ke dalam adonan warna. 8). Anak mengoleskan adonan warna ke atas kertas yang sudah berpola dengan cara menggerakkan jari sampai menutupi seluruh pola. 9). Guru mengamati gerakkan jari anak saat mengoleskan adonan warna. 10). Lukisan yang sudah selesai didiamkan hingga kering. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan finger Painting dapat meningkatkan motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK Islam Nurul Iman yaitu pada pra siklus diperoleh persentase sebesar 58,28% meningkat pada siklus I menjadi 75% dan pada siklus II meningkat menjadi 90,7% dimana hasil tersebut dikatakan berhasil karena telah sesuai dengan indikator keberhasilan yakni 85%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan kegiatan finger painting dapat mengembangkan motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK Islam Nurul Iman Sekarbela Tahun Pelajaran 2022/2023.
Pelaksanaan Pembelajaran Higher Order Thinking Skill (HOTS) Berbasis Technological, Pedagogical And Content Knowledge (TPACK) dI SDN 4 Kilang, Kecamatan Montong Gading Kabupaten Lombok Timur
Dini Rosyida;
Sudirman Sudirman;
Heri Setiawan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.829
Kempuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) sangat penting di miliki pada abad 21. Salah satu kerangka kerja yang dapat merangsang kempuan berpikir HOTS peserta didik, dengan menerapkan TPACK dalam pembelajaran. Tetapi pada kenyataannya guru jarang menggunakan alat bantu media teknologi, dikarenakan banyak guru yang tidak melek teknologi. Padahal teknologi merupakan komponen penting TPACK. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan persiapan, perencanaan dan evaluasi pembelajaran HOTS berbasis TPACK di SDN 4 Kilang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data mulalui pengumpulan data, mereduksi data, data display dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan pada tahap persiapan dilihat dari RPP, guru kelas IV dan VI belum merencanakan pembelajaran HOTS berbasis TPACK dengan baik, guru kelas V sudah merencanakannya dengan baik. Tahap pelaksanaan, kelas IV dan V sudah melaksanakan pembelajaran HOTS berbasis TPACK dengan baik, sedangkan kelas VI belum terlaksana dengan baik. Terakhir, evaluasi pelaksanaan pembelajaran sudah di laksanakan dengan baik dengan memanfaatkan teknologi. Soal-soal evaluasi juga sudah bersifat HOTS walupun ada yang bersifat LOTS. Dapat dismpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran HOTS berbasis TPACK di SDN 4 Kilang belum terlaksana secara maksimal.
Klasifikasi Emosi Tokoh Utama dalam Novel 00.00 Karya Ameylia Falensia: Kajian Psikologi David Krech
Putri Rizka Amalia;
M. Syahrul Qodri;
Muh. Khairussibyan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.830
Novel 00.00 salah satu novel yang menyuguhkan cerita mengenai permasalahan keluarga dan konflik percintaan remaja yang marak terjadi saat ini. Kejadian-kejadian yang dialami tokoh utama Lengkara dalam novel 00.00 tentunya tidak terlepas dari adanya berbagai macam emosi dan tentu memiliki keterkaitan dengan psikologisnya. Untuk mengetahui emosi yang dialami tokoh utama Lengkara maka dibutuhkan teori yang tepat salah satunya teori klasifikasi emosi David Krech. Tujuan yang hendak dicapai pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui klasifikasi emosi tokoh utama dalam novel 00.00 karya Ameylia Falensia berdasarkan teori klasifikasi emosi David Krech. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data pada penelitian ini berupa kalimat atau kata-kata dalam novel 00.00 karya Ameylia Falensia yang mengndung klasifikasi emosi tokoh utama. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel 00.00 karya Ameylia Falensia yang diterbitkan pada tahun 2021. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah studi pustaka dan baca catat. Hasil analisis data dalam novel 00.00 terdapat 28 data yang sesuai dengan ketuju klasifikasi emosi David Krech. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa emosi keseluruhan tokoh Lengkara yang dominan muncul dalam diri Lengkara yaitu emosi kesedihan yang mengarah pada aspek kehilangan sesuatu yang penting hingga mengakibatkan kecewa. Sedangkan emosi yang kurang dominan muncul dalam diri Lengkara yaitu emosi konsep rasa bersalah yang ditandai pada aspek bertentangan dengan etika dan nilai-nilai moral.
Keterampilan Komunikasi Siswa Kelas V SDN 32 Cakranegara Kecamatan Sandubaya Kota Mataram Tahun Ajaran 2021/2022
Egidia Anjaswati Pratiwi;
A Hari Witono;
Abdul Kadir Jaelani
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.832
Komunikasi merupakan unsur penting dalam pendidikan. Komunikasi memiliki peran besar dalam meraih keberhasilan pendidikan. Fakta menunjukkan keterampilan komunikasi peserta didik masih belum mencapai target yang diharapkan. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan keterampilan komunikasi siswa kelas V di SDN 32 Cakranegara Kecamatan Sandubaya Kota Mataram. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kualitatif dsekriptif. subjek atau responden dalam penelitian ini adalah 6 orang siswa-siswi kelas V SDN 32 Cakranegara, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Subjek 6 orang siswa ini didasari oleh kriteria nilai siswa yang terkait dengan kemampuan komunikasi siswa dalam pembelajaran di kelas. Metode Pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan metode wawancara, Analisis data penelitian dilakukan dengan teknik deskreptif kualitatif, yaitu dengan mendeskrepsikan dan memaknai data dari masing-masing komponen yang dikonfirmasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan komunikasi baik secara verbal dan nonverbal siswa kelas V telah memenuhi standar. suasana kegiatan belajar mengajar (KBM) dikelas sangat hidup dan kondusif karena berlangsung dengan riang gembira, tertib dan terarah. Sehingga dapat disimpulkan bahwa siswa kelas V di SDN 32 Cakranegara, Kecamatan Sandubaya Kota Mataram memiliki keterampilan komunikasi yang baik. Hal tersebut ditunjukkan terdapat 53% siswa kelas V mampu melakukan komunikasi secara lisan dan tulisan dengan kategori baik, 27% siswa dengan kategori cukup baik, dan 20% siswa dengan kategori kurang. Keterampilan komunikasi siswa ini didukung oleh semangat siswa untuk menerima pelajaran, dan keterampilan guru dalam memotivasi, membimbing dan memfasilitasi proses belalajar yang interaktif dan menyenangkan.
Intaegrasi Nilai-nilai Antikorupsi dalam Pelaksanaan pembelajaran PPKn di SMP Negeri 8 Mataram
Lalu Habib;
Rispawati Rispawati;
Bagdawansyah Alqadri;
Lalu Sumardi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.836
Mengintegrasi nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PPKn guna menumbuhkan karakter kejujuran dan tanggung jawab kepada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) untuk mengetahui model pengintegrasian nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PPKn di SMPN 8 Mataran; 2) untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan integrasi nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PPKn di SMPN 8 Mataram. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini yaitu guru yang mengajar mata pelajaran PPKn kelas VII. Informan dalam penelitian ini yaitu wakil kepala sekolah bagian kurikulum dan siswa kelas VII karena siswa yang merasakan pembelajaran dari guru tersebut. Teknik pengumpulan data yang dikenakan yakni wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian mempelihatkan bahwa: 1) model integrasi nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PPKn di SMPN 8 Mataram sudah berjalan dengan baik mengenakan model pembelajaran saintifik berupa Discovery Learning, PBL dan PJBL. Hal ini dapat dibuktikan dari segi tahapan pembelajaran yakni perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran sudah mengintegrasikan nilai-nilai antikorupsi; 2) pelaksanaan integrasi nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PPKn di SMPN 8 Mataram ini masih kurang berjalan maksimal karena masih belum dilakukan pada semua tahapan pembelajaran, melainkan hanya dilakukan pada bagian kegiatan pendahuluan dan kegiatan penutup pembelajaran saja. Dapat disimpulkan bahwa model yang digunakan untuk mengintegrasikan nilai-nilai antikorupsi ini yaitu Model Discovery Learning, PBL, dan PJBL yang kemudian pelaksanaannya hanya pada kegiatan pendahuluan dan kegiatan penutup pembelajaran saja.