cover
Contact Name
Zainuddin Nasution
Contact Email
zainuddin.nasution@kemdikbud.go.id
Phone
+6287877488487
Journal Mail Official
zainuddin.nasution@kemdikbud.go.id
Editorial Address
Pusdatin, Kemendikbud. Jl. R.E. Martadinata, Ciputat, Tangerang Selatan, Telepon (021) 7418808; Faksimilie (7401727; Tromol Pos 7/CPA Ciputat 15411
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Teknodik
ISSN : 20883978     EISSN : 25794833     DOI : 10.32550
Core Subject : Science, Education,
Scope: The scope of TEKNODIK Journal is about Educational Technology (Learning), as a discipline, subject material, or profession. The process of activities includes Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation (ADDIE). The scope of TEKNODIK Journal is not only in the form of study, research, or development, but also book review on education technology. Focus: 1. Distant and Open Learning; 2. Information and Communication Technology (ICT) for Education; 3. Learning Strategy; 4. Learning Media; 5. Innovative Learning System or Model; 6. Development of Digital Learning Content; 7. Utilization of ICT and other media for Education (Learning)
Articles 399 Documents
Search results for , issue "Jurnal Teknodik" : 399 Documents clear
STRATEGI KOMUNIKASI EFEKTIF DALAM PEMBELAJARAN M. Miftah
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 12 No. 2, Desember 2008
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.52 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v12i2.473

Abstract

Komunikasi dalam kegiatan belajar mengajar sebaiknya berlangsung amat efektif, baik antara pengajar dengan pelajar maupun di antara para pelajar sendiri sebab mekanismenya memungkinkan si pelajar terbiasa mengemukakan pendapat secara argumentatif dan mengkaji dirinya, apakah yang telah diketahuinya itu benar atau tidak. Agar jalannya komunikasi berkualitas, maka diperlukan suatu pendekatan komunikasi yaitu; pendekatan secara epistemologis (apa itu komunikasi), tetapi juga secara aksiologis (bagaimana berlangsungnya komunikasi yang efektif) dan secara ontologism (untuk apa komunikasi itu dilaksanakan). Artikel ini merupakan hasil kajian literatur yang oleh penulis dirasa perlu dijadikan wawasan bagi guru/pendidik dalam rangka meningkatkan motivasi dan minat belajar siswa, serta meningkatkan kemampuan siswa untuk mengetahui materi yang disampaikan guru dan melaksanakannya. Di samping itu, tujuan penulis adalah bertukar pikir (sharing idea) dengan harapan strategi komunikasi efektif dapat diterapkan oleh para guru dalam proses kegiatan belajar mengajar. Hal-hal penting yang perlu diperhatikan saat proses informasi untuk komunikasi dalam pembelajaran, antara lain: (1) hal yang akan disampaikan sampai kepada penerima tanpa ada pembiasan isi (subject = outcome), (2) hal yang akan disampaikan setingkat dengan kemampuan siswa dalam menelaah (tingkat intelegensi siswa, pengalaman-pengalaman yang pernah didapat), (3) siswa terikat secara aktif dalam proses belajar dengan cara menghubungkan apa yang mereka dapat sebelumnya dengan hal baru yang akan disampaikan, (4) siswa diminta menunjukkan kemajuan sehingga pencapaiannya dapat dianalisis, umpan balik mendapat respon sehingga terlihat jelas sukses dalam usahanya, dan (5) siswa diberi waktu luang yang cukup untuk berlatih dengan kondisi beragam untuk meyakinkan proses retensi dan tranfer yang sedang terjadi.
PENGARUH PENDEKATAN GUIDED INKUIRI TERHADAP PRESTASI BELAJAR SEJARAH SISWA SMAN W PANCOR Abdul Rasyad Mahrup
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.XVII No.2 Juni 2013
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.635 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.75

Abstract

diterima: 03 Mei 2013; dikembalikan untuk direvisi: 13 Mei 2013; disetujui: 22 Mei 2013Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pengaruh pendekatan guided inkuiri dengan memberikan tugas menulis karya ilmiah terhadap prestasi belajar sejarah siswa kelas X SMA NW Pancor tahun pembelajaran 2012/2013. Penelitian ini tergolong penelitian kuantitatif dan metode penelitiannya menggunakan penelitian eksperimen. Rancangan eksperimen menggunakan rancangan pre-test/post-test. Populasi penelitian adalah siswa kelas X SMA NW Pancor tahun pembelajaran 2012/2013. Karena populasi penelitian tergolong kecil, dengan demikian penelitian ini termasuk penelitian populasi. Instrumen pengumpulan data menggunakan tes. Metode pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi, sedangkan terkait analisis data menggunakan analisis statistik uji-t. Pengujian persyaratan analisis dilakukan dengan metode Liliefors untuk uji normalitas dan metode Barlett untuk uji homogenitas varians. Hasil penelitian disimpulkan penggunaan pendekatan guide inquiri dengan memberikan tugas menulis karya ilmiah berpengaruh terhadap prestasi belajar sejarah siswa kelas X SMA NW Pancor tahun pembelajaran 2012/2013. Hal ini dibuktikan dari hasil penghitungan menggunakan rumus t tes dihasilkan t hitung 5.08 dan t table pada taraf signifikansi 5 % didapatkan batas angka penolakan hipotesis dengan db = 48 adalah 2.08, sehingga t hitung > t tabel (5,08 > 2,08).Kata Kunci: pendekatan guided inkuiri, karya ilmiah, prestasi belajarAbstract: This study aimed to find the effect of guided inquiry approach by giving the task of scientific paper writing on the academic  achievement of history subject on NW Pancor high school class X in 2012 to 2013. This study was classified as quantitative research and the research methode used was experiment. The experimental design used a pre-test/post-test design. The population of the study was the X graders of NW Pancor high school year 2012/2013. Because the population of the study was relatively small, thus the research was included in the population study. The instrument of data collecting was test. Test, observation, and documentation were the methods of data collececting, while related to the data analysis, the t-test statistical analysis was used. Requirement test was conducted by using Liliefors method for variance normality test and Barlett method for variance homogeniety test. The result of the study concluded that the use of guided inquiry approach by giving scientific paper writing infuenced the academic achievement of history subject of NW Pancor high school class X students in the year 2012/2013. It was proven by the result of calculation using t test, in which t was 5.08 and t table was in 5% significance level, hypothesis rejection limit in db=48 was 2.08, so the t count > t table ( ( 5.08 > 2.08 ). Keywords: guided inquiry approach, scientific paper, academic achievement
MEDIA E-LEARNING BERBASIS CMS JOOMLA: PELENGKAP PEMBELAJARAN FISIKA SMA Fauzi Bakri; Farah Fajriani; Dewi Muliyati
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 21 No. 2, Desember 2017
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.076 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v21i2.346

Abstract

Pembelajaran abad 21 harus dilakukan tanpa dipengaruhi batasan ruang dan waktu. Pembelajaran ini harus ditunjang dengan media belajar yang kontekstual, dan multi representasi. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat e-learning berbasis Content Management System (CMS)  Joomla yang layak digunakan dalam pembelajaran fisika di SMA. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan model Dick and Carey. Perangkat e-learning menampilkan paparan materi secara multi representasi. Materi diperkaya video pembelajaran, latihan soal, perangkat evaluasi pembelajaran, serta forum diskusi untuk memudahkan interaksi antar siswa dan guru. Siswa belajar secara mandiri, tanpa terbatas ruang maupun waktu. Perangkat media e-learning sudah melalui tahap evaluasi formatif dengan menggunakan instrumen skala likert 1-5. Hasil uji kelayakan materi medapat nilai 86,33, kelayakan media 86,3, kelayakan pembelajaran 92,14, uji coba lapangan untuk guru Fisika 91,78, dan uji coba lapangan dengan kuisioner 85,44. Hasil uji coba penggunaan media e-learning sebagai pelengkap pembelajaran memberikan nilai-gain sebesar 0,323. Dari hasil uji kelayakan dan uji lapangan tersebut maka media E-learning berbasis CMS Joomla yang telah dikembangkan dinyatakan layak digunakan dalam pembelajaran fisika SMA dengan kualitas sangat baik. Siswa mendapatkan tambahan pengetahuan cukup signifikan setelah melakukan pembelajaran secara mandiri melalui perangkat e-learning fisika ini. Hal ini mengindikasikan media e-learning fisika SMA yang dikembangkan dengan CMS Joomla dapat digunakan sebagai pelengkap pembelajaran fisika didik SMA.
PENGEMBANGAN SOFTWARE PEMBELAJARAN MULTIMEDIA INTERAKTIF Ade Koesnandar
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 10 No. 18, Juni 2006
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.955 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.548

Abstract

Multimedia interaktif merupakan konvergen dari berbagai media seperti video, audio, foto, grafis, animasi, dan teks yang dikemas secara terintegrasi dan interaktif. Karena sifatnya tersebut multimedia interaktif mempunyai potensi yang sangat besar untuk digunakan dalam pembelajaran. Secara umum, langkah-langkah pembuatan multimedia pembelajaran interaktif terdiri dari; analisis kebutuhan, dilanjutkan dengan pemilihan topik, penyusunan garis besar isi, penulisan naskah, pelaksanaan produksi, evaluasi dan revisi, serta pengemasan.
EVALUASI TERHADAP LAYANAN PPDB ONLINE DI KOTA PEKANBARU Waldopo Waldopo
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.18 No.1 April 2014
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.604 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v18i1.107

Abstract

Abstrak:Sejak diperkenalkan kepada masyarakat tahun 2012, permintaan layanan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online dari daerah terus bertambah. Oleh karena itu perlu dilakukan studi yang bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian pelaksanaan pelayanan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online dengan juklak dan juknisnya khususnya yang menyangkut pembiayaan, persyaratan minimal yang harus dipenuhi daerah, komitmen dari pihak yang menjalin kerjasama dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, serta kelancaran konektivitas layanan. Studi dilaksanakan di kota Pekanbaru pada tanggal 24 sampai dengan 28 Juni 2013. Pengumpulan data dilaksanakan dengan wawancara, pengamatan lapangan, dan memeriksa dokumentasi. Responden studi adalah penanggung jawab kegiatan, supervisor, operator, tenaga teknis dari Pustekkom Kemdikbud, dan orang tua siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Layanan PPDB Online diberikan secara gratis, (2) Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru telah memenuhi pesyaratan minimal untuk diberikan layanan PPDB Online secara gratis, (3) Pustekkom Kemdikbud dan Dinas Pendidikan Kota telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik sesuai dengan komitmen yang telah disepakati, dan (4) Konektivitas layanan belum lancar secara optimal (atau belum dapat sepenuhnya berjalan dengan lancar). Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah konektivitas layanan PPDB Online di masa yang akan datang, disarankan agar diadakan simulasi/ujicoba layanan PPDB Online terlebih dahulu.Kata Kunci: TIK, Infrastruktur TIK, Aplikasi berbasis WEB, dan PPDB Online. Abstract:Since its introduction to public in 2012, the service request for Online Admission Application System for New Students (PPDB Online) from districts has continued to increase. It is therefore necessary to conduct a study aims to evaluate the conformity of the implementation of PPDB Online based on its guidelines, particularly regarding the financing, minimum requirements needed to fulfill by District, the commitment from related parties that in carrying out their duties and responsibilities, and the smooth connectivity of the service. The study ws conducted in the city of Pekanbaru from June 24 to June 28, 2013. The data collection was obtained by interviews, field observations, and checking the documentation. The respondents were person in charge (PIC), supervisors, operators, technical personnels from Pustekkom Kemdikbud, and parents. Data was analyzed descriptively. The results of the study indicated that (1) PPDB Online service is provided for free, (2) Educational Division at Pekanbaru City has met the minimum requirements for a free-of-charge service of PPDB Online, (3) Pustekkom Kemdikbud and Educational Division at Pekanbaru City have carried out their duties and responsibilities properly in accordance with the approved commitments , and (4) the connectivity of the service has not yet optimally implemented (or has not yet run smoothly). Therefore, to overcome the connectivity issue in PPDB Online in the future, it is suggested to conduct a simulation / testing services beforehand.Keywords: ICT, ICT Infrastructure, Web-Based Application, Online Admission Application System for New Students
PENERAPAN PROGRAM PARENTING BERBASIS E-LEARNING DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MENDIDIK ANAK Asep Saepudin; Saly Ulfah
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.18 No. 3 Desember 2014
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.829 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.130

Abstract

Abstrak:Fokus penelitian ini adalah penerapan parenting berbasis e-learning dalam mengembangkan kemampuan mendidik anak. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui: (1) penyelenggaraan program parenting di komunitas Institut Ibu Profesional (IIP) di Bandung, (2) pembelajaran parenting yang berbasis e-learning yang diselenggarakan oleh komunitas Institut Ibu Profesional, (3) perkembangan kemampuan mendidik anak pada anggota komunitas IIP Bandung setelah mengikuti program parenting dan pembelajaran parenting berbasis e-learning, dan (4) factor pendukung dan penghambat perkembangan kemampuan mendidik anak pada anggota. Metode penelitian menggunakan deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 20 orang. Kesimpulan hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) penyelenggaraan program parenting, diselenggarakan dengan pendekatan pendidikan orang dewasa melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, (2) pembelajaran dilaksanakan dalam kelas virtual syncronous (kelas online), (3) perkembangan kemampuan mendidik anak peserta setelah mengikuti pembelajaran e-learning, pada skala baik dan sangatbaik, dan (4) faktor penghambat dan pendukung perkembangan kemampuan mendidik anak dipengaruhi faktor internal yaitu diri orang tua dan eksternal yaitu pembelajaran parenting berbasis e-learning.Kata kunci: Manajemen Program, Parenting, e-learning, Kemampuan Mendidik Anak. Abstract:The focus of this research is the implementation of e-learning based parenting program in advancing the skill to educate children. The objectives of this research are to obtain information about: (1) the implementation of a parenting program in Professional Mother Institute (IIP) community members in Bandung, (2) the process of elearning- based parenting program in Professional Mother Institute (IIP) community members, (3) the development of the skill to educate children in the IIP community members in Bandung after attending the parenting programs and experiencing the process of e-learning-based parenting program, and (4) the factors supporting and inhibiting the development of the skill to educate children in IIP community members. The method usedwas descriptive research with a sample of 20 people. The conclusions of this research are: (1) the implementation of an e-learningbased parenting program was conducted with an adult education approach through the stages of planning, implementation, and evaluation, (2) the research was conducted in a synchronous virtual classroom (online classes), (3) the skill to educate children had developed after following the e-learning-based parenting program; on a scale of good and very good, and (4) the inhibiting factors and supporting factors of developing the skill to educate children are influenced by internal aspect, namely parents and external aspect namely the learning process of e-learningbased parenting program.Key words: Program Management, Parenting, e-learning, Child Education Skill.
STUDI TENTANG KEMUNGKINAN PEMANFAATAN PENDIDIKAN JARAK JAUH UNTUK PENGEMBANGAN SDM KEPALA SEKOLAH MADRASAH waldopo waldopo
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 12 No. 1, Juni 2008
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.33 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v12i1.418

Abstract

Departemen Agama melalui MESA (Madrasah Education Sub Sector Assesment) melakukan studi menyeluruh tentang pengelolaan Madrasah sekaligus melihat kesiapan Madrasah jika pengelolaannya diserahkan ke daerah dengan mengkaji berbagai dokumen, mewawancarai para guru dan Kepala Madrasah, pakar, pejabat, praktisi lapangan, melakukan diskusi kelompok terfokus (Focus Group Discussion) dengan para pejabat Propinsi dan Kabupaten/Kota Departemen Agama dan yang membidangi anggaran dan perencanaan di 6 lokasi sampel (Jambi, Sumatera Barat, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Bali, dan Sulawesi Tenggara) guna melihat kondisi realitas Madrasah. Selain itu, dilakukan juga observasi dan wawancara dengan para pengelola MDC (Madrasah Development Center) dan CLRC (Community Learning Resources Center) dan pengelola Madrasah Model. Tulisan ini difokuskan pada pengembangan SDM Kepala Madrasah sesuai dengan fungsinya yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan kegiatan pembelajaran/pendidikan di Madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 37.288 Kepala Madrasah, lebih dari separuhnya (19.210) berstatus masih non pegawai negeri. Dari segi pendidikan, sebagian besar dari mereka belum berkualifikasi pendidikan S1. Selain itu, para pejabat Depag di daerah cenderung merasa “belum siap” jika Madrasah didesentralisaikan sebagaimana halnya dengan sekolah umum.
OMMEN SEBAGAI SOLUSI PEMBELAJARAN FISIKA DI DAERAH KHUSUS (3T) DALAM MENYONGSONG EDUCATION 4.0 DAN PEMERATAAN PENDIDIKAN DI INDONESIA Qusthalani Qusthalani
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 23 No. 2, Desember 2019
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.588 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i1.503

Abstract

Permasalahan yang sering muncul dalam pembelajaran fisika di daerah khusus (3T) yaitu minimnya sarana dan prasarana laboratorium. Solusi yang diberikan yaitu menggunakan Laboratorium Fisika Virtual atau maya dari portal rumah belajar, karena sekolah di daerah khusus (3T) minim jaringan internet maka rumah belajar versi offline menjadi pilihan utama. Peserta didik yang menggunakan laboratorium maya tersebut diberikan tantangan untuk menyelesaikan tugas yaitu one month one exsperimen (OMMEN). Tujuan penelitian ini yaitu meningkatkan kreativitas guru fisika dalam setiap proses belajar mengajar dan meningkatkan hasil belajar siswa melalui pemnafaatan laboratorium maya pada portal rumah belajar dalam pembelajaran fisika. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu aktivitas guru dan siswa dalam kegiatan belajar mengajar mencerminkan keterlaksanaan model OMMEN, aktivitas guru paling dominan pada siklus pertama adalah menjawab pertanyaan yang diajukan siswa (skor 3), siklus kedua memberikan permasalahan yang berhubungan dengan materi yang akan diajarkan kepada siswa (skor 4), siklus ketiga memberikan permasalahan yang berhubungan dengan materi yang akan diajarkan kepada siswa (skor 5), sedangkan aktivitas siswa paling dominan pada siklus pertama, mengajukan pertanyaan (skor 3), siklus kedua memecahkan permasalahan yang diberikan guru (skor 4), dan siklus ketiga memecahkan masalah yang diberikan guru (skor 5). Peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I sampai dengan siklus III. Pada siklus I hasil rata-rata yang diperoleh adalah 71,2 meningkat menjadi 80,08 pada siklus II dan pada siklus III mengalami peningkatan lagi sebesar 89,24.
DEBAT AKTIF SEBAGAI METODE PEMBELAJARAN NOVEL YANG MOTIVATIF AGAR PESERTA DIDIK SMP TERAMPIL BERBICARA Dewi Subadra
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.XVI No.2 Juni 2012
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1152.149 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.22

Abstract

Sesuai dengan KTSP, salah satu kompetensi dasar yang harus dikuasai oleh peserta didik Sekolah Menengah Pertama (SMP) adalah sastra prosa (novel). Oleh karena itu, guru bahasa Indonesia dituntut untuk menguasai dan menerapkan metode pembelajaran sastra yang baik dan menarik. Namun, berdasarkan pengalaman dan pengamatan sebagai guru bahasa Indonesia di SMP, masih banyak guru bahasa Indonesia yang merasa kesulitan untuk memilih dan menentukan metode pembelajaran sastra prosa (novel) yang menarik. Akibatnya, guru cenderung mengajarkan aspek kebahasaan saja dan mengesampingkan aspek sastra (novel). Pembelajaran sastra (novel) diperlakukan sebagai pelengkap ketentuan kurikulum saja. Dampaknya, guru cenderung menerapkan metode pembelajaran sastra novel yang paling tradisional, yaitu diawali dengan membaca ringkasan novel, menjawab pertanyaan yang tersedia, dan diakhiri dengan mencari unsur-unsur intrinsik. Keadaan yang demikian ini yang memprihatinkan penulis sehingga tergugah untuk berbagi pengalaman dalam menerapkan metode pembelajaran sastra (novel) yang menarik dan memotivasi peserta didik SMP mempelajari novel. Melalui metode debat aktif yang direkam dan diputar ulang dapat memotivasi peserta didik, tidak hanya dapat menikmati karya sastra yang disajikan tetapi juga memiliki kesenangan (hobi) membaca novel, bahkan membuat/menulis, dan membicarakan nilai-nilai intrinsik novel tanpa paksaan dari guru.
PEMANFAATAN MEDIA AUDIO UNTUK UJIAN NASIONAL PESERTA DIDIK TUNANETRA Suparti Suparti
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.19 No. 2 Agustus 2015
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.424 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v19i2.162

Abstract

Abstrak:Salah satu manfaat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di bidang pendidikan adalah membantu peserta didik tunanetra dalam mengakses informasi dan memahami beragam teks yang tidak mungkin diakses dengan keterbatasan penglihatan mereka, termasuk dalam mengakses soal-soal Ujian Nasional (UN). Ada tiga model penyajian soal-soal UN yang selama ini dikembangkan untuk peserta didik tunanetra di Indonesia, yaitu: (1) model soal UN dengan cetak/font diperbesar, (2) model soal UN dengan cetak huruf Braille, dan (3) model soal UN dengan dibacakan oleh pengawas UN atau guru pendamping. Ketiga model ini pada kenyataannya masih memiliki berbagai kelemahan dan belum bisa memenuhi kebutuhan peserta didik tunanetra dalam mengakses soal-soal UN. Oleh karena itu, permasalahan dalam kajian ini adalah bagaimana pemanfaatan media audio untuk peserta didik tunanetra dalam mengerjakan UN. Tujuannya adalah untuk mengungkapkan sebuah model media audio yang dimanfaatkan oleh peserta didik tunanetra dalam mengerjakan UN. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa model soal soal UN dengan media audio ini dapat dimanfaatkan dalam UN untuk peserta didik tunanetra. Model UN berbasis audio ini memiliki kelebihan, yaitu: (1) peserta didik tunanetra dapat mengakses soal-soal UN dengan kualitas dan standar yang sama, (2) efisiensi waktu dalam mengakses soal-soal UN, (3) soal lebih mudah digandakan, dan (4) efisiensi biaya. Oleh karena itu, langkah-langkah nyata dalam mengembangkan sebuah model UN berbasis audio untuk peserta didik tunanetra sangat diperlukan.Kata kunci: Media Audio, Ujian Nasional, Peserta Didik TunanetraAbstract:One of the advantages of Information and Communication Technology (ICT) in education is to help the visually impaired students access information and understand various texts, that couldn’t be accessed by their limited sight, including in accessing test items of National Exams. There are three models of presenting NE questions that have, so far, been developed for visually-impaired students in Indonesia, namely: 1) NE questions are printed with bigger characters, 2) NE questions are printed in braile, and 3) NE questions are read by an education officer or assisting teacher. In fact, the three models still have some weaknesses and have not been able to comprehensively solve the problem of visually-impaired students in doing the NE. Therefore, the problem of this study is how to utilize audio-media for the visually-impaired studetns in doing NE. The objective of this study is to expose the use of an audio-media model for the visually-impaired students in doing NE. The study result shows that the NE questions in the format of audio-media model can be done by visually-impaired students. Audio-media based-NE has some advantages: 1) Visually-impaired students can access NE questions with the same quality and standard as normal students; 2) The students get more efficient time in doing the NE; 3) NE questions are easier to be multiplied; and 4) There is more cost efficiency. Therefore, concrete actions to develop audio-media based-NE model for the visuallyimpaired students are highly required.Keywords: Audio Media, National Examination, Visually-Impaired Students

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Jurnal Teknodik Vol. 29 No. 1, Juni 2025 Jurnal Teknodik Vol. 28 No. 2, Desember 2024 Jurnal Teknodik Vol. 28 No. 1, Juni 2024 Jurnal Teknodik Vol. 27 No. 2, Desember 2023 Jurnal Teknodik Vol. 27 No. 1, Juni 2023 Jurnal Teknodik Vol. 26 No. 2, Desember 2022 Jurnal Teknodik Vol. 26 No. 1, Juni 2022 Jurnal Teknodik Vol.XVI No.4 Desember 2012 Jurnal Teknodik Vol.XVI No.3 September 2012 Jurnal Teknodik Vol. 25 No. 2, Desember 2021 Jurnal Teknodik Vol. 25 No. 1, Juni 2021 Jurnal Teknodik Vol. 24 No. 2, Desember 2020 Jurnal Teknodik Vol. 24 No. 1, Juni 2020 Jurnal Teknodik Vol. 23 No. 2, Desember 2019 Jurnal Teknodik Vol. 23 No. 1, Juni 2019 Jurnal Teknodik Vol. 10 No. 18, Juni 2006 Jurnal Teknodik Vol. 09 No. 16, Juni 2005 Jurnal Teknodik Vol. 8 No. 14, Juni 2004 Jurnal Teknodik Vol. 17 No. 4, Desember 2013 Jurnal Teknodik Vol,17 No. 3, September 2013 Jurnal Teknodik Vol. 12 No. 2, Desember 2008 Jurnal Teknodik Vol. 10 No. 19, Desember 2006 Jurnal Teknodik Vol. 8 No. 15, Desember 2004 Jurnal Teknodik Vol. 22 No. 2, Desember 2018 Jurnal Teknodik Vol. 22 No. 1, Juni 2018 Jurnal Teknodik Vol. 14 No. 1, Juni 2010 Jurnal Teknodik Vol. 13 No. 1, Juni 2009 Jurnal Teknodik Vol. 12 No. 1, Juni 2008 Jurnal Teknodik Vol. 11 No. 3, Agustus 2007 Jurnal Teknodik Vol. 21 No. 2, Desember 2017 Jurnal Teknodik Vol. 20 No. 2, Desember 2016 Juni Jurnal Teknodik Vol. 20 No. 1 Juni 2016 Jurnal Teknodik Vol.19 No. 2 Agustus 2015 Jurnal Teknodik Vol.19 No. 1 April 2015 Jurnal Teknodik Vol.18 No. 3 Desember 2014 Jurnal Teknodik Vol.18 No. 2 Agustus 2014 Jurnal Teknodik Vol.18 No.1 April 2014 Jurnal Teknodik Jurnal Teknodik Vol.XVII No.2 Juni 2013 Jurnal Teknodik Vol.XVII No.1 Maret 2013 Jurnal Teknodik Vol.XVI No.2 Juni 2012 Jurnal Teknodik Vol. XV No.2 Desember 2011 Jurnal Teknodik Vol.XVI No.1 Maret 2012 Jurnal Teknodik Vol.XV No.1 Juli 2011 More Issue