cover
Contact Name
Muhammad Bahrul Ilmi
Contact Email
rabin@umy.ac.id
Phone
+62274-387656
Journal Mail Official
rabin@umy.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Gedung Ki Bagus Hadikusuma (E3) Lantai 2, Jalan Brawijaya (Lingkar Selatan), Tamantirto, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia
ISSN : -     EISSN : 27164977     DOI : -
Core Subject :
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia (RABIN) merupakan jurnal ilmiah yang dikelola oleh Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan bekerjasama dengan Asosiasi Program Studi Akuntansi Perguruan Tinggi Muhammadiyah (APSA PTM). Jurnal ini menitikberatkan pada penyampaian hasil penelitian ilmiah yang dilakukan secara bersama oleh Mahasiswa dan Dosen bidang Akuntansi. Adapun bidang Akuntansi termasuk didalamnya adalah Akuntansi Keuangan, Akuntansi Manajemen, Audit & Perpajakan, Sistem Informasi Akuntansi, Manajemen Keuangan, Akuntansi Syariah, dan Komprehensif Isu dalam Akuntansi.
Articles 426 Documents
Fenomena Paylater di Kalangan Mahasiswa: Gaya Hidup, Sosial, dan Motivasi Hedonisme sebagai Pemicu Perilaku Konsumtif Darsono, Susilo Nur Aji Cokro; Rizarda, Muhammad; Johari, Sobar M
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 9 No. 1 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v9i1.26015

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan transaksi keuangan semakin meningkat pesat, yang mulanya transaksi dilakukan menggunakan uang tunai kini sudah mulai digantikan dengan metode pembayaran non fisik (non-tunai) meskipun masih dalam fase awal. Dengan adanya transisi ke ekonomi digital, kombinasi uang elektronik dan pembayaran kartu semakin meningkat. Teknologi telah berkembang dengan cepat dan mudah, memungkinkan e-commerce memanfaatkan peluang untuk memperluas basis pelanggan mereka. Paylater merupakan salah satu inovasi teknologi yang menyerupai kartu, akan tetapi dalam hal ini pembayaran yang dilakukan tidak membutuhkan kartu layaknya kartu kredit. Cicilan tanpa kartu saat ini sudah menjadi tren yang cukup menarik khususnya di kalangan milenial.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi penggunaan Shopee Paylater terhadap perilaku konsumtif mahasiswa aktif Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan data primer dengan jumlah responden sebanyak 400 orang dan menggunakan teknik purposive sampling untuk pengumpulan sampel. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis regresi berganda untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi perilaku konsumtif mahasiswa.Hasil Penelitian: Temuan yang didapatkan dalam penelitian ini adalah variabel gaya hidup, pengaruh sosial, dan motivasi hedonisme memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa aktif Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pengguna Shopee Paylater. Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi sebesar 58,9% atau 0,589. Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian pertama di UMY ini mengkaji faktor yang memengaruhi perilaku konsumtif mahasiswa dalam menggunakan Shopee Paylater. Temuan ini dapat digunakan secara praktis oleh penyedia layanan keuangan digital untuk merancang kebijakan yang lebih tepat dan bertanggung jawab.
Optimalisasi Rantai Pasok Pengembangan Eco-Design: Studi Eksperimental Pengaruh Informasi Biaya dan Transportasi Rahma, Sheila Pavita; Jatiningsih, Dyah Ekaari Sekar
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 9 No. 1 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v9i1.26083

Abstract

Latar Belakang: Pengembangan produk berbasis eco-design semakin penting dalam strategi bisnis yang berorientasi pada keberlanjutan. Faktor biaya serta efisiensi rantai pasok, khususnya dalam transportasi dan logistik, menjadi aspek krusial yang dapat memengaruhi keputusan desain produk ramah lingkungan. Namun, masih terdapat perdebatan mengenai sejauh mana informasi biaya dan efisiensi logistik berperan dalam keputusan eco-design.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh informasi biaya serta transportasi dan logistik terhadap pengembangan produk baru berbasis eco-design.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2x2 between-subject. Mahasiswa dijadikan partisipan untuk mengevaluasi bagaimana variasi tipe informasi biaya dan efisiensi transportasi memengaruhi keputusan dalam desain produk ramah lingkungan.Hasil Penelitian: Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa informasi biaya tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap pengembangan produk eco-design. Sebaliknya, transportasi dan logistik berpengaruh signifikan, mengindikasikan bahwa efisiensi rantai pasok lebih menentukan keberlanjutan produk dibandingkan informasi biaya.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini memberikan perspektif baru dengan menekankan bahwa dalam pengembangan produk berbasis eco-design, optimalisasi logistik dan distribusi lebih berperan dibandingkan sekadar mempertimbangkan informasi biaya. Hasil ini memberikan implikasi bagi perusahaan dalam menyusun strategi eco-design yang lebih berfokus pada efisiensi rantai pasok guna meningkatkan daya saing dan keberlanjutan produk.
Pengungkapan Akuntabilitas pada Pemerintah Daerah di Indonesia Perdana, Halim Dedy; Firman, Antares; Purnama, Rahmad; Sofie, Sofie; Yulianto, Krist Setyo
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 9 No. 1 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v9i1.26177

Abstract

Latar Belakang: Adanya tuntutan terhadap akuntabilitas publik untuk memberikan informasi publik bagi manajemen pemerintahan daerah dalam hal pengelolaan keuangan daerah membuat pemerintah daerah harus menyampaikan laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangannya. Oleh karena itu, pengungkapan informasi pada laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan daerah menjadi mandatory secara akuntabilitas dan transparansi kepada publik.Tujuan: Penelitian ini bertujuan menilai kualitas dari disclosures yang dibuat oleh pemerintah daerah di Indonesia dan menginvestigasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kualitas disclosures.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan dua pendekatan, yaitu pendekatan content analysis dan indikator indeks sebagai indikasi item disclosure. Model penelitian ini menggunakan Modified Accountability Index (MAD) melalui pengembangan literatur akuntabilitas, analisis laporan keuangan tahunan. Hasil Penelitian: Penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan rata-rata karakteristik kualitatif laporan keuangan antara kabupaten/kota di Pulau Jawa dengan luar Pulau Jawa. Disamping itu, tidak terdapatnya hubungan antara accountability discolsure dengan penerimaan kabupaten/kota Pulau Jawa maupun luar Pulau Jawa. Penelitian ini menunjukkan bahwa accountability disclosure merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari mandatory penyajian laporan keuangan daerah pada setiap periode.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini belum pernah dilakukan di Indonesia karena penelitian-penelitian sebelumnya sebagian besar lebih berfokus pada penganggaran partisipatif, analisis kinerja keuangan pemerintah daerah, dan kemakmuran daerah sebagai penilaian derajat desentralisasi fiskal.
Pengendalian Intern dan Kompetensi Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Kualitas Laporan Keuangan Daerah: Peran Moderasi Teknologi Informasi Theana, Vivian; Ardini, Lilis; Mildawati, Titik
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 9 No. 2 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v9i2.26198

Abstract

Latar Belakang: Kabupaten Sikka meraih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tujuh kali, tetapi masih ada kelemahan dalam pengendalian intern dan kepatuhan regulasi. Inkonsistensi penelitian sebelumnya mendorong pengujian ulang faktor-faktor yang memengaruhi kualitas laporan keuangan, dengan pemanfaatan teknologi informasi sebagai pemoderasi sistem pengendalian intern dan kompetensi sumber daya manusia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh sistem pengendalian intern pemerintah dan kompetensi sumber daya manusia terhadap kualitas laporan keuangan daerah dengan pemanfaatan teknologi informasi sebagai variabel moderating.Metode Penelitian: Penelitian ini adalah menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner yang disebarkan langsung kepada responden yaitu kepala sub bagian keuangan dan bendahara atau bagian akuntansi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Kabupaten Sikka. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 110 responden yang dipilih secara purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode regresi berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA) pada tingkat signifikansi 5% dengan bantuan software SPSS versi 23.Hasil Penelitian: Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa sistem pengendalian intern pemerintah dan kompetensi sumber daya manusia berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan daerah. Pemanfaatan teknologi informasi memoderasi pengaruh sistem pengendalian intern pemerintah terhadap kualitas laporan keuangan daerah, sedangkan pemanfaatan teknologi informasi tidak memoderasi pengaruh kompetensi sumber daya manusia terhadap kualitas laporan keuangan daerah.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini menguji ulang variabel yang sama pada objek berbeda untuk menilai konsistensi hasil, dengan fokus pada Kabupaten Sikka yang meski meraih WTP, tetapi masih memiliki kelemahan pengendalian intern dan kepatuhan regulasi.
Penggunaan Teknik Partial Least Square (PLS) dalam Riset Akuntansi Berbasis Survei Sofyani, Hafiez
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 9 No. 1 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v9i1.26199

Abstract

Latar Belakang: Dalam satu dekade terkahir metodologi survei dengan teknik analisis data berbasis metode Partial Least Square telah semakin populer digunakan dalam riset akuntansi, khususnya pada bidang akuntansi sektor publik, akuntansi manajemen, pengauditan, dan sistem informasi akuntansi. Namun demikian, kaidah dan pedoman penggunakan metode ini belum banyak dikupas oleh akademisi akuntansi Indonesia. Tujuan: Makalah ini bertujuan untuk menutupi celah literatur terkait metode Partial Least Square pada riset akuntansi berbasis survei. Secara spesifik makalah ini menjelaskan metode Partial Least Square dalam hal kaidah, pedoman analisis, serta penerapannya pada riset akuntansi berdasarkan rujukan beberapa literatur dan pengalaman penulis.Metode: Makalah ini ditulis dengan pendekatan tinjauan literatur yang dikombinasikan dengan pemahaman serta pengalaman penulis.Hasil: Makalah ini menyoroti pentingnya syarat, kaidah, dan runtutan proses penerapan metode Partial Least Square dalam riset survei di bidang akuntansi. Makalah ini juga menekankan beberapa analisis tambahan yang penting dilakukan untuk memperkuat metode ini.Keaslian/Kebaruan: Makalah ini menyajikan diskusi yang relatif baru teerkait bagimana seharusnya metode Partial Least Square diterapkan pada riset akuntansi berbasis survei berdasarkan literature terkini dan pengalaman penulis yang telah memublikasi hasil-hasil studinya di berbagai jurnal internasional bereputasi tinggi.
Analisis Budaya Organisasi, Akuntabilitas dan Love of Money Terhadap Kecurangan Keuangan Dana Desa Assyifa, Sekar Mita; Putra, Wahyu Manuhara
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 9 No. 1 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v9i1.26259

Abstract

Latar Belakang: Pengelolaan dana desa di Indonesia merupakan bagian penting dari desentralisasi untuk meningkatkan kesejahteraan dan pembangunan berkelanjutan. Namun, kecurangan dalam pengelolaan keuangan desa masih menjadi tantangan serius.Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tipologi budaya organisasi (entrepreneurial, hierarchical, team, rasionalisasi), akuntabilitas, dan love of money terhadap kecurangan dana desa.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 151 aparatur pemerintah desa di Pulau Jawa dan luar Jawa, data dianalisis melalui Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan budaya tim dan akuntabilitas berpengaruh negatif signifikan terhadap kecurangan, sedangkan love of money berpengaruh positif signifikan. Budaya entrepreneurial, hierarchical, dan rasionalisasi tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya memperkuat kerja sama, meningkatkan akuntabilitas, dan mengendalikan orientasi materialistik untuk mengurangi kecurangan.Keterbatasan Penelitian: Keterbatasan penelitian ini mencakup ukuran sampel yang relatif kecil dan potensi bias responden. Penelitian mendatang diharapkan melibatkan wilayah lebih luas dan metode campuran.Keaslian/Novetly Penelitian: Penelitian ini menawarkan kontribusi dengan mengintegrasikan analisis budaya organisasi, akuntabilitas, dan love of money dalam konteks pengelolaan dana desa di Jawa dan luar Jawa, memperkaya kajian tentang dinamika tata kelola keuangan desa.
Pengaruh Tingkat Keseriusan Pelanggaran dan Edukasi terhadap Whistleblowing Intentions dengan Pemahaman sebagai Variabel Pemediasi Fathmaningrum, Erni Suryandari; Pratama, Rizky Aji; Indrasari, Arum
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 9 No. 2 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v9i2.26303

Abstract

Latar Belakang: Kasus pelanggaran dan kecurangan, termasuk korupsi, masih menjadi tantangan utama di berbagai sektor di Indonesia. Di tengah lemahnya penegakan hukum dan kurangnya perlindungan bagi pelapor pelanggaran (whistleblower), sistem pelaporan seringkali tidak optimal. Keadaan ini diperburuk oleh rendahnya pemahaman mengenai whistleblowing, baik di tingkat individu maupun kelembagaan, seperti yang terjadi pada kasus pengadaan proyek Dinas Perhubungan Karawang, yang merugikan negara hingga miliaran rupiah.Tujuan Penelitian: Untuk menganalisis pengaruh tingkat keseriusan pelanggaran, edukasi whistleblowing, dan pemahaman whistleblowing terhadap niat pelaporan pelanggaran (whistleblowing intentions) di Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Karawang.Metode Penelitian: Sampel penelitian ini adalah pegawai Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Karawang yang berjumlah 120 orang. Jenis data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui kuesioner. Penelitian ini dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM)Hasil Penelitian: Edukasi whistleblowing dan pemahaman whistleblowing berpengaruh signifikan terhadap niat whistleblowing. Tingkat keseriusan pelanggaran tidak berpengaruh langsung, namun berpengaruh secara tidak langsung melalui pemahaman whistleblowing (full mediating). Pemahaman whistleblowing juga memediasi sebagian pengaruh edukasi terhadap niat whistleblowing (partial mediating). Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan pengenalan pemahaman whistleblower sebagai variabel mediasi merupakan aspek baru dari penelitian ini. Tambahan ini memperkaya literatur dengan mengeksplorasi faktor yang sebelumnya kurang dibahas dalam niat whistleblower. Studi ini juga menyoroti peran pendidikan whistleblower dalam meningkatkan pemahaman dan keberanian untuk melaporkan pelanggaran. Fokus pada program pendidikan ini sebagai sarana untuk meningkatkan mekanisme pelaporan merupakan kontribusi unik untuk lapangan.
Peran Moderasi ESG pada Hubungan Modal Intelektual, Manajemen Laba dan Nilai Perusahaan Nurcahyono, Nurcahyono; Hanum, Ayu Noviani; Sunarso, Ulfi Amalia; Azka, Anisa Atsila
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 9 No. 2 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v9i2.26328

Abstract

Latar Belakang: Perusahaan sektor non-cyclical menghadapi tantangan dalam menjaga nilai perusahaan di tengah tekanan ekonomi dan persaingan. Modal intelektual dapat memperkuat daya saing, sementara manajemen laba berisiko menurunkan transparansi. Economics, social and governance (ESG) kini dipandang sebagai indikator penting keberlanjutan dan pengelolaan risiko.Tujuan: Meneliti pengaruh modal intelektual dan manajemen laba terhadap nilai perusahaan serta menguji peran moderasi ESG dalam hubungan tersebut.Metode Penelitian: Pendekatan kuantitatif digunakan dengan analisis regresi data panel terhadap 98 perusahaan sektor non-cyclical di BEI periode 2018–2023.Hasil Penelitian: manajemen laba berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, sementara manajemen laba berdampak negatif. ESG memperkuat pengaruh modal intelektual dan memperlemah dampak negatif manajemen laba.Keaslian/Novetly Penelitian: Studi ini menggabungkan teori Resource-Based View dan teori agensi, serta menawarkan kebaruan dengan mengeksplorasi ESG sebagai moderator, yang masih jarang dikaji dalam konteks sektor non-cyclical di Indonesia.
Pengaruh Tata Kelola Perusahaan, Literasi Keuangan, Integrasi Rantai Pasok, dan Akses Pasar terhadap Stabilitas Keuangan UMKM Indonesia Heliani, Heliani; Supriandi, Supriandi
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 9 No. 3 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v9i3.26402

Abstract

Latar Belakang: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran penting dalam perkembangan ekonomi Indonesia, namun sering menghadapi tantangan terkait stabilitas keuangan. Tantangan-tantangan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal, termasuk praktik tata kelola, pengetahuan keuangan, akses pasar, dan efisiensi rantai pasok.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh determinan akses pasar, integrasi rantai pasok, tata Kelola perusahaan, literasi keuangan, dan stabilitas keuangan pada UMKM di Indonesia. Metode Penelitian: Data dari 287 pemilik atau manajer UMKM dievaluasi secara kuantitatif menggunakan Structural Equation Modeling dengan Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menyelidiki interaksi antara variabel-variabel tersebut. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola korporasi, literasi keuangan, integrasi rantai pasok, dan akses pasar berpengaruh positif dan signifikan terhadap stabilitas keuangan.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini memberikan bukti empiris komprehensif terhadap faktor-faktor kunci yang mempengaruhi stabilitas keuangan pada UMKM menggunakan SEM-PLS. Studi ini berkontribusi pada literatur dengan mengintegrasikan dimensi strategis yang beragam dan memberikan wawasan praktis bagi pembuat kebijakan dan praktisi di negara-negara berkembang, khususnya dalam konteks Indonesia.
Determinasi Faktor-Faktor Penentu Kualitas Laporan Keuangan: Studi pada SKPD Pemerintah Kota Yogyakarta Gunawan, Barbara; Ya, Muhammad Humam Alif
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 9 No. 2 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v9i2.26550

Abstract

Latar Belakang: Seiring meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan yang transparan, tertib, dan akuntabel, maka kualitas kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam menghasilkan laporan keuangan dituntut semakin optimal. Laporan keuangan yang andal menjadi instrumen penting dalam pengambilan kebijakan pemerintah. Sebagai implementasi PP Nomor 71 Tahun 2010 tentang peralihan Standar Akuntansi Pemerintahan dari basis kas ke basis akrual, sejak 2015 seluruh pemerintah daerah diwajibkan menerapkan sistem akuntansi berbasis akrual.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kompetensi sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi, sistem pengendalian intern, dan peran internal audit terhadap kualitas laporan keuangan pada SKPD Pemerintah Kota Yogyakarta.Metode Penelitian: Desain penelitian kuantitatif dan menggunakan data primer yang diperoleh menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada 27 SKPD yang ada pada Pemerintah Kota Yogyakarta sebanyak 120 kuesioner. Sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling. Alat analisis yang digunakan adalah Regresi Linear Berganda.Hasil Penelitian: Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa variabel kompetensi sumber daya manusia, teknologi informasi, sistem pengendalian intern, dan internal audit berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Kebaruan penelitian ini terletak pada penambahan Internal Audit sebagai variabel independen dan pada obyek penelitian yang berbeda yaitu pada SKPD Kota Yogyakarta.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 1 (2026): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 9 No. 3 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 9 No. 2 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 9 No. 1 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 8, No 3 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 8 No. 3 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 8 No. 2 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 8, No 2 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 8 No. 1 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 8, No 1 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 7, No 2 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 7 No. 2 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 7, No 1 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 7 No. 1 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 6 No. 2 (2022): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 6, No 2 (2022): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 6, No 1 (2022): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 6 No. 1 (2022): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 5, No 2 (2021): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 5 No. 2 (2021): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 5 No. 1 (2021): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 5, No 1 (2021): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 4, No 2 (2020): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 4 No. 2 (2020): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 4 No. 1 (2020): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 4, No 1 (2020): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 3, No 2 (2019): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 3 No. 2 (2019): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 3, No 1 (2019): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 3 No. 1 (2019): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 2 No. 2 (2018): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 2, No 2 (2018): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 2, No 1 (2018): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 2 No. 1 (2018): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 1 No. 2 (2017): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 1, No 2 (2017): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 1 No. 1 (2017): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 1, No 1 (2017): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA More Issue