Articles
13 Documents
Search results for
, issue
"Vol 4, No 1 (2022): Metaedukasi"
:
13 Documents
clear
Meningkatkan Konsentrasi Belajar Siswa Melalui Media LCD Interaktif Smartboard Pada SMA Negeri 6 Selayar
Mulyadi Azis
Jurnal Metaedukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 4, No 1 (2022): Metaedukasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37058/metaedukasi.v4i1.6458
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya dan keberhasilan peningkatan perhatian belajar siswa melalui penggunaan Media LCD Interaktif Smartboard.Manfaat penelitian ini memperkaya penelitian tentang peningkatan perhatian siswa dalam pembelajaran melalui penggunaan Media LCD Interaktif Smartboard. Populasi penelitian adalah sampel sebanyak 30 siswa dan 15 siswa kelas XI MIPA 2 SMA Negeri 6 Selayar. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposeful sampling. Metode pengumpulan data menggunakan Skala Konsentrasi Pembelajaran. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif persentase dan uji Wilcoxon. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Zhitung 0 Ztabel 14. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa konsentrasi belajar siswa SMA Negeri 6 Selayar dapat ditingkatkan dengan menggunakan Media LCD Interaktif Smartboard dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, guru mata pelajaran di sekolah harus dapat lebih memahami bagaimana perhatian siswanya ketika melakukan kegiatan pembelajaran. Serta dapat merangsang semangat belajar siswa, karena tingkat konsentrasi siswa di dalam kelas akan mempengaruhi kualitas proses pembelajaran dan pemahaman siswa terhadap teks. Kedua hal tersebut dapat mempengaruhi hasil belajar siswa.
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Aktivitas Senam Lantai (neck spring) Menggunakan Model Pembelajaran Guided Discovery Berbasis ICT dan TPACK
Wini Islamiati;
Cucu Hidayat;
Gumilar Mulya
Jurnal Metaedukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 4, No 1 (2022): Metaedukasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37058/metaedukasi.v4i1.6454
Pembelajaran aktivitas senam lantai guling lenting (neck spring) dalam pelaksanaannya belum berjalan efektif dan siswa merasa kesulitan dalam belajar. Penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar aktivitas senam lantai guling lenting (neck spring) melalui model pembelajaran guided discovery pada siswa kelas VIII SMPN Satu Atap 1 Mangunreja Tahun Pelajaran 2021/2022. Penelitian ini menggunakan model Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilakukan selama 2 siklus. Prosedur penelitian terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN Satu Atap 1 Mangunreja berjumlah 26 orang siswa (laki-laki 15 orang dan perempuan 11 orang). Objek penelitian ini adalah hasil belajar aktivitas senam lantai guling lenting (neck spring) melalui model pembelajaran guided discovery. Instrumen penelitian menerapkan tes observasi dan tes untuk kerja pada Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Hasil belajar aktivitas senam lantai guling lenting (neck spring) siswa kelas VIII SMPN Satu Atap 1 Mangunreja pada siklus I persentase ketuntasan 62% dengan 16 siswa berada pada kategori tuntas dan mengalami peningkatan pada siklus II dengan persentase ketuntasan 81% dengan 21 siswa berada pada kategori tuntas dengan melebihi KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) yaitu 70. Sehingga disimpulkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar aktivitas senam lantai guling lenting (neck spring) siswa kelas VIII SMPN Satu Atap 1 Mangunreja.
Integrasi Pendekatan Saintifik pada Pengembangan Bahan Ajar: A Literature Review
Dini Fitrahtun Nida;
Muhyiatul Fadilah;
Rahmadhani Fitri
Jurnal Metaedukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 4, No 1 (2022): Metaedukasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37058/metaedukasi.v4i1.6455
Bahan ajar merupakan salah satu kompenen penting dalam pembelajaran. Namun, dalam pengembangan bahan ajar yang tepat dalam membantu peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran menjadi salah satu masalah penting pada saat ini. Apalagi pengembangan bahan ajar yang harus sesuai dengan karakteristik kurikulum 2013 berbasis pendekatan saintifik. Namun, pada hasil penulusuran penulis menemukan bahwasanya masih banyak kendala dalam mengembangkan bahan ajar yang terintegrasi pendekatan saintifik diantaranya pemilihan dan penentuan bahan ajar yang tepat sesuai dengan tujuan pembelajaran, mendesain bahan ajar, tidak semua sekolah yang memiliki distribusi prasarana dari pemerintah ke lembaga pendidikan, dan kurangnya antusiasme tenaga pendidik dalam mengupayakan solusi untuk permasalahan tersebut. Oleh karena itu, penulis mengidentifikasi dan menganalisis artikel yang memuat bahan ajar yang layak dan relevan terintegrasi pendekatan saintifik agar lebih mudah untuk diketahui oleh guru ataupun pembaca untuk dijadikan referensi dalam pengembangan bahan ajar yang terintegrasi pendekatan saintifik. Artikel ini ditulis dengan menggunakan metode literatur review dengan menganalisis beberapa artikel yang relevan dengan judul. Dari hasil studi literatur dan analisis penulis diketahui bahwasanya sudah ada beberapa bahan ajar yang terintegrasi pendekatan saintifik telah dikembangkan baik dalam bentuk cetak seperti LKPD, Modul, dan buku ataupun dalam bentuk elektronik seperti E-Modul. Dari hasil studi literatur ini dapat disimpulkan bahwa bahan ajar yang terintegrasi pendekatan saintifik diantaranya buku ajar, modul, E-modul, dan LKPD yang telah dikembangkan sangat layak digunakan dalam mendukung proses pembelajaran.
Pengaruh Peran Fasilitator dan Lingkungan Belajar Terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan di LKP Bahasa Inggris Kecamatan Pare
Maya Evelyn Saptarina;
Edi Widianto
Jurnal Metaedukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 4, No 1 (2022): Metaedukasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37058/metaedukasi.v4i1.6456
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peran fasilitator dan lingkungan belajar terhadap motivasi belajar peserta pelatihan di LKP Bahasa Inggris Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data pelatihan di delapan LKP Bahasa Inggris Desa Pelem Kecamatan Pare Kabupaten Kediri dengan teknik accidental sampling, serat dianalisis melalui regresi linear berganda dibantu program IBM SPSS versi 28.0. Hasil penelitian ini yaitu: 1) Tidak terdapat pengaruh antara Peran Fasilitator terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan di LKP Bahasa Inggris Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, dibuktikan dengan nilai p-value lebih besar daripada taraf sig (0,2270,05); 2) Terdapat pengaruh antara Lingkungan Belajar terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan di LKP Bahasa Inggris Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, dibuktikan dengan nilai p-value lebih besar daripada taraf sig (0,001 0,05); 3) Terdapat pengaruh antara Peran Fasilitator dn Lingkungan Belajar secara simultan terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan di LKP Bahasa Inggris Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, dibuktikan dengan nilai p-value (0,000) yang mana lebih kecil dari alpha (0,05). Sebaiknya dapat diupayakan bagi lembaga kursus dan pelatihan untuk memberikan evaluasi dan pelatihan kepada setiap fasilitator agar peran fasilitator dapat dilakasanakan secara maksimal.
Pengaruh Peran Fasilitator dan Lingkungan Belajar Terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan di LKP Bahasa Inggris Kecamatan Pare
Maya Evelyn Saptarina;
Edi Widianto
Jurnal Metaedukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 4, No 1 (2022): Metaedukasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37058/metaedukasi.v4i1.6457
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peran fasilitator dan lingkungan belajar terhadap motivasi belajar peserta pelatihan di LKP Bahasa Inggris Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data pelatihan di delapan LKP Bahasa Inggris Desa Pelem Kecamatan Pare Kabupaten Kediri dengan teknik accidental sampling, serat dianalisis melalui regresi linear berganda dibantu program IBM SPSS versi 28.0. Hasil penelitian ini yaitu: 1) Tidak terdapat pengaruh antara Peran Fasilitator terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan di LKP Bahasa Inggris Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, dibuktikan dengan nilai p-value lebih besar daripada taraf sig (0,2270,05); 2) Terdapat pengaruh antara Lingkungan Belajar terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan di LKP Bahasa Inggris Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, dibuktikan dengan nilai p-value lebih besar daripada taraf sig (0,001 0,05); 3) Terdapat pengaruh antara Peran Fasilitator dn Lingkungan Belajar secara simultan terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan di LKP Bahasa Inggris Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, dibuktikan dengan nilai p-value (0,000) yang mana lebih kecil dari alpha (0,05). Sebaiknya dapat diupayakan bagi lembaga kursus dan pelatihan untuk memberikan evaluasi dan pelatihan kepada setiap fasilitator agar peran fasilitator dapat dilakasanakan secara maksimal.
Identifikasi Miskonsepsi Five Tier Diagnostic Test Pada Materi Energi Dan Hukum Kekekalan Energi
Sri Wahyuni;
. Maison;
M. Hidayat
Jurnal Metaedukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 4, No 1 (2022): Metaedukasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37058/metaedukasi.v4i1.6453
Penelitian- ditujukan untuk mengetahui miskonsepsi yang sedang dialami siswa pada materi energi dan hukum kekekalan energi. Dalam penelitian ini digunakan instrumen five tier diagnostic test. Hal tersebut dikarenkan instrumen ini lebih baik dalam mengidentifikasi miskonsepsi siswa karena terdapat 5 tingkatan untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa. Adapaun tingkatannya yaitu: jawaban soal, tingkat keyakinan terhadap jawaban, alasan jawaban, tingkat keyakinan terhadap alasan dan sumber informasi utama siswa. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model 4D yaitu mulai tahap define, design, develop dan disseminate. Subjek uji coba dalam penelitian ini dilakukan terhadap 100 siswa kelas XI SMA Negeri 1 Tanjung Jabung Timur. Hasil penelitian menunjukkan terdapat miskonsepsi pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Tanjung Jabung Timur terdadap materi Energi dan hukum kekekalan energi dengan presentase sebesar 20,2 %.
Integrasi Pendekatan Saintifik pada Pengembangan Bahan Ajar: A Literature Review
Diini Fitrahtun Nida;
Muhyiatul Fadilah;
Rahmadhani Fitri
Jurnal Metaedukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 4, No 1 (2022): Metaedukasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37058/metaedukasi.v4i1.5314
Bahan ajar merupakan salah satu kompenen penting dalam pembelajaran. Namun, dalam pengembangan bahan ajar yang tepat dalam membantu peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran menjadi salah satu masalah penting pada saat ini. Apalagi pengembangan bahan ajar yang harus sesuai dengan karakteristik kurikulum 2013 berbasis pendekatan saintifik. Namun, pada hasil penulusuran penulis menemukan bahwasanya masih banyak kendala dalam mengembangkan bahan ajar yang terintegrasi pendekatan saintifik diantaranya pemilihan dan penentuan bahan ajar yang tepat sesuai dengan tujuan pembelajaran, mendesain bahan ajar, tidak semua sekolah yang memiliki distribusi prasarana dari pemerintah ke lembaga pendidikan, dan kurangnya antusiasme tenaga pendidik dalam mengupayakan solusi untuk permasalahan tersebut. Oleh karena itu, penulis mengidentifikasi dan menganalisis  artikel yang memuat bahan ajar yang layak dan relevan terintegrasi pendekatan saintifik agar lebih mudah untuk diketahui oleh guru ataupun pembaca untuk dijadikan referensi dalam pengembangan bahan ajar yang terintegrasi pendekatan saintifik. Artikel ini ditulis dengan menggunakan metode literatur review dengan menganalisis beberapa artikel yang relevan dengan judul. Dari hasil studi literatur dan analisis penulis diketahui bahwasanya sudah ada beberapa bahan ajar yang terintegrasi pendekatan saintifik telah dikembangkan baik dalam bentuk cetak seperti LKPD, Modul, dan buku ataupun dalam bentuk elektronik seperti E-Modul. Dari hasil studi literatur ini dapat disimpulkan bahwa bahan ajar yang terintegrasi pendekatan saintifik diantaranya buku ajar, modul, E-modul, dan LKPD yang telah dikembangkan sangat layak digunakan dalam mendukung proses pembelajaran.
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Aktivitas Senam Lantai (neck spring) Menggunakan Model Pembelajaran Guided Discovery Berbasis ICT dan TPACK
Wini Islamiati;
Cucu Hidayat;
Gumilar Mulya
Jurnal Metaedukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 4, No 1 (2022): Metaedukasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37058/metaedukasi.v4i1.4890
Pembelajaran aktivitas senam lantai guling lenting (neck spring) dalam pelaksanaannya belum berjalan efektif dan siswa merasa kesulitan dalam belajar. Penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar aktivitas senam lantai guling lenting (neck spring) melalui model pembelajaran guided discovery pada siswa kelas VIII SMPN Satu Atap 1 Mangunreja Tahun Pelajaran 2021/2022. Penelitian ini menggunakan model Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilakukan selama 2 siklus. Prosedur penelitian terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN Satu Atap 1 Mangunreja berjumlah 26 orang siswa (laki-laki 15 orang dan perempuan 11 orang). Objek penelitian ini adalah hasil belajar aktivitas senam lantai guling lenting (neck spring) melalui model pembelajaran guided discovery. Instrumen penelitian menerapkan tes observasi dan tes untuk kerja pada Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Hasil belajar aktivitas senam lantai guling lenting (neck spring) siswa kelas VIII SMPN Satu Atap 1 Mangunreja pada siklus I persentase ketuntasan 62% dengan 16 siswa berada pada kategori tuntas dan mengalami peningkatan pada siklus II dengan persentase ketuntasan 81% dengan 21 siswa berada pada kategori tuntas dengan melebihi KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) yaitu 70. Sehingga disimpulkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar aktivitas senam lantai guling lenting (neck spring) siswa kelas VIII SMPN Satu Atap 1 Mangunreja.
Efektivitas Pembacaan Novel bergenre Adventure dalam Menambah Vocabulary pada Kemampuan Reading Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris
Ichwan Fahri;
Zehbi Maulidi;
Mohammad Alfan Hasan
Jurnal Metaedukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 4, No 1 (2022): Metaedukasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37058/metaedukasi.v4i1.5128
Mengingat betapa pentingnya fungsi pembelajaran bahasa, maka hendaknya pembelajaran bahasa dilaksanakan dengan sebaik mungkin. Pembelajaran bahasa seharusnya diorientasikan untuk kepentingan pembentukan kemampuan berbahasa serta pembentukan kemampuan dalam keilmuan yang lain. Secara umum, tujuan dari pembelajaran bahasa Inggris adalah agar dapat menggunakan bahasa Inggris untuk berkomunikasi, baik secara aktif maupun secara pasif.. Reading merupakan salah satu kemampuan yang harus dikuasai dalam belajar Bahasa inggris karena Bahasa inggris merupakan salah satu Bahasa asing yang sangat penting untuk dipelajari. Novel merupakan media untuk mempertajam kemampuan reading dalam meningkatkan kosakata. Terdapat berbagai macam genre novel dan salah satunya adalah genre adventure. Oleh sebab itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah membaca novel bergenre adventure dapat meningkatkan kemampuan vocabulary bagi mahasiswa Pendidikan Bahasa inggris UIN Syarif Hidayatullah Jakarta angkatan 2020.Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yaitu dengan Post Test dan Pre Test. Instrumen penelitian ini menggunakan dua jenis soal, soal pertama berbentuk pilihan ganda sebanyak 10 buah dan soal kedua berbentuk essay sebanyak 10 buah. Soal dibuat dengan menggunakan media Google Form. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa tidak terdapat perubahan yang signifikan dari hasil membaca novel bergenre adventure. Penelitian ini dilakukan secara online. Populasi dari penelitian ini adalah Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Sampel dari penelitian ini adalah Angkatan 2020 Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.Kata Kunci : Reading, Vocabulary, Novel.Â
Pengaruh Peran Fasilitator dan Lingkungan Belajar Terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan di LKP Bahasa Inggris Kecamatan Pare
Maya Evelyn Saptarina;
Edi Widianto
Jurnal Metaedukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 4, No 1 (2022): Metaedukasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37058/metaedukasi.v4i1.5619
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peran fasilitator dan lingkungan belajar terhadap motivasi belajar peserta pelatihan di LKP Bahasa Inggris Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data pelatihan di delapan LKP Bahasa Inggris Desa Pelem Kecamatan Pare Kabupaten Kediri dengan teknik accidental sampling, serat dianalisis melalui regresi linear berganda dibantu program IBM SPSS versi 28.0. Hasil penelitian ini yaitu: 1) Tidak terdapat pengaruh antara Peran Fasilitator terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan di LKP Bahasa Inggris Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, dibuktikan dengan nilai p-value lebih besar daripada taraf sig (0,2270,05); 2) Terdapat pengaruh antara Lingkungan Belajar terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan di LKP Bahasa Inggris Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, dibuktikan dengan nilai p-value lebih besar daripada taraf sig (0,001 0,05); 3) Terdapat pengaruh antara Peran Fasilitator dn Lingkungan Belajar secara simultan terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan di LKP Bahasa Inggris Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, dibuktikan dengan nilai p-value (0,000) yang mana lebih kecil dari alpha (0,05). Sebaiknya dapat diupayakan bagi lembaga kursus dan pelatihan untuk memberikan evaluasi dan pelatihan kepada setiap fasilitator agar peran fasilitator dapat dilakasanakan secara maksimal.