cover
Contact Name
Ence Surahman
Contact Email
ence.surahman.fip@um.ac.id
Phone
+6287821191948
Journal Mail Official
ence.surahman.fip@um.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Malang, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran (JINOTEP) Kajian dan Riset Dalam Teknologi Pembelajaran
ISSN : 24068780     EISSN : 26547953     DOI : 10.17977.um031
JINOTEP (Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran): Kajian dan Riset Dalam Teknologi Pembelajaran is a journal in the field of educational technology that contains literature review, action research, case study research, and empirical findings in scientific disciplines of educational technology.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1 (2024)" : 5 Documents clear
The influence of the guided inquiry method and critical thinking on the learning outcomes of culinary arts in class X high school students Gunawan, Wawan; Karyanto, Yunus; Wiyarno, Yoso; Atiqoh, Atiqoh; Suharti, Suharti; Harwanto, Harwanto
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i12024p001

Abstract

Abstrak: Pembelajaran yang memberikan pengalaman dan partisipasi siswa adalah pembelajaran inkuiri karena pembelajaran inkuiri menuntut siswa untuk melakukan aktivitas, mengamati, menganalisis, dan menarik kesimpulan dari aktivitas yang diamati. Artinya metode inkuiri dapat mengembangkan kemampuan berpikir siswa sehingga menuntut siswa untuk mengambil inisiatif dalam memecahkan masalah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada pengaruh hasil belajar tata boga antara yang menggunakan metode guided inquiry dan metode ekspositori, pada siswa yang mempunyai kemampuan berpikir kritis berbeda. Penelitian ini menggunakan rancangan kuasi eksperimental faktorial 2X2. Hasil penelitian ini dapat ditarik simpulan sebagai berikut: Ada perbedaan hasil belajar tata boga siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis tinggi dengan kemampuan berpikir kritis rendah dan ada interaksi antara penerapan metode guided inquiry dan kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar tata boga siswa. Berdasarkan temuan penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode guided inquiry dan keterampilan berpikir kritis dapat meningkatkan hasil belajar tata boga pada siswa SMA Kelas X.Abstract: Learning that provides student experience and participation is inquiry learning because inquiry learning requires students to carry out activities, observe, analyze and draw interesting conclusions from the activities observed. This means that the inquiry method can develop students' thinking abilities so that it requires students to take the initiative in solving problems. The aim of this research is to determine whether there is an influence on culinary learning outcomes between those using the guided inquiry method and the expository method, on students who have different critical thinking abilities. This research uses a 2X2 factorial quasi-experimental design. The following conclusions can be drawn from the results of this research: There are differences in the culinary learning outcomes of students who have high critical thinking abilities and those with low critical thinking abilities and there is an interaction between the application of the guided inquiry method and critical thinking abilities on students' culinary cooking learning outcomes. Based on research findings, it can be concluded that the use of guided inquiry methods and critical thinking skills can improve culinary learning outcomes in Class X high school students.
Development of augmented reality feature modules on the introduction of historical monuments in Timor Leste Usfinit, Imelda Florenciana; Kuswandi, Dedi; Soepriyanto, Yerry
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i12024p011

Abstract

Abstrack: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan modul monumen bersejarah yang dilengkapi dengan fungsi augmented reality (AR) untuk siswa kelas IX yang valid/cocok untuk melengkapi pengajaran dan praktis untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Lee dan Owens. Persentase hasil yang diperoleh dari validasi ahli media adalah 80%, dalam kategori valid dan layak. Pengetahuan material menyumbang 96,6% dari kelas yang valid dan layak. Siswa dan nilai ujian diterima dengan baik. Sementara itu, siswa yang ditugaskan secara acak mendapat nilai 93% (nilai bagus) dalam ujian mereka. Rata-rata pretest sebesar 90,75% dan rata-rata posttest sebesar 88,1%. Itu menunjukkan n-gain atau difference sebesar 65,52%. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar sebelum dan sesudah ujian. Berdasarkan kriteria, termasuk kriteria hasil belajar.Abstract: This study aims to produce a historical monument module equipped with augmented reality (AR) functions for the 9th-grade gymnasium, which is suitable for supplementing teaching and improving student learning outcomes. The study employed the development model suggested by Lee and Owens. The percentage results obtained through the validation of media experts were 80% of valid and feasible categories. The data yielded 96.6% valid and feasible in categories. The students' test results were well received. Meanwhile, randomly assigned students scored 93% (good grades) in their exams. The average of the pretest was 90.75% and the average of the posttest was 88.1%. This shows a gain or difference (n-gain) of 65.52%. Therefore, it could be claimed that there is a significant difference in learning results between pretest and posttest based on various criteria, including learning outcomes criteria.
The influence of E-PjBL and student learning interest on critical thinking skills Prihatin, Prihatin; Gunawan, Wawan
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i12024p024

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran electronic project-based learning (E-PjBL) dan minat belajar terhadap kemampuan berpikir kritis pada materi pola pemotongan busana tanpa perca. Penelitian dilakukan di lembaga kursus dan pelatihan di Surabaya dengan jumlah responden sebanyak 120 peserta didik dan terbagi menjadi 2 kelompok yaitu 60 peserta didik pada kelompok kontrol dan 60 peserta didik pada kelompok eksperimen. Hasil analisis menunjukkan sebagai berikut: terdapat pengaruh model pembelajaran electronic project-based learning (E-PjBL) dan metode konvensional serta minat belajar terhadap kemampuan berpikir kritis pada materi pola pemotongan busana tanpa perca dan terdapat interaksi antara model pembelajaran electronic project-based learning (E-PjBL) dan minat belajar terhadap kemampuan berpikir kritis pada materi pola pemotongan busana tanpa perca. Maka dapat disimpulkan dari hasil penelitian bahwa model pembelajaran electronic project-based learning (E-PjBL) dan minat belajar dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.Abstract: This study attempted to see the impact of the electronic project-based learning (E-PjBL) learning model and learning interest on students' critical thinking skills using Lean pattern fashion design materials. The research was carried out at a course and training institute in Surabaya, with 120 students divided into two groups and surveyed: 60 in the control group and 60 in the experimental group. According to the findings, the electronic project-based learning (E-PjBL) learning model and the traditional learning method and interest increase student's critical thinking skills in fashion design through lean patterns. It also unveiled the relationship between modeling and a desire to learn with critical thinking skills in lean pattern fashion design. As a result of the research findings, the current study concluded that the electronic project-based learning (E-PjBL) learning model and students' interest in learning can improve students' critical thinking abilities.
Web-based teaching media innovation to improve understanding of science learning Yulianto, Muhamad Fahmi; Degeng, I Nyoman Sudana; Degeng, Made Duananda Kartika
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i12024p033

Abstract

Abstrak: Penelitian ini berfokus pada rendahnya minat siswa di salah satu sekolah menengah pertama di Kota Malang dalam mempelajari sains, terutama kesulitan dalam memahami istilah-istilah ilmiah dalam materi sains yang diberikan. Keterbatasan sumber belajar dan kurangnya perubahan dalam strategi pengajaran diidentifikasi sebagai penyebab rendahnya minat tersebut. Minimnya penggunaan media pembelajaran oleh guru yang hanya monoton menggunakan ppt dan buku teks membuat pembelajaran menjadi kurang variatif dan membuat siswa kurang tertarik untuk mengikuti pembelajaran. Penelitian ini mengevaluasi dampak penggunaan media pembelajaran berbasis web pada materi perkembangan hewan dan tumbuhan terhadap hasil belajar siswa kelas IX. Dengan menggunakan metode kuantitatif dan uji ANOVA, media web yang menyajikan konten melalui video, teks, dan gambar dibandingkan dengan PPT dan buku pelajaran konvensional di dua kelas. Hasil analisis data menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (F hitung = 7,691, signifikansi = 0,008). Respons positif siswa terhadap media web menegaskan keefektifannya dalam meningkatkan minat dan pemahaman sainsAbstract: This research focuses on the low interest of students in one of the junior high schools in Malang City in learning science, especially the difficulty in understanding scientific terms in the given science material. Limited learning resources and lack of change in teaching strategies were identified as the causes of low interest. The lack of use of teaching media by teachers, who only monotonously use PPTs and textbooks, makes learning less varied and makes students less interested in participating in learning. This study evaluates the impact of web-based learning media on animal and plant development material on the learning outcomes of Grade IX students. Using quantitative methods and the ANOVA test, web media presenting content through video, text, and images were compared with PPT and conventional textbooks in two classes. The results of the data analysis showed a significant difference between the two groups (F count = 7.691, significance = 0.008). The students' positive response to the web media confirmed its effectiveness in increasing interest and understanding of science. 
Designing a laboratory assistant attendance system using Radio Frequency Identification (RFID) technology based on IOT Pratama, Maulana Krisna Bayu; Dewi, Yulia Puspita; Kusumawati, Tri Ika Jaya; Pebrianti, Dwi
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i12024p044

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan  perangkat presensi RFID (Radio Frequency Identification) sebagai sistem presensi asisten lab di Lab Information and Communication of Technology  (ICT) Terpadu Budi Luhur untuk mengatasi permasalahan yang sedang terjadi seperti antrean, kerumitan saat menginput, dan manipulasi waktu kehadiran sampai kepulangan. Pengembangan sistem ini menggunakan metode agile yang bisa menangani risiko ketidakberhasilan dalam tahap pengembangan sistem skala kecil maupun besar. Tahapan merancang sistem memanfaatkan Unified Modeling Language (UML). Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan kuesioner terhadap lingkungan LAB ICT Terpadu Budi Luhur. Hasil penilaian ahli kelayakan pengujian mencapai persentase 90 (sangat pantas),  pengujian praktis mencapai persentase 92 (sangat pantas), uji keamanan mencapai persentase 90 (layak), dan uji coba kelompok besar mencapai persentase 90 (sangat pantas). Dapat disimpulkan perancangan sistem dengan menggunakan UML dengan teknologi RFID dapat meningkatkan efektivitas presensi serta menyelesaikan permasalahan dalam presensi. Abstract: The current study attempted to generate an RFID (Radio Frequency Identification) attendance device as a bridge of attendance for the Computer Lab Assistant of Budi Luhur to overcome ongoing problems such as queues, complexity when inputting, and manipulation of attendance time to return. The development of this system uses agile methods that can handle the risk of failure in the small and large-scale system development stages. The system design stage uses UML. The data was collected using observation, interviews, and questionnaires in the Budi Luhur Integrated ICT LAB environment. The outcomes of the viability examination expert assessment attained a rate of 90 percent (highly achievable), the practicality test achieved a level of 92 (highly achievable), the security test attained a level of 90 (practicable), the large-group trial achieved a level of 90 (highly achievable). It can be concluded that designing a system using UML with RFID technology can increase the effectiveness of attendance and solve problems in it.

Page 1 of 1 | Total Record : 5