cover
Contact Name
Endang Susanti
Contact Email
endang@ft.unrika.ac.id
Phone
+6281277109009
Journal Mail Official
endang@ft.unrika.ac.id
Editorial Address
Jl. Batu Aji Baru No.99 Batu Aji Fakultas Teknik Universitas Riau Kepulauan Batam 0778 392752
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
SIGMA TEKNIKA
ISSN : 26145979     EISSN : 25990616     DOI : 10.33373
Core Subject : Engineering,
SigmaTeknika adalah jurnal Fakultas Teknik yang merupakan media publikasi ilmiah internal di lingkungan Fakultas Teknik Unrika dengan fokus pada karya ilmiah berupa tulisan dari hasil penelitian yang dilakukan oleh dosen atau mahasiswa yang meliputi disiplin ilmu teknik mesin, teknik industri, teknik elektro, teknik sipil dan teknik arsitektur atau ilmu yang relevan
Articles 310 Documents
EVALUASI KUALITAS PELAYANAN JUAL BELI HANDPHONE BERBASIS INTEGRASI METODE SWOT DAN QSPM Renaldy Eka Ramadhan; Nina Aini Mahbubah
SIGMA TEKNIKA Vol 5, No 1 (2022): SIGMATEKNIKA, VOL. 5, N0. 1, JUNI 2022
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v5i1.4128

Abstract

The widespread use of mobile phones has gained opportunities for the services business. B-CELL is a small-sized firm that sells and buys cellphones, prepaid top-ups, cellphone accessories, and cellphone services. Similar businesses around the area resulted in challenging competition. This study aims to evaluate the internal and external factors of the B-Cell service business and determine the priority of marketing strategies based on the integration of the SWOT and QSPM approaches. The results of this study identified that the strength factor with the highest weight was a reasonably strategic location and fast and friendly service. Furthermore, the highest weight weakness factor is the poor distribution ability. For the opportunity factor, the highest weight is the quality of products recognized by consumers and high consumer demand. It was found that the threat factor with the highest weight was innovation in marketing, and marketing strategies were required to always be up-to-date in providing information to consumers. SWOT matrix shows that the SO strategy is to meet market demand, improve service quality, and market products using online media. The WO strategy includes providing pre-order systems, expanding supplier selection criteria, and improving facilities and the quality of Human Resources. ST strategy includes routinely conducting market research and improving service quality and Human Resources. WT's strategy is to conduct market research for innovations and improve the quality of human resources by conducting training. The marketing strategy recommendation based on the QSPM with the highest ranking is to regularly research market desires. The lowest rank is to innovate the right marketing strategy.
PERANCANGAN REVERSE FLOW PORTABLE FILTER PADA AKUARIUM Agus Huang; Agus Umar Ryadin; Andi Masakim
SIGMA TEKNIKA Vol 5, No 1 (2022): SIGMATEKNIKA, VOL. 5, N0. 1, JUNI 2022
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v5i1.4041

Abstract

AbstrakPerancangan ini bertujuan untuk membuat filter akuarium yang mudah perawatan dengan konsep aliran terbalik, dimana proses penyaringan mengaliran dari bawah ke atas berlawanan dengan gravitasi. Jadi kotoran akan mengendap di dasar wadah filter, dan kotoran pada media filter akan berkurang (usia pemakaian bertambah), maka perawatan atau pembersihan menjadi mudah dan selang waktu perawatan rutin bertambah.Penelitian yang dilakukan adalah mengamati hasil penyaringan, apakah kotoran yang tersaring sesuai rencana dan menganalisa persentase penurunan debit aliran filtrasi dengan aliran melawan gravitasi. Data hasil pengujian ini diperoleh dengan cara menghitung dan membandingkan jumlah debit air pada output filter tanpa media dan output filter dengan media filter.Hasil dari penyaringan air selama 2 jam di sebuah akuarium, terdapat sebagian kotoran mengendap pada dasar wadah filter dan terbukti konsep filter aliran terbalik berfungsi sesuai rencana. Dari 3 kali hasil pengambilan data, aliran filter tanpa media didapatkan debit aliran rata-rata 540 l/h dan aliran filter dengan media didapatkan debit aliran rata-rata 490 l/h. terjadi penurunan 9% pada debit filter aliran terbalik. Kata kunci: filter aliran terbalik, debit aliran, akuarium, media, kotoran AbstractThe design intent to make a low maintenance aquarium filter with the reverse flow concept, where the filtration process flows from bottom to top against the gravity. So the dirt will settle in the bottom of the filter container, and the impurities on the filter media will decrease (the increases of filter media lifespan), the maintenance or cleaning becomes easy and the increase of range on regular maintenance.The research is to observe the results of filtration, whether the filtrate is filter according to plan and analyze the percentage of flow rate reduction when filtration flow against gravity. The result of the test base on the calculation and comparison between the filter output without the media and filter output with media.The result of water filtering for 2 hours in an aquarium, there is some dirt settles down on the bottom of the filter container and proved the concept of reverse flow filter works according to plan. Results from 3 times of data obtained, the filter flow without media got the average flow rate of 540 l/h and the filter flow with the media got an average flow rate of 490 l/h. There are 9% decrease in the reverse flow filter discharge. Keywords: reverse flow filter, flow rate, aquarium, media, dirt
EFEK PENGGUNAAN LIMBAH TERUMBU KARANG PADA KOMPOSIT BETON Fauzan Fauzan; Herlina Suciati
SIGMA TEKNIKA Vol 5, No 1 (2022): SIGMATEKNIKA, VOL. 5, N0. 1, JUNI 2022
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v5i1.3968

Abstract

Perkembangan populasi diindonesia cukup pesat, dimana tingkat pembangunan terus dituntut untuk bisa menghadapai berbagai permasalahan terutama untuk perkembangan pembangunan pada daerah pesisir kepulauan yang cukup sulit dalam pengadaan material. Banyak cara digunakan agar mempercepat pembangunan ini salah satunya menggunakan sumber daya alam yang ada disekitarnya, salah satunya adalah penggunaan limbah terumbu karang, dimana banyak dijumpai pada daerah kepulauan terpencil seperti di kepulauan anambas, terumbu karang memiliki fisik yang sangat cocok dipakai sebagai agregat kasar pada campuran komposit beton. Untuk itu peneliti melakukan penelitian dan menganalisa kekuatan beton dengan menggunakan material terumbu karang tersebut. Material terumbu karang yang digunakan adalah material terumbu karang mati yang terdampar di sekitar kepulauan Kabupaten Kepulauan Anambas, sebagai pengganti agregat kasar (kerikil). Terumbu karang akan di pecah sehingga memiliki ukuran + 20 mm, sesuai dengan ukuran agregat kasar (kerikil) pada umumnya. Untuk uji kuat tekan beton, benda uji akan dibuat dalam kubus yang berukuran 150 mm x 150 mm x 150 mm (SNI 03-2834-2000) yang dites pada hari ke 7, 14, 21 dan 28 hari.Setelah melakukan penelitian dan benda uji sampai pada usia 28 hari, hasil penelitian penggunaan terumbu arang sebagai agregat kasar menurunkan kuat tekan beton sebesar 62,34% (11.3Mpa) dibanding dengan beton yang menggunakan agregat kerikil.
PERANCANGAN SYSTEM MONITORY PEMAKAIAN AIR PDAM MENGGUNAKAN MEDIA KOMUNIKASI IOT (INTERNET OF THINGS) Rahmad Naroi; Reza Nandika; Endang Susanti
SIGMA TEKNIKA Vol 5, No 1 (2022): SIGMATEKNIKA, VOL. 5, N0. 1, JUNI 2022
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v5i1.4070

Abstract

Air adalah unsur yang sangat dibutuhkan oleh semua mahluk hidup dimuka bumi ini, PDAM adalah salah satu Perusahaan daerah air minum milik daerah yang bergerak dalam distribusi air bersih bagi masyarakat umum. Penggunaan air pada pelanggan masih manual dengan mengecek kerumah-rumah pelanggan setiap bulannya. Untuk itu penulis merancang alat system monitory penggunaan air PDAM dengan menggunakan media komunikasi IoT (Internet of Things), dari alat ini kita bisa mengetahui pemakaian air pada pelanggan secara real time yang dapat diakses dari jaringan internet. Alat ini terdiri dari sensor flow meter yang akan mengukur pemakaian debit air yang mengalir pada pipa yang dikontrol oleh mikrokontroler nodemcu dan ditampilkan pada LCD yang bisa diakses melalui smartphone android dengan menggunakan aplikasi thingspeak.
PENGGUNAAN KAPUR CALSIUM CARBONATE (CaCO3) SEBAGAI PENGGANTI FILLER TERHADAP KARAKTERIKTIK MARSHALL PADA CAMPURAN ASPAL Ac-bC Novi Putriyanti; Nadia Khaira Ardi
SIGMA TEKNIKA Vol 2, No 2 (2019): Sigma Teknika, VOL.2 NO.2, November 2019
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v2i2.3649

Abstract

Kadar variasi kapur yang digunakan  sebesar 0%, 0,5%, 1%, 1,5% dan 2% dengan variasi kadar aspal 4.5%, 5%, 6%, 6.5%   dan campuran filler campuran yang memenuhi  standart  Umum Bina Marga 2010 revisi 3 yaitu pada nilai kadar kapur 0%, 0.5% dan maksimal 1% dengan  stabilitas paling tinggi dari kadar kapur 1% sebesar 1046 kg, kelelehan (Flow) 3.0 mm, marshall quotient (MQ)  312 kg/mm, rongga terisi aspal (VFB) 75.3%, rongga dalam campuran (VIM) 3.6%  dan rongga dalam agregat (VMA) 14.77 %.
PENERAPAN SEVEN TOOLS UNTUK MENGIDENTIFIKASI KADAR LIMBAH CAIR (POME) DI PERUSAHAAN KELAPA SAWIT Dimas Akmarul Putera; Abdul Rahim Matondang; Meilita Tryana Sembiring; Aulia Agung Dermawan
SIGMA TEKNIKA Vol 5, No 1 (2022): SIGMATEKNIKA, VOL. 5, N0. 1, JUNI 2022
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v5i1.4165

Abstract

Tanaman kelapa sawit (Elaeis guinensis, Jacq) dikenal sebagai tanaman primadona oleh perusahaan maupun pe-tani saat ini. Indonesia merupakan negara dengan industri kelapa sawit terbesar di dunia. Limbah cair pabrik kelapa sawit adalah limbah cair yang berminyak dan tidak beracun, hasil pengolahan minyak sawit. Seiring dengan peningkatan produktivitas kelapa sawit, maka akan diikuti juga peningkatan limbah yang dihasilkan. Setiap pabrik kelapa sawit membuang limbah cair yang dikenal Palm Oil Mill Effluent (POME). Permasalahan limbah menjadi hal yang sangat penting untuk segera diatasi karena kerugian yang ditimbulkan tidaklah sedikit, Jika kadar limbah hasil produksi perusahaan melebihi parameter yang sudah ditentukan perusahaan dapat dikenakan sanksi pencemaran lingkungan. Menghindari melebihnya kadar limbah cair POME maka dilakukan penelitian untuk memperbaiki kadar limbah cair dengan melakukan identifikasi terhadap kadar limbah cair (POME) dengan metode Seven Tools.
KUALITAS TAMAN KOTA SEBAGAI RUANG PUBLIK DI KOTA TANJUNGPINANG BERDASARKAN PERSEPSI PENGGUNA (STUDI KASUS: TAMAN LAMAN BOENDA) I Gusti Ngurah Anom Gunawan; Hendro Murtionoama; Stivani Ayuning Suwarlan
SIGMA TEKNIKA Vol 5, No 1 (2022): SIGMATEKNIKA, VOL. 5, N0. 1, JUNI 2022
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v5i1.3890

Abstract

Taman kota merupakan salah satu bagian dari ruang terbuka hijau publik yang memiliki berbagai aktivitas. Taman kota sebagai ruang publik perkotaan dapat dikatakan memenuhi kualitas apabila mencapai kelayakan terhadap beberapa kriteria: pelayanan pengguna/pengunjung, tingkat aktivitas pengguna, tingkat kebermaknaan serta kemudahan akses. Kota Tanjungpinang memiliki beberapa taman kota dengan jumlah pengunjung yang berbeda beda. Persepsi pengguna taman kota adalah salah satu cara untuk mengetahui kualitas taman kota di Kota Tanjungpinang supaya dapat dipergunakan secara maksimal. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas taman kota yang berfungsi sebagai ruang publik di Kota Tanjungpinang berdasarkan persepsi penggunanya. Dalam Penelitian ini menggunakan metode skoring dengan pendekatan kuantitatif, sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah eksplanatif. Berdasarkan kriteria dari taman kota, digunakan sebagai studi kasus penelitian ini yaitu Taman Laman Boenda. Sampel dari peneliian ini adalah pengguna taman. Data yang diperoleh dengan menggunakan kuisioner yang diisi oleh pengguna taman. Analisis setiap kriteria kualitas taman akan dilakukan dengan menggunakan tabel distribusi frekuensi untuk mengetahui modus dari kategori jawaban setiap variabel. Pada akhir analisis dilakukan skoring supaya mengetahui tingkat kualitas taman kota Laman Boenda. Hasil dari  analisis akan  menunjukkan bahwa elemen taman kota dengan kondisi yang  cukup  meliputi kenyamanan pengguna, tingkat aktivitas, tingkat kebermaknaan, kemudahan akses, sehingga kualitas taman  kota di Tanjungpinang berdasarkan persepsi pengguna yaitu Taman Laman Boenda  berada pada kondisi cukup. Berdasarkan kajian teori, isu, serta hasil analisis terkait taman kota, maka diperoleh hasil bahwa kualitas taman kota di Kota Tanjungpinang dalam kondisi cukup.
PERMASALAHAN SUMBER DAYA AIR DALAM PENGELOLAAN DAERAH IRIGASI SANGKIR GARAGAHAN Evince Oktarina
SIGMA TEKNIKA Vol 5, No 1 (2022): SIGMATEKNIKA, VOL. 5, N0. 1, JUNI 2022
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v5i1.3893

Abstract

Daerah Irigasi Sangkir Garagahan Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat merupakan Irigasi teknis Kewenangan Provinsi berada pada Wilayah Pengamat II UPTD, Balai Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Barat, dengan luas areal sawah yang dialiri ± 1.151 Ha. Daerah Irigasi ini memiliki satu bendung, 23 bangunan bagi dengan panjang saluran primer 2542 mdan panjang saluran sekunder 14.792 m. Wilayah  pelayanan D.I Sangkir terdiri dari 3 nagari yaitu nagari Garagahan memiliki luas sawah 415 Ha, nagari Kampuang Tangah memiliki luas sawah 136 Hadan nagari Manggopoh  memiliki luas sawah  100 Ha, yang berada di Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam.  Permasalahan yang terjadi di lapangan adalah kurangnya sosialisasi serta aturan-aturan dari dinas, yang berakibat sulitnya pemahaman bagi masyarakat terhadap perilaku pengambilan air, digunakan sebagai keramba ikan, WC umum, tempat pembuangan sampah berakibat kurangnya kesediaan air di daerah hilir yaitu nagari Kampung Tangah dan Manggopoh. Dengan adanya pengambilan air ini maka berdampak   pada debit air yang masuk ke nagari Kampung Tangah dan Manggopoh menjadi berkurang yang mengakibatkan fungsi bendung menjadi tidak maksimal. Selain itu permasalahan lain yang harus ditanggulangi seperti kerusakan lingkungan akibat berbagai aktifitas, konversi sawah dalam skala luas menjadi perkebunan jagung. Permasalahan sumber daya air memang sulit untuk dihilangkan, namun dapat diminimalkan. Untuk meminimalkan masalah sumber daya air, dewasa ini dilakukan pengelolaan terpadu sumber daya air. Pengelolaan sumberdaya air terpadu (Integrated Water Resources Management/IWRM) saat ini merupakan paradigma dominan untuk pengelolaan air di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Dengan mengetahui permasalahan sumber daya air dalam pengelolaan terpadu  melalui pemetaan dinamika permasalahan sumber daya air, maka dapat dibuat konsep awal pengelolaan terpadu daerah irigasi Sangkir Garagahan, yang hasilnya dapat dikembangkan guna pengelolaan secara menyeluruh pada daerah  irigasi Sangkir  agar potensi yang ada dapat dimaksimalkan dan permasalahan yang ada dapat diminimalkan, dengan demikian dapat bermanfaat bagi masyarakat Daerah Irigasi Sangkir Garagahan.
PERANCANGAN CHARGING BATERAI PADA SEPEDA LISTRIK FAKULTAS TEKNIK MENGGUNAKAN TENAGA SURYA Anton Viantika; Joyandri Simamora
SIGMA TEKNIKA Vol 5, No 1 (2022): SIGMATEKNIKA, VOL. 5, N0. 1, JUNI 2022
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v5i1.3903

Abstract

Matahari adalah sumber energi terbesar di bumi. Sehingga banyak dimanfaatkan sebagai energi alternatif karena energi dari matahari tidak akan pernah habis. Panas matahari bisa dimanfaatkan untuk energi alternatif, seperti menggunakan panel surya sebagi pengubah energi matahari menjadi energi listrik. Perkembangan ini salah satunya bisa diwujudkan dalam bidang transportasi seperti sepeda listrik. Sepeda listrik adalah sebuah alat transportasi yang ramah lingkungan, didesain untuk mengurangi emisi dari kendaraan bahan bakar minyak dan hemat listrik serta dapat digunakan untuk sarana rekreasi, fitness dan olahraga lainnya. Daya motor penggerak pada Sepeda Listrik ini sebesar 100 Watt, dengan tegangan kerja 24 Volt. Baterai yang terpasang adalah 2 x 12 V 36 AH dan menggunakan charger dengan kapasitas 10A pada mode 24 Volt. Kemudian performa Sepeda Listrik ini ditambah dengan solar panel (100Wp) yang dipasang di tutup atas kendaraan juga akan dilakukan penambahan charger portable guna lebih mengefektifkan pengoperasian Sepeda Listrik, salah satunya dengan sistem pengisian baterai menggunakan inverter.
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUKSI BATU KUMBUNG MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS (Studi Kasus : CV. Salsabilah Group) Muhammad Wahdan Syifa Aunillah; Mohammad Dian Kurniawan; Hidayat Hidayat
SIGMA TEKNIKA Vol 5, No 1 (2022): SIGMATEKNIKA, VOL. 5, N0. 1, JUNI 2022
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v5i1.4202

Abstract

CV. Salsabilah Group merupakan perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur pembuatan batu kumbung. Dalam melakukan pengendalian kualitas produksi batu kumbung di CV. Salsabilah Group masih terbilang jelek, dibuktikan dengan banyaknya produk cacat yang akan mengurangi kepercyaan konsumen. Untuk mengurang cacat produk perusahaan harus melakukan pengendalian kualitas. Pengendalian kualitas merupakan tindakan yang sangat penting yang harus dilakukan oleh perusahaan guna menjaga kualitas produk agar produk yang dihasilakan sesuai dengan standart kualitas perusahaan. Penelitian ini dilakukan untuk membantu perusahaan dalam melakukan pengendaian kualitas untuk mengurang cacat produksi batu kumbung. Untuk menyelesaikan masalah dalam penelitian ini menggunakan metode seven tools, metode ini memiliki 7 alat dalam pengendalian kualitas yaitu Check Sheet, Flow Chart, Control Chart, Cause and Effect Diagram, Pareto Diagram, Histogram, Scatter Diagram. Dari analisis menggunakan seven tools ditemukan cacat produksi batu kumbung yaitu retak sebanyak 8.667, porositas sebanyak 7.597 dan pecah sebanyak 5.331. Cacat retak adalah jenis cacat yang paling dominan. Dari hasil penelitian ini diketahui lima faktor penyebab kecacatan dan yang paling dominan adalah faktor mesin disebabkan karena kurangnya perawatan dan gergaji bengkok dan perusahaan harus selalu melakukan pemeliharaan mesin agar beroperasi secara maksimal.