cover
Contact Name
Dr. Ika Lestari, M.Si
Contact Email
parameter@unj.ac.id
Phone
+6281289862526
Journal Mail Official
parameter@unj.ac.id
Editorial Address
Jl. Rawamangun Muka, Jakarta Timur
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Parameter
ISSN : 0216261X     EISSN : 26209519     DOI : 10.21009
Core Subject : Education, Social,
Journal of Parameter is an academic journal publishing researches related to education and instruction. Parameter also welcomes new applications of learning approaches that will help stakeholders worldwide. The official language of the journal is Indonesia, and we also accept articles in English
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 27 No 2 (2015): Parameter" : 10 Documents clear
PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGAPADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Hariadi, Hariadi
Parameter Vol 27 No 2 (2015): Parameter
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (905.335 KB) | DOI: 10.21009/parameter.272.01

Abstract

Abstract: Character education is an efforts that is designed and implemented systematically to embedded the values ​​of learner behaviour associated with the God, ourselves, human beings, the environment, and nationality embodied in thoughts, attitudes, feelings, speaking , and actions based on religious norms, laws, manners, culture, and customs. Physical Education and Sport (PENJASOR) is essentially a Education processes that utilizes physical activity (motion) to produced a holistic change in individual quality, like on physical, mental, and emotional. Physical education treated the children as a unified whole, total creature, rather than just think of it as someone who separated physical quality and mental. Through the Penjasor learning process is a medium that is considered very precise and powerful in Established of a system of values ​​and character. That aka materialized when given stimulus as early as possible in accordance with the laws of child development.
PENGEMBANGAN MODEL BAHAN AJAR BAHASA INGGRIS UNTUK PROGRAM EKSTRAKURIKULER DI SEKOLAH DASAR Pujiati, Hanip; Aisah, Aisah
Parameter Vol 27 No 2 (2015): Parameter
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.303 KB) | DOI: 10.21009/parameter.272.02

Abstract

Abstract: The objective of this research was to develop a English learning material model for an Extracurricular Program in Elementary Schools. A Research and Development methodology was used involving the following steps: analyzing students’ and teachers’ needs, evaluating the existing learning materials, designing a new learning materials, validating the learning materials by experts, revising learning materials, trying out the learning materials, and revising learning materials. It was found that the existing learning materials were not appropriate for the students’ characteristics and were not organised in a systematic way. Students and teachers indicated that they appreciated enjoyable English language learning materials such as songs, stories and games. Based on these findings a new model for developing materials was developed for Extracurricular English Program in Elementary Schools.
PENGARUH PENDIDIKAN PRASEKOLAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS I SEKOLAH DASAR Hakim, Aceng Lukmanul
Parameter Vol 27 No 2 (2015): Parameter
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.723 KB) | DOI: 10.21009/parameter.272.03

Abstract

Abstract: The students of elementary school, who were from kindergarten have shown up a significant performant performance compared to those who were not, especially in the first class. According to percentage of comparison for Tangerang Major in intellectual aspect is 86,31: 71,38; psychomotor, value and attitude is 72,99: 49,45. whereas Tangerang City in intellectual aspect is 90,07: 70,95; psychomotor, value and attitude is 74,44: 60,65. The statistic for Tangerang Major in intellectual aspect showed to > tt0,05, or is equal 3,06 > 2,2; psychomotor, value and attitude showed to > tt0,05, or 2,39 > 2,2. Whereas the questionnaire for headmaster and the teacher's first class is 61,25: 73,33. Abstrak: Siswa SD yang pernah mengenyam pendidikan TK menunjukkan kinerja yang lebih signifikan dibandingkan dengan yang tidak, terutama siswa di kelas satu. Adapaun persentase perbandingan di Kabupaten Tangerang dalam aspek intelektual menunjukan 86,31:71,38; nilai psikomotor dan sikap menunjukan 72,99:49,45. Sedangkan untuk Kota Tangerang pada aspek intelektual menunjukan 90,07:70,95; dan psikomotor nilai dan sikap menunjukan 74,44:60,65. Statistik untuk Kabupaten Tangerang dalam aspek intelektual menunjukkan bahwa to>tt0,05, atau 3,06>2,2; nilai psikomotor dan sikap menunjukkan to>tt0,05, atau 2,39>2,2. Sedangkan berdasarkan kuesioner kepala sekolah dan guru kelas satu, diperoleh perbandingan 61,25:73,33.
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM PEMBELAJARAN MELALUI PELATIHAN BERBASIS CONTEXTUAL LEARNING DI SEKOLAH INKLUSIF Winarsih, Murni
Parameter Vol 27 No 2 (2015): Parameter
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.401 KB) | DOI: 10.21009/parameter.272.04

Abstract

Abstract: This study aims at producing a set of contextual-learning based training package for teachers of inclusive school to teach hearing impaired students. Background of the development’s training package are not available the training about hearing impairment’s instructional yet, and needs of teacher with the absence of particular instructional competency for hearing impaired students in an inclusive school. Borg and Gall’s Research and Development methods were employed in this study followed with an Instructional Development Model (MPI) to develop the package.This study results in the production of a set of contextual-learning-based training package for teachers to teach hearing impaired students, it includes the design of training, user’s guide for instructure and participant, 4 modules accompanied with a soft-copy (CD) of training materials that have been tested the effectivity, efficiency, and feasibility. The research resulting some of implication and recommendation. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan satu set paket pelatihan berbasis pembelajaran kontekstual bagi guru sekolah inklusif untuk mengajar siswa yang terganggu pendengarannya. Latar belakang dari paket pelatihan pengembangan ini tidak tersedia pelatihan tentang gangguan pendengaran ini instruksional belum, dan kebutuhan guru dengan tidak adanya kompetensi pembelajaran tertentu untuk mendengar siswa terganggu pada sekolah inklusif. Borg dan Gall Penelitian dan Pengembangan metode yang digunakan dalam penelitian ini diikuti dengan Pengembangan Model Instruksional (MPI) untuk mengembangkan hasil penelitian package.This dalam produksi satu set paket pelatihan berbasis kontekstual-learning bagi guru untuk mengajar siswa terganggu mendengar , itu termasuk desain pelatihan, buku petunjuk untuk instruktur dan peserta, 4 modul disertai dengan soft-copy (CD) dari materi pelatihan yang telah diuji efektivitas, efisiensi, dan kelayakan. Penelitian dihasilkan beberapa implikasi dan rekomendasi.
KECENDERUNGAN GAYA BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN Suhardjono, Suhardjono
Parameter Vol 27 No 2 (2015): Parameter
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.109 KB) | DOI: 10.21009/parameter.272.05

Abstract

Abstract: this research aims to know the various learning style that was adopted by student of Building techniques Education, and to know the tendency learning style student of Building techniques Education. The sample chose as random with using technical Election stratified with sample presentation which taken every strata is Sam. The research result about the tendency student learning style accodring to David kolb show the average scores High to lob is Diverger type (62,5%); accomodator type (25,96%); Converger type (6,73%); and Assimilator type (4,81%). On the other hand, student learning style according De Porter & Hernacki show average scores from High to lob is Kinestetic (45,19%); Visual (43,27%); and auditorial (11,54%) Abstrak: Penelitian bertujuan untuk mengetahui berbagai gaya belajar yang dianut oleh maha-siswa Pendidikan Teknik Bangunan, serta mengetahui kecenderungan gaya belajar mahasiswa Pendidikan Teknik Bangunan. Sampel dipilih secara random dengan menggunakan teknik pemilihan berstrata dengan prosentase sampel yang diambil pada tiap strata adalah sama. Hasil penelitian tentang kecenderungan gaya belajar mahasiswa menurut David Kolb menunjukkan ha-sil rata-rata dari besar ke kecil adalah tipe Diverger (62,5%); tipe Accomodator (25,96%); tipe Con-verger (6,73%); dan tipe Assimilator (4,81%). Sementara gaya belajar mahasiswa menurut De Porter & Hernacki menunjukkan hasil rata-rata dari besar ke kecil adalah Kinestetik (45,19%); Visual (43,27%); dan Auditorial (11,54%).
PENGEMBANGAN MODEL KONSELING KARIR BERBASIS MEDIA FILM ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI KARIR PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR Siwabessy, Louise
Parameter Vol 27 No 2 (2015): Parameter
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/parameter.272.06

Abstract

Abstract: The main aims during the three-year study is to produce counseling model based on animation film MAKSaD media that effective for improving the career competence of students in elementary school (SD). The specific objective of the study was to get: (1) model of animated film career ready MAKSaD media tested is limited; (2) model of media animated film career MAKSaD to improve the competence of elementary school students career test results are ready to be tested is limited diperluar; and (3) scientific articles published in national or international journals. Research methods of research and development (Research and Development). The research sample for validation MAKSaD media animated film career is an expert guidance and counseling, information and communication technology experts and practitioners (elementary class teacher). Collecting data using medium quality instruments. Data were analyzed using descriptive statistics Mean. Results of this research are the validation resultan by BK experts, ICT specialists and primary class teachers to media careers animated films in general are in very good category with a mean score of 3.6 (the expert ICT) and 3.4 (practitioners / teachers grade SD) on a scale 1-4. Abstrak: Tujuan utama penelitian selama tiga tahun adalah menghasilkan model konseling berbasis media film animasi MAKSaD yang efektif untuk meningkatkan kompetensi karier peserta didik di Sekolah Dasar (SD). Tujuan khusus penelitian tahun kedua adalah mendapatkan: (1) model media film animasi karier MAKSaD yang siap diuji coba terbatas; (2) model media film animasi karier MAKSaD untuk meningkatkan kompetensi karier peserta didik SD hasil uji coba terbatas yang siap diuji coba diperluar; dan (3) artikel ilmiah yang dimuat di jurnal nasional atau internasional. Penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan (research and Development). Sampel penelitian untuk validasi media film animasi karir MAKSaD adalah pakar bimbingan dan konseling, pakar teknologi informasi dan komunikasi, dan praktisi (guru kelas SD). Pengumpulan data menggunakan instrumen kualitas media. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif berupa rerata. Hasil penelitian yaitu hasil validasi pakar BK, pakar TIK, dan guru kelas SD terhadap media film animasi karir secara umum berada pada kategori sangat baik dengan rerata skor 3,6 (pakar TIK) dan 3,4 (praktisi/ guru kelas SD) pada skala 1-4.
PENGARUH PENGEMBANGAN KARIR, IKLIM ORGANISASI, DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP PROFESIONALITAS KARYAWAN UNIVERSITAS NEGERI Suti, Marus
Parameter Vol 27 No 2 (2015): Parameter
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (659.43 KB) | DOI: 10.21009/parameter.272.07

Abstract

Abstract: The staff’s professionalism is assumed to be affected by the variation their career Development, organizational climate and their job satisfaction. The aim of the experimental study reported here was to test the hypothesis. The causal study was conducted in Makassar State University, from June to October 2009, involving a sample of 120, which had been selected from the overall 566 staff members of the university, by using the simple random sampling technique. Data of each variabel were collected through a survey and analysed descriptively and inferentially through the path analysis. Results show direct and positive effects of career development and organisational climate, respectively, on their job satisfaction. Result alto show indirect effects of the staff’s career development on the professionalism through job satisfaction, and of organizational climate on the staff’s career development, job satisfaction, and their perception of the organizational climate in the strategis Plan of Makassar State University to improve profesional human resource. Abstrak: Keprofesioanalan staf diasumsikan dapat dipengaruhi oleh variasi pengembangan karier mereka, iklim organisasi, dan kepuasan kerja merak. Tujuan dari penelitian eksperimen ini adalah untuk menguji hipotesis. Penelitian ini dilaksanakan di Universitas Negeri Makassar, dari bulan Juni hingga Oktober 2009, yang melibatkan 120 sampel, yang dipilih dari 566 anggota staf Universitas, dengan menggunakan teknik simple random sampling. Data dari masing-masing variabel dikumpulkan melalyi survey dan analisis secara deskriptif dan inferensial melalui path analysis. Hasil menunjukkan secara langsung dan positif pengaruh dari pengembangan karier dan iklim organisasi pada pengembangan karier staf, kepuasan kerja, dan persepsi mereka terhadap iklim organisasi dalam rencana strategis dai Universutitas Negeri Makassar untuk meningkatkan sumber manusia yang profesional.
PENGARUH MODEL EVALUASI LAYANAN DASAR BERORIENTASI AKUNTABILITAS TERHADAP PENINGKATAN AKUNTABILITAS GURU BK SMP Aip Badrujaman; Furqon Furqon; Syamsu Yusuf; Suherman Suherman
PARAMETER: Jurnal Pendidikan Universitas Negeri Jakarta Vol 27 No 2 (2015): Parameter
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.668 KB) | DOI: 10.21009/parameter.272.08

Abstract

Abstract: This study aims to test the effectiveness of effect evaluation model of basic services oriented towards increasing the accountability of teacher accountability BK SMPN East Jakarta in organizing basic services. The research used a quantitative approach with a true research methods experiment with design waiting-list post-test only control group design. The study was conducted in East Jakarta to take the research subject teacher BK East Jakarta SMPN determined randomly as many as 37 people, divided in 17 experimental group and 16 control group. The determination of the group members using random (random assignment). The research instrument used is the scale of accountability in the review of the principal, homeroom, as well as students. Hypothesis testing is done using a technique Anacova by controlling the variables attitude towards the evaluation of basic services. The contribution of evaluation skills and attitudes towards evaluation through correlation analysis. The results showed empirically, basic service-oriented evaluation model was not able to improve the accountability of all components of the accountability of teachers BK SMPN East Jakarta in organizing basic services. Only one component of the increased accountability that is an explanation of the basic service. Variable skills to evaluate basic services make a major contribution to the implementation of the model MELDBA, while attitudes toward the evaluation does not really give contribution on MELDBA model implementation. Abstrak: Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas pengaruh model evaluasi layanan dasar berorientasi akuntabilitas terhadap peningkatan akuntabilitas guru BK SMPN Jakarta Timur dalam menyelenggarakan layanan dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian true eksperiment dengan desain waiting-list post-test only control group design. Penelitian dilakukan Jakarta Timur dengan mengambil subjek penelitian yakni guru BK SMPN Jakarta Timur yang ditentukan secara random sebanyak 37 orang yang terbagi pada 17 kelompok eksperimen dan 16 kelompok kontrol. Penentuan anggota kelompok menggunakan random (random assignment). Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala akuntabilitas dalam tinjauan kepala sekolah, wali kelas, serta siswa. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan teknik ANAKOVA dengan mengontrol variabel sikap terhadap evaluasi layanan dasar. kontribusi variabel keterampilan evaluasi dan sikap terhadap evaluasi dilakukan melalui analisis korelasi. Hasil penelitian menunjukkan secara empirik, model evaluasi layanan dasar berorientasi akuntabilitas tidak mampu meningkatkan seluruh komponen akuntabilitas guru BK SMPN Jakarta Timur dalam menyelenggarakan layanan dasar. Hanya satu komponen akuntabilitas yang meningkat yaitu penjelasan mengenai layanan dasar. Variabel keterampilan melakukan evaluasi layanan dasar memberikan kontribusi besar terhadap implementasi model MELDBA, sedangkan sikap terhadap evaluasi tidak terlalu memberikan konrtibusi pada implementasi model MELDBA.
PEMBELAJARAN DAN PEMEROLEHAN BAHASA ARAB DI PONDOK MODERN GONTOR DI DARUL MA’RIFAT GURAH KEDIRI JATIM Jubaidah, Siti
Parameter Vol 27 No 2 (2015): Parameter
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.937 KB) | DOI: 10.21009/parameter.272.09

Abstract

Abstrak: penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman dan gambaran mendalam tentang pembelajaran dan pemerolehan bahasa Arab di pondok modern Gontor III. Penelitian ini dilaksanakan di pondok modern Gontor III Darul Ma’rifat Gurah Kediri Jatim dan dilaksanakan selama kurang lebih 1 tahun, sejak Agustus 2013 sampai dengan Juli 2014. Pembelajaran dan pemerolehan bahasa Arab di pondok modern Gontor III dapat dikatakan baik karena budaya lingkungand an kegiatan kebahasaan yang ada di sana seperti adanya laboratorium bahasa alami berupa lingkungan wajib berbahasa pondok baik berupa bahasa Arab selama seminggu (Al-Usbu’al-Araby) dan bahasa Inggris (Al-Usbu’ al- Injilizy) dengan didukung oleh disiplin berbahasa yang ketat. Hasil penelitian ini secara teoritik berguna untuk pengembangan ilmu pendidikan khususnya pengajaran Bahasa Arab, sebagai masukan bagi Pondok Modern Gontor III Darul Ma’rifat, khususnya dalam mengembangkn pola pembelajaran bahasa Arab dan sebagai acuan bagi pesantren maupun lembaga pendidikan lain yang ingin membekali materi-materi acuan bagi pesantren maupun lembaga pendidikan lain yang ingin membekali materi-materi dan skill kebahasa-Araban santrinya, pesantren yang menggunakan metode pembelajaran bahasa Arab yang efektif dapat dijadikan rujukan dan menjadi salah satu penunjang dalam pengajaran bahasa Arab di pesantren itu sendiri dan dunia perguruan tinggi terutama bagi UNJ, UIN, IAIN, STAIN dan universitas-universitas lainnya yang mutu input mahasiswa dan out put lulusannya sangat bertumpu pada mutu dari lulusan lembaga pesantren.
PENERAPAN PROGRAM REMEDIAL DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Mutmainah, Mutmainah; Irnidayanti, Yulia; Puspitaningrum, Rini
Parameter Vol 27 No 2 (2015): Parameter
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.823 KB) | DOI: 10.21009/parameter.272.10

Abstract

Abstract: Remedial learning can improve learning achievement of learners so as to achieve a minimum completeness criteria specified. Remedial learning is learning to be a good therapeutic or cured, from the difficulty to master certain competencies expected in learning. Remedial education in Indonesia is regulated by the Ministry of Education. This study was conducted to determine the feasibility remedial procedure, performed senior high school biology teacher in Bekasi, based Juknis made by the Education Ministry, 2010. The method used is descriptive method, with survey techniques. The result showed that, the implementation of remedial highly dependent on the condition of each school. School conditions were observed in this study can be grouped into three grade, namely grade A, B and C. The procedure implementation of remedial in senior high school Bekasi, not in accordance with the National Education Ministry, but only one school. The few things that have not been appropriate including instructional time, remedial test questions do not test any indicator incomplete, remedial tests given before students follow a remedial learning, relearning not use different methods and media. Abstrak: Pembelajaran remedial dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik sehingga mencapai kriteria ketuntasan minimal yang ditentukan. Pembelajaran remedial adalah belajar untuk menjadi baik terapeutik atau sembuh, dari kesulitan untuk menguasai kompetensi tertentu diharapkan dalam pembelajaran. Perbaikan pendidikan di Indonesia diatur oleh Departemen Pendidikan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kelayakan prosedur perbaikan, dilakukan guru biologi SMA di Bekasi, Juknis berdasarkan dibuat oleh Departemen Pendidikan, 2010. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, dengan teknik survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pelaksanaan perbaikan sangat tergantung pada kondisi masing-masing sekolah. Kondisi sekolah yang diamati dalam penelitian ini dapat dikelompokkan menjadi tiga kelas, yaitu kelas A, B dan C. Pelaksanaan Prosedur perbaikan di SMA Bekasi, tidak sesuai dengan Departemen Pendidikan Nasional, tetapi hanya satu sekolah. Beberapa hal yang belum sesuai termasuk waktu pembelajaran, pertanyaan tes remedial tidak menguji setiap indikator yang tidak lengkap, tes remedial diberikan sebelum siswa mengikuti pembelajaran remedial, belajar kembali tidak menggunakan metode dan media yang berbeda.

Page 1 of 1 | Total Record : 10