cover
Contact Name
Dr. Ika Lestari, M.Si
Contact Email
parameter@unj.ac.id
Phone
+6281289862526
Journal Mail Official
parameter@unj.ac.id
Editorial Address
Jl. Rawamangun Muka, Jakarta Timur
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Parameter
ISSN : 0216261X     EISSN : 26209519     DOI : 10.21009
Core Subject : Education, Social,
Journal of Parameter is an academic journal publishing researches related to education and instruction. Parameter also welcomes new applications of learning approaches that will help stakeholders worldwide. The official language of the journal is Indonesia, and we also accept articles in English
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 29 No 2 (2017): Parameter" : 10 Documents clear
MEMBANGUN KONSEP BERTAHAP DANMODEL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI SEKOLAH MENEGAH ATAS Hasyim, Adelina
Parameter Vol 29 No 2 (2017): Parameter
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1286.151 KB) | DOI: 10.21009/parameter.292.01

Abstract

The leanring model of civic edition, developed to enhance students active participation in learning is “Building Concept Staged”which is a modification of the concept attainment model, and investigation groups. Based on the draft modifications to the model, the model of learning that enable students designed the scenario as follows: 1) Preliminary Activities (2) The presentation of data, 3) achievement of concept testing, (4) Implementation of strategic thinking, (5) Finding a problematic situation, (6) exploration and investigation, and (7) Analysis of progress and determination of the position. Abstrak Model pembelajaran pendidikan kewarganegaraan (PKn) yang dikembangkan untuk meningkatkan partisipasi belajar siswa secara aktif adalah “Membangun Konsep Bertahap”yang merupakan modifikasi dari model pencapaian konsep, dan investigasi kelompok. Berdasarkan rancangan modifikasi model, maka model pembelajaran yang mengaktifkan siswa dirancang dengan scenario sebagai berikut: 1) Kegiatan pendahuluan (2) Penyajian data; (3) Pengetesan ketercapaian konsep; (4) Penerapan strategi berpikir; (5)Menemukan situasi bermaslaah; (6) Eksplorasi dan investigasi; dan (7) Analisis kemajuan dan penetapan posisi.
IMPLEMENTASI PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASI MASLAAH YANG MEMANFAATKAN SUMBER BELAJAR AUTENTIK PADA PELAJARAN MATEMATIKA SD Talib, Ahmad
Parameter Vol 29 No 2 (2017): Parameter
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.13 KB) | DOI: 10.21009/parameter.292.02

Abstract

This research is development research Development procedure that used in this research is Thiagarajan model or four D model Data analysis describe the result as: (1) Teachers ability level (degree) in managing learning process by using problem based learning that make use of authentic learning source involve in high category, it means teachers’ performance can be maintained, (2) Teacher can guide grop for working and studying, (3) Commonly, student gives positive response towards learning device that used, (4) learning device of mathematics problem based models making use of authentic learning source make student more active in learning process, and (5) The average score students achieved on the achievement test is 78.06 from ideal score 100 with standard deviation 20.92. Where 25 from 31 students or 80.64% fulfilled individual completeness showing that classical completeness achieved. Abstrak Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Reseacrh and Development). Prosedur pengembangan digunakan dalam penelitian ini adalah model Thiagarajan atau model 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Analisis data menggambarkan hasil sebagai berikut: (1) tingkat kemampuan guru dalam mengelola prses pembelajaran dengan menggunakan perangkat pembelajaran berbasis masalah yang memanfaatkan sumber belajar autentik termasuk dalam kategori tinggi, artinya penampilan guru dapat dipertahankan; (2) guru dapat membimbing kelompok untuk bekerja dan belajar; (3) pada umumnya siswa memberikan respon yang positif terhadap perangkat pembelajaran yang digunakan; (4) perangkat pembelajaran Matematika model berbasis masalah yang memanfaatkan sumber belajar autentik menjadikan siswa lebih aktif dalam proses pembelajaran; dan (5) skor rata-rata yang diperoleh siswa pada test hasil hasil belajar adalah 78,06 dan skor ideal 100 dengan standar deviasi 20,92. Di mana 25 dari 31 siswa atau 80,64% memenuhi ketuntasan individu yang menunjukkan bahwa ketuntasan klasikal tercapai
MODEL PENDIDIKAN INKLUSIF UNTUK SISWA TUNAGRAHITA DI SEKOLAH DASAR Supena, Asep
Parameter Vol 29 No 2 (2017): Parameter
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.133 KB) | DOI: 10.21009/parameter.292.03

Abstract

The research aims to produce a model’s implementation of inclusive education for students who are syndromic Mental Retardation in elementary school. Research conducted by the method of research and development (R&D). The research has produced two major findings: (1) a description of the facts and issues of implementation for inclusive education for students who are Syndromic Mental Retardation in elementary school today.; (2) konsep pelaksanaan model pendidikan inklusif bagi siswa tunagrahita di sekolah dasar. The resulted models include 5 main products (1) general guidelines for the implementation of inclusive education, (2) model of curriculum and learning, (3) model lesson plans, (4) evaluation model, (5) syllabus’ lessons in elementary school that have been modified for students who are Syndromic Mental Retardation Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan implementasi model tentang pendidikan inklusif bagi siswa yang Tunagrahita di sekolah dasar (SD). Penelitian dilakukan dengan metode penelitian dan pengembangan (R & D). Penelitian ini menghasilkan dua temuan utama, yaitnu (1) deskripsi fakta dan isu-isu implementasi pendidikan inklusif bagi siswa tunagrahita di sekolah dasar saat ini; (2) konsep pelaksanaan model pendidikan inklusif bagi siswa yang Tunagrahita di sekolah dasar. Model hasil meliputi 5 produk utama: (a) panduan umum untuk pelaksanaan pendidikan inklusif, (b) model kurikulum dan pembelajaran, rencana Model (c) pelajaran, (d) model evaluasi, pelajaran (e) silabus 'di sekolah dasar yang telah dimodifikasi bagi siswa yang Tunagrahita.
ANAK USIA 6 TAHUN HARUS BISA MENENUN Kesepakatan Adat Suku Sabu dan Stimulasi Perkembangan Anak Usia Dini Bunga, Beatriks N
Parameter Vol 29 No 2 (2017): Parameter
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (857.676 KB) | DOI: 10.21009/parameter.292.04

Abstract

This research explains about local agreement and how the relationship with stimulation of Development for early Children. This research results show woman/mother in the Sabu tribe always bring the Children and involved them on simple working. There ari 8 steps on weave which have a relation with stimulation of Children Development like spin cotton into yarn, ta war’ru wang’gu, ta mane, ta tali wangg’gu, ta hab’bu, introduction of evaporation concept with Sun and windu, ta hap’pu, dan ke’jeri. Abstrak studi ini menjelaskan tentang kesepakatan loal dan bagaimana hubungannya dengan stimulasi perkembangan anak usia dini. hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan/ ibu suku Sabu selalu membawa anaknya dan melibatkan mereka dalam pekerjaan sederhana. ada delapan tahap dalam menenun yang memiliki hubungan dengan stimulasi perkembangan anak, yaitu proses memintal kapas menjadi benang, ta war'ru wang'gu, ta mane, ta ali wangg'gu, ta hab'bu, pengenalan konsep penguapan dengan matahari dan angin ta hap'pu dan ke'jeri
PENGARUH SARANA PRASARANA AKADEMIK, KUALITAS MENGAJAR DOSEN, ATMOSFER AKADEMIK, DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA Arafah, Khairudin
Parameter Vol 29 No 2 (2017): Parameter
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.107 KB) | DOI: 10.21009/parameter.292.05

Abstract

This research aims to know the effect of acedemic infrastruktur for lecturer qualities in teaching, Academic infrastruktur for academic atmosphere, academic infrastruktur for student motivation in learning, lecturer quality in teaching for academic atmosphere, lecturer quality in teaching for student achievement in learning, and motivation in study for student achievement in learning. For achieving those aims, we observed 51 students which is choose by simple random. The results of this research showed that academic infrastruktur give positif impact for lecturer quality in teaching Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengtahui pengaruh sarana prasarana akademik terhadap kualitas mengajar dosen, sarana prasarana akademik terhadap atmosfer akademik, sarana prasarana akademik terhadap motivasi belajar mahasiswa, atmosfir akademik terhadap motivasi belajar mahasiswa, kualitas mengajar dosen terhadap atmosfer akademik, kualitas mengajar dosen terha-dap prestasi belajar mahasiswa, dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa. Untuk mencapai tujuan tersebut, telah dilakukan survey kepada 51 orang mahasiswa yang diambil se-cara acak sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarana prasarana akademik berpengaruh langsung positif terhadap kualitas mengajar dosen
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN BERBASIS SEKOLAH DALAM PENINGKATAN MUTU SEKOLAH DASAR DI KOTA BEKASI Karnati, Neti
Parameter Vol 29 No 2 (2017): Parameter
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.766 KB) | DOI: 10.21009/parameter.292.06

Abstract

The research aims to analyze the implementation of Educator and Education Personnel Management School-Based in improving the quality of Elementary School in the district of North Bekasi.Bekasi City. Quantitative research approach and survey research method. Place of study at State Elementary School in District of North Bekasi. The number of research population is 49 public Elementary School and 35 research samples of public elementary school. The results of the research are: (a) Implementation in the planning needs of Educators and education personnel has been very good, because, as many as 26 schools (74%) are very good, 7 schools (20%) good and 2 schools (6%) enough. (b) Implementation in organizing Educators and Education Personnel Public elementary school has been very good because as many as 23 schools (66%) very good, 12 schools (34%) good. (c) Implementation in the development and development of Primary School Educators and Education Personnel has been very good because, as many as 28 schools (80%) very good, 7 schools (20%). (d) Implementation in the supervision and performance assessment of School Educators and Education Personnel has been very good, because as many as 30 schools (86%) very good, 5 schools (24%) good. (e) Implementation in Dismissal of Primary School Teachers and Education Personnel is good because, as many as 8 schools (23%) very good, 23 schools (65%) good and 4 schools (12%) enough The implication of this research is that the Implementation of Educator and Education Personnel Management public elementary schools that have been very good need to be maintained. The good implementation of Educators and Education Personnel Management can improve their performance increases. The performance of educators and education personnel is expected to improve the quality of education in primary schools. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Manajemen Pendidik dan Kependidikan Berbasis Sekolah dalam meningkatkan mutu Sekolah Dasar di Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi. Pendekatan penelitian kuantitatif dan metode penelitian survei. Tempat studi di Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Bekasi Utara. Jumlah populasi penelitian adalah 49 siswa SD dan 35 sampel penelitian sekolah dasar negeri. Hasil penelitian tersebut adalah: (a) Implementasi dalam perencanaan kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan sudah sangat baik, karena sebanyak 26 sekolah (74%) sangat baik, 7 sekolah (20%) baik dan 2 sekolah (6%) cukup baik. (b) Pelaksanaan pengorganisasian pendidik dan tenaga kependidikan sekolah dasar negeri sudah sangat baik karena sebanyak 23 sekolah (66%) sangat baik, 12 sekolah (34%) baik. (c) Implementasi dalam pengembangan dan pengembangan Pendidik Sekolah Dasar dan Tenaga Kependidikan sudah sangat baik karena, sebanyak 28 sekolah (80%) sangat baik, 7 sekolah (20%) baik. (d) Implementasi dalam supervisi dan penilaian kinerja Pendidik Sekolah dan Tenaga Kependidikan sudah sangat baik, karena sebanyak 30 sekolah (86%) sangat baik, 5 sekolah (24%) baik. (e) Pelaksanaan pemberhentian guru sekolah dasar dan tenaga kependidikan baik karena sebanyak 8 sekolah (23%) memiliki kategori sangat baik, 23 sekolah (65%) baik dan 4 sekolah (12%) cukup . Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa implementasi Manajemen Pendidik dan Kependidikan Sekolah Dasar Negeri yang selama ini sangat dibutuhkan harus dijaga. Penerapan Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang baik dapat meningkatkan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan. Kinerja pendidik dan tenaga kependidikan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar.
KEARIFAN LOKAL KABANTI UNTUK MASYARAKAT BUTON (PENELITIAN ANALISIS KONTEN) Sahlan, Sahlan
Parameter Vol 29 No 2 (2017): Parameter
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.793 KB) | DOI: 10.21009/parameter.292.07

Abstract

The aims of this research is to describe the local wisdom in Kabanti for people of Buton. In order to describe the matter, the researcher Ude through five informan and three Kabanties written by Haji Abdulu Ganiyyu as the source of data. The data were collected using observation, interview, and documentation techniques. The data validity were varified using triangulation method through theoretical and logical information. The data were analyzed using content analysis, hermeneutic and semiotic. The research conclude the general illustration of kabanti looks like Poe that apart of them be sang by the people of Buton. Kabanti containing the values of local wisdom in for aspects. The first aspect, the live vision of the people of Buton is based on religous value namenly the relation of human being with Allah SWT, the relation of human being with human being, and the relation of human being with the nature. The Second, norma or law aspect of the people of Buton have values; Obey to regulation, fair attitude, to take the honorable to the human being and always Control themselves. The Third aspect, social aspect of the people of Buton have the values; Love, Care, take the honorable Beach other and respect. The Fourth, the culture aspect of the people of Buton have the values, sincerity, tolerance, togetherness all. Therefore, local wisdom in kabanto of Buton society has implications for the insight Development and student implementation in learning Education character. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kearifan lokal Kabanti untuk masyarakat Buton. Untuk mendeskripsikan materi ini, peneliti Ude melalui 5 informan dan 3 orang penulis Kabanti oleh Haji ABdulu Ganiyyu sebagai sumber data. Data dikumpulkan menggunakan observasi, wawancara, dan teknik dokumentasi. data validitas menggunakan metode triangulasi melalui teori dan informasi logis. Data dianalisis menggunakan analisis konten, hermeneutic and semiotic. Peneliti menyimpulkan ilustrasi umum dari Kabanti seperti puisi bahwa bagian mereka adalah lagu masyarakat Buton. Kabanti yang berisi nilai-nilai kearifan lokal dalam beberapa aspek. Aspek pertama, visi kehidupan masyarakat Buton didasarkan nilai religius yang mengutamakan hubungan manusia dengan Allah SWT, hubungan manusia dengan manusia, dan hubungan manusia dengan alam. Kedua, norma atau aspek hukum masyarakat Buton memiliki nilai yaitu: patuh pada peraturan, sikap adil, menghormati manusia dan selalu mengkontrol diri mereka. Aspek ketiga, aspek sosial masyarakat Buton memiliki beberapa nilai yaitu: Cinta, peduli dan saling menghormati. Keempat, aspek budaya masyarakat Buton memiliki beberapa nilai, kasih sayang, toleransi, dan kebersamaan. Oleh karena itu kearifan lokal Kabanti masyarakat Buton memiliki implikasi untuk perkembangan pengetahuan dan penerapan pendidikan karakter untuk siswa
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BAHASA ARAB TINGKAT SEKOLAH DASAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA ARAB SISWA Tajuddin, Shafruddin
Parameter Vol 29 No 2 (2017): Parameter
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (832.216 KB) | DOI: 10.21009/parameter.292.08

Abstract

This research aims to formulate strategies and appropriate care in learning the Arabic language at primary school level to produce Arabic Learning Model in SD that can be used as a Standard system, both in public primary schools and Islamic primary schools. The research was carried out by the analytic descriptive method. The results indicate that the model of Arabic language learning is going on today in the basic education level, their performance does not have the following characteristics. Therefore, the development of Arabic language learning model in basic education to improve Arabic language skills of students, teaching performance should be good synergy between the embodiment of all characteristics of language learning. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi yang cermat dan tepat dalam pembelajaran bahasa Arab pada tingkat Sekolah dasar dengan menghasilkan Model Pembelajaran Bahasa Arab di SD yang dapat digunakan sebagai sistem yang Standard, baik di Sekolah dasar Negeri maupun Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode deskriptif analitik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran bahasa Arab saat ini telah diaplikasikan di pendidikan tingkat sekolah dasar, namun performanya masih tidak mencakup karakteristik yang diharapkan. Oleh karena itu, pengembangan model pembelajaran bahasa Arab dalam pendidikan dasar untuk meningkatkan kemampuan bahasa Arab siswa, kinerja pengajarannya harus memiliki sinergi yang baik antara perwujudan dari semua karakteristik pembelajaran bahasa.
PEMAHAMAN GURU TERHADAP PESERTA DIDIK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH DASAR INKLUSIF WILAYAH KEPULAUAN SERIBU Komariyah, Siti Nurul; Bagarkorowati, Riana; Lianty, Leliana
Parameter Vol 29 No 2 (2017): Parameter
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.454 KB) | DOI: 10.21009/parameter.292.09

Abstract

This study aims to empirical related understanding to update the data they think of students with special needs in primary schools inclusive kepulauan seribu. Sample of the research is teachers SDN 01 panggang island, teachers of SDN 02 panggang island and teachers sdn 03 panggang island Kepulauan Seribu some 50 people. This approach in this study used a quantitative approach with the descriptive. Data collection in this research using survey by the questionnaire as an instrument used to collect data from respondents.Study was conducted in SDN inclusive in Kepulauan Seribu. The research results show that they think of understanding students with special needs in sdn inclusive kepulauan seribu has not been spread evenly .This can be seen from the acquisition a score respondents a whole that a lot of teachers who are already proficient in ideal and have a score above the limit those teachers ( 72 % ) . But there is some of the teachers did not understand school tuition berkebutuhan special and have a score under the ideal the 14 teachers ( 28 % ).Based on the results of that research shows that understanding teachers for participants students special berkebutuhan in primary schools inclusive kepulauan seribu has not been spread evenly, so this might impact on the implementation of the teaching and learning done that school tuition berkebutuhan special not fully served well Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data empirik terkait pemahaman guru terhadap peserta didik berkebutuhan khusus di SD Inklusif wilayah Kepulauan Seribu. Sampel dalam penelitian ini adalah guru SDN 01 Pulau Panggang, guru SDN 02 Pulau Panggang dan guru SDN 03 Pulau Panggang Kepulauan Seribu sebanyak 50 orang. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan survei dengan kuesioner sebagai alat yang digunakan untuk mengumpulkan data dari responden. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Inklusif di Kepulauan Seribu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru terhadap peserta didik berkebutuhan khusus di SDN Inklusif wilayah Kepulauan Seribu belum merata. Hal ini dapat dilihat dari pemerolehan skor responden keseluruhan bahwa banyak guru yang sudah memahami dan memiliki skor diatas batas ideal yaitu sebanyak 36 orang guru (72%). Namun ada beberapa guru yang belum memahami peserta didik berkebutuhan khusus dan memiliki skor dibawah batas ideal sebanyak 14 orang guru (28%). Berdasarkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa pemahaman guru terhadap peserta didik berkebutuhan khusus di SD Inklusif wilayah Kepulauan Seribu belum merata, maka hal ini berdampak pada pelaksanaan belajar mengajar yang dilakukan bahwa peserta didik berkebutuhan khusus belum sepenuhnya terlayani dengan baik.
PERMAINAN POLYDRON DALAM PROSES PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Yuliati, Siti Rohmi; Siregar, Rosinar; Sari, Rina Permata
Parameter Vol 29 No 2 (2017): Parameter
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/parameter.292.10

Abstract

The purpose of this research is to increase the learning process of Mathematic on second grade by using Polydron Game. The result shows the signs of: (1) Students’s Behaviour Change on Mathematic learning process, (2) Students’s Result of the learning process was not familiar with the game method for the learning, (3) Teachers’s creativity implementation using Polydron game method has been appropriate and on satisfying level. Based on the results, it can be concluded that students are excited with Polydron game as geometry learning method, but the conventional method must be kept so that the students’ learning result will be better. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan proses belajar Matematika pada kelas II dengan menggunakan permainan Polydron. Hasil penelitian menunjukkan hal sebagai berikut: (1) Perubahan Perilaku Siswa pada proses pembelajaran Matematika,(2) Hasil proses belajar menunjukkan bahwa dalam pembelajaran siswa tidak akrab dengan metode game, (3) kreativitas Guru menggunakan metode Polydron permainan telah sesuai dan memuaskan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa siswa sangat antusias dengan permainan Polydron pada metode pembelajaran geometri. Tetapi metode konvensional tetap harus dijaga sehingga hasil belajar siswa akan menjadi lebih baik.

Page 1 of 1 | Total Record : 10