cover
Contact Name
Durinda Puspitasari
Contact Email
jpap@unesa.ac.id
Phone
+6282318003366
Journal Mail Official
jpap@unesa.ac.id
Editorial Address
Gedung G1 lt. 2 Ruang Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Surabaya Kampus Ketintang Surabaya 60231 Telp. (031) 8285362/8299945 Fax. (031) 8293416
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP)
ISSN : -     EISSN : 23389621     DOI : https://doi.org/10.26740/jpap.v10n1
Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP) e ISSN 2338-9621 diterbitkan Universitas Negeri Surabaya bekerjasama dengan Asosiasi Sarjana dan Praktisi Administrasi Perkantoran Indonesia (ASPAPI). Jurnal ini menerbitkan hasil penelitian yang berkaitan dengan pengajaran dan pembelajaran Pendidikan Administrasi Perkantoran dan bidang studi Ilmu Administrasi Perkantoran yang dilakukan di Sekolah Menengah Kejuruan, lembaga pendidikan tinggi, dunia usaha dan industri terutama yang berkaitan dengan pengajaran dan pembelajaran manajemen kantor, manajemen arsip, sistem manajemen kualitas, komunikasi kantor, manajemen sumber daya manusia, sistem informasi manajemen, dan perilaku organisasi pendidikan.
Articles 135 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X OTKP PADA MATA PELAJARAN KORESPONDENSI DI SMK YASMU GRESIK MAZIDAH, SITI; PUSPASARI, DURINDA
Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP) Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran problem based learning (PBL) terhadap hasil belajar siswa dan perbedaan hasil belajar yang menggunakan model pembelajaran problerm based learning (PBL) dengan yang tidak menggunakan model pembelajaran problem based learning (PBL) kelas X OTKP pada Mata Pelajaran Korespondensi SMK YASMU Gresik. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen kuasi yang berbentuk nonequivalent control group design. Subjek yang digunakan adalah kelas X OTKP 1 yang menjadi kelas eksperimen dan X OTKP 2 menjadi kelas kontrol dan objek penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran problem based learning pada Mata Pelajaran Korespondensi. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, tes, observasi. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan lembar hasil belajar. Teknik analisis data menggunakan uji homogenitas, uji normalitas, analisis gain score, dan uji t (hipotesis). Hasil penelitian menujukkan rata-rata pretest kelas eksperimen 58,80 dan kelas kontrol 61; nilai rata-rata posttest kelas eksperimen 87,40 dan kelas kontrol 80,80 ; sedangkan gain score kelas eksperimen 28,60 dan kelas kontrol 19,80. Uji-t posttest menunjukkan thitung sebesar 5,013, dan ttabel sebesar 2,011 dengan taraf signifikansi ,000 (0,00). Hasil ini dapat diartikan t-test < 0,05 yaitu 0,00 < 0,05 dan thitung (5,013) > ttabel (2,011). Untuk hasil uji-t gain score menunjukkan thitung sebesar 3,935, dan ttabel sebesar 2,011 dengan taraf signifikansi ,000 (0,00). Hasil ini dapat diartikan bahwa t-test < 0,05 yaitu 0,00 < 0,05 dan thitung (3,935) > ttabel (2,011), sehingga menolak Ho dan menerima Ha yang berarti bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang menggunakan model pembelajaran problerm based learning (PBL) dengan yang tidak menggunakan model pembelajaran problem based learning (PBL) kelas X OTKP Pada Mata Pelajaran Korespondensi SMK YASMU Gresik.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN CARA BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMBLAJARAN SARANA DAN PRASARANA KELAS XI APK 3 SMK NEGERI 1 SURABAYA RICHY CAHYA PUTRA, MOCH.; SRI WULANDARI, SITI
Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP) Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN CARA BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN SARANA DAN PRASARANA KELAS XI APK 3 SMK NEGERI 1 SURABAYA Nama : Moch Richy Cahya Putra NIM : 13080314058 Program Studi : S1 Pendidikan Ekonomi Jurusan : Pendidikan Administrasi Perkantoran Fakultas : Ekonomi Institusi : Universitas Negeri Surabaya Pembimbing : Siti Sri Wulandari, S.Pd., M.Pd Pembelajaran berbasis masalah dapat digunakan untuk meningkatkan cara berfikir yang lebih tinggi dalam situasi yang berorientasi pada masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas siswa dalam penerapan problem based learning (PBL) dan kemampuan berfikir kritis siswa pada mata pelajaran sarana dan prasarana kelas APK 3 XI di SMKN 1 Surabaya.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek dari penelitian ini adalah Kelas APK 3 XI SMK Negeri 1 Surabaya yang terdiri dari 32 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru dalam penerapan problem based learning ada peningkatan antara siklus I dan siklus II, dari 55% menjadi 78% atau meningkat 29,48%. Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran Sarana dan Prasarana dengan kenaikan presentase menjadi 88%. Kemampuan berpikir kritis siswa mengalami peningkatan menjadi 81% (kritis). Kata Kunci: Problem Based Learning, Berfikir Kritis, Penelitian Tindakan Kelas.
PENGEMBANGAN BUKU AJAR OTOMATISASI TATA KELOLA KEPEGAWAIAN BERBASIS PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS XI OTKP DI SMKN MOJOAGUNG DWI CAHYATI, ENDAH; ELIZABETH R, MEYLIA
Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP) Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan buku ajar otomatisasi tata kelola kepegawaian berbasis pendekatan kontekstual pada siswa kelas XI Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran di SMKN Mojoagung, kelayakan buku ajar otomatisasi tata kelola kepegawaian berbasis pendekatan konteksual pada siswa kelas XI Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran di SMKN Mojoagung dan respon siswa terhadap buku ajar tata kelola kepegawaian berbasis pendekatan kontekstual pada siswa kelas XI Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran di SMKN Mojoagung. Metode yang digunakan yaitu R&D dengan model pengembangan yaitu mengacu pada model pengembangan 4-D dari Thiagarajan yang berupa empat tahap yaitu; pendefinisian, perancangan, pengembangan dan penyebaran, namun penelitian ini dibatasi pada tahap pengembangan saja. Subjek dalam penelitian ini adalah 20 siswa kelas XI Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran 1 di SMKN Mojoagung. Instrumen dan analisis data dalam penelitian ini menggunakan lembar telaah dan lembar validasi dari ahli materi, ahli bahasa dan ahli kegrafikan serta lembar angket respon siswa. Hasil dari pengembangan buku ajar otomatisasi tata kelola kepegawaian berbasis pendekatan kontekstual sudah sesuai dengan silabus kurikulum 2013 revisi 2017, serta validasi menunjukkan bahwa tingkat kelayakan isi pada buku ajar otomatisasi tata kelola kepegawaian sebesar 88,1%, kelayakan penyajian sebesar 91,1%, kelayakan bahasa sebesar 85,7% dan kelayakan kegrafikan sebesar 94,0%. Total keseluruhan kelayakan pada buku ajar otomatisasi tata kelola kepegawaian sebesar 89,73% dengan kriteria interpretasi sangat kuat. Respon siswa kelas XI Otomatisasi dan tata kelola perkantoran di SMKN Mojoagung terhadap buku ajar otomatisasi tata kelola kepegawaian menunjukkan hasil rata-rata skor pengembangan buku ajar otomatisasi kelola kepegawaian sebesar 92,00% dengan kriteria interpretasi sangat kuat. Kata Kunci: Pengembangan Buku Ajar, Pendekatan Kontekstual, Otomatisasi Tata Kelola Kepegawaian, 4D Abstract This development research aims to find out the development of staffing management automation textbooks based on a contextual approach in class XI Automation and Office Management in Mojoagung Vocational School, the feasibility of contextual based employee governance automation textbooks for class XI Automation and Office Management in Vocational Schools Mojoagung and student responses to staffing governance textbooks based on a contextual approach to class XI Automation and Office Management in Mojoagung Vocational School. The method used is R & D with a development model that refers to the 4-D development model of Thiagarajan in the form of four stages, namely; defining, designing, developing and distributing, but this research is limited to the development stage. The subjects in this study were 20 students of class XI Automation and Office Management 1 in Mojoagung Vocational School. The instruments and data analysis in this study used a review sheet and validation sheet from material experts, linguists and graphic experts as well as student response questionnaire sheets. The results of the development of a textbook management automation textbook based on a contextual approach are in accordance with the 2017 revised curriculum syllabus 2017, and validation shows that the level of content eligibility in staffing automation governance textbooks is 88.1%, 91.1% feasibility, feasibility language is 85.7% and graphic feasibility is 94.0%. The total overall feasibility of the employee governance automation textbook is 89.73% with very strong interpretation criteria. The response of class XI Automation and office governance in Mojoagung Vocational School to the employee governance automation textbook shows the average score of the development of staff management automation textbooks at 92.00% with very strong interpretation criteria. Keyword: Development of Textbooks, Contextual Approach, Automation of Staffing Governance,4D
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS PORTOFOLIO MATA PELAJARAN ADMINISTRASI SARANA DAN PRASARANA KELAS XI APK SEMESTER 2 DI SMK KETINTANG SURABAYA HARRY YUANITA, ULFA; ELIZABETH R, MEYLIA
Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP) Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan modul yang telah dikembangkan, kelayakan modul, serta respons siswa terhadap modul yang telah dikembangkan. Subyek penelitian adalah 20 siswa kelas XI APK di SMK Ketintang Surabaya. Jenis penelitian pengembangan menggunakan R&D dengan model pengembangan 4D. Pengembangan 4D terdiri dari tahapan penelitian yaitu: pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Adapun instrument dan analisis data penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi ahli materi, lembar validasi ahli bahasa dan angket respon siswa. Hasil pengembangan modul pembelajaran berbasis portofolio mata pelajaran administrasi sarana dan prasarana setelah dikembangkan, pada aspek komponen isi materi dalam modul telah diperbaiki sesuai dengan silabus. Kelayakan modul pembelajaran berbasis portofolio mata pelajaran administrasi sarana dan prasarana memperoleh validasi ahli materi memperoleh persentase 88,42% dengan kriteria sangat kuat dan hasil validasi ahli bahasa memperoleh presentase sebesar 100% dengan kriteria sangat kuat, Sehingga dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran berbasis portofolio layak digunakan dalam proses pembelajaran. Respons siswa kelas XI APK di SMK Ketintang Surabaya terhadap modul pembelajaran berbasis portofolio mata pelajaran administrasi sarana dan prasarana menunjukkan persentase sebesar 86,46% dengan kategori sangat kuat, hal ini berarti modul sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran dan mampu memotivasi siswa dalam proses pembelajaran secara mandiri. Kata kunci: Modul Pembelajaran, portofolio, dan Administrasi Sarana dan PrasaranaThe aims of the research are to determine the developed module development, determine the feasibility of the module, and students response to the module that have been developed. The subject of research is 20 students of XI APK in SMK Ketintang Surabaya. Type of research development using R&D with 4D Development model. 4D development consist of the stages of research are: define, design, development, and dissemination. The research instrument used in this research is matterial expert of validation sheet, language expert of validation sheet and students questionnare response sheet. The results of the development of portfolio-based learning modules are administration of facilities and infrastructure after being developed, in terms of the component aspects the content of the material in the module has been improved according to the syllabus. Feasibility of portfolio-based learning modules subject to facilities and infrastructure administration the percentage result of matter expert is 88,42% with very strong criteria and percentage result of language expert is 100%, with very strong criteria. The result that module of portfolio based learning can be the learning process. Result of students response of class XI APK at SMK Ketintang Surabaya to portfolio-based learning modules in the administration of facilities and infrastructure shows a percentage of 86.46% with a very strong category, this means that the module is very suitable for use in the learning process and able to motivate students in the learning process independent Keywords: Learning Module, Portfolio, Administration of Facilities And Infrastructure
PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS KONTEKSTUAL PADA MATA PELAJARAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN KELAS XII SEMESTER GASAL DI SMK NEGERI 2 TUBAN LIANA RIZKI, AMAY; ELIZABETH R, MEYLIA
Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP) Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian pengembangan ini yaitu untuk mengetahui 1) Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) berbasis kontekstual mata pelajaran Administrasi Kepegawaian kelas XII semester gasal yang telah dikembangkan; 2) kelayakan LKPD dilihat dari hasil validasi oleh ahli materi, ahli grafik, dan ahli bahasa; 3) respon peserta didik berdasarkan LKPD yang telah dikembangkan. Proses pengembangan yang digunakan pada penelitian ini adalah model pengembangan 4D dari Thiagarajan dkk., yang telah disesuaikan dengan kebutuhan dan tanpa melalui tahap disseminate. Penelitian ini dilakukan uji coba terbatas pada 20 peserta didik kelas XII APK 4 di SMK Negeri 2 Tuban. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar angket uji telaah, lembar angket uji validasi, dan lembar respon peserta didik. Teknik analisis data pada uji telaah adalah deskriptif kualitatif, sedangkan pada uji validasi dan uji coba terbatas menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan sesuai dengan silabus kurikulum 2013 edisi revisi 2017 dengan menggunakan pendekatan kontekstual. LKPD dinyatakan layak oleh ahli materi, ahli grafik, dan ahli bahasa dengan rata-rata skor keseluruhan sebesar 86.6%. LKPD juga dinyatakan layak pada tahap uji coba terbatas yang dilakukan pada 20 peserta didik kelas XII APK 4 SMK Negeri 2 Tuban dengan memperoleh skor sebesar 90.1%.Kata Kunci: Lembar Kegiatan Peserta Didik, pendekatan kontekstual, model pengembangan 4D
PENGEMBANGAN BUKU AJAR PADA MATA PELAJARAN KEARSIPAN BERBASIS KURIKULUM 2013 KELAS X OTKP 1 DI SMK NEGERI 2 KEDIRI AMBARWATI, FITRIA
Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP) Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pengembangan buku ajar, mengukur kelayakan buku ajar, dan respon peserta didik terhadap buku ajar Mata Pelajaran Kearsipan berbasis kurikulum 2013 kelas X OTKP 1 di SMK Negeri 2 Kediri yang telah dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan 4D, yaitu: pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Subjek penelitian berjumlah 20 peserta didik kelas X OTKP 1 di SMK Negeri 2 Kediri dan objek penelitian ini adalah Pengembangan Buku Ajar pada Mata Pelajaran Kearsipan Berbasis Kurikulum 2013. Instrument lembar validasi materi, bahasa, grafik, dan respon peserta didik diadaptasi dari BNSP tahun 2014 dengan skala penilaian menggunakan skala likert, serta teknik analisis data yang digunakan adalah analisis validasi ahli materi, bahasa, grafik, dan respon peserta didik. Hasil penelitian terhadap kelayakan buku ajar menunjukan validasi dari ahli materi memperoleh persentase sebesar 92,00% dengan interpretasi sangat kuat, validasi dari ahli bahasa memperoleh persentase sebesar 88,57% dengan interpretasi sangat kuat, validasi dari ahli grafik memperoleh persentase sebesar 90,00% dengan interpretasi sangat kuat. Total keseluruhan hasil dari para ahli adalah 90,19% dengan interpretasi sangat kuat. Berdasarkan hasil uji coba terbatas buku ajar terhadap peserta didik diperoleh persentase sebesar 90,4% dengan interpretasi sangat kuat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa buku ajar Mata Pelajaran Kearsipan yang telah dikembangkan layak digunakan di kelas X OTKP 1 SMK Negeri 2 Kediri. Kata Kunci: Pengembangan, Buku Ajar, Kearsipan
PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS SCIENTIFIC APPROACH PADA MATA PELAJARAN OTOMATISASI DAN TATA KELOLA KEPEGAWAIAN SEMESTER GENAP KELAS XI DI SMK NEGERI 2 TUBAN WIDAYATI PUTRI, EKA; ELIZABETH R, MEYLIA
Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP) Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian pengembangan LKPD ini memiliki tujuan untuk: 1) mendeskripsikan hasil LKPD berbasis scientific approach yang sudah dikembangkan; 2) mendeskripsikan kelayakan LKPD berbasis scientific approach yang sudah dikembangkan; 3) mendeskripsikan respon peserta didik terhadap penerapan LKPD berbasis scientific approach yang sudah dikembangkan. Penelitian pengembangan ini menggunakan metode Research and Development. Penelitian pengembangan LKPD ini menggunakan model pengembangan 4-D dari Thiagarajan yang memiliki empat tahap pengembangan yang terdiri dari tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap penyebaran (disseminate). Penelitian ini dilakukan pada 20 peserta didik kelas XI OTKP 4 di SMK Negeri 2 Tuban. Hasil dari proses validasi menunjukkan bahwa jumlah keseluruhan kelayakan LKPD yaitu sebesar 82,5% dengan interprestasi sangat kuat. Uji coba yang dilakukan pada peserta didik menunjukkan rata-rata skor pengembangan LKPD sebesar 93,13% dengan interprestasi sangat kuat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penelitian pengembangan LKPD berbasis Scientific Approach pada Mata Pelajaran Otomatisasi Tata Kelola Kepegawaian Semester Genap di SMK Negeri 2 Tuban dinyatakan layak untuk digunakan sebagai bahan ajar.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS VIDEO ANIMASI STOP MOTION PADA KOMPETENSI DASAR MENDISTRIBUSIKAN SURAT/DOKUMEN KELAS XI AP SMK KETINTANG SURABAYA MEYCILIA EKA, RIZKY
Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP) Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajaran merupakan alat bantu yang digunakan oleh guru untuk menyampaikan materi kepada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengembangan Media dan Kelayakan Video Stop Motion sebagai media pembelajaran untuk siswa kelas XI AP SMK Ketintang Surabaya pada Kompetensi Dasar Mendistribusikan Surat/Dokumen. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model 4-D, yang meliputi tahapan yaitu pendefinisian, perencanaan, pengembangan, dan penyebaran. Penilaian kualitas hasil pengembangan media ini dilakukan oleh ahli materi dan ahli media. Subyek penelitian adalalah 20 siswa kelas XI AP 5 SMK Ketintang Surabaya. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar validasi media dam lembar angket respon siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) pengembangan media pembelajaran video animasi stop motion layak digunakan pada Kompetensi Dasar Mendistribusikan Surat/Dokumen kelas XI AP SMK Ketintang Surabaya; 2) kelayakan media dari ahli materi memperoleh persentase 91,65% dengan kategori sangat layak dan dari ahli media diperoleh presentase 94,29% dengan kategori sangat layak. Kata Kunci: Media pembelajaran, animasi stop motion dan model pengembangan 4-D
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN KORESPONDENSI PADA KD MENGANALISIS SURAT DINAS KELAS X OTKP SMKN 2 NGANJUK NOOR FUADI, AHMAD; SRI WULANDARI, SITI
Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP) Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN KORESPONDENSI PADA KD MENGANALISIS SURAT DINAS KELAS X OTKP SMKN 2 NGANJUK Nama : Ahmad Noor Fuadi NIM : 13080314076 Program Studi : S-1 Pendidikan Administrasi Perkantoran Jurusan : Pendidikan Ekonomi Fakultas : Ekonomi Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya Pembimbing : Siti Sri Wulandari, S.Pd., M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran korespondensi kompetensi dasar menganalisis surat dinas kelas X OTKP di SMK Negeri 2 Nganjuk. Jenis penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimen kuasi (quasi experimental design) dengan bentuk nonequivalent control group design. Subjek penelitian yang digunakan yaitu kelas X OTKP 2 sebagai kelas eksperimen sebanyak 34 siswa dan kelas X OTKP 3 sebagai kelas kontrol sebanyak 34 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah perangkat pembelajaran dan lembar tes. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi dan tes hasil belajar. Teknik analisis data menggunakan uji homogenitas, uji normalitas, analisis gain score dan uji t (hipotesis). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketuntasan belajar siswa pada kelas eksperimen dinyatakan tuntas 100% secara klasikal, sedangkan pada kelas kontrol dinyatakan tuntas 85% secara klasikal. Nilai rata-rata pretest kelas eksperimen adalah sebesar 54,56, sedangkan pada kelas kontrol adalah sebesar 56,47. Nilai rata-rata posttest kelas eksperimen adalah sebesar 85,00, sedangkan pada kelas kontrol adalah sebesar 80,56. Gain score atau selisih nilai rata-rata pretest dan posttest pada kelas eksperimen adalah sebesar 30,44, sedangkan pada kelas kontrol adalah sebesar 24,12. Berdasarkan hasil analisis uji t posttest, diperoleh thitung sebesar 2,597 dengan taraf signifikasi sebesar ,012. Sedangkan ttabel dicari dengan tabel distribusi pada taraf kepercayaan 95% (? = 5%, karena uji t bersifat dua sisi) dengan derajat kebebasan (df) sebesar 66, sehingga ttabel diketahui (0,05;66)=1,997. Mengacu pada perhitungan uji t diketahui bahwa t-test < 0,05 yaitu ,012 < 0,05 dan thitung (2,597) > ttabel (1,997) sehingga Ha diterima. Selain itu, berdasar hasil analisis uji t selisih (gainscore), diperoleh nilai thitung sebesar 2,455 dengan taraf signifikasi ,017. Sedangkan diketahui nilai ttabel sebesar 1,997 dengan taraf signifikasi 0,05. Dari perhitungan uji t tersebut maka dapat disimpulkan bahwa, H0 ditolak dan Ha diterima karena t-test < 0,05 yaitu ,017 < 0,05 dan thitung (2,455) > ttabel (1,997). Berdasar hasil perhitungan diatas, dapat disimpulkan bahwa Terdapat pengaruh hasil belajar siswa pada model Problem Based Learning terhadap hasil belajar Mata Pelajaran Korespondensi KD Menganalisis Surat Dinas di kelas X OTKP SMKN 2 Nganjuk. Kelas eksperimen yang menggunakan model Problem Based Learning memperoleh nilai yang lebih tinggi dari kelas kontrol yang menggunakan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab. Kata Kunci : Model Pembelajaran Problem Based Learning, Korespondensi, Hasil Belajar
PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS SCIENTIFIC APPROACH PADA MATA PELAJARAN OTOMATISASI DAN TATA KELOLA KEPEGAWAIAN SEMESTER GASAL KELAS XI DI SMKN 2 BUDURAN SIDOARJO ANJAR LUSTIN, SITI; ELIZABETH R, MEYLIA
Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP) Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pengembangan Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) berbasis scientific approach pada mata pelajaran Otomatisasi dan Tata Kelola Kepegawaian semester gasal untuk peserta didik kelas XI OTKP 2 SMKN 2 Buduran, menganalisis kelayakan LKPD yang dikembangkan, serta menganalisis respon peserta didik terhadap LKPD yang dikembangkan. Metode penelitian yaitu R&D dengan model pengembangan 4-D. Namun, penelitian dibatasi pada tahap pengembangan saja. Subjek penelitian validasi ahli terdiri dari ahli materi, ahli bahasa, dan ahli grafik serta uji coba terbatas pada 18 peserta didik kelas XI OTKP 2 SMKN 2 Buduran. Instrumen penelitian menggunakan lembar telaah ahli, lembar validasi ahli, serta lembar angket respon peserta didik. Analisis data telaah ahli dilakukan secara deskriptif kualitatif, sedangkan data validasi dan respon dianalisis secara kuantitatif dan diinterpretasikan ke dalam Skala Likert. Hasil penelitian LKPD berbasis scientific approach dikembangkan sesuai dengan silabus OTK Kepegawaian dan dikembangkan meggunakan model pengembangan 4-D. Hasil validasi ahli terhadap kelayakan LKPD menunjukkan bahwa komponen kelayakan isi memperoleh skor 84,4%, kelayakan penyajian 90,6%, kelayakan bahasa 95,7%, kelayakan kegrafikan 92%. Sehingga hasil keseluruhan validasi ahli adalah 90,7% dengan kriteria sangat kuat. Respon peserta didik memperoleh skor 82,7% dengan kriteria sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa LKPD yang telah dikembangkan layak dan siap digunakan sebagai perangkat pembelajaran.

Page 5 of 14 | Total Record : 135