cover
Contact Name
Dwi Septian Wijaya
Contact Email
admin@jurnalmedikahutama.com
Phone
+6281334291827
Journal Mail Official
admin@jurnalmedikahutama.com
Editorial Address
Jl. Gas Alam No. 59 Curug Cimanggis Depok
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Medika Hutama
ISSN : 27158039     EISSN : 27159728     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Medika Hutama adalah jurnal hasil penelitian, studi kasus, dan tinjauan pustaka di bidang Kesehatan dan Kedokteran
Articles 533 Documents
Pengkajian dan Manajemen Nyeri Pasien Sakit Kritis di Intensive Care Unit Dimas Kusnugroho Bonardo Pardede; Fadhil Mochtar
Jurnal Medika Hutama Vol. 5 No. 02 Januari (2024): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Pain is commonly found in critically ill patients admitted to intensive care unit (ICU). Inability of verbal communication due to disease, muscle relaxant, restraint or sedation and critical condition due to organ dysfunction are barriers in pain assessment and management which might increase the risk of underrated and undertreated pain thus increasing morbidity and mortality. Pain management in critically ill patients includes pain assessment using reliable instruments accompanied with adequate, evidence-based and multi-modal strategies incorporating both non-pharmacologic and pharmacologic treatment. Keywords : critical illness; ICU; pain
HUBUNGAN INTERVENSI PERILAKU DALAM UKGS TERHADAP PENGETAHUAN ANAK USIA SD DI KOTA BATU Tiara Putri Wahana
Jurnal Medika Hutama Vol. 5 No. 02 Januari (2024): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teeth of elementary school age children are more susceptible to caries and trauma. There is a need for promotive and preventive program to protect children's teeth, one of which is UKGS. Behavioral interventions in the UKGS can be a source of information that can increase the dental and oral health knowledge of elementary school age children. The aim of the research was to determine the relationship between behavioral interventions in the UKGS program on the dental and oral health knowledge of elementary school age children in Batu City. The design method is quantitative research with analytical descriptive survey. This research used a cross sectional approach with multistage sampling. Obtained 116 samples by collecting data through questionnaires. Results showed that behavioral interventions in the UKGS program were carried out occasionally at SD Al-Fattah Integral, routinely at SDN Pandanrejo 2, and often at SDN Tlekung 2. The level of knowledge was good at 61.2%, moderate at 25%, and poor at 13.8%. Kendall's Tau correlation test obtained a correlation coefficient of 0.519 with a significance of 0.000. The conclusion is that there is a significant relationship between behavioral interventions in the UKGS program and dental and oral health knowledge in elementary school age children in Batu City with a strong correlation.
POTENSI EKSTRAK DAUN JATI (Tectona grandis L.f.) SEBAGAI PEWARNA ALAMI PADA FORMULASI SEDIAAN LIPCREAM MENGGUNAKAN BASIS CASTOR OIL Mohammad Zaky Mohammad Zaky
Jurnal Medika Hutama Vol. 5 No. 02 Januari (2024): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun jati (Tectona grandis L.f.) memiliki pigmen antosianin yang menghasilkan warna merah alami yang dapat digunakan sebagai bahan pewarna pada kosmetik. Tujuan dari penelitan ini untuk mengetauhi apakah ekstrak etanol 96% daun jati dapat digunakan sebagai pewarna alami pada sediaan lipcream dan megetahui evaluasi fisik sediaan lipcream dari ekstrak daun jati. Penelitian ini dilakukan dengan membuat sediaan lipcream dengan memenfaatkan pewarna alami pada ekstrak daun jati. Ekstrak yang diperoleh dengan cara maserasi menggunakan etanol 96%. Kemudian diformulasikan menjadi sediaan lipcream dengan konsentrasi 0%, 5%, 7,5%, 10%, dan 12,5%. Evaluasi fisik yang dilakukan antara lain uji organoleptik, uji homogenitas, uji poles, uji viskositas, uji pH, uji daya sebar, evaluasi tipe krim, dan uji hedonik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula sediaan lipcream menggunakan ekstrak daun jati menghasilkan warna merah tua (RAL 2002) sampai merah kecoklatan (RAL 3003), beraroma khas, berbentuk semi solid, memiliki pH pada kisaran 4,6-5,9, viskositas pada kisaran 5218-12619 cPs, daya sebar pada kisaran 5 sampai 5,75 , mempunyai tipe krim jenis A/M, menghasilkan warna paling jelas yaitu pada formula 4 dengan konsentrasi 12,5%, uji homogenitas pada keempat formula menunjukan hasil yang homogen. Berdasarkan hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol 96% daun jati dapat diformulasikan menjadi sediaan lipcream yang baik Keywords: Daun jati; Antosianin; Lipcream
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEBERSIHAN DIRI PADA PASIEN PASCA STROKE: LITERATURE REVIEW Nada Nabila
Jurnal Medika Hutama Vol. 5 No. 02 Januari (2024): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke suatu penyakit defisit neurologis akut disebabkan oleh gangguan aliran darah berupa sumbatan atau pecahnya pembuluh darah di otak. Pasca terserang stroke menyisakan berbagai macam kerusakan fungsional yang berdampak pada keterbatasan fisik penderitanya. Akibatnya penderita stroke mengalami kesulitan dalam melakukan dan memenuhi kebutuhan dasar salah satunya kebersihan diri. Diperlukan bantuan dan dukungan keluarga yang berkesinambungan dalam hal tersebut. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kebersihan diri pasien pasca stroke. Metode: Metode yang digunakan adalah studi literature dimana diperoleh dari penelusuran artikel penelitian ilmiah sesuai dengan kriteria inklusi yaitu artikel dalam Bahasa Indonesia yang terbit dari rentang tahun 2016-2020 menggunakan Google Scholar & Semantic Scholar. Kata kunci yang digunakan adalah “Family Support”, “Personal Hygiene”dan “Post Stroke Patients”. Hasil: Terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan kebersihan diri pasien pasca stroke yang dijelaskan pada 2 artikel dengan hasil p value = <0,05. Kesimpulan: Dukungan keluarga sangat berpengaruh terhadap kebersihan diri pasien stroke, dimana keadaan fisiknya mengalami keterbatasan dan dalam hal ini perlu mendapatkan dukungan keluarga agar kebersihan diri terpenuhi dengan baik. Adanya dukungan keluarga yang baik maka kebersihan diri pasien pasca stroke akan terpenuhi dengan baik sebaliknya jika dukungan keluarga kurangmaka kebersihan diri pada pasien pasca stroke pun akan kurang
HUBUNGAN SELF AWARENESS TERHADAP KEPATUHAN HAND HYGIENE MAHASISWA PROFESI NERS FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS RIAU Putri Firdausya
Jurnal Medika Hutama Vol. 5 No. 02 Januari (2024): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Healthcare Associated Infections (HAIs) merupakan infeksi yang diperoleh di rumah sakit dan dapat disebarkan melalui kontak tangan. Salah satu cara yang efektif dan sederhana untuk mencegah HAIs adalah dengan hand hygiene. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self awareness terhadap kepatuhan hand hygiene mahasiswa profesi ners Fakultas Keperawatan Universitas Riau. Metode: Desain penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 109 mahasiswa dengan teknik simple random sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Analisa yang digunakan adalah uji Chi Square. Hasil: Penelitian menunjukkan mayoritas responden berada pada remaja akhir (89%), berjenis kelamin perempuan (79,8%), dan program pendidikan A (72,5%). Hasil uji statistik didapatkan bahwa mahasiswa yang berada pada kategori self awareness tinggi (71,2%) memiliki kepatuhan dalam melaksanakan hand hygiene (p value 0,02 dengan α 0,05). Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa adanya hubungan signifikan antara self awareness terhadap kepatuhan hand hygiene mahasiswa profesi ners Fakultas Keperawatan Universitas Riau. Institusi pendidikan maupun rumah sakit direkomendasikan untuk melakukan sosialisasi dan penerapan hand hygine kepada mahasiswa profesi ners dalam upaya pencegahan terjadinya HAIs.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN TENTANG SWAB NASOFARING TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG KANKER NASOFARING PADA MAHASISWA DI MATARAM Muhammad Sutan Maulana
Jurnal Medika Hutama Vol. 5 No. 02 Januari (2024): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Nasopharyngeal carcinoma (KNF) is a malignant tumor that grows in the Rossenmuller Fossa area and at the top of the nasopharynx. KNF is a tumor that originates from epithelial cells that cover the surface of the nasopharynx. Worldwide, the incidence of nasopharyngeal carcinoma is rare, with less than 1 case per 100,000 population. However, in certain parts of the world, such as Indonesia, there are about 5-10 cases per 100,000 population. Therefore, this study aimed to correlate the knowledge of nasopharyngeal swab with the knowledge of nasopharyngeal cancer among university students in Mataram. Methods: This study is an analytic observational study with a cross sectional approach. The population in this study were students at the Faculty of Medicine, Mataram University. Results: In this study, the results for the greatest knowledge score were sufficient knowledge (score 12-15) of 107 people (53.5%), followed by poor knowledge (score <12) as many as 88 people (44%), and for good knowledge (score> 15) as many as 5 people (2.5%). The results of the spaerman test obtained a Sig. (2-tailed) of 0.003 (P < 0.005), and also obtained the correlation coefficient value for the variable knowledge of nasopharyngeal swabs is 0.206. Conclusion: There is a significant relationship between knowledge about nasopharyngeal swabs and knowledge about nasopharyngeal cancer in university students in Mataram.
PERBANDINGAN BILIRUBIN TOTAL BAYI BARU LAHIR MENGGUNAKAN SAMPEL SERUM DAN PLASMA K3EDTA Desi Aryani
Jurnal Medika Hutama Vol. 5 No. 02 Januari (2024): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemeriksaan laboratorium merupakan suatu tindakan dan prosedur untuk melakukan pemeriksaan khusus, salah satu pemeriksaan yang dilakukan ialah bilirubin total. Sebagian masalah yang sering terjadi disini yaitu terhambatnya proses pengambilan sampel pada bayi. Penggunaan plasma K3EDTA untuk pemeriksaan bilirubin sering digunakan karena menghemat waktu dan volume sampel, penambahan antikoagulan K3EDTA yang tidak tepat dikhawatirkan dapat mempengaruhi hasil pemeriksaan. Hal ini menjadi latar belakang pada penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui perbandingan kadar bilirubin menggunakan sampel serum dan plasma K3EDTA. Uji statistik yang dilakukan pada penelitian yaitu menggunakan uji kolmogorov-smirnov dan uji paired sample T test. Hasil penelitian pada sampel bayi yang diteliti, kadar bilirubin total dengan menggunakan sampel serum memiliki rerata 12.45 mg/dl, plasma K3EDTA memiliki rerata 11.09 mg/dl. Berdasarkan Uji paired sample T test menunjukan bahwa nilai tingkat signifikan sebesar 0,000. Bersadarkan analisis hasil penelitian, dinyatakan bahwa terdapat perbedaan bermakna pengukuran kadar bilirubin total menggunakan sampel serum dan plasma K3EDTA
GAMBARAN INSOMNIA PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA (PSTW) KHUSNUL KHOTIMAH PEKANBARU: Description of Insomnia in elderly at Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Khusnul Khotimah Pekanbaru AULIA GAWARA
Jurnal Medika Hutama Vol. 5 No. 03 April (2024): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Insomnia became part of sleep disorder which happen mostly in elderly. The aim of this research was to know the description of insomnia in elderly with descriptive design. The research used purposive sampling involucing 37 elderly that were selected based on inclusion and exclusion criteria by Jakarta Biology Psychiatry Study Group-Insomnia Rating Scale (KSPBJ-IRS). The univariat analysis was attached to determine the frequency distribution and it showed that 21 (56,8%) were 60-74 years old and 24 (64,9%) people were male, the difficulty started to sleep component were 15 people (40,5%), suddenly woke up at night component were 16 people (43,2%), woke up early were 17 people (45,9%), sleepy during the day component were 13 people (35,1%), headache during the day component were 18 people (48,6%), feels less satisfied with sleep component were 17 people (45,9%), feels less comfortable/restless when sleeping component were 15 people (40,5%), had nightmares component were 22 people (59,5%), body felt weak, tired, lacked energy after sleeping component were 17 people (45,9%), schedule sleep hours until wake up irregularly were 19 people (27,0%), the sleep for 8 hours a night component were 21 people (56,8%), and the description of insomnia was majority in minor insomnia for 22 people (59,5%). The description of the majority of insomnia were 22 people (59,5%). This research is expected to increase role of nurses especially in providing health promotion about insomnia and importance of sleep needs especially in elderly. Keywords: Elderly, Insomnia, Sleep
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETIL ASETAT FUNGI ENDOFIT ISOLAT RA1 ASAL TUMBUHAN RUI (Harrisonia perforata (Blanco) Merr DARI FERMENTASI MEDIUM PDB DAN CDB Ni Luh Putu Dwijayanti
Jurnal Medika Hutama Vol. 5 No. 04 Juli (2024): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Fungi endofit adalah mikroorganisme yang hidup di dalam jaringan tanaman dengan menghasilkan metabolit sekunder. Fungi endofit isolat Ra1 dari tumbuhan Rui (Harrisonia perforata (Blanco) Merr) merupakan isolat yang memiliki potensi antibakteri. Penelitian bertujuan untuk mengetahui ekstrak etil asetat fungi endofit isolat Ra1 asal tumbuhan rui (H. perforata) fermentasi medium PDB dan CDB dapat digunakan memproduksi aktivitas antibakteri dan dan mengetahui golongan senyawa yang aktif memiliki aktivitas antibakteri. Metode Kirby-bauer pengujian antibakteri konsentrasi 5% dengan bakteri uji Staphylococcus aureus dan Salmonella typhi serta KLT-Bioautografi dan identifikasi senyawa aktif. Hasil penelitian: ekstrak etil asetat fungi endofit isolat Ra1 tumbuhan Rui H. perforata medium PDB aktif memproduksi aktivitas antibakteri pada bakteri uji Staphylococcus aureus dan Salmonella typhi, serta terdapat dua bercak noda yang aktif mengandung senyawa flavonoid dan tanin, Sedangkan fermentasi menggunakan medium CDB tidak memiliki aktivitas antibakteri.Keywords: Fungi endofit isolat Ra1, Medium PDB dan CDB, Antibakteri, KLT-Bioautografi.
Peyronie's Disease: Literature Review of Peyronies’s Disease Management: Peyronie Disease: Tinjauan Literatur Manajemen Peyronie Disease Muhammad Irfan Hamdi
Jurnal Medika Hutama Vol. 5 No. 03 April (2024): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peyronie's disease is a sexual disease or medical disorder where the clinical manifestation is penile deformity in the form of penile curvature that occurs in 0.5-20.3% of the male population and is characterized by fibrotic plaques in the tunica albuginea. Aim: To provide information obtained from the literature review process. Methods: Literature search using the keyword 'Peyronie's disease and treatment' in PubMed. Result: