cover
Contact Name
Riong Seulina Panjaitan
Contact Email
editorbahanalam@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
editorbahanalam@gmail.com
Editorial Address
Jln Sunter Permai Raya, Jakarta Utara
Location
Kota adm. jakarta utara,
Dki jakarta
INDONESIA
Indonesia Natural Research Pharmaceutical Journal (INRPJ)
ISSN : -     EISSN : 25028421     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Indonesia Natural Research Pharmaceutical Journal (INRPJ) merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Farmasi, Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta yang terbit dua kali dalam setahun.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2022)" : 6 Documents clear
QUALITATIVE ANALYSIS OF MERCURY AND HYDROQUINONE CONTENT IN WHITENING CREAMS CIRCULATING IN BALIKPAPAN Eka Kumala Retno; Nishia Waya Meray; Wury Damayantie; Warrantia Citta Citti Putri; Murtiyana Sari
INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/inrpj.v7i2.6489

Abstract

Whitening cream is a preparation or mixture of ingredients used on the outside of the body to brighten or change the color of the skin, resulting in clean and white skin. Many people, particularly women, use cosmetics to improve the appearance of their skin, one of which is whitening cream. Many producers saw this opportunity and added mercury and hydroquinone to increase the number of consumers because the product will be cheaper and provide faster results to their skin with these ingredients. This study aims to conduct a qualitative analysis of whitening creams circulating in Balikpapan. To achieve this goal, four samples A, B, C, and D were analyzed using the KI color test method, the flame test, and the color reagent method to determine the presence of mercury and hydroquinone.The findings of the qualitative test of the mercury and hydroquinone content in the whitening cream circulating in the city of Balikpapan revealed that three samples, namely samples B, C, and D, were known to contain mercury and two samples (samples A and D) were known to contain hydroquinone.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN ANTIDIABETIK DARI KOMBUCHA AKAR ALANG-ALANG (Imperata cylindrica (L.) P. Beauv.) Rabima Rabima; Zulfa Shintawati
INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/inrpj.v7i2.6220

Abstract

Indonesia menempati urutan ke-4 dalam jumlah penderita diabetes dan mengupayakan untuk mengembangkan makanan dan minuman sehat. Komplikasi diabetes yang terkait dengan peningkatan stres oksidatif dapat ditekan oleh antioksidan. Kombucha merupakan minuman fermentasi, selama proses fermentasi kombucha dapat meningkatkan aktvitas antioksidan. Salah satu tanaman yang memiliki sifat antioksidan adalah alang-alang (Imperata cylindrica (L.) P. Beauv.). Tujuan penelitian adalah menguji aktivitas antioksidan dan antidiabetik kombucha dari akar alang-alang pada mencit diabetes yang diinduksi aloksan. Metode yang digunakan ialah uji antioksidan DPPH (1-1-difenil-2-pikrilhidrazil) dan induksi diabetes aloksan 150 mg/kg BB secara intraperitoneal. Hasil menunjukan potensi antidiabetes yang signifikan ditunjukan nilai penurunan kadar glukosa darah terbaik pada perlakuan pemberian glibenclamid sebesar 58,85% sedangkan perlakuan pemberian kombucha dosis 0,8 ml/mencit 52,93% pada 8 jam pemberian, dengan nilai IC50 44,51% yang menunjukan sediaan memiliki aktivitas antioksidan yang kuat.
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAN FRAKSI MAKROALGA Eucheuma cottonii TERDELIGNIFIKASI TERHADAP BAKTERI PENYEBAB JERAWAT Dewi Kurnia; Hafidan Asykar Akbar; Aris Suhardiman
INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/inrpj.v7i2.6476

Abstract

Jerawat merupakan penyakit kulit yang diakibatkan oleh bakteri. Eucheuma cottonii merupakan jenis rumput laut merah yang diketahui memiliki aktivitas antibakteri. Pada penelitian ini dilakukan uji aktivitas antibakteri dari ekstrak dan fraksi makroalga Eucheuma cottonii yang telah didelignifikasi terhadap bakteri penyebab jerawat Propionibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 70% dan fraksinasi dengan metode ECC menggunakan n-heksana, etil asetat dan metanol-air. Uji aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode mikrodilusi dengan pembanding klindamisin. Nilai rata-rata rendemen ekstrak dan fraksi diperoleh sebesar 27,96; 1,15; 2,03 dan 91,66%. Pada pemantauan KLT baik ekstrak dan fraksi menunjukan adanya senyawa flavonoid, alkaloid, fenolik, steroid dan terpenoid. Nilai KHM terhadap bakteri Propionibacterium acnes dari ekstrak dan fraksi metanol-air adalah 1250 ppm sedangkan fraksi n-heksana dan etil asetat sebesar 2.500 ppm dengan KHM pembanding klindamisin 625 ppm. Nilai KHM terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis dari ekstrak etanol sebesar 1250 ppm, fraksi metanol-air 5000 ppm sedangkan fraksi n-heksana dan etil asetat tidak menunjukan aktivitas antibakteri. Nilai KBM ekstrak dan fraksi pada kedua bakteri uji dengan konsentrasi 10.000 ppm tidak dapat membunuh bakteri, sedangkan nilai KBM pembanding klindamisin 1250 ppm. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan ekstrak etanol dan fraksi metanol-air Eucheuma cottoni berpotensi sebagai antibakteri penyebab jerawat.Kata Kunci: antibakteri; delignifikasi; Eucheuma cottonii; Propionibacterium acnes; Staphylococcus epidermidis
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Sargassum polycystum dari Pantai Batu Layar, Nusa Tenggara Barat Dani Syaiful Akbar; Anggit Listyacahyani Sunarwidhi; Handa Muliasari
INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/inrpj.v7i2.6546

Abstract

Sargassum polycystum termasuk dalam kelas Phaeophyceae atau rumput laut coklat yang memiliki metabolit sekunder yang bermanfaat bagi kesehatan, termasuk antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol 96% S. polycystum dan fraksinya terhadap Staphylococcus aureus ATCC 25923. Sejumlah sampel S. polycystum dikumpulkan dari Pantai Batu Layar, Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sampel diekstraksi dengan metode maserasi (3x24 jam) dan difraksinasi menggunakan corong pisah, sehingga diperoleh ekstrak etanol pekat S. polycystum dan fraksi n-heksana, fraksi etil asetat dan fraksi air. Selanjutnya dilakukan uji skrining fitokimia untuk mengetahui kandungan alkaloid, flavonoid, saponin, tanin dan steroid/terpenoid. Hasil pemeriksaan metabolit sekunder pada ekstrak etanol mengandung semua metabolit sekunder kecuali triterpenoid, fraksi n-heksana hanya mengandung alkaloid dan steroid, fraksi etil asetat mengandung saponin dan steroid dan fraksi air mengandung flavonoid dan tanin. Uji aktivitas antibakteri ekstrak dan ketiga fraksi dilakukan dengan metode difusi cakram. Perlakuan terdiri dari ekstrak etanol 96%, fraksi n-heksana, fraksi etil asetat dan fraksi air S. polycystum dengan konsentrasi masing-masing 25% b/v, 50% b/v 80% b/v dan 100% b/v. Kontrol positif yang digunakan adalah kloramfenikol 0,1%. Analisis data menggunakan uji One Way ANOVA dengan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol bersama fraksi rumput laut coklat S. polycystum memiliki aktivitas antibakteri terhadap S. aureus ATCC 25923 (p<0,05).
UJI AKTIVITAS EKSTRAK ETANOL 70% KULIT BAWANG PUTIH (Allium sativum L.) TERHADAP LARVA NYAMUK Aedes aegypti INSTAR III Zuraida Sagala; Said Syahruddin F Asshegaf
INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/inrpj.v7i2.5432

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dengan vektor nyamuk Aedes aegypti. Terdapat empat serotipe virus yang disebut DEN-1, DEN-2, DEN-3 dan DEN-4, ke empat serotipe virus ini telah ditemukan di berbagai wilayah Indonesia. Salah satu cara untuk menekan populasi Aedes aegypti yaitu dengan memutus siklus hidupnya pada stadium larva. Salah satu tumbuhan yang memiliki potensi sebagai larvasida alami ialah kulit Bawang Putih (Allium sativum L.) yang mengandung berbagai senyawa aktif diantaranya ialah alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, Steroid dan Triterpenoid. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui apakah ekstrak etanol 70% kulit Bawang Putih (Allium sativum L.) memiliki aktivitas larvasida terhadap larva nyamuk Aedes aegypti instar III. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental, dalam penelitian ini digunakan 25 ekor larva Aedes aegypti pada setiap kelompok kontrol negatif, kontrol positif, kelompok ekstrak etanol 70% kulit Bawang Putih dengan konsentrasi 4520 ppm, 5520 ppm, 6520 ppm, dan 7520 ppm dengan 4 kali pengulangan. Pengamatan dilakukan dengan dengan cara menghitung jumlah larva nyamuk Aedes aegypti yang mati tiap 2 jam selama 24 jam. Data analisa dengan one way ANOVA dan tabel probit untuk menentukan LC50 menggunanakan IBM SPSS 20. Hasil uji Normalitas dan uji Homogenitas dengan nilai sig>0,05 yang berarti bahwa data terdistribusi normal. Uji one way ANOVA dengan nilai (sig<0,05) sehingga terbukti adanya perbedaan kematian larva pada tiap konsentrasi tersebut. Kemudian uji LSD dengan taraf kepercayaan 95% dengan nilai sig<0,05 maka dinyatakan adanya perbedaan secara signifikan antara tiap perlakuan. Uji probit dengan nilai LC50 yang dibutuhkan untuk mematikan larva nyamuk (Aedes aegypti) ialah 6458 ppm dengan batas bawah 5711 ppm dan batas atas 7205 ppm. Hal ini menunjukkan bahwa tanaman kulit Bawang Putih (Allium sativum L.) memiliki aktivitas sebagai larvasida alami.
FORMULASI DAN UJI HEDONIK SEDIAAN FAST DISINTEGRANTING TABLET (FDT) MINYAK ATSIRI Thymus vulgaris L. MENGGUNAKAN METODE KEMPA LANGSUNG Rahmi Hutabarat; Aileen Tanuwijaya
INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/inrpj.v7i2.4330

Abstract

Salah satu obat dengan sediaan praktis adalah Fast Disintegrating Tablet. Thymus vulgaris mengandung minyak atsiri pada thyme tertinggi, diantaranya terdapat thymol sebesar 61.6%. Thymol terbukti dapat menghambat zona pertumbuhan bakteri Streptococcus pyogenes penyebab faringitis (diameter penghambatan dari 48,0 hingga 35,0 mm). Minyak atsiri tidak tahan proses pemanasan oleh sebab itu FDT Minyak Atsiri Timi dibuat dengan metode kempa langsung. FDT Minyak Atsiri Timi buat dalam 4 formula, yaitu Formula I, Formula II, Formula III, dan Formula IV dengan variasi zat aktif minyak atsiri Timi sebesar 0mg, 10mg, 15mg, dan 20mg. Hasil tablet yang sudah jadi dilakukan evaluasi dan uji hedonic. Parameter pengujian kualitas FDT Minyak Atsiri Timi yang dilakukan antara lain keseragaman ukuran, bobot, kekerasan, kerapuhan, waktu hancur, waktu pembasahan. Uji hedonic digunakan untuk mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap sediaan FDT Minyak Atsiri Timi. Hasil penelitian didapat seluruh parameter evaluasi menunjukkan keempat formulasi memenuhi persyaratan uji mutu fisik Fast Disintegrating Tablet dengan keseragaman ukuran rata-rata: diameter 0,9cm, tebal 0,36cm, keseragaman bobot rata-rata 0,40g, kekerasan, kerapuhan, waktu hancur, dan waktu pembasahan paling baik pada Formula IV dengan masing-masing nilai 3,6 kg/cm2, 0,7%, 41,5 detik, dan 49,33 detik. Pada hasil uji hedonik keempat formulasi untuk parameter bentuk tablet masuk kedalam kategori “suka”, sedangkan aroma, warna, dan rasa masih dianggap “netral” oleh panelis.

Page 1 of 1 | Total Record : 6