Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

QUALITATIVE ANALYSIS OF MERCURY AND HYDROQUINONE CONTENT IN WHITENING CREAMS CIRCULATING IN BALIKPAPAN Eka Kumala Retno; Nishia Waya Meray; Wury Damayantie; Warrantia Citta Citti Putri; Murtiyana Sari
INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/inrpj.v7i2.6489

Abstract

Whitening cream is a preparation or mixture of ingredients used on the outside of the body to brighten or change the color of the skin, resulting in clean and white skin. Many people, particularly women, use cosmetics to improve the appearance of their skin, one of which is whitening cream. Many producers saw this opportunity and added mercury and hydroquinone to increase the number of consumers because the product will be cheaper and provide faster results to their skin with these ingredients. This study aims to conduct a qualitative analysis of whitening creams circulating in Balikpapan. To achieve this goal, four samples A, B, C, and D were analyzed using the KI color test method, the flame test, and the color reagent method to determine the presence of mercury and hydroquinone.The findings of the qualitative test of the mercury and hydroquinone content in the whitening cream circulating in the city of Balikpapan revealed that three samples, namely samples B, C, and D, were known to contain mercury and two samples (samples A and D) were known to contain hydroquinone.
SOSIALISASI EFEKTIVITAS SUPLEMENTASI ZAT BESI DENGAN PENGATURAN POLA ASUPAN GIZI Citti Putri, Warrantia Citta; Murtiyana Sari; Anita Detaviani; Indah Khairunnisa Kuba; Nur Hasanah
PROFICIO Vol. 5 No. 2 (2024): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i2.3607

Abstract

Menurut Riskesdas 2018, sekitar 32% remaja di Indonesia mengalami anemia. Beberapa penyebab tingginya angka kejadian anemia pada remaja meliputi rendahnya asupan zat besi dan zat gizi lainnya seperti vitamin A, vitamin C, folat, riboflavin, dan vitamin B12. Pola asupan gizi memainkan peran penting dalam memaksimalkan efektivitas suplemen. Kesalahan dalam konsumsi zat besi, seperti mengonsumsi zat besi bersamaan dengan zat lain yang mengganggu penyerapannya, juga berkontribusi pada masalah ini. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan bahwa pemahaman tentang pola asupan gizi dan pentingnya mengonsumsi suplemen zat besi sangat relevan dalam mencegah terjadinya anemia. Berdasarkan hasil survei yang menunjukkan pengetahuan siswa SMA Negeri 7 Balikpapan tentang pengaturan pola asupan gizi guna meningkatkan efektivitas suplementasi zat besi sudah baik, namun penerapannya dalam kehidupan sehari-hari masih kurang, tim pengabdian kepada masyarakat melakukan sosialisasi terkait efektivitas suplementasi zat besi dengan pengaturan pola asupan gizi di SMA Negeri 7 Balikpapan. Tujuannya adalah agar informasi ini dapat diterapkan secara lebih optimal dalam kehidupan sehari-hari sehingga dalam sosialisasi, disampaikan beberapa hal yang harus dilakukan untuk memaksimalkan manfaat suplementasi zat besi dan menjaga asupan gizi guna mencegah anemia. Memberikan pengetahuan melalui leaflet dan mengisi kuesioner kepada responden memiliki dampak positif pada kadar hemoglobin.
Penanganan Pada Pasien Yang Mengalami Gangguan Otot Akibat Pemberian Obat Golongan Statin (SAMS): Review Putri, Warrantia Citta Citti; Sari, Murtiyana; Wahyuni, Fitri Ayu; Suryani, Nining
Acta Holistica Pharmaciana Vol 6 No 1 (2024): Acta Holistica Pharmaciana
Publisher : School of Pharmacy Mahaganesha (Sekolah Tinggi Farmasi Mahaganesha)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62857/ahp.v6i1.164

Abstract

Pengobatan dislipidemia adalah proses pengobatan jangka panjang yang bertujuan menurunkan dan menjaga kadar lipid dalam darah. Dalam hal ini, obat golongan statin menjadi pilihan utama karena efektivitasnya dalam mengurangi risiko kematian dan morbiditas. Meskipun efek sampingnya relatif dapat ditoleransi, nyeri otot adalah efek samping yang sering muncul dan perlu diperhatikan. Jika nyeri otot berlangsung lama dan semakin parah, dapat menyebabkan gangguan otot yang memerlukan penanganan khusus. Banyak pasien dewasa yang berhenti mengonsumsi statin karena efek samping ini, yang berdampak signifikan pada kesehatan. Berhenti mengonsumsi statin juga berhubungan dengan peningkatan kadar LDL (kolesterol jahat) dan mengurangi peluang mencapai target LDL. Intoleransi terhadap statin juga dikaitkan dengan risiko infark miokard berulang, penyakit jantung koroner, dan kematian yang lebih tinggi. Oleh karena itu, strategi pengelolaan dan pengobatan yang optimal harus mempertimbangkan dosis statin yang dapat ditoleransi dan kombinasi dengan terapi penurun lipid non-statin untuk mencapai target LDL yang diinginkan.
Efikasi Suplementasi Mikronutrien Selama Kehamilan dalam Pencegahan Kejadian Infeksi Warrantia Citta Citti Putri; Murtiyana Sari; Fitri Ayu Wahyuni; Erina Diani Putri
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 15, No 3 (2024): Juli-September 2024
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf15318

Abstract

During pregnancy, nutritional fulfillment plays a very important role. Micronutrients play an important role in maintaining the immune system and influencing the incidence of infection. Pregnant women are more susceptible to infection because hormonal changes during pregnancy can affect the immune system and make it more susceptible to pathogen attacks. Therefore, this study was conducted with the aimed of determining the efficacy of supplementation on the incidence of urinary tract infections during pregnancy. This study was a descriptive study. Samples were obtained using purposive sampling techniques from January to May 2024. Nutrient consumption was measured by filling out a questionnaire guided by health workers. The collected data were then analyzed using descriptive statistics, referring to the UNIMMAP (United Nations International Multiple Micronutrient Antenatal Preparation) formulation consisting of 15 essential vitamins and minerals, including vitamin A, vitamin D, vitamin E, niacin, vitamin B complex, vitamin C, zinc, iron, selenium, copper, and iodine. The results showed that only 10% of pregnant women received 15 types of micronutrients according to the UNIMMAP formulation, the other 90% still received supplements, although not as many as 15 types. It could be concluded that the majority of pregnant women receive supplements that do not meet 15 types of micronutrients.Keywords: pregnancy; micronutrients; supplements ABSTRAK Selama kehamilan, pemenuhan nutrisi memegang peranan yang sangat penting. Mikronutrien memiliki peran yang penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh dan mempengaruhi kejadian infeksi. Wanita hamil lebih rentan terhadap infeksi karena perubahan hormon selama kehamilan dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh serta membuatnya lebih rentan terhadap serangan patogen. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui efikasi suplementasi terhadap kejadian infeksi saluran kemih selama kehamilan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Sampel diperoleh dengan teknik purposive sampling pada bulan Januari sampai Mei 2024. Konsumsi nutrien diukur melalui pengisian kuesioner yang dipandu oleh tenaga kesehatan. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis dengan statistika deskriptif, yang mengacu kepada formulasi UNIMMAP (United Nations International Multiple Micronutrient Antenatal Preparation) yang terdiri atas 15 vitamin dan mineral esensial, termasuk vitamin A, vitamin D, vitamin E, niacin, vitamin B kompleks, vitamin C, zinc, zat besi, selenium, copper, dan iodine. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 10% wanita hamil yang mendapatkan 15 jenis mikronutrien sesuai dengan formulasi UNIMMAP, 90% lainnya tetap mendapatkan suplemen, meskipun tidak sebanyak 15 jenis. Dapat disimpulkan bahwa mayoritas wanita hamil mendapatkan suplementasi yang belum memenuhi 15 jenis mikronutrien.Kata kunci: kehamilan; mikronutrien; suplemen
FORMULASI EKSTRAK ETANOL KULIT BAWANG MERAH (Allium cepa L.) DENGAN KOMBINASI HPMC (Hidroxypropyl methylcellulosa) DAN KARBOPOL SEBAGAI GELLING AGENT Rizqa, Rizqa Fadhila Suchita Putri; Sapri; Murtiyana, Sari
PHARMACIA Vol. 2 No. 1 (2024): Pharmacy
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekstrak kulit bawang merah banyak mengandung senyawa antioksidan diantaranya flavonoid dan antosianin. Untuk memaksimalkan manfaatnya, sediaan Emulgel diformulasikan dengan variasi kombinasi gelling agent. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi kombinasi optimum HPMC dan karbopol dalam sediaan emulgel kulit bawang merah (Allium cepa L.). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental dengan 7 formula emulgel dibuat dengan variasi perbandingan konsentrasi basis HPMC dan karbopol, yaitu F1 (5:1,5); F2 (4,5:1); F3 (5:0,25); F4 (3,5:1,5); F5 (3,5:0,25); F6 (5:0); F7 (0:1,5). Kemudian dilakukan 2 tahap yang pertama pembuatan basis gel dan sediaan emulsi serta tahap terakhir, yaitu inkorporasi gel ke dalam emulsi untuk membuat sediaan emulgel. Tahap kedua dilakukan pengujian stabilitas fisik sediaan, yaitu uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji daya lekat dan uji viskositas. Hasil dari penelitian didapatkan stabilitas fisik F4 emulgel ekstrak kulit bawang merah (Allium cepa L.) menunjukkan hasil uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji daya lekat dan uji viskositas yang memenuhi syarat selama 3 siklus. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa F4 dengan konsentrasi HPMC dan karbopol sebesar 3,5 gr dan 1,5 gr menghasilkan formula yang optimum.
EFEKTIVITAS SUPLEMENTASI ZAT BESI SERTA PENGATURAN POLA ASUPAN GIZI TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN REMAJA PUTRI Putri, Warrantia Citta Citti; Sari, Murtiyana; Detaviani, Anita
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.25838

Abstract

Zat besi merupakan mineral yang penting bagi tubuh manusia karena berperan dalam pembentukan hemoglobin, yaitu bagian dari sel darah merah yang bertugas mengantarkan oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia defisiensi besi, yang dapat dicegah dengan meningkatkan asupan makanan sumber zat besi, konsumsi buah dan sayur, sumber protein hewani, serta olahraga atau aktivitas fisik secara rutin. Penelitian ini dilakukan dengan cara responden diberikan edukasi melalui leaflet kemudian dilakukan pengukuran pengetahuan yang diperoleh. Adapun leaflet yang dibuat oleh peneliti berisi tentang pola asupan gizi yang tepat dalam memaksimalkan penyerapan zat besi. berdasarkan hasil penelitian, remaja putri telah memahami pentingnya suplementasi zat besi dan menjaga asupan gizi untuk mencegah anemia. Hasil pemeriksaan hemoglobin menunjukkan bahwa sebesar 98,82% koresponden memiliki kadar hemoglobin normal. Oleh karena itu, pengetahuan tentang pola asupan gizi dan pentingnya suplementasi zat besi tergambarkan dengan selaras terhadap kadar hemoglobin yang diperiksakan oleh pihak sekolah.
Penanganan pada Pasien yang Mengalami Gangguan Otot Akibat Pemberian Obat Golongan Statin (SAMS): Review: Statin Associated Muscle Symptoms (SAMS) and the Development: Review Putri, Warrantia Citta Citti; Sari, Murtiyana; Wahyuni, Fitri Ayu; Suryani, Nining; Lestaluhu, Annisa Al-Qibityah
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 6 No. 5 (2024): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v6i5.1676

Abstract

It is crucial to provide information on therapeutic goals, pharmacological side effects, drug interactions, medication adherence, and lifestyle choices because treating dyslipidemia requires a long-term approach in order to lower and stabilize blood cholesterol levels. Due to their effectiveness in lowering mortality and morbidity, statin-class medications are typically used to lower blood lipid levels. The usage of this class of medications is quite safe, and any side effects are generally tolerable. However, the most common side effect, which is quite serious and worth noting, is muscle pain. If these side effects last a long time and increase in severity, Statin Associated Muscle Symptoms (SAMS) will appear and needs to be treated separately. In the majority of adult patients discontinuing statins, SAMS was the primary reason for having a substantial health impact. Patients who stop treatment show the greatest increase in LDL and are the least likely to achieve the target LDL. Statin intolerance is associated with a higher rate of recurrent myocardial infarction, CHD events, and death. As a result, a variety of approaches must be taken to manage and treat SAMS, with the best treatment combining non-statin-based lipid-lowering therapy with maximally tolerable doses of statins to achieve target LDL. Keywords:          statin, dyslipidemia, cholesterol, SAMS, myopathy   Abstrak Pengobatan dislipidemia merupakan pengobatan jangka panjang dengan target menurunkan dan menstabilkan kadar lipid dalam darah sehingga penting untuk memberikan informasi terkait tujuan terapi, efek samping obat, interaksi obat, kepatuhan dalam pengobatan dan pola gaya hidup. Obat golongan statin merupakan pilihan utama dalam menurunkan kadar lipid dalam darah dikarenakan efektivitasnya dalam menurunkan mortalitas dan morbiditas. Penggunaan obat golongan ini cukup aman dan efek samping yang muncul relatif dapat ditoleransi. Namun, efek samping yang paling sering muncul, yang cukup serius dan patut diperhatikan adalah nyeri pada otot. Efek samping ini jika berlangsung lama dan terjadi peningkatan keparahan maka akan muncul diagnosis gangguan otot disebabkan penggunaan statin (SAMS) dan perlu dilakukannya penanganan tersendiri. Mayoritas pasien dewasa yang menghentikan statin, SAMS sebagai alasan utama sehingga memberikan dampak kesehatan yang substansial. Pasien yang menghentikan pengobatan menunjukkan peningkatan paling besar pada LDL dan kecil kemungkinannya untuk mencapai LDL target. Selain itu, intoleransi statin dikaitkan dengan tingkat infark miokard berulang, kejadian PJK hingga kematian yang lebih tinggi. Oleh karena itu, harus dilakukan berbagai strategi untuk mengelola dan mengobati SAMS dimana terapi yang optimal harus menggabungkan dosis statin yang dapat ditoleransi secara maksimal, atau bahkan non-harian, bersama dengan terapi penurun lipid berbasis non-statin untuk mencapai target LDL. Kata Kunci:         statin, dislipidemia, kolesterol, SAMS, miopati
Analisis Tingkat Kepuasan Antara Pasien BPJS Dengan Pasien Umum Terhadap Pelayanan Kefarmasian di Klinik Panacea Kota Balikpapan rina, noorazrina; Murtiyana Sari; Fitri Ayu
PHARMACIA Vol. 3 No. 1 (2025): Pharmacy
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan Kesehatan adalah bentuk kegiatan dan serangkaian kegiatan pelayanan yang diberikan secara langsung kepada masyarakat untuk memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dalam bentuk promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif dan paliatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan antara pasien BPJS dengan pasien umum terhadap pelayanan kefarmasian di Klinik Panacea Kota Balikpapan. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan desain penelitian cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan instrument penelitian berupa kuesioner yang terlebih dahulu telah diuji validitas dan uji reliabilitas. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dengan menggunakan 5 indikator pelayanan kefarmasian yakni aspek bukti fisik (Tangible) didapat hasil pada pasien BPJS 78% dan pasien umum 80%, aspek kehandalan (Reliability) diperoleh hasil pada pasien BPJS 78% dan pasien umum 80%, aspek daya tanggap (Responsiveness) diperoleh hasil pada pasien BPJS 76% dan pasien umum 81 %, aspek jaminan (Assurance) diperoleh hasil pada pasien BPJS 76% dan pasien umum 80% dan terakhir aspek empati (Emphaty) diperoleh hasil pada pasien BPJS 77% dan pasien umum 82%. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tingkat kepuasan pasien BPJS mendapatkan nilai rata - rata sebesar (77%) dan pasien umum (80%) dengan kategori puas terhadap pelayanan kefarmasian di Klinik Panacea. Kata Kunci : Tingkat Kepuasan Pasien BPJS dan pasien umum, Pelayanan Kefarmasian, Klinik