cover
Contact Name
Andriyansah
Contact Email
andri@ecampus.ut.ac.id
Phone
+6281317682939
Journal Mail Official
andri@ecampus.ut.ac.id
Editorial Address
Universitas Terbuka, Jl. Cabe Raya Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten 15418
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Diseminasi : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Published by Universitas Terbuka
ISSN : 26552175     EISSN : 26552221     DOI : 10.33830/diseminasiabdimas
Core Subject :
Diseminasi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat registered with ISSN (Online): 2655-2221 and ISSN (Print): 2655-2175, is a media to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Diseminasi, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Social Education Science Sports Languages Business and Economy Engineering and Vocational Arts others
Arjuna Subject : -
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2022)" : 17 Documents clear
IMPLEMENTASI PENCEGAHAN KOMPLIKASI HIPERTENSI MELALUI THERAPEUTIC NAPE MASSAGE PADA LANSIA Fahruddin Kurdi; Latifa Aini Susumaningrum; Hanny Rasni; Tantut Susanto
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v4i1.2177

Abstract

Hypertension or what is commonly called high blood pressure is an increase in systolic blood pressure above the normal limit of more than 140 mmHg and diastolic blood pressure of more than 90 mmHg. The prevalence of hypertension in Jember Regency, the number of cases in 2014-2017 had the most cases, data on hypertension disease 22,185 cases in 2014 then increased to 29,683 in 2015. In 2017 the number of cases of hypertension occurred in women by 53,69% while men 46,31% of complications of hypertension that are left untreated will cause catastrophic disease. Hypertension is one of the diseases that often affects the elderly, but there are still many elderly people in Ledokombo District who pay less attention to their health so they don't check their blood pressure regularly. Headache is a problem that is often experienced by patients with hypertension. Halte Sehat Program is an effort made to control the health of hypertensive patients on a regular basis. Nape massage therapy is given to patients who have complaints of headache as a form of reduction in pharmacological therapy. As a result of giving therapy to 8 hypertension respondents, there were 6 respondents who experienced a decrease in pain scale and blood pressure. families are given education related to neck massage therapy so that the family can provide therapy to patients if they experience headache at any time. Hipertensi atau yang biasa disebut tekanan darah tinggi adalah peningkatan tekanan darah sistolik di atas batas normal lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Prevalensi hipertensi di Kabupaten Jember, jumlah kasus tahun 2014-2017 memiliki kasus terbanyak, data penyakit hipertensi 22.185 kasus pada tahun 2014 kemudian meningkat menjadi 29.683 pada tahun 2015. Pada tahun 2017 jumlah kasus hipertensi terjadi pada wanita sebesar 53,69% sedangkan laki-laki 46,31% komplikasi hipertensi yang tidak ditangani akan menyebabkan penyakit katastropik. Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang sering menyerang lansia, namun masih banyak lansia di Kecamatan Ledokombo yang kurang memperhatikan kesehatannya sehingga tidak melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin. Sakit kepala merupakan masalah yang sering dialami oleh penderita hipertensi. Program Halte Sehat merupakan upaya yang dilakukan untuk mengontrol kesehatan penderita hipertensi secara rutin. Terapi pijat tengkuk diberikan kepada pasien yang memiliki keluhan nyeri kepala sebagai bentuk pengurangan terapi farmakologis. Hasil dari pemberian terapi pada 8 responden hipertensi terdapat 6 responden yang mengalami penurunan skala nyeri dan tekanan darah. Keluarga diberikan edukasi terkait terapi pijat leher agar keluarga dapat memberikan terapi kepada pasien jika sewaktu-waktu mengalami sakit kepala.
PENERAPAN VISUAL BRANDING AGRO-EDU WISATA DESA DATARAN KEMPAS SEBAGAI STRATEGI PENGUATAN PROMOSI PARIWISATA Ulfa Khaira; Indra Weni; Edi Saputra; Zainil Abidin; Yolla Noverina
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v4i1.2295

Abstract

Dataran Kempas Village has a lot of potential in agriculture so it has the opportunity to be developed into agro-edu tourism. Currently, Dataran Kempas Village together with farmer groups are pioneering a self-help agricultural and rural training center, namely an educational tourism area and applied technology, integrated tourism agro-education in rural areas. The image of Dataran Kempas Village as an agro-educational tourism destination is not yet very popular, and there is no visual identity that portrays Dataran Kempas village as a village that has agro-education potential. In this community service, training related to visual branding is carried out as a strategy to strengthen tourism promotion, making Agro-Edu Wisata logo designs, stationary sets, and merchandise. This Community Service (PPM) implementation activity was carried out in 2 activity sessions. The first session was a discussion with village officials and farmer groups on ideas to strengthen tourism promotion through visual branding. The second session will include training in creating attractive visual content designs for social media using simple applications. The result of this activity is the existence of a visual branding identity owned by partners such as the logo design of the Agro-Edu Wisata Desa Dataran Kempas, stationary sets, and merchandise as an effort to strengthen the brand image. From visual content design training using the Photoroom and Canva applications, managers of farmer groups and youth organizations are able to edit product photos to become more attractive and be able to create product promotion designs for social media. Desa Dataran Kempas memiliki banyak potensi di bidang pertanian sehingga berpeluang untuk dikembangkan menjadi agro-edu wisata. Saat ini Desa Dataran Kempas bersama kelompok tani sedang merintis pusat pelatihan pertanian dan pedesaan swadaya yaitu kawasan wisata pendidikan dan teknologi terapan, agro edukasi wisata terpadu dalam kawasan pedesaan. Citra Desa Dataran Kempas sebagai destinasi agro-edu wisata belum begitu populer, serta belum adanya identitas visual yang mencitrakan desa Dataran Kempas sebagai desa yang memiliki potensi agro-edu wisata. Pada pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pelatihan terkait visual branding sebagai strategi penguatan promosi wisata, pembuatan desain logo Agro-Edu Wisata, stationary set, dan merchandise. Kegiatan pelaksanaan Pengabdian pada Masyarakat (PPM) ini dilaksanakan dalam 2 sesi kegiatan. Sesi pertama dilakukan diskusi bersama perangkat desa dan kelompok tani mengenai gagasan untuk menguatkan promosi wisata melalui visual branding. Sesi kedua akan dilakukan pelatihan membuat desain konten visual yang menarik untuk media sosial dengan menggunakan aplikasi sederhana. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya identitas visual branding yang dimiliki oleh mitra seperti desain logo Agro-Edu Wisata Desa Dataran Kempas, stationary set, dan merchandise sebagai upaya penguatan brand image. Dari pelatihan desain konten visual menggunakan aplikasi Photoroom dan Canva, pengelola kelompok tani dan karang taruna mampu melakukan editing foto produk menjadi lebih menarik serta mampu membuat desain promosi produk untuk media sosial.
PENGOLAHAN LIMBAH KULIT PISANG MENJADI BIOBATERAI SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF RAMAH LINGKUNGAN WARGA SIDOTOPO WETAN, SURABAYA Rizal Koen Asharo; Firas Khaleyla; Choirina Tamimi Rahmadi; Anggi Koenjaini Putri
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v4i1.2299

Abstract

Batteries are one source of electrical energy that is still an important need in everyday life, especially for electronic equipment. Batteries are often used for daily activities, including for TV remotes, wall clocks, flashlights, and others. However, battery waste is very dangerous for the environment because it contains hazardous materials and requires proper handling to deal with it. One of them is the procurement of alternative batteries that are more environmentally friendly. Battery waste can be recycled using natural materials, one of which is using waste from banana peels. Banana peels contain ionizing properties and conduct electricity, making them suitable for use as an electrolyte paste that has optimal battery life. The processing of leather waste into alternative batteries (biobatteries) is carried out with partners from the residents of Sidotopo Wetan Village, Kenjeran District, Surabaya, as a community service program through three stages, namely the preparation, socialization, and practice stages. Then in the practical session, experiments were also carried out with the aim of knowing the voltage generated from the biobattery and the durability of the biobattery made from banana peel waste. In the experimental results in the practical session, it was found that banana peel waste can deliver electricity, so it can be used for electrolytics in commercial batteries which may be used as biobatteries. It is hoped that through this service program, it can provide provisions for community partners in overcoming battery needs through their own production to reduce the cost of purchasing batteries, as well as being able to update science and technology, so that community partners are able to create prosperous and competitive families. Baterai merupakan salah satu sumber energi listrik yang masih menjadi kebutuhan penting dalam kehidupan sehari-hari terutama untuk peralatan elektronika. Baterai seringkali digunakan untuk kegiatan sehari-hari, diantaranya untuk remot TV, jam dinding, senter, dan lain-lain. Namun, limbah baterai sangat berbahaya bagi lingkungan karena mengandung bahan berbahaya dan beracun yang memerlukan penanganan yang tepat untuk mengatasinya. Salah satunya dengan pengadaan baterai alternatif yang lebih ramah lingkungan. Limbah baterai dapat didaur ulang menggunakan bahan alami salah satunya menggunakan limbah dari kulit pisang. Kulit pisang memiliki kandungan yang dapat terionisasi dan menghantarkan listrik, sehingga cocok digunakan sebagai pasta elektrolit yang memiliki daya tahan baterai yang optimal. Pengolahan limbah kulit pisang menjadi baterai alternatif (biobaterai) dilakukan bersama mitra warga Kelurahan Sidotopo Wetan, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, sebagai program pengabdian masyarakat melalui tiga tahapan yaitu tahap persiapan, sosialisasi, dan praktik. Kemudian di sesi praktik juga dilakukan eksperimen dengan tujuan mengetahui tegangan yang dihasilkan dari biobaterai serta daya tahan biobaterai yang berbahan dari limbah kulit pisang. Pada hasil eksperimen di sesi praktik didapatkan hasil bahwa limbah kulit pisang dapat mengantarkan arus listrik, sehingga dapat digunakan untuk menggantikan elektrolit pada baterai komersil yang berpotensi sebagai pembuatan biobaterai. Diharapkan melalui program pengabdian ini dapat memberikan bekal kepada mitra warga dalam mengatasi kebutuhan baterai melalui produksi sendiri untuk menekan biaya pembelian baterai, serta dapat menjadi pemutakhiran ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga mitra warga mampu menciptakan keluarga sejahtera dan berdaya saing.
PENGEMBANGAN MOTIF BATIK BERBASIS TINGGALAN ARKEOLOGI KELURAHAN LEGOK KOTA JAMBI TAHAP II Nainunis Aulia Izza; Ari Mukti Wardoyo Adi; Nugrahadi Mahanani; Wulan Resiyani; Amor Seta Gilang Pratama
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v4i1.2359

Abstract

This program is a continuation of the activities in the previous year. The newest batik motifs were inspired by ornaments and archaeological remains from the Situs Candi Solok Sipin. In 2020, batik tulis, the Makara Ekikarana motif has been produced. In 2021, the team try to make batik cap inspired by the Yaksa figure on the Makara and Stupa from the Situs Candi Solok Sipin. The batik cap is related to the purpose of preparing products at affordable prices, it's hoping that the batik is marketed more broadly. In addition, this new motif can also enrich the batik repertoire at the Rumah Batik Kelurahan Legok. The method is held in stages; the first stage is the preparation. During the preparation stage, we make motif design and make coordination with the Kelurahan Legok dan Rumah Batik. After the batik cap motif is ready, the next step is to make a stamp. After the preparation stage was completed, the next step is to produce a batik cap in 3 (three) days. On the last day, we make a product launch, the products are ready to be marketed. The results achieved include the creation of the Yaksa Stupa motif which is applied to cloth and masks.
PENERAPAN GAYA BELAJAR AUDITORI TERHADAP PEMBELAJARAN AL-BARJANJI PADA SANTRI TPA AL-HIKMAH PUTRA SUMBERJO Wiwik Listiana Sari Putri; Zuraidah Zuraidah
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v4i1.2963

Abstract

Learning to read and write the Qur’an properly and correctly cannot be done instantly, but must go through a process. So that in learning to read and write the Qur’an also requires an effective strategy to be applied by the Qur’an teaches in teaching his students. “Application of Auditory Learning Styles on Al-Barjanji Learning at the Students TPA Al-Hikmah Putra Sumberjo” is expected to be able to provide solutions to the problems faces by students and teachers of the Qur’an. The steps taken in the application of this auditory learning style are to teach the correct pronunciation of makhrajjul letters, then first read the book of Al-Barjanji to the students and the students imitate it. After that, the students recite the recitation to their Qur’an teachers and are assessed whether they are fluent and fluent in reciting Al-Barjanji. After the implementation of this learning style, it turned out to have an effect on the level of fluency an fluency of the students at TPA Al-Hikmah Putra Sumberjo. The students are getting more fluent and fluent in reciting Al-Barjanji and they get good assessments form their Qur’an teachers. Belajar baca tulis Al-Qur’an yang baik dan benar tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan harus melalui proses. Sehingga dalam belajar baca tulis Al-Qur’an pun memerlukan strategi yang efektif untuk diterapkan oleh guru mengaji dalam mengajari para santrinya. “Penerapan Gaya Belajar Auditori Terhadap Pembelajaran Al-Barjanji Pada Santri TPA Al-Hikmah Putra Sumberjo” ini diharapkan mampu memberikan solusi dari permasalahan yang dihadapi para santri dan guru mengaji. Langkah-langkah yang dilakukan dalam penerapan gaya belajar auditori ini adalah dengan mengajari pelafalan makhrajjul huruf yang benar, kemudian membacakan terlebih dahulu kitab Al-Barjanji kepada santri dan santri tersebut menirukannya. Setelah itu santri mengaji kepada ustadz atau ustadzahnya dan dinilai apakah sudah lancar dan fasih dalam mengaji Al-Barjanji. Setelah diterapkannya gaya belajar ini, ternyata berpengaruh terhadap tingkat kelancaran dan kefasihan santri-santri di TPA Al-Hikmah Putra Sumberjo. Para santri semakin lancar dan fasih dalam mengaji Al-Barjanji dan mereka mendapatkan penilaian yang baik dari para ustadz dan ustadzahnya.
PELATIHAN DALAM PENGGUNAAN INFORMED CONSENT PADA FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN Arief Setiyoargo; Romaden Marbun
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v4i1.2964

Abstract

This Community Service activity aims to improve the quality of health services through understanding the use of informed consent. This activity begins with an initial assessment of the current state of the field in health care facilities through health workers/health cadres and residents. The initial assessment found that there was still a lack of public knowledge about medical treatment for patients and knowledge related to the use of informed consent in health facilities, especially during the current Covid-19 pandemic, the focus of health services is still centered on health protocols or physical distancing. The activity begins with preparing a plan and schedule of activities as well as the necessary equipment. The form of activities is packaged in the form of materials and videos that are shared via Google Drive online via WhatsApp groups. The activity ended with an evaluation using a google form. The results of community service activities there are as many as 57,69% of citizens' understanding in the good category, 26,92% sufficient and 15,38% less. Activities are going well and need further monitoring. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui pemahaman penggunaan informed consent. Kegiatan ini diawali dengan penilaian awal kondisi terkini di lapangan di fasilitas pelayanan kesehatan melalui petugas kesehatan/kader kesehatan dan warga. Asesmen awal menemukan masih kurangnya pengetahuan masyarakat tentang penanganan medis bagi pasien dan pengetahuan terkait penggunaan informed consent di fasilitas kesehatan terutama pada masa pandemi Covid-19 saat ini, fokus pelayanan kesehatan masih berpusat pada kesehatan, protokol atau jarak fisik. Kegiatan diawali dengan penyusunan rencana dan jadwal kegiatan serta perlengkapan yang diperlukan. Bentuk kegiatan dikemas dalam bentuk materi dan video yang dibagikan melalui google drive secara online melalui grup WhatsApp. Kegiatan diakhiri dengan evaluasi menggunakan google form. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat terdapat sebanyak 57,69% pemahaman warga dalam kategori baik, 26,92% cukup dan 15,38% kurang. Kegiatan berjalan dengan baik dan perlu pemantauan lebih lanjut.
CAPACITY BUILDING PRINSIP SAFETY DALAM PENGGUNAAN PESTISIDA PADA PETANI DENGAN MEDIA BUKU SAKU DAN ANIMASI Ekha Rifki Fauzi; Ari Kusuma Wardana; R. Hafid Hardyanto
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v4i1.2965

Abstract

Pesticides play an important role in agricultural pest control. However, unsafe behavior in pesticide use can lead to a decline in the health of farmers. The principle of occupational safety and health when using pesticides must be carried out by farmers. The purpose of this devotion is capacity building of safety principles in the use of pesticides with pocketbook & animation media. The method used is the CO (Community Organizer) approach with KWT cadres (Peasant Women's Group), Tamantirto Village, Bantul, Yogyakarta through workshop training, discussions, consulting services, face-to-face, Q&A, and mentoring. The result of this capacity building is education and health promotion using the nine principles of safety and animated educational videos. The selection of both media is intended that farmers can easily understand the principles of safety when going to and after using pesticides. In addition, both media are delivered in easy-to-understand language and animations that illustrate the principle of safety with pesticides. Based on the results at the time of the implementation of devotion and evaluation it was concluded that the capacity building activities of the participants were facilitated to understand with their pocketbooks and animations that can be accessed through youtube channels. Pestisida memegang peranan penting dalam pengendalian hama pertanian. Namun, perilaku tidak aman dalam penggunaan pestisida dapat menyebabkan penurunan derajat kesehatan petani. Prinsip keselamatan dan kesehatan kerja saat menggunakan pestisida harus dilakukan oleh petani. Tujuan pengabdian ini ialah capacity building prinsip-prinsip safety dalam penggunaan pestisida dengan media buku saku & animasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan CO (Community Organizer) dengan kader KWT (Kelompok Wanita Tani), Desa Tamantirto, Bantul, Yogyakarta melalui pelatihan workshop, diskusi, layanan konsultasi, tatap muka, tanya jawab, dan pendampingan. Hasil dari capacity building ini adalah edukasi dan promosi kesehatan dengan menggunakan media buku saku Sembilan Prinsip Keselamatan dan video edukasi animasi. Pemilihan kedua media dimaksudkan bahwa petani dapat mudah dalam memahami prinsip-prinsip safety saat akan dan sesudah menggunakan pestisida. Selain itu, kedua media disampaikan dengan bahasa yang mudah dimengerti dan animasi yang mengilustrasikan prinsip safety dengan pestisida. Berdasarkan hasil pada saat pelaksanaan pengabdian dan evaluasi disimpulkan bahwa kegiatan capacity building para peserta dimudahkan untuk memahami dengan buku sakunya dan animasi yang dapat diakses melalui channel youtube.

Page 2 of 2 | Total Record : 17