cover
Contact Name
Yogho Prastyo
Contact Email
yoghoprastyo@gmail.com
Phone
+6281250166685
Journal Mail Official
borticalth@gmail.com
Editorial Address
JL. AMAL LAMA, NOMOR 1, KELURAHAN PANTAI AMAL, KOTA TARAKAN 77123
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Journal of Borneo Holistic Health
ISSN : 26219530     EISSN : 26219514     DOI : https://doi.org/10.35334/borticalth
Borneo Holistic Health (borticalth) adalah jurnal cetak dan online dengan sistem open access journal. Borticalth merupakan sarana pengembangan dan publikasi karya ilmiah bagi para peneliti, dosen dan praktisi keperawatan, kebidanan maupun displin ilmu kesehatan lainnya. Borticalth menerbitkan artikel-artikel dalam lingkup keperawatan, kebidanan maupun kesehatan secara luas namun terbatas. Artikel harus merupakan hasil penelitian, studi kasus, hasil studi literatur, konsep keilmuan, pengetahuan dan teknologi yang inovatif dan terbaharu dalam lingkup ilmu keperawatan dan bidang lain yang terkait dalam baik dalam lingkup skala nasional dan internasional. Keperawatan Manajemen Keperawatan Bedah Keperawatan Kritis Keperawatan gawat darurat Keperawatan jiwa Keperawatan komunitas Keperawatan geriatri Keperawatan keluarga Keperawatan anak Pendidikan keperawatan Keperawatan maternitas Kesehatan wanita Kebidanan Psikologi Promosi kesehatan
Articles 160 Documents
Analisis Pengetahuan Ibu Hamil Dengan Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi Padlillah, Rahmi; octamelia, Mega
Journal of Borneo Holistic Health Vol 2, No 1 (2019): Journal Of Borneo Holistic Health
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.912 KB) | DOI: 10.35334/borticalth.v2i1.687

Abstract

Pendahuluan Kematian ibu di Indonesia yaitu sebesar 359/100.000 kelahiran hidup. Hal ini dapat dicegah melalui beberapa cara yaitu melalui perencanaan persalinan di tempat kesehatan, ditolong oleh tenaga kesehatan, persiapan biaya maupun dukungan keluarga. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis pengetahuan ibu hamil tentang faktor resiko tinggi dan komplikasi persalinan terhadap perencanaan persalinan. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. sampel dalam penelitian ini sebanyak 63 responden. Pengumpulan data dilakukan bulan Desember 2017. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah kuesioner. Hasil uji statistik chi square diperoleh p value = 0,048 (p 0,05) yang berarti ada hubungan antara pengetahuan ibu hamil dengan perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi. Oleh karena itu diharapkan untuk peneliti selanjutnya menambah variabel penelitian terkait perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi.
PENGETAHUAN TENTANG DIET DIABETES MELITUS BERPENGARUH TERHADAP KEPATUHAN KLIEN MENJALANI DIET Parman, Dewy Haryanti; nyompa, hadriana parman
Journal of Borneo Holistic Health Vol 1, No 1 (2018): Journal of Borneo Holistic Health
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.844 KB) | DOI: 10.35334/borticalth.v1i1.415

Abstract

Data dari RSU DR. Wahidin Sudirohusodo selama setahun, pasien yang menderita Diabetes Melitus sebanyak 709 orang, yang terdiri dari laki-laki 346 orang, perempuan 363 orang, dan dari data klasifikasi DM, yang luka dibetik sebanyak 71 orang, yang terjadi karena salah satu penyebabnya ketidakpatuhan menjalankan dietnya, banyaknya kasus komplikasi pada DM, sehingga peneliti tertarik melakukan penelitian tentang hubungan tingkat pengetahuan tentang diet DM dengan kepatuhan klien menjalani diet. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan gambaran hubungan tingkat pengetahuan tentang diet DM dengan kepatuhan klien menjalani diet di ruang poliklinik Endokrin RSUP DR. Wahidin Sudirohusodo.Dalam penelitian ini peneliti menggunakan desain penelitian analitik dengan menggunakan metode cross sectional, Populasi adalah semua pasien DM yang datang berobat ke Poliklinik Endokrin. Sampel penelitian menggunakan tehnik Purposive Sampling, Instrumen (alat pengumpul data) yang digunakan adalah kuisioner, analisa yang digunakan pada penelitian ini menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji kai-kuadrat. Hasil dari uhi X2 dengan menggunakan SPSS diperoleh hasil nilai X2 lebih besar dari nilai X2 tabel 0,05, sehingga ada hubungan tingkat pengetahuan tentang diet DM dengan kepatuhan klien menjalani diet, dan nilai P lebih kecil dari intervalnya makin bermakna suatu penelitian. Dan dari nilai odds ratio (7,250) 7,250 kali lebih besar untuk patuh menjalani diet. Kesimpulan: menggambarkan bahwa responden yang berpengetahuan cukup sama besar dengan yang berpengetahuan kurang dan kepatuhan terhadap diet lebih besar dibandingkan dengan yang tidak patuh serta ada hubungan antara tingkat pengetahuan tentang diet Diabetes Melitus dengan kepatuhan klien menjalani diet di Ruang Poliklinik Endokrin RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Kata kunci: Tingkat pengetahuan, Diabetes mellitus, Diet.
Faktor - Faktor Yang Memperngaruhi Terjadinya Emesis Gravidarum Pada Kehamilan Trimester I Di Puskesmas Pantai Amal Retnowati, Yuni
Journal of Borneo Holistic Health Vol 2, No 1 (2019): Journal Of Borneo Holistic Health
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.184 KB) | DOI: 10.35334/borticalth.v2i1.586

Abstract

Emesis gravidarum merupakan keluhan umum yang disampaikan pada kehamilan muda. Keadaan ini kurang lebih terjadi 6 minggu sampai 10 minggu. Banyak faktor mempengaruhi  terjadinya emesis gravidarum diantaranya faktor paritas, faktor usia, faktor pekerjaan, faktor gizi dan faktor psikologis. Januari-April 2016 kunjungan ibu hamil trimester I di Puskesmas Pantai Amal sebanyak 256 dengan kejadian emesis gravidarum 70% ( 179 orang ).Penelitian ini menggunakan metode pendekatan cross sectional dengan uji statistik korelasi. Untuk melihat pengaruh antara faktor paritas, usia, pekerjaan, gisi dan psikologis dengan emesis gravidarum.Sampel diambil secara quota pada ibu hamil trimester I yang berkunjung ke Puskesmas Pantai Amal sebanyak 25 orang.Hasil penelitian ini meliputi faktor paritas dengan emesis gravidarum r = -,207 menunjukan pengaruhnya lemah, faktor usia dengan emesis gravidarum r = 0,085  menunjukkan pengaruhnya lemah, faktor pekerjaan dengan emesis gravidarum r = -,087 menunjukkan pengaruhnya lemah, faktor psikologis dengan emesis gravidarum r = 0,031 menunjukkan pengaruhnya lemah, faktor gizi dengan emesis gravidarum r = 0,324 menunjukkan pengaruh sedang.Taraf kesalahan 5% (taraf kepercayaan 95%), maka hipotesa yang mengatakan tidak ada pengaruh antara faktor paritas, faktor usia, faktor pekerjaan, faktor gisi dan faktor psikologis dengan emesis gravidarum (Ho) diterima. Faktor paritas dengan emesis gravidarum t hitung = 1,010, faktor usia dengan emesis gravidarum t hitung = 0,411, untuk faktor pekejaan dengan emesis gravidarum t hitung = 0,424, faktor gisi dengan emesis gravidarum t hitung = 1,631 dan faktor psikologis dengan emesis gravidarum t hitung = 0,151 sedangkan t tabel = 2,064, sehingga t hitung lebih kecil dari t tabel berarti emesis gravidarum merupakan keadaan yang normal pada kehamilan muda. Kata kunci : faktor paritas, faktor usia, faktor pekerjaan, faktor gisi, faktor psikologis dan emesis gravidarum.
PERILAKU CERDIK LANSIA DIABETES MELITUS YANG MENDAPATKAN DUKUNGAN KELUARGA Mujito, Mujito -
Journal of Borneo Holistic Health Vol 2, No 2 (2019): Journal Of Borneo Holistic Health
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.418 KB) | DOI: 10.35334/borticalth.v2i2.822

Abstract

Perilaku cerdik merupakan salah satu upaya dalam pencegahan penyakit Diabetes Melitus merupakan singkatan dari cek kesehatan secara berkala, enyahkan asap rokok, rajin olahraga, diet seimbang, istirahat cukup, dan kelola stres. Upaya pencegahan ini juga tidak lepas dari peran serta dukungan keluarga. Diabetes Melitus merupakan penyakit tidak menular yang menjadi penyebab kematian terbanyak serta penyakit ini lebih rentan diderita pada orang lanjut usia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dukungan keluarga terhadap perilaku cerdik pada lansia pengidap Diabetes Melitus. Metode penelitian ini menggunakan studi kasus deskriptif kualitatif dengan melakukan wawancara terstruktur kepada lima keluarga yang menjadi pertisipan di wilayah Kelurahan Bendo yang memeriksakan kesehatan di Puskesmas Kepanjenkidul Kota Blitar. Hasil penelitian tentang dukungan keluarga terhadap perilaku cerdik, yaitu memberikan dukungan penilaian berupa mengingatkan atau memotivasi lansia agar menerapkan perilaku cerdik, memberikan dukungan instrumental berupa bantuan nyata, memberikan dukungan informasional berupa memberikan sedikit pengetahuan tentang perawatan lansia pengidap Diabetes Melitus, serta dukungan emosional  berupa kasih sayang dan perhatian. Namun masih ada hal-hal yang perlu diperhatikan seperti kurangnya dukungan penilaian atau dorongan untuk berperilaku cerdik. Diharapkan tenaga kesehatan dapat memberikan dukungan dan dorongan kepada keluarga untuk selalu memperhatikan kebutuhan lansia pengidap Diabetes Melitus dengan cara menerapkan perilaku cerdik melalui edukasi kesehatan.
DUKUNGAN SUAMI TERHADAP PEMILIHAN KONTRASEPSI INTRAUTERIN DEVICE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MAMBURUNGAN Retnowati, Yuni; novianti, doris
Journal of Borneo Holistic Health Vol 1, No 1 (2018): Journal of Borneo Holistic Health
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.567 KB) | DOI: 10.35334/borticalth.v1i1.426

Abstract

Dukungan suami sangatlah berdampak positif bagi keluarga, terlebih terhadap pasangannya, karena adanya dukungan suami terutama dalam pemilihan IUD, maka istri akan merasa yakin dalam memilih dan selama pemakaiannya istri tidak akan khawatir karena suami sudah mendukung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan dukungan suami terhadap pemilihan kontrasepsi IUD. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kolerasi yang menggunakan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh akseptor kb di wilayah kerja Puskesmas Mamburungan. Teknik sampel menggunakan Proportionate Stratified Random Sampling dengan jumlah responden 54 orang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrument penelitian berupa kuesioner baik pada dukungan suami maupun pemilihan kontrasepsi. Pengelolaan dan analisa data menggunakan program SPSS dan selanjutnya disajikan dalam bentuk tabel dan narasi, dengan menggunakan tes statistik dengan tingkat kemaknaan α 0,05. Hasil penelitian terhadap responden pada dukungan suami diperoleh hasil yang tidak mendukung sebanyak 33 orang (61,1%) dan yang mendukung sebanyak 21 orang (38,9%). Pemilihan kontrasepsi IUD 20 orang (37,0%) dan yang Non IUD sebanyak 34 orang (63,0%). Pada uji statistik diperoleh hasil p = 0,006 yang berarti terdapat hubungan dukungan suami terhadap pemilihan kontrasepsi IUD. Disarankan pada penelitian selanjutnya dapat meneliti variabel-variabel lain yang mempengaruhi dukungan suami terhadap pemilihan kontrasepsi IUD. Kata Kunci : Dukungan Suami, Pemilihan Kontrasepsi, IUD 
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RESPON NYERI DALAM PEMASANGAN INFUS PADA ANAK HOSPITALISASI DI IGD RUMAH SAKIT MARTHA FRISKA MEDAN Butarbutar, Maria Haryanti
Journal of Borneo Holistic Health Vol 1, No 2 (2018): Journal Of Borneo Holistic Health
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.314 KB) | DOI: 10.35334/borticalth.v1i2.507

Abstract

Anak merupakan anugrah terindah dalam keluarga. Kesejahteraan dan kenyamanan anak merupakan tanggung jawab sebagai orang tua. Anak usia 5-14 tahun yang mengalami rawat inap karena menderita penyakit ISPA sebesar 15,4%, penyakit TB paru sebesar 0,3%, Hepartitis sebesar 0,2%, Diare 5,1%, Malaria sebesar 0,3% Asama sebesar 3,9%, dan Kanker sebesar 0,1%. Anak yang terpasang infus menimbulkan nyeri. Nyeri merupakan suatu sensorik subjektif. Metode survei analitik Explanatory Research pendekatan Cross Sectional yaitu sampel diambil dari populasi, cara pengambilan sample pada penilitian ini menggunakan Purposive sampling merupakan teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu  Jumlah sample pada penelitian sebanyak 30 anak  yang diambil berdasarkan kriteria anak yang berumur 3-7 tahun yang terpasang infus, dan dijaga oleh orang tua atau wali. hasil berdasarkan usia anak besar dari 3 – 4 tahun sebanyak 20 orang (66.6%) dan besar dari 4 sampai 7 tahun sebanyak 10 orang (33.4%)  dan Pvalue yang dihasilkan 0.002, berdasakan jenis kelamin pvalue 0.005 berpengaruh terhadap respon nyeri, dukungan dari orang yang berada disekitar dengan hasil Pvalue 0.001. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa anak yang hospitalisasi dalam pemasangan infuse mempunyai respon nyeri sehingga para orangtua dan paramedic harus mengetahui factor factor yang mempengaruhi respon nyeri dan cara mengatasi agar nyeri tersebut berkurang berdasarkan dari factor factor yang mempengaruhi tersebut sehingga anak yang dihospitalisasi dapat kembali sehat dengan segera dan dapat pulang kembali melakukan aktivitasnya.Kata Kunci : respon nyeri, infuse, hospitalisasi
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KECEMASAN IBU NIFAS DALAM MELAKUKAN MOBILISASI DINI Mubarokah, Rizka innayatun
Journal of Borneo Holistic Health Vol 2, No 2 (2019): Journal Of Borneo Holistic Health
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.541 KB) | DOI: 10.35334/borticalth.v2i2.660

Abstract

Periode post parum adalah saat paling kritis untuk mencegah kematian ibu. Mobilisasi dini telah terbukti bermanfaat untuk mengurangi timbulnya tromboemboli dan mempercepat pemulihan kekuatan ibu.  Faktor emosional yang mempengaruhi mobilisasi adalah kecemasan. Kecemasan juga dipengaruhi oleh perilaku seseorang. Ibu dengan pengetahuan memperlakukan dirinya sendiri dengan perilaku yang lebih baik sehingga dapat mengturangi morbiditas dan mortalittas ibtu. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan kecemasan pada ibu pasca melahirkan. Jenis peneltiian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional, dengan menggunakan analisis statistik range spearman. Teknik pemilihan responden menggunakan accidental sampling dengan jumlah 38 responden. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik responden berdasarkan pengetahuan dengan pengetahuan baik 8 (21,1%), 25 (65,8%) pengetahuan sedang, dan 5 (13,2%) pengetahuan kurang. Karaktertitstik esponden menurut kecemasan adalah  27 (71,1%) idak memiliki pengalaman kecemasan, 8 (21,1%) dengan kecemasan rendah, dan 3 (7,9%) kecemasan sedang. Analisis rank spearman menunjukkan koefisien korelasi 0,415 dengan nilai signifikansi kurang dari 0,005 adalah 0,010. Penelitian  ini signifikan dengan hubungan yang cukup kuat. Kesimpulan dari peneltian  ini adalah sebagian besar ibu memiliki pengteahuan sedang, pengaltaman kecemasan rendah dan ada hubungan yang cukup kuatt antara pengetahtuan dan kecemasan saat melakukan mobilisasi dini pada ibu pasca melahirkan. Dianjurkan bagi ibu pasca bersalin untuk meningkatkan pengetahuan mereka tentang mobilisasi dini sejak masa kehamilan yaitu dengan menghadiri kelas ibu hamil secara teratur dan konseling prenatal dengan petugas kesehatan. Disisi lain tenaga medis diharapkan dapat meningkatkan program konseling kesehatan tentang mobilisasi dini.
CORRELATION ANALYSIS BETWEEN NURSE PERFORMANCE AND SATISFACTION LEVEL OF TOURIST PATIENTS IN BIMC HOSPITAL Laksmi, Ida Ayu Agung
Journal of Borneo Holistic Health Vol 1, No 1 (2018): Journal of Borneo Holistic Health
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.28 KB) | DOI: 10.35334/borticalth.v1i1.378

Abstract

AbstrakKualitas pelayanan keperawatan sangat tergantung dari kinerja perawat yang mencerminkan kemampuan seorang perawat dalam mengimplementasikan proses asuhan keperawatan. Selain dinilai dari tingkat akreditasi, kepuasan pasien juga sangat mempengaruhi citra dan kepercayaan masyarakat termasuk wisatawan asing. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional bertujuan untuk mengetahui korelasi antara dimensi kinerja perawat terhadap tingkat kepuasan pasien asing yang dirawat di UGD BIMC Hospital. Terdapat hubungan yang signifikan antara keenam domain kinerja perawat yaitu kepemimpinan, perawatan kritis, kemampuan kolaborasi dan pengajaran, kemampuan perencanan, kemampuan komunikasi dan profesionalitas perawat dengan kepuasan pasien wisatawan asing di UGD BIMC Hospital dengan nilai p α (0.05) melalui uji analisis spearman rho. Oleh karena itu, perawat perlu untuk terus mengupayakan dan selalu mengembangkan pelayanan keperawatan sesuai dengan program terstruktur sehingga dapat meningkatkan kinerja perawat sehingga kualitas pelayanan juga meningkat. Kata kunci: kepuasan pasien, kinerja perawat
PENGARUH TERAPI SUPORTIF TERHADAP KECEMASAN DAN MOTIVASI KELUARGA DALAM MERAWAT ANAK RETARDASI MENTAL RINGAN DI SLB DHARMA ASIH KRAKSAAN PROBOLINGGO Yunita, Rizka
Journal of Borneo Holistic Health Vol 1, No 2 (2018): Journal Of Borneo Holistic Health
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.415 KB) | DOI: 10.35334/borticalth.v1i2.500

Abstract

Retardasi mental (RM) merupakan suatu kondisi klinis yang bersifat sangat kompleks dimana individu memiliki tingkat intelegensi (IQ) rendah. Hal ini menyebabkan anak mengalami keterbatasan dalam berkomunikasi, kesulitan mengendalikan gerakan motorik kasar maupun halus dan tidak mampu memenuhi kebutuhan diri  sehingga membutuhkan bantuan dan tergantung kepada keluarga. Jika keluarga tidak mampu memberikan waktu dan perhatian lebih maka dapat menimbulkan kecemasan. Kecemasan yang dialami keluarga dapat berdampak pula terhadap motivasi keluarga merawat anak RM ringan. Tujuan penelitian adalah menganalisa pengaruh terapi suportif terhadap kecemasan dan motivasi keluarga dalam merawat anak retardasi mental ringan. Penelitian menggunakan desain quasy eksperimental dengan one group pre post test design. Populasi dan sampel penelitian adalah keluarga yang mempunyai anak RM ringan. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian didapatkan skor kecemasan keluarga dalam merawat anak RM ringan sebelum diberikan terapi suportif adalah 86,75 sedangkan sesudah 37,83. Skor motivasi keluarga dalam merawat anak RM ringan sebelum diberikan terapi suportif yakni 18,67 dan sesudah 42,12. Sementara itu, nilai signifikansi kecemasan sebesar  ρ=0,000 sehingga terdapat pengaruh terapi suportif terhadap kecemasan keluarga dalam merawat anak RM ringan. Selain itu, nilai signifikansi motivasi sebesar ρ=0,000 sehingga terdapat pengaruh terapi suportif terhadap motivasi keluarga dalam merawat anak RM ringan.Kata Kunci: kecemasan, motivasi, keluarga, retardasi mental ringan, terapi suportif
Analisis Kebutuhan Konseling Pranikah Tentang Kesehatan Reproduksi di Layanan Pernikahan di Kota Tarakan susanti, susanti
Journal of Borneo Holistic Health Vol 2, No 1 (2019): Journal Of Borneo Holistic Health
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.468 KB) | DOI: 10.35334/borticalth.v2i1.689

Abstract

Konseling pranikah tidak hanya membahas masalah psikologis pernikahan, namun juga masalah kesehatan khususnya kesehatan reproduksi  pasangan. Konseling pranikah dalam masalah kesehatan reproduksi mendiskusikan mengenai fisiologi reproduksi manusia, perencanaan keluarga serta nilai – nilai emosional penting dalam hal reproduksi. Konseling mengenai masalah kesehatan terutama kesehatan reproduksi dapat mendorong pasangan dalam mendiskusikan secara terbuka unsur seksual yang dalam pernikahan memotivasi secara bersama masalah – masalah tentang ekspektasi pasangan dari hubungan seksual dalam pernikahan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan calon pengantin tentang kesehatan reproduksi dan untuk menganalisis kebutuhan konseling pranikah tentang kesehatan reproduksi  di Kota Tarakan.Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan total responden calon pengantin sebanyak 51 orang dan 21 petugas di layanan pernikahan. Lokasi penelitian dilaksanakan di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai penyelenggara pernikahan bagi masyarakat yang beragama Islam dan layanan pernikahan lainnya bagi masyarakat yang bukan beragama Islam seperti gereja – gereja, pura maupun vihara yang ada di kota Tarakan.Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan calon pengantin tentang kesehatan reproduksi secara keseluruhan berkategori baik sebanyak 35 orang (68,6%) dan pengetahuan cukup sebanyak 16 orang (31,4%). Pelaksanaan konseling pranikah di Kota Tarakan secara umum dalam kategori cukup sebanyak 17 tempat pelaksana (80,95%) dan kategori kurang sebanyak 4 tempat pelaksana (19,05%) yang dinilai mencakup kebijakan, SDM (Sumber Daya Manusia), sarana/prasarana, pedoman; waktu, lama, metode, media dan materi. Adapun kebutuhan konseling pranikah tentang kesehatan reproduksi di Kota Tarakan 90,48% sangat membutuhkan untuk dilakukan konseling di fasilitas pelayanan pernikahan.

Page 2 of 16 | Total Record : 160