cover
Contact Name
M. Hasan Ma'ruf
Contact Email
hasan.stie.aas@gmail.com
Phone
+6281802579955
Journal Mail Official
budimas.aas@gmail.com
Editorial Address
Jln Slamet Riyadi No. 361 Windan Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Budimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by STIE AAS Surakarta
ISSN : -     EISSN : 27158926     DOI : https:/doi.org/10.29040/budimas
Jurnal Pengabdian Masyarakat BUDIMAS diterbitkan 2 (dua) kali setahun (April dan Oktober) oleh LPPM STIE AAS. Terbit pertama pada bulan Oktober 2019. BUDIMAS memuat hasil pengabdian kepada masyarakat dalam segala bidang. Editor mengundang para akademisi dan praktisi terkait (Perguruan Tinggi, Pemerintahan, LSM, dan lain-lain) untuk dapat mengirimkan artikelnya ke Jurnal Pengabdian Masyarakat BUDIMAS.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,348 Documents
MEMBANGUN ORGANISASI KEREMAJAAN DAN TRANSPARANSI PELAPORAN KEUANGAN TEMPAT IBADAH DI DUSUN ASRIMULYO DESA KEYONGAN BOYOLALI Muhammad Cholis; Hadi Samanto
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i2.20873

Abstract

Masjid sebagai tempat ibadah dan juga sebagai tempat kegiatan sosial kemasyarakatan. Masjid memiliki sumber dana dari masyarakat dan jama’ah seperti zakat, infaq, dan shodaqoh. Untuk itu masjid sudah seharusnya menerapkan sistem tata kelola yang terstruktur dan transparan. Oleh sebab itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk dapat mewujudkan fungsi masjid sebagaimana telah disebutkan dengan cara membentuk organisasi takmir masjid dan menyelenggarakan pelaporan keuangan masjid secara transparan. Lokasi kegiatan adalah Masjid An Nur, yang merupakan pengembangan dari Mushola An Nur, yang berlokasi di Dusun Asrimulyo, Desa Keyongan Kabupaten Boyolali. Dengan menggunakan metode pendampingan secara langsung atau On The Job Training, melalui tiga tahapan yaitu persiapan, pengesahan, dan pelaksanaan. Diperoleh hasil kegiatan yaitu Masjid An Nur telah membentuk kepengurusan dalam struktur organisasi takmir Masjid An Nur. Dengan adanya takmir maka kegiatan yang dilaksanakan di Masjid An Nur dapat direncanakan dan dikoordinasikan dengan baik kepada semua pihak yang berkepentingan. Selain itu, Masjid An Nur juga menerapkan transparansi informasi keuangan. Yaitu dengan membuat papan informasi keuangan. Yang bertujuan memberikan informasi sisa dana, pemasukan, dan pengeluaran keuangan Masjid kepada masyarakat. Dengan demikian diharapkan Masjid An Nur dan masyarakat sekitar dapat berkembang bersama secara harmonis dari sisi religi dan juga ekonomi. Kata Kunci: Takmir, Transparansi, Tata Kelola Masjid.
GERAKAN PEMERIKSAAN KESEHATAN DAN KONSULTASI HUKUM (GEPREK SULKUM) DI CAR FREE DAY SUKOHARJO Fatihah Wari Nurjanah; Kartika Cahyaningtyas; Triwahyuniastuti; Eko Ari Wibowo; Dewi Setyoningsih
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i2.20875

Abstract

Akses terhadap layanan kesehatan dasar secara rutin dan konsultasi hukum formal sering kali sulit dijangkau oleh masyarakat karena kendala biaya, waktu, dan adanya stigma psikologis. Program Gerakan Pemeriksaan Kesehatan dan Konsultasi Hukum (GEPREK SULKUM) hadir sebagai bentuk intervensi proaktif (jemput bola) dengan memanfaatkan ruang publik Car Free Day (CFD) Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 10 Mei 2026, dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM) sekaligus memberikan solusi taktis terhadap permasalahan legalitas secara gratis. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan (perizinan dan logistik), tahap pelaksanaan (alur pendaftaran, pemeriksaan/identifikasi, dan konsultasi), serta tahap evaluasi. Hasil kegiatan pada klaster kesehatan menunjukkan bahwa dari 20 peserta yang terdaftar, terdapat 4 orang (20%) teridentifikasi mengalami hipertensi (≥ 140/90 mmHg) dan 2 orang (10%) memiliki kadar gula darah sewaktu yang tinggi (≥200 mg/dL). Sementara pada klaster hukum, terdapat 1 peserta yang melakukan konsultasi mendalam terkait sengketa pembagian harta waris keluarga berupa tanah tak bersertifikat. Melalui program ini, peserta kesehatan mendapatkan edukasi gaya hidup dan rujukan ke fasilitas kesehatan, sedangkan klien hukum mendapatkan opini hukum berbasis Alternative Dispute Resolution (ADR) atau mediasi non-litigasi. Integrasi kedua layanan di ruang publik terbukti efektif meruntuhkan sekat birokrasi, meningkatkan awareness kesehatan fisik, dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Kwadungan Dalam Peningkatan Nilai Produk Turunan Bebek Dengan Metode Community-Based Entrepreneurship dan Value Chain Development Fais Sofyan Noor; Erba Lutfina; Galuh Wilujeng Saraswati; Dhiky Resandi Wur Handoyo
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i2.20881

Abstract

Downstream processing of livestock commodities is an important strategy for increasing product value and strengthening community economic independence based on local potential. Kwadungan Village, Ngasem District, Kediri Regency, has potential for herded duck farming, with a population of approximately 6,750 ducks. However, ducks and eggs are still predominantly sold fresh to collectors, resulting in limited added value. This community engagement program aimed to strengthen the capacity of the target group through the downstream processing of duck and egg products using the Community-Based Entrepreneurship (CBE) and Value Chain Development (VCD) approaches. The partner was the BERTAKWA group (Bebek dan Telur Kreasi Kwadungan), consisting of 20 productive-age housewives. The program was implemented through six stages: socialization and target-group mapping, production and packaging training, production assistance, legal compliance assistance, branding and marketing strengthening, and evaluation and sustainability planning. The program resulted in three processed products: black duck sambal, shredded duck, and keripik ketandhok. The participants’ mean knowledge score increased from 52.5 in the pre-test to 88 in the post-test, representing an increase of 35.5 points. The program also strengthened group capacity in production, packaging, business management, legal compliance, branding, and marketing. This program represents an initial step toward strengthening the duck and egg value chain through an integrated and sustainable approach.
PROGRAM PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN TATA KELOLA KEUANGAN BAGI PENGELOLA UNIT PASAR PADA PERUMDA PASAR DAN PANGAN MANGU GIRI SEDANA I Made Anjol Wiguna; Anantawikrama Tungga Atmadja; I Made Pradana Adiputra; Gusti Ayu Ketut Rencana Sari Dewi
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i2.20888

Abstract

Pengelolaan keuangan yang akuntabel menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan tata kelola pasar tradisional. Namun, pengelola unit pasar pada Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana masih menghadapi keterbatasan dalam pencatatan transaksi dan penyusunan laporan keuangan sederhana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelola unit pasar melalui pelatihan dan pendampingan pembukuan sederhana. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelatihan, praktik dan pendampingan, serta evaluasi. Materi yang diberikan mencakup konsep tata kelola keuangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai prinsip transparansi dan akuntabilitas keuangan yang ditunjukkan melalui peningkatan hasil pre-test 65% ke post-test 80%. Program ini berkontribusi dalam memperkuat kapasitas pengelola unit pasar sehingga mendukung terwujudnya tata kelola keuangan pasar yang lebih efektif, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Kata kunci: tata kelola keuangan; pengelola unit pasar; pelatihan dan pendampingan; akuntabilitas. Abstract Accountable financial management is a key factor in improving the governance of traditional markets. However, the market unit managers at Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana still face limitations in recording financial transactions and preparing simple financial reports. This community service program aimed to enhance the knowledge and skills of market unit managers through training and mentoring in basic bookkeeping practices. The implementation method consisted of four stages: preparation, training, practical exercises and mentoring, and evaluation. The training materials covered fundamental concepts of financial governance. The results indicated an improvement in participants' understanding of the principles of financial transparency and accountability, as reflected in the increase in pre-test scores from 65% to 80% in the post-test. The program contributed to strengthening the capacity of market unit managers, thereby supporting the implementation of more effective, transparent, accountable, and sustainable market financial governance. Keywords: financial governance; market unit managers; training and mentoring; accountability.
INDONESIA–THAILAND COLLABORATIVE COMMUNITY SERVICE PROGRAM: EMPOWERING SMES THROUGH SUSTAINABLE FINANCIAL MANAGEMENT AND DIGITAL LITERACY Cahyani Tunggal Sari; Wanuri; Achmad Junaidi
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i2.20890

Abstract

Small and Medium Enterprises (SMEs) play a crucial role in economic growth, employment creation, and social development in ASEAN countries, including Indonesia and Thailand. Despite their importance, many SMEs continue to experience challenges related to weak financial management practices and limited digital financial literacy. This international community service program was implemented as a collaborative initiative between Indonesian and Thai academics to empower SMEs through sustainable financial management and digital literacy training. The program applied a participatory and practice-based approach through workshops, hands-on financial exercises, digital finance simulations, and mentoring sessions. Training topics included basic bookkeeping, separation of personal and business finances, cash flow management, pricing strategies, digital financial tools, and sustainable financial practices. The results indicate improvements in participants’ financial understanding, adoption of digital financial tools, and awareness of business sustainability. This program demonstrates that cross-country community service collaboration can effectively strengthen SME financial capacity while supporting ASEAN academic cooperation and sustainable development goals. Keywords: SMEs, community service, financial literacy, sustainable finance, digital literacy, Indonesia–Thailand collaboration
PELATIHAN TATA KELOLA KEUANGAN, PENGENDALIAN INTERNAL, DAN PENGELOLAAN KEUANGAN USAHA PADA INDUSTRI PARIWISATA DAN HOSPITALITY Gusti Ayu Komang Yanti Yulansari; Desak Nyoman Sri Werastuti; Putu Sukma Kurniawan; I Gusti Ayu Purnamawati
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i2.20898

Abstract

Pengelolaan keuangan dan pengendalian internal merupakan faktor penting dalam meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan keberlanjutan usaha pada industri pariwisata dan hospitality. Namun, masih banyak pelaku usaha yang menghadapi kendala dalam pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan, pengelolaan biaya, serta penerapan sistem pengendalian internal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi pelaku industri melalui pelatihan mengenai tata kelola keuangan, pengendalian internal, dan pengelolaan keuangan usaha. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui ceramah interaktif, workshop, praktik penyusunan laporan keuangan, diskusi studi kasus, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan diikuti oleh 18 peserta yang berasal dari sektor hotel, restoran, biro perjalanan wisata, dan usaha hospitality lainnya. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai tata kelola keuangan, kemampuan menyusun laporan keuangan sederhana, pengelolaan biaya operasional, serta penerapan pengendalian internal untuk meminimalkan risiko fraud. Selain meningkatkan keterampilan teknis, pelatihan juga mendorong perubahan perspektif peserta terhadap pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang baik sebagai strategi meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha di industri pariwisata dan hospitality. Kata kunci: tata kelola keuangan; pembukuan sederhana; pengelola unit pasar; pelatihan dan pendampingan; akuntabilitas. Abstract Financial governance and internal control are essential for improving the effectiveness, efficiency, and sustainability of businesses in the tourism and hospitality industry. However, many business operators still encounter challenges in transaction recording, financial reporting, cost management, and the implementation of effective internal control systems. This community service program aimed to enhance participants' competencies through training on financial governance, internal control, and business financial management. The program employed a participatory approach consisting of interactive lectures, workshops, hands-on financial reporting exercises, case study discussions, mentoring, and evaluation. A total of 18 participants from hotels, restaurants, travel agencies, and other hospitality businesses attended the training. The results indicated significant improvements in participants' understanding of financial governance, their ability to prepare simple financial statements, manage operational costs, and implement internal controls to reduce fraud risk. Beyond improving technical skills, the program also fostered greater awareness of the importance of transparency, accountability, and good governance as strategic elements for enhancing business competitiveness and long-term sustainability within the tourism and hospitality industry. Keywords: financial governance; fraud prevention; internal control; tourism and hospitality industry; training
PENGEMBANGAN BUMKAM MELALUI PENGELOLAAN POTENSI PARAWISATA DAN KEWIRAUSAUSAHAAN LOKAL DI KAMPUNG TAHIMA SOROMA Riene Elisabeth Infasye Womsiwor; Pamince Tabuni; Hacjriany A.Rahman; Gea B.F Saharani; Teti Telenggen; Nenci Hasiani Manurung; Maria V. F Muay; Betola Keiya; Aten Ugipa; Lidiah Tereda Iwo
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i2.20735

Abstract

Kampung Tahima Soroma (Kayo Pulo) di Kota Jayapura memiliki potensi alam dan budaya yang unik, namun belum dimanfaatkan secara optimal untuk pariwisata berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi pariwisata berkelanjutan di wilayah tersebut dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat adat dan aparat kampung sebagai aktor utama. Potensi besar yang dimiliki kampung ini yaitu di bidang pariwisata berbasis kearifan lokal dan kewirausahaan masyarakat. Namun, pengelolaan potensi tersebut belum optimal karena keterbatasan kapasitas kelembagaan BUMKAM, rendahnya keterampilan digital marketing, serta minimnya integrasi produk lokal ke dalam rantai pariwisata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan BUMKAM melalui pelatihan pengelolaan potensi pariwisata dan penguatan kewirausahaan lokal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui pelatihan, pendampingan, diskusi kelompok,dan simulasi bisnis pariwisata. Materi pelatihan meliputi identifikasi potensi wisata kampung, penguatan Rekomendasi BUMKAM, mindset kewirausahaan, pembuatan Qris bagi pelaku UMKM, dan strategi pemasaran digital melalui media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pengurus BUMKAM dan pelaku usaha lokal mengenai kegunaan Qris untuk trandsaksi jual/beli, pengembangan produk UMKM, serta pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana promosi.Dengan demikian, program ini efektif dalam mendorong kemandirian ekonomi kampung Kayo Pulo melalui peran aktif BUMKAM sebagai pengelola potensi pariwisata dan kewirausahaan lokal. Hasil penelitian diharapkan mengidentifikasi potensi ekonomi pariwisata dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kampung Kayo Pulo melalui memberikan rekomendasi terkait SOP kepada Bumkam , pembuatan Qris untuk pelaku UMKM dan pengembangan usaha mikro. Di sisi lain, studi ini juga mengkaji tantangan seperti, minimnya infrastruktur, dan rendahnya partisipasi masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pemangku kepentingan terkait dalam pariwisata berkelanjutan. Selain itu hasil dari penelitian ini dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan pariwisata berkelanjutan di Kampung Tahima Soroma. Kata Kunci : BUMKAM,Parawisata Berkelanjutan ,Kewirausahaan Lokal ,Digitalisasi UMK M,Kampung Tahima Soroma
PENINGKATAN KAPASITAS PENULISAN ARTIKEL DAN JURNAL HUKUM DI KOMISI PEMILIHAN UMUM SUKOHARJO OLEH FAKULTAS HUKUM INSTITUT TEKNOLOGI BISNIS AAS INDONESIA Eko Ari Wibowo; Kartika Cahyaningtyas; Nafi’uddin Fauzi Mahfudh; Muh. Isra Bil Ali; Yoga Adi Pratama; Ana Muslimatun Hasanah
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i2.20920

Abstract

Komisi pemilihan umum kabupaten sukoharjo merupakan bagian dari institusi pemerintahan di tingkat kabupaten yang diberi wewenang kusus dalam pelaksanaan pemilihan umum di wilayah hukum kabupaten sukoharjo. Upaya peningkatan sumber daya manusia di kalangan komisi pemilihan umum kabupaten sukoharjo, kami memberikan sebuah trobosan baru dengan cara memberikan pelatihan secara langsung tentang penulisan karya ilmiah. Penulisan karya ilmiah merupakan salah satu upaya yang relefan dalam usaha peningkatan sumber daya manusia. Dalam upaya peningkatan sumber daya manusia di komisi pemilihan umum kabupaten sukoharjo, fakultas hukum institut teknologi bisnis AAS Indonesia telah berusaha aktif memberikan pelatihan serta bimbingan secara langsung yang dilaksanakan secara berjenjang untuk membantu mewujutkan peningkatan sumber daya manusia di komisi pemilihan umum kabupaten sukoharjo. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah dilakukan di komisi pemilihan umum kabupaten sukoharjo. Kedepan harapanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat di komisi pemilihan umum kabupaten sukoharjo tetap dapat terlaksana.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 2 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 1 (2025): BUDIMAS Vol. 7 No. 1 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 3 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023): BUDIMAS : VOL. 5, NO.1, 2023 Vol 5, No 1 (2023): BUDIMAS : VOL. 5, NO.1, 2023 Vol 5, No 2 (2023): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2023): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2022): BUDIMAS : VOL. 04 NO. 02, 2022 Vol. 4 No. 2 (2022): BUDIMAS : VOL. 04 NO. 02, 2022 Vol. 4 No. 1 (2022): BUDIMAS : VOL. 04 NO. 01, 2022 Vol 4, No 1 (2022): BUDIMAS : VOL. 04 NO. 01, 2022 Vol. 3 No. 2 (2021): BUDIMAS : VOL. 03 NO. 02, 2021 Vol 3, No 2 (2021): BUDIMAS : VOL. 03 NO. 02, 2021 Vol. 3 No. 1 (2021): BUDIMAS : VOL. 03 NO. 01, 2021 Vol 3, No 1 (2021): BUDIMAS : VOL. 03 NO. 01, 2021 Vol 2, No 1 (2020): BUDIMAS : VOL. 02 NO. 01, 2020 Vol 2, No 2 (2020): BUDIMAS : Vol. 2, No. 2, 2020 Vol. 2 No. 2 (2020): BUDIMAS : Vol. 2, No. 2, 2020 Vol 1, No 1 (2019): BUDIMAS : VOL. 01 NO. 01, 2019 More Issue