cover
Contact Name
M. Hasan Ma'ruf
Contact Email
hasan.stie.aas@gmail.com
Phone
+6281802579955
Journal Mail Official
budimas.aas@gmail.com
Editorial Address
Jln Slamet Riyadi No. 361 Windan Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Budimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by STIE AAS Surakarta
ISSN : -     EISSN : 27158926     DOI : https:/doi.org/10.29040/budimas
Jurnal Pengabdian Masyarakat BUDIMAS diterbitkan 2 (dua) kali setahun (April dan Oktober) oleh LPPM STIE AAS. Terbit pertama pada bulan Oktober 2019. BUDIMAS memuat hasil pengabdian kepada masyarakat dalam segala bidang. Editor mengundang para akademisi dan praktisi terkait (Perguruan Tinggi, Pemerintahan, LSM, dan lain-lain) untuk dapat mengirimkan artikelnya ke Jurnal Pengabdian Masyarakat BUDIMAS.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,319 Documents
MENINGKATKAN WAKTU PEMBELIAN YANG OPTIMAL PADA UKM KULINER DI TANGERANG SELATAN Rosmita Rasyid; Jesslyn; Liviany
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i2.20215

Abstract

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) sektor kuliner memiliki peran strategis dalam perekonomian perkotaan, khususnya dalam penciptaan lapangan kerja dan pemenuhan kebutuhan konsumsi masyarakat. Namun, banyak UKM kuliner masih menghadapi kendala dalam pengelolaan pembelian dan persediaan barang dagangan, yang berdampak pada inefisiensi biaya, ketidakseimbangan stok, serta gangguan kelancaran operasional. Permasalahan ini umumnya disebabkan oleh lemahnya pada manajemen pesediaan dan perencanaan kebutuhan bahan baku, pencatatan stok yang masih manual, serta keterbatasan pemahaman pelaku usaha terhadap prinsip manajemen pembelian modern. Kegiatan PKM bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajerial UKM kuliner dalam aspek pembelian barang dagangan melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan manajemen pembelian dan persediaan. Mitra kegiatan adalah UKM kuliner masih menghadapi kendala pada aspek pencatatan stok, perencanaan pembelian, dan antisipasi keterlambatan pasokan. Metode pelaksanaan PKM meliputi observasi lapangan, wawancara, pelatihan manajemen pembelian, pendampingan penerapan sistem pencatatan stok sederhana berbasis digital, serta evaluasi hasil kegiatan. Hasil yang diharapkan dari program ini adalah meningkatnya pemahaman mitra mengenai pembelian berbasis data penjualan, pengendalian stok yang lebih akurat, serta peningkatan efisiensi operasional usaha. Program ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan daya saing UKM kuliner dan menjadi model pengembangan manajemen pembelian yang dapat direplikasi pada UKM sejenis. Kata kunci: UMKM, Manajemen Pembelian, Persediaan, Barang Dagangan,  Efisiensi Operasional
USAHA HIDROPONIK UNTUK MENUNJANG EDU WISATA DI LEDOK DAWAN GROBOGAN Rahmawati; Sri Murni; Ari Kuncara Widagdo; Sri Hartoko; Edy Supriyono; Junaid M. Shaikh
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i2.20235

Abstract

Desa Ledokdawan, Grobogan memiliki potensi pertanian besar namun terkendala ketergantungan pada pertanian konvensional, rendahnya pengetahuan hidroponik, keterbatasan pemasaran, dan belum optimalnya potensi wisata edukasi. Program PKM ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam penerapan hidroponik, pengembangan edu-wisata, perluasan pemasaran digital, dan peningkatan nilai ekonomi produk pertanian. Indikator keberhasilan dilihat dari jumlah peserta pelatihan, peningkatan skor pengetahuan, jumlah instalasi hidroponik, jumlah hasil panen, jumlah kunjungan wisata edukasi, dan jumlah akun marketplace aktif. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahapan sosialisasi yang terdiri dari observasi, persiapan, sosialisasi kepada masyarakat, dan pemaparan program; pelaksanaan kegiatan; pendampingan dan evaluasi; serta keberlanjutan program di lapangan setelah kegiatan selesai. Program ini berhasil membangun rintisan taman edukasi hidroponik sebagai sarana pembelajaran sekaligus destinasi wisata edukatif. Jumlah peserta pelatihan sebanyak 116 orang, peningkatan skor pengetahuan 30%, rata-rata 2 instalasi per rumah (1 instalasi 3 paralon), hasil panen 1,5 kg per rumah per bulan, dan kunjungan rata-rata 30 orang per bulan. Pemasaran digital melalui Shopee, Instagram, Facebook, dan WhatsApp Business masih dalam tahap pengembangan desain tampilan. Program ini berdampak positif pada ekonomi, pendidikan, dan keberlanjutan lingkungan, sehingga berpotensi menjadi model pengembangan desa berbasis pertanian modern dan edu-wisata berkelanjutan.
Sosialisasi Nilai Kesetaraan Gender dalam Membangun Harmoni dan Kolaborasi di Lingkungan Masyarakat Mareta Ramadhanis; Maya Fatriyana; Bhramastya Sandy Hargita; M. Sagitra Pranata; Mardiana
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i2.20238

Abstract

Kesetaraan gender merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan masyarakat yang harmonis, inklusif, dan kolaboratif. Namun, berbagai stereotip dan bias gender masih ditemukan dalam kehidupan sosial masyarakat sehingga dapat membatasi partisipasi individu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai nilai-nilai kesetaraan gender serta mendorong terbentuknya harmoni dan kolaborasi sosial. Kegiatan dilaksanakan pada komunitas Perkumpulan Ibu-Ibu Le Grand di kawasan Macan Lindungan, Kota Palembang, menggunakan metode sosialisasi partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, dan refleksi bersama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep kesetaraan gender serta perubahan perspektif terhadap stereotip gender yang berkembang di masyarakat. Selain itu, peserta memahami bahwa kesetaraan gender tidak hanya berkaitan dengan keadilan sosial, tetapi juga berkontribusi dalam memperkuat kerja sama, partisipasi, dan kolaborasi sosial. Kegiatan ini menunjukkan bahwa komunitas skala kecil memiliki potensi sebagai ruang efektif untuk menginternalisasikan nilai-nilai kesetaraan gender dalam kehidupan sehari-hari.
PENGUATAN KEPASITAS EKONOMI DAN SOSIAL MASYARAKAT LINGKAR TAMBANG MELALUI PENDEKATAN PARTISIPATIF DI KABUPATEN HALMAHERA TENGAH Nurlaila; Hartati Hadadi; Nurdin I. Muhamad; Aziz Hasyim
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i2.20258

Abstract

Keberadaan industri pertambangan di Kabupaten Halmahera Tengah telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Namun demikian, masyarakat yang berada di wilayah lingkar tambang masih menghadapi berbagai tantangan terkait peningkatan kapasitas ekonomi dan sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas ekonomi dan sosial masyarakat melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat sebagai aktor utama dalam setiap tahapan kegiatan. Metode yang digunakan meliputi pemetaan kebutuhan masyarakat, Focus Group Discussion (FGD), pelatihan kewirausahaan, penguatan kelembagaan sosial, serta pendampingan kelompok masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan usaha produktif, penguatan kerja sama sosial, serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan lokal. Pendekatan partisipatif terbukti mampu mendorong kemandirian masyarakat dan memperkuat modal sosial sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan. Program ini direkomendasikan untuk dikembangkan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, perusahaan tambang, perguruan tinggi, dan masyarakat.
Peningkatan Literasi Manajemen Cedera Olahraga Berbasis Protokol POLICE Melalui Tripartite Synergy Program di Batu Football Academy Moch. Yunus; Nanang Tri Wahyudi; Lucretia Zalfa Shabira; Moh. Abduh Malik; Lintang Nirmalasari Gemalocahaya Manggolo
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i2.20318

Abstract

Peningkatan intensitas kompetisi sepak bola usia muda pada tingkat akademi memicu lonjakan insidensi cedera muskuloskeletal. Kondisi ini diperparah oleh fenomena salah penanganan awal (maltreatment) akibat keterbatasan literasi kesehatan terintegrasi di lingkungan mitra. Tujuan  Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengeliminasi kesenjangan pemahaman (health literacy gap) dan mengakselerasi kecakapan psikomotorik ekosistem tripartit (pelatih, atlet, dan orang tua) di Batu Football Academy (BAFA) dalam manajemen cedera menggunakan protokol kontemporer RICE dan POLICE.  Intervensi dilakukan kepada 63 mitra sasaran (3 pelatih, 30 atlet remaja, dan 30 orang tua) melalui strategi Tripartite Synergy Program yang mengombinasikan metode edukasi siber (cyber-education), lokakarya klinis, dan pendampingan simulasi kegawatdaruratan lapangan. Evaluasi dampak diukur menggunakan instrumen kuesioner kuantitatif deskriptif pre-test dan post-test.  Kegiatan ini berhasil memicu lonjakan pemahaman yang signifikan secara sirkular. Kategori pemahaman pelatih meningkat dari tinggi (67%) menjadi sangat tinggi (100%). Pemahaman atlet melonjak dari sedang (37%) ke tinggi (83%) , dan kelompok orang tua mengalami akselerasi literasi paling masif dari kategori rendah (33%) menjadi tinggi (77%). Model pemberdayaan berbasis ekosistem tripartit terbukti efektif memutus mata rantai kegagalan penanganan cedera di tingkat domestik maupun lapangan, sekaligus meletakkan fondasi mitigasi risiko demi keberlanjutan karier atlet di Batu Football Academy. Kata Kunci: Cedera Olahraga, Ekosistem Tripartit, Pemberdayaan Masyarakat, POLICE, Batu Football Academy.
INOVASI TEKNOLOGI DAN DESAIN UKM BATIK CIPRAT DI KENDAL: UPAYA UMKM NAIK KELAS Rahmawati; Corina Joseph; Dwi Prasetyani; Asri Laksmi Riani; Catur Sugiarto; Siti Nurlaela; Endang Dwi Amperawati; Ratna Wijayanti Daniar Paramita; Desy Nurcahyanti; Ashari
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i2.20406

Abstract

Batik Linggo, an MSME partner, focuses on developing product design and marketing strategies. The program begins with systematic splash technique training, including exploration of shapes, color composition, and alignment with market trends. The training also includes attractive packaging techniques, social media management, and online sales strategies in marketplaces to enhance competitiveness, finance, and taxation for MSMEs. The challenges faced include the processing of liquid splash batik dye waste, which is known to pose a potential threat to the environment and health. The problem is the monotony of batik creations, and production relies solely on fabric, without considering sustainable fashion. The resulting batik dye waste is simply dumped into the ground or ditches around the batik processing area by batik artisans. The resulting splash batik is only produced when there is demand, and demand is still very limited. Solutions for production, management, finance, and taxation are available for MSMEs. The goal is to increase the understanding, awareness, and skills of ciprat batik artisans created by people with disabilities, young people, and women from low socioeconomic backgrounds in Gonoharjo Village to the wider community. This innovation involves a wax feeder machine, an ergonomic stamping table, semi-automatic dyeing technology using a compressor and spray gun, a multi-tiered drying rack, the development of digital-based ciprat batik designs, and mentoring in branding and digital marketing. The implementation method for this activity is community development, with the concept of active community empowerment. This approach emphasizes the transfer of technology and implementation to partners, with an eye toward sustainability. This activity takes place in three stages: preparation, implementation, and evaluation. The targeted output is the participation of innovative ciprat batik products in national-scale exhibitions and festivals. Keywords: Ciprat Batik; Sustainable Fashion; People with Disabilities
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PELATIHAN PENINGKATAN PENJUALAN MELALUI E-COMMERCE BAGI PELAKU UMKM DI KECAMATAN TIRTOMOYO, KABUPATEN WONOGIRI TAHUN 2026 Reko Saprianto
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i2.20416

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional. Di Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, banyak pelaku UMKM yang bergerak di bidang makanan, minuman, kerajinan, perdagangan, dan jasa. Namun, sebagian besar UMKM masih mengandalkan pemasaran konvensional sehingga jangkauan pasar terbatas pada wilayah sekitar. Di sisi lain, perkembangan teknologi informasi dan internet telah membuka peluang bagi UMKM untuk memasarkan produk melalui platform e-commerce dan media sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam memanfaatkan e-commerce sebagai sarana pemasaran dan penjualan produk. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, dan pendampingan. Materi yang diberikan mencakup pengenalan e-commerce, pembuatan akun marketplace, teknik fotografi produk, penyusunan deskripsi produk, strategi pemasaran digital, pengelolaan transaksi online, dan pelayanan pelanggan. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya kemampuan digital pelaku UMKM, bertambahnya jumlah produk yang dipasarkan secara online, meningkatnya jumlah transaksi penjualan, serta terbentuknya ekosistem UMKM digital yang mampu bersaing di era ekonomi digital.
Penguatan Literasi Keuangan dan Digitalisasi Akuntansi bagi UMKM melalui Kolaborasi Internasional Desy Nur Pratiwi; Supot Rattanapun; Yuwita Ariessa Pravasanti; Muhammad Tho’in; Maulida Nur Khasanah; Wildan Fauzan
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i2.20601

Abstract

This community service program aims to understand the management of MSMEs in Thailand and the effectiveness of accounting digitalization in strengthening financial literacy to adapt to technological developments. This activity was carried out in several stages: preparation, core, and closing. The initial stage began with identifying the MSME partners' problems. In the second stage, the community service team conducted outreach and training, and in the third stage, an evaluation of the activity was conducted. The results of this community service activity indicate that the training made a significant contribution to strengthening MSMEs' financial literacy. This can be seen in the ability and implementation of the importance of separating personal and business finances, as well as the importance of preparing business financial reports. Furthermore, this activity encouraged MSMEs to consistently maintain financial records using digital applications. This change in attitude among MSME partners has resulted in increased confidence in accessing formal financing and in conducting ongoing business evaluations for long-term sustainability. Keywords: Accounting Digitalization, Financial Literacy, MSMEs
INKLUSI DIGITAL: PENINGKATAN KAPASITAS WIRAUSAHA DIFABEL PSIKOSOSIAL MELALUI STRATEGI DIGITAL MARKETING Fithri Setya Marwati; Ratna Damayanti
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i2.20683

Abstract

Kegiatan pengabdian civitas Universitas Islam Batik (UNIBA) Surakarta bekerjama dengan Komunitas Penyintas Schizofrenia Indonesia (KPSI) Simpul Solo Raya, menyelenggarakan pelatihan kerja bertema “Peningkatan Kapasitas Wirausaha Difabel Psikososial Melalui Strategi Digital Marketing", yang diikuti para penyintas skizofrenia dan psikososial anggota KPSI Solo Raya. Tujuan utama program pelatihan ini adalah membangun kemandirian ekonomi difabel psikososial. Peserta dibekali keterampilan bisnis modern agar mampu bersaing, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan laba penjualan secara mandiri melalui pemanfaatan teknologi digital. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada 23 April-24 April 2026 di Universitas Islam Batik Surakarta, dengan diikuti 16 peserta anggota KPSI Solo Raya. Materi yang dipaparkan narasumber meliputi: pengembangan ide usaha, literasi dan strategi digital marketing, pembuatan konten promosi, serta manajemen media sosial dan e-commerce. Implikasi praktis pelatihan ini meliputi pencapaian kemandirian finansial, pembukaan akses pasar yang lebih luas tanpa hambatan fisik, serta peningkatan kesehatan mental melalui interaksi sosial yang positif. Hal ini memungkinkan peserta untuk mandiri, berdaya, dan tidak lagi sepenuhnya bergantung pada bantuan sosial. Pelatihan ini memberdayakan peserta agar dapat berwirausaha secara mandiri dan berdaya saing di era ekonomi digital. Kata kunci : inklusi, wirausaha, difabel psikososial, digital marketing Abstract As part of its community service initiatives, the academic community of Universitas Islam Batik (Uniba) Surakarta—in collaboration with the Solo Raya chapter of the Indonesian Schizophrenia Survivors Community (KPSI)—organized a vocational training session titled "Enhancing Entrepreneurial Capacity for Individuals with Psychosocial Disabilities through Digital Marketing Strategies," attended by KPSI Solo Raya members who are survivors of schizophrenia and psychosocial conditions. The primary objective of this training program is to foster economic independence among individuals with psychosocial disabilities. Participants are equipped with modern business skills to enable them to compete, expand their market reach, and independently increase sales profits through the use of digital technology. The activity took place on April 23–24, 2026, at Universitas Islam Batik Surakarta, with 16 members of KPSI Solo Raya participating. The material covered business idea development, digital marketing literacy and strategies, promotional content creation, as well as social media and e-commerce management. The practical implications of this training include achieving financial independence, gaining access to broader markets without physical barriers, and improving mental health through positive social interaction. This enables participants to become self-reliant and empowered, no longer fully dependent on social assistance. The training empowers participants to engage in entrepreneurship independently and remain competitive in the digital economy. Keywords: inclusion, entrepreneurship, psychosocial disabilities, digital marketing

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 2 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 1 (2025): BUDIMAS Vol 6, No 3 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023): BUDIMAS : VOL. 5, NO.1, 2023 Vol 5, No 1 (2023): BUDIMAS : VOL. 5, NO.1, 2023 Vol. 5 No. 2 (2023): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2023): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2022): BUDIMAS : VOL. 04 NO. 02, 2022 Vol. 4 No. 2 (2022): BUDIMAS : VOL. 04 NO. 02, 2022 Vol. 4 No. 1 (2022): BUDIMAS : VOL. 04 NO. 01, 2022 Vol 4, No 1 (2022): BUDIMAS : VOL. 04 NO. 01, 2022 Vol 3, No 2 (2021): BUDIMAS : VOL. 03 NO. 02, 2021 Vol. 3 No. 2 (2021): BUDIMAS : VOL. 03 NO. 02, 2021 Vol. 3 No. 1 (2021): BUDIMAS : VOL. 03 NO. 01, 2021 Vol 3, No 1 (2021): BUDIMAS : VOL. 03 NO. 01, 2021 Vol 2, No 1 (2020): BUDIMAS : VOL. 02 NO. 01, 2020 Vol. 2 No. 2 (2020): BUDIMAS : Vol. 2, No. 2, 2020 Vol 2, No 2 (2020): BUDIMAS : Vol. 2, No. 2, 2020 Vol 1, No 1 (2019): BUDIMAS : VOL. 01 NO. 01, 2019 More Issue