cover
Contact Name
M. Hasan Ma'ruf
Contact Email
hasan.stie.aas@gmail.com
Phone
+6281802579955
Journal Mail Official
budimas.aas@gmail.com
Editorial Address
Jln Slamet Riyadi No. 361 Windan Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Budimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by STIE AAS Surakarta
ISSN : -     EISSN : 27158926     DOI : https:/doi.org/10.29040/budimas
Jurnal Pengabdian Masyarakat BUDIMAS diterbitkan 2 (dua) kali setahun (April dan Oktober) oleh LPPM STIE AAS. Terbit pertama pada bulan Oktober 2019. BUDIMAS memuat hasil pengabdian kepada masyarakat dalam segala bidang. Editor mengundang para akademisi dan praktisi terkait (Perguruan Tinggi, Pemerintahan, LSM, dan lain-lain) untuk dapat mengirimkan artikelnya ke Jurnal Pengabdian Masyarakat BUDIMAS.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,319 Documents
PENINGKATAN KAPASITAS UMKM RAMUAN TRADISIONAL IBU NIFAS KHAS MENTOK MELALUI EDUKASI DAN PENDAMPINGAN Muhamad Seto Sudirman; Eva Dewi R Purba; Adhi Surya
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i2.20506

Abstract

Traditional herbal-based Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) have significant potential to preserve local wisdom while improving community welfare. However, the development of traditional postpartum herbal products in Mentok is still constrained by limited public understanding of product legality, packaging, and business management. This community service program aimed to improve community knowledge and skills in developing traditional postpartum herbal products through educational activities, MSME development assistance, and product legalization support. The program was conducted in Tanjung Village, Mentok District, West Bangka Regency, involving local community members and women's organizations (PKK). The implementation employed educational sessions, workshops, hands-on demonstrations, mentoring, and evaluation using pretests and posttests. The results indicated high participant engagement throughout the program. Prior to the intervention, approximately 60% of participants had utilized medicinal plants, while 70% were familiar with the concept of MSMEs; however, their understanding of product legality and packaging remained limited. The program successfully improved participants' knowledge and practical skills, produced five varieties of traditional postpartum herbal products, increased community utilization of traditional herbal remedies, and encouraged the establishment of community-based MSMEs. This program demonstrates an effective community empowerment model for promoting sustainable development of local herbal products.
PEMBERDAYAAN CALON WIRAUSAHA MUDA MELALUI WORKSHOP TERPADU DIGITAL MARKETING, AKUNTANSI, DAN MANAJEMEN KEUANGAN USAHA DI KABUPATEN SUKOHARJO Desy Amalia Candrakusuma; Nurita Elfani Prasetyaningrum; Ramadhian Agus Triono Sudalyo; Erlina Sih Rahayu
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i2.20558

Abstract

Kabupaten Sukoharjo memiliki potensi besar dalam mencetak wirausaha muda, namun potensi tersebut belum sepenuhnya terwujud karena masih rendahnya literasi digital marketing, akuntansi usaha, serta perencanaan dan pengelolaan keuangan di kalangan pemuda calon wirausaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan calon wirausaha muda di Kabupaten Sukoharjo melalui workshop terpadu yang menggabungkan empat kompetensi strategis, yaitu digital marketing, akuntansi usaha praktis, perencanaan anggaran dan analisis biaya, serta perencanaan keuangan dan pengembangan usaha berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada 20 Mei 2026 di Ruang Serba Guna SMK PGRI Sukoharjo dengan menggunakan pendekatan Participatory Action Learning (PAL) yang menekankan keterlibatan aktif dari 12 orang peserta pemuda calon wirausaha. Materi disampaikan oleh empat narasumber melalui ceramah interaktif, demonstrasi langsung, studi kasus produk lokal, dan sesi presentasi produk peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan, dengan rata-rata skor pre-test sebesar 52,5 meningkat menjadi 78,3 pada post-test, atau setara gain score 25,8 poin (peningkatan 49,1%). Tingkat kepuasan peserta terhadap penyelenggaraan kegiatan tercatat sebesar 4,3 dari skala 5. Seluruh peserta menyatakan kegiatan ini bermanfaat dan berharap adanya sesi pendampingan lanjutan. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan pelatihan terpadu yang mengintegrasikan aspek pemasaran, pengelolaan keuangan, penganggaran, dan pengembangan usaha yang berkelanjutan efektif meningkatkan kapasitas dan kesiapan wirausaha muda di daerah. Kata Kunci: wirausaha muda; digital marketing; akuntansi usaha; analisis biaya; perencanaan keuangan; pengabdian masyarakat Abstract Sukoharjo Regency holds considerable potential for producing young entrepreneurs, yet this potential remains underdeveloped due to limited digital marketing literacy, business accounting skills, and financial planning knowledge among prospective young entrepreneurs. This community service activity aimed to empower prospective young entrepreneurs in Sukoharjo Regency through an integrated workshop combining four strategic competencies: digital marketing, practical business accounting, budget planning and cost analysis, and sustainable financial planning and business development. The activity was conducted on 20 May 2026 at the Multipurpose Hall of SMK PGRI Sukoharjo using a Participatory Action Learning (PAL) approach involving 12 prospective young entrepreneurs. Materials were delivered by four resource persons through interactive lectures, live demonstrations, local product case studies, and participant product presentations. The results showed a significant increase in participants' knowledge, with the average pre-test score of 52.5 rising to 78.3 in the post-test, indicating a gain score of 25.8 points (a 49.1% increase). Participant satisfaction with the activity reached 4.3 out of 5. All participants stated that the activity was beneficial and hoped for continued mentoring. This activity demonstrates that an integrated training approach combining marketing, accounting, budgeting, and sustainable financial management effectively strengthens the capacity and readiness of young entrepreneurs in the region. Keywords: young entrepreneurs; digital marketing; business accounting; financial planning; community service
USAHA TERINTEGRASI ANTARA TERNAK SAPI, KEBUN PISANG CAVENDISH, TERNAK LELE BERBASIS LIMBAH LOKAL UNTUK PENGUATAN UMKM DI DESA PALUR KECAMATAN MOJOLABAN KABUPATEN SUKOHARJO Darmanto; Yusup Hari Subagia; Wikan Budi Utami; Budiyono; Hadi Samanto; Sri Laksmi Pardanawati
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i2.20596

Abstract

ABSTRAK Pengabdian Masyarakat ini dilakukan untuk UMKM di Kampung Karanganyar Desa Palur Kecamaan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo. UMKM pertanian-peternakan di kampung ini masalah biaya pakan dan pupuk tinggi serta fluktuasi harga komoditas. Pengabdian ini bertujuan menerapkan usaha terintegrasi ternak sapi dengan pakan kulit ari kedelai, kebun pisang Cavendish dengan pupuk kotoran sapi dan air kolam lele, serta ternak lele dengan pakan kayu apu. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal dan demonstrasi plot pada lahan 100m² untuk kolam lele, 200 m2 kandang sapi dan 300 m2 untuk kebun pisang. Hasil menunjukkan usaha integrasi mampu menghemat biaya pakan sapi 60%, biaya pupuk pisang 80%, dan biaya pakan lele 50%. Keuntungan bersih UMKM Rp24 juta/tahun untuk lele, 20 jt untuk sapi dan 4 jt untuk pisang. Model ternak-tani-kolam terpadu berbasis limbah lokal layak diterapkan untuk meningkatkan kemandirian dan ketahanan ekonomi UMKM di desa ini. Kata kunci: integrasi pertanian, kulit ari kedelai, pisang Cavendish, kayu apu, UMKM ABSTRACT Rural MSMEs in agriculture-livestock sector face high feed and fertilizer costs and single commodity price fluctuations. This community service aims to apply an integrated system of beef cattle farming using soybean hull feed, Cavendish banana plantation fertilized with cattle manure and catfish pond water, and catfish farming using duckweed feed. The method used was Participatory Rural Appraisal and demonstration plot on 200m² land for 6 months. Results show the integration system can save 60% cattle feed cost, 80% banana fertilizer cost, and 50% catfish feed cost. MSMEs net profit increases by IDR 24 million/year with R/C ratio 5.83. In conclusion, the integrated crop-livestock-fish system based on local waste is feasible to improve MSMEs independence and economic resilience. Keywords: integrated farming, soybean hull, Cavendish banana, duckweed, MSMEs
Pendampingan dalam Upaya Peningkatan Pengetahuan Masyarakat terkait Layanan Kepemiluan KPU Kabupaten Sukoharjo di Car Free Day (CFD) Kabupaten Sukoharjo Kartika Cahyaningtyas; Isyadi; Syakbani Eko Raharjo; Bambang Muryanto; Arief Wicaksono; Cholis Adi Mahendra
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i2.20610

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk melaksanakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat yang berkolaborasi antara ITB AAS Indonesia dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo. Rendahnya tingkat pemahaman masyarakat terhadap layanan kepemiluan, seperti pengecekan data pemilih, prosedur perpindahan memilih, penyampaian informasi kepemiluan, menjadi latar belakang dilaksanakannya kegiatan ini. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap monitoring dan evaluasi. Kegiatan ini melibatkan masyarakat umum sebagai sasaran utama dengan pendekatan partisipatif dan interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat terkait layanan kepemiluan yang ditandai dengan meningkatnya pemahaman peserta mengenai hak dan kewajiban sebagai pemilih, prosedur administrasi kepemiluan, serta akses terhadap informasi dan layanan yang disediakan oleh KPU Kabupaten Sukoharjo. Selain itu, masyarakat menunjukkan antusiasme yang tinggi melalui partisipasi aktif dalam sesi konsultasi dan tanya jawab. Kegiatan pengabdian yang berupa pendampingan di Car Free Day (CFD) terbukti menjadi media yang efektif untuk mendekatkan layanan kepemiluan kepada masyarakat serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya partisipasi dalam penyelenggaraan demokrasi. Oleh karena itu, kegiatan serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pendidikan pemilih dan peningkatan kualitas demokrasi di tingkat lokal.
Pemberdayaan Remaja melalui Pelatihan Pembuatan Tas Eco Print untuk Meningkatkan Kewirausahaan dan Kepedulian Lingkungan di Desa Gumpang Kartasura Suhesti Ningsih; Tira Nur Fitria; Maharani Antika Dewi; Meilan’s Dita Pratiwi; Mareta Noormala Santi; Fauzi Aris Gravita
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i2.20662

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberdayakan remaja Desa Gumpang Kartasura Sukoharjo melalui pelatihan pembuatan tas eco print guna meningkatkan keterampilan kreatif, menumbuhkan jiwa kewirausahaan, serta membangun kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan sumber daya alam lokal yang bernilai ekonomi. Metode pengabdian yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode partisipatif (participatory approach) melalui workshop, penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, diskusi, dan pendampingan. Pendekatan ini dipilih agar peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga mampu mengembangkan keterampilan praktis serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan kepedulian terhadap lingkungan. Sasaran kegiatan adalah remaja Karang Taruna Desa Gumpang. Pelaksanaan pengabdian dibagi menjadi tiga tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Workshop pembuatan tas eco print bagi remaja Desa Gumpang yang dilaksanakan pada 16 Februari 2025 berlangsung dengan baik dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai konsep eco print, kewirausahaan, dan pemanfaatan bahan alami sebagai produk ramah lingkungan, kemudian dilanjutkan dengan diskusi, demonstrasi, praktik pembuatan tas eco print, serta pendampingan mengenai pengemasan dan pemasaran produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta berhasil membuat tas eco print secara mandiri dengan motif yang beragam dan bernilai estetika, sekaligus mengalami peningkatan pengetahuan, keterampilan, kreativitas, jiwa kewirausahaan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Peserta juga memahami bahwa potensi sumber daya alam di sekitar desa dapat diolah menjadi produk ekonomi kreatif yang memiliki nilai jual. Meskipun terdapat kendala berupa keterbatasan beberapa jenis daun dan bunga, permasalahan tersebut dapat diatasi dengan memanfaatkan tanaman lain yang tersedia di lingkungan sekitar. Secara keseluruhan, workshop ini berhasil mencapai tujuan pengabdian, yaitu memberdayakan remaja melalui peningkatan keterampilan, pengembangan kewirausahaan, dan pemanfaatan sumber daya alam lokal secara berkelanjutan.
Model Intervensi Kolaboratif Keluarga-Sekolah dalam Mitigasi Dampak Negatif Gadget pada Anak dan Remaja Keyla Syalsa Billa; Duna Izfanna; Pauly Demanda; Zahra Adelia Putri; Lala Cahya Kamila; Amanda Zulaikha Pulungan; Muhammad Iman Kurniawan
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i2.19481

Abstract

This research responds to the crisis of excessive gadget use among Indonesian children and adolescents, which reaches 8-9 hours per day, far exceeding global recommendations. The study aims to formulate a holistic intervention strategy based on Islamic educational values, which has been lacking in the literature. We detected a gap between screen time recommendations and their implementation in the local context, as well as a lack of policy models in Islamic educational institutions to mitigate the negative impacts of gadgets. The activity was carried out through a participatory seminar entitled "The Positive and Negative Impacts of Gadget Use and the Urgency of Wise Use," featuring Islamic education experts. This method combined material delivery with interactive dialogue and involved 30 educators. We deliberately eliminated digital presentations and replaced them with printed modules and family activity sheets to ground the anti-gadget approach in concrete terms. Key findings revealed that gadget addiction, decreased children's focus, and parenting conflicts due to parental inconsistency were the dominant complaints among participants. The presenters introduced four main strategies: strengthening direct communication and empathy, access to structured encryption, developing children's potential without excessive technology, and parental collaboration through firmness and role modeling. Over 70% of participants actively shared their experiences and responded positively to this approach. Discussions yielded practical solutions such as agreed-upon device-free zones, enjoyable alternative activities, and alignment of parenting styles. The study concluded that the anti-gadget approach is not a rejection of technology, but rather a conscious effort to restore digital-human balance. Consequently, Islamic educational institutions need to establish curricular and extracurricular policies that strengthen collective parenting capacity. Future research will focus on developing a longitudinal intervention model and measuring the effectiveness of the anti-gadget policy at Melati Cidokom Elementary School in Bogor.
PELATIHAN DIGITAL MARKETING BAGI WARGA BINAAN RUMAH TAHANAN NEGARA KELAS IIB MAUMERE SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN DAN KEMANDIRIAN EKONOMI Antonius Philipus Kurniawan; Yustina Olivia Da Silva; Yuliana Onang; Margaretha Yulianti; Yosef Tonce; Yulius Sersanto Rubu; Maria Rasdiana Bure
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i2.20203

Abstract

Keterampilan digital menjadi salah satu kompetensi penting yang dibutuhkan masyarakat dalam menghadapi perkembangan ekonomi berbasis teknologi. Warga binaan pemasyarakatan merupakan kelompok masyarakat yang memerlukan pembinaan keterampilan sebagai bekal untuk kembali berintegrasi dengan lingkungan sosial setelah menjalani masa pidana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan digital marketing bagi warga binaan Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Maumere. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, penyuluhan, pelatihan, diskusi, dan evaluasi. Materi yang diberikan mencakup konsep dasar digital marketing, pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi, pembuatan konten pemasaran yang menarik, serta strategi pemasaran produk secara digital. Kegiatan dilaksanakan oleh tim dosen Universitas Nusa Nipa dengan melibatkan warga binaan sebagai peserta aktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pemasaran digital, penggunaan media sosial untuk promosi usaha, serta motivasi untuk mengembangkan keterampilan kewirausahaan setelah bebas nanti. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi selama sesi pelatihan dan diskusi. Program ini diharapkan dapat mendukung proses pembinaan warga binaan melalui peningkatan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan usaha di era digital.
PELATIHAN MEMAHAMI POLA PEMBELIAN KONSUMEN PADA OLIVIA’S FLORISTRY Arifin Djakasaputra; Clara Angelita Darma; Christania Naftali Cinsi; Presilla
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i2.20208

Abstract

Perilaku menggambarkan bagaimana konsumen mengambil keputusan dalam menentukan pilihan, melakukan pembelian, menggunakan, hingga menilai suatu produk. Setiap individu memiliki karakteristik, minat, dan dorongan yang berbeda, sehingga pola pembelian yang ditampilkan pun tidak seragam. Perilaku pembelian konsumen merupakan sebuah aspek yang cukup penting di dalam sektor ritel karena membantu pelaku usaha memahami cara pelanggan mengambil keputusan ketika membeli produk. Pola perilaku pembelian konsumen tergantung pada berbagai aspek psikologis seperti persepsi, dorongan motivasi, sikap, serta pengalaman yang pernah dialami sebelumnya. Memahami perilaku pembelian konsumen sangat penting dalam sebuah usaha karena hal tersebut dapat memengaruhi keberhasilan maupun kegagalan dari usaha tersebut. Dalam industri florist, perilaku konsumen memiliki karakteristik khusus, sebab produk bunga tidak hanya memiliki nilai fungsional, tetapi juga nilai emosional dan simbolik. Olivia’s Floristry dipilih sebagai mitra kegiatan karena memiliki segmentasi pelanggan yang beragam, sehingga memberikan peluang untuk mengidentifikasi pola perilaku belanja konsumen dalam toko ritel ini. Kegiatan ini dilakukan dengan metode wawancara dan pelatihan, selanjutnya presentasi yang disajikan dalam bentuk PowerPoint (PPT) disampaikan melalui presentasi secara daring kepada pemilik usaha, khususnya terkait pentingnya memahami perilaku pembelian konsumen. Selain itu, dilakukan pula pengamatan terhadap proses dan pola belanja pelanggan untuk memberikan gambaran umum mengenai pola belanja konsumen di toko secara keseluruhan. Melalui kegiatan ini, diharapkan pemilik usaha dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai perilaku pembelian konsumen. Kata Kunci: “pelatihan”;” perilaku”;” pembelian”;” konsumen”:” ritel florist”
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI CHATBOOT ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DALAM PEMBELAJARAN SEBAGAI ASISTEN VIRTUAL DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DI SEKOLAH SMAS YAPIM MABAR Kiki simbolon; Harumi Siregar Harumi Siregar; Sri Ramadhani Sri Ramadhani; Jhon Piter Jhon piter; Rio Brandlee Rio Brandlee; Mariska Sisilia Mariska Sisilia; Melva Melany Sitompul Melva Melany Sitompul; Dina Anggriani Dina Anggriani; Adi Putra Rajagukguk Adi Putra Rajagukguk; Chairani Tanjung Chairani Tanjung; Silviana Simbolon Silviana Simbolon; Muhammad Yunus Muhammad Yunus
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i2.20210

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMA YAPIM Mabar untuk menjawab permasalahan mitra berupa keterbatasan akses belajar di luar jam sekolah, tingginya intensitas pertanyaan berulang kepada guru, serta rendahnya partisipasi sebagian siswa dalam proses pembelajaran. Intervensi yang dilakukan adalah implementasi chatbot berbasis kecerdasan buatan (AI) sebagai asisten virtual pembelajaran yang dapat diakses secara fleksibel oleh guru dan siswa. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, pengembangan konten chatbot sesuai mata pelajaran yang diajarkan, pelatihan guru, serta sosialisasi dan pendampinggan. Efektivitas kegiatan diamati melalui frekuensi penggunaan chatbot, respons guru dan siswa, serta perbandingan pola interaksi belajar sebelum dan sesudah implementasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya dampak terukur. Setelah chatbot diimplementasikan, tercatat peningkatan jumlah interaksi belajar siswa di luar jam pelajaran, ditunjukkan oleh meningkatnya frekuensi pertanyaan dan permintaan materi melalui chatbot dibandingkan dengan metode konvensional. Guru melaporkan penurunan pertanyaan berulang secara langsung di kelas serta peningkatan kesiapan siswa dalam mengikuti pembelajaran, karena siswa telah mempelajari rangkuman materi dan latihan soal sebelumnya. Selain itu, siswa yang sebelumnya pasif di kelas mulai menunjukkan partisipasi melalui media chatbot, yang tercermin dari meningkatnya jumlah pengguna aktif selama periode pendampingan. Meskipun masih terdapat kendala berupa keterbatasan koneksi internet dan perlunya pembaruan konten secara berkala, secara keseluruhan kegiatan ini menunjukkan bahwa penggunaan chatbot AI mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran, baik dari sisi akses belajar, intensitas interaksi, maupun efisiensi peran guru. Dengan demikian, chatbot AI tidak hanya berfungsi sebagai inovasi teknologi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas proses pembelajaran di SMA YAPIM Mabar
PENGUATAN LITERASI ADIWIYATA MELALUI PEMBUATAN MAJALAH DINDING DI SEKOLAH UPT SMP NEGERI 3 SEMANDING Mardi
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i2.20213

Abstract

Literasi lingkungan merupakan salah satu kompetensi yang sangat urgen dalam membentuk generasi yang memiliki kesadaran dan tanggung jawab ekologis. Lokasi pengabdian berada di UPT SMP Negeri 3 Semanding Kabupaten Tuban yang telah berhasil meraih penghargaan Adiwiyata Nasional, hasil observasi menunjukkan bahwa penguatan literasi lingkungan bagi sivitas sekolah masih perlu ditingkatkan agar tidak hanya berorientasi pada pembiasaan perilaku, tetapi juga pada pemahaman terhadap berbagai isu lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi lingkungan murid melalui program berbasis Adiwiyata yang terintegrasi dengan budaya sekolah. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan partisipatif dan edukatif yang meliputi observasi dan identifikasi kebutuhan, sosialisasi budaya Adiwiyata dan literasi lingkungan, pendampingan pembuatan Mading Adiwiyata, perancangan media visual sekolah berbasis Adiwiyata, serta evaluasi kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa program mampu meningkatkan pemahaman dan kesadaran lingkungan murid. Kegiatan ini menghasilkan lima Mading Adiwiyata sebagai media literasi lingkungan serta banner visi, misi, dan tujuan sekolah berbasis Adiwiyata yang mendukung penguatan budaya sekolah berwawasan lingkungan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kualitas sosialisasi memperoleh persentase 81,21%, kualitas Mading Adiwiyata sebesar 81,36%, dan dampak kegiatan terhadap sikap serta kesadaran lingkungan sebesar 83,26% dengan kategori baik. Selain itu, guru dan tenaga kependidikan memberikan penilaian sangat baik dengan persentase antara 86,11% hingga 88,67%. Program ini membuktikan bahwa penguatan literasi lingkungan melalui pendekatan partisipatif dan pemanfaatan media literasi berbasis Adiwiyata efektif dalam meningkatkan kesadaran ekologis murid serta mendukung keberlanjutan budaya peduli lingkungan di sekolah.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 2 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 1 (2025): BUDIMAS Vol 6, No 3 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023): BUDIMAS : VOL. 5, NO.1, 2023 Vol 5, No 1 (2023): BUDIMAS : VOL. 5, NO.1, 2023 Vol. 5 No. 2 (2023): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2023): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2022): BUDIMAS : VOL. 04 NO. 02, 2022 Vol. 4 No. 2 (2022): BUDIMAS : VOL. 04 NO. 02, 2022 Vol. 4 No. 1 (2022): BUDIMAS : VOL. 04 NO. 01, 2022 Vol 4, No 1 (2022): BUDIMAS : VOL. 04 NO. 01, 2022 Vol 3, No 2 (2021): BUDIMAS : VOL. 03 NO. 02, 2021 Vol. 3 No. 2 (2021): BUDIMAS : VOL. 03 NO. 02, 2021 Vol. 3 No. 1 (2021): BUDIMAS : VOL. 03 NO. 01, 2021 Vol 3, No 1 (2021): BUDIMAS : VOL. 03 NO. 01, 2021 Vol 2, No 1 (2020): BUDIMAS : VOL. 02 NO. 01, 2020 Vol. 2 No. 2 (2020): BUDIMAS : Vol. 2, No. 2, 2020 Vol 2, No 2 (2020): BUDIMAS : Vol. 2, No. 2, 2020 Vol 1, No 1 (2019): BUDIMAS : VOL. 01 NO. 01, 2019 More Issue