cover
Contact Name
Dian Ayuningtyas
Contact Email
jurnalbidayah@staindirundeng.ac.id
Phone
+6285359722480
Journal Mail Official
jurnalbidayah@staindirundeng.ac.id
Editorial Address
Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Teungku Dirundeng Meulaboh Alamat: Jl. Sisingamangaraja No: 99, Gampa, Johan Pahlawan, Meulaboh - Aceh Barat. Kode Pos: 23611 Telp/Fax (0655) 7551591 Email: jurnalbidayah@staindirundeng.ac.id
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
Bidayah: Studi Ilmu-Ilmu Keislaman
ISSN : 20867174     EISSN : 26152355     DOI : -
Jurnal Bidayah merupakan jurnal institusi yang diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh. Jurnal ini menerima artikel yang berhubungan dengan pemikiran dan perkembangan ilmu-ilmu keislaman. Bidayah: Studi Ilmu Ilmu Keislaman merupakan Jurnal Ilmiah yang berfokus pada usaha pengembangan pemahaman tentang ilmu-ilmu keislaman melalui publikasi artikel hasil penelitian, kajian analisis kritis dan ulasan buku. Jurnal Bidayah: Studi Ilmu-Ilmu Keislaman berisi: Pendidikan, Sosial Budaya, Hukum, Politik dan Ekonomi.
Articles 144 Documents
URGENSI AKHLAK PADA MASA PANDEMI
BIDAYAH: STUDI ILMU-ILMU KEISLAMAN Vol. 12 No.1 ( Juni 2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/bidayah.v12i1.484

Abstract

Pandemi Corona Virus Desease (covid-19) memberikan tanggung jawab kepada orang tua menjadi pendidik utama bagi anak. Orang tua bertugas sebagai pendamping anak dalam mengerjakan tugas dan pendidikan akhlak yaitu dengan cara membantu anak mengerjakan tugas, belajar dari lingkungan sekitar, dan memberikan pengetahuan kepada anak mengenai pendidikan akhlak. urgensinya peran keluarga dalam mendidik anak, Ibn Qoyyim mengatakan, bahwa kerusakan anak sebagian dipicu oleh orang tua, yakni ketidak pedulian mereka, mereka tidak mengajarkan kewajiban-kewajiban dan sunah-sunah agama kepada anak-anak, mereka menelantarkan anak-anak sejak masih kecil sehingga anak-anak tidak memetik manfaat dari mereka sendiri, juga tidak memberi manfaat bagi orang tua kala menginjak usia senja pendidikan akhlak telah berpijak pada nilai-nilai yang memiliki kejelasan dan tahan lama serta memberikan kestabilan. Ahmad Amin menegaskan bahwa nilai-nilai yang memberikan pengaruh kuat terhadap pembentukan budaya (culture) tersebut adalah nilai-nilai agama selanjutnya dilengkapi dengan nilai yang berasal dari pemikiran (filsafat) manusia (etika), adat kebiasaan yang baik (‘uruf) dan hasil perenungan spiritual. Setiap keluarga memiliki cara yang berbeda dalam memberikan pendampingan pendidikan akhlak terhadap anak. Ada yang memberikan kebebasan terlebih dahulu kepada anak untuk bermain kemudian melanjutkan belajar, memberikan jadwal anak belajar sesuai jam belajar di sekolah, mengerjakan tugas terlebih dahulu kemudian diperbolehkan untuk bermain, memberikan kesempatan kepada anak untuk mempersiapkan alat dan bahan yang akan digunakan untuk mengerjakan tugas hingga proses merapikan setelah selesai belajar, serta melaksanakan pembelajaran di rumah dengan prinsip learning by doing.
KOMUNIKASI INTERNAL BADAN KEMAKMURAN MASJID
BIDAYAH: STUDI ILMU-ILMU KEISLAMAN Vol. 11, No. 2 (Desember 2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/bidayah.v11i02.423

Abstract

Communication is a process when a person or several people, groups, organizations, and society create and use information to connect with the environment and other people. The Mosque Prosperity Board needs good communication, one of which is external communication. External communication is communication made by the organization/company through a management agreement to carry out communication activities with outside parties or the public outside the organization which is of course a concern. In prospering the mosque, a communication strategy is needed to revive the activity program at the mosque, then also to influence congregation to be interested in coming to the mosque. Thus, the mosque became prosperous. The mosque’s welfare agency can conduct external communication through magazines, media releases, speeches, brochures, posters, press conferences, social services and exhibitions.
MENGUAK PERAN ULAMA DI GAYO ANALISIS SOSIAL DAN HISTORIS
BIDAYAH: STUDI ILMU-ILMU KEISLAMAN Vol. 11, No. 2 (Desember 2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/bidayah.v11i02.401

Abstract

The Gayo people are people who live in the highlands of Aceh province. Islamic identity for the Gayo community has existed since the 11th century AD, the Gayo community pays great respect to religious leaders. This can be seen in various aspects, one of which is in government, known as sarak opat. The role of ulama in Gayo is classified in several ways: In the context of the Gayo community, ulama have a role as religious educators, as politicians, as religious officials and as government officials and most ulama in Gayo are classified as free ulama. The public’s recognition of the predicate “free ulama” for someone is based on deep knowledge, noble character and high adherence to religious teachings, and is not tied to the government bureaucracy as an official.
KEBIJAKAN PENDIDIKAN KEBIJAKAN PENDIDIKAN SEBAGAI SUATU KEBIJAKAN PUBLIK: SUATU ANALISIS TERHADAP KEKHUSUSAN KEBIJAKAN PENDIDIKAN DI ACEH: EDUCATION POLICY
BIDAYAH: STUDI ILMU-ILMU KEISLAMAN Vol. 12 No.1 ( Juni 2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/bidayah.v12i1.499

Abstract

Abstrak: Pendidikan merupakan salah satu usaha sadar untuk menciptakan Sumber Daya Manusia yang berkualitas, guna melahirkan Sumber Daya Manusia yang berintelektual dan bermoral maka dibutukan pula suatu kebijakan pendidikan yang mengatur sistem pendidikan, sebagai parameter dalam pelaksanaan pendidikan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif menyangkut tentang studi kebijakan publik terhadap kekhususan kebijakan pendidikan Aceh. Studi kebijakan publik dalam penelitian ini dimaksud untuk mengeksplorasi berbagai tindakan yang dilakukan pemerintah, untuk kepentingan siapa, dan bagaimana hasil, akibat dan dampaknya. Adapun subjek penelitian ini diambil dengan cara purposive sampling, dengan metode pengumpulan data dilakukan melalui 3 (tiga) macam cara yaitu; 1) observasi; 2) wawancara; dan 3) dokumentasi yaitu menganalisis isi kebijakan (content analysis), mengkaji dokumen-dokumen berupa kategori administratif maupun substantif, diantaranya berupa berbagai bentuk kertas kerja hingga naskah akademik suatu kebijakan pendidikan di Aceh. Setelah rangkaian data terkumpul, selanjutnya dilakukan pula analisis data dengan 4 (empat) tahap dan prosedur pengolahan data yaitu: 1) pemilahan/penyusunan klasifikasi data, 2) penyuntingan data, 3) konfirmasi/verifikasi/pendalaman data, dan 4) analisis data sesuai dengan konstruksi pembahasan hasil penelitian. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Aceh telah merumuskan suatu kebijakan publik tentang pendidikan di Aceh yaitu Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan, dan Qanun Aceh Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan, alasan utama dilakukan perumusan kebijakan khusus pendidikan Aceh diantaranya ialah sebagai bentuk implementasi dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh. Melalui kebijakan yang telah dirumuskan berdasarkan Qanun Aceh itu pula, Pemerintah Aceh sangat menghendaki agar sistem pendidikan dikembangkan dengan menekankan pola Sistem Pendidikan Islami atau Sistem Pendidikan Berbasis Nilai-Nilai Islami (penekanannya pada penanaman nilai-nilai Islami dan pengembangan budaya islami).
KOLERASI EMOTIONAL SPIRITUAL QUOTIENT (ESQ) TERHADAP PROFESIONALISME GURU
BIDAYAH: STUDI ILMU-ILMU KEISLAMAN Vol. 12 No.1 ( Juni 2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/bidayah.v12i1.425

Abstract

Abstract The success of the transformation of knowledge from a teacher to a student is largely determined by the intelligence of three aspects, namely intelligence, emotional and spiritual. This study discusses the concept of teacher professionalism and its relation to ESQ. In discussing the above problems, the writer uses library research with qualitative analysis research methods. From the results of the study the authors conclude that teacher professionalism is a profession that animates a teacher in generating intellectual, emotional and spiritual intelligence of students, ESQ is the result of the integration of IQ, EQ and SQ through the principle of tawhid. With the awareness of monotheism, emotions will be controlled, so that a sense of calm and peace will arise. With this controlled emotional calm, the God spot or the door of the heart opens and works, so that divine whispers invite the qualities of justice, compassion, honesty, responsibility, care, creativity, commitment, togetherness, peace and heart whispers. other noble will be heard so that the potential for intellectual and emotional intelligence works optimally. Keywords: ESQ, Teacher , Profesionalism Abstrak Keberhasilan transformasi ilmu dari guru kepada seorang murid sangat ditentukan oleh kecerdasan dari tiga aspek yaitu inteligensi, emosional dan spiritual. Penelitian ini membahas kosep profesionalisme guru dan kaitannya dengan ESQ. Dalam membahas permasaalahan di atas, penulis menggunakan penelitian perpustakaan (library research) dengan motode penelitian analisis kualitatif. Dari hasil kajian penulis menyimpulkan bahwa profesionalisme guru merupakan profesi yang menjiwai pada seorang guru dalam membangkitkan kecerdasan intelektual, emosional dan kecerdasan spiritual peserta didik, ESQ merupakan hasil integrasi IQ, EQ dan SQ melalui prinsip tauhid. Dengan kesadaran tauhid, maka emosi akan terkendali, sehingga akan timbul rasa tenang dan damai. Dengan ketenangan emosi yang terkendali tersebut, maka God spot atau pintu hati terbuka dan bekerja, sehingga bisikan-bisikan Ilahiah yang mengajak kepada sifat-sifat keadilan, kasih sayang, kejujuran, tanggung jawab, kepedulian, kreativitas, komitmen, kebersamaan, perdamaian dan bisikan hati mulia lainnya akan terdengar sehingga potensi kecerdasan intelektual dan emosional bekerja dengan optimal. Kata Kunci: ESQ, Profesioanalisme, Guru
IMPLEMENTASI STRATEGI KAYANG TERHADAP KEBERHASILAN PAUD INKLUSI KASYA DAY CARE CENTER AND SCHOOL BANDA ACEH
BIDAYAH: STUDI ILMU-ILMU KEISLAMAN Vol. 11, No. 2 (Desember 2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/bidayah.v11i02.420

Abstract

Basically, all children have the same rights to get education, including children with special needs. Teachers must be able to understand and think about what learning strategies are suitable for children with special needs, because children with special needs require special treatment in educating or teaching them. Inclusive PAUD is an educational institution intended for children with special needs, in addition to children with special needs, many students have also registered in Kasya Inclusion PAUD. This study aims to analyze the implementation of learning strategies in the Kasya Day Care Center and School Banda Aceh Inclusion PAUD, namely the “kayang” strategy, through the library research method. From the results of this study, it can be concluded that the “kayang” strategy has had a huge impact on the progress and success of the Kasya Day Care Center and School Banda Aceh Inclusion PAUD.
FANA’ DALAM PANDANGAN ULAMA SUFI: TINJAUAN TERHADAP PEMIKIRAN SUFI SHEIKH HAMZAH FANSURI
BIDAYAH: STUDI ILMU-ILMU KEISLAMAN Vol. 12 No.1 ( Juni 2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/bidayah.v12i1.492

Abstract

Abstrak Fana’ menurut disiplin Ilmu Tasawuf ialah lenyap dari sifat manusiawi yang terbelenggu dengan berbagai tuntutan syahwat dan hawa nafsu, hal keadaan tumpuan ingatan hati hanya tenggelam dalam menghayati sifat kesempurnaan dan keagungan Allah SWT. Hal demikian adalah karena fana’ merupakan kesadaran tingkat tinggi dan tumpuan ingatan yang jitu yang hanya tertuju kepada Allah SWT hingga ingatan dan perasaan terhadap perkara lain menjadi tumpul seolah-olah lenyap dari ingatan. Walaupun begitu, dalam wacana pemikiran akidah, banyak ditimbulkan isu-isu yang berkaitan dengan kesalahfahaman dan penyelewengan terhadap institusi tarekat khususnya yang berkaitan dengan konsep fana’. Dengan demikian, artikel ini mencoba mengetengahkan konsep fana’ menurut Sheikh Hamzah Fansuri (w. 1630M) melalui karya beliau untuk meneliti sejauh mana konsep fana yang telah dikemukakan oleh beliau sejalan dengan tokoh sufi Nusantara yang lain dan tokoh-tokoh sufi yang muktabar. Kajian ini menggunakan metode analisis kandungan dengan melihat karya sufi Sheikh Hamzah Fansuri yang berjudul “Asrar al-‘Arifin”. Kajian mendapati bahwa istilah fana’ yang dikemukakan oleh Sheikh Hamzah Fansuri sejalan dengan makna fana’ yang telah dikemukakan oleh tokoh sufi Nusantara seperti Sayyid Abdul Rahman (w. 1917M), Sheikh Abdul Samad al-Falimbani (w. 1788M) dan tokoh sufi lain yang muktabar. Walau bagaimanapun, penggunaan istilahnya agak berbeda dalam memberikan penjelasan tentang pengertian fana’. Di samping itu, Sheikh Hamzah Fansuri dalam karya beliau lebih banyak menekankan perbincangan terhadap aspek eksistensi yang diistilahkan oleh beliau sebagai martabat tujuh. Kajian menyimpulkan bahawa konsep fana’ yang dikemukakan beliau merupakan suatu asas yang penting dalam memahami konsep fana’ yang digunakan oleh penganut tarekat kesufian dalam kalangan masyarakat kini.
IMPLEMENTASI STRATEGI PEMASARAN JASA PENDIDIKAN DI SMP MUHAMMADIYAH 1 DEPOK YOGYAKARTA SERTA PENINGKATAN PELAYANAN PENDIDIKAN: -
BIDAYAH: STUDI ILMU-ILMU KEISLAMAN Vol. 12 No.1 ( Juni 2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/bidayah.v12i1.507

Abstract

Abstrak Penelitian ini difokuskan di SMP Muhammadiyah 1 Depok, ketika tahun 2009 SMP ini mengalami keterpurukan. Jika sekolah tidak mampu menerima anak-anak lebih dari 10 siswa maka SMP ini terancam akan ditutup. Faktor keterpurukan SMP ini disebabkan oleh marketing yang gagal dan pelayanan jasa pendidikan yang menurun. Dengan menerapkan implementasi strategi pemasaran jasa pendidikan, SMP Muhammadiyah 1 Depok ini mampu bangkit dari keterpurukan. Sehingga konsumen, orang tua, dan masyarakat kembali yakin dan percaya untuk menyekolahkan anaknya di SMP ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi strategi pemasaran jasa pendidikan dalam meningkatkan pelayanan pendidikan SMP Muhammadiyah 1 Depok Yogyakarta. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan teori strategi pemasaran jasa pendidikan. Data dikumpulkan melalui: (1) observasi, (2) dokumentasi, dan (3) wawancara mendalam kepada kepala sekolah, waka humas, waka kesiswaan, orang tua siswa dan siswa. Teknik validasi dan keabsahan data dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan implementasi strategi pemasaran jasa pendidikan dalam meningkatkan pelayanan pendidikan SMP Muhammadiyah 1 Depok yaitu: (1) melakukan strategi pemilihan pasar dengan melakukan segmentasi pasar, targeting dan positioning. (2) menetapkan marketing mix dengan cara menerapkan produk-produk yang berkualitas dari SMP ini, menonjolkan letak geografisnya yang cukup strategis, menerapkan harga yang bersaing, dan juga melakukan langkah-langkah promosi serta langkah-langkah lainnya. Kata Kunci: Implementasi Strategi Pemasaran, Pelayanan Pendidikan, Marketing mix. Abstract This research focused on SMP 1 Muhammadiyah Depok Sleman Yogyakarta, in 2009 this junior high school experienced adversity. If the school was unable to receive more than 10 students, this school would be closed. This SMP downturn is caused by failed marketing and declined educational services. By applied implementation the marketing strategy of educational services, SMP 1 Muhammadiyah Depok able to rise from adversity. So that consumers, parents and the community would trust and believe in sending their children to this junior high school. This study was aimed at determining the implementation of educational services marketing strategies in improving educational services in SMP 1 Muhammadiyah Depok Yogyakarta. This research was a qualitative research used the marketing strategy theory approach to educational services. Data were collected through: (1) observation, (2) documentation, and (3) in-depth interviews with principals, public relations staff, student affairs, parents of students, and students. Data validation and validity techniques were undertaken by using source triangulation and technical triangulation. The results of the study indicated the implementation of marketing services marketing strategies in improving education services in SMP 1 Muhammadiyah Depok, namely: (1) implementing market selection strategies by segmenting the market, targeting and positioning. (2) establishing the marketing mix by applying quality products from this junior high school, highlighting its geographical location that is quite strategic, applying competitive prices, and also taking promotional steps and other steps. Keywords: Marketing Strategy Implementation, Educational Services, Marketing mix.
KETERAMPILAN KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM PENGELOLAAN GURU DAN KARYAWAN
BIDAYAH: STUDI ILMU-ILMU KEISLAMAN Vol. 11, No. 2 (Desember 2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/bidayah.v11i02.409

Abstract

This article is aimed to describe school principals’ leadership skill in managing teachers and employees. To manage teachers and employees, school principals are in need of leadership skill to manage, coordinate, and encourage them to have active role, become creative, innovative, and productive in improving education quality. The study is performed as a library research adopting qualitative approach and descriptive method. Data analysis is run through interrelated processes of data collection, data processing, and data analysis. Result of study indicated that to become a successful school principal in managing teachers and employees, it requires: 1) skill to organize and encourage teachers and employees, 2) skill to nourish teachers and employees’ self-confidence, 3) skill to improve teachers and employees professionalism, 4) skill to build a solid and strong team work, and 5) skill to drive teachers and employees to achieve school goals.
ANALISIS KEKUATAN DEMOKRASI DALAM ERA KOALISI KABINET PASCA REFORMASI 1998 DI INDONESIA
BIDAYAH: STUDI ILMU-ILMU KEISLAMAN Vol. 11, No. 2 (Desember 2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/bidayah.v11i02.415

Abstract

This study is motivated by an analysis of the reality of the multi-party presidential system which is the main aspect of the way back in the governance system in Indonesia, starting from the old order until the reform era in 1998, the plurality structure of the party became a forerunner to the survival of the coalition in the formulation of the Indonesian government cabinet. Consideration that is the prospect of seizing seats in the cabinet coalition is usually focused on the opportunity structure (strategy entry), where the strategy entry refers to the calculation of three important considerations that are political calculations, namely the cost of entering the arena (cost of entry), various benefits (benefits of office), and the possibility of obtaining support from voters (probably of receiving electoral support). In the target of realizing the political goals of the coalition parties, the main approach taken is to develop mutual benefits, namely the benefits of enjoying power. So that in formulating indicators of the success of a democratic country, this study also presents a comparison related to the implementation of a presidential government system in the United States and a parliamentary government system in the United Kingdom that has resulted in a democratic and stable government, as well as realizing a multi-party presidential system as a whole and optimizing dual functions businessman in internal political parties.

Page 7 of 15 | Total Record : 144