cover
Contact Name
Dian Ayuningtyas
Contact Email
jurnalbidayah@staindirundeng.ac.id
Phone
+6285359722480
Journal Mail Official
jurnalbidayah@staindirundeng.ac.id
Editorial Address
Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Teungku Dirundeng Meulaboh Alamat: Jl. Sisingamangaraja No: 99, Gampa, Johan Pahlawan, Meulaboh - Aceh Barat. Kode Pos: 23611 Telp/Fax (0655) 7551591 Email: jurnalbidayah@staindirundeng.ac.id
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
Bidayah: Studi Ilmu-Ilmu Keislaman
ISSN : 20867174     EISSN : 26152355     DOI : -
Jurnal Bidayah merupakan jurnal institusi yang diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh. Jurnal ini menerima artikel yang berhubungan dengan pemikiran dan perkembangan ilmu-ilmu keislaman. Bidayah: Studi Ilmu Ilmu Keislaman merupakan Jurnal Ilmiah yang berfokus pada usaha pengembangan pemahaman tentang ilmu-ilmu keislaman melalui publikasi artikel hasil penelitian, kajian analisis kritis dan ulasan buku. Jurnal Bidayah: Studi Ilmu-Ilmu Keislaman berisi: Pendidikan, Sosial Budaya, Hukum, Politik dan Ekonomi.
Articles 144 Documents
PERSEPSI MAHASISWA NON-MUSLIM TERHADAP MODERASI BERAGAMA DI LINGKUNGAN PERGURUAN TINGGI UMUM DI ACEH Kumalasari, Reni
BIDAYAH: STUDI ILMU-ILMU KEISLAMAN Vol. 15 No. 1: Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/bidayah.v15i1.3401

Abstract

Several survey institutions show that Public Universities (PTU) are vulnerable to exposure to radicalism, at the same time other survey institutions place Aceh as the most intolerant province. To verify previous research, this research examines the opinions of non-Muslim students regarding the practice of religious moderation in campus environments, namely Teuku Umar University (UTU) Meulaboh and Syiah Kuala University (USK) Banda Aceh. This research aims to describe the perceptions of non-Muslim students regarding implementing religious moderation in the environments of the two campuses. This research is a qualitative study that explains students' perceptions of religious moderation which are described using the four religious moderation indicators of the Indonesian Ministry of Religion. The data in this research was collected using interview techniques, questionnaires, and documentation. The results of this research show that the two PTUs are committed to implementing the values ​​of Pancasila and the 1945 Constitution, respecting minority religions, not being exclusive, and having an accommodating attitude towards culture. Overall, the percentage of non-Muslim students' perception level regarding the implementation of religious moderation is 73.25%.
PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI LANDASAN SPIRITUALISTIK Kasman, Adi
BIDAYAH: STUDI ILMU-ILMU KEISLAMAN Vol. 15 No. 1: Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/bidayah.v15i1.3541

Abstract

Di era millenium sekarang ini, masa dimana globalisai tidak bisa dibendung lagi, perkembangan zaman terus memuncak atau bisa dikatakan sebagai masa peralihan, itulah yang harus diterima, membekali peserta didik dengan strategi atau siyasah apa saja yang harus dipilih untuk kebaikan dan kepantingan bersama. Di zaman modern yang serba canggih ini, serta bisa di qiyaskan bahwa banyak tipe lembaga pendidikan formal yang tidak beres, realitas pada saat ini banyak di temukan di kota-kota besar atau metropolitan. Dalam bidang keilmuan non religi serta spiritualnya bisa dikatakan unggul, akan tetapi nilai-nilai spiritual yang ada belum mencerminkan, sebagai seorang muslim. Makhluk ciptaan Tuhan yang sempurna yang berketerampilan cerdik serta lincah dan pandai. Dan oleh karena itu semua orang bisa dilatih melalui lembaga pendidikan. Pendidikan Islam dalam garis besarnya mengajarkan setiap manusia dan umat Islam khusunya untuk mencapai suatu target dan mewujudkan sebuah tujuan yang sesungguhnya yaitu untuk selalu taat dan patuh kepada Allah SWT. Sifat membangkang, sombong dan lainnnya adalah salah satunya sifat dan karakter manusia yang tidak memiliki dan dilandasi pondasi pendidikan Islami. Allah memberikan potensi fitrah kepada manusia sejak ia lahir kedunia dan perlu ada bimbingan dan pendidikan yang dibebankan kepada kedua orang tua sebagai guru atau pendidik awal anaknya.
THE IMPACT OF SOROGAN AND BANDONGAN METHODS ON MAHASANTRI'S PROFICIENCY IN READING THE YELLOW BOOKS Ilzam Hubby Dzikrillah Alfani; Mukhsin, Mukhsin; Anggi Anggraini; Ana Dwi Lestari
BIDAYAH: STUDI ILMU-ILMU KEISLAMAN Vol. 15 No. 1: Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/bidayah.v15i1.3634

Abstract

This study aims to identify the impact of two learning methods (sorogan and bandongan) used in the H Mahasantri Complex of Krapyak Islamic Boarding School, Ali Maksum Foundation Yogyakarta. Aiming to find out which learning method is very significant to the ability of Mahasantri to read the yellow book. This research is qualitative in nature with the type of interview study research, the data is analyzed descriptively assisted by written references. This study concludes that the sorogan method and the bandongan method have their own characteristics and uses. in terms of the ability to read the yellow book of Mahasantri, the sorogan method is favored because this method can provide more effective learning. There are many profound positive impacts on the student's scientific development, independence, discipline, and spirituality. The sorogan and bandongan methods can be combined with the aim of improving the quality of education by providing a balance between individual deepening and collective understanding. By combining the two methods, students can learn in more diverse ways, gain a deeper understanding, and overcome the shortcomings that exist in each method.
KEBENARAN PRAGMATIK DALAM PERSPEKTIF ISLAM: ANALISIS AKSIOLOGIK TERHADAP NILAI DAN ETIKA KEHIDUPAN SOSIAL Rawanita, Mesi; Walidin, Warul
BIDAYAH: STUDI ILMU-ILMU KEISLAMAN Vol. 15 No. 1: Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/bidayah.v15i1.3735

Abstract

Artikel ini menganalisis konsep kebenaran pragmatik dari perspektif Islam melalui pendekatan aksiologi. Dalam Islam, kebenaran tidak hanya dinilai dari kesesuaiannya dengan fakta, tetapi juga dari nilai-nilai moral dan manfaat sosial yang ditimbulkan. Konsep ini dibandingkan dengan filsafat pragmatisme Barat yang memprioritaskan utilitas praktis kebenaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi literatur terhadap Al-Qur'an, Hadis, serta karya para filsuf Islam dan pemikir pragmatik seperti Peirce, James, dan Dewey. Studi ini menemukan bahwa Islam menekankan dimensi moral, keadilan, dan tanggung jawab sosial dalam menilai kebenaran, sehingga memperluas pemahaman pragmatik dengan perspektif spiritual. Artikel ini merekomendasikan pendekatan integratif antara nilai pragmatik dan aksiologi Islam untuk memecahkan tantangan sosial kontemporer, termasuk dalam bidang politik, pendidikan, dan kehidupan bermasyarakat. Dengan menekankan keadilan, transparansi, dan etika dalam implementasinya, Islam dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menciptakan masyarakat yang harmonis dan adil.