cover
Contact Name
Nurma Diana Poetri
Contact Email
nurma.diana89@gmail.com
Phone
+6282277769385
Journal Mail Official
gentlebirth.journal@gmail.com
Editorial Address
Jln. Dewi Sartika - Komp. Perum Citra Raysa Indah - Rantauprapat - Kab. Labuhanbatu - Sumatera Utara
Location
Kab. labuhanbatu,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Gentle Birth
ISSN : -     EISSN : 26230461     DOI : -
Jurnal gentle birth adalah jurnal kebidanan berbahasa Indonesia. Mengangkat tema tentang kesehatan ibu hami, ibu bersalin, ibu nifas, ibu menyusui, akseptor Keluarga Berencana, bayi baru lahir, bayi dan balita
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2022): JULI" : 10 Documents clear
PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG PENATALAKSANAAN DISMENORE DI SMK AL ITTIHAD AEK NABARA KECAMATAN BILAH HULU KABUPATEN LABUHANBATU TAHUN 2022 Indah permata sari; Halimah Tusya’diah Harahap; Novica jolyarni D
Jurnal Gentle Birth Vol 5, No 2 (2022): JULI
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56695/jgb.v5i2.90

Abstract

Dismenore adalah kondisi medis yang terjadi sewaktu haid atau menstruasi yang dapat mengganggu aktivitas dan memerlukan pengobatan yang ditandai dengan nyeri atau rasa sakit didaerah perut maupun panggul. Menurut WHO angka dismenore di dunia sangat besar rata-rata lebih dari 50% perempuan di setiap Negara mengalami dismenore. Di Amerika Serikat diperkirakan hampir 90% wanita mengalami dismenore dan10-15% mengalami dismenore berat yang menyebabkan mereka tidak mampu melakukan kegiatan apapun dan ini akan menurunkan kualitas hidup. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif, yang bertujuan untuk mengetahui pengetahuan remaja tentang penatalaksanaan dismenore. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder dari laporan di SMK AL Ittihad Aek Nabara. Jumlah sampel remaja putri sebanyak 127 responden, tekhnik pengambilan sampel yaitu random sampling diambil 25% dari jumlah populasi dengan jumlah sampel sebanyak 32  responden. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengetahuan responden  mengenai pengetahuan remaja putri tentang penatalaksanaan mayoritas pengetahuan kurang yaitu sebanyak 15 responden (46,9%). Berdasarkan variabel umur,hasil penelitian menunjukan bahwa responden mayoritas dengan berpengetahuan kurang pada umur 16-18  tahun sebanyak 15 orang (46,9%).Dari variabel sumber informasi, hasil penelitian  responden yang mayoritas berpengetahuan kurang yang tidak mendapatkan sumber informasi berjumlah 12 orang (37,5%).  Hasil dari variabel pengalaman, hasil penelitian menunjukan bahwa ditemukan responden  mayoritas berpengetahuan kurang yang tidak memiliki pengalaman sebanyak 10 orang (31,3%).   Berdasarkan hasil penelitian dari diatas dapat diambil kesimpulan bahwa pengetahuan reponden mengenai pengetahuan remaja putri tentang penatalaksanaan disminore yaitu kurang. Dengan adanya penelitian ini diharapkan kepada remaja putri menambah pengetahuan tentang pengetahuan remaja putri tentang penatalaksanaan dismenore di SMK AL Ittihad Aek Nabara Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu
FAKTOR YANG MEMENGARUHI LAMANYA PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU NIFAS Indah Dewi Sari; Utary Dwi Listiarini; Siska Ayuanda APP
Jurnal Gentle Birth Vol 5, No 2 (2022): JULI
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56695/jgb.v5i2.89

Abstract

Luka perineum atau robekan jalan lahir merupakaan perlukaan yang terjadi pada jalan lahir saat atau setelah terjadinya persalinan yang biasa ditandai dengan perdarahan pada jalan lahir, 4,7 juta kasus robekan rupture perineum pada ibu bersalin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh  Faktor Yang Memengaruhi Lamanya Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Nifas di Desa Sikelang Kecamatan Penanggalan Kota Subulussalam. Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian survei analatik (survei atau penelitian) menggunakan pendekatan cross sectional. Berdasarkan hasil statistik yang didapat dengan menggunakan chi –square perawatan  nilai sebasar 0,006, uji chi-square pengetahuan dengan nilai sebesar 0,008 dan uji chi-square sikap tnilai sebesar0,002 maka dapat disimpulkan hubungan yang signifikan  antara variabel  Faktor Yang Memengaruhi Lamanya Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Nifas Di Desa Sikelang Kecamatan Penanggalan Kota Subulussalam.
HUBUNGAN PENGGUNAAN ALAT BANTU PENGAMBILAN KEPUTUSAN (ABPK) OLEH PETUGAS KESEHATAN DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI PADA PUS DI KELURAHAN GANG BUNTU WILAYAH KERJA PUSKESMAS GLUGUR DARAT Suyanti Suwardi; Yulida Effendi Nst; Novy Ramini Harahap
Jurnal Gentle Birth Vol 5, No 2 (2022): JULI
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56695/jgb.v5i2.94

Abstract

Alat bantu pengambilan keputusan merupakan alat yang membantu mengoptimalkan fungsi konseling dan membantu klien dalam pemilihan alat kontrasepsi agar efektif.. Tujuan: Penelitian untuk mengetahui hubungan penggunaan (ABPK) alat bantu pengambilan keputusan oleh petugas kesehatan dengan pemilihan alat kontrasepsi pada pus di Kelurahan Gang Buntu Wilayah Kerja Puskesmas Glugur darat. Metode: Penelitian ini menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam peneletian ini seluruh akseptor KB, tehnik pengambilan sampel menggunkan stratified random sampling  yaitu sebanyak 75 responden. Data yang digunakan data primer yang pengumpulannya menggunakan kuesioner, dengan analisa data univariat, bivariat dan analisa  diuji menggunakan uji statistik chi-square. Hasil: penelitian yang menggunakan ABPK sebanyak 19 responden (23,3%), yang tidak menggunakan ABPK sebanyak 56 responden (74,7%), yang menggunakan KB hormonal sebanyak 25 responden (33,3%), yang menggunakan KB non hormonal 50 responden (66,7%). diuji menggunakan uji statistik chi-square  di peroleh nilai p-value (0,012) < dari (0,05) Kesimpulan: penelitian ini ada hubungan penggunaan (ABPK) alat bantu pengambilan keputusan oleh petugas kesehatan dengan pemilihan alat kontrasepsi di Kelurahan Gang Buntu Wilayah Kerja Puskesmas Glugur Darat.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA KANKER PAYUDARA PADA IBU USIA 35 - 55 TAHUN DI LINGKUNGAN SIDOREJO B, KEL. SIDOREJO KECAMATAN RANTAU SELATAN KAB. LABUHANBATU Siti Mardiah Hasibuan; Novica Jolyarni Dornik
Jurnal Gentle Birth Vol 5, No 2 (2022): JULI
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56695/jgb.v5i2.97

Abstract

Kanker Payudara merupakan salah satu kanker penyebab kematian wanita. Berdasarkan data globocan tahun 2020 menunjukkan, terdapat 261.419 kasus baru kanker payudara dengan 684.996 kematian di seluruh dunia, sementara untuk di 11 negara Asia Tenggara. Penelitian ini bersifat desktiptif. Tujuan untuk pengetahui faktor - faktor yang berhubungan dengan kanker payudara berdasarkan pengetahuan, umur, riwayat pemakaian kotrasepsi hormonal dan pola makan. Dengan jumlah populasi sebanyak 158 orang, cara pengambilan sampel yaitu accidental sampling, dengan jumlah responden sebanyak 60 orang. Hasil : penelitian ini menunjukkan bahwa Pada variabel penderita kanker / riwayat kanker, mayoritas responden tidak menderita penyakir kanker sebanyak 45 responden ( 75% ). berdasarkan pengetahuan , mayoritas responden berpengetahuan kurang pada responden yang tidak menderita  penyakit kanker sebanyak 20 orang (33,3%), berdasarkan umur, mayoritas berumur 31 - 41 tahun pada responden yang tidak menderita penyakit kanker sebanyak 18 orang (30%), berdasarkan riwayat pemakaian kontrasepsi hormonal, mayoritas responden memakai kontrasepsi hormonal semala 6 - 18 tahun pada responden yang tidak menderita  penyakit kanker sebanyak 18 orang (30%), berdasarkan pola makan, mayoritas responden sering mengkonsi jung food pada responden yang tidak menderita t penyakit kanker sebanyak 16 orang (25%)Kesimpulan : hasil penelitian menunjukkan bahwa Faktor – faktor yang berhubungan dengan terjadinya kanker payudara adalah mayoritas responden tidak memiliki penyakit kanker payudara, berpengetahuan kurang, riwayat pemakain kontrasepsi selama 6 – 10 tahun,  pola makan yang sering mengkonsumsi jung food. Untuk itu diharapakan kepada ibu untuk meningkatkan pengetahuannya tentang kanker payudara sehingga dapat mencegah terjadinya kanker payudara
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU MENYUSUI YANG TIDAK MEMBERIKAN ASI EKSKLUSIF DI PUSKESMAS PERLAYUAN KECAMATAN RANTAU UTARA KABUPATEN LABUHANBATU Ade Nurfauziah; Halimah Tusya’diah Harahap
Jurnal Gentle Birth Vol 5, No 2 (2022): JULI
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56695/jgb.v5i2.88

Abstract

Pemberian ASI eksklusif merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan status gizi anak dalam 1000 Hari Pertama Kelahiran (HPK). Hal ini didukung oleh kebijakan pemerintah tentang pemberian ASI eksklusif di Indonesia yang ditetapkan sejak tahun 2004 melalui Kepmenkes RI Nomor 450/Menkes/SK/IV/2 004 dan diperkuat melalui Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2012 .Penelitian ini bersifat deskriptif. Tujuan untuk mengetahuai pengetahuan ibu menyusui yang tidak memeberikan ASI eksklusif berdasarkan umur, pendidikan, pekerjaan, paritas dan informasi. Dengan jumlah populasi sebanyak 158 orang, cara pengambilan sampel yaitu accidental sampling. Dengan jumlah responden sebanyak 32 orang.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berpengetahuan kurang sebanyak 14 orang (43,7%), berdasarkan umur, mayoritas responden berpengetahuan kurang sebanyak 8 orang ( 25%) pada umur 25 – 29 tahun. Berdasarkan pendidikan, mayoritas responden berpengetahuan kurang  sebanyak 5 orang (15,5%) pada pendidikan dasar dan SMP. Berdasarkan pekerjaan, mayoritas responden berpengetahuan kurang sebanyak 10 orang (31,2%) responden yang tidak bekerja. Berdasarkan paritas, mayoritas responden berpengetahuan kurang sebanyak 6 orang (18,8%) pada primipara dan berdasarkan informASI, mayoritas responden berpengetahuan kurang sebanyak 10 orang (31,1%) pada responden yang tidak mendapatkan informASI
KAJIAN POLA ASUH DAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN STATUS GIZI BALITA Utary Dwi Listiarini; Indah Dewi Sari; Sutiah Sutiah
Jurnal Gentle Birth Vol 5, No 2 (2022): JULI
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56695/jgb.v5i2.93

Abstract

Status gizi yaitu keadaan yang diakibatkan oleh konsumsi, penyerapan dan penggunaan makanan. Pola asuh secara tidak langsung memengaruhi status gizi anak. Masalah gizi juga diakibatkan oleh pemberian ASI eksklusif yang belum terlaksana dengan baik. Tujuan penelitian: untuk mengetahui Pola Asuh dan Pemberian ASI eksklusif Dengan Status Gizi Balita. Metode: Desain penelitian adalah penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memilki balita yaitu sebanyak 40 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling yaitu seluruh populasi dijadikan sampel sebanyak  40 responden. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian: Hasil penelitian terdapat hubungan antara pola asuh dan pemberian asi eksklusif dengan status gizi balita. Kesimpulan: Pola asuh dan pemberian asi eksklusif sangat berhubungan dengan status gizi balita
PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP PENINGKATAN FREKUENSI DAN DURASI MENYUSU PADA BAYI USIA 1-6 BULAN DI KLINIK FINA SEMBIRING KELURAHAN SARI REJO KOTA MEDAN TAHUN 2022 Rani Darma Sakti Tanjung Sakti Tanjung; Sonia Ritonga; Desi Ramadayani
Jurnal Gentle Birth Vol 5, No 2 (2022): JULI
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56695/jgb.v5i2.106

Abstract

Pemberian pijat bayi dapat memberikan stimulasi pada kulit bayi sehingga dapat menimbulkan stimuasi pada kulitnya sehingga terjadi potensial aksi pada sistem saraf, yaitu saraf simpatis dan saraf parasimpatis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan frekuensi dan durasi menyusu pada bayi. Penelitian ini merupakan penelitian analik dengan jenis penelitian quasi experiment. Populasi dalam penelitian ini adalah bayi usia 1-6 bulan yang berkunjung ke klinik Fina Sembiring pada bulan kunjungan Mei 2022 sebanyak 15 bayi. Uji statistik yang digunakan yaitu uji Chi-Square. Hasil penelitian rata-rata frekuensi menyusu pada bayi sebelum di pijat dan sesudah dipijat mengalami kenaikan frekuensi meyusu (p-value 0,029) maka dari hasil uji statistik disimpulkan bahwa ada pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan frekuensi menyusu pada bayi usia 1-6 bulan di Klinik Fina Sembiring tahun 2022. Hasil uji statistik juga menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan antara durasi menyusu pada bayi sebelum dan sesudah dipijat dengan p-value 0,060. Berdasarkan hasil penelitian berikut, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan frekuensi menyusu tetapi tidak ada pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan durasi menyusu pada bayi usia 1-6 bulan di Klinik Fina Sembiring Kelurahan Sari Rejo Kota Medan Tahun 2022.Kata kunci : Pijat Bayi, Frekuensi dan Durasi Menyusu
PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ANTENATAL CARE DI KLINIK BIDAN Hj. NANI S.Keb KELURAHAN PADANG BULAN KECAMATAN RANTAU UTARA KABUPATEN KABUHANBATU Anggita Siregar; Rika Handayani; Rani Darma Sakti Tanjung
Jurnal Gentle Birth Vol 5, No 2 (2022): JULI
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56695/jgb.v5i2.87

Abstract

Antenatal care adalah kunjungan ibu hamil ke bidan atau ke dokter sedini mungkin semenjak ia merasa dirinya hamil untuk mendapatkan pelayanan/asuhan antenatal. Pelayanan antenatal ialah untuk mencegah adanya komplikasi obstetric bila mungkin dan memastikan bahwa komplikasi dideteksisedini mungkin serta di tangani secara memadai. Menurut WHO tahun2019 sekitar 140 juta kelahiran terjadi setiap tahun. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif,yang bertujuan untuk mengetahui pengetahuan ibu tentang Antenatal care (ANC)  penelitian ini menggunakan data primer dan skunder dari laporan Klinik Hj.Nani S,Keb kelurahan Padang Bulan Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu. Jumlah populasi dalam penelitian ini berjumlah 129 responden, tehnik pengampilan sampel menggunakan tehnik simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 32 responden. Hasil penelitian yang diperoleh, pengetahuan responden tentang Antenatal Care (ANC) berdasarkan umur adalah mayoritas berpengetahuan baik yaitu sebanyak 7 responden (21,8%), pada kelompok umur 34-40, pengetahuan responden tentang Antenatal Care berdasarkan pendidikan adalah mayoritas berpengetahuan cukup yaitu sebanyak 10 responden (31,1%) pada responden perguruan tinggi, pengetahuan responden tentang Antenatal Care berdasarkan pekerjaan adalah mayoritas berpengetahuan cukup sebanyak 10 responden (31,1%), pengetahuan responden tentang Antenatal Care berdasarkan gravida adalah mayoritas berpengetahuan cukup sebanyak 6 responden (18,7%), pengetahuan responden tentang Antenatal Careberdasarkan sumber informasi adalah mayoritas berpengetahuan cukup sebanyak 10 responden (31,1%). Berdasarkan hasil penelitian yang di lakukan dengan variabel umur, pendidikan, pekerjaan, gravida, dan sumber informasidapat di simpulkan bahwa pengetahuan ibu hamil tentang Antental Care berkategori cukup
EFEKTIVITAS KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT DI PUSKESMAS MUTIARA KECAMATAN KISARAN TIMUR KABUPATEN ASAHAN Novi Susanti
Jurnal Gentle Birth Vol 5, No 2 (2022): JULI
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56695/jgb.v5i2.92

Abstract

Pelayanan kesehatan merupakan faktor penting dalam kesejahteraan serta peningkatan kehidupan keluarga di suatu bangsa dan negara. Namun pelayanan kesehatan di masyarakat masih terdapat kelemahan di tingkatan bawah seperti pada Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kelurahan Mutiara. Penelitian ini lebih mendalami bagaimana efektivitas kualitas pelayanan kesehatan masyarakat pada salah satu Puskesmas yang terdapat di Kabupaten Asahan Kecamatan Kisaran Timur. Penelitian ini menggunakan metode desktiptif kualitatif dan mendapati bahwa Puskesmas Mutiara yang terletak di Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan belum optimal dalam pelaksanaannya. Dikarenakan terdapat beberapa masalah seperti alat alat medis yang tidak lengkap, tidak terdapat tenaga Farmasi dan Tenaga Analisis Kesehatan, banyak terdapat pegawai puskesmas yang tidak ramah dan kegagalan dalam membujuk pasien agar lebih percaya kepada tenaga medis untuk menceritakan keluh kesah penyakit yang diderita pasien dan bagi pihak Pemerintah harus lebih memperhatikan Puskesmas Mutiara agar dapat memberikan pelayanan yang baik dan dapat dibanggakan oleh masyarakat sekitar Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan.
PERILAKU SEKS PRANIKAH PADA SISWA DI SMA NEGERI II TAPAKTUAN Novy Ramini Harahap; Rauda Rauda; Pratiwi Nasution; Fitri Neliza
Jurnal Gentle Birth Vol 5, No 2 (2022): JULI
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56695/jgb.v5i2.91

Abstract

seks pranikah merupakan masalah yang harus diantisipasi. Berdasarkan survei awal masalah seks pranikah terjadi dikarenakan kurangnya pengetahuan kesehatan reproduksi remaja terhadap dampak perilaku, kuranganya nilai agama, kurangnya menanggapi pentingnya media informasi, kurangnya peran orang tua dan kurangnya dukungan dari teman. Tujuan; untuk mengetahui faktor yang memengaruhi perilaku seks pranikah pada siswa. Metode; desain penelitian yang digunakan adalah Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 99 siswa dan sampel sebanyak 99 siswa. Metode pengumpulan data yaitu data primer, sekunder dan tersier. Analisa data yang digunakan yaitu menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat dengan uji regresi logistic. Hasil; analisis multivariat menunjukkan pengetahuan memiliki nilai sig-p 0,017 < 0,05, religi sig-p 0,004 < 0,05, sumber informasi sig-p 0,008 < 0,05, peran keluarga sig-p 0,040 < 0,05 dan dukungan teman sebaya sig-p 0,195 > 0,05. Kesimpulan; ada pengaruh pengetahuan, religi, sumber informasi dan peran keluarga terhadap perilaku seks pranikah, sedangkan dukungan teman sebaya tidak memiliki pengaruh terhadap perilaku seks pranikah pada siswa

Page 1 of 1 | Total Record : 10