cover
Contact Name
Nyoman Pasek Nugraha
Contact Email
paseknugraha@gmail.com
Phone
+6281999131789
Journal Mail Official
paseknugraha@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana, Kampus Tengah, Singaraja-Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha
ISSN : 26141876     EISSN : 26141884     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjtm.v7i1.18616
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Teknik dan Kejuruan, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran teknik. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan teknik mesin bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 292 Documents
PENGEMBANGAN DESAIN PRODUK KERAJINAN SOKASI BERBASIS MATERIAL KOMPOSIT MATRIK POLYESTER BERPENGUAT SERAT BATANG BAMBU Susanto, Hadi; Dantes, Kadek Rihendra; Nugraha, I Nyoman Pasek
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 7 No. 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v7i2.26498

Abstract

Abstrak Penelitian ini merupakan penelitin pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan desain produk kerajinan sokasi berbasis material komposit matrik polyester berpenguat serat batang bambu sesuai dengan keinginan/permintaan customer menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). Kelayakan desain produk kerajinan sokasi diperoleh berdasarkan hasil pengujian data, yang didapat dari hasil penyebaran angket. Kelayakan desain produk kerajinan sokasi berbasis material komposit matrik polyester  berpenguat serat batang bambu telah melewati tahap pengembangan yaitu uji ahli produk, uji kelompok kecil dan uji kelompok besar. Uji ahli desain produk dilakukan oleh dosen Pendidikan Seni Rupa Universitas Pendidikan Ganesha dan dengan mendapatkan nilai sebesar 80% sehingga masuk dalam kriteria sangat baik. Uji kelompok kecil dilaksanakan pada 5 orang masyarakat Desa Sambangan  dan mendapatkan nilai sebesar 82% sehingga masuk dalam kriteria sangat baik. Kemudian uji kelompok besar dilakukan pada 20 orang masyarakat  Desa Sambangan dan mendapatkan nilai sebesar  86% sehingga masuk dalam kriteria sangat baik dan desain produk kerajinan sokasi layak digunakan.Kata Kunci: Pengembangan Desain, Sokasi, Quality Function Deployment.This research is a research development that aims to produce a design product based on composite rod reinforced bamboo fiber reinforced material according to the wishes / requests of customers using the Quality Function Deployment (QFD) method. The feasibility of the design of the craft product sokasi is obtained based on the results of testing the data, which is obtained from the results of questionnaire distribution. The feasibility of the design of handicraft products based on composite material of bamboo fiber reinforced composite matrix has passed the development stage, namely product expert test, small group test and large group test. The product design expert test was conducted by the lecturer of the Fine Arts Education University of Ganeshadan University with a score of 80% so it was included in the very good criteria. The small group test was carried out on 5  people of Sambangan Village community and got a score of 82% so it was included in the very good criteria. Then a large group test was carried out on 20 people of Sambangan Village community and got a value of 86% so that it was included in the very good criteria and the design of the handicraft product was suitable for use. Keywords: Design Development, Sokasi, Quality Function Deployment.
MOTOR DIESEL BERBAHAN BAKAR CAMPURAN MINYAK SOLAR DENGAN MINYAK KEMIRI DAN MINYAK WIJEN Nurtanto, Muhammad
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 7 No. 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v7i2.26499

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik bahan bakar (minyak solar, minyak kemiri dan minyak wijen), karakteristik campuran bahan bakar, dan mengetahui besarnya konsumsi bahan bakar dengan variasi putaran mesin. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan analyzer stargas 898. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dengan menggambarkan secara grafis dan fenomena terukur. Hasil pengujian diketahui bahwa: (1) karakteristik minyak kemiri, minyak wijen memenuhi karakteristik bahan bakar; (2) campuran bahan bakar minyak solar 80% dengan minyak kemiri 10% dan minyak wijen 10% menghasilkan karakteristik yang lebih baik; dan (3) konsumsi bahan bakar terhadap putaran mesin 1600 rpm, 2000 rpm, dan 2300 rpm yang lebih stabil pada campuran bahan bakar minyak solar 80% dengan minyak kemiri 10% dan minyak wijen 10%  masing-masing SFC yang diperoleh sebagai berikut 0.279882, 0.288938, dan 0.281213. Kata Kuci: Minyak solar, minyak kemiri, minyak wijen, karakteristik bahan bakar, dan konsumsi bahan bakar. This study aims to determine the characteristics of fuel (diesel oil, walnut oil and sesame oil), the characteristics of the fuel mixture and knowing the amount of fuel consumption with a variation of the engine rotation. Measurements were made using 898 analyzer stargas. Data were analyzed descriptively by describing in graphic and measurable phenomenon. The test results found that: (1) the characteristics of hazelnut oil, sesame oil meets the characteristics of the fuel; (2) a mixture of diesel fuel to 80% with 10% of hazelnut oil and sesame oil 10% yield better characteristics; and (3) the fuel consumption of the engine rev 1600 rpm, 2000 rpm and 2300 rpm is more stable on a mixture of diesel fuel to 80% with hazelnut oil 10% and sesame oil 10% each SFC obtained as follows 0.279882, 0.288938 and 0.281213. Keywords: Diesel oil, fuel characteristics, fuel consumption, hazelnut oil, and sesame oil.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ENGINE STAND TERHADAP HASIL BELAJAR MESIN KONVERSI ENERGI SISWA KELAS X JURUSAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMK NEGERI 3 SINGARAJA Utama, M Syahrul; Dewi, L.J.E.; Nugraha, I.N Pasek
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 7 No. 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v7i2.26501

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran berbasis engine stand terhadap hasil belajar mesin konversi energi siswa kelas X Teknik Kendaraan Ringan (TKR). Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 3 Singraja, pada kelas X TKR yang berjumlah 66 orang yang terbagi menjadi dua kelas. Kelas X TKR 3 (kelas eksperimen) dan kelas X TKR 2 (kelas kontrol). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes hasil belajar tipe pilihan ganda sebanyak 30 butir dengan lima pilihan. Data hasil tes dianalisis dengan uji analisis statistik berbantuan SPSS 16.0 for windows berupa uji kesamaan rata-rata nilai pretest dan posttest kedua kelas. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis engine stand menunjukkan pengaruh terhadap hasil belajar mesin konversi energi pada siswa. Hal ini berdasarkan output pair 2 diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat disimpulkan ada perbedaan rata-rata hasil belajar mesin konversi energi siswa kelas X TKR untuk pretest kelas kontrol dengan posttest kelas kontrol. Hal ini terlihat dari rata-rata hasil belajar mesin konversi energi pada siswa yang menggunakan media pembelajaran berbasis engine stand sebesar 83.42, sedangkan rata-rata hasil belajar siswa mesin konversi energi tanpa media pembelajaran berbasis engine stand sebesar 60.88 dengan selisih 22.54. Kata-kata kunci:  media pembelajaran berbasis engine stand, hasil belajar siswa. This study aims to determine the effect of the use of engine stand based learning media on the learning outcomes of energy conversion machine students in Class X Light Vehicle Engineering (TKR). This research was conducted at Singraja State Vocational School 3, in class X TKR totaling 66 people divided into two classes. Class X TKR 3 (experimental class) and class X TKR 2 (control class). The instrument used in this study was in the form of a 30 choice multiple choice type of learning outcomes test with five choices. The test result data were analyzed with SPSS 16.0 for windows statistical analysis test in the form of a similarity test of the pretest and posttest scores of the two classes. The results of the study concluded that engine stand based learning media showed an influence on learning outcomes of energy conversion machine on students. This is based on the results of the SPSS 16.0 t-test for Windows, the value based on pair 2 the Sig value is obtained. (2-tailed) of 0,000 <0.05, it can be concluded that there are differences in the average learning outcomes of machine energy conversion of class X TKR students for the control class pretest and the control class posttest. This can be seen from the average energy conversion machine learning outcomes of students who use engine stand based learning media at 83.42, while the average learning outcomes of energy conversion machine students without engine stand based learning media is at 60.88 with a difference of 22.54. Key words: engine stand based learning media, student learning outcomes.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PEMELIHARAAN LISTRIK SEPEDA MOTOR BERBASIS FLASH UNTUK SISWA XI TEKNIK BISNIS SEPEDA MOTOR(TBSM) Guna, I. K. Ardi; Dewi, L.J.E.; Nugraha, I.N Pasek
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 7 No. 3 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v7i3.26511

Abstract

Tujuan dari dilakukan penelitian ini yaitu, 1) untuk mengetahui pengembangan media pembelajaran dengan menggunakan flash. 2) untuk mengetahui tingkat kelayakan media pembelajaran dengan menggunakan flash. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research and Development (R&D), dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahap yaitu tahap Analysis (analisis), Design (desain/perancangan), Development (Pengembangan), Implementation (implementasi/eksekusi), dan Evaluation (evaluasi/umpan balik). Hasil penelitian ini adalah, 1) Media pembelajaran Berbasis flash telah dikembangkan dan diuji validitas kelayakannya. 2) hasil uji dari ahli materi sebesar 94,67% yang masuk pada kriteria sangat layak, hasil uji ahli media sebesar 82.67% dengan kriteria sangat layak, hasil dari uji coba kelompok kecil sebesar 92% yang masuk pada kriteria sangat layak, dan dari uji coba kelompok besar sebesar 93,73% dengan kriteria sangat layak. Berdasarkan hasil yang didapat, media pembelajaran berbasis flash ini sangat layak dari segi materi dan media serta dari tanggapan siswa, sehingga media ini secara keseluruhan sangat layak digunakan untuk kegiatan belajar mata pelajaran pemeliharaan listrik sepeda motor materi sistem penerangan untuk siswa SMK Teknik Bisnis Sepeda Motor (TBSM). Kata kunci: Media Pembelajaran, Adobe Flash Professional  CS6, sistem penerangan pada sepeda motor The purpose of this research is, 1) to determine the development of learning media by using flash. 2) to determine the level of learning media feasibility by using flash. This study uses a type of research Research and Development (R&D), with the ADDIE development model consisting of 5 stages, Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The results of this research 1) Learning media on flash-based has been developed and tested. 2) The results by Material experts of 94.67% be included very feasible qualifications, the results by Media experts of 82.67% with very feasible qualifications, the results from a small group trial of 92% so it has very feasible qualifications, and large group trials got 93.73% with very feasible qualifications. Based on the results obtained, learning media on flash-based is very feasible in terms of material and media as well as from student responses so that this media as a whole is very feasible to use for learning activities electric motorcycle maintenance on lighting system lesson for high school students in motorcycle business engineering. Key words: Learning media, Adobe Flash Professional CS6, lighting system on motorcycle.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS VIDEO ANIMASI SOFTWARE SOLIDWORKS 2014 DAN ADOBE FLASH CS3 PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI DASAR OTOMOTIF (TDO) MATERI MOTOR BAKAR Aryana, I G Adi; Dewi, L.J.E.; Nugraha, I.N Pasek
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 7 No. 3 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v7i3.26512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui pengembangan media pembelajaran berbasis video animasi Software Solidworks 2014 dan Adobe Flash CS3, pada mata pelajaran Teknologi Dasar Otomotif (TDO) materi Motor Bakar. 2) Mengetahui kelayakan media pembelajaran berbasis video animasi Software Solidworks 2014 dan Adobe Flash CS3, pada mata pelajaran Teknologi Dasar Otomotif (TDO) materi Motor Bakar kelas X TBSM di SMK Negeri 3 Singaraja. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian (R&D) Research and Development, dengan model pengembangan 4D (Four D models), yang terdiri dari 4 tahap yaitu tahap pendefinisian (define) tahap perancangan (design) tahap pengembangan (development) dan penyebaran (deseminate). Pada penelitian ini baru dilakukan 3 tahap, Hasil validitas dari 1) Ahli materi yaitu sangat layak dengan persentase 85.33%, 2) Ahli media memberikan hasil dengan persentase sebesar 90% sehingga kriteria dari segi media sangat layak, 3) Uji coba kelompok kecil memperoleh persentase sebesar 86.5%, sehingga dapat dinyatakan dalam kriteria sangat layak, 4) Uji coba kelompok besar mendapatkan kriteria sangat layak dengan persentase sebesar 89.2%. Berdasarkan hasil pembahasan dari penelitian dan pengembangan ini dapat dinyatakan sangat layak dari segi materi, dan media serta tanggapan dari siswa, sehingga media ini dapat dinyatakan sangat layak digunakan untuk pembelajaran. Kata Kunci: Media Pembelajaran, Video Animasi, Solidworks 2014, Adobe Flash CS3, Motor Bakar.This study aims to: 1) determine the development of instructional media Based on Animation Video of Software Solidworks 2014 And Adobe Flash CS3 in Eyes of Automotive Basic Technology (ABT) Theory of Combustion Engine. 2) determine the feasibility of learning media based On Animation Video of Software Solidworks 2014 And Adobe Flash CS3 in Eyes of Automotive Basic Technology (ABT) Theory of Combustion Engine for Class X TBSM in SMK Negeri 3 Singaraja. This study uses a type of research (R&D) Research and Development, with a 4-D development model (Four D model), which consists of 4 stages, namely the stage of defining, the design phase of development and the development of deseminate). In this research, only 3 stages have been carried out. The results of the validity of 1) Theory experts are very decent with a percentage of 85.33%, 2) Media experts give results with a percentage of 90% so that the criteria in terms of the media are very feasible, 3) Small group trials get a percentage of 86.5%, so that it can be stated in very feasible criteria, 4) Large group trials get a very feasible criterion with a percentage of 89.2%. Based on the results of the discussion of this research and development can be declared very feasible in terms of material, and the media and responses from students, so that this media can be declared very feasible to use for learning. Keywords: Learning Media, Animation Video, Solidworks 2014, Adobe Flash CS3, Combustion Engine.
PENGEMBANGAN DESAIN FREE ENERGY GENERATOR BERBAHAN MAGNET NEODYMIUM BERBASIS SOLIDWORKS UNTUK SISTEM RECHARGING PROTOTYPE GANESHA ELECTRIC GENERASI II UNDIKSHA Triana, Komang Bayu; Dantes, Kadek Rihendra; Nugraha, I N Pasek
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 7 No. 3 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v7i3.26514

Abstract

Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan ditemukan bahwa listrik dan magnet memiliki keterkaitan satu dengan yang lainnya, magnet dalam sebuah sistem pembangkitan terdapat pada bagian generator, dimana generator ini dapat menghasilkan listrik oleh putaran yang bersamaan dengan putaran turbin dengan adanya bantuan sumber-sumber energi. Namun ternyata magnet juga dapat menjadi sumber energi penggerak bagi generator itu sendiri. Penelitian ini dilakukan berdasarkan konteks permasalahan dalam hal ini menyangkut tentang perangcangan desain free energy generator berbasis magnet neodymium sebagai sumber energi kelistrikan sekaligus pengisian (recharging) yang akan diterapkan pada prototype ganesha electric generasi II UNDIKSHA. Penelitian pengembangan desain ini menggunakan perangkat lunak Solidworks 2018, tujuan penelitian ini antara lain (1) untuk mengetahui bagaimana cara perancangan free energy generator, (2) untuk mengetahui tingkat kelayakan desain berdasarkan penilaian dari ahli materi, (3) untuk mengetahui tingkat kelayakan desain berdasarkan uji kelompok kecil dan besar. Penelitian ini menggunakan rancangan Research and Development. Sedangkan untuk model yang digunakan yaitu Quality Function Deployment (QFD). Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa penelitian pengembangan desain free energy generator berbasis magnet neodymium mendapatkan hasil validasi yaitu (1) hasil tanggapan ahli materi 91% dengan kualifikasi sangat layak, (2) hasil tanggapan kelompok kecil 93,33% dengan kualifikasi sangat layak, dan (3) hasil tanggapan kelompok besar 91,64% dengan kualifikasi sangat layak. Kata Kunci: Listrik, Desain, Free Energy Generator, Recharging.In line with the development of science knowledge, it had been found that the electricity and magnetism have relevance to one another. Magnets in a generation system are located on the generator, where this generator can produce electricity by spinning along with the turbine rotation with the help of energy sources. But apparently, the magnet can also be a source of driving energy for the generator itself. This research was conducted based on the context of the problem. In this case, concerned on the design of free energy generator neodymium magnetic based on the source of electricity as well as the recharging that would be applied to the Ganesha Electric Prototype, Generation II, UNDIKSHA. This design development research used software Solidworks 2018. The purpose of this study were; (1) to find out how to design free energy generators, (2) to determine the level of design feasibility based on the assessment of material experts, (3) to determine the level of design feasibility based on small and large test groups. This study used a design Research and Development. Whereas the model used is Quality Function Deployment (QFD). Based on the results of data analysis conducted, it was concluded that the research development of design free generator neodymium magnetic based on validation results obtained; (1) the results of material expert responses 91% with very decent qualifications, (2) the results of small group responses 93.33% with very decent qualifications, and (3) the results of a large group response of 91.64% with very decent qualifications. Keywords: Electricity, Design, Free Energy Generator, Recharging
RANCANG BANGUN AIR COOLER DENGAN MENGGUNAKAN MODUL TERMOELEKTRIK PELTIER TYPE TEC-12706 Rohito, Kadek Budi; Dantes, Kadek Rihendra; Nugraha, I N Pasek
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 7 No. 3 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v7i3.26516

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perancangan air cooler yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang menginginkan suatu alat penyejuk ruangan yang berbentuk mini dan harga jual yang tidak terlalu mahal. Bahan yang digunakan pada rancangan air cooler menggunakan bahan mika setebal 3mm dengan menggunakan ukuran 40x40x50 cm. Hasil maksimal yang didapat pada air cooler dalam pengambilan data pertama didapatkan suhu maksimal 15.3 derajat pada waktu 5 menit. Dalam pengambilan data kedua didapatkan suhu maksimal yang dicapai adalah 14.7 derajat pada waktu 5 menit. Dalam pengambilan data ketiga didapat capaian suhu maksimal 14.6 derajat pada waktu 5 menit. Dalam pengambilan data keempat didapat capaian suhu maksimal 15.3 derajat pada waktu 5 menit. Dalam pengambilan data kelima didapat suhu maksimal 15.7 derajat pada menit 5 menit.  Rata-rata capaian suhu pertama yang didapatkan dalam pengambilan data yang sudah dilakukan sebanyak 5 kali dalam waktu 5 menit adalah 15.12. Rata-rata ke dua suhu yang didapat dalam pengambilan data selama 10 menit sebanyak 5 kali adalah 15.46. Rata-rata ke tiga suhu yang didapat dalam pengambilan data selama 15 menit sebanyak 5 kali adalah 15.68 . Rata-rata ke empat suhu yang didapat dalam pengambilan data selama 20 menit sebanyak 5 kali adalah 15.48. Rata-rata ke lima  suhu yang didapat dalam pengambilan data selama 25 menit sebanyak 5 kali adalah 15.68. Rata-rata ke enam suhu yang didapat dalam pengambilan data selama 30 menit sebanyak 5 kali adalah 15.64. Dari data diatas didapatkan hasil yang berbeda yang sudah dilakukan pengujian sebanyak 5 kali dengan waktu perlima menit, yang dikarenakan adanya pengaruh suhu yang berada pada ruangan, yang dimana terjadi perbedaan temperature ruangan yang di akibatkan oleh panas matahari yang menyebabkan suhu ruangan menjadi naik. Kata kunci : Air cooler, peltier, ,teknik pendingin. The purpose of this study is to find out how to design an air cooler that suits the needs of people who want a mini air conditioner and the sale price is not too expensive. The material used in the design of the air cooler uses a 3mm thick mica material using a size of 40x40x50 cm. The maximum results obtained in the air cooler in the first data collection obtained a maximum temperature of 15.3 degrees in 5 minutes. In taking the second data, the maximum temperature reached was 14.7 degrees in 5 minutes. In the third data retrieval obtained maximum temperature achievements of 14.6 degrees within 5 minutes. In taking the fourth data, the maximum temperature was 15.3 degrees in 5 minutes. In taking the fifth data, the maximum temperature is 15.7 degrees in 5 minutes. The first average temperature achievement obtained in data retrieval that has been done 5 times in 5 minutes is 15.12. The average of the two temperatures obtained in data collection for 10 minutes 5 times is 15.46. The average of the three temperatures obtained in data retrieval for 15 minutes 5 times is 15.68. The average of the four temperatures obtained in taking data for 20 minutes 5 times is 15.48. The average of the five temperatures obtained in taking data for 25 minutes 5 times is 15.68. The average of the six temperatures obtained in data retrieval for 30 minutes 5 times is 15.64. From the above data obtained different results that have been tested 5 times with a fifth of the time, which is due to the influence of temperature in the room, which occurs when there is a difference in the temperature of the room caused by the heat of the sun which causes the room temperature to rise. Keywords: Air cooler, peltier, cooling technique.
ANALISA PENGARUH LAJU ALIRAN FLUIDA AIR PADA SALURAN PIPA AHU (AIR HANDLING UNIT) TERHADAP CAPAIAN SUHU OPTIMUM MESIN PENDINGIN MINI WATER CHILER Kayana, Made Dwi; Nugraha, I Nyoman Pasek; Dantes, Kadek Rihendra
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 7 No. 3 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v7i3.26517

Abstract

Penelitian ini Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi laju aliran fluida air terhadap capaian suhu optimal mesin pendingin Mini Water Chiler yang di hasilkan pada siklus sekunder. Adapun variasi laju aliran fluida air yang digunakan yaitu variasi laju aliran air 0,27 liter/detik, 0,55 liter/detik, dan 0,83 liter/detik..pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan setiap 20 menit sebanyak 20 kali. Dari hasil penelitian didapatkan penggunakan variasi laju aliran fluida air 0,27 liter/detik,0,55 liter/detik, dan 0,83 liter/detik pada AHU 1 adalah 26,430C : 19,330C : 13,430C. Pada AHU 2 adalah 26,330C : 19,22 0C : 13,330C. Pada AHU 3 adalah 26,230C : 19,120C : 13,230C. Dari pengujian di atas didapatkan penggunaan laju aliran fluida air 0,83 liter/detik menghasilkan suhu paling optimal dibandingkan dengan laju aliran fluida air 0,27 liter/detik dan 0,55 liter/detik, hal ini disebabkan semakin cepat laju aliran fluida air maka semakin optimal suhu yang di capai Mini Water Chiller  dan penyerapan panas pada setiap ruangan akan menjadi maksimal.Kata Kunci : Mini Water Chiler, Laju Aliran Fluida, Capaian Suhu OptimalThis study tries to study the variation of air fluid flow to the optimal temperature of Mini Water Chiler cooling machines produced in the secondary cycle. The variations in the air flow rate of the air used are variations in air flow rates of 0.27 liters / second, 0.55 liters / second, and 0.83 liters / second. The data analysis technique in this study uses one-way variation analysis. Data collection in this study was carried out every 20 minutes 20 times. From the results of the study obtained using variations in air fluid flow rate 0.27 liters / second, 0.55 liters / second, and 0.83 liters / second in AHU 1 is 26.430C: 19.330C: 13.430C. In AHU 2 is 26.330C: 19.22 0C: 13.330C. In AHU 3 is 26.230C: 19.120C: 13.230C. The water flow of 0.83 liters / second produces an optimal flow of water fluid 0.27 liters / second and 0.55 liters / second, this results in increased fluid flow velocity then the optimal temperature achieved by the Mini Water Chiller and heat at each the room will be maximal.Keywords: Mini Water Chiler, Fluid Flow Rate, Optimal Temperatur Achievement
Pengaruh Variasi Penyetelan Katup Terhadap Putaran Pada Engine Stand Motor Bensin Van Harling, Vina N; Urbata, Adirianus
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v8i2.26637

Abstract

Pada mesin 4 langkah terdapat sistim mekanisme katup masuk dan katup buang, tujuannya untuk pengaturan pemasukan campuran bahan bakar dengan udara dan pengaturan pengeluaran gas bekas pembakaran. Pada mekanisme katup ini diberi celah katup atau jarak diujung batang katup masuk dan katup buang tujuanya untuk mencegah pemuaian diwaktu mesin bekerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari dan menganalisa variasi celah katup masuk dan celah katup buang terhadap performa motor bensin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kepustakaan dan eksperimen. Studi Pustaka dilakukan untuk mempelajari data sekunder dari referensi yang berkaitan dengan penelitian yang dilakukan. Sementara metode eksperimen dilakukan untuk mengetahui pengaruh variasi penyetelan katup terhadap putaran mesin. Pengujian dilakukan untuk posisi throttle standar (2,24 cm), posisi throttle sedang (2,11 cm) dan posisi throttle tinggi (1,82). Pengukuran putaran mesin dilakukan untuk katup 0,2 mm, 0,25 mm, dan 0,3 mm dengan 5 kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi posisi throttle (1,82 cm) dengan celah katup yang diperbesar maka semakin naik putaran yang dihasilkan. Sebaliknya dengan posisi throttle yang standar (2,24 cm) dengan celah katup yang standar akan menghasilkan putaran yang lebih lambat. Kata kunci: engine; katup; motor bensin. Daftar RujukanArimbawa, I. K. S., Nugraha, I. N. P., & Dantes, K. R. (2019). Analisis pengaruh campuran bahan bakar pertalite dengan naphthalene terhadap konsumsi bahan bakar, torsi dan daya pada sepeda motor 4 langkah. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha, 7(1), 1-6.Barenschot BPM, Arensd H. (1997). Motor bensin. Jakarta: ErlanggaJatnika, D., & Sujana, S. (2018). Pengaruh penyetelan celah katup terhadap kinerja mesin sepeda 4 langkah 100 cc. Jurnal Online Sekolah Tinggi Teknologi Mandala, 13(2), 15-22.Majedi, F., & Puspitasari, I. (2017). Optimasi daya dan torsi pada motor 4 tak dengan modifikasi crankshaft dan porting pada cylinder head. JTT (Jurnal Teknologi Terpadu), 5(1), 82-89.Pakpahan, Abigain, (1999). Motor Otomotif 1. BandungRahman, M. D., Wigraha, N. A., & Widayana, G. (2019). Pengaruh ukuran katup terhadap torsi dan daya pada sepeda motor honda supra fit. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha, 5(3).Sarjono, S., & Saputro, D. W. (2016). Pengaruh perubahan celah katup hisap dan katup buang terhadap performance motor jupiter z 2004 menggunakan bahan bakar biopremium e10. Wahana Ilmuwan, 1(1).Sianturi, T. A. (2018). Pengaruh variasi kerenggangan celah platina terhadap komsumsi bahan bakar pada engine stand 7k 1800 cc. Jurnal Ilmiah Research Sains Vol, 4(1).Sucahyo, Bagyo. Darmanto, Soemarsono. (1999). Otomotif Mesin Tenaga. SOLO: Tiga SerangkaiSurbhati BM, Koesnadi. (1977). Motor Bakar 1. Penerbit Departemen Pendidikan     dan KebudayaanSutrisno, S., & Hidayat, T. (2018). Karakteristik sifat mekanik dan struktur mikro valve (katup) sepeda motor roda dua tipe ori dan tipe kw. Journal of Mechanical Engineering, 2(1), 29-36.VAN HARLING, V. I. N. A. (2018). pengaruh jumlah katalisator pada hydrocarbon crack system (hcs) dan jenis busi terhadap daya mesin sepeda motor honda supra x 125. Jurnal Voering, 3(1), 5-18.Van Harling, V. N. (2019). Pengaruh variasi campuran bahan bakar solar dan minyak kelapa sawit terhadap putaran motor diesel tipe rino 115ps. Soscied, 2(1), 26-34.Wijayanti, F., & Irwan, D. (2014). Analisis pengaruh bentuk permukaan piston terhadap kinerja motor bensin. Jurnal ilmiah teknik mesin unisma" 45" Bekasi, 2(1), 98156.Yahya, W. (2016). Pengaruh variasi celah katup dan busi terhadap konsumsi bahan bakar pertalite pada mesin bensin 4 tak. Jurnal sainstech, 3(6), 58-61.
Studi Komputasi: Pengaruh Desain Guide Vane Terhadap Performa dan Pola Aliran di Sekitar Turbin Angin Savonius Wicaksono, Yoga Arob
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v8i2.26856

Abstract

Turbin angin adalah salah satu alternatif untuk mengurangi beban listrik di wilayah perkotaan. Di wilayah perkotaan terdapat gedung bertingkat dengan jumlah yang cukup banyak. Sehingga menjadi lokasi yang tepat untuk aplikasi turbin angin sekaligus mengurangi beban listrik. Tipe turbin yang tepat untuk aplikasi gedung bertingkat adalah turbin angin sumbu vertikal (VAWT). Salah satu jenis VAWT adalah turbin Savonius. Turbin angin Savonius konvensional memiliki kinerja yang rendah seperti koefisien daya dan torsi yang rendah dibandingkan dengan turbin angin jenis lain. Ini terjadi karena aliran angin dapat menyebabkan tekanan negatif pada salah satu sisi sudu. Untuk mengatasi masalah ini, turbin angin Savonius konvensional dikombinasikan dengan guide vane. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh guide vane terhadap performa dan karakteristik pola aliran sekitar turbin angin Savonius. Model numerik dihitung menggunakan persamaan Navier-Stokes dengan model turbulen k-ε standar. Analisa  menggunakan software ANSYS-Fluent R15. Simulasi dilakukan pada arah angin yang berbeda, antara lain: 0o, 30o, 60o pada kecepatan angin 2 m/s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guide vane mampu menambah laju aliran udara yang menuju sudu turbin dan meningkatkan performa turbin angin Savonius sebesar 22,2%. Kata kunci: CFD, guide vane, performa, pola aliran, turbin angin SavoniusDaftar RujukanAkwa, J. V., Alves, G., & Petry, A. P. (2012). Discussion on the veri fi cation of the overlap ratio in fl uence on performance coef fi cients of a Savonius wind rotor using computational fl uid dynamics. 38, 141–149. https://doi.org/10.1016/j.renene.2011.07.013Akwa, J. V., Vielmo, H. A., & Petry, A. P. (2012). A review on the performance of Savonius wind turbines. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 16(5), 3054–3064. https://doi.org/10.1016/j.rser.2012.02.056Alessandro, V. D., Montelpare, S., Ricci, R., & Secchiaroli, A. (2010). Unsteady Aerodynamics of a Savonius wind rotor : a new computational approach for the simulation of energy performance. Energy, 35(8), 3349–3363. https://doi.org/10.1016/j.energy.2010.04.021Chong, W. T., Fazlizan, A., Poh, S. C., Pan, K. C., Hew, W. P., & Hsiao, F. B. (2013). The design , simulation and testing of an urban vertical axis wind turbine with the omni-direction-guide-vane q. APPLIED ENERGY, 5–8. https://doi.org/10.1016/j.apenergy.2012.12.064Chong, W. T., Poh, S. C., Abdullah, N., Naghavi, M. S., & Pan, K. C. (2010). Vertical Axis Wind Turbine with Power-Augmentation-Guide-Vane for Urban High Rise Application 3 . Building integrated wind-solar hybrid energy generation system and rain water collector. (September), 1–6.Damak,  a., Driss, Z., & Abid, M. S. (2013). Experimental investigation of helical Savonius rotor with a twist of 180?? Renewable Energy, 52, 136–142. https://doi.org/10.1016/j.renene.2012.10.043Hasan, M. H., Muzammil, W. K., Mahlia, T. M. I., Jannifar, A., & Hasanuddin, I. (2012). A review on the pattern of electricity generation and emission in Indonesia from 1987 to 2009. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 16(5), 3206–3219. https://doi.org/10.1016/j.rser.2012.01.075Mohamed, M. H., Janiga, G., Pap, E., & Thévenin, D. (2010). Optimization of Savonius turbines using an obstacle shielding the returning blade. Renewable Energy, 35(11), 2618–2626. https://doi.org/10.1016/j.renene.2010.04.007Nobile, R., Vahdati, M., & Barlow, J. F. (2013). Unsteady flow simulation of a vertical axis wind turbine : a two-dimensional study. (July), 1–10.Pope, K., Rodrigues, V., Doyle, R., Tsopelas,  a., Gravelsins, R., Naterer, G. F., & Tsang, E. (2010). Effects of stator vanes on power coefficients of a zephyr vertical axis wind turbine. Renewable Energy, 35(5), 1043–1051. https://doi.org/10.1016/j.renene.2009.10.012Ricci, R., Romagnoli, R., Montelpare, S., & Vitali, D. (2016). Experimental study on a Savonius wind rotor for street lighting systems q. Applied Energy, 161, 143–152. https://doi.org/10.1016/j.apenergy.2015.10.012Roy, S., & Saha, U. K. (2015). Wind tunnel experiments of a newly developed two-bladed Savonius-style wind turbine. Applied Energy, 137, 117–125. https://doi.org/10.1016/j.apenergy.2014.10.022Soo, K., Ik, J., Pan, J., & Ryu, K. (2015). Effects of end plates with various shapes and sizes on helical Savonius wind turbines. Renewable Energy, 79, 167–176. https://doi.org/10.1016/j.renene.2014.11.035Tartuferi, M., D’Alessandro, V., Montelpare, S., & Ricci, R. (2015). Enhancement of Savonius wind rotor aerodynamic performance: a computational study of new blade shapes and curtain systems. Energy, 79, 371–384. https://doi.org/10.1016/j.energy.2014.11.023Walker, S. L. (2011). Building mounted wind turbines and their suitability for the urban scale — A review of methods of estimating urban wind resource. Energy & Buildings, 43(8), 1852–1862. https://doi.org/10.1016/j.enbuild.2011.03.032