cover
Contact Name
Nyoman Pasek Nugraha
Contact Email
paseknugraha@gmail.com
Phone
+6281999131789
Journal Mail Official
paseknugraha@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana, Kampus Tengah, Singaraja-Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha
ISSN : 26141876     EISSN : 26141884     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjtm.v7i1.18616
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Teknik dan Kejuruan, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran teknik. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan teknik mesin bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 292 Documents
Rancang Bangun Mesin Vertical Screw Molding Dengan Penggerak Dinamo Starter Sebagai Pencair Limbah Plastik Suryantara, Putu Agus; Dantes, Kadek Rihendra; Nugraha, I Nyoman Pasek
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v8i1.27293

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian yang bertujuan untuk menghasilkan rancangan mesin vertical screw molding dengan penggerak dinamo starter sebagai pencair limbah plastik sesuai dengan permintaan dan keinginan customer dengan menggunakan metode yaitu, Quality Function Deployement (QFD). Data kelayakan desain dan data kelayakan produk mesin vertical screw molding didapatkan dari hasil penyebaran angket. Kelayakan rancang bangun mesin vertical screw molding dengan penggerak dinamo starter sebagai pencair limbah plastik melalui beberapa tahap pengembilan data uji angket melalui uji ahli manufaktur, kelompok kecil, dan kelompok besar. Pada uji manufaktur diuji oleh Dosen Pendidikan Teknik Mesin Universitas Pendidikan Ganesha, dan Guru SMK 3 Singaraja dengan mendapakan hasil sangat layak. Pada pengujiian kelompok kecil yang menyasar lima mahasiswa pendidikan teknik mesin, mendapatkan hasil 95,00% dan dinyatakan sangat layak. Selanjutnya penyebaran angket kelompok besar dengan menyasar mahasiswa dan masyarakat mendapatkan hasil sebesar 90,32%, dapat dinyatakan bahwa rancangan ini sagat layak. Jadi, berdasarkan hasil penyebaran angket maka rancangan mesin vertical screw molding sangat layak untuk di terapkan.Kata kunci : Limbah Plastik, Mesin Vertical Screw Molding, Quality Function DeploymentDaftar RujukanAgus (2003). Pemeliharaan kelistrikan pada sepeda motor. halaman: 65 Diakses Pada 18 April 2017.Devi, K .H. (2011). Simbol untuk menunjang system informasi desain kemasan makanan dan minuman plastik. halaman:6 Diakses Pada Tanggal 14 Juli 2018.Dikshon, K. (2015). Pengertian relay. halaman: 1 Diakses pada tanggal 13 juli 2018.Herman, D. S. (2007). Elekronika Teori dan Penerapan. Jawa Timur.Imam, M. (2005). Sifat dan karakteristik material plastik dan bahan aditif. SemarangEanita, Q. Q. (2013). Gear adalah pengertian dan definisi roda gigi. Tersedia Pada http: kamusq.com. diaskes pada tanggal 18 April 2017.Lutfiana, A (2015). Mikrokontroller arduino nano. Diaskes Pada Tanggal 13 Juli 2018.Muhamad, S. (2017). Racaang bangun plastic injection moulding pada pemamfaatan limbah plastik untuk gagang pisau. halaman: 35 diaskes pada tanggal  20 Februari 2020.Olivian, M. S., dkk. (2015). Perancangan alat ukur krcepatan kendaraan menggunakan ATMEGA 16. Manado: halaman 4.Rochman, R., dkk. (2018). Pengaruh perlakuan panas terhadap kekerasan dan struktur mikro baja AISI 310 S. halaman:3 diaskes pada tanggal 15 juli 2018Samujizaki, (2016). Dinamo starter dan fungsinya. tersedia pada utomotif123.blogspot.com diaskes pada tanggal 18 April 2019Sugiono. (2010). Metoda penelitian pendidikan (pendekatan kualitatif kuantitatif dan R&D. Bandung : Alfabert Halaman: 312Wildann. (2019). Dampak sampah plastik terhadap lingkungan. tersedia pada http:www.kompasiana.com diaskes tanggal 1 Januari 2020
Rancang Bangun Reaktor Pengolah Limbah Organik Menjadi Biogas Sebagai Bahan Bakar Alternatif Kendaraan Bermotor Pranata, I Wayan Dwi Eka; Dantes, Kadek Rihendra; Wiratmaja, I Gede
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v8i1.27294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk mengetahui proses perancangan desain reaktor biogas dari limbah organik rumah tangga. 2) tingkat kelayakan perancangan desain reaktor biogas dan tingkat kelayakan gas yang dihasilkan sebagai bahan bakar alternatif kendaraan bermotor. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian (R&D) Research and Development, dengan model pengembangan 4D (Four-D Models), yang terdiri dari 4 tahap yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (development), dan tahap penyebaran (deseminate).Pada penelitian ini hanya dilakukan 3 tahap, yaitu tahap pendefenisian (define), tahap perancangan (design), dan tahap pengembangan (development). Hasil penelitian ini adalah 1) memahami perancangan desain reaktor biogas dari limbah organik rumah tangga, 2) mengetahui tingkat kelayakan perancangan desain reaktor biogas dan tingkat kelayakan gas yang dihasilkan sebagai bahan bakar alternatif kendaraan bermotor menurut ahli media, uji kelompok kecil dan uji kelompok besar pada masyarakat di Desa Pedawa Kecamatan Banjar. Penilaian dari ahli media memperoleh kriteria sangat layak untuk dilanjutkan ke tahapan berikutnya. Dalam Uji Coba Kelompok Kecil memperoleh kriteria sangat layak dengan persentase nilai sebesar 85,66%. Dalam Uji Coba Kelompok Besar memperoleh kriteria sangat layak dengan persentase nilai sebesar 86,06%. Berdasarkan hasil tersebut dapat dinyatakan perancangan alat pengolah limbah organik rumah tangga sangat layak dari segi media, serta tanggapan dari mahasiswa, sehingga perancangan alat pengolah limbah organik rumah tangga ini dapat dinyatakan sangat layak digunakan dalam proses pengolahan limbah organik rumah tangga yang dapat mencemari lingkungan sekitar. Kata Kunci : perancangan desain reaktor, biogas portabel, dan energi terbarukan.
Kajian Peluang Pemanfaatan Bioetanol Sebagai Bahan Bakar Utama Kendaraan Masa Depan Di Indonesia Wiratmaja, I Gede; Elisa, Edi
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v8i1.27298

Abstract

Kelangsungan penggunaan bioetanol sebagai aditif dari bahan bakar bensin yang bersumber dari energi fosil khususnya di Indonesia cukup mendapatan tantangan berat, apalagi untuk menjadikan bioetanol sebagai bahan bakar utama pengganti bahan bakar fosil dimasa depan. Artikel ini ditulis berdasarkan hasil kajian dan studi literatur yang berkaitan dengan pemanfaatan bioetanol sebagai salah satu energi alternatif. Metode penelitian meliputi pengambilan dan kompilasi data sekunder serta berusaha memberikan suatu gagasan solusi dalam mengatasi permasalahan yang timbul yang pada akhirnya dari analisis data ditarik suatu kesimpulan dari keseluruhan studi literatur yang telah dilakukan.Dari kajian literatur diperoleh kelebihan dari bioetanol yang cukup signifikan yaitu mampu meningkatkan unjuk kerja dari mesin terutama pada putaran mesin yang tinggi. Penggunaan bioetanol juga mampu menurunkan emisi CO, dan CO2. Harus pula dilihat beberapa kekurangannya antara lain bioetanol bereaksi dengan logam seperti magnesium dan aluminium. Selanjutnya dari sisi ekonomi untuk memasarkan bioetanol dengan harga rendah cukup sulit untuk dilakukan. Dari segi penyediaan bahan baku yang bersumber dari tanaman yang mengandung gula dikhawatirkan akan memicu persaingan antara ketersediaan bahan baku dengan ketersediaan pangan.Salah satu solusi dalam menjamin keberlangsungan pemenuhan bahan baku pembuatan bioetanol adalah melalui pemanfaatan bahan-bahan berlignosellulosa yang memiliki struktur gula sederhana dan dapat dikonversi menjadi etanol. Dari sisi ketersediaan masih cukup melimpah dan masih belum banyak dimanfaatkan dalam skala besar.Kata Kunci : Bioetanol, Energi Terbarukan, Unjuk KerjaDaftar RujukanArlianti, L. (2018). Bioetanol sebagai sumber green energy alternatif yang potensial Di Indonesia A review article. Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik UNISTEK, 5(1), 16–22.Elinur, Priyarsono, D. S., & Firdaus, M. T. M. (2010). Perkembangan konsumsi dan penyediaan energi dalam perekonomian Indonesia. Indonesian Journal of Agricultural Economics (IJAE), 2(1), 97–119.Fahmi, L., & Setiyo, M. (2015). Pengaruh campuran ethanol pada laju korosi tangki bahan bakar). Semnastek, (November), 1–6. Retrieved from jurnal.ftumj.ac.id/index.php/semnastekFitriyatus Sa’adah, A., Fauzi, A., & Juanda, B. (2017). peramalan penyediaan dan konsumsi bahan bakar minyak indonesia dengan model sistem dinamik prediction of fuel supply and consumption in Indonesia with system dynamics model. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia, 17(2), 118–137. doi:10.21002/jepi.v17i2.661Ismiyati, Marlita, D., & Saidah, D. (2014). Pencemaran udara akibat emisi gas buang kendaraan bermotor. Jurnal Manajemen Transportasi & Logistik (JMTransLog), 01(03), 241–248. doi:10.25292/j.mtl.v1i3.23Novendri, Y. (2018). Pengaruh penambahan aditif etanol pada bensin ron 88 dan ron 92 terhadap prestasi mesin. Jurnal Konversi Energi Dan Manufaktur UNJ, 1(April), 33–39. doi:https://doi.org/10.21009/JKEM.5.1.6Octaviani, R., Irsyad, M., & Reksowardojo, I. K. (2010). Pengaruh penambahan bioetanol terhadap konsentrasi emisi gas Hc , Co , Dan Co 2 pada motor 2 langkah. Jurnal Teknik Lingkungan, 16(2), 173–184.Offei, F., Mensah, M., Thygesen, A., & Kemausuor, F. (2018). Seaweed bioethanol production: A process selection review on hydrolysis and fermentation. Fermentation, 4(4), 1–18. doi:10.3390/fermentation4040099Setiawati, D. R., Sinaga, A. R., & Dewi, T. K. (2013). Proses pembuatan bioetanol dari kulit pisang kepok. Jurnal Teknik Kimia, 19(1), 9–15.Wiratmaja, I. G. (2010a). Analisa unjuk kerja motor bensin akibat pemakaian biogasoline. Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Cakram, 4(1), 16–25.Wiratmaja, I. G. (2010b). Pengujian karakteristik fisika biogasoline sebagai bahan bakar alternatif pengganti bensin murni. Jurnal Energi Dan Manufaktur, 4(2), 145–154. doi:https://doi.org/10.24843/JEM.2020.v13.i01Wiratmaja, I. G., Kusuma, I. G. B. W., & Winaya, I. N. S. (2011). Pembuatan etanol generasi kedua dengan memanfaatkan limbah rumput laut eucheuma cottonii sebagai bahan baku. Jurnal Energi Dan Manufaktur, 5(1), 75–84.
Pengembangan Handle Rem Sepeda Motor Berbahan Limbah Plastik Hasil Cetakan S 45c Satriadyanto, Irawan; Nugraha, I Nyoman Pasek; Dantes, Kadek Rihendra
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v8i1.27300

Abstract

Perkembangan teknologi banyak menimbulkan dampak positif  dan negatif.  Adanya material baru yang biasanya digunakan oleh aktifitas manusia, termoplastik merupakan salah satu bentuk material baru. Salah satu bahan termoplastik adalah plastik yang biasa kita gunakan untuk aktifitas sehari-hari.Yang akan dibahas bagaimana rancangan handle rem berbahan limbah plastik dan bagaimana proses pembuatan handle rem berbahan limbah plastik. pengecoran adalah suatu proses penuangan material cair seperti logam dan plastik yang dimasukan kedalam cetakan dan jenis-jenis cetakan tersebut berupa cetakan grafit, cetakan pasir, cetakan permanen, cetakan keramik, cetakan plaster dan cetakan shell Pada proses pembuatan handle ini peneliti hanya mengambil 5 jenis plastik sebagai bahan dasar yang akan digunakan untuk pembuatan handle rem, yaitu jenis Polyethylene Terephthalate (PET/PETE),  High Density Polyethylene (HDPE), Low Density Polyethylene (LDPE), Polypropylene (PP), Polystyrene (PS). Sebelum memulai penelitian ini melakukan proses pemisahan material plastik yang sudah dikumpulkan berdasarkan jenisnya. Pada proses pengecoran handle rem penelitian ini mengkombinasikan beberapa jenis plastik anatara lain jenis PET dengan LDPE, PET dengan PP, PET dengan PS, dan PP dengan HDPE. berdasarkan hasil visualitas perbandingan campuran limbah plastik yang digunakan untuk pembuatan handle rem bahan limbah plastik dengan jenis PP dan HDPE merupakan hasil cetakan yang baik. Karena dari awal pengerjaan hingga akhir tidak mengalami kendala yang begitu berat untuk proses pengerjaan handle rem. Pada saat proses pelepasannya handle sangat mudah dan tidak memerlukan waktu yang lama.Kata Kunci: Daur ulang limbah plastik, pengecoran limbah plastik, handle rem limbah plastikDaftar RujukanFebriansyah, 2019, “Inovasi Baru Mengubah Sampah Plastik Jadi Kertas yang Mudah  Terurai”. Tersedia pada https://tirto.id/inovasi-baru-mengubah-sampah-plastik-jadi-kertas-yang-mudah-terurai-dftk (diakses tanggal 8 Juni 2019)Khoirumansyah, 2012, “Macam-Macam Cetakan Logam”. Tersedia pada http://khoirumansyahbtr.blogspot.com/2012/11/macam-macam-cetakan-logam.html (diakses tanggal 7 Juni 2019)Logam Ceper, 2014, : ”Cetakan Pasir (Sand Moulding)”. Tersedia pada https://logamceper.com/cetakan-pasir-sand-moulding/ (diakses tanggal 7 Juni 2019)Nurhenu Karuniastuti. Bahaya Plastik  Terhadap Kesehatan Dan Lingkungan.Prof. Drs. Soegyarto Mangkuatmodjo, maret 2014 “Stastik Lanjutan”, Jakarta: PT Asdi Mahasatya.Raggne, May 11, 2015, “Arti Kode Kemasan Plastik: PET(E), HDPE, PVC, LDPE, PP, PS” Tersedia pada  https://raggne.wordpress.com/2015/05/11/arti-kode-kemasan-plastik-pete-hdpe-pvc-ldpe-pp-ps/(diakses tanggal 13 November 2018)Samsudi, Fuad  dan Yugohindra, 2011, Analisa Pengaruh Pengecoran Ulang Terhadap Sifat Mekanik Paduan Alumunium ADC 12.STP Team , November 24, 2016, “Heat Treatment of Carbon Steel – S45C / C45 Steel”. Tersedia pada https://www.steelindopersada.com/2016/11/heat-treatment-of-carbon-steel-aisi-s45c-steel-grades.html (diakses tanggal 7 Juni 2019)sugiyono. (2010) Metode Penelitian Kuantitatif dan R&D. Alfabeta. Bandung.Wikipedia, 30 November 2017, “Rem” tersedia pada https://id.wikipedia.org/wiki/Rem (diakses tanggal 13 November 2018)
Analisis Perbandingan Tegangan Statik Material Galvanized Steel Dengan Material Aluminium Alloys 7076-T6 (Sn) Pada Frame Ganesha Scooter Underwater (GSU) Menggunakan Software Solidworks Firdaus, Kholid; Dantes, Kadek Rihendra; Nugraha, I Nyoman Pasek
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v8i1.27302

Abstract

Dalam penenlitian ini dilakukan analisis tegangan statik pada rancangan Frame Ganesha  Scooter Underwater dengan perbandingan material galvanized steel dan aluminuium alloys 7076-T6 menggunakan software Solidworks dengan tanpa beban pengendara dan pembebanan dari pengendara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tegangan statik terbesar pada Frame Ganesha Scooter Underwater menggunakan material galvanized steel dan aluminium alloys 7076-T6 dengan beban 80 Kg dan tanpa beban. Dari hasil analisis yang telah dilakukan pada frame dengan material galvanized steel dan aluminium alloys 7076-T6 (SN) tanpa beban pengendara maupun dengan beban pengendara mengalami penurunan setelah dilakukan penggantian material aluminium alloys 7076-T6 (SN) yaitu sebesar 8,4% dan juga tegangan maksimum pada frame dengan material galvanized steel dengan beban pengendara mengalami penurunan setelah dilakukan penggantian material aluminium alloys 7076-T6 (SN) yaitu sebesar 8,4%. Kemudian hasil faktor keamanan (factor of safety) pada frame material galvanized steel tanpa beban pengendara mengalami peningkatan setelah dilakukan penggantian material aluminium alloys 7076-T6 (SN) yaitu sebesar 63%. Dan juga faktor keamanan (factor of safety) pada frame standar material galvanized steel dengan beban pengendara mengalami peningkatan setelah dilakukan penggantian material aluminium alloys 7076-T6 (SN) yaitu sebesar 63,02%, sehingga dapat dikatakan bahwa pergantian material galvenized steel dengan aluminium alloys 7076-T6 lebih baik dan lebih kuat untuk digunakan.Kata Kunci :Aluminium Alloys, Frame, Galvanized Steel,Tegangan  Von MisesDaftar RujukanBudarma, K. (2016). Analisis komparatif tegangan statik pada frame ganesha electric vehicles 1.0 generasi 1 berbasis continous variable transmission (cvt) berbantuan software ansys 14.5, [Skripsi], Jurusan Pendidikan Teknik Mesin Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja, Indonesia.Fadila, A. (2013). Analisis simulasi struktur chassis mobil mesin usu  berbahan besi struktur terhadap beban statik dengan menggunakan perangkat lunak ansys 14.5.[skripsi], Teknik Mesin, Universitas Sumatera Utara.Ihsan, E., Emira dkk.(2017). Aluminium. Jurnal Mahasiswa Kimia, Universitas Negeri       Padang, Inodonesia. https://www.slideshare.net/nandifirdaus/jurnal-aluminium diakses 18 juni 2017.Joko, P.  (2010). Aplikasi metode elemen hingga (meh) pada struktur rib bodi angkutan publik. [Skripsi], Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret.Novita, S. (2018). Analisis laju korosi dan kekerasan pada stainless steel 304 dan baja nikel laterit dengan variasi kadar ni (0. 3. dan 10%) dalam medium korosif. [Skripsi] Jurusan Fisika Universitas Lampung.Setya, B. (2005). Modul chasis sepeda motor. [modul], Jurusan Pendidikan Teknik Mesin Universitas Yogyakarta (diakses 18 Juni 2018)Saputra, I. N. A. A. (2018). Analisis tegangan statik pada rancangan frame mobil listrik ganesha sakti (gaski) menggunakan software solidworks 2014. [Skrisi], Jurusan Pendidikan Teknik Mesin Universitas Pendidikan Ganesha.Ongga, P., Dkk. (2009). Konsepsi mahasiswa tentang tekanan hidrostatis”. Universitas Yogyakarta (diakses 25 Januari 2020)Pratama., Syahrul, B. (2016). Analisis tegangan statik pada rangka sepeda motor jenis matic menggunakan software catia p3 v5r14. [Skrisi], Teknik Mesin, Universitas Lambung Mangkurat Banjar baru.Purwanto., Joko., Rofikoh, U. (2014). Rancang bangun perangkat eksperimen hukum archimedes. Inklusi, Jurnal Vol. 1 No.1 (diakses 25 Januari 2020)Perdhna, Syohan, D., dkk.(2017). Studi laju korosi pada plat stainless steel (ss) dengan variasi media korosi. Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Kelautan. http://digilib.its.ac.id/public/ITS-Undergraduate-16971- 4307100005-paperpdf.pdf diakses (18 juni 2017).Sari, S. P.,  Santoso, P. (2014). Analisis tegangan statik pada rangka sepeda motor jenis matic menggunakan software catia p3 v5r14. [Skripsi] Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknologi IndustriWili, C., Maha. (2014). Aplikasi finite elemen analysis pada struktur rib bodi angkutan publik. [Tugas Akhir], Jurusan Teknik Mesin, Universitas Indonesia  
ST41 Tensile Strength Analysis of Spiral Groove Welding with Three Current Variations Rohman, Mojibur; Saepuddin, Ahmad; Fardana, Mochamad Adhi
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v8i2.27590

Abstract

Welding is one of the important aspects in the process of joining metal, iron or steel. This study aims to determine the effect of SMAW welding techniques in spiral grooves with variations in currents of 100 Amperes, 110 Amperes and 120 Amperes to the tensile strength of St 41 steel. This research is an experimental study conducted in two places namely BLKI Singosari, Malang and Faculty of Engineering, ITN Malang, East Java. The results showed that the current strength and electrode flow in welding have an influence on the tensile strength even though the results are not significant. Average tensile strength at 100 Amperes current is 46.75 Kgf / mm², at 110 Amperes current is 44.87 Kgf / mm², and at 120 Amperes current is 43.80 Kgf / mm². The results of this test indicate that the variation of the current in SMAW welding with the spiral groove method influences the tensile strength of St 41 steel. Based on the findings in this study it can be concluded that the highest tensile strength value of 46.75 Kgf / mm² occurs in welding spiral grooves with strong currents of 100 Ampere. Keywords : SMAW welding; spiral groove, strong current, tensile strength; ST41.ReferencesAnwar, B. (2017). Analisis kekuatan tarik hasil pengelasan posisi bawah tangan dengan perbedaan variasi kuat arus listrik pada baja st 42. Teknologi, 16 (1), 18-24.Budiman, H. (2016). Analisis pengujian tarik (tensile test) pada baja st37 dengan alat bantu ukur load cell teknik mesin. J-Ensitec, 3(1), 9-13.Daryanto. (2012). Teknik Las. Bandung: AlfabetaGunawan, Y. Endriatno, N. Anggara, B, H. (2017). Analisa pengaruh pengelasan listrik terhadap sifat mekanik baja karbon rendah dan baja karbon tinggi. Enthalpy Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin, 2(1), 2502-8944.Imam, P, M. dan Sarjito, J, S. (2012). Analisis kekuatan sambungan las smaw (shielded metal arc welding) pada marine plate st 42 akibat faktor cacat porositas dan incomplete penetration. KAPAL, 5(2), 102-113.Kolo, J.M., Nugraha, I.N.P. & Widayana, G. (2017). Pengaruh variasi arus terhadap kekuatan impact dan kekerasan material st 37 menggunakan proses pengelasn gas tungsten arc welding (GTAW). Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha, 8(2), 1-10.Kurniawan, S, A., Solichin & Puspitasari, P. (2014). Analisis kekuatan tarik dan struktur mikro pada baja st.41 akibat perbedaan ayunan elektroda pengelasan SMAW. Jurnal Teknik Mesin, 22(2), 1-12.Mohruni, A, S. dan Kembaren, B, H. (2013). Pengaruh variasi kecepatan dan kua arus terhadap kekerasan, tegangan tarik, strukturmikro baja karbon rendah dengan elektroda e6013. Jurnal Rekayasa Mesin, 13(1), 1-8.Pranawan, D, F, B. dan Suwito, D. (2016). Pengaruh teknik pengelasan alur spiral, alur zig – zag, dan lurus pada arus 85 a terhadap kekuatan tarik baja st 41. Jurnal Teknik Mesin. 4(2), 29 – 32.Siswanto & Amri, S. (2011). Konsep dasar teknik las. Edisi 1. Jakarta : PT. Prestasi Pustakaraya.Weman, K. (2003). Welding processes handbook. Woodhead Publishing Limited, Cambride.Widharto, S. (1996). Petunjuk kerja las. Jakarta: Pradnya ParamitaWiryosumarto. 2000. Teknologi pengelasan logam. Jakarta: PT. Pradnya Paramita.
Pengembangan Media Pembelajaran Audio Visual Berbasis Powtoon Mata Pelajaran Sistem Refrigerasi Bagi Siswa SMK Wibawa, D M Satria; Dewi, L J Erawati; Nugraha, I N Pasek
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v9i2.27598

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk mengetahui pengembangan media pembelajaran audio visual berbasis PowToon pada Mata Pelajaran Sistem Refrigerasi bagi siswa SMK. 2) Untuk mengetahui tingkat kelayakan  media pembelajaran audio visual berbasis PowToon menurut ahli materi dan ahli media pada Mata Pelajaran Sistem Refrigerasi bagi siswa SMK. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian (R&D) Research and Development, dengan model pengembangan 4D (Four-D Models), yang terdiri dari 4 tahap yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (development), dan tahap penyebaran (deseminate). Pada penelitian ini hanya dilakukan 3 tahap, yaitu tahap pendefenisian (define), tahap perancangan (design), dan tahap pengembangan (development). Hasil penelitian ini adalah 1) memahami pengembangan media pembelajaran audio visual berbasis PowToon pada Mata Pelajaran Sistem Refrigerasi bagi siswa SMK, 2) mengetahui tingkat kelayakan dan tanggapan siswa pada media pembelajaran audio visual berbasis PowToon menurut ahli materi, ahli media, uji kelompok kecil dan uji kelompok besar pada Mata Pelajaran Sistem Refrigerasi bagi siswa SMK. Penilaian dari ahli materi yaitu sangat layak dengan persentase nilai sebesar 87,70%. Penilaian dari ahli media memperoleh kriteria sangat layak dengan persentase nilai sebesar 91,16%. Dalam Uji Coba Kelompok Kecil memperoleh kriteria sangat layak dengan persentase nilai sebesar 90,33%. Dalam Uji Coba Kelompok Besar memperoleh kriteria sangat layak dengan persentase nilai sebesar 88%. Berdasarkan hasil tersebut dapat dinyatakan media ini sangat layak dari segi materi dan media, serta tanggapan dari siswa, sehingga media ini dapat dinyatakan sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran.Kata Kunci : Audio Visual, Dasar-dasar Refrigerasi, Media Pembelajaran, PowToon.This study aims to: 1) Find out the development of PowToon-based audiovisual learning media on the Refrigeration System Subjects for vocational students. 2) Determine the feasibility of PowToon-based audiovisual learning media according to material experts and media experts in the Refrigeration System Subjects for vocational students. This research uses Research and Development (R&D) type, with the development model of the 4D (Four-D Models) which consists of 4 stages: the defining stage, the design stage, the development stage, and the deployment stage (disseminate). There are three stages used in this study: the defining stage, the design phase, and the development stage. The results of this study are: 1) understanding the development of PowToon-based audiovisual learning media on Refrigeration System Subjects for vocational students, 2) knowing the level of eligibility and student responses to PowToon-based audiovisual learning media according to material experts, media experts, small group tests and tests large groups on Subjects Refrigeration Systems for vocational students. The assessment of the material experts is very feasible with a percentage value of 87.70%. The assessment of the media experts obtained a very decent criterion with a percentage value of 91.16%. In the small group trial, the criteria are very feasible with a percentage value of 90.33%. In the large group trial, the criteria are very decent with a percentage value of 88%. Based on these results it can be stated that this media is very feasible in terms of material and media, as well as responses from students so that this media can be declared very feasible to use in the learning process.Keywords: Audiovisual, Learning Media, PowToon, Refrigeration Basics.DAFTAR RUJUKANAiken L. R. (1985). Three coeffcient for analyzing the reliability and validity of ratings. Education and psychological measurement. 45,131-142Anastasi, A., Urbina, u. (1997). Psychological testing. New Jersey Prentice-Hall.IncAriana, I G. (2019). Pengembangan media pembelajaran berbasis video animasi software solidworks 2014 dan adobe flash cs3 pada mata pelajaran teknologi dasar otomotif (tdo) materi motor bakar. (Skripsi Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, FTK, Undiksha)Arsyad, Azhar. (2013). Media pembelajaran. Depok: PT Rajagrafindo PersadaAzwar, S. (2012) reabilitas dan validitas. Edisi 4. Yogyakarta : Pustaka PelajarBorg & Gall, (2003). Education research. New York : Allyn and Bacon.Dale, Edgar. (1969). Audio visual methods in teaching, New Yorg: Holt, Rinehart and Winston Inc. The Dryden Press.Daryanto. (2013). Media pembelajaran perannya sangat penting dalam mencapai tujuan pembelajaran. Yogyakarta: Gava Media.Hermawan, Asep Herry. (2007). Pengembangan kurikulum dan pembelajaran. Jakarta: Universitas Terbuka.Krisnadi, Elang. (2004). Pemanfaatan program CAI sebagai sarana untuk membantu siswa dalam menyerap konsep-konsep matematika dengan pendekatan abstrak-konkret. Jakarta: pustekkom dan Pusat InformasiMusfiqon. (2012). Pengembangan media dan sumber pembelajaran. Jakarta: Prestasi Pustaka.Putra, Nusa. (2012). Metode penelitian kualitatif pendidikan. (Jakarta: Rajawali Pers).Sadiman, Arief S. (2006). Media pendidikan pengertian, pengembangan dan pemanfaatannya. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.Salim, A. (2003). Pengertian animasi dan multimedia pembelajaran. Jakarta : Elec Media Komputindo.Slamet. (2013). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.Sudaryono, dkk. (2013). Pengembangan insrumen penelitian pendidikan. Yogyakarta: Graha Ilmu.Sudjana, Nana. (2007). Teknologi pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algensindo.Sudjana, Nana dan Rivai, Ahmad. (2013). Media pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algensindo.Sugiyono. (2016). Statistika untuk penelitian. Bandung: AlfabetaSuheri, Agus. (2006). Animasi multimedia pembelajaran. Jakarta : Elec media Komputindo.Sukmadinata, Nana Syaodih. (2010). Metode penelitian pendidikan. Bandung: PTRemaja Rosdakarya.Sutopo, Ariesto Hadi. (2003). Multimedia interaktif dengan flash. Yogyakarta: Graha IlmuTalizaro Tafonao, Jurnal Komunikasi Pendidikan (2018:2). Peranan media pembelajaran dalam meningkatkan minat belajar siswa. STT KADESI YogyakartaThiagarajan. (1974). four D Model-model pengembangan perangka pembelajaran. Tersedia pada https://bustangbuhari.wordpress.com/2011/08/25/four-d-model-model-pengembangan-perangkat-pembelajaran-dari-thiagarajan -dkk/. (Diakses tanggal 2 Desember 2018)Trianto. (2010). Model pembelajaran inovatif-progresif konsep, landasan, dan implementasi pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Kencana
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Game Tournament (TGT) Terhadap Keaktifan dan Hasil Belajar Pekerjaan Dasar Otomotif Siswa Kelas X TKRO SMK Negeri 1 Denpasar Suandika, I Komang Adi; Nugraha, I Nyoman Pasek; Dewi, L.J.E.
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v8i2.27599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbedaan keaktifan belajar pekerjaan dasar otomotif antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Team Game Tournament (TGT) dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (2) perbedaan hasil belajar pekerjaan dasar otomotif antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Team Game Tournament (TGT) dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (3) perbedaan keaktifan dan hasil belajar pekerjaan dasar otomotif secara simultan antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Team Game Tournament (TGT) dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif pada mata pelajaran pekerjaan dasar otomotif, siswa kelas X TKRO di SMK Negeri 1 Denpasar. Objek penelitian ini adalah pelaksanaan, keaktifan dan hasil belajar siswa terhadap model pembelajaran kooperatif tipe Team Game Tournament (TGT). Data dikumpulkan dengan metode observasi, dokumentasi, angket dan tes. Sampel penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan MANOVA. Adapun hasil dari penelitian ini adalah (1) rata-rata keaktifan belajar siswa pada kelas eksperimen (82,25), pada kelompok kontrol (73,28) (2) rata-rata hasil belajar siswa pada kelas eksperimen (76,81), pada kelompok kontrol (63,47). Kata kunci: 1; TGT 2; Keaktifan Belajar 3; Hasil Belajar.Daftar RujukanA.M. Sardiman. 2001. Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Jakarta : Raja Grafindo Persada.Emzir. 2012. Metodelogi penelitian pendidikan kuantitatif dan kualitatif. Bandung : Rajagrafindo Persada.Isjoni. 2013. Cooperative learning efektivitas pembelajaran kelompok. Bandung  : Alfabeta.Istarani. 2011. Model pembelajaran inovatif. Medan : Media Persada.Kamdi. 2007. Strategi pembelajaran. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.Moh. Uzer Usman. 2006. Menjadi guru profesional. Bandung :  PT. Mancama  Jaya CemerlangSanjaya, Wina. 2008. Perencanaan dan desain sistem pembelajaran. Jakarta : Kencana Prenada Media Group.Shoimin, Aris. 2014. Model pembelajaran inovatif dalam kurikulum 2013. Yogyakarta : Ar-Ruzz Media. Vol. 203.Slavin, Robert E. 2015. Cooperative learning: Teori, riset dan praktik. Bandung : Nusa Media. Vol. 163.Sudjana, Nana. 2005. Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung : Sinar Baru Algensindo.Sugiyono. 2004. Metodologi penelitian. Bandung :  Alfabeta.Suprijono, Agus. 2009. Cooperative learning ; Teori dan aplikasi PAIKEM Yogyakarta : Pustaka Pelajar. Wendra. 2016. Penulis karya ilmiah. Singaraja : Universitas Pendidikan Ganesha.
Analisa Kekasaran Permukaan Titanium Grade 2 pada Proses Frais Mufarrih, AM.; Hariyanto, Moh. Nasir; Qosim, Nanang
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v8i2.27766

Abstract

 Titanium Grade 2 termasuk jenis bahan yang sering dipergunakan di industri, utamanya pada bahan untuk implan biomedis. Titanium Grade 2 mempunyai sifat perbandingan kekakuan terhadap berat yang baik, tahan terhadap korosi dan memiliki sifat biokompatibel yang baik di dalam tubuh. Namun memiliki konduktifitas panas yang rendah, sehingga perlu memilih perameter pemesinan yang tepat untuk menghasilkan nilai kekasaran permukaan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik Titanium Grade 2 yaitu kekasaran permukaan hasil pemesinan frais. Desain penelitian menggunakan metode Taguchi L9, dengan 2 faktor dan 3 level. Parameter pemesinan yang digunakan ialah putaran spindel 500; 700; 900 rpm dan kecepatan pemakanan 25; 50; 75 mm/menit. Variabel respon yang diteliti ialah kekasaran permukaan. Proses frais dilakukan menggunakan Mesin CNC Dahlih. Kekasaran permukaan diukur menggunakan Mitutoyo surface roughess tester. Analisis data menggunakan analisis ANOVA. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh variasi parameter pemesinan terhadap respon kekasaran permukaan. Variabel putaran spindel mempunyai p-value sebesar 0,039 dan variabel gerak makan memiliki p-value sebesar 0,025. Hal ini menunjukkan bahwa kedua variabel bebas tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap respon kekasaran permukaan. Kekasaran permukaan terendah dapat dicapai dengan pengaturan putaran spindel sebesar 700 rpm dan kecepatan pemakanan sebesar 25 mm/menit. Kata kunci: titanium grade 2, kekasaran permukaan, frais, anova Daftar RujukanBagno, A., & Di Bello, C. (2004). Surface treatments and roughness properties of Ti-based biomaterials. Journal of Materials Science: Materials in Medicine. https://doi.org/10.1023/B:JMSM.0000042679.28493.7fBruce, 2011. (2013). Analisis Kekasaran Permukaan Dan Getaran Pada Pemesinan Bubut Menggunakan Pahat Putar Modular (Modular Rotary Tools) Untuk Material Titanium 6Al-4V Eli. Journal of Chemical Information and Modeling. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004Davim, J. P. (2011). Machining of hard materials. Machining of Hard Materials. https://doi.org/10.1007/978-1-84996-450-0Ganguli, S., & Kapoor, S. G. (2016). Improving the performance of milling of titanium alloys using the atomization-based cutting fluid application system. Journal of Manufacturing Processes. https://doi.org/10.1016/j.jmapro.2016.05.011Karkalos, N. E., Galanis, N. I., & Markopoulos, A. P. (2016). Surface roughness prediction for the milling of Ti-6Al-4V ELI alloy with the use of statistical and soft computing techniques. Measurement: Journal of the International Measurement Confederation. https://doi.org/10.1016/j.measurement.2016.04.039Kiswanto, G., Mandala, A., Azmi, M., & Ko, T. J. (2020). The effects of cutting parameters to the surface roughness in high speed cutting of micro-milling titanium alloy ti-6al-4v. Key Engineering Materials, 846 KEM, 133–138. https://doi.org/10.4028/www.scientific.net/KEM.846.133Mufarrih, A., Istiqlaliyah, H., & Ilha, M. M. (2019). Optimization of Roundness, MRR and Surface Roughness on Turning Process using Taguchi-GRA. In Journal of Physics: Conference Series. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1179/1/012099Nithyanandam, J., Das, S. L., & Palanikumar, K. (2015). Inluence of Cutting Parameters in Machining of Titanium Alloy. Indian Journal of Science and Technology, 8(8), 556–562. https://doi.org/10.17485/ijst/2015/v8i/71291Oshida, Y. (2012). Bioscience and Bioengineering of Titanium Materials: Second Edition. Bioscience and Bioengineering of Titanium Materials: Second Edition. https://doi.org/10.1016/C2011-0-07805-5Setyowidodo, I., Sutanto, S., Mufarrih, A., & Sholehah, I. M. (2020). Exhaust temperature and peltier element optimization of thermoelectric generator output. In IOP Conference Series: Materials Science and Engineering. https://doi.org/10.1088/1757-899X/850/1/012007Shucai, Y., Chunsheng, H., & Minli, Z. (2019). A prediction model for titanium alloy surface roughness when milling with micro-textured ball-end cutters at different workpiece inclination angles. International Journal of Advanced Manufacturing Technology. https://doi.org/10.1007/s00170-018-2852-6Soepangkat, B. O. P., Pramujati, B., Effendi, M. K., Norcahyo, R., & Mufarrih, A. M. (2019). Multi-objective Optimization in Drilling Kevlar Fiber Reinforced Polymer Using Grey Fuzzy Analysis and Backpropagation Neural Network–Genetic Algorithm (BPNN–GA) Approaches. International Journal of Precision Engineering and Manufacturing. https://doi.org/10.1007/s12541-019-00017-zTapiero, H., Townsend, D. M., & Tew, K. D. (2003). Trace elements in human physiology and pathology. Copper. Biomedicine and Pharmacotherapy. https://doi.org/10.1016/S0753-3322(03)00012-XThepsonthi, T., & Özel, T. (2012). Multi-objective process optimization for micro-end milling of Ti-6Al-4V titanium alloy. International Journal of Advanced Manufacturing Technology. https://doi.org/10.1007/s00170-012-3980-zWennerberg, A., & Albrektsson, T. (2009). Effects of titanium surface topography on bone integration: A systematic review. Clinical Oral Implants Research. https://doi.org/10.1111/j.1600-0501.2009.01775.x 
Pengaruh Elektroda Pengelasan Pada Baja AISI 1045 Dan SS 202 Terhadap Struktur Mikro Dan Kekuatan Tarik Winardi, Yoyok; Fadelan, Fadelan; Munaji, Munaji; Krisdiantoro, Wisnu Nurandika
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v8i2.27772

Abstract

Pengelasan logam adalah suatu proses pengelasan yang dilakukan pada dua jenis atau paduan logam yang berbeda. Pengelasan logam beda jenis banyak dipakai di berbagai industri, misalnya pembangkit listrik, industri transportasi, kontruksi sipil, dan lain-lain. Baja merupakan material yang banyak digunakan untuk kontruksi. Aplikasinya banyak disambung dengan logam lain. Penyambungannya dilakukan dengan pengelasan. Dalam penggabungan dua logam yang berbeda permasalahan yang sering timbul dalam pengelasan antara lain perbedaan titik lebur, koefisien muai, sifat fisis dan mekanis. Oleh karena itu dengan pemilihan elektroda pengelasan yang tepat akan menghasilkan sambungan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis elektroda pada baja AISI 1045 dan SS202 terhadap struktur mikro dan kekuatan tarik. Elektroda yang digunakan pada penelitian ini adalah jenis E 6013 dan E 7018. Metode pengelasan menggunakan las SMAW. Struktur mikro dikarakterisasi menggunakan mikroskop optik. Kekuatan mekanik diuji menggunakan mesin uji tarik. Hasil pengamatan struktur mikro pada masing-masing spesimen menunjukkan adanya perbedaan susunan. Struktur mikro didominasi oleh ferit dan perlit. Dengan menggunakan elektroda E7018, menghasilkan perlit yang lebih halus. Berdasarkan uji tarik, terdapat perbedaaan yang signifikan. Pada spesimen E 6013 memiliki kekuatan tarik rata-rata sebesar 275,7 kN/mm2, sedangan E 7018 memiliki kekuatan rata-rata sebesar 419,5 kN/mm2. Sehingga bisa disimpulkan, jenis elektroda mempengaruhi kekuatan tarik pengelasan baja AISI 1045 dan SS202Kata Kunci: AISI 1045; elektroda; kekuatan tarik; SS202; struktur mikro Daftar RujukanArifin J, Purwanto H, Syafa’at I. (2017). Pengaruh jenis elektroda terhadap sifat mekanik hasil pengelasan smaw baja ASTM A36. Momentum, 13(1), 27–31.Budiarsa, I. N. (2008). Pengaruh besar arus pengelasan dan kecepatan volume alir gas pada proses las GMAW terhadap ketangguhan aluminium 5083. CAKRAM, 2(2), 112–116.Gutama H.K, Wulandari D. (2000). Pengaruh Arus Pengelasan Dan Jenis Elektroda Terhadap Kekuatan Tarik Pada Steel 42. Jurnal Teknik Mesin Fakultas Teknik Unesa, (1), 1–5.Huda M, Respati B.S.M, Purwanto H. (2018). Pengelasan plat kapal dengan variasi jenis elektroda dan media pendingin. Momentum, (14), 50–56.Kurniawan. Dwi. (2019). Analisa pengaruh variasi elekroda pengelasan smaw sambungan logam baja jis g 3131 sphc dengan baja aisi ss 201 terhadap sifat mekanis. [Skripsi] Institut Teknologi Nasional MalangNasrul,Y. L.M., H. Qolik S.A, (2016). Pengaruh variasi arus las smaw terhadap kekerasan dan kekuatan tarik sambungan dissimilar stainless steel 304 dan st 37. Jurnal Teknik Mesin, Universitas Negeri Malang (1), 1-12.Pareke S, Muchsin A.H, Leonard J. (2014). Pengaruh pengelasan logam berbeda (AISI 1045) dengan (AISI 316L) erhadap sifat mekanis dan struktur mikro. Sains dan teknologi, 3(2), 191–198.Pramono, A. (2011). Karakteristik mekanik proses hardening baja AISI 1045 Media Quenching Untuk Aplikasi Sprochet Rantai. Cakram 5(1), 32–38.Sugestian, M Rizsaldy. (2019). Analisa kekuatan sambungan las smaw horizontal down hand pada plate baja jis 3131sphc dan stainless steel 201 dengan aplikasi piles transfer di mesin thermoforming (stacking unit). [Skripsi] Institut Teknologi Nasional Malang.Suhermana , R. M. Ambaritab , R. K. Simangunsongc , P.J. Simanjuntak (2018). Pengaruh jenis elektroda E6013 pada pengelasan SMAW terhadap sifat fisis dan mekanis baja SA106 grade B. Prosiding Seminar Nasional Era Industri (SNEI) UPMI Medan, 50–54Tarkono, Zulhanif, Trisulohadi Ben Fikma (2013). Pengaruh kedalaman alur back chipping pada pengelasan listrik SMAW baja karbon sedang AISI 1045 terhadap uji kekuatan tarik. Fema, 1, 18–27.Trianto A. (2016). Penelitian stainless steel 202 terhadap pengaruh pengelasan gas tungsten arc welding(GTAW) untuk variasi arus 50 A, 100 A, Dan 160 A dengan uji komposisi kimia, uji struktur mikro, uji kekerasan dan uji impact. [Skripsi]. Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik UMS.Veranika R.M, Fauzie M.A, Ali H, Solihin M, (2019). Studi pengaruh variasi elektroda e 6013 dan e 7018 terdahap kekuatan tarik dan kekerasan pada bahan baja karbon rendah. Desiminasi Teknologi, 7.Wijoyo, & Aji, B. K. (2015). Kajian kekerasan dan struktur mikro sambungan las GMAW baja karbon tinggi dengan variasi masukan arus listrik. SIMETRIS, 6(2), 243–248. Yakub Y, Nofri M, (2018). Variasi arus listrik terhadap sifat mekanik mikro sambungan las baja tahan karat aisi 304. E-Jurnal WIDYA Eksakta, 1(I).7-11