cover
Contact Name
rusmala dewi
Contact Email
pipianto76@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
pintarharati@upr.ac.id
Editorial Address
Progran Studi PG. PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Jurusan Ilmu Pendidikan, Universitas Palangka Raya, JLn. H. Timang Komplek Kampus Tunjung Nyahoo Palangka Raya, Telp: (0536)3229107 E-mail pintarharati@fkip.upr.ac.id
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi
ISSN : 23015993     EISSN : 27155633     DOI : https://doi.org/10.36873/jph.v15i1.846
Core Subject : Education,
Jurnal Pintar Harati dengan ISSN 9-772301-599002, E-ISSN 2301-5993 terbit dua kali dalam satu tahun yaitu bulan Juni dan Desember, Jurnal Pintar Harat adalah jurnal yang menyajikan jurnal hasil penelitian pendidikan dan Psikologi Dosen-dosen jurusan pendidikan anak usia dini Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas palangka Raya, serta dari instansi lainnya.
Articles 138 Documents
IMPLEMENTASI MODEL FLIPPED CLASSROOM PADA PEMBELAJARAN SAINS ANAK USIA DINI : Ignatia Imelda Fitriani, Cahaya Afriani Napitupulu, Sophia Oktavia Balimulia, Esta Fronika Telaumbua, Indria Saraswatie Adminpintarharati
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 18 No. 2 (2022): Journal Pintar Harati Volume 18, Nomor 2, Desember 2022
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v18i2.8142

Abstract

Flipped Classroom adalah bentuk pembelajaran blended (melalui interaksi tatap muka dan virtual/online) yang menggabungkan pembelajaran sinkron (synchronous) dengan pembelajaran mandiri yang askinkron (asynchronous). Pembelajaran sinkron biasanya terjadi secara real time di kelas. Anak berinteraksi dengan guru dan teman sekelas serta menerima umpan balik pada saat yang sama. Sedangkan, pembelajaran asinkron adalah pembelajaran yang sifatnya lebih mandiri.Terdapat tiga tahapan kegiatan dalam model flipped classroom ini yaitu sebelum kelas dimulai (preclass/before class), saat kelas dimulai (in-class/during class) dan setelah kelas berakhir (out of class/after class). Model pembelajaran flipped classroom bertujuan untuk membimbing anak untuk dapat menjadi pembelajar yang aktif dalam aktifitas belajar sains. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas implementasi model flipped classroom dalam pembelajaran sains anak usia dini. Penelitian ini diterapkan di TK Darrusalam Palangkaraya dengan melibatkan 20 anak pada kelompok B1 sebagai kelas eksperimen dan 19 anak kelompok B2 sebagai kelas kontrol. Hasil Penelitian menunjukan Thitung sebesar 96,34 > Ttabel = 2, 95 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan dari penelitian ini adalah implementasi model flipped classroom efektif dalam pembelajaran sains pada anak usia dini. Kata kunci : Flipped classroom, Pembelajaran Sains, Anak usia dini
POLA ASUH ORANG TUA DALAM PEMBENTUKAN KEMANDIRIAN ANAK: Esteran Damanik, Fendy Suhariadi, Rini Sugiarti Adminpintarharati
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 18 No. 2 (2022): Journal Pintar Harati Volume 18, Nomor 2, Desember 2022
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v18i2.8216

Abstract

Sikap mandiri merupakan bagian dari perilaku anak yang harus dikembangkan sejak dini sebagai pondasi keterampilan kehidupan kelak.Usia dini merupakan waktu yang tepat untuk mengembangkan segala aspek perkembangan karena anak mengalami proses tumbuh dan berkembang secara pesat. Keluarga merupakan lingkungan sosial pertama yang ditemui individu sejak mereka lahir ke dunia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh orang tua dalam membentuk kemandirian anak di kelas 2 & 3 SD EFATA di Baloi Permai, Batam . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi, setelah itu diproses melalui triangulasi data. Populasi penelitian ini adalah orang tua siswa dari kelas 2 & 3 SD yang ada di sekolah EFATA. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh setiap orang tua yang menjalankan pola asuh yang sesuai akan cenderung dengan mudah membentuk kemandirian anak mereka. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dari empat jenis pola asuh hanya satu yang signifikan yaitu pola asuh otoratif ataupun demokratis. Kata Kunci: Pola asuh, sikap mandiri dan, siswa.
PENINGKATAN KETERAMPILAN SOSIAL SISWA MELALUI PROJECT BASED LEARNING SISWA KELAS V SD MUHAMMADIYAH 24 SURABAYA: Moch Qitfirul Azis & Roisyatul Izza Moch Qitfirul; Roisyatul Izza
Jurnal Pendidikan dan Psikologi : Pintar Harati Vol. 19 No. 1 (2023): Journal Pintar Harati Volume 19, Nomor 1, Juni 2023
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v19i1.9407

Abstract

Project based learning merupakan merupakan pembelajaran dengan aktivitas jangka panjang yang melibatkan siswa dalam merancang, membuat, dan menampilkan produk untuk mengatasi permasalahan dunia nyata. Pembelajaran berbasis proyek didasarkan dari teori-teori terdahulu kemudian dirujuk menjadi bentuk konstruk pembelajaran berbasis proyek. penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan sosial siswa melalui pembelajaran project based learning. Penelitian ini berdasarkan wawancara dan observasi kelas 5 SD Muhammadiyah 24 Surabaya ditemukan masih rendahnya keterampilan sosial siswa.  Tujuan penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan keterampilan sosial anak dengan menggunakan model project based learning. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kurt Lewin. Subjek penelitian adalah 24 siswa kelas V SD Muhammadiyah 24 Surabaya.  Penelitian ini dilakukan melalui tahapan pra intervensi, siklus I dan siklus II. Teknik analisis data adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan keterampilan sosial siswa yakni kemampuan kemampuan bergilir atau berbagi, kemampuan menghargai atau menghormati, kemampuan membantu atau menolong, kemampuan mengikuti petunjuk, kemampuan mengontrol emosi, kemampuan menyampaikan pendapat, kemampuan menerima pendapat yang didapat dari data hingga siklus II dan memperoleh kenaikan nilai rata-rata sebesar 45. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa model project based learning dapat meningkatkan keterampilan sosial siswa. Kata kunci : Project Based Learning, Keterampilan Sosial, Sekolah Dasar
HUBUNGAN POLA ASUH DEMOKRATIS ORANG TUA DENGAN KEMAMPUAN MENGUNGKAPKAN BAHASA ESKPRESIF ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK NEGERI PEMBINA JEKAN RAYA: Milda Pasaribu , Rusmaladewi Rusmaladewi , Kartika Ananda Rusmaladewi, Rusmaladewi; Ananda, Kartika
Jurnal Pendidikan dan Psikologi: Pintar Harati Vol. 19 No. 1 (2023): Journal Pintar Harati Volume 19, Nomor 1, Juni 2023
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v19i1.9955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh demokratis orang tua dengan kemampuan mengungkapkan bahasa ekspresif anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina Jekan Raya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 50 orang tua sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan pola asuh demokratis dengan kemampuan mengungkapkan bahasa ekspresif anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina Jekan Raya. Berdasarkan nilai korelasi 0,803>0,284 yaitu nilai r hitung lebih besar dari nilai r tabel dannilai signfikasi 0,000 lebih kecil dari 0,05. Hasil penelitian juga menunjukkan mengajarkan kata-kata halus dan sopan, memberikan pengarahan terhadap hal yang boleh dilakukan dan hal yang tidak boleh dilakukan, dan selalu bertanya bagaimana anak di sekolah membuat kemampuan mengungkapkan bahasa ekpresif anak di TK Negeri Pembina Jekan Raya ini signifikan karena adanya hubungan positif dari pola asuh demokratis yang diterapkan oleh orang tua kepada anak. Kata Kunci: pola asuh demokratis, kemampuan bahasa ekspresif, anak usia dini
PERAN PENGASUHAN AYAH TERHADAP KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI DI KELURAHAN MENTENG: Pelisa Nagi Cintami , Wahyuni Christiany Martono, Sophia Oktavia Balimulia Wahyuni Christiany Martono; Sophia Oktavia Balimulia
Jurnal Pendidikan dan Psikologi : Pintar Harati Vol. 19 No. 1 (2023): Journal Pintar Harati Volume 19, Nomor 1, Juni 2023
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v19i1.9958

Abstract

Kemandirian yang dimiliki oleh anak usia dini adalah anak yang dapat mengerjakan sendiri segala tugas-tugas rutinnya seperti makan sendiri, memasang pakaian sendiri, selalu aktif dan bersemangat. Bertanggung jawab, mampu berfikir dan berbuat untuk diri sendiri, dan mempunyai kontrol yang kuat sesuai dengan usianya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pengasuhan ayah terhadap kemandirian anak usia dini di Kelurahan Menteng.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan teknik pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis pada penelitian ini menggunakan uji regresi linier sederhana. Subjek pada penelitian ini adalah ayah yang mempunyai anak usia 5-6 tahun di Kelurahan Menteng yang berjumlah 32 orang.Hasil penelitian diperoleh dari perhitungan uji validitas dan reliabilitas dengan nilai thitung sebesar 5,591 dibandingkan ttabel 2,042. Taraf signifikan dalam penelitian ini adalah 0,05 dengan a/2 : n-k-1, maka nilai ttabel adalah 2,042. Jadi nilai thitung (5,591) > ttabel (2,042). Berdasarkan hasil tersebut maka Ha diterima Ho ditolak. Artinya terdapat pengaruh peran pengasuhan ayah terhadap kemandirian anak usia dini di Kelurahan Menteng. Kata Kunci : Peran Pengasuhan Ayah, Kemandirian, Anak Usia Dini
PEMANFAATAN TEHNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DI LEMBAGA PAUD: Ignatia Imelda Fitriani & Mastuah Adminpintarharati
Jurnal Pendidikan dan Psikologi : Pintar Harati Vol. 19 No. 1 (2023): Journal Pintar Harati Volume 19, Nomor 1, Juni 2023
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v19i1.10147

Abstract

Teknologi yang semakin berkembang secara pesat memberikan dampak yang cukup besar terhadap kehidupan dalam berbagai aspek, termasuk dunia pendidikan. Guru sebagai pemimpin dalam pembelajaran dituntuk untuk mampu beradaptasi dan siap berubah, agar dapat menghadapi tantangan di era industri 4.0. Pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi merupakan salah satu media yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Pada observasi awal, adanya sarana dan prasarana TIK di TK di Kecamatan Pematang Karau Kabupaten Barito Timur dan sesuai Permendikbud 137 tahun 2014, kompetensi pedagogik guru PAUD juga memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan kegiatan pengembangan yang mendidik, berdasarkan hal tersebut peneliti melakukan penelitian tentang Pemanfaatan TIK pada Guru PAUD sebagai media pembelajaran di Kecamatan Pematang Karau Kabupaten Barito Timur. Dengan tujuan untuk mengetahui Pemanfaatan TIK pada guru PAUD sebagai media pembelajaran di Kecamatan Pematang Karau Kabupaten Barito Timur.Penelitian ini adalah penelitian survei. Subjek penelitian ini adalah 16 guru di 6 sekolah TK pada wilayah yang sudah diimbangi internet di Kecamatan Pematang Karau Kabupaten Barito Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif persentase dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket.Hasil penelitian studi Tentang Pemanfaatan TIK pada Guru PAUD Di Kecamatan Pematang Karau Kabupaten Barito Timur dengan persentase 84,47% termasuk dalam kategori sangat baik.Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Pemanfaatan TIK pada Guru PAUD Di Kecamatan Pematang Karau Kabupaten Barito Timur sangat baik. Hal ini menunjukkan sarana dan prasarana TIK yang ada telah dimanfaatkan dengan kemampuan literasi guru yang berupa kemampuan membaca, berbicara, melihat, mendengarkan, dan berpendapat yang baik berpotensi pada kemampuan pemanfaatan TIK. Kata Kunci : TIK, Guru Paud, Media Pembelajaran
PENGETAHUAN IBU DI DESA TAMBABA KECAMATAN GUNUNG PUREI KABUPATEN BARITO UTARA TENTANG STUNTING DALAM PROSES PENGASUHAN PADA ANAK USIA DINI: Ayu Alfia Rahma , Rayne Praticia , Cahaya Afriani Napitupulu Adminpintarharati
Jurnal Pendidikan dan Psikologi : Pintar Harati Vol. 19 No. 1 (2023): Journal Pintar Harati Volume 19, Nomor 1, Juni 2023
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v19i1.10354

Abstract

Stunting merupakan masalah yang harus segera diatasi oleh negara Indonesia maupun dunia. Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) dimana prevalensi stunting di Indonesia turun dari 24,4% di tahun 2021 menjadi 21,6% di 2022. Meski demikian, target yang harus dicapai Indonesia adalah penurunan sampai 14% di tahun 2024 karena Standard WHO menyebutkan bahwa prevalensi stunting harus di angka kurang dari 20%. Salah satu faktor penyebab stunting yaitu kurangnya pengetahuan para ibu terhadap stunting. Tujuan penelitan untuk melihat bagaimana Pengetahuan Ibuyang memiliki anak usia dini tentang Stunting dalam Pengasuhan Di Desa Tambaba Kecamatan Gunung Purei Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Populasi dalam penelitian adalah 30 ibu yang memiliki anak usia dini. Studi deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Hasil pengukuran data penelitian berupa data kuantitatif yang dihitung dengan teknik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 15 orang ibu memilikipengetahuan stunting dalam kategori Cukup (50%) dan sebagian lagi sebanyak 15 orang ibu memiliki pengetahuan tentang stunting dalam kategori kurang (50%).Kata Kunci :Pengetahuan, Ibu, Stunting
PEMBELAJARAN SAINTIFIK TERHADAP KETERAMPILAN BERKOMUNIKASI ANAK USIA DINI: Salsabila Hasiana Tanjung , Kamtini Kamtini, Dwi Maya Novitri , Dorlince Simatupang Adminpintarharati
Jurnal Pendidikan dan Psikologi : Pintar Harati Vol. 19 No. 1 (2023): Journal Pintar Harati Volume 19, Nomor 1, Juni 2023
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v19i1.10464

Abstract

Pembelajaran yang diberikan kepada anak usia dini dikonsepkan dalam kondisiyang menyenangkan dan bermakna. Hal tersebut dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perkembangan dan keterampilan pada anak usia dini.Keterampilan berkomunikasi anak usai dini menjadi hal yang penting untuk diberikan pengiatan dan stimulasi yang tepat untuk membantu anak melaksanakan aktifitas kesehariannya. Pembelajaran saintifik menjadi salah satu pendekatan pembelajaran yang memiliki kebermaknaan bagi anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran pelaksanaan pembelajaran saintifik untuk dapat membstimulasi keterampilan berkomunikasinya. Peneliti melakukan pengamatan kepada prilaku anakdalam keterampilan berkomunikasi. Anak usia 5-6 tahun diberikan pembelajaransaintifik dan para peneliti melihatbagaimana anak melakukan interaksi dalam aktifitaspembelajaran. Metodologi yang digunakan merupakan penelitian eksperimen .Pembelajaran yang diberikan oleh guru melalui pendekatan saintifik memberikan wadah bagi anak untuk dapat berkomunikasi bagi anak berdasarkan aktifitas-aktifitasyang diberikan dalam proses pembelajaran. Melalui pembelajaran saintifik diperoleh skor tertinggi pretest adalah 15, setelah diberi perlakuan skor posttest tertinggi adalah 19 dengan skor rerata 3,8 .Kata Kunci : Pembelajaran, Saintifik, Komunikasi, Anak
PENGARUH MENGGAMBAR BEBAS TERHADAP KREATIVITAS ANAK KELOMPOK B DI TK GARING TARANTANG DESA TUMBANG MANGGU KABUPATEN KATINGAN: Intan Kamala & Dhea Amelia Adminpintarharati
Pintar Harati : Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 19 No. 1 (2023): Journal Pintar Harati Volume 19, Nomor 1, Juni 2023
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v19i1.10617

Abstract

Menggambar bebas merupakan kegiatan menggambar yang memberikan kebebasan seluas-luasnya kepada anak dalam menggambar sesuai dengan imajinasi anak dan merupakan perwujudan ungkapan perasaan tertentu. Kreativitas merupakan kemampuan seseorang untuk menciptakan suatu hal baru, mengubah, atau memodifikasi sesuatu yang pernah ada sebelumnya sehingga menghasilkan sesuatu yang unik. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan di TK Garing Tarantang Desa Tumbang Manggu bahwa kreativitas anak usia 5-6 tahun di TK Garing Tarantang Desa Tumbang Manggu masih rendah. Dengan menggambar bebas diharapkan kreativitas anak akan meningkat menjadi lebih baik lagi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh kegiatan menggambar bebas terhadap kreativitas anak usia 5-6 tahun di TK Garing Tarantang Desa Tumbang Manggu. Penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi. Observasi dilakukan sebanyak 2 kali yaitu sebelum treatment (pre-test) dan sesudah treatment (post-test). Dari pembandingan total skor pada pre-test dan post-test, terdapat peningkatan skor pada post test, yaitu dari skor 122 pada pre-test menjdi 159 pada post test Kemudian data hasil penelitian tersebut diuji menggunakan uji-t, diperoleh bahwa sebesar 9,880 sedangkan dengan taraf signifikan 5% (0,05) dan d.b = N-1 = 16-1 = 15 adalah sebesar 2,131. Dengan demikian (9,880) > (2,131). Sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima berarti terdapat pengaruh kegiatan menggambar bebas terhadap kreativitas anak kelompok B TK Garing Tarantang Desa Tumbang Manggu. Kata kunci: Menggambar bebas, kreativitas, anak usia dini, TK
Peran Orang Tua Dalam Mendidik Karakter Sopan Santun Pada Anak Sekolah Dasar Di Era Post Covid-19: Nur Addiena Fatihah, Luthfi Fuadi, Annida Aula Rahmah Fatihah, Nur Addiena; Fuadi, Luthfi; Rahmah, Annida Aula
Jurnal Pendidikan dan Psikologi: Pintar Harati Vol. 20 No. 1 (2024): Jurnal Pintar Harati Volume. 20, Nomor. 1, Juni 2024
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v20i1.8123

Abstract

Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia menyebabkan pembelajaran harus dilakukan secara daring. Salah satu dampak yang ditimbulkan yaitu meningkatnya intensitas penggunaan gadget pada siswa. Hal ini membawa dampak negatif terhadap karakter siswa dan salah satunya yaitu penurunan karakter sopan santun. Untuk itu, orang tua memiliki tugas untuk membangun karakter sopan santun yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran orang tua dalam pendidikan karakter sopan santun pada anak tingkat Sekolah Dasar di era post Covid-19. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi di lapangan. Subjek dari penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak berusia Sekolah Dasar di Kabupaten Sleman dan Kabupaten Bantul sejumlah tiga orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa orang tua memiliki peran penting dalam mengajarkan sopan santun kepada anak. Peran-peran tersebut adalah peran dalam mengajarkan adab dan sopan santun, peran dalam melakukan pembiasaan, peran sebagai role model, dan peran dalam pengawasan dan penyaringan. Setelah masa pandemi, yang menjadi fokus orang tua dalam pembentukan karakter anak saat ini khususnya adalah karakter sopan santun, misalnya tata krama saat meminjam, dll. Salah satu faktor menurunnya sopan santun anak juga disebabkan oleh pengaruh buruk teman-temannya yang mendapat pengaruh buruk karena gadget. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu orang tua memiliki peran krusial dalam mengajarkan sopan santun kepada anak. Selain karena intensitas pengggunaan gadget, penurunan nilai karakter sopan santun juga disebabkan oleh pengaruh dari teman-teman yang ada di sekolah.

Page 11 of 14 | Total Record : 138