cover
Contact Name
rusmala dewi
Contact Email
pipianto76@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
pintarharati@upr.ac.id
Editorial Address
Progran Studi PG. PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Jurusan Ilmu Pendidikan, Universitas Palangka Raya, JLn. H. Timang Komplek Kampus Tunjung Nyahoo Palangka Raya, Telp: (0536)3229107 E-mail pintarharati@fkip.upr.ac.id
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi
ISSN : 23015993     EISSN : 27155633     DOI : https://doi.org/10.36873/jph.v15i1.846
Core Subject : Education,
Jurnal Pintar Harati dengan ISSN 9-772301-599002, E-ISSN 2301-5993 terbit dua kali dalam satu tahun yaitu bulan Juni dan Desember, Jurnal Pintar Harat adalah jurnal yang menyajikan jurnal hasil penelitian pendidikan dan Psikologi Dosen-dosen jurusan pendidikan anak usia dini Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas palangka Raya, serta dari instansi lainnya.
Articles 138 Documents
Video “ANAK INGIN TAHU” Terhadap Kamampuan Sains Permulaan Anak Usia Dini Usia 5-6 Tahun di TK Kristen Rajawali Sakti-3: Esta Fronika Telaumbanua, Cahaya Afriani Napitupulu, Ignatia Imelda Fitriani Telaumbanua, Esta Fronika Telaumbanua; Fitriani, Ignatia Imelda; Napitupulu, Cahaya Afriani
Jurnal Pendidikan dan Psikologi: Pintar Harati Vol. 20 No. 1 (2024): Jurnal Pintar Harati Volume. 20, Nomor. 1, Juni 2024
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v20i1.15162

Abstract

Pengenalan sains perlu diterapkan atau dikenalkan pada anak usia dini karena sains dapat mengajak anak untuk berpikir kritis, dan anak tidak begitu saja menerima atau menolak sesuatu. Jenis penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi. Observasi dilakukan sebanyak 2 kali yaitu sebelum treatment (Pre-Test) dan sesudah treatment (Post-Test). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan seperti yang diuraikan pada bab sebelumnya, dapat disimpulkan dari perhitungan menggunakan uji-t maka nilai t hitung yang diperoleh = 16,420. Sedangkan taraf signifikan yang digunakan t tabel yaitu 5% (2,109). Dari data tersebut data disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima yaitu ada pengaruh penggunaan video “anak ingin tahu” terhadap kemampuan sains permulaan anak usia dini usia 5-6 tahun di TK kristen rajawali sakti-3 Palangka Raya. Kata Kunci : Anak Usia Dini, Sains, Video anak Ingin Tahu
Sikap Guru Terhadap Pendidikan Inklusif di TK Kota Palangka Raya: Gloria Karolina, Elisabeth Fransisca Saragi Sitio, Wahyuni Christiany Martono gloria, gloria karolina
Jurnal Pendidikan dan Psikologi: Pintar Harati Vol. 20 No. 1 (2024): Jurnal Pintar Harati Volume. 20, Nomor. 1, Juni 2024
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v20i1.15204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) sikap guru terhadap aspek kognitif, (2) sikap guru terhadap aspek afektif, dan (3) sikap guru terhadap aspek konatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel ini menggunakan Purposive Sampling.  Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 guru. Teknik pengumpulan data menggunakan angket tertutup. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa sikap guru terhadap  pendidikan inklusif positif. Instrumen yang digunakan untuk mengukur sikap guru terhadap Pendidikan inklusif adalah multidimensional Attitude Toward Inclusive Education Scale (MATIES) sikap guru dalam aspek kognitif terhadap pendidikan inklusif positif (59%). Sikap guru dalam aspek afektif terhadap pendidikan inklusif positif (52%). Sikap guru dalam aspek konatif terhadap pendidikan inklusif  positif (56%). Sikap guru terhadap pendidikan inklusif (Kognitif, afektif, konatif ) positif (52%). Keterbatasan masalah dalam penelitian ini kemungkinan terjadi bias sebagai akibat dari adanya perbedaan persepsi antara peneliti dengan responden terhadap pertanyaan yang diajukan. Dalam penelitian selanjutnya, disarankan perlunya dilakukan triangulasi penelitian tidak hanya dari self report dari guru tetapi juga melalui wawancara dan observasi langsung. Kata Kunci : Guru, Sikap Kognitif Afektif Konatif, Pendidikan Inklusif.
EKSPLORASI KESULITAN BELAJAR DALAM PELAKSANAAN KURIKULUM MERDEKA (STUDY KASUS SISWA SMA KELAS 10 MAN 2 KOTA BANDUNG) Rachmawati, Riska
Jurnal Pendidikan dan Psikologi: Pintar Harati Vol. 20 No. 2 (2024): Jurnal Pintar Harati Volume. 20, Nomor. 2, Desember 2024
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v20i2.12615

Abstract

Stres akademik yang dialami siswa harus diatasi. Relaksasi menjadi solusi dari kesulitan belajar. Wajah pendidikan Indonesia beranjak dari kurikulum 13 ke kurikulum Merdeka Belajar. Kondisi ini mengharuskan adanya perubahan yang dinamis bagi siswa. Penelitian ini menyoroti kesulitan belajar dalam implementasi kurikulum merdeka pada peserta didik kelas X di MAN 2 Kota Bandung. Data pada penelitian ini meliputi kesulitan belajar siswa, dan upaya guru dalam mengatasi stres akademik pada implementasi kurikulum merdeka. Tujuannya ialah memahami kesulitan belajar siswa MAN 2 Kota Bandung dalam menjalankan program merdeka belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode yang dipilih adalah studi kasus deskriptif untuk menggambarkan ciri dari kesulitan belajar. Hasil penelitian ini adalah 1) hubungan positif siswa-orang tua diakui menjadi faktor penting mengatasi stres akademis, 2) teori Belajar Behavior dan teori Belajar Kognitif merupakan dua konsep dari psikologi pendidikan yang menawrkan solsui bagi siswa yang mengalami kesulitan belajar. Cara yang ditawarkan kedua teori tersebut pertama, guru harus mempunyai kemampuan mengoptimalkan pola pembelajaran yang diterapkan pada kurikulum merdeka, dan membangun lingkungan yang mendukung. Kedua, teknik relaksasi yaitu siswa mampu mengatasi kesulitan belajar sendiri dengan cara kerja kelompok dan refleksi. Ditambah siswa harus mempunyai hubungan yang baik dengan orangtua.
HUBUNGAN ANTARA KONTROL DIRI DENGAN FEAR OF MISSING OUT PADA SISWA PENGGUNA MEDIA SOSIAL SMA N 1 RANGSANG BARAT (RIAU) Hidayat, Ahmad; Mursal, Muhammad
Jurnal Pendidikan dan Psikologi: Pintar Harati Vol. 20 No. 2 (2024): Jurnal Pintar Harati Volume. 20, Nomor. 2, Desember 2024
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v20i2.13167

Abstract

Media sosial pada saat ini tidak lagi sebagai alat untuk mencari informasi, namun untuk mengetahui aktivitas lebih berharga yang dilakukan orang lain dibandingkan dengan pengalamannya. Sehingga menyebabkan munculnya ketakutan apabila tidak mengetahui aktivitas orang lain di media sosial yang disebut fear of missing out. Perilaku fear of missing out disebabkan beberapa faktor diantaranya rendahnya kontrol diri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kontrol diri dengan fear of missing out siswa SMA N 1 Rangsang Barat (Riau). Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala brief self control scale yang diadopsi dari Arifin dan Mirra (2020) yang dikembangkan oleh De Ridder (2012) terdiri dari 10 aitem dan skala Online Fear Of Missing Out (On-FoMO) yang diadopsi dari Kurniawan dan Rahayu (2022) yang dikembangkan oleh Sette, dkk (2020) berdasarkan teori Przybylski, dkk (2013) yang terdiri dari 20 aitem. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 203 siswa pengguna media sosial yang didapatkan melalui metode probability sampling yaitu stratified random sampling. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Spearman Rho. Hasil analisis statistik menunjukkan nilai korelasi -0,426 dengan nilai sig 0,00 < 0,05 yang artinya terdapat hubungan yang signifikan yang negatif pada kontrol diri dan fear of missing out pada siswa SMA N 1 Rangsang Barat (Riau).
HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN RESILIENSI PADA MAHASISWA YANG MENGIKUTI PROGRAM MAGANG MSIB Az-Zahra, Dzakirahsalwa
Jurnal Pendidikan dan Psikologi: Pintar Harati Vol. 20 No. 2 (2024): Jurnal Pintar Harati Volume. 20, Nomor. 2, Desember 2024
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v20i2.14137

Abstract

Peralihan aktivitas mahasiswa dari perkuliahan biasa menjadi kegiatan magang membuat mahasiswa mengalami berbagai kesulitan. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu ketahanan bagi mahasiswa untuk dapat beradaptasi dan bangkit kembali ketika menghadapi kesulitan sehingga program magang dapat berjalan dengan baik dan selesai dengan tepat waktu. Kemampuan tersebut disebut dengan resiliensi. Resiliensi dapat ditingkatkan dengan keyakinan dalam diri mahasiswa bahwa dirinya mampu melewati kesulitan atau disebut dengan efikasi diri serta dibarengi dengan dukungan sosial dari orang-orang terdekatnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dan dukungan sosial dengan resiliensi pada mahasiswa yang mengikuti program magang MSIB. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan subjek penelitian mahasiswa yang mengikuti program magang MSIB di Ruang Belajar Aqil batch 2-5. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik incidental sampling. Dalam penelitian ini diperoleh 258 partisipan. Alat ukur yang digunakan yakni The Resilience Scale Wagnild dan Young (1987), Skala Efikasi Diri, dan The Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) yang disusun oleh Zimet dkk (1998). Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis linier berganda dengan bantuan program IBM SPSS Statistics versi 23. Berdasarkan uji korelasi diperoleh skor R = 0,653 dengan signifikansi p = 0,000 (p < 0,01), artinya terdapat hubungan positif yang signifikan antara efikasi diri dan dukungan sosial dengan resiliensi pada mahasiswa yang mengikuti program magang MSIB.
PENGARUH PENGGUNAAN METODE GUIDED DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN SAINTIFIK MELALUI PENGENALAN REMPAH – REMPAH INDONESIA PADA ANAK KELOMPOK B1 DI TK BAKUWU PALANGKA RAYA TAHUN AJARAN 2023/2024 Indria Saraswatie
Jurnal Pendidikan dan Psikologi: Pintar Harati Vol. 20 No. 2 (2024): Jurnal Pintar Harati Volume. 20, Nomor. 2, Desember 2024
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v20i2.15304

Abstract

Abstrak Menurut Dewey dan Piaget, Discovery Learning meliputi suatu satrategi dan model pembelajaran  yang memusatkan  pada peluang belajar aktif langsung untuk para anak. Dengan kata lain model penemuan terbimbing ini, siswa dihadapkan pada situasi dimana ia bebas menyelidiki dan menarik kesimpulan, terkaan, intuisi, dan mencoba-coba (trial and eror) hendaknya dianjurkan. Jadi metode guided discovery learning ini adalah anak diberikan kesempatan untuk melakukan sendiri dalam suatu proses serta mengamati suatu objek dan keadaan. Dengan demikian, anak dituntut untuk mengalami sendiri, mencari kebenaran, dan menarik kesimpulan dari proses yang dialaminya itu. Kemampuan saintifik adalah proses pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa agar peserta didik secara aktif membangun kompentensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan melalui tahapan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar, dan mengkomunikasikan. Manfaat mengenalkan rempah pada anak selain peduli terhadap kesehatan dan sebagai jamu atau bahan tambahan makanan dan minuman yang sehat dan aman ternyata juga dapat meningkatkan rasa cinta tanah air Indonesia yang kaya akan sumber daya alamnya.  Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji beda (uji-t). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Pengaruh Penggunaan Metode Guided Discovery Learning dapat mengembangkan Kemampuan Saintifik Melalui Pengenalan Rempah-Rempah Indonesia pada Anak Kelompok B1 TK Bakuwu Palangka Raya Tahun Ajaran 2023/2024.
PENGARUH BONEKA JARI AGAMA (BONJARMA) TERHADAP SIKAP TOLERANSI BERAGAMA ANAK USIA DINI DI RA ATH-THOORIQ SINGARAJA Setyowahyudi, Rendy; Made Vina Arie Paramita; Nurul Indana
Jurnal Pendidikan dan Psikologi: Pintar Harati Vol. 20 No. 2 (2024): Jurnal Pintar Harati Volume. 20, Nomor. 2, Desember 2024
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v20i2.15439

Abstract

Isu intoleransi beragama kini menjadi sorotan karena kasus-kasusnya yang terus meningkat setiap tahun. Salah satu cara untuk mencegah intoleransi adalah dengan menanamkan sikap toleransi beragama sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan boneka jari bertema agama terhadap sikap toleransi beragama anak usia dini di RA Ath-Thooriq Singaraja. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen. Populasi penelitian ini terdiri dari 40 anak kelompok B di RA Ath-Thooriq Singaraja, dengan sampel sebanyak 36 anak yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan tes lisan dengan kartu bergambar sebagai alat bantu. Uji validitas instrumen dilakukan menggunakan korelasi poin biserial, sedangkan reliabilitas diuji dengan metode KR20. Analisis data untuk menguji hipotesis dilakukan dengan paired sample t-test dan independent sample t-test. Sebelum uji hipotesis, dilakukan uji normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov test dan uji homogenitas dengan Levene test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan boneka jari bertema agama berpengaruh terhadap sikap toleransi beragama anak usia dini di RA Ath-Thooriq Singaraja, dengan nilai signifikansi 2-tailed sebesar 0,000, lebih kecil dari 0,05.
PERAN PSIKOLOGI DALAM MENINGKATKAN PEMBELAJARAN SISWA agungjaenudin; Nining Syamsi
Jurnal Pendidikan dan Psikologi: Pintar Harati Vol. 20 No. 2 (2024): Jurnal Pintar Harati Volume. 20, Nomor. 2, Desember 2024
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v20i2.16739

Abstract

Psikologi memainkan peran penting dalam dunia pendidikan, yaitu dalam memajukan kualitas pendidikan agar menjadi lebih baik lagi dan sesuai dengan tujuan pendidikan yaitu menghantarkan peserta didik pada perubahan kearah yang lebih baik, baik dalam tingkah laku dan baik dalam pengetahuan. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran psikologi dalam meningkatkan pembelajaran siswa. Hasil yang didapatkan peneliti, terdapat 5 peran psikologi dalam meingkatkan pembelajaran siswa antara lain: 1) psikologi membantu pendidik memahami perbedaan individu, seperti gaya belajar dan kemampuan kognitif, 2) memberikan wawasan tentang motivasi siswa, yang nantinya akan digunakan sebagai pendorong anak didik untuk belajar, 3) membantu pengembangan keterampilan belajar siswa, seperti keterampilan studi, pemecahan masalah, dan keterampilan kognitif, 4) membantu siswa untuk mengelola emosinya, dan juga 5) berperan penting dalam pengembangan pengukuran dan evaluasi siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penelitian kepustakaan, dimana hasil yang diperoleh akan dijabarkan secara deskripsi dan ilustrasi. Kata Kunci: Psikologi, Pembelajaran Efektif, Perbedaan Individu, Motivasi Belajar, Kesejahteraan Emosional
MOTIVASI BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN JARAK JAUH Aprilia, Eriska
Jurnal Pendidikan dan Psikologi: Pintar Harati Vol. 20 No. 2 (2024): Jurnal Pintar Harati Volume. 20, Nomor. 2, Desember 2024
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v20i2.17271

Abstract

ABSTRAK Pandemi Covid-19 telah membawa perubahan signifikan dalam sistem pendidikan, dengan peralihan dari pembelajaran tatap muka ke pembelajaran jarak jauh (PJJ). Perubahan ini menimbulkan tantangan, terutama dalam mempertahankan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi motivasi belajar dalam PJJ serta mengidentifikasi strategi efektif untuk meningkatkannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama dalam PJJ meliputi keterbatasan akses teknologi, rendahnya interaksi, dan kesulitan evaluasi. Namun, motivasi siswa dapat ditingkatkan melalui strategi seperti pembelajaran berbasis proyek, penggunaan media digital yang menarik, serta dukungan aktif dari orang tua dan guru. Kolaborasi yang baik antara semua pemangku kepentingan diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan efektif.  
PERUBAHAN KEMAMPUAN LITERASI DASAR PADA ANAK KELOMPOK B2 TK HARAPAN BUNDA PALANGKA RAYA MENGGUNAKAN MEDIA FLASH CARD Adminpintarharati
Jurnal Pendidikan dan Psikologi: Pintar Harati Vol. 20 No. 2 (2024): Jurnal Pintar Harati Volume. 20, Nomor. 2, Desember 2024
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v20i2.17433

Abstract

Literasi dasar adalah kemampuan untuk mendengarkan, berbicara, membaca menulis dan menghitung, serta kemampuan analisis untuk mempertimbangkan, mempersepsikan, berkomunikasi dan menggambarkan informasi berdasarkan pemahaman dan kesimpulan pribadi. Pada tingkatan Anak Usia Dini (AUD) literasi berhubungan dengan apa yang anak peroleh dari lingkungan sekitarnya, melalui proses mereka berbicara, berinteraksi dan mengamati kegiatan disekitarnya. Dan literasi merupakan kemampuan melek kata, melek huruf dan melek makna dalam keterampilan berbahasa yang mencakup keterampilan menyimak, berbicara, membaca, menulis untuk membantu anak memenuhi kebutuhannya dalam lingkup budaya dan sosial anak. Dalam hal ini, media flash card hadir untuk membantu mengembangkan literasi dasar anak. Dengan media Flash card yaitu media pembelajaran dalam bentuk kartu bergambar dan gambarnya itu bisa dibuat oleh tangan, atau foto, atau memanfaatkan lembar foto atau gambar yang sudah ada lalu ditempel kan pada flash card yang dapat menarik perhatian anak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media flash card terhadap kemampuan literasi dasar pada anak kelompok B2 TK Harapan Bunda Palangka Raya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimen dengan desain penelitian ‘One Group Pre-Test And Post-Test Design’. Dengan populasi anak kelompok B2 di TK Harapan Bunda Palangka Raya yang berjumlah 20 orang anak yang ditetapkan sebagai sampel dalam penelitian ini. Lembar observasi digunakan sebagai instrument untuk mengumpulkan data yang diperlukan. Kemudian data dianalisis dengan menggunakan rumus uji-t. Ketentuan bila thitung lebih kecil (<) dari ttabel maka Ho diterima dan Ha ditolak, tetapi sebaliknya apabila thitung lebih besar (>) dari ttabel maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung adalah (7,90719) dan ttabel dengan taraf signifikan yaitu 5% adalah (2,093024). Dengan thitung 7,90719 > ttabel 2,093024 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media flash card dapat meningkatkan kemampuan literasi dasar anak kelompok B2 di TK Harapan Bunda Palangka Raya.