cover
Contact Name
Hikmatul Amri
Contact Email
jurnal_elektro@polbeng.ac.id
Phone
+6285271835859
Journal Mail Official
hikmatul_amri@polbeng.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Bengkalis Jl. Bathin Alam, Kampus Sungai Alam Bengkalis 28751 Indonesia Telp. (+62766) 24566/24577 Fax. (+62766) 8001000
Location
Kab. bengkalis,
Riau
INDONESIA
Jurnal INOVTEKSeri Elektro
ISSN : -     EISSN : 27161684     DOI : https://doi.org/10.35314/ise
Jurnal INOVTEK Seri Elektro merupakan jurnal elektro berbasis penelitian ilmiah. Jurnal ini diharapkan dapat sebagai wadah akademisi, peneliti dan praktisi di bidang teknik elektro untuk mempublikasikan hasil penelitiannya. Jurnal INOVTEK Seri Elektro menerbitkan naskah berkaitan dengan Sistem Tenaga Listrik, Sistem Elektronika dan Instrumentasi, Sistem Komunikasi, Komputer, dan lainya. Jurnal INOVTEK Seri Elektro terbit 3 kali dalam satu tahun. Secara berkala terbit setiap bulan April, Agustus dan Desember.
Articles 83 Documents
Rancang Bangun Alat Pendeteksi Penyebab Kerusakan Motor Sebagai Penggerak Mobil Listrik Menggunakan Current Analysis Dengan Artificial Neural Network Taufik, Sindu Muhammad Imam; Purwanto, Era; Qudsi, Ony Asrarul
INOVTEK - Seri Elektro Vol 4, No 1 (2022): INOVTEK Seri Elektro
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ise.v4i1.2370

Abstract

Seiring dengan kemajuan zaman, transportasi selalu mengalami perkembangan salah satunya yaitu mobil listrik. Motor induksi merupakan salah satu jenis penggerak yang paling umum untuk digunakan baik dalam kebutuhan industri, rumahan, sarana transportasi, dan lainnya. Motor jenis ini banyak digunakan karena memliki konstruksi yang kokoh, harga murah, pengoperasian mudah dan kecepatan motor relatif konstan. Saat ini, telah banyak alat-alat proteksi untuk motor induksi. Tetapi alat-alat tersebut hanya melindungi bagian instalasi saja. Maka dari itu, diciptakan deteksi dini kerusakan motor. Konsep kerja alat ini yaitu dengan mendeteksi arus yang dihasilkan oleh motor induksi 3 fasa 1,2 KW. Arus tersebut memiliki karakteristik gelombang arus yang nantinya diolah pada mikrokontroler yang dilakukan proses fast fourier transform (FFT) terlebih dahulu agar bisa dilihat spektrumnya, lalu di dihitung (∆dB) selisih frekuensi puncak dengan lower side band (gelombang sebelum puncak tertinggi). dB tersebut yang digunakan untuk karakteristik setiap kondisi dari motornya. Selanjutnya membandingkan hasil arus dengan data yang telah diinputkan pada data base mikrokontroler menggunakan metode artificial neural network (ANN). Kemudian menghasilkan analisa kondisi motor induksi. Pada pengujian ANN, perbandingan target dan output memiliki error sangat kecil yaitu rata-rata error 0,000667826.
Rancang Bangun Alat Pendeteksi Emosi Pada Anak Menggunakan Metode K-Means Zhafirah, Fildzah Aure Gehara; Kemalasari, Kemalasari; Iman, Budi Nur
INOVTEK - Seri Elektro Vol 3, No 2 (2021): INOVTEK Seri Elektro
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ise.v3i2.2062

Abstract

 Emosi merupakan suatu perasaan intens yang ditujukan kepada seseorang atau suatu hal yang dapat mendorongnya untuk melakukan suatu tindakan atau berekspresi yang dapat dipicu dari dalam atau luar dirinya. Dalam kehidupan sehari-hari sangat penting untuk memahami kondisi emosional seseorang. Emosi seseorang dapat diketahui salah satunya dari ekspresi wajah, namun terkadang seseorang dapat memanipulasi apa yang sedang dialaminya dengan cara mengendalikan ekspresi wajahnya. Oleh karena itu dirancanglah sebuah alat untuk mendeteksi emosi seseorang berdasarkan perubahan kondisi tubuhnya. Pada penelitian ini akan digunakan dua buah sensor yaitu sensor GSR dan juga sensor Heart Rate. Output yang diperoleh dari masing-masing sensor tersebut akan diolah datanya dengan menggunakan mikrokontroler atau Arduino. Selanjutnya hasil output-nya akan ditampilkan berupa text dengan menggunakan LCD. Data yang akan ditampilkan pada LCD tersebut akan di cluster terlebih dahulu menjadi beberapa kelompok menggunakan metode K-Means. Dari hasil pengelompokkan jenis emosi dengan menggunakan metode K-Means masih terdapat perbedaan hasil uji antara alat dan prediksi psikolog. Dari 30 data terdapat 5 data yang berbeda atau bisa dikatakan terdapat perbedaan sebesar 16%. Alat ini juga dibuat portable dengan adanya alat pendeteksi emosi pada anak ini dapat membantu para orang tua dan para guru untuk antisipasi perubahan emosi tersebut terutama pada seorang anak.
Optimasi Penempatan Elektroda Batang Pada Jalan Ringroad Kota Tarakan Setiawan, Reza Rizki; Budiman, Achmad
INOVTEK - Seri Elektro Vol 3, No 1 (2021): INOVTEK Seri Elektro
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ise.v3i1.1453

Abstract

Sistem pentanahan (Earthing System) yang kurang baik dapat menyebabkan penurunan kualitas tenaga listrik. Dengan demikian fasilitas-fasilitas pendukung pada Jalan RingRoad Kota Tarakan seperti tiang listrik, lampu PJU, transformator stepdown maupun bangunan memiliki resiko besar mengalami kerusakan. Untuk melindungi dan mengurangi dampak kerusakan akibat gangguan secara mekanik maupun gangguan alam seperti sambaran petir maka dipasang sistem pengaman. Sistem pengaman itu salah satunya adalah sistem pentanahan.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dan menganalisa penempatan elektroda batang pada Jalan RingRoad Kota Tarakan. Dengan melalukan pengukuran di 5 titik, masing-masing titik berjarak kurang lebih 100 meter. Langkah pertama mengukur resistansi pentanahan menggunakan alat Digital Earth Tester dengan simulasi kedalaman tanah 1, 2, dan 3 meter. Dan mengetahui kadar air tanah, dengan melaukakan penelitian di Laboratorium. Kemudian langkah berikutnya adalah menghitung nilai tahanan jenis tanah berdasarkan hasil pengukuran nilai resistansi pentanahan.Hasil penelitian optimasi penempatan elektroda batang pada Jalan Ringroad Kota Tarakan  di 5 titik pengujian dengan menggunakan batang elektroda sepanjang 4 meter dengan diamater 0,015 meter (1,5 cm) semuanya memiliki nilai Resistansi pentanahan dibawah 5 Ω, sesuai dengan Persyaratan Umum Instalasi Listirk (PUIL 2000:68).
Peredaman Noise pada Deteksi BEMF Motor BLDC Sensorless Menggunakan Digital Filter Wanto, Sulis; Purwanto, Era; Qudsi, Ony Asrarul
INOVTEK - Seri Elektro Vol 3, No 3 (2021): INOVTEK Seri Elektro
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ise.v3i3.2248

Abstract

Brushless direct current motor (BLDC) merupakan motor synchronous AC 3 fasa dan dapat disebut permanent magnet synchronous motor (PMSM) yang mempunyai tegangan back electromotive force (BEMF) gelombang trapezoidal. Untuk kendali motor BLDC menggunakan field oriented control (FOC), pada metode ini memanfaatkan arus stator pada motor BLDC dengan fluks motor dan torsi motor menggunakan kontrol PI untuk menjaga arus yang diukur tetap pada nilai referensi atau nilai set point. Pada motor BLDC sensorless menggunakan rangkaian deteksi BEMF yang difungsikan sebagai sensor tegangan untuk mendeteksi tegangan BEMF, tetapi sinyal yang dihasilkan memiliki noise yang cukup tinggi. Maka, sinyal tegangan back electromotive force (BEMF) akan diolah dan diperbaiki menggunakan digital filter finite impulse respone filter (FIR) sehingga sinyal BEMF menjadi sinyal ideal yang akan memudahkan saat menentukan komutasi. Pada pengujian dengan menggunakan filter FIR sebelum dilakukan filtering gelombang tegangan BEMF memiliki frekuensi sebesar 34,76 Hz kemudian direduksi dengan menghilangkan noise pada gelombang menjadi 21,25 Hz di mana mendekati gelombang trapezoidal yang ideal, maka membuat sinyal tegangan BEMF dapat mempermudah dalam penentuan komutasi untuk switching mosfet inverter 3 fasa.
Optimisasi Kapasitas Sistem Hibrid (Hydro-Bio-Disel Genarator) Dengan Hydro Generator Sensitivity Zulkifli, Zulkifli
INOVTEK - Seri Elektro Vol 3, No 2 (2021): INOVTEK Seri Elektro
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ise.v3i2.2044

Abstract

Tulisan ini fokus pada sistem hibrid Hydro Generator, Bio Generator, Disel Generator, Baterai dan Converter (HG/BG/DG/B/C) yang akan mensuplai energi listrik (AC load) sebuah industri kecil berdasarkan beban asumsi (theoretical load) rata-rata 300 kWh/d dengan puncak 53 kWp/d. Beban listrik, komponen-komponen hibrid dan sumber energi terbarukan (biomass) akan disimulasikan dengan menggunakan HOMER untuk menentukan kelayakan pembangunan pembangkit. Hasil menunjukkan bahwa dari 200 konfigurasi yang dihasilkan setiap sensitivitas hydro generator, terdapat satu konfigurasi yang dengan nilai ekonomi (COE, TCC, NPC, OC) terendah dan layak dikembangkan untuk melayani beban AC 300 kWh/d dan 53 kWp/d. Nilai ekonomi masing-masing konfigurasi optimal akan berkurang seiring dengan meningkatnya kapasitas hydro generator. Minimalnya nilai ekonomi ini disebabkan fraksi penggunaan energi terbarukan di atas 94% yang mana produksi energi listrik lebih dominan disumbangkan oleh hydro generator dan bio generator. Tetapi penurunan nilai ekonomi suatu konfigurasi sistem optimal ini menyebabkan kelebihan energi listrik (excess electricity).
Penggunaan Fast Fourier Transform Pada Identifikasi Arc Fault Pada Berbagai Jenis Kabel Trysnawan, Mochammad Zulfikar; H.S, Hendik Eko; Anggriawan, Dimas Okky
INOVTEK - Seri Elektro Vol 2, No 3 (2020): INOVTEK Seri Elektro
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ise.v2i3.1473

Abstract

Arc merupakan loncatan bunga api yang disebabkan karena adanya pelepasan energi dari kabel penghantar. Arc fault menghasilkan panas yang dapat merusak isolasi kawat sehingga dapat menyebabkan terjadinya bahaya kebakaran. Namun keterbatasan akan hal memonitoring seluruh jalur pengawatan menjadi kendala dalam pendeteksian secara dini adanya gangguan arcing. Dirancang sebuah alat identifikasi arc fault pada kabel berjenis serabut dan pejal, yang mana dapat mencegah kebakaran dikarenakan keterlambatan untuk mengamankan bahaya arcing. Pada alat ini memanfaatkan AMC1301 sebagai sensor tegangan dan sensor arus. Sistem ini bekerja mengamankan instalasi saat terjadi gangguan serta dapat mengirim kondisi secara real status dari jalur pengawatan (ada gangguan arc atau tidak). Kondisi dari sistem instalasi yang terbaca oleh sensor diolah oleh mikrokontroler dan metode yang digunakan adalah mendeteksi munculnya komponen frekuensi tinggi pada arus sistem menggunakan Fast Fourier Transform (FFT). Apabila mendeteksi adanya gangguan busur seri AC, maka mikrokontroler akan mengolah data dengan FFT dan diidentifikasi jenis kabel uji sesuai karakteristiknya ketika terjadi gangguan. Penelitian ini dibangun pada sistem tegangan rendah 220V/50Hz dengan arus gangguan sebesar 0,83A dengan beban resistif. Data pengujian menunjukkan bahwa AFCI dengan metode FFT mampu mendeteksi gangguan busur seri AC dan memberikan proteksi pada sistem dengan rata-rata waktu pemutusan 872 ms.
Rancang Bangun Neural Network untuk Estimasi State of Charge (SoC) Pada Lead Acid Battery Muna, M. Faza Zidnal; Purwanto, Era; Wahjono, Endro
INOVTEK - Seri Elektro Vol 4, No 1 (2022): INOVTEK Seri Elektro
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ise.v4i1.2388

Abstract

Kebutuhan akan sumber energi listrik di era modern sangat tinggi, contohnya baterai. Baterai sendiri kini telah di alih fungsikan  sebagai sumber listrik utama untuk berbagai peralatan elektronik.Baterai yang sering digunakan adalah baterai dengan model Lead Acid yang memiliki keunggulan memiliki spesifikasi tegangan dan arus yang besar serta biaya perawatan yang lebih rendah. Baterai Lead Acid memiliki masa pakai lama, performa tinggi. Baterai mengalami siklus Charge dan Discharge yang menyebabkan penurunan kapasitas dan performa. Oleh karena itu, Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan Estimasi State of Charge (SOC) dengan benar karena keakuratan Estimated State of Charge (SOC) akan mempengaruhi umur dan kinerja baterai. Pada sistem Estimasi State of Charge ini digunakan metode Neural Network digunakan untuk menentukan parameter dan mengontrol kondisi State of Charge (SOC). Sistem ini juga dilengkapi dengan  proteksi jika terjadi Arus dan Tegangan Lebih. Dari hasil penelitian yang dilakukan, estimasi menggunakan metode Neural Network memiliki nilai error yang sangat kecil dibandingkan dengan simulasi estimasi SOC menggunakan aplikasi MATLAB, yaitu 0,17%. Estimasi State of Charge (SOC) menggunakan Neural Network dapat dikatakan memiliki performa yang baik karena nilai error jika dibandingkan dengan simulasi sangat kecil. Dan kelebihan dari Metode Neural Network ini adalah tidak perlunya pemodelan matematika untuk menghitung nilai SOC.
Sistem Otomasi Pada Automatic Motor Coil Winding Machine Berbasis Human Machine Interface Sadiq, Faisal Hasby; Amri, Hikmatul
INOVTEK - Seri Elektro Vol 3, No 3 (2021): INOVTEK Seri Elektro
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ise.v3i3.2117

Abstract

Permasalahan yang mendasari penelitian ini yaitu proses otomasi dari mesin penggulung kumparan motor yang memproses penggulungan kumparan motor dalam usaha skala industri menengah masih menggunakan sistem manual dengan cara memutar tuas gulungan pada mesin penggulung kumparan serta pemanfaatan perbedaan rasio gear sebagai pengaruh kecepatan dari perbandingan kecepatan mesin penggulung kumparan pada saat proses penggulungan lilitan motor. Penelitian ini menggunakan Arduino Uno R3, relay, sensor proximity E18-D80NK, dan Bluetooth HC-06 digunakan sebagai komunikasi sistem antara Arduino Uno R3 dengan smartphone secara real time. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengoptimalisasikan hasil waktu pada proses penggulungan kumparan motor dengan variasi speed apabila tidak dilakukan perhitungan secara tepat dapat menyebabkan selisih perhitungan antara lilitan dan nilai counter dengan jumlah lilitan sebenarnya yang terhitung pada mesin penggulung kumparan motor. Selain itu sistem kontrol otomasi pada mesin penggulung kumparan motor didesain dari user interface sederhana juga memudahkan pengguna dalam penggunaan aplikasi android yang dibuat. Sistem otomasi yang dikontrol melalui MIT App Inventor pada motor AC 220 volt dengan hasil antara jumlah pembacaan aktual (dibaca sensor proximity) dan pengaturan jumlah lilitan pada mesin didapatkan tingkat akurasi sebesar 100 % untuk input nominal duty cycle 15 % dan 98,4 % untuk tingkat akurasi input nominal duty cycle 50 %. Dengan variasi kecepatan berbeda didapatkan perhitungan waktu proses melilit kumparan di antaranya dalam 60 lilitan membutuhkan waktu 8,12 detik, 120 lilitan yaitu 14,06 detik dan 180 lilitan membutuhkan waktu 18,88 detik.
Pengaturan Kecepatan Motor BLDC (Brushless Direct Current) Dengan Vector Control Agustian, Singgih; Purwanto, Era; Qudsi, Ony Asrarul
INOVTEK - Seri Elektro Vol 3, No 1 (2021): INOVTEK Seri Elektro
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ise.v3i1.1852

Abstract

Motor Brushless Direct Current (BLDC) bisa disebut juga dengan PMSM (Permanent Magnet Synchronous Motor) merupakan motor synchronous AC 3 fasa. Synchoronous berarti medan magnet yang dibangkitkan oleh stator dan medan magnet yang dibangkitkan oleh rotor berputar pada frekuensi yang sama. Perbedaan motor BLDC dengan motor PMSM adalah pada BEMF nya, motor BLDC memiliki BMEF berbentuk trapezoid sedangkan motor PMSM memiliki BMEF bentuk sinusoidal. Vector control, juga sering disebur Field Oriented Control (FOC) adalah metode Variable Frequency Control (VFC) yang mana arus stator pada motor listrik AC 3 fasa diidentifikasi dengan dua komponen ortogonal yaitu flux magnet motor dan torsi yang divisualisasikan dengan vector. Kontrol P-I digunakan untuk menjaga komponen arus yang diukur pada nilai referensi. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan, dengan set point 1000 rpm, diperoleh nilai rise time 21,937 ms, overshoot 0,85 %, settling time 15,4 tanpa beban dan diperoleh nilai rise time 21,94 ms, overshoot 0,847 %, settling time 15,386 berbeban.
Pengaturan Kecepatan Motor Induksi Tiga Fasa Menggunakan Metode Field Oriented Control (FOC) Pada Mobil Listrik Ramadhan, Nibras Syarif; Ferdiansyah, Indra; Purwanto, Era
INOVTEK - Seri Elektro Vol 3, No 3 (2021): INOVTEK Seri Elektro
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ise.v3i3.2114

Abstract

Terbatasnya bahan bakar fosil mendorong adanya penelitian mengenai energi alternatif. Penggunaan mobil listrik menjadi salah satu solusi memanfaatkan energi alternatif. Dalam penerapannya, mobil listrik dapat digerakkan oleh beberapa jenis motor, salah satunya adalah motor induksi tiga fasa. Motor induksi tiga fasa bekerja dengan sistem coupled yang berarti kumparan medan dan jangkar saling memengaruhi satu sama lain. Interaksi keduanya menghasilkan torsi dan fluks yang mana diperlukan sebuah metode yang dapat mengatur torsi dan fluks secara terpisah agar torsi dapat dimaksimalkan tanpa adanya perubahan fluks. Pada mobil listrik, arus motor dapat berubah tergantung dari medan yang dilalui. Penggunaan metode field oriented control dapat memisahkan komponen torsi dan fluks dengan menggunakan transformasi clarke dan park. Dengan perangkat inverter dan sensor kecepatan akan didapat sinyal RPM, ω, θ yang diolah menjadi Id dan Iq sebagai masukan metode field oriented control. Penelitian dilakukan dengan software matlab pada beban mobil listrik seberat 208 kg. Hasil simulasi menunjukkan sistem dapat mencapai setpoint 1200 RPM dalam waktu 0,04 detik dan memiliki steady state error sebesar 1,08% dengan menggunakan kontrol proporsional dan integral sebagai kontrolernya.