cover
Contact Name
Hamidi, M.Pd
Contact Email
hamidi@unram.ac.id
Phone
+6281936732708
Journal Mail Official
jcar@unram.ac.id
Editorial Address
Jl. Pendidikan No 37 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Classroom Action Research
Published by Universitas Mataram
ISSN : 26563460     EISSN : 26562340     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Classroom Action Reseach (Jurnal Penelitian Tindakan kelas) e-ISSN:2656-2340 , p-ISSN: 2656-3460 adalah jurnal yang memuat artikel hasil penelitian-penelitian kelas baik dari kalangan guru, dosen, maupun dari hasil penelitian mahasiswa. Journal of Classroom Action Reseach merupakan salah satu jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Pascasarjana Universitas Mataram. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali setahun yaitu Bulan Februari dan Agustus. Journal of Classroom Action Reseach adalah jurnal yang menyediakan akses terbuka hasil riset yang dapat dibaca dan diunduh secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan hasil penelitian di bidang pendidikan. Semua isi/konten yang dipublikasikan dibawah lisensi Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License.
Arjuna Subject : -
Articles 57 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2023): Mei" : 57 Documents clear
Identifikasi Penggunaan Alat Permainan Edukatif Dalam Meningkatkan Keterampilan Berbicara Anak Ismi Ayuti Jusman; Baik Nilawati Astini; Nurhasanah; Fahruddin Fahruddin
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i2.3059

Abstract

Alat Permainan Edukatif (APE) adalah alat permainan yang dibuat secara khusus untuk membantu dalam pendidikan sebagai sesuatu yang bisa digunakan untuk bermain yang berisi nilai edukatif yang tepat dalam mengembangkan aspek perkembangan setiap anak, agar terciptanya suasana yang nyaman dan memperoleh hasil yang diharapkan. Salah satu aspek yang dikembangkan adalah aspek Bahasa khususnya keterampilan berbicara anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui identifikasi penggunaan alat permainan edukatif dalam meningkatkan keterampilan berbicara anak kelompok B di PAUD Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif deskriptif dengan metode survey. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan purposive random sampling dengan sampel 22 guru di 8 sekolah. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner (angket), wawancara dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Berdasarkan data yang diperoleh, diketahui APE anak  terdapat 19 APE, diantaranya buku cerita bergambar/berseri, boneka tangan/boneka jari, Lotto berpasangan, Alat memasak, alat pertukangan, alat kebun, alat bengkel, balok huruf, kartu kata, kartu angka, kartu huruf, poster huruf hijaiyah, poster gambar binatang, kartu gambar anggota/bagian tubuh manusia, poster gambar buah-buahan, puzzle huruf, puzzle angka, ronche abjad, dan papan huruf hijaiyah. APE yang sangat layak digunakan yaitu APE kartu huruf (77%), APE dominan digunakan yaitu puzzle huruf dan puzzle angka. dikategorikan sering digunakan dan mendapatkan persentase (95%) dan kartu huruf mendapatkan persentase (86%). Durasi penggunaan APE, kartu angka digunakan selama 15 menit mendapatkan persentase (91%) dan buku cerita bergambar/berseri, puzzle angka digunakan selama 20 menit mendapatkan persenatse (27%). Kartu kata dan puzzle angka digunakan pada kegiatan inti karena mendapatkan persenatse tinggi yaitu (86 %) dan (77%). APE dapat meningkatkan keterampilan berbicara anak.
Pengaruh Penggunaan LKPD Terhadap Hasil Belajar PPKn Siswa Triyana Zumratul; Ida Ermiana; Muhammad Tahir
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i2.3067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penggunaan LKPD terhadap hasil belajar PPKn peserta didik. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian menggunakan One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah peseerta didik kelas V di SDN Inpres Pucuke tahun pelajaran 2022/2023. Jenis sampel yang digunakan adalah Non-Probability Sampling, dengan teknik Sampling Jenuh dan diperoleh 12 orang siswa sebagai sampel. Materi PPKn yang dipelajari yaitu perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai sila Pancasila. Instrumen pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan tes objektif. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, analisis regreasi sederhana, analisis koefisien korelasi dan uji hipotesis (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan: 1) Pada hasil uji normalitas data pretest-posttest diperoleh selisih hasil belajar siswa sebesar 11,67. 2) Pada hasil analisis koefisien korelasi menunjukkan bahwa besar pengaruh hasil belajar PPKn siswa melalui penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yaitu 79%. 3) Pada hasil analisis uji hipotesi atau uji-t menunjukkan bahwa penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif PPKn materi perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai sila Pancasila siswa kelas V SDN Inpres Pucuke tahun pelajaran 2022/2023.
Meningkatkan Nilai Agama Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Metode Pembiasaan Jamilah Amalia; Abdul Kadir Jaelani; Ika Rachmayani; Nurhasanah
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i2.3069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai agama anak usia 4-5 tahun melalui metode pembiasaan di KB Ar-Royan Penan Pejarakan Karya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek dalam penelitian ini anak usia 4-5 tahun yang berjumlah 12 orang anak terdiri dari 9 anak perempuan dan 3 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dengan masing-masing pertemuannya terdiri dari dua kali pertemuan. Adapun untuk tahap petemuannya meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan metode pembiasaan pada siklus I memperoleh skor 27 dengan persentase 67,5% dikategorikan mulai terlaksana kemudian nilai agama anak memperoleh skor 473,5 dengan persentase 78,9% dikategorikan mulai meningkat dan metode pembiasaan mengalami peningkatan dengan jumlah skor 54,4 dengan persentase 92,5% dikategoikan telaksana maksimal serta nilai agama memperoleh skor 536 dengan persentase 89,3% dikategorikan sangat meningkat pada siklus II. Kesimpulan penelitian ini ialah metode pembiasaan dapat meningkatkan nilai agama anak usia 4-5 tahun di KB Ar-Royan.
Pengembangan Media Pakapin (Papan Kantong Pintar) Pada Pembelajaran Tematik Terpadu Kurnia; Nurul Kemala Dewi; Nurhasanah
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i2.3138

Abstract

Penggunaan media sangat penting dalam pembelajaran. Hal ini sesuai dengan tuntutan abad 21, guru dan siswa diharuskan mahir dalam penggunaan teknologi, salah satunya penggunaan media dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk media pembelajaran berupa media Pakapin (Papan Kantong Pintar) yang akan membantu menunjang keberhasilan siswa pada pembelajaran tematik terpadu di kelas I sekolah dasar. Peneitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan (Reseacrh and Development) menggunakan model ADDIE dengan lima tahapan, yaitu analisis (analysis), desain (design), pengembangan (development), implementasi (implementation) dan evaluasi (evaluation). Penelitian dikakukan di SDN Tapon, Kecamatan Pringgarata. Teknik pengumpulan data menggunakan tiga instrumen yaitu observasi, kuisioner/angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan porsen validasi. Perbedaan media ini dengan media pada penelitian-penelitian sebelumnya yaitu terletak pada bentuk dan isi dari media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, media layak digunakan dengan hasil uji validasi media mendapat persentase 90% dengan kriteria sangat layak, hasil uji validasi materi mendapat persentase 90% denga kriteria sangat layak, uji validasi responden siswa dengan memberikan angket pada uji coba kelompok kecil tahap I mendapat persentase 89,58% dengan kriteria sangat baik, uji coba tahap II mendapat persentase 90,17% dengan kriteria sangat baik dan uji coba tahap III mendapat persentase 95% dengan kriteria sangat baik. Media pakapin layak digunakan dalam pembelajaran di sekolah dasar.
Analisis Jenis-Jenis Kesulitan dalam Membaca dan Menulis Permulaan pada Siswa Nur Istiqoma; Lalu Hamdian Affandi; Baiq Niswatul Khair
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i2.3175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis kesulitan dalam membaca permulaan dan jenis-jenis kesulitan dalam menulis permulaan pada siswa kelas II SDN Rato tahun ajaran 2022/2023. Jenis penelitian ini deskriptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes dan dokumantasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II di SDN Rato tahun ajaran 2022/2023 dengan jumlah siswa 20 orang yang terdiri dari 8 siswa dan 12 siswi. Teknik analisis data menggunakan reduksi, display dan verifikasi data, keabsahan data dilakukan melalui triangulasi teknik dan tersedianya referensi. Hasil penelitian menujukkan bahwa: 1) Dimensi siswa yang mengalami kesulitan dalam membaca permulaan yaitu tidak lancar dalam membaca, banyak kesalahan ketika membaca, sulit membedakan huruf yang mirip, memiliki kekurangan dalam memori visual, dan tidak mampu memahami symbol bunyi; 2) Dimensi siswa yang mengalami kesulitan dalam menulis yaitu tulisan tidak terbaca, lambat dalam menulis, huruf hilang atau terbalik, dan kesalahan dalam memegang pensil. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi, menciptakan suasana belajar yang kreatif dan kondusif serta melakukan tes membaca pada siswa kelas II SDN Rato, dengan bacaan suku kata yang disediakan oleh peneliti memudahkan siswa bisa membaca dengan baik dan tes menulis pada siswa kelas II SDN Rato dengan tes menulis kalimat sederhana dengan menggunakan huruf kapital dan tanda titik secara tepat, sangat memudahkan siswa dalam hal menulis dengan baik dan benar.
Analisis Tingkat Berpikir Geometri Siswa Menurut Teori van Hiele Ditinjau dari Gaya Belajar Rahmawati; Nyoman Sridana; Tabita Wahyu v; Sudi Prayitno
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i2.3182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat berpikir geometri siswa menurut teori van Hiele ditinjau dari gaya belajar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian yaitu siswa kelas IX A, IX B, dan IX C SMPN 7 Mataram tahun pelajaran 2022/2023 yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket gaya belajar dan tes tingkat berpikir geometri van Hiele. Teknik analisis data yang digunakan meliputi teknik analisis data angket gaya belajar dan teknik analisis data tes tingkat berpikir geometri van Hiele. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar yang dominan dimiliki oleh siswa adalah gaya belajar auditorial dibandingkan dengan gaya belajar visual dan kinestetik. Siswa dengan gaya belajar visual dan auditorial berada pada tingkat 1 (analisis). Siswa dengan gaya belajar visual dan auditorial sudah mampu mengidentifikasi suatu bangun ruang sisi datar berdasarkan karakteristik visualnya, mampu menentukan sifat-sifat suatu bangun ruang sisi datar dan kesamaan sifat beberapa bangun ruang sisi datar. Siswa dengan gaya belajar kinestetik berada pada tingkat 0 (visualisasi). Siswa dengan gaya belajar kinestetik sudah mampu mengidentifikasi suatu bangun ruang sisi datar berdasarkan karakteristik visualnya.
Pengaruh Pembelajaran Bermain Peran Makro Terhadap Perkembangan Sosial Emosional Pada Anak Vuvut Thamarra Dhewi U.S; I Wayan Karta; Fahruddin
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i2.3184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran bermain peran makro terhadap perkembangan sosial emosional anak kelompok B. Penelitian ini menerapkan metode eksperimen dengan rancangan One Group Pretest Postest. Populasi dalam penilitian ini adalah seluruh siswa TK Negeri Pembina KSB. Teknik pengambilan sample adalah sampel random sampling. Sampel yang terpilih adalah 15 orang anak kelompok B. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pembelajaran peran makro dan instrumen penilaian indikator tingkat capaian perkembangan sosial emosional anak kelompok B. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode uji-t untuk mengetahui pengaruh metode bermain peran makro terhadap perkembangan sosial emosional anak kelompok di B TK Negeri Pembina KSB. Hasil penelitian nilai signifikansi dari uji-t menunjukkan bahwa terdapat perbedaan perkembangan sosial emosional sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh pembelajaran bermain peran makro terhadap perkembangan sosial emosional anak kelompok B di TK Negeri Pembina KSB.
Identifikasi Pemanfaatan APE dalam Mengembangkan Bahasa Anak Usia 5-6 Tahun Rahayu Oktapilasari; Baik Nilawati Astini; Ni Luh Putu Nina Sriwarthini; Muhammad Tahir
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i2.3185

Abstract

Alat Permainan Edukatif (APE) merupakan alat permainan yang khusus digunakan dalam kepentingan pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengidentifikasi alat permainan edukatif yang digunakan untuk mengembangkan bahasa anak kelompok B di TK Se-Kecamatan Sakrabarat Kabupaten Lombok Timur Tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif pendekatan deskriptif dengan jenis penelitian survey. Sampel yang digunakan sebanyak 7 TK di Se-Kecamatan Sakra Barat dengan 15 jumlah responden. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 5 APE, APE yang digunakan untuk mengembangkan bahasa anak dalam keterampilan menyimak kelompok B sebanyak 3 APE atau 60 % APE. APE yang digunakan untuk mengembangkan bahasa anak dalam keterampilan berbicara kelompok B dari 7 APE yang digunakan sebanyak 5 APE atau 71,42%. APE yang digunakan untuk mengembangkan bahasa anak dalam keterampilan membaca kelompok B dari 9 APE yang digunakan sebanyak 9 APE atau 100%. APE yang digunakan untuk mengembangkan bahasa anak dalam keterampilan menulis kelompok B dari 3 APE yang digunakan sebanyak 3 APE atau 100%.
Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Mewarnai Pada Anak Usia 5-6 Tahun Khairunnisaq Bahri; I Made Suwasa Astawa; Ni Luh Putu Nina Sriwarthini; Baik Nilawati Astini
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i2.3197

Abstract

Kegiatan mewarnai merupakan salah satu kegiatan yang dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus melalui kegiatan mewarnai pada kelompok B SKB Buak Ate Kembang Mate. Kemampuan motorik halus sangat penting untuk mendukung jenjang pendidikan selanjutnya. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah anak-anak kelompok B SKB Buak Ate Kembang Mate yang berjumlah 16 anak dengan objek kemampuan motorik halus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis model interaktif yang dimulai dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian kemampuan motorik halus sebelum tindakan rata-rata persentase sebesar 60% dengan kriteria BSH, mengalami peningkatan sebesar 6% pada siklus I yaitu 66% berada pada kriteria BSH, pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 14% yaitu 80 dengan kriteria menjadi BSB. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa kemampuan motorik halus anak mengalami peningkatan dan mencapai indikator keberhasilan lebih dari 75% dengan kriteria Berkembang Sangat Baik (BSB). Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari langkah-langkah pembelajaran yaitu: (1) Satu kelas dibagi menjadi 3 kelompok terdiri dari 4-5 anak; (2) Tiap kelompok mendapatkan 4-5 macam pewarna yang sudah diletakkan dalam wadah; (3) Guru memberikan contoh kegiatan mewarnai yang akan dilakukan; (4) Menyampaikan aturan yang telah disepakati selama kegiatan mewarnai; dan (5) Gambar yang diwarnai disesuaikan dengan tema yang sedang berlangsung di TK.
Analisis Kemampuan Penalaran Matematika Siswa Ditinjau Dari Gaya Belajar Sukmawati; Amrullah; Nurul Hikmah; Harry Soepriyanto
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i2.3207

Abstract

kemampuan penalaran matematika merupakan suatu kemampuan berfikir siswa dalam membangun suatu argumen untuk menarik kesimpulan dalam permasalahan matematika. Kemampuan penalaran sangat dibutuhkan bagi siswa dalam memahami materi atau konsep matemattka. Namun kenyatannya banyak siswa memiliki pemahaman materi atau konsep matematika yang rendah, hal ini disebabkan salah satunya oleh rendahnya kemaampuan penalaran matematika. Beberapa peneliti lain mengkaji penalaran matematika dihubungkan dengan gaya belajar siswa. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan penalaran matematika siswa serta hubungannya gaya belajar siswa kelas IX SMP Negeri 7 Mataram. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif non eksperimental dengan metode korelasi. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random samling sehingga sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas IX SMPN 7 Mataram dengan jumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data melalui pemberian angket gaya belajar dan tes kemampuan penalaran matematika siswa. Peneltian ini menggunakan teknik deskriptif dan tes prasyarat. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan penalaran matematika siswa kelas IX SMPN 7 Mataram sebagian besar termasuk dalam kategori sedang dengan persentase 63,3%. Kemudian hasil analisis korelasi dengan rumus person produk moment menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara gaya belajar dengan kemampuan penalaran matematika siswa dengan nilai korelasinya sebesar 0,47268, yang dikategorikan korelasi tingkat sedang.