cover
Contact Name
Rustam Hasyim
Contact Email
geocivicunkhair@gmail.com
Phone
+6282195892562
Journal Mail Official
geocivic@unkhair.ac.id
Editorial Address
Jl. Bandara Baabullah Kampus I FKIP Kelurahan Akehuda, Kecamatan Kota Ternate Utara, 97728
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Jurnal Geocivic
Published by Universitas Khairun
ISSN : 23014334     EISSN : 27223698     DOI : http://dx.doi.org/10.33387/geocivic.v1i1
Jurnal Geocivic dikelola dan diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan IPS, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Khairun yang terbit 2 kali dalam setahun, memuat tulisan dosen, praktisi, dan mahasiswa bidang ilmu pendidikan sosial. Setiap terbitan memuat sebanyak 6-15 naskah artikel dengan fokus kajian meliputi: Pendidikan Kewarganegaraan, Sejarah, Pembelajaran Geografi, Pembelajaran Hukum, Pembelajaran Ekonomi, pembelajaran Bidang ilmu sosial dan humaniora, serta Studi literatur bidang ilmu Humaniora
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2019)" : 8 Documents clear
PERANAN GURU PPKN DALAM MENGEMBANGKAN MODEL PEMBELAJARAN (BAHAN AJAR) ABAD 21 DI SMP NEGRI 2 KOTA TERNATE Rustam Hasyim; Sitirahia Hi Umar
Jurnal Geocivic Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.083 KB) | DOI: 10.33387/geocivic.v2i1.1469

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran pada mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) yang berkualitas baik pada jenjang SMP, sehingga  dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Salah satu faktor yang memegang peranan penting dalam kegiatan belajar mengajar adalah perangkat pembelajaran. Tersedianya perangkat pembelajaran merupakan salah satu faktor yang menunjang proses pembelajaran berjalan dengan baik dan dapat meningkatkan mutu pendidikan. Perangkat pembelajaran adalah sejumlah bahan, alat, media, petunjuk dan pedoman yang akan digunakan dalam proses pembelajaran atau digunakan pada tahap tindakan dalam kegiatan belajar mengajar. Perangkat pembelajaran memberikan kemudahan dan dapat membantu guru dalam mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa guru PPKn di SMP Negeri 2 Kota Ternate dalam melaksanakan perencanaan proses mengunakan perangkat pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang memuat tujuan pembelajaran, materi ajar, metode pengajaran, sumber belajar, dan penilaian hasil belajar. Pengembangan perangkat pembelajaran dan bahan ajar di SMP Negeri 2 Kota Ternate adalah sebagai berikut: (1). Perangkat pembelajaran dan bahan ajar di SMP Negeri 2  Kota Ternate dalam menggunakan   kurikulum K13. (2) Dalam pengembangan perangkat pembelajaran dan bahan ajar di SMP Negeri 2  Kota Ternate diawali dengan analisis materi pelajaran yang sesuai dengan standar dan kompotensi yang diharapkan pada perumuskan pengembangan perangkat pembelajaran yaitu (RPP) dan silabus.
TINGKAT KESEJAHTERAAN PENGRAJIN GERABAH DI DESA MAREGAM KECAMATAN TIDORE SELATAN Eva Marthinu; La Pandi Buton
Jurnal Geocivic Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.459 KB) | DOI: 10.33387/geocivic.v2i1.1466

Abstract

Kerajinan gerabah (boso) sudah lama ditekuni oleh masyarakat Maregam. Gerabah ditekuni dengan upaya agar bisa menambah pendapatan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup, baik kebutuhan pangan maupun kebutuhan nonpangan dalam jangka pendek, menengah dan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesejahteraan pengrajin gerabah di Desa Maregam Kecamatan Tidore Selatan. Metodologi penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskripsi kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Dua sumber perolehan data yaitu data primer dan data skunder. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan teknik dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data dan skor dari indikator pendapatan (kemiskinan), pendidikan, kesehatan dan gizi, taraf dan pola konsumsi, Perumahan dan lingkungan, kependudukan, Ketenagakerjaan dan indikator sosial lainnya dinyatakan bahwa seluruh pengrajin gerabah di Desa Maregam Kecamatan Tidore Selatan termasuk dalam tingkat kesejahteraan sedang. Sehingga dapat disimpulkan secara umum pengrajin gerabah di Desa Maregam hanya dapat memenuhi kebutuhan pangan dan kebutuahan nonpangan dalam jangka pendek.
KEMAPANAN SISTEM DEMOKRASI DI INDONESIA (Antara Demokrasi Islam Versus Demokrasi Barat) (Review) Irwan Djumat
Jurnal Geocivic Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.815 KB) | DOI: 10.33387/geocivic.v2i1.1470

Abstract

Demokrasi kini telah menjadi bagian terpenting dari kehidupan manusia. Demokrasi sebagai suatu sistem telah dijadikan alternatif dalam berbagai tatanan aktifitas kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Terdapat dua alasan dijadikannya demokrasi sebagai sistem bermasyarakat dan bernegara, Pertama, hampir semua negara di dunia ini telah menjadikan demokrasi sebagai asas yang fundamental; kedua, demokrasi sebagai asas kenegaraan secara esensial telah memberikan arah bagi peranan masyarakat untuk menyelenggarkan negara sebagai organisasi tertingginya. Dalam prakteknya di Indonesia masih terbelenggu oleh demokrasi Islam ataukah Barat. Namun demikian intin dari demokrasi adalah dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Artinya pemerintahan memberikan penekanan pada keberadaan kekuasaan di tangan rakyat, baik dalam penyelenggaraan negara maupun pemerintahan. Kekuasaan pemerintahan berada di tangan rakyat mengandung arti; pertama, pemerintahan dari rakyat (goverment of the  people) mengandung pengertian yang berhubungan dengan pemerintahan yang sah dan diakui (legitimate government); kedua, pemerintahan oleh rakyat (goverment by people), yakni suatu pemerintahan yang menjalankan kekuasaan atas nama rakyat, bukan atas dorongan dan keinginan sendiri; ketiga, pemerintahan untuk rakyat (government for the people), mengandung pengertian bahwa kekuasaan yang diberikan oleh rakyat kepada pemerintah harus dijalankan untuk kepentingan rakyat.
KEBUTUHAN TENAGA PENGAWAS SMK DI KOTA TERNATE Yanto Yusuf; Rustam Hasyim
Jurnal Geocivic Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.262 KB) | DOI: 10.33387/geocivic.v2i1.1465

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan bagaimana manajemen supervisi pengawas dalam meningkatkan kualitas guru dan siswa pada pelaksanaan pembelajaran di lingkungan Dinas Pendidikan Nasional Kota Ternate. Selain itu juga dilihat dari kinerja pengawas dalam peningkatan mutu pendidikan di lingkungan Dinas Pendidikan Nasional Kota Ternate dan pelaksanaannya dalam mengelola sumber daya pendidikan di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif naturalistik untuk menggambarkan pengawas SMK pada Dinas Kota Ternate secara alami, lengkap, mendalam, dan utuh. Pendekatan kualitatif naturalistik digunakan untuk memperoleh informasi dan penafsiran mendalam mengenai makna manajemen sumberdaya manusia sesuai dengan realitas yang ada di lapangan. Teknik Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui beberapa teknik, yaitu pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data secara wawancara digunakan untuk menjawab pertanyaan penelitian yang telah disediakan. Informan terdiri dari kepala dinas pendidikan, pengawas, kepala sekolah, guru dan komite sekolah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rekruitmen tenaga pengawas Dinas Pendidikan Kota Ternate belum optimal dalam melihat aspek pemerataan penempatan guru, administrasi, pengelolaan, pengembangan, pengawasan, dan pelayanan teknis untuk menunjang proses pendidikan pada satuan pendidikan. Di samping itu, masih terdapat kesenjangan pengawas mata pelajaran di setiap sekolah. Selain itu masih banyak tenaga pendidik belum maksimal dalam melaksanakan kewajiban sebagai guru yang profesional.Kata Kunci: Pengawas, tenaga pendidik, dan Dinas Pendidikan Kota Ternate
PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK MELALUI PROGRAM SEKOLAH SEHAT DAN RAMAH ANAK DI SMP NEGERI 7 KOTA TERNATE Sitirahia Hi Umar; Mirnawati Umawaitina
Jurnal Geocivic Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.323 KB) | DOI: 10.33387/geocivic.v2i1.1464

Abstract

Penelitian ini dilator belakangi oleh hubungan sosial antara peserta didik dengan masyarakat lingkungan sekolah dilihat dari pola pembentukan karakter peserta didik melalui sekolah sehat dan ramah anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan karakter melalui sekolah sehat dan ramah anak, sikap kedisiplinan peserta didik, serta keramahan di lingkungan sekolah SMP Negeri 7 Kota Ternate dengan titik tekan kajian yaitu untuk mengetahui pembentukan karakter peserta didik melalui program sekolah sehat dan ramah anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tipe kualitatif deskriktif. Penelitian kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriktif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang yang berperilaku yang dapat diamati. Kepala sekolah, guru dan peserta didik. Subyek penelitian menggunakan teknik ‘’Purposive Sampling’’. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pembentukan karakter peserta didik melalui sekolah sehat dan ramah anak di SMP Negeri 7 Kota Ternate telah terlaksana dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan sikap kedisiplinan dan selalu bersikap ramah di lingkungan sekolah. Faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan karakter melalui sekolah sehat dan ramah anak di SMP Negeri 7 Kota Ternate adalah telah terjalin sikap kerjasama dan bersikap ramah di lingkungan sekolah.Kata Kunci: Pembentukan karakter, peserta didik, sekolah sehat, ramah anak
UPAYA GURU PPKN DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN NILAI-NILAI DEMOKRASI PANCASILA PADA PESERTA DIDIK KELAS VII -11 DI SMP NEGERI 2 KOTA TERNATE Oktosiyanti MT. Abdullah; Natalia Umawaitina
Jurnal Geocivic Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.309 KB) | DOI: 10.33387/geocivic.v2i1.1255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam tentang faktor-faktor apa yang menghambat guru PPKn dalam mengimplementasikan nilai-nilai demokrasi Pancasila. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode  kualitatif deskriptif. Penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yang meneliti terkait dengan upaya guru PPKn dalam mengimplementasikan nilai-nilai demokrasi Pancasila pada peserta didik kelas VII-11 SMP Negeri 2 Kota Ternate.. Subyek penelitian adalah guru dan peserta didik. Sumber data yang diguankan dalam penelitian ini adalah  data primer dan data sekunder. Tekhnik pengumpulan data adalah teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitia menujukan bahwa upaya guru PPKn dalam mengimplementasikan nilai-nilai demokrasi Pancasila pada peserta didik kelas VII-11 SMP Negeri 2 Kota Ternate telah terlaksana dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan sikap respon peserta didik terhadap praktek nilai- nilai demokrasi Pancasila. Faktor-faktor penghambat guru PPKn dalam mengimplementasikan nilai-nilai demokrasi Pancasila pada peserta didik kelas VII-11 SMP negeri 2 Kota Ternate bisa diatasi dan pengimplementasian terlaksana dengan baik.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SIKLUS BELAJAR (LEARNING CYCLE) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN DAN AKTIFITAS SISWA PADA MATERI PEMANFAATAN DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 KOTA TERNATE KELAS XI IPS TAHUN AJARAN 2018/2019 Jainudin Hasim
Jurnal Geocivic Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.795 KB) | DOI: 10.33387/geocivic.v2i1.1468

Abstract

Penelitian ini secara umum adalah untuk mengetahui bagaimana  penerapan model pembelajara siklus belajar learning cycle untuk meningkatkan pemahaman dan aktifitas siswa pada materi pemanfaatan dan pelestarian lingkungan hidup di madrasah aliyah negeri 1 kota ternate kelas XI IPS tahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research), dengan model Robert Karplus yang dilaksanakan dalam dua siklus Setiap akhir siklus dilakukan penilaian untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan partisipasi siswa dalam pembelajaran geografi dan penguasaan siswa terhadap materi lingkungan hidup dan komponen ekosistem, Tindakan yang diberikan berupa penerapan model learning cycle sebagai upaya memperbaiki pembelajaran geografi dan meningkatkan partisipasi siswa dan guru. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran learning cycle, berhasil meningkatkan partisipasi belajar siswa dan guru serta penguasaan materi lingkungan hidup dan komponen ekosistem. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya aktivitas siswa dan guru, Siswa memiliki keberanian untuk bertanya, menjawab pertanyaan, berdiskusi dan bekerjasama dengan sesama anggota kelompok. Peningkatan penguasaan materi lingkungan hidup dan komponen ekosistem dapat dilihat dari perolehan nilai siswa sebelum diberikan tindakan, yakni nilai rata-rata 60 pada siklus I. Pada siklus II nilai rata-rata meningkat menjadi 75 dan siswa yang telah mencapai ketuntasan sebanyak 14 siswa (66,66%). pembelajaran dengan model learning cycle dapat menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, kreatif, dan menyenangkan.Kata Kunci:  Learning Cycle, pemahaman, aktivitas, lingkungan hidup, penelitian tindakan kelas 
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE WORD SQUARE UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA TENTANG PEDOSFER PADA SISWA KELAS X-2 MAN MODEL TERNATE Asnita Ode Samili
Jurnal Geocivic Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.083 KB) | DOI: 10.33387/geocivic.v2i1.1467

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar geografi materi pedosfer pada siswa kelas X-2 MAN Model Ternate dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe word square. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research), Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X-2 MAN Model Ternate, Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari lembar observasi, soal tes, dan lembar kerja siswa. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif. Data hasil penelitian menunjukan bahwa pada siklus I rata-rata aktivitas siswa dalam pembelajaran dapat kategori baik, hasil belajar siswa dalam pembelajaran dapat dikategorikan dalam kriteria tinggi (69%) jumlah siswa yang tuntas belajar 16 siswa dari jumlah keseluruhan 22 siswa. Hasil pembelajaran pada siklus II menunjukan peningkatan rata-rata aktivitas siswa yang dikategorikan dalam kriteria sangat baik. Dengan persentase 100%, jumlah siswa yang tuntas belajar dari jumlah keseluruhan 22 siswa. Berdasarkan proses pembelajaran dengan menggunakan word square diketahui bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif pada materi Pedosfer siswa kelas X-2 MAN Model Ternate, sangat efektif digunakan karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.

Page 1 of 1 | Total Record : 8