cover
Contact Name
Lukman Hakim Husnan
Contact Email
elha@stiqlathifiyyah.ac.id
Phone
+628115701309
Journal Mail Official
stiqlathifiyyah@gmail.com
Editorial Address
Jl. Basuki Rahmat, Lrg. Zuriah, No. 173 Kel. Talang Aman, Kec, Kemuning, Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Al-Dirayah
ISSN : 2621315X     EISSN : 27212580     DOI : -
Core Subject : Religion,
Jurnal Al-Dirayah adalah Jurnal Studi Al-Quran dan Al-Hadits yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran (STIQ) Al-Lathifiyyah Palembang. Memuat berbagai naskah akademik yang berkaitan dengan Ilmu Al-Quran dan Ilmu Hadits berupa: (1) Hasil penelitian; (2) Naskah Opini, (3) Resensi Buku, atau artikel-artikel keagamaan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Al-Dirayah" : 5 Documents clear
IJTIHAD KONSTRUKTIF DAN INOVATIF DALAM TAFSIR RAHMAT KARYA OEMAR BAKRI Fajri; Halimatussa’diyah; Tri Handayani
Al-Dirayah Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Al-Dirayah
Publisher : STIQ al-Lathifiyyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menganalisis secara kritis pemahaman bahwa Al-Qur’an diturunkan dalam bahasa Arab, olehkarena itu untuk memahami hukum-hukum dalam teks Al-Qur’an perlu dipahami antara lain dari segi bahasa,dalam hal ini budidaya. Para ulama yang ahli dalam bidang fikih telah melakukan penelitian secara menyeluruhterhadap teks-teks al-Qur'an dan kajian ini tertuang dalam prinsip-prinsip yang dipegang oleh umat Islam yangbenar untuk memahami isi al-Qur'an dengan benar. Aturan-aturan ini membantu umat Islam untuk memahamiteks-teks yang tampak kabur (tidak jelas), interpretasi global teks takwil dan aturan hukum terkait lainnya dariteks-teks Al-Qur'an. Dengan demikian dapat dipahami mana ayat yang muhkam dan mana ayat yang mutasyabihatdalam Al-Qur'an itu sendiri.
EKSISTENSI TUHAN MENURUT K.H. MISBAH MUSTHOFA (Studi Analisis QS. Al-Baqarah [2]: 186 dalam Tafsir Tāj al-Muslimīn) Ayu Annisa; Halimatussa’diyah; Lukman Hakim Husnan
Al-Dirayah Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Al-Dirayah
Publisher : STIQ al-Lathifiyyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan K.H. Misbah Musthofa tentang eksistensi Tuhan melalui studi analisis terhadap penafsiran pada ayat QS. Al-Baqarah [2]: 186 dalam kitab tafsirnya yang berjudul Tajul Al-MusliMin. Penelitian ini melibatkan peninjauan literatur terkait pemikiran K.H. Misbah Musthofa, pendekatan tafsirAl-Quran, dan analisis kontekstual terhadap ayat yang menjadi fokus penelitian. Metodepenelitian yang digunakan adalah metode deskriptif-analitis. Pertama, akan dilakukan peninjauan literatur untuk memahami terkait eksistensi Tuhan. Kemudian, tafsir Tajul Al-Muslimin yang mencakup ayat QS. Al-Baqarah [2]: 186 akan dianalisis secara mendalam untuk memahami penafsiran K.H. Misbah Musthofa terhadap ayat tersebut. Analisis akanmelibatkan identifikasi argumen dan pemahaman konteks ayat yang relevan dalam tafsirTajul Al-MusliMin. Dalam penelitian ini, akan diperhatikan bagaimana K.H. Misbah Musthofamenggambarkan eksistensi Tuhan dalam konteks ayat tersebut, serta kontribusipemikirannya terhadap pemahaman umat Islam tentang eksistensi Tuhan. Hasil penelitianini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pandangan
MODERASI ISLAM DALAM AL-QUR’AN (Studi Analisis Unsur-Unsur Moderasi Islam dalam Ayat-Ayat Sufistik) Siti Alfiatun Hasanah
Al-Dirayah Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Al-Dirayah
Publisher : STIQ al-Lathifiyyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aspek moderasi dalam agama Islam, atau kerapkali disebut sebagai Wasthiyyah Islam, seringkaliditerjemahkan sebagai ‘Justly Balanced Islam’ atau ‘Islam Berkeseimbangan secara Adil’, dan kadang jugadisebut sebagai ‘Middle Path Islam’ atau ‘Islam Jalan Tengah’. Karakter moderat inilah yang padaumumnya dilekatkan bagi praktek keberagamaan dan atau keislaman di Indonesia. Meskipun demikian,para ulama kerap mengalami kesulitan dalam menjelaskan pengertian dari konsep Wasathiyyah Islam.Sejauh ini, konsep wasathiyyah Islam disajikan dalam tiga aspek ajaran Islam yakni akidah (iman), Syariah(hukum), dan akhlak (budi pekerti). Artikel ini dimaksudkan sebagai penggalian atas makna moderasiIslam atau wasthiyyah Islam dari sudut akhlak-tasawuf, serta bagaimana al-Quran berbicara tentangpentingnya sikap moderat dalam bertasawuf. Hal ini penting terutama apabila menimbang tasawuf kerapmenjadi sasaran perdebatan di kalangan internal umat Islam; terdapat kalangan yang pro maupun yangkontra terhadapnya.
NON MUSLILM SELAMAT DIL AKHILRAT (Studi Komparatif Tafsir Q.S. Al-Baqarah: 62 dan Al-Maidah: 69 dalam At-Tahrir wa Tanwir dan Al-Manar) M. Khai Hanif Yuli Edi Z; Deden Mula Saputra
Al-Dirayah Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Al-Dirayah
Publisher : STIQ al-Lathifiyyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Q.S al-Baqarah ayat 62 dan al-Maildah ayat 69 mengilsyaratkan bahwa non muslilm akan mendapatkankeselamatan dil akhilrat. Oleh karena iltu muncul berbagail macam pertanyaan-pertanyaan dil dalam pilkilran kilta. Nonmuslilm yang sepertil apa yang mendapat keselamatan dil akhilrat? Apa saja krilterilanya? alpalkalh ilnil bersilfalt umumuntuk non muslilm sebelum Nalbil Muhalmmald SAlW dilutus daln setelalh Nalbil dilutus? Dal alm alrtilkel ilnil penulils alkalnmemfokuskaln paldal palndalngaln Muhalmmald Albduh, Ralsyild rildhal daln Ilbnu alsyur. Metode dal alm peneliltilaln ilnilalnal ilsils kepustalkalaln yalng menggunalkaln pendekaltaln kual iltaltilf. Peneliltilaln ilnil bertujualn untuk memberilkalnwalwalsaln mendal alm mengenalil perspektilf yalng beralgalm terkalilt keselalmaltaln alkhilralt balgil non-Muslilm,sebalgalilmalnal dilalrtilkaln oleh dual talfsilr yalng memegalng peraln pentilng dal alm traldilsil Ilslalm. Talfsilr Talhrilr wal Talnwilrdaln Talfsilr Al -Malnalr dilalnggalp sebalgalil kalryal-kalryal klalsilk modern yalng mewalkil il pemalhalmaln kontekstual, hilstorils,daln filosofils dalril alyalt-alyalt tersebut. Halsil dalril peneliltilaln ilnil balhwal Muhalmmald Albduh, Ralsyild Rildhal daln IlbnuAlsyur aldal kesepalkaltaln balhwal non muslilm yalng selalmalt dil alkhilralt sebelum Nalbil Muhalmmald SAlW dilutus aldal alhsilalpal saljal yalng mengilkutil Nalbil-nalbil terdalhulu yalng memil ilkil perilncilaln krilterilal yaliltu (Merekal berilmaln kepaldal Allalhdengaln ilmaln yalng lurus benalr sesualil aljalraln Ilslalm, Merekal berilmaln kepaldal kiltalb Ilslalm, yaliltu kiltalb-kiltalb yalngdilturunkaln Allalh Swt kepaldal nalbilnyal malsilng-malsilng, Berilmaln secalral keseluruhaln daln benalr terhaldalp kiltalb yalngdilturunkaln kepaldal nalbil merekal, Bersilkalp Khusu’ terhaldalp aljalraln yalng dilbalwal oleh nalbil merekal sebalgalil bualhaldalnyal ilmaln yalng benalr dal alm daldal daln perbualtaln merekal, tildalk menukalr altalu melalkukaln jual belil terhaldalpalyalt-alyalt Allalh dengaln kesenalngaln kehildupaln dunilal). Dengaln demilkilaln, alrtilkel ilnil berfungsil sebalgalil sumbalngalnkonstruktilf untuk memalhalmil daln mengalpresilalsil keralgalmaln keyalkilnaln dal alm Ilslalm.
RELASI ANTARA JIN DAN MANUSIA MENURUT AL-QUR’AN (Kajian Tafsir Maudhu’i) Anisah Azzahra; Andy Hariyono
Al-Dirayah Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Al-Dirayah
Publisher : STIQ al-Lathifiyyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami penafsiran mufassir tentang ayat-ayat yang menjelaskan relasi antara manusia dan jin dalam Al-Qur’an. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (Library Research) dengan pendekatan kualitatif tafsir melalui tematik maudhu’i. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis data mengalir (Flow Model), yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi antara manusia dan jin memiliki dua bentuk, yaitu relasi asosiatif dan disosiatif. Relasi asosiatif terdapat dalam surah al-Zariyat ayat 56, yang menggambarkan hubungan baik antara jin dan manusia dalam konteks ibadah. Sedangkan relasi disosiatif terdapat dalam surah al-An’am ayat 128, yang menggambarkan hubungan buruk, di mana jin dan manusia berkolaborasi dalam kemaksiatan. Surah al-Jin ayat 6 juga menjelaskan tentang relasi buruk, di mana manusia meminta perlindungan kepada jin, yang mengarah pada kesyirikan. Selain itu, surah al-Nas ayat 6 menunjukkan kerja sama antara jin dan manusia dalam menyesatkan umat manusia, dengan keduanya berperan sebagai setan. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa relasi antara jin dan manusia dapat memberikan dampak baik maupun buruk. Dampak positifnya adalah memperkuat keimanan kepada Allah SWT, sementara dampak negatifnya dapat berupa gangguan, kesulitan, kesyirikan, dan kerugian sosial. Untuk menghindari gangguan jin, manusia disarankan untuk beristighfar, berdzikir, dan menjauhi langkah-langkah setan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5