cover
Contact Name
Titi Tiara Anasstasia, S.T., M.Sc
Contact Email
jurnaltl@upnyk.ac.id
Phone
+6282245765785
Journal Mail Official
tiara.anasstasia@upnyk.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknologi Mineral, UPN “Veteran” Yogyakarta Jl. SWK 104 (Lingkar Utara) Condongcatur, Sleman, Yogyakarta 55283 Telp./ Fax. (0274) 486400, Email:jurnaltl@upnyk.ac.id
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Lingkungan Kebumian
ISSN : 2460691X     EISSN : 27222799     DOI : https://doi.org/10.31315/jilk
Jurnal Ilmiah Lingkungan Kebumian (JILK) is a peer-review journal. JLK is biannually published in Maret and September by the Environmental Engineering Department. The journal acts as a publication media of high quality for the student, lecturer, scientists and engineers research, which includes: Environmental management of the mining industry, Environmental management of oil, gas, and geothermal industry, Regional development and disaster mitigation and in a wide range of environmental science and technology
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2022): September 2022" : 5 Documents clear
Penjernihan Air Sungai Batanghari Menggunakan Biosorben Sabut Buah Pinang (Areca Catetu) Dengan Penambahan Zeolite Dan Manganese green Akibat Illegal Gold Mining Said Sanimubarak Al'qudusi; Salsabila Setyaningsih; Balqis Rahmatullah Putri; Rifqi Oktarianda; Arafi Satria Nugraha; Wahyudi Zahar; Nazarudin .
Jurnal Ilmiah Lingkungan Kebumian Vol 5, No 1 (2022): September 2022
Publisher : Jurusan Teknik Lingkungan, FTM, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jilk.v5i1.6986

Abstract

Adsorben penelitian ini adalah zeolit, manganese green dan karbon aktif. Zeolit sebagai adsorben kesadahan air, penukar kation, dan penetralan pH dalam air. Untuk menyaring kekeruhan Manganese green berperan dalam hal tersebut. Karbon aktif menyerap ion logam berat Pb2+ serta menghilangkan bau, rasa dan warna. Karbonisasi sabut pinang efektif untuk penurunan konsentrasi TSS, bau, warna, pH, Fe, Pb serta mikroba. Sabut buah pinang mengandung flavanoid, alkaloid, hemiselulosa (32.98%), seluloasa (63.20%), lignin (7.20%), lemak (0.64%) dan pektin. Senyawa tersebut menjadi bahan dasar pembuatan karbon aktif.  Pengujian pH sebelum filtrasi 6.67 dan sesudah filtrasi 6.38. Pengujian parameter Total Suspennded Solid mimiliki hasil uji sebelum filtrasi 56 mg/L dan sesudah filtrasi 8 mg/L. Pengujian kadar konsentrasi Fe sebelum filtrasi adalah 2.6667 ppm dan sesudah filtrasi 2.4630 ppm. Pengujian kadar Mn sebelum filtrasi 1.7881 ppm dan sesudah filtrasi 1.3475 ppm. Hasil analisis mengalami penurunan kadar konsentrasi Fe dengan tingkat efektifitas sebesar 7.638 % dan Mn 24.640 %. Luas permukaan adsorben akan semakin besar dikarenakan kecilnya ukuran adsorben. Semakin besarnya luas permukaan adsorben maka semakin banyak pori yang terbentuk per satuan partikel adsorben. Bahan penyerap, ukuran butir, derajat keasaman, waktu serap, dan konsentrasi merupakan proses dalam penyerapan adsorpsi.
Kajian Pengaruh Pembangunan Smelter Nikel di Wilayah Ekonomi Khusus Provinsi Sulawesi Tenggara Agus Margana Womal
Jurnal Ilmiah Lingkungan Kebumian Vol 5, No 1 (2022): September 2022
Publisher : Jurusan Teknik Lingkungan, FTM, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jilk.v5i1.6832

Abstract

Kawasan ekonomi khusus berdasarkan MP3EI (Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia 2011 hingga 2025 ditunjukan pada penciptaan nilai tambah sumber daya alam sehingga pembangunan ekonomi yang beragam dan menyeluruh terlaksana. Dalam UU Nomor 3 tahun 2020 tentang pertambangan mineral dan batubara didalam pasal 102 dijelaskan bahwa “Pemegang IUP dan IUPK wajib meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral dan/atau batubara dalam pelaksanaan penambangan, pengolahan, pemurnian, serta pemanfaatan mineral dan batubara”. Berdasarkan penjelasan tersebut, maka disetiap aktivitas pengusahaan pertambangan batubara dan mineral diharuskan peningkatan nilai tambah. Implementasi peningkatan nilai tambah ini memberikan pengaruh terhadap daerah penghasil mineral mentah (Provinsi Sulawesi Tenggara). Pengaruh terhadap perekonomian dilihat dari hasil analisis PDRB Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2016 pendapatan regional Sultra sebesar Rp 96,99 triliun, dengan jumlah penduduk 2.551.008 jiwa, maka pendapatan perkapita Rp 38.022.130. Pada tahun 2017, pendapatan regional meningkat Rp 107,42 triliun penduduk sejumlah 2.602.389 jiwa, pendapatan perkapita Rp 41.278.783. Sampai pada tahun 2020, pendapatan regional meningkat lagi menjadi Rp 130,18 triliun, penduduk sejumlah 2.264.875 jiwa, pendapatan perkapita Rp 49.596.293.
Analisis Keterdapatan Kromium Heksavalen Pada Aliran Sungai Pertambangan Nikel di Kabupaten Konawe Utara Muhammad Hendrawan Suharjo
Jurnal Ilmiah Lingkungan Kebumian Vol 5, No 1 (2022): September 2022
Publisher : Jurusan Teknik Lingkungan, FTM, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jilk.v5i1.6901

Abstract

Daerah di Indonesia dimana banyak ditemukan komoditas nikel adalah Provinsi Sulawesi Tenggara, dengan potensi cadangan sebesar 97,4 miliar ton yang tersebar di lahan seluas 480 ribu hektar. Pada pertambangan yang merupakan daerah ultrabasa terdapat lapisan batuan yang mengandung mineral serta logam berat yang jika terlepas dapat mencamari lingkungan sekitar salah satunya adalah Kromium (Cr) logam tersebut dapat hadir dengan proses alami dengan bentuk bervariasi dari Cr (II) ke Cr (VI) (Jobby dkk., 2018). Kegiatan pengumpulan data terdiri dari 2 bagian yaitu pengumpulan data primer dan pengumpulan data sekunder. Kemudian lakukan pengujian laboratorium dengan metode AAS (Atomic Adsorption Spectrophotometer). pada lokasi penelitian di dua sampel yang memiliki nilai melebihi standar dari baku mutu yang di tetapkan di mana pada sampel as2+ dan as11+ yang memiliki nilai kadar logam Cr6+ yaitu 0,061 mg/l dan 0,06 mg/l. sedangkan untuk sampel lainnya di dapatkan hasil kandungan Cr6+ masih berada di bawah nilai standar dari baku mutu yaitu di bawah 0,05 mg/l. Dari hasil pengujian di dapatkan kadar logam Cr6+ yang melebihi standar baku yaitu pada sampel as2+ dengan kadar Cr6+ 0,061 mg/l dan as11+ 0,06 mg/l Tingginya kadar di 2 sampel di sebabkan karena adanya proses penambangan di lokasi penelitian 
Evaluasi Kehadiran Dan Pemanfaatan Duckweed Pada Sistem Kolam Stabilisasi Pengolahan Air Limbah Domestik Darwin Darwin; Anshah Silmi Afifah; Mega Mutiara Sari; I Wayan Koko Suryawan; Yosef Adicita
Jurnal Ilmiah Lingkungan Kebumian Vol 5, No 1 (2022): September 2022
Publisher : Jurusan Teknik Lingkungan, FTM, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jilk.v5i1.7292

Abstract

Pengolahan air limbah domestik yang saat ini umum digunakan adalah kolam stabilisasi yang terdiri dari anaerob, fakultatif, dan aerobik. Di dalam prosesnya setelah melalui kolam stabilisasi dapat dapat ditampung melalui reservoir. Dalam proses pengolahan dengan proses kolam stabilisasi kehadiran gulma seperti duckweed dapat memban meningkatkan efisiensi penyisihan nutrient. Tujuand ari studi ini adalah untuk mengevaluasi kehadiran duckweed pada air limbah dan potensi pemanfaatannya di sistem kolam stabilisasi. Studi ini dilakukan dengan cara observasi lapangan dan studi literatur. Sistem kolam stabilisasi terdiri dari 3 sel: sel IA dan sel IB, sel IIA dan IIB, dan sel III. Sel I terdiri dari dua bagian yaitu sel IA dan sel IIB. Duckweed dalam sistem hanya tumbuh di kolam sel IB, sel IIA dan reservoir. Sesuai dengan karakteristiknya, alga memang sudah seharusnya tumbuh di sel IIA. Sel IIA adalah kolam fakultatif, yang memiliki daerah aerobik dan daerah anaerobik. Saat pagi dan sore hari alga tidak muncul ke permukaan dan air terlihat bening. Alga yang muncul di reservoir didominasi oleh alga kelas Chlorophyta karena memiliki warna hijau. Duckweed dapat digunakan sebagai pakan ternak seperti ikan, sapi, domba, kuda dan babi. Selain itu duckweed juga daapat dijadikan sumber energi dengan teknologi termokimia telah banyak digunakan untuk menghasilkan produk bio-minyak, arang dan gas.
ANALISA POTENSI PENGEMBANGAN PEMBANGKIT ENERGI BARU TERBARUKAN TENAGA PICO HIDRO DI DESA PENIRAMAN KECAMATAN SUNGAI PINYUH KABUPATEN MEMPAWAH KALIMANTAN BARAT Wahyu Prayitno
Jurnal Ilmiah Lingkungan Kebumian Vol 5, No 1 (2022): September 2022
Publisher : Jurusan Teknik Lingkungan, FTM, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jilk.v5i1.6778

Abstract

Pertumbuhan permintaan energi listrik setiap tahun semakin meningkat. Sebesar 95% pasokan energi listrik PLN masih menggunakan pembangkit listrik berbasis bahan bakar fosil dan sisanya merupakan pembangkit berbasis energi baru terbarukan (EBT). Di beberapa wilayah kabupaten mengalami defisit daya/energi listrik dari sisi pembangkit listrik sehingga berakibat pemadaman bergilir. Pemanfaatan energi baru dan terbarukan dapat mendukung penyediaan energi listrik, sehingga mempercepat pertumbuhan sektor rill, meningkatkan rasio elektrifikasi dan rasio desa berlistrik di Kalimantan Barat. Selain itu pemanfaatan energi baru terbarukan adalah sebagai salah satu upaya mengurangi gas rumah kaca yang menyebabkan perubahan iklim. Desa Peniraman masih terjadi ketidakseimbangan antara penyediaan dan kebutuhan energi listrik di beberapa lokasi yang jauh dari pemukiman. Oleh karena itu, perlu dilakukan Analisa Pengembangan Potensi Pembangkit Energi Baru Terbarukan Tenaga Pico Hidro di Desa Peniraman yang bertujuan untuk mengetahui kondisi sumber daya air sebagai pembangkit energi listrik serta kondisi jaringan listrik pada rumah-rumah yang jauh dari pemukiman. Penentukan lokasi dalam analisa pengembangan potensi pembangkit energi baru terbarukan tenaga pico hidro perlu melakukan survei lokasi dan pengukuran tinggi jatuh air, kecepatan aliran dan debit air serta di bantu dengan data meteorologi yang selanjutnya dilakukan pengolahan data terkait potensi daya terbangkitnya dan debit andalan pada sumber air bakunya. Sehingga dapat diketahui potensi air bakunya sebagai sumber pembangkit energi listrik di desa Peniraman.

Page 1 of 1 | Total Record : 5