cover
Contact Name
Thomas Joni Verawanto Aristo
Contact Email
thomaspaoh@gmail.com
Phone
+6285245229150
Journal Mail Official
jurnal.pengabdian2020@gmail.com
Editorial Address
STIKP Persada Khatulistiwa Sintang LPPM STKIP Persada Khatulistiwa Sintang Jln. Pertamina Km. 4 Sintang 78614 Kalimantan Barat,
Location
Kab. sintang,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa
ISSN : -     EISSN : 26205300     DOI : 10.31932
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa adalah jurnal untuk publikasi artikel hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang berkaitan dengan pendidikan, ilmu sosial, ilmu alam, dan ilmu terapan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2020): Nopember" : 7 Documents clear
PELATIHAN E-COMMERCE UNTUK USAHA MIKRO KECIL MENENGAH DI KOTA SINTANG Emilia Dewiwati Pelipa; Anna Marganingsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 3, No 2 (2020): Nopember
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v3i2.900

Abstract

 Keberadaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam perekonomian Indonesia mempunyai peran dan potensi yang besar dalam membangun perekonomian nasional maupun sektoral. Namun Jenis Usaha mikro kecil menegah masih kurang di kenal oleh masyarakat luas; sehingga berdampak pada pemasaran produk yang mereka hasilkan. Keterbatasan tersebut merupakan permasalahan yang penting bagi UMKM dalam mengembangkan usahanya. Untuk itu dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM tentang  pemasaran, promosi dan pengenalan produk kepada masyarakat melalui media Internet, dengan tujuan membantu para pelaku UMKM di kota Sintang agar lebih memahami E-Commerce. Yang menjadi sasaran program pengabdian masyarakat ini adalah pelaku UMKM di kota Sintang. Kegiatan Pelatihan dan penyuluhan ini memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya para pelaku usaha mikro kecil dan menengah di kota Sintang. Peserta penyuluhan memahami apa itu E-Commerce yaitu proses pembelian, penjualan produk, jasa dan informasi yang dilakukan secara elektronik dengan melibatkan transfer dana elektronik, sistem manajemen inventory otomatis dan sistem pengumpulan data otomatis yang memanfaatkan jaringan internet komputer. Selain itu para peserta juga mendapatkan pelatihan cara membuat website produk, memberikan pelatihan cara bergabung di Marketplace yang sudah tersedia dan mendesain tampilan produk yang akan dipasarkan. 
PELATIHAN PEMASARAN PRODUK PASAR MELALUI MARKET PLACE DALAM RANGKA SEKOLAH PASAR BAGI PEDAGANG PASAR REJOWINANGUN MAGELANG Fahmi Medias; Ahmad Muflih Akbar; Niko Hantoro; Ahmad Imaduddien Akmal; Ibnu Fajar; Farizi Makruf
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 3, No 2 (2020): Nopember
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v3i2.783

Abstract

Rejowinangun Market which is located in the heart of Magelang City is one of the traditional markets that has historical attachment to the socio-economic development of the people of Magelang City. The inability of traditional markets to compete with modern markets is a problem that must be resolved immediately. One example of a problem that occurs in business management is the lack of use of online media to market goods in the market. Market schools for traders are implemented to provide solutions to these problems so as to improve the ability of traders in terms of business management and can market goods through online media, so that transactions between sellers and buyers can occur directly (in the market) and indirectly (online store) . Community empowerment through the Participatory Rural Apraissal (PRA) model is very effective in helping market traders improve competitiveness with modern markets. The results of this market school show that the implementation of business management for traders has a significant influence in increasing business profits, increasing market competitiveness by optimizing online stores for market traders 'products, and increasing the marketing mix of market traders' products.
PENYULUHAN BAHAN TAMBAHAN MAKANAN UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR SANTA MARIA 2 PEKANBARU Karolina Rosmiati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 3, No 2 (2020): Nopember
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v3i2.819

Abstract

Menurut Food Agriculture Organization (FAO) , BTP adalah senyawa yang sengaja ditambahkan ke dalam makanan dalam jumlah dan ukuran tertentu dan terlibat dalam proses pengolahan, pengemasan, atau penyimpanan. Bahan ini berfungsi untuk memperbaiki warna, bentuk, cita rasa, dan tekstur, serta memperpanjang masa simpan, dan bukan merupakan bahan utama. Ironisnya, banyak pedagang yang menggunakan BTP yang berbahaya seperti formalin, boraks, pewarna dan pemutih yang justru dapat mengganggu kesehatan manusia Anak-anak merupakan merupakan salah satu sasaran makanan-makanan berbahaya yang sengaja diproduksi oleh oknum tertentu karena masih kurangnya pengetahuan tentang jenis bahan tambahan makanan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan tentang bahan tambahan makanan kepada anak-anak sejak dini sehingga ke depan memperhatikan dan selektif dalam mengkonsumsi jenis makanan tertentu. Metode yang digunakan bersifat penyuluhan dan disertai demonstrasi uji bahan berbahaya pada makanan.
PENYULUHAN DAN CARA PEMBUATAN HAND SANITIZER UNTUK MASYARAKAT DALAM COVID-19 DI KELURAHAN PISANG CANDI KOTA MALANG Celsa Evans; Maria Sabarina Lato Lada; Yasinta Funan; Desi Asrini Loda Nangi; Timbul Yuwono
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 3, No 2 (2020): Nopember
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v3i2.833

Abstract

: Sebagian besar masyarakat di Kelurahan Pisang Candi Malang memiliki kegiatan sehari-hari, disamping itu melakukan aktivitas sosial terbatas pada kelompok organisasi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga. Dilihat dari peminatan untuk mendapatkan keterampilan masyarakat di desa ini cukup antusias, besar harapan mereka dapat diberi keterampilan untuk mendukung peningkatan pendapatan keluarga melalui kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM), misalnya dengan pelatihan atau penyuluhan pembuatan Hand Sanitizeryang sangat banyak digemari dan dibutuhkan saat ini terutama bagi masyarakat kelas ekonomi menengah ke atas dalam covid-19, yaitu sebagai mempembersih tangan yang sehat dan segar sekaligus dapat membunuh dari virus covid-19. Produk ini dapat dipasarkan melalui toko keperluan sehari-hari dan swalayan, sehingga sangat bagus untuk dikembangkan menjadi produk unggulan. Pembuatan produk Hand Sanitizerini sangat mudah, menggunakan alat yang sederhana dan dengan biaya yang cukup murah. Dengan berbagai bahan seperti Alkohol, Glycerol, H2 O2, dan Aquades. Berdasarkan hal tersebut, dipandang perlu untuk menyikapi situasi ini, dengan cara diberikan penyuluhan dan pelatihan cara-cara pembuatan produk Hand Sanitizer bahan kimiawi, cara pengemasan yang baik dan cara pemasarannya bagi masyarakat dikelurahan Pisang Candi Malang, sehingga menghasilkan produk Hand Sanitizerhasil buatan sendiri mempunyai nilai jual, sehingga dapat meningkatkan penghasilan, yang pada akhirnya mendapatkan hidup keluarga yang lebih sejahtera.
KERIPIK TERONG SEBAGAI ALTERNATIF OLAHAN HASIL PERTANIAN DUSUN PONDOK, SENDANG, JAMBON, PONOROGO Moh Faizin; Dwi Agung Wahyu Saputra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 3, No 2 (2020): Nopember
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v3i2.858

Abstract

Abstract: The people of Sendang Village, Jambon Subdistrict, Ponorogo Regency, especially Pondok Country, were mostly farmers. Some farmers in Pondok Country grew vegetables, especially eggplant. In general, eggplant was only intercropping plant or crop interlude in some part of the land they plant. So far, the farmers had suffered losses because the eggplants’ prices tended to be unstable. Therefore, this community service activity was carried out to empower the people of Pondok Country in social entrepreneurship activities to solve the problems that existed in the community environment. The community service team provided training to the community by making alternative processed products in the form of eggplant chips. This activity consisted of three stages, namely preparation, implementation and evaluation. At the implementation stage, the activities carried out in the form of training in making eggplant chips. The training was held in one of the houses of the residents. The result of this activity was the formation of social entrepreneurship growing in the community environment with products in the form of processed eggplant chips that can increase the community income. The processing of eggplants into chips could also minimize the farmers' losses because the chips were not stale easily and the prices became stable.
PEMANFAATAN DAUN GAHARU SEBAGAI PENGOBATAN SECARA ALAMI PENYAKIT KANKER DAN HIPERTENSI Ursula Nova Yanti; Agustina Sumping; Melsi Dandri; Andi Dona; Timotius Tobias Secong; Sirilus Sirhi; Beni Setiawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 3, No 2 (2020): Nopember
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v3i2.885

Abstract

Abstrak: Gaharu adalah tanaman yang memiliki nama latin Aquilaria Malaccensis. Pohon gaharu memiliki nama lokal yaitu garu. Tanaman gharu telah secara empiris digunakan oleh masyarakat Dayak di Lanjak, Batang Lupar Kabupaten Kapuas Hulu sebagai tanaman obat. Daun gaharu ini diolah menjadi ekstrak teh yang dapat dimanfaatkan untuk pengobatan secara alami penyakit kanker dan hipertensi. Kegiatan pelatihan pembuatan ekstrak teh ini dilakukan di Desa Sungai Ukoi, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang. Metode pelaksanaan dengan mengadakan pelatihan secara daring melalui virtual videocall whatsapp grup. Dilihat dari respon peserta pelatihan menunjukan bahwa mitra antusias mengikuti pelatihan tersebut. Setelah pelatihan peserta diminta membuat tempat pengeringan yang digunakan untuk membuat teh daun gaharu kering. Pada akhir kegiatan peserta diminta untuk mengisi angket respon, diperoleh data sebagai berikut: 1) 95.45% untuk penilaian kebersihan penampilan produk; 2) 93.50% untuk kemenarikan dalam penampilan produk; 3) 94.15% untuk kesesuaian porsi produk; 4) 97.35% untuk kesesuaian temperatur produk; 5) 93.22% untuk kemenarikan aroma produk; 6) 92.14% untuk kesesuaian rasa produk.
WORKSHOP PENINGKATAN KUALITAS SDM BAGI CALON GURU FISIKA MELALUI MEDIA PRAKTIKUM KOMPONEN ELEKTRONIKA PASIF DAN AKTIF Kurriawan Budi Pranata; Chandra Sundaygara; Muhammad Sayadi; Sholikan Sholikan Sholikan; Hari Wijaya; Muhammad Ghufron
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 3, No 2 (2020): Nopember
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v3i2.584

Abstract

: Prospective physics teachers are the seeds of the next generation to spread science. But the understanding of science has been balanced with standard laboratory facilitation. In fact there are still many public and private schools that do not have adequate laboratory facilities. Whereas a physics teacher candidate must be able to teach in all fields and conditions. This is a challenge for prospective physics teachers. So the importance of conducting workshops to conduct a learning approach using methods of using practicum media by optimizing the surrounding environment such as the use of passive and active electrical component materials. The implementation of this activity is carried out for six hours consisting of 1. Introduction 2. Characterization 3. Implementation. The results of this dedication activity the prospective physics teachers are very enthusiastic because so far the physics candidates are only limited to knowing but do not understand the physical or physical meaning.

Page 1 of 1 | Total Record : 7