cover
Contact Name
Wisnu Kartika
Contact Email
mt@umy.ac.id
Phone
+6281328713795
Journal Mail Official
mt@umy.ac.id
Editorial Address
Program Studi D3 Teknik Elektromedik, Program Vokasi, Gedung D Lantai Dasar, Kampus Terpadu, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Jl. Brawijaya, Tamantirto, Kasihan, Bantul, DI Yogyakarta, 55183
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Medika Teknika : Jurnal Teknik Elektromedik Indonesia
ISSN : 27220508     EISSN : 27160505     DOI : 10.18196
Core Subject : Engineering,
Medika Teknika is an Indonesian Electromedical Engineering Journal focusing on papers and manuscripts of this following topics: 1. Electromedical Engineering 2. Electric Power Engineering 3. Control Engineering 4. Telecommunications Engineering 5. Electronic Engineering 6. Electrical Engineering 7. Biomedical Engineering 8. Life Support 9. Diagnostics 10. Signal Processing 11. Image Processing 12. Information Systems 13. Computer Engineering The journal publishes twice a year on April and October. It emphasizes on issues in the field of engineering, especially the electromedical engineering and other related topics.
Articles 144 Documents
Implementasi Logika Fuzzy pada Kontrol Suhu Showcase Reagen Putri, Suci Imani; Suhartina, Rahmalisa; Ferdana, Nanda
Medika Teknika : Jurnal Teknik Elektromedik Indonesia Vol. 6 No. 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mt.v6i2.24618

Abstract

Alat pengontrol suhu untuk showcase reagen merupakan tujuan dari penelitian ini dilakukan,dimana  pentingnya untuk menjaga kualitas dan stabilitas bahan kimia sangat diperlukan. Dengan menggunakan pendekatan fuzzy, sistem diharapkan dapat mengatasi ketidakpastian dan variabilitas suhu lingkungan, sehingga memungkinkan penyesuaian suhu yang lebih responsif dan akurat. Melalui pengujian yang dilakukan, hasil menunjukkan bahwa kontrol suhu berbasis logika fuzzy mampu mempertahankan suhu sesuai batas yang ditentukan yaitu 2 hingga 7 ℃. Alat kontrol suhu ini dibuat berbasis IoT dengan menggunakan sensor suhu dan sensor kelembaban dengan jenis sensor yaitu DS18B20 dan SHT 21 yang juga berperan sebagai masukan dalam perhitungan logika fuzzy. Hasil perhitungan logika fuzzy adalah waktu yang diperlukan untuk menyalakan dan mematikan kompresor jika suhu terlalu rendah atau terlalu tinggi. Dari hasil pengujian didapatkan jika sistem dapat menjaga suhu di rentang yang diinginkan dengan kesalahan 1,2 %. Hasil ini menunjukkan jika alat dapat meningkatkan efisiensi dan memperpanjang umur simpan reagen. Penelitian ini menggarisbawahi potensi penerapan logika fuzzy dalam pengelolaan suhu di lingkungan laboratorium.
Sistem Pengendalian Parameter Ruangan Otomatis Berbasis Internet of Things dengan Sensor BH1750 Yofanda, Rani Thufaila; Eka Nuryanto Budisusila; Jenny Putri Hapsari
Medika Teknika : Jurnal Teknik Elektromedik Indonesia Vol. 6 No. 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mt.v6i2.26124

Abstract

Perangkat elektronik yang bergantung pada listrik sering kali menyebabkan pemborosan energi akibat kelalaian pengguna dalam mematikannya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dikembangkan penelitian mengenai Sistem Pengendali Parameter Ruangan berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat mengontrol pencahayaan dan suhu ruangan secara otomatis berdasarkan indikator gerak, jumlah orang, suhu, dan pencahayaan. Sistem ini menggunakan sensor PIR, sensor infrared, LDR, sensor luminositas, dan sensor suhu yang diproses melalui board Arduino Uno, dengan keluaran berupa LCD, lampu, kipas DC, dan aplikasi Blynk IoT. Metode penelitian melibatkan pengujian akurasi sensor dan analisis kesalahan pengukuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensor BH1750 memiliki akurasi sebesar 99,86% dengan error  0,14% dalam pengukuran intensitas cahaya. Sementara itu, sensor DS18B20 dalam pengujian suhu menunjukkan error  0% saat suhu >29°C (kipas menyala) dan <27°C (kipas mati), serta error  10% pada rentang suhu 27-29°C (kipas mengikuti kondisi sebelumnya). Dengan demikian, sistem ini terbukti efektif dalam mengontrol pencahayaan dan suhu ruangan secara otomatis, sehingga dapat mengurangi pemborosan energi.
Pengaruh Bahan Dielektrik Padat Terhadap Perubahan Medan Listrik Sistem Tegangan Tinggi (HVDC) Muzamil, Sanupal; Kartika, Wisnu
Medika Teknika : Jurnal Teknik Elektromedik Indonesia Vol. 6 No. 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mt.v6i2.26334

Abstract

Gas sulfur hexafluoride (SF6) banyak diterapkan pada komponen sistem tenaga listrik bertegangan tinggi karena keunggulannya dalam redaman percikan api, transfer panas dan tahanan dielektrik yang kuat. Di lain sisi gas tersebut menimbulkan potensi pemanasan global yang sangat besar. Oleh karena itu gas altenatif ramah lingkungan dan langkah fundamental diperlukan untuk memahmi secara mendalam desain gas alternatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendesain pemodelan insulasi hybrid (padat dan gas) ramah lingkungan dengan menggunakan model numerik finite element method (FEM) dari software Comsol® Multiphysics. Hasil pomedalan ini bisa dimanfaatkan untuk mengetahui karakteristik bahan insulasi alternatif tegangan tinggi. Dengan menggunakan persamaan elektrostatis, nilai tegangan dan relative permittivity divariasikan untuk mengetahui perubahan medan listrik dan garis-garis medan listrik (fluks). Pemodelan ini memperlihatkan bahwa semakin besar nilai relative permittivity, maka nilai medan listrik pada 3 batas penghujung jarum (gas/padat/logam) akan meningkat. Selain itu jika nilai permitivitas relatif meningkat, garis medan listrik (fluks) akan terkonsentrasi di sekitar tepi bahan dielektrik padat.
Analysis of The EOG Signal Differences Based on Electrode Placement as Referred to by The Display on Delphi Habibie, Muhammad Burhanudin; Nur Hudha Wijaya; Wisnu Kusuma Wardana
Medika Teknika : Jurnal Teknik Elektromedik Indonesia Vol. 7 No. 1 (2025): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mt.v7i1.22041

Abstract

Human eyes have different movement patterns, which can be analyzed through various movements. Biopotential signals are electrooculogram signals, which are electrical signals derived from eye muscle movements. The device to record these signals is Electrooculography (EOG). Eyes can be modeled as having a positive pole on the cornea and a negative pole on the retina. The electrical signals measurable from eye activity are referred to as EOG. The comparative test of reference electrode placement unveiled value differences between the placement of the reference electrodes on the forehead and the neck. In the eye conditions of still, up, and down, the electrodes on the neck depicted higher values than those on the forehead, while in the right and left eye conditions, the electrodes on the forehead yielded greater values than those on the neck.
Perancangan dan Implementasi Rangkaian Ultrasound Terapi Berbasis ESP32 dengan Kontrol Duty Cycle dan Amplitudo Menggunakan MOSFET Kuspranoto, Abdul Haris; Ulin Nuha ABA, Muhammad
Medika Teknika : Jurnal Teknik Elektromedik Indonesia Vol. 7 No. 1 (2025): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mt.v7i1.26388

Abstract

Perangkat ultrasound terapi berbasis ESP32 dengan kontrol duty cycle dan amplitudo menggunakan MOSFET telah dirancang dan diimplementasikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem yang mampu menghasilkan frekuensi 1 MHz dan 3 MHz dengan amplitudo serta duty cycle yang dapat disesuaikan sesuai kebutuhan terapi. Pengujian dilakukan pada beberapa aspek utama, termasuk tegangan daya, keakuratan timer, serta kualitas sinyal ultrasound yang dihasilkan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem daya berfungsi dengan baik, dengan selisih tegangan aktual yang masih dalam batas toleransi dari nilai teoritis. Pengujian timer menunjukkan deviasi waktu yang kecil, dengan perbedaan maksimum 5,17 detik, yang masih dapat diterima dalam konteks aplikasi terapi. Selain itu, analisis sinyal ultrasound menunjukkan bahwa sistem mampu menghasilkan frekuensi 1 MHz dan 3 MHz dengan tingkat akurasi yang tinggi, serta amplitudo dan duty cycle yang dapat dikontrol sesuai pengaturan yang diberikan. Berdasarkan evaluasi keseluruhan, sistem yang dikembangkan telah memenuhi spesifikasi yang diperlukan untuk aplikasi ultrasound terapi. Namun, beberapa perbaikan lebih lanjut, seperti optimasi kontrol timer dan pengujian lebih lanjut dalam berbagai kondisi lingkungan, masih diperlukan untuk meningkatkan keandalan sistem dalam jangka panjang.
Improving Photoplethysmograph Signal Quality using Butterworth Filters: Denoising and SNR Evaluation Analysis Nashichah, Roichatun; Lusiana; Dinda Trisakti Wahyuningtya
Medika Teknika : Jurnal Teknik Elektromedik Indonesia Vol. 7 No. 1 (2025): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mt.v7i1.26693

Abstract

The photoplethysmography (PPG) signal is a physiological signal vulnerable to noise disorders, especially from environmental movements and interference artifacts. This noise can reduce the accuracy of signal analysis, disrupt the feature extraction, and cause errors in interpreting physiological conditions. This study aims to improve the quality of PPG signals through denoising using Butterworth filters and evaluate signal accuracy increases based on amplitude statistics and signal-to-noise ratio (SNR). The main contribution of this study is to disclose the effectiveness of the Butterworth filter configurations (low-pass and band-pass) with various orders in raising the PPG signal SNR and strengthening the stability of signal amplitude as a basis for more accurate physiological analysis. The Butterworth filters were applied with the order variations (2, 4, 6) and the configuration of low-pass or band-pass. Evaluation was carried out based on changes in the SNR value, statistical parameters, and amplitude (mean, median, standard deviation). The results revealed a significant increase in SNR from an average of 8.26 dB to 18.8 dB after filtering, with the highest increase of +12.1 dB using the band-pass order 4. Amplitude statistics unveiled a rise in stability, where the mean increased from 0.398 MV to 0.409 MV, the median rose from 0.400 MV to 0.415 MV, and the standard deviation escalated from 0.053 MV to 0.078 MV, resulting in a more consistent signal distribution post-filtering. The Butterworth filters improved the quality of PPG signals by reducing noise significantly and maintaining the integrity of the main signal. These results highlight the significance of this approach as an essential initial step in the PPG signal-based health analysis system, such as heart rate detection or vascular variability.
Development of a Portable Digital Fetal Heart Rate Monitoring System Using Ultrasonic Echo Doppler Method Lusiana; Ridha Mak’ruf, Muhammad; Nashichah, Roichatun
Medika Teknika : Jurnal Teknik Elektromedik Indonesia Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mt.v7i2.28941

Abstract

This research aims to monitor the fetal heart rate (DJJ) using the ultrasonic echo method by detecting the fetal heartbeat at a certain tissue depth. The ultrasonic echo method used in this study is non-invasive and easy to use. The developed system consists of a 2.5 MHz piezoelectric probe that functions to transmit and receive ultrasonic signals, an Arduino that functions for signal processing and a program used to display the fetal heartbeat output. This ultrasonic echo method can detect the fetal heartbeat accurately and timely. This research produces outputs in the form of an Accredited National Journal and Intellectual Property Rights. The study contributes to the advancement of more sophisticated and user-friendly prenatal monitoring technology, in accordance with Technology Readiness Level (TRL) 2. By employing the Ultrasonic Echo method, this system offers convenience in FHR monitoring, potentially improving prenatal care and ensuring optimal fetal health.
Inovasi Alat Ukur Kolesterol Non-invasif Berbasis IoT dengan Peningkatan Akurasi melalui Validasi yang Lebih Presisi Nurqaidah, Siti; Yasmiri; Hasby, Muhammad; Hendra, Ayu
Medika Teknika : Jurnal Teknik Elektromedik Indonesia Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mt.v7i2.29215

Abstract

Kolesterol tinggi merupakan salah satu penyebab utama penyakit seperti stroke dan penyakit jantung. Pemeriksaan kolesterol umumnya dilakukan secara invasif dengan mengambil sampel darah menggunakan jarum suntik, yang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan membutuhkan waktu pemeriksaan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan alat ukur kadar kolesterol non-invasif berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat menampilkan hasil pengukuran secara langsung pada smartphone. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan alat, pembuatan prototipe, pengujian sistem, dan evaluasi hasil. Data kadar kolesterol diperoleh dari sensor non-invasif, kemudian diproses menggunakan algoritma kalibrasi dan perhitungan regresi linier berdasarkan data pembanding dari hasil uji laboratorium. Berdasarkan pengujian terhadap 100 responden, alat yang dikembangkan memiliki tingkat akurasi sebesar 94,14% melalui perbandingan kinerja dengan alat laboratorium yang sudah terstandar, serta memiliki tingkat kestabilan kinerja kelistrikan mencapai 98,4%. Hasil ini menunjukkan bahwa alat dapat berfungsi dengan baik dan berpotensi menjadi alternatif pemeriksaan kolesterol yang lebih praktis dan nyaman.
Perancangan Desintegration Tester Dilengkapi Sistem Pembuangan Air Riandani, Riska; Kartika, Wisnu; Supriyadi, Kuat
Medika Teknika : Jurnal Teknik Elektromedik Indonesia Vol. 3 No. 1 (2021): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mt.v3i1.11410

Abstract

Dalam pengujian tablet membutuhkan beberapa tahapan untuk memenuhi kriteria tablet yang standar, antara lain:  (1) uji keseragaman sediaan;  (2) uji keseragaman ukuran;  (3) uji kerenggasan; (4) uji kekerasan; (5) penetapan kadar; (6) uji waktu hancur. Desintegration tester adalah alat laboratorium farmasi yang digunakan untuk menguji waktu hancur pada tablet. Tablet memenuhi standar jika tablet mampu hancur dalam suhu tubuh manusia yaitu 37º C dengan waktu kurang dari 15 menit. Dengan menggunakan metode penelitian mencelupkan obat ke dalam air dengan waktu kurang lebih ±20 kali dalam satu menit. Menggunakan waktu 15 menit untuk sekali percobaan dengan menggunakan tiga obat yang sama pada satu percobaan. Setelah proses selesai user menekan tombol saklar untuk proses pembuangan air. Sampel obat Paracetamol dan CTM yang dilarutkan menggunakan alat desintegration tester. Berdasarkan hasil akhir acuan diatas maka penulis membuat rancangan  desintegration tester yang bekerja secara otomatis. Pada alat ini terdapat hasil berupa kelarutan obat pada chamber dengan hasil yang dijadikan patokan adalah waktu hancur obat tersebut.
Monitoring Suhu Tubuh dengan Output Suara Berbasis ESP-32CAM Kuspranoto, Abdul Haris; Sinaga, Frada Oktaruli
Medika Teknika : Jurnal Teknik Elektromedik Indonesia Vol. 3 No. 1 (2021): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mt.v3i1.11980

Abstract

Pada masa pandemik sekarang ini, pemerintah Indonesia menerbitkan kebijakan tentang protokol kesehatan (prokes) untuk mencegah semakin meluasnya dampak pandemik. Salah satu prokes yang harus dilakukan adalah pengukuran/pemeriksaan suhu tubuh. Umumnya ditempat keramaian pengukuran suhu tubuh menggunakan thermometer gun dan membutuhkan operator untuk mengoperasikannya sehingga dinilai cukup rawan penularan dari orang yang terjangkit kepada operator atau sebaliknya.  mengurangi penularan tersebut, perlu dikembangkan sebuah thermometer jenis gun berbasis infra red yang menggunakan sensor  MLX90614. Dalam penelitian ini telah dirancang sebuah alat yang dapat digunakan untuk mengukur suhu manusia dengan nilai pembacaan yang akurat menggunakan sensor MLX90614 yang dipadukan dengan ESP32-CAM serta LCD TFT. Hasil rata-rata pengukuran pada jarak 3 cm mempunyai galat sebesar 0,58%, hasil rerata pengukuran pada jarak 5 cm mempunyai galat sebesar 1,62%, hasil rerata pengukuran pada jarak 7 cm mempunyai galat sebesar 1,67%, hasil rerata pengukuran pada jarak 9 cm mempunyai galat sebesar 2,33%, hasil rerata pengukuran pada jarak 11 cm mempunyai galat sebesar 2,44%, hasil rerata pengukuran pada jarak 13 cm mempunyai galat sebesar 2,64%, dan hasil rerata pengukuran pada jarak 15 cm mempunyai galat sebesar 2,83%. Dari sistem ini diketahui bahwa semakin jauh jarak pengukuran maka akan semakin besar nilai galatnya. Dilihat dari hasil galat yang didapatkan maka sistem yang dibuat cukup akurat dalam melakukan pengukuran suhu manusia.

Page 10 of 15 | Total Record : 144