cover
Contact Name
Wisnu Kartika
Contact Email
mt@umy.ac.id
Phone
+6281328713795
Journal Mail Official
mt@umy.ac.id
Editorial Address
Program Studi D3 Teknik Elektromedik, Program Vokasi, Gedung D Lantai Dasar, Kampus Terpadu, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Jl. Brawijaya, Tamantirto, Kasihan, Bantul, DI Yogyakarta, 55183
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Medika Teknika : Jurnal Teknik Elektromedik Indonesia
ISSN : 27220508     EISSN : 27160505     DOI : 10.18196
Core Subject : Engineering,
Medika Teknika is an Indonesian Electromedical Engineering Journal focusing on papers and manuscripts of this following topics: 1. Electromedical Engineering 2. Electric Power Engineering 3. Control Engineering 4. Telecommunications Engineering 5. Electronic Engineering 6. Electrical Engineering 7. Biomedical Engineering 8. Life Support 9. Diagnostics 10. Signal Processing 11. Image Processing 12. Information Systems 13. Computer Engineering The journal publishes twice a year on April and October. It emphasizes on issues in the field of engineering, especially the electromedical engineering and other related topics.
Articles 144 Documents
Inovasi Sistem Pengukuran Berat dan Panjang Bayi Berbasis Linear Gantry dengan Penyimpanan Data Abidin, Muhammad Sainal; Desak Ketut Sutiari; Ridia Utami Kasih
Medika Teknika : Jurnal Teknik Elektromedik Indonesia Vol. 7 No. 1 (2025): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mt.v7i1.28753

Abstract

Pengukuran berat dan panjang tubuh bayi merupakan parameter penting dalam pemantauan tumbuh kembang. Proses pengukuran yang umumnya masih dilakukan secara manual memiliki keterbatasan dalam kecepatan, ketelitian, dan pencatatan data. Untuk mengatasi hal tersebut, dikembangkan sebuah instrumen terpadu yang dapat mengukur berat dan panjang tubuh bayi sekaligus, dilengkapi dengan sistem analisis serta pencatatan otomatis. Pengukuran berat badan menggunakan empat sensor load cell yang ditempatkan pada setiap sudut perangkat untuk meningkatkan stabilitas mekanis. Sementara itu, pengukuran panjang tubuh bayi menggunakan sensor jarak berbasis laser yang bergerak memindai posisi telapak kaki, sehingga menghasilkan pengukuran yang lebih akurat dibandingkan sensor statis. Data hasil pengukuran disimpan secara otomatis pada kartu memori dan dapat diakses melalui perangkat Android menggunakan koneksi Bluetooth, dengan kendali utama oleh mikrokontroler ESP32. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pengukuran berat memiliki rata-rata selisih 0,1 kg dibandingkan timbangan pabrikan, sedangkan pengukuran panjang tubuh memiliki rata-rata selisih 0,6 cm dibandingkan metode manual. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan empat load cell memberikan stabilitas dan akurasi lebih baik dibandingkan satu load cell, serta metode pemindaian sensor jarak meningkatkan efisiensi dan akurasi pengukuran panjang tubuh bayi. Selain itu, sistem pencatatan otomatis berhasil merekam data lengkap beserta waktu dan tanggal pengukuran.
Rancang Bangun Reaktor Fotokatalitik Otomatis untuk Pengolahan Air Bersih Sutiari, Desak Ketut; Abidin, Muhammad Sainal; Sukmajaya, Ilham
Medika Teknika : Jurnal Teknik Elektromedik Indonesia Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mt.v7i2.29458

Abstract

Kebutuhan air bersih menjadi permasalahan global saat ini. Jumlah yang dibutuhkan semakin meningkat, namun ketersediaan air bersih semakin menurun. Oleh karena itu, diperlukan alat dalam sistem pengolahan air bersih sebagai upaya meningkatkan kualitas air. Penelitian ini dirancang dalam bentuk reaktor fotokatalitik untuk pengolahan air berbasis fotokatalis. Sistem ini dirancang secara otomatis dan tidak bergantung pada cahaya matahari, melainkan pada sinar UV terkontrol. Sistem otomatisasi ini dirancang dengan menggabungkan mikrokontroler Arduino dengan sensor water level dan sistem timer untuk mengatur motor pompa DC. Perangkat lunak dibuat melalui Arduino IDE, dimana sistem dirancang agar pada saat sensor water level terkena air, pada keluaran analogread 600, pompa mati, selanjutnya lampu UV menyala sesuai waktu yang diatur. Pada saat waktu setting lampu nol, pompa DC 2 bekerja memompa air keluar dari reaktor berdasarkan waktu yang disetel. Hasil penelitian menunjukkan sensor water level dapat digunakan sebagai sinyal yang mengaktifkan arus untuk memicu relay memutus listrik ke motor DC. Sistem timer juga dapat mengatur waktu nyala lampu UV dan kerja motor DC2. Persamaan regresi yang dihasilkan, y = 0,0421x - 0,76, menunjukkan bahwa kinerja pompa stabil.
Low Cost Sensor Pada Rancang Bangun Alat Monitoring Kejernihan Udara Ruangan Tertutup Permana S., I Made Adhi; I Made Agus Mahardiananta; Servinus
Medika Teknika : Jurnal Teknik Elektromedik Indonesia Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mt.v7i2.30140

Abstract

Banyak faktor dapat memicu pencemaran kualitas udara di dalam ruangan diantaranya sirkulasi udara yang tidak lancar dan aktivitas manusia yang kerap dianggap sepele namun sebenarnya dapat mencemari udara. Pemeriksaan kejernihan udara dilakukan menggunakan alat yang mampu mendeteksi partikel debu dan gas berbahaya. Alat pendeteksi udara membantu mengetahui tingkat kejernihan udara sehingga penghuni ruangan bisa segera mengambil langkah pencegahan jika terjadi pencemaran. Saat ini, penggunaan sensor-sensor kualitas udara yang dikombinasikan dengan mikrokontroler menjadi salah satu alternatif efektif dalam mendeteksi kejernihan udara, khususnya di dalam ruangan. Pada penelitian ini dibuat sebuah alat pemantau kualitas udara dengan mengkombinasikan mikrokontroler NodeMCU V3 untuk memproses data, sensor MQ-135 sebagai media pembacaan kadar CO₂ sedangkan DHT 11 digunakan untuk pembacaan suhu dan kelembaban. Penelitian dilakukan pada 15 ruangan uji dengan membandingkan hasil ukur alat rancang bangun dan alat ukur konvensional yang ada dipasaran. Hasil pengukuran dengan alat rancang bangun akan dibandingkan dengan alat ukur konvensional dengan menggunakan pengujian statistik SPSS. Dari hasil pengujian pengukuran kadar CO₂ dengan alat rancang bangun dan alat air detector didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,149. Nilai ini lebih besar dari nilai acuan yaitu 0,05, hal ini berarti tidak ada perbedaan signifikan antara penggunaan air detector dan alat rancang bangun. Sedangkan untuk suhu dan kelembaban nilai signifikansi yang diperoleh adalah 0,000. Nilai signifikansi lebih kecil dari nilai acuan, hal ini berarti ada perbedaan signifikan antara penggunaan thermohygrometer dan alat rancang bangun.
Timbangan Kantong Urin Portabel Berbasis IoT Ade Septian Alfianto; Hia, Brilliant Leonardet; Louis Putra Purnama; Tanra, Ivan
Medika Teknika : Jurnal Teknik Elektromedik Indonesia Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mt.v7i2.30253

Abstract

Pemantauan volume urin  merupakan parameter penting dalam penanganan pasien di Intensive Care Unit (ICU). Namun, proses pengukuran yang masih dilakukan secara manual berisiko menimbulkan kesalahan pencatatan dan meningkatkan beban kerja tenaga medis. Penelitian ini mengembangkan sistem timbangan kantong urin portabel berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan sensor load cell HX711 dan mikrokontroler Wemos D1 Mini untuk pemantauan volume urin secara otomatis dan real-time. Data pengukuran dikirim melalui WiFi ke server lokal dan divisualisasikan pada nurse station berbasis web. Hasil pengujian menggunakan analisa regresi linear sebanyak 600 sampel menunjukkan akurasi sistem sebesar 99,7% dengan galat maksimum ±3 mL serta konsistensi pembacaan di atas 99%. Analisis statistik juga menunjukkan variasi pengukuran maksimum sebesar ±1,55 mL pada interval kepercayaan 97,5%. Sistem yang dikembangkan mampu melakukan pemantauan volume urin secara presisi dan andal sehingga berpotensi meningkatkan efisiensi pemantauan pasien di lingkungan ICU.